Spesialis Pencuri Ayam, di Bekuk Team Tekab 308 Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Team Anti Bandit Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran Polda Lampung kembali mengamankan terduga pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat) Spesialis Pencuri Ayam diwilayah Desa Negara Saka, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Kamis (4/8/2022).

Terduga pelaku (Curat) bernama Mahfud (38) merupakan Warga Desa Negara Saka, Kecamatan Negeri Katon, tersangka tak berdaya saat diamankan Team Anti Bandit Tekab 308 Polsek Gedong Tataan yang dipimpin langsung oleh Iptu Bambang Herianto Kanit Reskrim Polsek Gedong Tataan, dengan dasar Laporan Polisi / B-163 / VIII / 2022 / Polda Lampung / Polres Pesawaran / Polsek Gedong Tataan, Tanggal 04 Agustus 2022.

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) Melalui Kapolsek Gedong Tataan Kompol Hapran, S.H menjelaskan Kronologis kejadian Pada hari Sabtu 23 Juli 2022 Sekira Pukul 19.30 Wib telah terjadi tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan 4 Ekor hewan ternak Ayam milik korban Muslimin (28).

“Kemudian pada hari Rabu tanggal 03 Agustus sekira Pukul 20.30 Wib korban mendapat informasi dari saksi Agus Susilo bahwa ada seseorang yang dicurigai (Mahfud). Kemudian korban beserta Agus (Saksi) datang mengecek kerumah saudara Mahfud bersama dengan saudara Nur Fatah selaku ketua RT setempat,” terangnya.

Ternyata lanjut Kapolsek, benar di dapati 4 Ekor Ayam milik korban yang hilang ada di dalam kandang rumah milik saudara Mahfud, kemudian korban dan saksi membawa Barang Bukti Ayam dan Pelaku ke Balai Desa Negara Saka untuk diamankan, kemudian pihak aparatur Desa menghubungi Pos Pol Negeri Katon Polsek Gedong Tataan untuk mengamankan pelaku.

“Kemudian Team Tekab 308 langsung mengamankan pelaku dan membawa pelaku untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Ditambahkan, kronologis penangkapan terjadi pada hari Kamis 04 Agustus 2022 Sekira Pukul 00.10 Wib, Team Tekab 308 Polsek Gedong Tataan mendapatkan Informasi dari masyarakat Desa Negara Saka terkait telah diamankannya 1 (Satu) orang yang diduga pelaku tindak pidana Pencurian dengan pemberatan yakni 4 Ekor Ayam oleh masyarakat.

“Team Tekab 308 mendatangi Balai Desa Negara Saka, untuk mengamankan 1 Ekor ayam bangkok jantan berwarna merah hitam dan 3 Ekor ayam kampung betina warna hitam putih,” ucapnya.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sejumlah Rp. 3.150.000 (Tiga Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan saat ini Pelaku beserta Barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran untuk ditindak lanjuti,” pungkasnya.  (Red)

Meriahkan HUT Pesawaran dan HUT RI, KWT Desa Cipadang Gelar Perlombaan

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memeriahkam HUT Kabupaten Pesawaran yang Ke-15 dan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 tahun, Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri Indah Desa Cipadang Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran mengikuti lomba KWT yang di gelar se-Kecamatan Gedongtataan. Kepala Desa Cipadang Sugiyanto mengatakan, kegiatan tersebut di gelar di Dusun 6 desa setempat dengan menanam dan melakukan perawatan tumbuh-tumbuhan yang dilakukan oleh ibu-ibu KWT. “Seperti penanaman sayur Kangkung, Sawi, Kacang Panjang, Cabe dan masih banyak lagi yang berhubungan dengan kebutuhan rumah tangga,” terang Kades Sugiyanto kepada Handalonline.com Kamis sore (4/8/2022). Kades melanjutkan kelompok wanita tani yang akan mengikuti lomba ada 3 kelompok yang terdiri dari cita menu dan KWT yang tanam tumbuh KWT cita menu, yang berbahan dasar Singkong di ikuti dalam rangka memeriahkan HUT Pesawaran dan menyambut  hari kemerdekaan 17 Agustus. “Saya berharap semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat termotivasi untuk terus giat memanfaatkan lahan lingkungan supaya dapat memberi tambahan untuk membantu ibu rumah tangga dalam membantu perekonomian,” katanya. “Juara tidak menjadi jaminan yang terpenting dapat termotivasi untuk semangat dalam berkarya,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Program Transmigrasi Bupati Pesawaran Lepas Empat KK Menuju Sulbar Mamasa

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, melepas empat Kepala Keluarga (KK) asal kabupaten setempat, yang akan mengikuti program transmigrasi dari kementerian desa PDTT menuju Provinsi Sulawesi Barat Kabupaten Mamasa. Dendi mengatakan, transmigrasi merupakan program yang berat, karena diibaratkan membuka lahan kehidupan baru, namun dengan kerja keras dirinya optimis kesejahteraan para masyarakat yang mengikuti program ini akan dapat diwujudkan. “Saya berikan apresiasi atas keputusan bapak ibu untuk mengikuti program transmigrasi ini, namun saya berpesan kalian harus memiliki tujuan untuk memperbaiki hidup yang lebih baik dan menambah saudara baru disana,” ujarnya. Kamis (4/8/2022). Dirinya juga berpesan, agar masyarakat yang mengikuti program ini, harus bisa secepat mungkin melakukan adaptasi dengan masyarakat disana, mengingat dalam transmigrasi tersebut terdapat beraneka ragam suku yang ada di lokasi. “Kalian harus bisa menerapkan, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, dengan begitu kalian bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan, budaya dan juga warga lainnya yang ada disana,” ujar dia. Pada kesempatan ini juga, Dendi meminta kepada dinas terkait untuk segera melaporkan perkembangan warga yang telah berangkat mengikuti program transmigrasi ini. “Sejauh ini saya belum mendapatkan laporan, warga kita yang ikut transmigrasi apakah kehidupannya lebih baik atau tidak, maka dari itu saya meminta kepada stakeholder terkait untuk segera melaporkan ke saya perkembangan warga yang transmigrasi,” ucap nya. Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pesawaran Zuriadi mengatakan, pada tahun ini pihaknya memberangkatkan tiga KK yang berasal dari Desa Baturaja Kecamatan Way Lima dan satu KK dari Desa Bawang Kecamatan Punduh Pedada. “Dari empat KK tersebut berjumlah 16 orang, yang rencananya akan diberangkatkan pada 21 Agustus mendatang bersama warga dari provinsi lain,” katanya. “Nantinya, masyarakat yang mengikuti program ini akan mendapatkan lahan usaha dan lahan tempat tinggal beserta rumah dengan status hak milik, sarana produksi dan sarana usaha, sanitasi dan sarana air bersih, catu pangan dengan jangka waktu tertentu, bimbingan dan pelatihan untuk pengembangan usaha, fasilitas pelayanan umum pemukiman, bimbingan dan pelayanan sosial kemasyarakatan serta administrasi pemerintah,” ujarnya. (Red)

Dinas Pertanian Pesawaran Sediakan Pupuk Subsidi 19.778 Ton di 148 Desa

Pesawaran (HO) – Pupuk subsidi di Kabupaten Pesawaran sebanyak 19.778 ton sesuai dengan surat keputusan Kepala Dinas nomor 521/49/KTPS/IV.19/PSP/2022 terkait dengan realokasi pupuk subsidi di sektor pertanian. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, Data Trianda mengatakan 21.557 ton pupuk subsidi tersebut terdiri dari Pupuk Urea, Pupuk MPK, Pupuk SP36, Pupuk ZA serta Pupuk Organik. “Namun untuk per 1 Juli 2022 sesuai dengan peraturan menteri pertanian, untuk pupuk subsidi SP36 dan ZA itu sudah tidak subsidikan lagi,” katanya, Kamis, (4/8/2022). Ia menjelaskan saat ini hanya dua jenis pupuk yang masuk kedalam kategori pupuk subsidi yaitu pupuk urea dan pupuk MPK. “Untuk pupuk urea sendiri sebanyak 11.679 ton, untuk MPK sendiri sebanyak 8.099 ton tersebar di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran,” jelasnya. “Dari masing-masing kecamatan tersebut, disebarkan lagi ke kelompok-kelompok tani sebanyak 148 Desa yang ada di kabupaten pesawaran,” sambungnya. Untuk harga pupuk tersebut, Data Trianda mengungkapan harga pupuk mengacu kepada surat keputusan (SK) Bupati nomor 468/IV.05/HK/2021 tentang penetapan alokasi pupuk subsidi di sektor pertanian untuk kabupaten pesawaran tahun anggaran 2022. “Pupuk Urea harganya Rp 2.250 per kilogram, Pupuk MPK harganya Rp 2.300 per kilogram, Pupuk SP36 harganya Rp 2.400 per kilogram, pupuk organik granul harganya Rp 800 per kilogram serta Pupuk organik cair harganya Rp 20.000 per liter,” ungkapnya. Data Trianda juga mengungkapkan cara memperoleh pupuk subsidi dari pemerintah syaratnya adalah petani itu harus tergabung dengan kelompok tani, dan kelompok tani tersebut harus ter-registrasi didalam simplutan. “Dan didalam simplutan itu harus juga ter-registrasi lagi ke dalam RDKK (Rencana Dikit-dikit Kebutuhan Kelompok). Petani mandiri yang tidak mempunyai kelompok tani tersebut, mereka tidak bisa mendapatkan pupuk subsidi,” ungkapnya. “Secara otomatis, jika mereka masuk kedalam kelompok tani dan masuk dalam RDKK, mereka mendapatkan kuota dalam setahun,” tutur Data Trianda. Untuk pendistribusian pupuk subsidi, Data Trianda mengatakan dari produsen turun ke distributor yang ditunjuk oleh Kabupaten Pesawaran terdapat 6 distributor. “Dari distributor tersebut dikirim ke masing-masing kios yang telah ditunjuk oleh distributor kemudian dari kios baru ke para petani yang bergabung kedalam RDKK,” katanya. Ia menuturkan sejauh ini belum mendapatkan laporan penyimpangan kebutuhan pupuk subsidi, tetapi hanya laporan kurangnya kuota pupuk subsidi yang menyebabkan pupuk tersebut menjadi langka. “Kami menyarankan kepada kelompok tani jika pupuk subsidi langka, kelompok tani menggunakan pupuk non subsidi seperti pupuk organik, pupuk hayati, dan berbagai macam lainnya,” tuturnya. “Dan juga berusaha semaksimal mungkin kami untuk lebih ke pemerintah pusat melalui menteri pertanian untuk meminta bantuan program pupuk seperti pupuk cair, pupuk organik, pupuk hayati agar masuk ke Kabupaten Pesawaran untuk menanggulangi kekurangan pupuk subsidi tersebut,” pungkas Data Trianda. (Red)

Bahas Isu Politik dan Kesehatan, Ini Langkah Pemkab Pesawaran…

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait isu yang terjadi ditengah masyarakat, mulai dari kesehatan sampai ke politik. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang memimpin secara langsung rakor tersebut mengatakan, dengan adanya peningkatan kasus terkonfirmasi covid yang terjadi, diperlukannya langkah-langkah dari seluruh pihak untuk menekan kembali penyebaran virus tersebut di Bumi Andan Jejama. “Memutus mata rantai penyebaran kasus ini perlunya kerja sama dari seluruh pihak, maka dari itu kita menggelar rakor dengan seluruh pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda), dengan tujuan untuk mencari solusi ataupun langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk menekan kembali penyebaran covid-19,” ujarnya. Kamis (4/8/2022). Selain membahas kesehatan, lanjutnya, pihaknya juga membahas terkait dengan isu politik, salah satunya perihal pelaksanaan Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tahun ini. “Meskipun pelaksanaan Pilkades serentak pernah kita lakukan ditengah pandemi, namun kita masih perlu memetakan daerah mana saja yang rawan gesekan, maka dari itu dilakukan rakor ini, kemudian kita juga mengantisipasi dengan paham-paham radikal yang bertujuan untuk memecah kesatuan NKRI, semua kita bahas bersama,” ujar dia. Dirinya juga mengatakan, kegiatan rakor rutin ini kedepannya akan digelar didestinas kuliner yang ada di Pesawaran, dengan tujuan untuk memulihkan kembali perekonomian pasca pandemi yang melanda. “Hal ini juga secara tidak langsung, kita lakukan sebagai bentuk perhatian dan promosi kepada para pelaku usaha kuliner yang mulai kembali bergerak,” katanya. (Red)

Kades Pampangan Bagikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Sebanyak 98 KPM

Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa Pampangan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Penyaluran BLT-DD secara cash ke 95 Keluarga penerima Manfaat (KPM) di balai desa setempat. Kepala Desa Pampangan Iwan Marzuli saat membuka acara tersebut, menyampaikan pesan kepada semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD agar menggunakan bantuan ini semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-sehari. “Setiap KPM masing-masing menerima bantuan sebesar Rp. 900 ribu untuk pertiga bulan,” terangnya kepada Handalonline.com Kamis (4/8/2022). Kades melanjutkan dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Penyaluran BLT-DD Ke- 95 KPM dari 6 dusun yang di Desa Pampangan. “Semoga bantuan BLT-DD ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas nya. Diketahui pada penyaluran BLT-DD tersebut, di hadiri oleh perwakilan Kecamatan Gedong Tataan Seluruh perangkat desa dan BPD Serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar serta tetap memperhatikan Protokol kesehatan. (Indra Jaya)

Kadisdikbud Pesawaran: Himbau Kepsek Terapkan PTM Dengan Prokes

Pesawaran (HO) – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Pesawaran tetap berjalan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat di lingkungan sekolah. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang diterbitkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud – Ristek) Nadiem Makarim, nomor 7 tahun 2022 tentang pelaksanaan keputusan bersama empat Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Anca Martha Utama diwakili Sekertaris Disdikbud Yahtar mengatakan, saat ini PTM di Kabupaten Pesawaran masih tetap berjalan dengan aman. “Bila nanti terjadinya klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah, baru akan kita hentikan PTM. Itupun hanya satu Minggu kita hentikan,” kata Yahtar saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (3/8/2022). Dirinya menjelaskan, untuk pemantauan Prokes, pihaknya mempercayai Korwilcam dalam memonitor penerapan Prokes di sekolah yang ada di daerahnya masing-masing. “Nanti kalau adanya klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah pasti Korwilcam akan segera melaporkan ke Disdikbud, baru nanti akan kita hentikan PTMnya untuk sementara waktu,” ujar dia. Dirinya juga mengimbau kepada pihak sekolah untuk kembali menerapkan Prokes Covid-19 dengan ketat dilingkungan sekolah. “Untuk disetiap sekolah wajib menerapkan Prokes Covid-19, agar tidak terjadinya klaster baru penularan Covid-19,” pungkasnya. (Red)

Gelar Rakor, Bupati Pesawaran Ajak Forkompinda Menekan Kembali Penyebaran Covid-19

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait isu yang terjadi ditengah masyarakat, mulai dari kesehatan sampai ke politik dan menekan kembali penyebaran virus covid-19. Yang di gelar BackLand Kedai Kopi Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (04/08/2022). Dalam sambutanya Bupati Pesawaran mengatakan, dengan adanya peningkatan kasus terkonfirmasi covid yang terjadi, diperlukannya langkah-langkah dari seluruh pihak untuk menekan kembali penyebaran virus tersebut di Bumi Andan Jejama.  “Memutus mata rantai penyebaran kasus ini perlunya kerja sama dari seluruh pihak, maka dari itu kita menggelar rakor dengan seluruh pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda), dengan tujuan untuk mencari solusi ataupun langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk menekan kembali penyebaran covid-19,” ujar Dendi. Selain membahas kesehatan, lanjutnya, pihaknya juga membahas terkait dengan isu politik, salah satunya perihal pelaksanaan Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tahun ini. “Meskipun pelaksanaan Pilkades serentak pernah kita lakukan ditengah pandemi, namun kita masih perlu memetakan daerah mana saja yang rawan gesekan, maka dari itu dilakukan rakor ini, kemudian kita juga mengantisipasi dengan paham-paham radikal yang bertujuan untuk memecah kesatuan NKRI, semua kita bahas bersama,” ujar dia. Dirinya juga mengatakan, kegiatan rakor rutin ini kedepannya akan digelar didestinas kuliner yang ada di Pesawaran, dengan tujuan untuk memulihkan kembali perekonomian pasca pandemi yang melanda. “Hal ini juga secara tidak langsung, kita lakukan sebagai bentuk perhatian dan promosi kepada para pelaku usaha kuliner yang mulai kembali bergerak,” katanya. (Red)

Kejati Lampung Kembali Laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah

0
Lampung (RN) – Program Jaksa Masuk Sekolah dilaksanakan kembali selama dua hari berturut-turut oleh Kejaksaan Tinggi Lampung di SMKN 5 Bandar Lampung pada tanggal 03 Agustus 2022 dan SMAN 6 Bandar Lampung pada tanggal 04 Agustus 2022. Dengan mengusung tema dari kegiatan tersebut adalah “Yuk Kenali Tupoksi Kejaksaan dan Kriminalitas Pelajar dilingkungan Pendidikan”.  Kegiatan tersebut disambut baik oleh pihak sekolah karena sudah seharusnya para Praktisi Hukum khususnya Kejaksaan untuk hadir ditengah-tengah Dunia Pendidikan terutama Pendidikan menengah untuk memperkenalkan hukum dikalangan pelajar. Dalam kegiatan ini sebagai Narasumber adalah Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Kemasyarakatan pada Bidang Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung I Made Agus Putra A, S.H., M.H., bersama Bapak Agung Prabudi Jaya Sakti, S.H., M.H., M. Isa Ansori S.H., dan Staf.   Materi yang disampaikan dalam program Jaksa Masuk Sekolah tersebut, antara lain mengenal Bahaya Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif Lainnya, Cyber Bullying, dan Peranan Aparat Hukum dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Pelajar.  Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak sekolah bahwa saat ini sedang marak-maraknya tawuran antar pelajar, mengatasnamakan kelompok Geng Motor kalangan pelajar. Bahkan diantara tawuran tersebut ada beberapa pelajar membawa senjata tajam berupa parang, pisau, clurit dan besi, tombak serta peralatan lain yang telah dimodifikasi untuk dipergunakan dalam tawuran terbut. Hal ini bukan saja membahayakan pihak sekolah akan tetapi meresahkan masyarakat yang ada disekitar kejadian tawuran.   Kejaksaan Tinggi Lampung dalam kegiatan program Jaksa Masuk Sekolah, memberikan penjelasan dan pengetahuan hukum terkait tawuran pelajar dan pelajar yang diduga membawa senjata tajam. Bahwa sebagaimana yang telah dijelaskan pada UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 menyatakan dengan tegas  “Barang siapa yang berani membawa senjata tajam tanpa memiliki izin, maka bisa dipidana sesuai Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan Hukuman Penjara 10 Tahun,” kata kasi penkum kejaksaan tinggi lampung I made Agus Putra, kamis melalui siaran pers (04/08/2022). Selain itu Kejaksaaan Tinggi Lampung melalui Penerangan Hukum menghimbau kepada adik-adik pelajar untuk lebih memperbanyak mengikuti kegiatan ekstrakulikuler disekolahnya, menggali prestasi dan menyelenggarakan kegiatan kerohanian di sekolah. “Dalam hal lain saya meminta untuk membuat informasi hukum di Majalah Dinding terutama sehubungan dengan bahaya narkoba dan membawa senjata tajam tanpa izin,” pungkasnya. (Red)  

Bupati Pesawaran Lepas Empat KK Transmigrasi Sulawesi Barat

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, melepas empat Kepala Keluarga (KK) asal kabupaten setempat, yang akan mengikuti program transmigrasi dari kementerian desa PDTT menuju Provinsi Sulawesi Barat Kabupaten Mamasa. Dendi mengatakan, transmigrasi merupakan program yang berat, karena diibaratkan membuka lahan kehidupan baru, namun dengan kerja keras dirinya optimis kesejahteraan para masyarakat yang mengikuti program ini akan dapat diwujudkan. “Saya berikan apresiasi atas keputusan bapak ibu untuk mengikuti program transmigrasi ini, namun saya berpesan kalian harus memiliki tujuan untuk memperbaiki hidup yang lebih baik dan menambah saudara baru disana,” ujarnya. Kamis 4 Agustus 2022. Dirinya juga berpesan, agar masyarakat yang mengikuti program ini, harus bisa secepat mungkin melakukan adaptasi dengan masyarakat disana, mengingat dalam transmigrasi tersebut terdapat beraneka ragam suku yang ada di lokasi. “Kalian harus bisa menerapkan, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, dengan begitu kalian bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan, budaya dan juga warga lainnya yang ada disana,” ujar dia. Pada kesempatan ini juga, Dendi meminta kepada dinas terkait untuk segera melaporkan perkembangan warga yang telah berangkat mengikuti program transmigrasi ini. “Sejauh ini saya belum mendapatkan laporan, warga kita yang ikut transmigrasi apakah kehidupannya lebih baik atau tidak, maka dari itu saya meminta kepada stakeholder terkait untuk segera melaporkan ke saya perkembangan warga yang transmigrasi,” kata dia.  Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pesawaran Zuriadi mengatakan, pada tahun ini pihaknya memberangkatkan tiga KK yang berasal dari Desa Baturaja Kecamatan Way Lima dan satu KK dari Desa Bawang Kecamatan Punduh Pedada. “Dari empat KK tersebut berjumlah 16 orang, yang rencananya akan diberangkatkan pada 21 Agustus mendatang bersama warga dari provinsi lain,” katanya. “Nantinya, masyarakat yang mengikuti program ini akan mendapatkan lahan usaha dan lahan tempat tinggal beserta rumah dengan status hak milik, sarana produksi dan sarana usaha, sanitasi dan sarana air bersih, catu pangan dengan jangka waktu tertentu, bimbingan dan pelatihan untuk pengembangan usaha, fasilitas pelayanan umum pemukiman, bimbingan dan pelayanan sosial kemasyarakatan serta administrasi pemerintah,” ujarnya. (Red)