Tingkatkan Status Jalan, Bupati Pesawaran Tinjau Jalan Penghubung

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran meninjau jalan penghubung antara Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu di Dusun Rawa Kijing Desa Sindang Garut Kecamatan Way Lima, dalam rangka peningkatan status jalan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2022. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, dua tahun lalu dirinya memiliki visi untuk Dusun Rawa Kijing khususnya dalam bidang infrastruktur, namun akibat pandemi yang melanda berdampak pada anggaran pembangunan di kabupaten. “Saya berharap masyarakat khususnya yang ada di Dusun Rawa Kijing ini dapat memahami situasi saat ini, bukan karena dusun kantong pembangunan tidak kita berikan, tetapi karena pandemi covid yang mengharuskan anggaran semua dialihkan untuk penanganan covid-19,” ujarnya. Jumat (3/12/2021). Dirinya juga sangat mengapresiasi masyarakat yang ada di Dusun Rawa Kijing karena ikut berperan aktif dalam pembenahan infrastruktur, meskipun tidak dibantu oleh pemerintah setempat, namun masyarakat rela untuk bergotong-royong dalam pembangunan. “Saya mendengar kalau Dusun Rawa Kijing ini untuk membenahi infrastruktur banyak yang sumbangan warga, sebenernya saya malu datang kesini karena saya belum bisa memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat, namun percayalah saya terus berupaya untuk meratakan pembangunan di 11 kecamatan yang ada di Pesawaran,” ujar dia. “Karena pandemi saat ini sudah mulai menurun, insyaallah tahun depan kita sudah bisa memulai kembali pembangunan, dan peningkatan jalan ini sudah dimasukkan kedalam APBD sebesar 2 miliar, mudah mudahan tahun depan sudah mulai bisa dibangun kembali,” kata dia. Sementara itu, Kepala Desa Sindang Garut Kasio, mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang telah memasukkan pengerasan jalan Dusun Rawa Kijing kedalam prioritas pembangunan Pesawaran. “Jadi jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang ada disini, masyarakat yang akan menjual hasil panennya ke pasar, kemudian berdagang, dan juga anak anak yang akan sekolah baik ke Kecamatan Way Khilau maupun Pringsewu melalui jalan ini,” katanya. (Red)

Pemkab Pesawaran Sabet Juara 2 Nasional Pada Ajang API Award 2021

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran berhasil meraih juara pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa, Rabu (1/12/2021). “Alhamdulillah, Kabupaten Pesawaran berhasil meraih juara 2 Nasional dalam ajang API Award 2021 mengalahkan 260 Kabupaten/Kota se-Indonesia, yang dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan,” ungkapnya. Menurutnya, Pemkab Pesawaran berhasil meraih juara Nasional dalam kategori Brand Pariwisata. “Brand Pariwisata kita yaitu ‘Kemilau Pesawaran’ yang digagas oleh pak Bupati (Pesawaran) berhasil diterima dengan baik oleh masyarakat, sehingga Brand tersebut bisa diterima dengan baik dan menyabet gelar juara,” ujarnya. Ia pun menyampaikan gelar juara ini tidak lepas dari tangan dingin Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam mendorong kesejahteraan pada sektor pariwisata. “Tentunya support dan pembinaan secara terus-menerus terhadap seluruh destinasi wisata di Bumi Andan Jejama oleh pak Bupati bisa memiliki progres yang baik bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang memang terlibat langsung dalam sektor pariwisata di Kabupaten Pesawaran,” ucapnya. “Saya juga berharap apa yang telah kita raih ini bisa berdampak positif bagi dunia pariwisata kita, sehingga bisa menjadi stimulan, apalagi memang saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19 yang cukup berdampak pada sektor pariwisata kita,” timpalnya. Diketahui, piala juara kategori Brand Pariwisata dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 diserahkan langsung oleh Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. (Red)

Polri Berikan Vaksin Dosis Sinovac di SMPN 10 Pesawaran

Pesawaran (HO) – Sebanyak 150 dosis di salurkan dan terealisasi untuk vaksinasi warga dan guru serta siswa-siswi SMPN 10 Pesawaran yang terletak di Desa Paya Dusun Damarejo Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran dengan Merk Sinovac, Senin (29/11/2021). Kepala Desa Paya, Zainulloh membenarkan sedang ada kegiatan vaksinasi kembali yang di berikan oleh Polres Pesawaran yang disalurkan melalui Polsek Padang Cermin. “Alhamdullilah, Polri telah membantu memberikan Vaksin untuk SMPN 10 Pesawaran, dengan adanya Vaksinasi tersebut sangat membantu dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan mudah begitu juga dalam belajar dan mengajar,” jelasnya. Dirinya sangat bangga atas antusias warga dalam melaksanakan vaksinasi tersebut, dia menyebutkan Hampir 85 persen warga masyarakat Desa Paya sudah vaksin. “Saya bisa melihat betapa antusiasnya masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus covid 19 khusus nya di Desa Paya dan saya sangat bangga dengan kesadaran masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi ini,” katanya. Dia juga sangat berterima kasih kepada Bupati Kabupaten Pesawaran kemudian Dinas kesehatan maupun TNI Polri dan semua pihak dalam membantu vaksinasi di desanya. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres Pesawaran dan Kapolsek Padang Cermin yang sudah mendukung vaksinasi ini, semoga dengan ada nya vaksinasi ini dapat memberikan sistem imunitas bagi daya tahan tubuh memutuskan mata rantai Covid-19,” katanya. Sementara itu Kepala SMPN 10 pesawaran Azhari S.Pd membenarkan sedang ada vaksinasi dosis sinovac yang di berikan oleh Polres Pesawaran yang di salurkan Polsek Padang Cermin. “Saya selaku Kepala SMPN 10 Pesawaran mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Paya Bapak Zainulloh serta Kapolsek Padang Cermin dan jajaran nya kemudian Bapak Kapolres Pesawaran dan jajarannya, Alhamdulilah berkat bantuan vaksinasi ini dapat mencegah dan memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dengan mudah karena murid-murid dan guru sudah di vaksin,” pungkasnya. Dalam pantauan media Handalonline.com, kegiatan tersebut tetap tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker menjaga jarak serta mencuci tangan terlihat juga hadir dewan guru SMPN 10 Pesawaran kemudian Bhabinkamtibmas Desa Paya Rifky Juanda, kemudian Briptu Baramantio dan UPT Puskesmas Padang Cermin dan aparatur Desa Paya. (Indra jaya)

Desa Durian Gelar Rakor Progres Percepatan Vaksinasi Untuk Masyarakat

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Durian Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Fauzi yang juga Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) kecamatan mengadakan Rapat koordinasi tentang percepatan pencapaian progres vaksinasi kepada masyarakat setempat dan persiapan masyarakat guna menghadapi PPKM level lll dan natal dan tahun baru (Nataru) di balai desa setempat, Senin (29/11/2021).

Kepala Desa Durian Fauzi mengatakan dalam rakor tersebut ada beberapa item yang dibahas, selain percepatan vaksinasi juga membahas untuk Nataru.

“Artinya di sini kita di harus kan untuk mengikuti program pemerintahan yaitu program vaksin saat ini juga baik di kalangan pemerintah atas maupun pemerintah yang ada di bawah untuk menyelesaikan Program pemerintah.

Kades menyebutkan untuk di desanya, dirinya selalu koordinasi dengan perangkat desa, dimulai kadus, RT untuk mengimput data-data dari semua warga masing masing agar di kongkritkan dan di selesaikan dalam jangka waktu yang cepat.

“Untuk Desa Durian kita harus betul betul karena di sini terkadang desa kita kan desa nelayan jadi malam mereka nelayan dan siang nya mereka istirahat dan tidur, terkadang mereka yang tidak bisa mengikuti vaksin, tapi kita tekan pada saat ini harus mereka mengikuti vaksin bagi yang belum vaksin Karena kita mengejar target walaupun tidak 100 persen minimal 90 persen yang tidak ada terkendala penyakit itu memang harus di vaksin,” katanya.

Dalam pantauan media Handalonline.com kegiatan ini juga menerapkan prokes kesehatan dan juga di hadiri Ketua BPD kemudian seluruh aparatur Desa Durian. (Indra Jaya)

Terbukti Korupsi…? Kepala SDN 1 Teluk Pandan Bakal Dicopot dan Terancam Penjara

Pesawaran (HO) – Viralnya berita terkait indikasi korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diduga dilakukan oleh Aspita Kepala SDN 1 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran memasuki babak baru, pasalnya bila nanti terbukti, Aspita bakal dicopot dan terancam hukuman penjara. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Anca Marta Utama melalui Sekretaris, Yahtar Malyan mengatakan sehari sesudah adanya pemberitaan dugaan korupsi yang dilakukan Aspita selaku Kepala SDN Teluk Pandan, pihaknya langsung melakukan pemanggilan. “Ya jika nanti terbukti Aspita melakukan Korupsi, dari Disdikbud Kabupaten Pesawaran akan memberhentikan Aspita selaku Kepala SDN 1 Teluk Pandan,” tegasnya, ketika dikonfirmasi, Senin (29/11/2021). Diberitakan sebelumnya, Kepala SDN 1 Teluk Pandan Diduga Korupsi Dana BOS Ratusan Juta Rupiah
Aspita Kepala SDN 1 Teluk Pandan
Kepala SDN 1 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Aspita, S.Pd, diduga di dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 sebesar Rp 389.700.000, diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan Pertanggung Jawaban (LPj) hingga ratusan juta rupiah. Diketahui dalam penggunaan Dana BOS tahun 2020 untuk Triwulan 1 sebesar Rp. 115.290.000, dengan rincian untuk pengembangan perpustakaan, Rp. 2.890.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 8.331.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, Rp. 9.012.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 16.735.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 2.250.000, langganan daya dan jasa Rp. 24.586.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 15.056.000, pembayaran honor Rp. 27.450.000. Namun di dalam realisasi penggunaan Dana BOS di Triwulan pertama banyak dipertanyakan oleh dewan guru. “Kemana Dana itu mas, kami yang di sekolah, jadi kami tahu apa-apa yang digunakan atau yang di realisasikan,kayaknya itu-itu aja,” ucap salah satu guru setempat yang namanya dirahasiakan. Kemudian Dana BOS di Triwulan ke-II, sebesar Rp 153.720.000, yang seharusnya digunakan untuk penerimaan Peserta Didik baru Rp. 2.380.000, pengembangan perpustakaan Rp. 54.339.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 1.820.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 5.961.700, langganan daya dan jasa Rp. 14.839.300, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah, Rp. 24.380.000, penyediaan alat multi media pembelajaran Rp. 4.250.000, pembayaran honor Rp. 45.750.000. Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan ke III, sebesar Rp 120.690.000, yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 8.246.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 15.904.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 5.040.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 5.500.000, langganan daya dan jasa Rp. 34.683.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 14.717.000, pembayaran honor Rp. 36.600.000. Begitu juga beberapa guru lain mengatakan, pihak nya mempertanyakan beberapa item dalam penggunaan Dana BOS di tahun 2020, seperti kegiatan pembelajaran, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah dan, pembayaran guru honor. “Setahu saya dari triwulan pertama dan triwulan Ketiga dana itu cukup besar, ya mas,, kalau bicara kegiatan dan kegunaan nya, ngga ada sebesar itu, karena saya tahu sekolah ini,” tanya mereka. Sementara itu Kepala SDN 1 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Aspita, S.Pd, ketika dikonfirmasi terkait pengggunaan Dana BOS tahun 2020, terkesan menghindar dari pertanyaan media ini, kepala sekolah mengatakan bukan kapasitas media untuk mempertanyakan terkait penggunaan Dana sekolah. “Itu bukan kapasitas media menanyakan jumlah murid dan anggaran dana BOS, ujar kepada media Handalonline.com ketika dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021). Namun Aspita tetap menyebutkan jumlah murid hampir 400 murid untuk kegiatan exstrakulikuler dari tahun 2020 sampai sekarang tidak ada kegiatan, saat di tanya jumlah tenaga pengajar dia mengatakan ada sebanyak 28 guru dan di antaranya tenaga pengajar Honorer berjumlah 18 guru. Saat ditanyakan untuk anggaran kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran dikatakannya untuk tahun 2020 itu tidak ada, dan layanan digunakan untuk cat pagar. “Kalau untuk pembelian alat multimedia saya belikan laptop satu unit dan proyektor dan speaker aktip, kemudian jumlah guru honorer ada 18 termasuk penjaga perpus dan operator, sedangkan gajinya bervariasi ada yang Rp700 ribu, Rp 600 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 400 ribu tergantung dia lama mengajar,” ucapnya. Diketahui untuk Jumlah Guru dan Tenaga Pendidikan 26 Jumlah dan murid 393, sedangkan untuk status guru Honor di SDN 1 Teluk Pandan adalah: 1. Ardewi Septiyara, status Guru Honor Sekolah Mata Pelajaran Guru Kelas SD/MI/SLB 2.Desi Liani Pendidikan Agama Islam status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 3.Eko Yulianto Setiawan Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota, mapel Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. 4.Irfan Ronaldi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 5.Lindawati Pendidikan Agama Islam status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 6.Nikmah Tuzuhro Guru Kelas SD/MI/SLB Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 7.Oktavia Lukitasari Bahasa Inggris Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 8.Oktavia Lukitasari Muatan Lokal Potensi daerah Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 9.Rahayu Euis Shinta Laras Ati Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 10.Rosidah Pendidikan Agama Islam Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 11.Tri Wahyuningsih Guru Kelas SD/MI/SLB Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota 12.Yahminem Muatan Lokal Bahasa Honor Daerah TK.II Kab/Kota 13.Yuni Puji Lestari Guru Kelas SD/MI/SLB Status Honor Daerah TK.II Kab/Kota. (Red)

Bupati Pesawaran Tinjau Anak Sakit, Dinkes Segera Lakukan Perawatan Medis

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melihat langsung kondisi Haikal (9) warga Dusun Bangun Sari, Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong yang mengalami sakit sejak lahir. Haikal merupakan putra pertama dari pasangan bapak Sudarno dan ibu Wulan yang berprofesi sebagai petani. Diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dirinya sengaja ingin langsung melihat kondisi Haikal yang terbaring sakit dirumahnya. “Ya, saya sengaja ingin melihat kondisi Haikal, tadi sudah kita lihat kondisinya memang butuh penanganan medis, makanya saya langsung minta Dinas Kesehatan agar besok segera menjemput Haikal untuk mendapatkan perawatan di RSUD Pesawaran, mudah-mudahan kondisinya bisa membaik,” ungkap Dendi, Minggu, (28/11/2021). Ia pun meminta kepada seluruh masyarakat, jika ada warga dilingkungan sekitarnya yang sakit dan perlu mendapatkan bantuan untuk bisa saling mengingatkan. “Kepada masyarakat, Aparatur Desa maupun Puskesmas, saya harap bisa saling memberi tahu jika ada warga yang sakit dan butuh bantuan, kita kan sudah ada petugas kesehatan yang bertugas di desa baik itu bidan desa maupun perawat home care serta petugas Puskesmas, jadi jangan sampai ada warga kita yang sakit dan terlambat mendapatkan penanganan, oleh sebab itu, jangan ragu-ragu untuk memberi informasi jika ada warga disekitar kita yang sakit dan memang butuh bantuan, itu kewajiban kita untuk saling menolong,” pintanya. Sementara itu, Kasi Sosial, Kecamatan Kedondong Yung Martinus yang ikut mendampingi Bupati Pesawaran, menuturkan jika kondisi Haikal tidak seperti anak pada umumnya. “Kalau kata orang tuanya, ini terjadi sejak lahir, sekarang usia Haikal kurang lebih 9 tahun lebih,” ucapnya. Menurutnya, akibat kondisi ekonomi keluarga yang bisa dikatakan kurang mampu, Haikal belum pernah mendapatkan perawatan medis. “Sebenarnya keluarganya punya BPJS Kesehatan, tapi mungkin karena adanya miskomunikasi atau ketidakpahaman, makanya Haikal belum pernah dibawa ke dokter,” ujarnya. “Makanya tadi pak Bupati (Pesawaran), turun langsung untuk melihat kondisi Haikal, dan Alhamdulillah pak Bupati langsung perintahkan stake holder terkait atau Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi Haikal agar mendapatkan perawatan yang intensif,” timpal dia. Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dr. Media Apriliana mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Haikal. “Iya, tadi saya langsung ditelpon pak Bupati, rencananya besok akan kita jemput untuk dibawa ke RSUD Pesawaran dulu,” kata dia. Ia pun menjelaskan perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan diagnosa penyakit yang diderita Haikal. “Yang pasti perlu dilakukan pemeriksaan dulu oleh dokter kita, setelah diperiksa nanti baru bisa ditentukan penanganan seperti apa yang perlu diberikan kepada adik Haikal ini, tapi untuk pastinya besok mas,” tutup dia. (Red)

Jelang Milad Srikandi Dermawan Gencar lakukan Aksi Sosial

Pesawaran (HO) – Mendekati Hari Milad yang pertama Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran terus menyongsong dengan melakukan aksi sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kali ini Srikandi Dermawan berkerjasama dengan Klinik As-Shoffa menggelar khitanan massal terhadap sejumlah anak yang di laksanakan di Klinik As-Shoffa Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Lampung, Minggu (28/11/2021). Ketua Srikandi Dermawan Devi Melia Rama mengatakan, kegiatan bakti sosial itu dilakukan untuk kepedulian terhadap sesama dan juga untuk menyongsong Hari Milad yang pertama Srikandi Dermawan. “Sebentar lagi kan Milad pertama Srikandi Dermawan tepatnya 9 Desember nanti, makanya kami isi dengan kegiatan khitanan massal secara gratis supaya lebih menyentuh langsung ke masyarakat bawah,” kata dia. “Dan kebetulan kegiatan hari ini kita dikunjungi langsung oleh Penasehat Srikandi Dermawan Ibu Dra Hj. Djuniar Adhar Zulkifli Anwar yang juga merupakan Ibunda Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Alhamdulillah beliau mau datang kemari dan sekaligus memberikan santunan kepada anak anak yang sudah di khitan kan,” timpalnya. Sementara itu, Penasehat Srikandi Dermawan Dra Hj. Djuniar menyampaikan rasa haru dan bangga atas kegiatan yang dilakukan serta memberikan apresiasi kepada Srikandi Dermawan. “Alhamdulillah organisasi Srikandi Dermawan ini bisa terus bergerak di bidang sosial agar kita benar-benar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya. “Selain khitanan massal ini, banyak juga kegiatan sosial yang telah dilakukan Srikandi Dermawan, seperti Jum’at Barokah yang rutin dilakukan setiap Jumat ada juga pembagian sembako dan bantuan bedah rumah,” tambahnya. Dirinya berpesan kepada Srikandi Dermawan agar terus melakukan kegiatan sosial seperti ini, bila perlu yang lebih menyentuh lagi kepada masyarakat. “Untuk anak-anak yang telah dikhitan terus semangat dalam belajar, agar kelak dapat menjadi orang yang sukses,” ujarnya. Tak hanya itu, Owner Klinik As-Shoffa Heldayati mengatakan, mengungkapkan rasa senangnya dapat bergabung dalam kegiatan Srikandi Dermawan yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan itu. “Kalau untuk pribadi saya sangat senang bisa bergabung dan bisa memberikan khitanan massal gratis kepada anak-anak yang ingin dikhitankan,” kata dia. Dirinya menjelaskan, jumlah keseluruhan anak-anak yang akan dikhitankan kurang lebih 20 anak dan bisa lebih jika ada penambahan lagi nantinya. “Semua anak-anak yang dikhitan ini ada yang dari dari Desa Gunung Sari, Kedondong, Kebagusan, dan kemungkinan akan terus bertambah,” ungkapnya. “Kegiatan hari ini semata mata untuk kepedulian terhadap sesama dalam mencapai Rido Allah SWT,” pungkasnya. (Red)

Sempat Lari Ketakutan, Akhirnya Polres Pesawaran Bekuk Terduga Pelaku Narkoba

Pesawaran (HO) – Kepolisian Resor Pesawaran bekuk dua pemuda terduga pelaku penyalahguna narkotika. Keduanya, RS (22) serta RP (24) ditangkap tak jauh dari rumahnya di Desa Bumiagung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo menyebut keduanya ditangkap atas laporan warga atas nama Eis Kumalasari.

“Eis merupakan pacar dari anggota TNI atas nama Serda Laksana. Sebelumnya Eis menghubungi Laksana untuk dijemput di lokasi penangkapan, setibanya di lokasi dua terduga pelaku tersebut lari ketakutan,” ungkap kapolres, Minggu (28/11/2021).

Tak butuh waku lama, Kepolisian Polsek Tegineneng akhirnya membekuk kedua terduga pelaku untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Keduanya ditangkap berikut barang bukti berupa 52 butir pil ekstasi serta paket sabu sebanyak 21 bungkus kecil siap edar, total didapatkan seberat 22,7 gram,” sebutnya.

Selain itu juga turut disita sejumlah barang antara lain: satu unit sepeda motor Yamaha Genio warna hitam tanpa nomor polisi, satu unit handphone merek oppo warna hitam, uang tunai senilai Rp340 ribu serta dua buah kotak bekas permen mentos.

Keduanya dijerat pasal 112 junkto pasal 114 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang kejahatan narkotika, dengan ancaman pidana minimal empat tahun maksimal 12 tahun kurungan penjara.

“Mari bersama jaga kamtibmas, sebab proaktif masyarakat jauhi narkotika dan jaga keluarga kita dari bahaya penyalahgunaan barang haram tersebut,” pesan kapolres.  (Red)

Wujudkan Desa Maju, Tangguh dan Mandiri, Kades Durian Skala Prioritas, Sarana dan Prasarana

Pesawaran (HO) – Dalam rangka membangun desa yang berkembang, maju tangguh dan mandiri, Kepala Desa Fauzi Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran terus memacu pembangunan sarana dan prasarana berskala prioritas dari berbagai sektor. Kamis (25/11/2021). Menurut salah satu masyarakat Desa Durian, di kepemimpinan Fauzi, dilakukan berbagai pembangunan pada semua sektor di pastikan akan menjadi sebuah desa percontohan skala Kecamatan Padang Cermin Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari Visi dan Misi Kepala Desa. “Itu sebagai penjabaran dari strategi, tindakan, dan tahapan dalam usaha mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan untuk mewujudkan Desa Durian sebagai desa maju, mandiri dan terus berkembang,” ungkapnya. Dia juga mengatakan dengan polesan pembangunan hasil karya seorang Kepala Desa Inovatif dan Visioner, desa yang sebelumnya tidak menunjukkan pembangunan yang signifikan, bisa dipastikan akan mampu bersaing dan sejajar dengan desa maju di Kabupaten Pesawaran. “Desa Durian yang mana desa kami yang terletak di pesisir Pesawaran dan dari hasil karya seorang kepala desa serta mengajak musyawarah para tokoh agama adat, tokoh pemuda serta masyarakat untuk perkembangan sumber daya manusia, syukur alhamdulillah saat ini Desa Durian telah memiliki desa wisata dan itu sangat membantu masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan,” ujarnya. Dia melanjutkan, kepala desa juga dalam infrastruktur, telah membangun jalan, drainase dan banyak lain nya. Kemudian katanya, dalam meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa, kepala desa juga telah menggerakkan badan usaha milik desa (BUMDes) yang berjalan sehingga bisa membantu menambah fasilitas tempat wisata yang ada di desa. “Dan juga alhamdulillah pembagian untuk BLT-DD, benar-benar masyarakat sangat terbantu, karena kami lihat dalam penyalurannya memang tepat sasaran, saya mewakili masyarakat Desa Durian mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada bapak Fauzi,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Desa Durian Fauzi mengatakan, membangun fasilitas desa merupakan mimpinya dan mimpi seluruh masyarakat Desa Durian. Membangun fasilitas umum di Desa merupakan bagian dari prioritas utama, karena amanah yang diberikan masyarakat untuk menjadikan Durian sebagai desa maju dan berkembang tidak akan di sia-siakan begitu saja. “Kepercayaan masyarakat kepada saya dan akan saya pergunakan dengan sebaik baik nya. tentunya ini merupakan upaya kami bersama untuk mewujudkan masyarakat Desa Durian agar sejahtera,” ujarnya. Karena lanjut Fauzi yang juga Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Padang Cermin ini, hal tersebut merupakan bentuk komitmen sebab masyarakat mempercayai nya dalam memimpin untuk membangun desa. “Dalam melaksanakan pembanguan tidak semudah membalikkan tangan, namun perlu komitmen bersama dari unsur pemerintah desa dan masyarakat dalam mensukseskan semua program agar berjalan dengan lancar, Insya allah pembangunan berbagai fasilitas di desa dapat terwujud sesuai harapan kita bersama,’’ katanya. Lebih lanjut, Fauzi mengungkapkan, melalui anggaran Dana Desa (DD) terus dipergunakan untuk membangun fasilitas umum berdasarkan skala prioritas. “Fasilitas yang berhasil di Realisasikan meskipun sempat kita anggarkan namun terkendala karena Covid-19 dan alhamdulillah di tahun 2021 bisa kita realisasikan di antara nya item DD untuk Desa Durian tahun 2021, sebesar pagu Rp.1.028.223.000 dan telah di alokasikan untuk beberapa kegiatan baik di bidang pemerintahan, pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat,” terangnya. Selain itu sambung nya, untuk biaya penanggulangan bencana darurat mendesak desa, dalam penyertaan modal BUMDes untuk realisasi bidang pembangunan desa di antaranya, pembangunan balai masyarakat senilai 179.184.000, ini sebagai bentuk dukungan pemerintah desa akan kearipan lokal desa serta adat dan budaya. “Karena bangunan balai desa di usulkan oleh masyarakat adat Desa Durian sekaligus yang memberikan hibah tanah untuk mendirikan bangunan tersebut dan sudah ada di RPJM Desa Durian,” katanya. Kepala Desa Durian menyebutkan APBDes pada tahun 2020, karena ada nya pandemi Covid-19, ada beberapa bidang kegiatan baik pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan kegiatannya di alih kan untuk kegiatan penanggulangan bencana salah satu kegiatan BLT DD sebanyak 159 KPM tahun 2020. Kemudian pemberian masker untuk masyarakat serta untuk tahun 2021 kegiatan pembangunan balai masyarakat baru teralisasi dengan anggaran yang sama sesuai hasil musdes yang menyebutkan bahwa kegiatan yang di rubah tahun 2020. menjadi prioritas realisasi tahun 2021. “Selain itu kegiatan di tahun 2021 adalah pembangunan rabat beton Dusun Warna Sari, Rt 01 senilai Rp21 977 500, kemudian gorong-gorong ll unit di Dusun Pakuan senilai Rp20.413.000 kemudian Drainase di Dusun Tegal Arum senilai Rp39.831.000. Pembukaan jalan tani di Dusun Warna Sari senilai Rp13.300.000, kemudian di bidang kesehatan pemberian PMT untuk bayi dan ibu hamil senilai Rp17.700.000 pembelian alat fogging senilai Rp15.000.000,” ucapnya. Jadi Total semua bidang yang sudah terealisasi kegiatannya sampai saat ini untuk penggunaan Dana Desa sampai dengan 25-11-2021, sebesar Rp.400.981.300, Bidang pemerintahan.Rp,200.193.000 bidang pembinaan ke masyarakatan RP.116.440.000. bidang pemberdayaan masyarakat Rp.115.700.000, bidang penanggulangan bencana darurat dan keadaan mendesak 112.500.000, serta penyertaan modal Rp.25.000.000. “Kesuksesan pembangunan fasilitas umum di desa tidak terlepas dari kerjasama seluruh perangkat desa dan masyarakat, sehingga dapat terlaksana nya pembangunan seperti saat ini. Oleh karena nya saya atas nama Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih kepada seluruh Aparat Desa dan Masyarakat yang turut memberikan dukungan nya,” katanya. “Baik sumbangsih nya berupa moril maupun materi, sehingga pembangunan yang diharapkan dapat terwujud dan dinikmati secara bersama-sama. Untuk itu mari kita pertahankan kekompakan dan kerjasama yang baik demi kemajuan Desa Durian mengingat kemajuan desa merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Masyarakat Desa Sukabanjar Kembali Gelar Vaksin Merk Astrazeneca Dosis l Tahap 4

Pesawaran (HO) – Guna mendukung pemerintah sebagai upaya percepatan penanganan Covid–19, Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran menggandeng UPT Puskesmas Bernung melaksanakan giat vaksinasi di balai desa setempat, Kamis (25/11/2021). PJ Kepala Desa Suka Banjar Adhitya Desilima putra mengatakan pihaknya menggelar vaksinasi AstraZeneca dosis 1 tahap 4. “Hari ini kita ada kegiatan vaksin dosis satu Tahap empat merek Aztrazeneca, Alhamdulilah kegiatan vaksin ini berjalan lancar dan masyarakat yang datang pun hanya sekitar kurang lebih empat puluh lima orang karena masyarakat lain rata-rata sudah melakukan vaksinasi di tahap 1-3,” jelasnya disela acara vaksinasi. Adhitya Desilima putra mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang membantu kegiatan vaksinasi. “Mewakili masyarakat saya menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan UPT puskesemas Bernung yang sudah membantu kami menggelar vaksinasi,” kata dia. Dirinya berharap dengan adanya kembali bantuan vaksin warga masyarakat desa suka banjar terhindar dari dari penularan virus covid 19 kemudian bisa beraktivitas berpergian atau bekerja di luar kota karana sudah di vaksin. “Alhamdulillah kegiatan lancar dan dalam kegiatan ini tetap menerapkan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapakan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak,” lanjutnya. Pantuan Handalonline.com di lapangan, turut hadir Perangkat Desa suka banjar Babinkamtibmas Bripka Desril Hamid, Babinsa Sertu Rusdi Harif, Bidan Desa kemudian Nakes Dari Puskemas Bernung. (Indra jaya)