PDIP Kabupaten Pesawaran Gelar Baksos, Bagikan 1 Ton Beras di 3 Kecamatan

Pesawaran (HO) – Ketua DPR RI Puan Maharani melalui Fraksi Partai PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran melakukan kegiatan bakti sosial dengan membagikan lebih kurang 1 ton beras kepada masyarakat di Kecamatan Way Lima, Kedondong dan Kecamatan Way Khilau, pembagian sembako di laksanakan di halaman rumah Heri Yurizal Efendi Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima, Sabtu (1/1/2022). Heri Yusrizal Efendi Dari Fraksi PDIP Kabupaten Pesawaran mengatakan pembagian sembako tersebut berkoordinasi dengan Ketua PAC yang ada di kecamatan-kecamatan. “Saya juga berkoordinasi dengan rekan saya pak Harno Irawan untuk di 3 Kecamatan Way Lima, Kedondong dan Way khilau, dan pembagian sembako ini dipusatkan di rumah saya,” terangnya. “Untuk penerima sembako itu sendiri kita berikan kan kepada kaum duafa, guru ngaji, janda-janda, PAC dan ranting, semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit mambantu, pembagian sembako ini akan kita lakukan sampai tanggal 5 besok,” kata Heri Yusrizal Efendi. (Red)

Kompak, Seluruh Masyarakat Desa Tambangan Gelar Kerja Bakti

Pesawaran (HO) – Desa Tambangan Kecamatan Padang cermin Kabupaten Pesawaran dengan seluruh Perangkat Desa bersama-sama masyarakat, mengadakan kerja bakti pada hari Jumat dengan Gerakan Jumat Bersih, yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tambangan Hanafi, Jumat (31/12/2021). Kades Hanafi mengatakan kerja bakti jumat bersih tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dalam melestarikan lingkungan sebagai sumber daya sekitar dan membentuk rasa persatuan dan kesatuan antar warga Desa Tambangan. “Salah satu kegiatan ini dalam bentuk membersihkan lingkungan di badan jalan kemudian hari ini pemerintah Desa Tambangan juga membersihkan siring yang sudah dangkal karena di ketahui kita sedang memasuki musim penghujan apa bila air meluap bisa masuk kerumah warga kemudian kita juga membersihkan sampah yang menumpuk di dalam Drainase,” terangnya, kepada Media Handalonline.com, Jumat (31/12/2021). Jadi lanjut Kades, banyak manfaat yang akan dirasakan, seringkali aksi kerja bhakti pada hari Jumat, disebut gerakan Jumat Bersih, diharapkan budaya Jumat Bersih bisa berkembang menjadi Jumat Sehat. “Karena prilaku hidup bersih sangat menentukan pola hidup sehat, di lingkungan kemudian halaman rumah warga masing-masing. Lingkungan tempat kerja yang sehat akan mendukung sikap kerja personal yang sehat, sehingga mempengaruhi produktifitas kerja yang berkualitas, bagi perkembangan instansi tempat bekerja,” ujarnya. Kades menerangkan, Jum’at Bersih merupakan kegiatan yang akan di prioritaskan kedepannya oleh Pemdes Tambangan, yang dilaksanakan oleh seluruh perangkat desa yang akan diagendakan kedepan nya Tujuan yang akan dicapai dari kegiatan Jumat bersih adalah menumbuhkan rasa memiliki di kalangan perangkat desa akan pentingnya kebersihan lingkungan desa demi kesehatan. “Sehingga suasana desa atau tempat kerja akan terasa nyaman dan jalan menuju kantor dapat terpelihara dengan baik apa lagi wilayah kita ada di Pesisir Pesawaran,” sebutnya. Sebab sambungnya, jalan di Desa Tambangan juga adalah akses menuju wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran dan akses menuju pusat pemerintahan Kabupaten Pesawaran. “Jadi Sebagai kewajiban dari pemerintah desa memberikan contoh melakukan hal yang positif terutama dalam hal kebersihan jalan lingkungan yang akan kita terapkan setiap hari jumat,” ujarnya. “Karena bagaimanapun juga, apa yang kita lakukan tentu masyarakat akan melihat, dan ini bisa menjadi motivasi masyarakat untuk ikut meniru,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Jumat Bersih, Kades Durian Ajak Masyarakat dan Perangkat Desa Gotong-Royong

Pesawaran (HO) – Dalam rangka Jumat bersih, Kepala Desa Durian Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Fauzi yang juga Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Padang cermin, mengajak masyarakat dan perangkat desa menggelar gotong-royong bersama. Jumat (31/12/2021). Kades Durian membenarkan hari ini pihaknya sedang ada beberapa kegiatan mengingat tahun 2021 akan segera berakhir di antara nya melaksanakan Jumat bersih kemudian Pembagian insentif aparatur desa kemudian insentif kader posyandu dan dan guru paud serta Rapat workshop Manajemen. “Selain itu kami juga menyusun strategi kerja kader pembangunan masyarakat serta kegiatan gotong-royong padat karya tunai yang di laksanakan bersama warga masyarakat empat dusun yang ada di Desa Durian, jadi kegiatan hari ini di akhir tahun 2021 kita laksanakan serentak,” terangnya kepada Media Handalonline.com. Ini semua kata Kades, sebagai wujud kepedulian warga masyarakat serta pemerintahan desa dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan semangat gotong-royong kerja bakti yang dikemas dalam bentuk Jumat Bersih menyambut tahun 2022. “Kerja bakti adalah salah satu bentuk dari kehidupan bertetangga. kepedulian seseorang dalam kerja bakti ada kebersamaan, silaturahmi, berbagi, berkontribusi yang berorientasi sosial, juga yang pasti adalah manfaat kebersihan lingkungan,” ucapnya. Kegiatan Jumat bersih ini lanjutnya, dikerjakan bersama warga di ikuti oleh aparatur desa kemudian padat karya tunai serta Pemuda, adapun kegiatan gotong-royong tersebut meliputi penataan, dan pembersihan jalan kemudian membersihkan kubangan air di setiap dusun dan jalan desa. “Pemerintah desa ingin menggalakkan kegiatan kerja bakti dilingkungan sekitar, dengan mengawali dan memberi contoh, saya berharap masyarakat dapat mengikuti untuk lebih sadar kebersihan lingkungan masing-masing,” ungkapnya. Fauzi menambahkan, Jumat bersih yang dirangkum gotong-royong ini, sangat bermanfaat dan positif, sehingga kerja bakti ini perlu di berdayakan tidak hanya menyambut untuk pergantian tahun Kiranya hal ini akan di agendakan secara terstruktur. “Dan akan selalu kita gerakan dari pemerintah desa melalui kadus atau RT, yang lebih penting adalah inisiatif warga, karena mereka paling mengenal kondisi lingkungan dan antisipasi permasalahannya, terlebih pada musim penghujan seperti saat ini, kerja bakti bertujuan untuk mengantisipasi genangan air atau membersihkan saluran drainase dan untuk mengantisipasi wabah penyakit,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Alamakkk, Sebar Video Ancam Wartawan, Dua Jam Minta Maaf

Pesawaran (HO) – Sempat Viral dalam sebuah unggah video Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat  Gerakan Masyarakat Indonesia (LSM GMBI) distrik Kabupaten Pesawaran Abdul Manab meradang, saat kedua anggotanya ramai di beritakan  ditangkap polisi karena dugaan melakukan pemerasan. Dalam Video yang diunggahnya, Abdul Manab mengklarifikasi tertangkapnya anggota GMBI oleh Polres Pesawaran. “Itu pasti masih hidup KTA dan surat tugas ternyata sudah  tidak hidup lagi artinya bukan GMBI lagi,” kata Abdul Manab, Kamis(29/12/2021) malam. Selanjutnya di pertengahan Video tersebut, Abdul Manab mengancam, kalau awak media yang memberitakan penangkapan itu tidak di hapus .Ia akan mengerahkan GMBI seluruh Lampung. “Saya selaku ketua GMBI tolong yang memberitakan segera di hapus apa bila tidak mau menghapus maka akan benturan dengan LSM GMBI seluruh Lampung tolong segera di hapus,” tegasnya. Tak lama setelah videonya viral ,kemudian Abdul Manab selaku Ketua LSM GMBI melalui pesan WhatsApp menyampaikan  permintaan maaf. “Assalamualaikum,wr wb salam sejahtra untuk kita semua.Saya atas nama ketua GMBI distrik Pesawaran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besar nya. Kepada semua pihak khusus nya media  online, elektronik dan media cetak, atas kehilapan dan kesalahan ucapan yang saya sampaikan melalui Vidio yang telah beredar,” ungkapnya. “Pada dasarnya bahwa saya tidak ada niat atau pun tujuan untuk mengancam atau mengintimidasi rekan rekan media semua itu karena  murni kehilapan saya. Oleh sebab itu saya atas nama pribadi dan LSM GMBI mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan dengan judul “Lakukan Pemerasan, Oknum LSM Di Ciduk Polres Pesawaran”

Dua pelaku pemerasan yang merupakan anggota LSM GMBI berhasil diamankan oleh Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran, Kamis (30/12/2021).

Kedua pelaku tersebut ialah AHW warga Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, dan ASA warga Desa Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, kedua pelaku melakukan pemerasan terhadap Rangga Ardiansyah warga Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung.

“Iya, kejadian itu pada 29 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 wib, kedua pelaku datang ke proyek pengerjaan guna menanyakan terkait pembangunan proyek jembatan yang berada di Desa Pujorahayu Kecamatan Negerikaton,” kata Vero, Kamis 30 Desember 2021.

“Kemudian salah satu pelaku meminta pembagian atas pembangunan proyek tersebut,” timpalnya.

Dirinya menjelaskan, korban lalu memberikan uang sebesar Rp 50 ribu dengan maksud sebagai uang bensin, namun para pelaku menolak dan marah kepada korban.

“Atas dasar tekanan dari kedua pelaku, kemudian korban memberikan uang sebesar Rp 2,750. 000 kepada para pelaku,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, berdasarkan laporan dari korban, kemudian anggota Opsnal Satreskrim Polres melakukan serangkaian penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku.

“Kedua pelaku diamankan saat sedang berang di Embung Desa Purworejo Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini kedua pelaku di bawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan hasil pemeriksaan dari saksi-saksi dan pelaku bahwa benar pelaku dengan sengaja meminta uang kepada korban.

“Atas perbuatanya kedua pelaku dikenakan pasal 368 KUHP ancaman pidana 9 tahun penjara. (Red)

Bupati Pesawaran Serahkan SK KULIN KK dan IUPHKm Kepada Ribuan Petani

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menyerahkan surat keputusan (SK) pengakuan dan perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) dan SK Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (IUPHKm) kepada ribuan petani hutan yang ada di Bumi Andan Jejama. Dendi mengatakan, SK yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, menjadikan para petani hutan register memiliki status sah di negara dan juga telah merestui pemanfaatan lahan hutan register kepada para petani hutan yang ada di Pesawaran. “Dengan terbitnya SK ini, para petani di wilayah register mempunyai hak dan kewajiban serta mendapat status sah dari negara dalam pengelolaan hutan. Saya berharap dengan adanya program ini dapat mensejahterakan lagi para petani hutan yang ada di Pesawaran,” ujarnya. Kamis (30/122021), di balai Desa Bunut Seberang Kecamatan Way Ratai. Dirinya juga mengatakan, selain dapat memanfaatkan hutan register, para petani  juga berkewajiban melindungi kelestarian hutan, dengan begitu dapat mencegah bencana banjir dan tanah longsor akibat hutan gundul. “Saya berharap para penggarap ini dapat menjaga kelestarian hutan yang mereka garap, karena kita ketahui setiap masuk musim penghujan Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu daerah yang sering terkena musibah banjir, namun itu dapat kita cegah asal hutan yang ada saat ini dilestarikan dan dijaga dari oknum-oknum yang merusak hutan atau menebang pohon di hutan,” ujar dia. Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Pesawaran Anggun Saputra mengatakan, pada hari ini pihaknya membagikan kepada 1286 penggarap dengan luasan lahan 2.570,09 Hektare yang tersebar di lima kecamatan diantaranya Kecamatan Way Khilau, Way Ratai, Kedondong, Marga Punduh dan Padang Cermin. “Dalam SK tersebut pemanfaatan lahan untuk satu orangnya selama 35 tahun dengan luas lahan 2 hektare, dalam jangka waktu itu, kelompok tani dapat menggarap hutan register dengan tanaman menghasilkan dan tetap menjaga tanaman keras yang berada di hutan register dan tidak melakukan pengrusakan hutan,” katanya. Menurutnya, SK tersebut bisa sewaktu-waktu dicabut, apabila penggarap yang menerima SK melakukan perusakan hutan. “Nanti ada tim dari pusat, Pemprov Lampung dan Pemkab Pesawaran, yang melakukan evaluasi apakah hutan itu terjaga dengan baik oleh petani hutan yang menerima SK atau malah mereka rusak hutannya, sanksinya apabila merusak hutan tentu akan dicabut kembali SKnya,” katanya.  (Red)

Lakukan Pemerasan, Oknum LSM Dibekuk Satreskrim Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dua pelaku diduga melakukan pemerasan yang merupakan anggota LSM GMBI berhasil diamankan oleh Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran, Kamis (30/12/2021). Kedua pelaku tersebut ialah AHW warga Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, dan ASA warga Desa Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, kedua pelaku melakukan pemerasan terhadap Rangga Ardiansyah warga Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung. “Iya, kejadian itu pada 29 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 wib, kedua pelaku datang ke proyek pengerjaan guna menanyakan terkait pembangunan proyek jembatan yang berada di Desa Pujorahayu Kecamatan Negerikaton,” kata Vero, Kamis 30 Desember 2021. “Kemudian salah satu pelaku meminta pembagian atas pembangunan proyek tersebut,” timpalnya. Dirinya menjelaskan, korban lalu memberikan uang sebesar Rp 50 ribu dengan maksud sebagai uang bensin, namun para pelaku menolak dan marah kepada korban. “Atas dasar tekanan dari kedua pelaku, kemudian korban memberikan uang sebesar Rp 2,750. 000 kepada para pelaku,” ujarnya. Dirinya mengungkapkan, berdasarkan laporan dari korban, kemudian anggota Opsnal Satreskrim Polres melakukan serangkaian penyelidikan dan mengamankan kedua pelaku. “Kedua pelaku diamankan saat sedang berang di Embung Desa Purworejo Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya. Ia menjelaskan, saat ini kedua pelaku di bawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan hasil pemeriksaan dari saksi-saksi dan pelaku bahwa benar pelaku dengan sengaja meminta uang kepada korban. “Atas perbuatanya kedua pelaku dikenakan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 9 tahun penjara (Red)

Pastikan Capaian Vaksinasi, Wakapolda Lampung Kunjungi Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dalam rangka asistensi capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto melakukan kunjungan kerja ke Polres Pesawaran, Rabu (29/12/2021). Dalam sambutannya, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan, pihaknya berkunjung ke Polres Pesawaran ingin memastikan apa kendala terkait dengan vaksinasi di Kabupaten Pesawaran. “Karena dilihat dari capaian vaksinasi Covid-19 dibanding dengan Kabupaten/Kota yang lain, peringkat pertama yakni Kabupaten Lampung Tengah,” kata dia. Dirinya menjelaskan, ingin mendapat masukan dan laporan kendalanya apa dan dapat di sampaikan kepada pihaknya sehingga ada diskusi dan jalan keluar. “Kita ditargetkan oleh Bapak Presiden akhir Desember harus 70 persen untuk dosis pertama Kabupaten Pesawaran hanya tiga hari lagi untuk mencapai 70 persen dosis pertama dan saat ini tidak semudah waktu itu,” ujarnya. Menurutnya, permasalahan dalam pencapaian vaksinasi yakni seperti wilayah pegunungan dan pulau pulau yang mana terdapat tantangan. “Kalau tidak mencapai 70 persen awal tahun polres akan di evaluasi dan untuk Provinsi Lampung sudah mencapai 70 persen, tetapi untuk Pesawaran belum mencapai 70 persen, Pesawaran sasarannya 300 ribu, lebih sedikit dari Lampung Timur,” tegasnya. Menurutnya, masalah ini tidak boleh di abaikan dan harus dikerjakan, mungkin setelah ini akan ditanyakan lansia sudah berapa persen, dosis dua sudah berapa persen, maka dari itu perintah ini harus dipercepat. “Vaksinasi dan sinergitas polri harus bersinergi yakni Polri, TNI serta Dinas Kesehatan,” ungkapnya. (Red)

Gerak Cepat, Jembatan Putus, Bupati Pesawaran Pasang Plat Baja

Pesawaran (HO) – Gerak Cepat dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menangani kerusakan jembatan di Kecamatan Teluk Pandan akibat terjangan banjir dengan memasang plat baja, sebelumnya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan perlu langkah cepat untuk memperbaiki jembatan tersebut agar bisa segera dilalui masyarakat. “Tindak lanjut penanganan jembatan yang rusak kemarin, hari ini kita berupaya agar kendaraan roda empat bisa lewat, kita berkoordinasi Brigif 4 Marinir, Polri dan masyarakat, serta hari ini Pemerintah Provinsi Lampung dan balai jalan nasional sudah mengirimkan cross grider untuk pembuatan jembatan sementara agar bisa dilewati kendaraan roda empat,” ungkap Dendi, Selasa (28/12/2021). Menurutnya, percepatan perbaikan jembatan itu dilakukan agar segera bisa digunakan kembali, mengingat akses tersebut merupakan salah satu penghubung ke sejumlah wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. “Perbaikannya kita targetkan akan selesai dalam dua hari kedepan, sebab, kita tidak ingin rusaknya akses itu mengganggu aktifitas warga dan perputaran perekonomian masyarakat tentunya,” ujar dia. “Dan kami selaku Pemerintah Daerah juga akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Lampung maupun instansi terkait untuk proses perbaikan jembatan permanennya,” timpalnya. Begitu juga disampaikan Camat Telukpandan, Edi Sutrisno mengatakan proses pemasangan plat baja diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari ke depan. Sementara, jalan baru bisa dilalui sepeda motor menggunakan jembatan darurat selebar kurang lebih dua meter menggunakan batang kelapa. “Jadi pasca kejadian ambrolnya bahu jalan di jembatan Way Gebang, kita lakukan rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten serta unsur terkait baik kepolisian maupun marinir bersama Dinas PU Provinsi, hasilnya adalah perbaikan jembatan menggunakan plat baja,” kata Edi. Edi menyebutkan, sebelumnya jembatan sepanjang kurang lebih tujuh meter itu ambrol disebabkan meluapnya aliran sungai yang terhalang ranting serta batang kayu. “Karenanya pasca kejadian, pemerintah kabupaten bersama marinir, kepolisian serta warga sekitar bergotong-royong melakukan pembersihan sekitar jembatan agar tidak mengalami kejadian serupa saat diguyur hujan deras,” ungkap Edi. (Red)

Vaksinasi Desa Paya Capai 99 Persen, 8 Warga Riwayat Penyakit

Pesawaran (HO) – Dalam rangka melaksanakan Program Pemerintah dalam vaksinasi, Desa Paya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran sudah mencapai 99 persen. Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Paya Zainuloh, bahwa hari ini pihaknya melaksanakan vaksin secara dor to dor bersama Bhabinkamtibmas kemudian UPT Puskesmas Padang Cermin dan saat ini sudah 99 persen warga masyarakat sudah di vaksinasi. “Untuk data warga masyarakat Desa Paya untuk vaksinasi hampir 100 persen sudah di vaksin namun karena ada 8 warga masyarakat yang memiliki penyakit seperti asma, gagal ginjal, diabet dan darah tinggi jadi capaian untuk di Desa Paya 99 persen, alhamdulilah warga saya sudah di vaksin semua,” terangnya, Senin (27/12/2021). Disebutkannya, peran perangkat desa juga patut diapresiasi karena mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi. “Begitu juga dari TNI, Polri Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran yang turut ambil bagian dalam vaksinasi tersebut,” jelasnya. Sebab tambahnya, untuk memerangi covid-19 jalan satu-satunya hanya dengan vaksin. “Jadi alhamdulilah program program vaksin yang di arahkan oleh pemerintah pusat yang di salurkan oleh pemda Kabupaten Pesawaran terlaksana dengan baik dan lancar,” pungkasnya. Dalam pantauan media Handalonline.com vaksin yang di lakukan secara dor to dor terlihat hadir Bhabinkamtibmas Bripka Refky Kemudian Aparatur Desa Paya dan Nakes UPT Pusekesmas Padang Cermin. (Indra Jaya)

Bupati Pesawaran Turun Langsung Tinjau Jembatan Rusak

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau secara langsung jembatan rusak yang ada di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan. Dendi mengatakan, langkah darurat yang akan diambil saat ini adalah, pembangunan jembatan yang menggunakan batang pohon kelapa, hal ini agar para pengguna kendaraan roda dua dapat melintas. “Untuk saat ini kan kondisi jembatan tidak bisa dilalui sama sekali baik kendaraan roda dua maupun roda empat, maka dari itu kita mengambil langkah untuk pembangunan jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa,” ujarnya seusai meninjau jembatan rusak. Senin (27/12/2021). Kemudian, lanjut Dendi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Lampung untuk langkah perbaikan jembatan yang menjadi akses jalan satu-satunya ke kawasan wisata yang ada di pesisir Pesawaran. “Hari ini saya turun bersama dinas PU Pesawaran dan juga Dinas PU Provinsi Lampung, kita masih menunggu satu dua hari ini untuk perbaikan jembatan ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini jembatan ini sudah bisa dilalui kembali,” ujar dia. Pada kesempatan ini juga, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Pesawaran agar lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini masih masuk musim penghujan. “Kita ketahui Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu daerah yang rawan bencana ketika musim penghujan, maka dari itu saya meminta kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun,” katanya. Sebelumnya, Camat Teluk Pandan Edy Sutrisno mengatakan, saat ini jembatan yang berada di Jalan Raya Way Ratai-Padang Cermin mengalami kerusakan yang mengakibatkan terputusnya akses jalan dari kedua arah. “Kerusakannya sekitar pukul 03.00 wib dini hari, jembatan ini satu-satunya akses yang bisa dilalui oleh masyarakat, karena sekarang dalam keadaan rusak akses jalan terputus tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua,” ujarnya. Senin 27 Desember 2021. Saat ini, lanjut Edi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri, TNI, serta dibantu Marinir dan juga Dinas Perhubungan Pesawaran, untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas dari kedua arah. “Kita sudah lakukan penyekatan, namun pengalihan arus lalu lintas juga masih terkendala karena jalan alternatif yang akan digunakan juga sulit untuk dilalui kendaraan roda dua, makanya kita lakukan penyekatan untuk kendaraan putar arah agar tidak terjadinya penumpukan kendaraan,” ujar dia. “Kita juga sudah laporkan kejadian ini kepada pak Bupati, dan pagi ini pak Bupati bersama dengan Kepala Dinas PU akan meninjau langsung kondisi jembatan yang rusak ini,” kata dia. Dirinya berharap, pemerintah dapat sesegera mungkin memperbaiki jembatan ini, mengingat jembatan ini merupakan satu-satunya jalan penghubung dari arah Teluk Pandan menuju Padang Cermin. “Kalau tidak segera diperbaiki, akses dari Padang Cermin ke Teluk Pandan, kemudian Teluk Betung maupun ke Bandarlampung pasti terputus. Maka dari itu kami berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat segera diperbaiki sehingga akses dapat segera dilalui kembali,” katanya. (Red)