Jembatan Way Gebang Terputus, Akses Utama Jalan Provinsi Lumpuh Total

Pesawaran (HO) – Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran dan sekitarnya, termasuk wilayah Kecamatan Teluk Pandan, sejak dini hari melumpuhkan akses jalan utama milik Provinsi Lampung, tepatnya jembatan Way Gebang ambruk arah ke wisata bahari Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan dan Yonif 7 dan Yonif 9 Marinir serta Markas Komando (Mako) Brigif 4 Marinir/BS. Menurut salah satu warga Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan Andi (48) mengatakan ambruknya jembatan Way Gebang itu akibat meluapnya sungai Way Gebang disertai hujan lebat sejak dini hari menggeruskan salah satu jalan penghubung dari arah Teluk Pandan menuju Padang Cermin. “Bahkan sebaliknya dari Padang Cermin ke Teluk Pandan dan Teluk Betung maupun ke Bandarlampung. Jembatan ini tergerus air karena meluapnya sungai Way Gebang, meski sempat mendapat penanganan tanggap darurat perbaikan akses tersebut dari Dinas Bina marga Provinsi Lampung, namun kembali ambruk,” ujarnya, Senin (27/12/2021). Lebih dari itu, Andi berharap pihak pemerintah Provinsi Lampung, dalam hal ini Dinas Bina Marga agar dipercepat penanganannya lantaran akses tersebut terputus dan satu-satunya akses jalan penghubung beberapa kecamatan dan kabupaten Tanggamus. “Jadi akses itu segera ditangani, karena tidak ada lagi jalan alternative, begitupun berharap kepada bapak Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona meminta kembali menangani normalisasi sungainya karena yang kemarin sempat dibenahi ambruk dan kembali rusak parah, kini akses tersebut jadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan,” pungkasnya. (Red)

Lokasi Wisata Kabupaten Pesawaran Selama Tahun Baru Tutup 36 Jam

Pesawaran (HO) – Menghadapi perayaan tahun baru, sejumlah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran akan ditutup selama 36 jam, hal ini tertuang dalam surat himbauan yang dilayangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran nomor 556/5950/IV.04/XII/2021 terhadap para pengelola wisata. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa menerangkan surat himbauan tersebut dilayangkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 65 tahun 2021, Instruksi Gubernur Provinsi Lampung Nomor 26 tahun 2021 dan Instruksi Bupati Pesawaran Nomor 13 tahun 2021. “Ya dalam rangka menghadapi libur natal dan tahun baru, sekaligus mengantisipasi adanya cluster penyebaran Covid-19, dengan ini kami akan menutup lokasi dan aktifitas pariwisata pada tanggal 31 Desember 2021 pukul 00.00 WIB hingga tanggal 1 Januari 2022 pukul 12.00 WIB, atau selama 36 jam,” ungkap Ketut, Minggu (26/122021). Menurutnya, pada saat menjelang libur panjang, sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pesawaran akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung, maka dari itu perlu ada langkah antisipasi, mengingat masih adanya virus Covid-19. “Apabila terjadi kasus baru atau perubahan klasifikasi zona serta karena adanya ketidakpatuhan pengelola wisata maka destinasi wisata tersebut akan ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar dia. Ketut juga menegaskan akan melakukan pengawasan untuk memastikan tidak adanya perayaan maupun kunjungan wisata pada tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022. “Untuk memastikannya kita sudah bentuk tim, yang pertama tim eksternal itu ada TNI dan Polri, sedangkan tim Internal kami bekerjasama dengan Satpol PP serta stakeholder terkait lainnya,” tegasnya. Ia pun berharap seluruh pengelola wisata dapat mematuhi himbauan tersebut, untuk menghindari cluster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesawaran. “Kita tahu virus Covid-19 masih ada, bahkan yang terbaru muncul lagi varian baru (Omicron), maka dari itu untuk memastikan agar penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan, khususnya pada sektor pariwisata, kami akan selalu melakukan pengawasan ketat sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat,” harapnya. “Sebab, jika penyebaran Covid-19 meningkat lagi, tentunya kita semua yang akan rugi, tempat wisata ditutup kegiatan dibatasi, pasti berpengaruh pada perekonomian masyarakat, oleh sebab itu, saya mengajak kita semua agar terus patuh terhadap Prokes dan instruksi dari Pemerintah, agar kita segera terbebas dari pandemi Covid-19,” tutupnya. (Red)

Capai Target, Desa Tambangan Realisasi Vaksinasi 100 Persen

Pesawaran (HO) – Dengan adanya kerjasama yang baik, dari pemerintah daerah dan Polres Pesawaran, Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin berhasil mencapai target 100 persen dalam melakukan vaksinasi warganya. Demikian di ungkapkan Hanafi selaku Kepala Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin kepada media Handalonline.com, Sabtu (25/12/2021). “Alhamdulillah, apa yang menjadi program pemerintah pusat dan pemerintah daerah hari ini, dalam pencapaian vaksinasi selesai 100 persen, hari ini, hari terakhir secara door to door kerumah-rumah warga melakukan vaksin bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, bidan desa, kadus dan RT, RW,” terangnya. Kades melanjutkan semua nya itu tak lepas dari upaya semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI dan Polri bersama Dinas Kesehatan dan pemerintah desa yang terus gencarkan melakukan vaksinasi dan akhirnya berbuah hasil. “Dari puskemas yang setiap saat menurunkan tim vaksinasi, peran perangkat desa juga patut diapresiasi karena mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi. demikian TNI dan Polri Dinas Kesehatan dan Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona yang selalu membantu dalam vaksinasi ini,” kata Hanafi. Dirinya mengharapkan, capaian persentase desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lainnya di Kecamatan Padang cermin, dan desa yang ada di Kabupaten Pesawaran agar terus mendorong serta mengedukasi masyarakat yang belum di vaksin agar melakukan vaksinasi. “Sebab untuk memerangi covid-19 jalan satu-satunya hanya dengan vaksin Jadi saya berharap dengan semangat motivasi dari Desa Tambangan, dapat menjadi barometer vaksinasi di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. Dalam pantauan media Handalonline.com vaksin yang di lakukan terakhir kepada enam warga yang belum di vaksin, terlihat hadir juga Bhabinkamtibmas Bripka Refki kemudian aparatur Desa Tambangan dan bidan desa. (Indra Jaya)

Disdikbud Pesawaran Kukuhkan, Korwil Kecamatan, Kepsek SMP dan SD

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran melakukan pengukuhan terhadap Koordinator Wilayah Kecamatan, Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Menengah Pertama. Dalam sambutannya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Pemkab Pesawaran Heriansyah mengatakan jika pergeseran adalah hal yang biasa dalam pemerintahan, khususnya untuk meningkatkan kapasitas dan penyegaran dalam lingkungan tugas. “Ya, kegiatan ini adalah salah satu rangkaian untuk mewujudkan apa yang diamanahkan oleh perundangan-undangan, penempatan yang dilakukan ini pastinya sudah melalui pertimbangan dan penilaian, jadi apapun penugasan yang diterima adalah amanah yang harus diemban dan dipertanggungjawabkan,” ungkap Heriansyah saat melakukan pengukuhan terhadap Koordinator Wilayah Kecamatan, Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Menengah Pertama, di Aula sanggar kebudayaan Kabupaten Pesawaran, di SKB Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (24/12/2021). Maka dari itu, ia juga berharap kepada para ASN guru yang dikukuhkan bisa mengemban amanah ini harus bertanggungjawab dan meningkatkan koordinasi yang baik kepada Dinas Pendidikan dan stakeholder terkait. “Saya berharap kepada yang dikukuhkan hari ini agar dapat terus bekerja dan berinovasi jangan membatasi diri berkembang demi Kabupaten Pesawaran yang kita cintai ini,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan pada kegiatan ini setidaknya ada ratusan ASN yang dikukuhkan. “Untuk Koordinator wilayah Kecamatan ada 9 Orang, kemudian Kepala Sekolah Menengah Pertama 28 orang dan Kepala Sekolah Dasar 141 Orang,” terangnya. Ia menjelaskan, pengukuhan ini juga dilakukan setelah melalui berbagai tahapan sesuai regulasi yang berlaku. “Dapat saya sampaikan proses penentuan calon Kepala Sekolah dan Koordinator Wilayah Kecamatan dimulai sejak Februari secara administrasi, uji kompetensi dan kualifikasi calon kepala sekolah, pengawas. Namun baru hari ini bisa dilakukan pengukuhan dikarenakan adanya perubahan struktur organisasi dan tata laksana Dinas Pendidikan fan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran,” jelasnya. Selain itu, ia juga menerangkan jika Disdik Kabupaten Pesawaran juga melakukan merger terhadap beberapa Sekolah Dasar sebagai upaya untuk mengefektifkan dan efisien sistem Belajar Mengajar. “Ada kurang lebih ada 18 Sekolah Dasar yang kita lakukan merger pada satuan pendidikan dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, menjadi salah satu penyebab lamanya proses pengukuhan Kepala Sekolah dan Koordinator Wilayah Kecamatan ini,” tutupnya. (Red)

PWI Pesawaran Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik di Desa Bagelen

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Pesawaran memberikan pelatihan dasar jurnalistik kepada puluhan aparatur Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran di balai desa setempat, Jumat (24/12/2021). Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto memberikan apresiasi kepada PWI Perwakilan Pesawaran dalam pelatihan dasar Jurnalistik yang diselenggarakan di desanya. “Kami sangat mengapresiasi PWI dalam rangka memberikan pelatihan jurnalistik, harapan kami apa yang didapat dari pemateri bisa bermanfaat untuk kemajuan Desa Bagelen,” ujar Kades Merdi yang didampingi ketua BPD Suhaini disela-sela pelatihan jurnalistik. Kades Merdi juga berharap kepada PWI yang berkantor di Desa Bagelen bisa turut membantu agar Desa Bagelen kedepan lebih baik sehingga membawa masyarakat lebih sejahtera. Sedangkan Ketua PWI Ismail dalam sambutannya juga mengapresiasi kepala Desa Bagelen beserta perangkatnya, sebab pelatihan jurnalistik yang digelar tersebut permintaan dari pihak desa. “Saya sangat mengapresiasi pak kades serta perangkat desanya, yang dengan kemauan sendiri untuk belajar jurnalistik, semoga ini juga bisa di ikuti desa-desa lain nya yang ada di Kabupaten Pesawaran,” katanya. “Dan saya berharap dengan pelatihan ini agar peserta dapat benar-benar memperhatikan seperti apa cara-cara pembuatan berita yang baik dan benar, Sehingga bisa memberi informasi yang membangun dalam rangka kemajuan Desa Bagelen,” terang Ketua PWI Ismail. Sekedar diketahui Pelatihan dasar Jurnalis di Desa Bagelen dihadiri langsung selain Kepala Desa dan Ketua PWI beserta jajarannya menampilkan pemateri diantaranya Triadi Pramono dan M. Heri Kodri. (Red)

Naas, Empat Orang Warga Way Kanan Tewas Kecelakaan Maut di Tol

Pesawaran (HO) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Jalur Bandung Km 108 Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta belasan penumpang luka-luka, Kamis (23/12/2021). Kasat Lantas Polres Pesawaran, Iptu Amsar mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi antara Ran Truk Fuso Hino Nopol : BG 8027 BI dengan Ran Toyota Hiace Nopol G 7259 BD. “Dari hasil evakuasi, kecelakaan terjadi saat Ran Truk Fuso dari arah Lampung Tengah menuju ke Bandar Lampung sedang berjalan di jalur lambat kemudian di tkp ada Ran Toyota Hiace yang juga melaju dari arah yang sama, namun saat akan berpindah lajur dari cepat ke lambat, supir tidak konsentrasi dan tidak melihat ada Ran Truk Fuso tersebut dan akhirnya Ran Toyota menabrak bagian belakang sebelah kanan Ran Truk Fuso Hino tersebut,” jelasnya. Ia menambahkan, akibat peristiwa tersebut mengakibatkan emoat orang meninggal dunia ditempat diantaranya Ghefira (8), Masnuri (55), Zidan Zia (3) dan Azizatul (42) yang merupakan warga asal Way Kanan. “Selain 4 orang meninggal, ada belasan orang mengalami luka-luka, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 siang tadi,” katanya. Adapun kerusakan masing-masing kendaraan akibat peristiwa tersebut diantaranya Ran Toyota Hiace No Polisi G 7259 BD mengalami ringsek bagian depan dan Ran Truk Hino No Polisi BG 8027 BI mengalami kerusakan bodi bagian belakang. Diketahui, jenazah yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut telah dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung. (Red)

AKBP Vero Aria Radmantyo Himbau Jelang Nataru Masyarakat Terapkan Prokes

Pesawaran (HO) – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan akan menyiapkan sejumlah personil dalam mengamankan perayaan Nataru, rencananya besok akan dilakukan gelar pasukan guna melaksanakan Operasi Lilin Krakatau 2021-2022 yang akan dimulai dari tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 02 Januari 2022 mendatang. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan personil yang nantinya akan ditugaskan pada sejumlah titik guna memberikan pelayanan kepada masyarakat Bumi Andan Jejama. “Selain personil yang akan ditugaskan, Pos Pengamanan dibeberapa spot juga telah kita buat dan rencananya besok kita gelar apelnya. Terpenting adalah tetap menerapkan protokol kesehatan ketika beraktifitas diluar rumah,” kata dia, Selasa (22/12/2022). Sedikitnya 252 personil akan ditugaskan di Pos Pelayanan dan Pengamanan yang tersebar di sejumlah titik diantaranya di Simpang Tugu Pengantin, Simpang Tugu coklat Desa Negeri Sakti, Tugu Keris di Kecamatan Tegineneng, exit Tol BHO, exit Tol Masgar, Wisata Mutun dan yang terakhir Wisata Pantai Ketapang Bahari. “Ada tujuh Posko yang sudah kita siapkan, nantinya akan ada beberapa personil dari TNI dan Pemda yang akan bergabung dengan kita untuk bersama-sama melaksanakan tugas dilapangan,” ujar dia. AKBP Vero Aria Radmantyo juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 untuk dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. “Kita himbau untuk tetap dirumah dan kalaupun harus keluar rumah ya harus menerapkan prokes, pandemi masih ada bahkan sekarang sudah muncul varian baru yakni Omicron yang diperkirakan sudah masuk. Untuk itu kita tekankan seluruhnya agar telah menerima vaksin, kalau yang belum ya segera datang digerai vaksin yang disiapkan,” tutur dia. Tentang himbauan merayakan perayaan Natal dan Tahun Baru diluar rumah juga diberlakukan kepada internal Polri sendiri dengan akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang melanggarnya. “Sanksi disiplin saya pastikan segera diterima oleh anggota yang tidak mentaati, tentunya sesuai dengan peraturan peraturan yang ada. Polri harus jadi contoh masyarakat, untuk itu kita minta kepada semua anggota yang jangan sampai melanggar, patuhi dan taati,” tegas dia. Terpisah, Pendeta Joko, Pemuka Agama Kristen Kabupaten Pesawaran pengurus Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Pesawaran mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait teknis perayaan Natal yang jatuh pada 25 Desember mendatang. “Sosialisasi sudah kita lakukan, kurang lebih ada 27 gereja umat kristen protestan yang ada di Pesawaran, serta 17 Gereja Katolik, yang tersebar di sebelas kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran,” kata dia. “Sarana protokol kesehatan juga kami pastikan ditambah serta menyiapkan petugas yang berfungsi sebagai satgas prokes di setiap gereja, menjelang perayaan Natal, setiap tempat ibadah membuka tenda di luar gereja,” imbuhnya. Menurutnya, sedikitnya sudah ada 80 persen warga Pesawaran yang bergama Kristen telah dilakukan vaksinasi, sehingga dapat mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Jumlah jemaah kita kan variatif ya, berkisar 50 hingga 100 jemaah setiap gereja. Nah teknisnya, jemaah yang bisa hadir juga yang masuk usia produktif dan bukan lansia maupun balita,” ujar dia. (Red)

Bentuk Regulasi, Bupati Pesawaran Kukuhkan Pengurus KTNA Periode 2021-2026

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona mengatakan kabupaten setempat memiliki potensi besar di bidang pertanian dan perikanan, bahkan Kecamatan Tegineneng menjadi sentra cabe terbesar di Provinsi Lampung. “Selamat kepada pengurus yang dilantik, semoga amanah dalam mengemban tugas dan mampu membawa petani dan nelayan untuk semakin maju dan sejahtera,” katanya saat menghadiri pengukuhan pengurus KTNA Kabupaten Pesawaran di aula Gedung serbaguna pemkab setempat, Selasa (21/12/2021). Dendi mengatakan pembangunan di bidang pertanian membutuhkan stimulus dalam bentuk regulasi yang berpihak pada petani dan nelayan. “Pesawaran mengalami degradasi wilayah pertanian menjadi pemukiman dan perumahan karenanya kami membuat regulasi untuk mengurangi alih fungsi lahan pertanian,” ungkapnya. Dendi menyebut, skema peningkatan sumberdaya petani dan nelayan di wilayah setempat dapat dijalankan melalui: program memperkuat sumberdaya manusia dan wawasan petani melalui penguasaan teknologi informasi serta jaminan permodalan bagi petani dan nelayan. “Pemerintah kabupaten setempat sudah berkomitmen dengan menjaga ketahanan pangan melalui ketersedian bahan pangan yang dikerjakan oleh petani dan nelayan, hal ini juga selaras dengan program pemerintah provinsi melalui kartu petani berjaya,” sebutnya. Sementara Ketua KTNA Provinsi Lampung, Hanan A Razak mengatakan organisasi tersebut sebagai wadah berhimpun petani dan nelayan di wilayah setempat untuk memaksimalkan potensi daerah khususnya dalam bidang pertanian dan perikanan. “Kita mendukung program pemerintah guna suksesnya pembangunan di bidang pertanian dan perikanan di Kabupaten Pesawaran,” tuturnya. Diketahui, KTNA Pesawaran periode 2021- 2026, dinakhodai oleh Saptoni, Ketua Komisi II DPRD Pesawaran yang membidangi pertanian dan perikanan wilayah setempat. Saptoni dikukuhkan bersama puluhan pengurus lain. (Red)

Bupati Pesawaran Tinjau Sungai Way Ratai, Turunkan Alat Berat

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau secara langsung Sungai Way Ratai yang beberapa hari lalu meluap yang mengakibatkan kebanjiran di empat desa yang ada di Kecamatan Padang Cermin. Dendi mengatakan, tinjauan yang dilakukan pada hari ini ingin melihat secara langsung penyebab meluapnya air sungai Way Ratai, selain curah hujan yang tinggi dan juga air laut sedang pasang. “Saya bersama dengan Dinas PUPR Pesawaran, kemudian BPBD, Pemerintah Kecamatan Padang Cermin melihat langsung titik teritis penyebab banjir yang terjadi beberapa hari lalu di Kecamatan Padang Cermin,” ujarnya. Senin (20/12/2021). Dirinya mengatakan, setelah dilakukan tinjauan ditemukan satu permasalahan pada aliran sungai, yang mana rekayasa aliran sungai yang sudah di luruskan sejak beberapa tahun lalu saat ini sudah kembali berbelok kembali. “Ini yang harus kita pahami, bahwasanya alur alam itu tidak bisa direkayasa, namun kita tanggulangi bagaimana caranya agar aliran sungai ini kembali lurus, dan saya sudah memerintahkan agar segera menurunkan alat berat ke lokasi sungai untuk mengangkat sendimen sungai yang tebal, dan juga menutup kembali aliran yang berbelok agar dapat lurus lagi menuju ke muara,”ujar dia. “Hal itu untuk langkah darurat, namun kalau untuk langkah panjangnya kita sudah laporkan ke pemerintah Provinsi Lampung bahwa sungai Way Ratai ini kritis kondisinya, mulai dari talud, tanggul dan pintu air banyak yang rusak, sehingga kami minta dukungan dari provinsi serta kami juga sudah lampirkan surat, agar adanya penanganan permanen untuk Sungai Way Ratai ini,” kata dia. Pada kesempatan ini juga Dendi meminta kepada masyarakat, agar dapat mendukung segala program darurat yang akan dilakukan oleh Pemkab Pesawaran untuk mengantisipasi banjir, salah satunya dengan menurunkan alat berat ke lokasi. “Setiap kebijakan yang dikeluarkan pasti ada pro dan kontranya, tapi kita lihat mana yang lebih menguntungkan masyarakat dan mana yang menjadi kepentingan masyarakat. Seperti masalah ini adanya pendangkalan sungai diharuskan alat berat itu untuk turun ke lokasi, jadi perlu dukungan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat yang ada disini untuk memberikan izin, karena kalau sudah alat berat turun pasti perlunya akses jalan,” katanya. (Red)

Gubernur Arinal, Minta Pemkab Pesawaran Awasi dan Jaga Program Pemprov Lampung

Pesawaran (HO) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran ikut mengawasi dan menjaga program Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung di Kabupaten Pesawaran. “Saya minta seluruh pembangunan yang kita lakukan Pemerintah Daerah ikut menjaga dan mengawasi, sehingga apa yang kita lakukan bisa berjalan baik untuk masyarakat,” ungkap Arinal Djunaidi, saat memberikan pembinaan kepada ASN Pemkab Pesawaran, di Mako Brigif 4 Mar/BS Piabung, Kecamatan Padang Cermin, Senin (20/12/2021). Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa seluruh program yang digulirkan oleh Pemprov Lampung khususnya untuk kesejahteraan masyarakat harus berjalan hingga ketingkat Pemerintah Kabupaten/Kota. “Di Pesawaran saya juga minta bentuk tim percepatan untuk mensosialisasikan kartu petani berjaya, karena saya lihat ada sekitar 200 ribu lebih orang petani di Pesawaran dan program ini saya rasa bisa menjamin para petani, jadi saya mohon dibantu tapi tolong benar-benar di verifikasi, bahwa yang dapat kartu itu betul-betul petani,” ucapnya. Arinal juga menghimbau kepada para jajaran ASN dilingkungan Pemkab Pesawaran untuk selalu mendukung Bupati dalam menjalankan program yang telah ditetapkan. “Kepada para ASN baik itu pejabat eselon dan pegawai staff, ingat PNS harus loyal suksesnya program Kabupaten, apabila Bupati dan para pejabatnya bisa saling bahu-membahu dalam menjalankan tugasnya, tapi saya apresiasi kekompakan di Kabupaten Pesawaran,” imbaunya. Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengaku akan segera menjalankan program Pemprov Lampung. “Sesuai arahan pak Gubernur, kami akan langsung membentuk tim teknis terkait program petani berjaya, nanti pak Sekda tolong langsung dibentuk,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung yang telah memberikan pembinaan dan pengarahan terhadap jajaran ASN dilingkungan Pemkab Pesawaran. “Semoga apa yang disampaikan bapak Gubernur bisa bermanfaat bagi kami, sehingga bisa berdampak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Andan Jejama,” tutupnya. (Red)