“Dan sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan agar dapat membantu meringankan biaya pengobatan untuk kesembuhannya,” kata Azmi, Kamis (24/2/2022).
Pengalangan dilakukan di bundaran tugu pengantin bersama anggota Karang Taruna Kabupaten Pesawaran dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (Red) Bantu Penderita Kangker, Karang Taruna Pesawaran Galang Dana
“Dan sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan agar dapat membantu meringankan biaya pengobatan untuk kesembuhannya,” kata Azmi, Kamis (24/2/2022).
Pengalangan dilakukan di bundaran tugu pengantin bersama anggota Karang Taruna Kabupaten Pesawaran dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (Red) Kepala SDN 8 Padang Cermin Diduga Korupsi Dana BOS Hingga Ratusan Juta Rupiah
Dewan Guru, Wali murid Desak Kejari, Tipikor Polres Pesawaran Periksa Atri Mulyani
Pesawaran (HO) – Kepala SDN 8 Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Atri Mulyani, diduga dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2020 Sebesar Rp. 122.760.000, diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) hingga ratusan juta rupiah.
Diketahui dalam penggunaan Dana BOS Tahun 2020 Triwulan Ke-1, Sebesar Rp. 37.800.000 dengan rincian yang digunakan untuk, item pengembangan perpustakaan Rp. 7.380.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 3.770.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 7.998.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 7.560.000, langganan daya dan jasa Rp. 500.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 542.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.
“Kemana dana itu bang, kayak nya tidak ada yang di realisasikan kami di sekolah, karena kami sangat tau apa saja yang di realisasikan,” ungkap salah satu dewan guru, kepada media Handalonline.com, Rabu (23/2/2022).
Kemudian Dana BOS di Triwulan Ke-ll, Sebesar Rp. 50.400.000, dengan rincian yang digunakan untuk item penerimaan Peserta Didik baru Rp. 1.125.000, pengembangan perpustakaan Rp. 18.780.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 2.220.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 1.845.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 6.970.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.160.000, langganan daya dan jasa Rp. 750.000 dan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 500.000 serta pembayaran honor 10.050.000.
Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan-lll, Sebesar Rp. 34.560.000 yang digunakan untuk item kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 1.970.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 3.844.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 8.236.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.660.000, langganan daya dan jasa Rp. 900.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 900.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.
Sementara itu salah satu murid Kelas IV dan kelas V kemudian kelas lll menjelaskan di tahun 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada, karena saat itu kegiatan sekolah daring bahkan 2021 juga tidak ada Kemudian untuk buku di perpustakaan seperti nya tidak ada pembelian karena itu buku-buku yang ada adalah buku sudah lama semua.
“Kalau pun ada yang baru kami tidak pernah tau buku, nya ada atau tidak dan kami juga tidak pernah mendapat bantuan dari sekolah seperti sekolah-sekolah lain pak,” ujar mereka.
“Kami tidak pernah ada kegiatan ekstrakurikuler karena sekolah saat ini daring pak, begitu juga dengan buku yang ada, itu buku-buku lama semua pak dulu sebelum covid 19 untuk ekstrakurikuler ada kami sering bermain kasti,” tambahnya.
Terpisah salah satu wali murid yang nama nya minta di rahasiakan juga mengatakan terkait bantuan anak nya juga tidak ada dari sekolah, padahal anak nya layak untuk mendapatkan bantuan, selain itu banyak juga keluhan-keluhan dari Wali murid.
“Untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada itu karena anak saya tidak bersekolah sampai saat ini kegiatan ekstrakurikuler tidak ada Sedangkan ada anggaran nya ya bang itu lah yang terjadi di sekolah SDN 8 sudah menjadi rahasia umum,” ucapnya.
Begitu juga di sampaikan salah satu dewan guru yang nama sangat minta di rahasiakan karena takut timbul kesalahpahaman saat Media ini menanyakan beberapa, item Anggaran Dana bantuan operasional tahun 2020 terkesan buang badan dan terburu-buru menjawab pertanyaan media ini.
“Maaf pak saya tidak berani jawab saya tidak tau dan saya takut kesalahan silahkan bapak jumpai saja langsung ibu Atri Mulyani selaku kepala sekolah,” katanya.
Saat media ini kembali menanyakan item untuk ekstrakurikuler, administrasi kegiatan sekolah dan pengembangan perpustakaan dia tetap takut menjawab.
“Sekali lagi saya mohon maaf, saya tidak bisa jawab dan saya takut kesalahan, kalau Untuk guru Honor di sekolah kita itu ada empat guru yang berstatus tenaga, honorer untuk gajih nya saya tidak tau dan saya tidak bisa jawab apa pertanyaan kalian terkait Dana BOS,” ucapnya.
Terpisah salah satu wali murid mengarahkan media ini untuk melihat meteran listrik, karena dia menduga ada kejanggalan.
“Bang coba tolong di lihat dan di cek untuk KWH meteran listrik di SDN 8, kayak nya itu tidak berfungsi secara normal pada umum nya sepertinya ada kejanggalan atau permainan pihak sekolah,” sebutnya.
Dia juga berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Pesawaran maupun Tindak Pidana Polres Pesawaran, jika ada indikasi penyimpangan dana BOS maupun anggaran sekolah lain nya, agar dapat melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan dan ditindak lanjuti sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.
“Kami berharap kepada Aparat Penegak hukum Kabupaten Pesawaran untuk menindak lanjuti terkait apa yang terjadi di sekolah tempat anak-anak kami menimba ilmu , kalau ada penyimpangan dana sekolah agar dapat ditindaklanjuti dan menjadi evaluasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” harapnya.
Sementara itu Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin ketika akan di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan anggaran Dana BOS Tahun 2020 tidak berada di kantor. Dan saat di konfirmasi melalui telpon seluler dengan nomor 08127267**** tidak mengangkat dan saat di hubungi melalui via chat WhatsApp hanya di baca dan tidak membalas.  (Indra Jaya)
AKBP Pratomo Widodo Pimpin Langsung Penegakan Disiplin Prokes di Kabupaten Pesawaran
Kadis Bersama Dua Pegawai Terpapar Covid-19, Dinkes Pesawaran Lakukan WFH 50%
Jaga Keselamatan Murid, Disdikbud Pesawaran Perpanjang PJJ
Pemkab Pesawaran Kembali Gelar OP Migor Kecamatan Way Lima
Dirinya mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya kerumunan di lokasi, pihaknya membagikan paket minyak goreng ke masing-masing desa guna dibagikan kepada masyarakat.
“Kalau 1800 paket itu kita bagi di satu lokasi, tentunya akan memicu keramaian yang tidak terkendali, makanya kami memutuskan untuk menyerahkan ke masing-masing desa, yang nantinya akan dibagi kepada masyarakatnya masing-masing,” ujar dia.
Menurutnya, pelaksanaan OP minyak goreng di Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima berjalan dengan kondusif dan tidak terjadi kericuhan.
“Alhamdulillah berjalan dengan baik, dan masyarakatnya juga mengantri dengan tertib, lalu masyarakat yang hadir juga menggunakan masker,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima Prastowo mengatakan, dalam mendistribusikan minyak goreng kepada warga, pihaknya membagi secara perdusun.
“Kita bagikan ke masing-masing kadus, kalau kita lakukan di balai desa, tentunya akan memicu kerumunan yang panjang, namun masih ada beberapa masyarakat yang datang untuk mengantri minyak goreng,” katanya.
Menurutnya, OP minyak goreng yang dilakukan di desanya tersebut, dikhususkan bagi masyarakat desanya saja, dengan masing-masing KK mendapatkan satu paket minyak goreng dalam kemasan dua liter dengan harga Rp25 ribu.
“Jadi yang ingin mendapatkan minyak ini, masyarakat diharuskan membawa KTP yang ditunjukkan kepada panitia, kalau ada warga dari luar desa kami, panitia memintanya untuk pulang karena di desanya juga sudah mendapatkan jatah minyak,” ujarnya. (Red) Pemerintah Desa Durian Gelar Rakor Evaluasi Kinerja di Masa Pandemi
Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa Durian (Pemdes) Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Desa Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa setempat dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) di desa setempat Selasa (22/2/2022).
Dalam sambutannya Kepala Desa Durian Fauzi menjelaskan, kegiatan rakor tersebut bertujuan untuk membahas tupoksi seluruh perngakat Desa Durian agar dalam menjalankan pekerjaannya selalu berperan aktip dalam melayani masyarakat apa lagi di masa pandemi covid yang tak kunjung usai, selain itu juga membahas laporan pertanggung jawaban kinerja aparat desa serta laporan bulanan tentang keadaan di wilayah Dusun masing-masing.
“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini, pemerintah desa dapat berkumpul bersama bapak/ibu dan seluruh perangkat Desa Durian dalam rangka Rakor yang membahas tentang prioritas utama pembangunan dan dalam mencegah Pandemi Covid-19,” jelasnya kepada Handalonline.com.
Ia juga menambahkan Peningkatan Kenerja masing-masing perangkat desa intinya harus saling kerja sama saling koordinasi.
“Dan saya berharap rapat seperti ini jangan menunggu intruksi dari saya ketika ada yang perlu dibahas sampaikan akan kita adakan rapat lagi seperti ini,” ujarnya.
Dalam pantauan Handalonline.com juga terlihat hadir seluruh aparat desa dan BPD serta terlihat juga Bustamil Arifin pendamping desa dan acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (Indra Jaya)
F-PKB Jaring Aspirasi Masyarakat, Hanifah SE, Gelar Reses dan Bagikan Migor
Masyarakat Desak APH Panggil dan Periksa Mantan Kades Hanau Berak Diduga Korupsi DD Ratusan Juta Rupiah
Sebanyak 200 Sertipikat Tanah PTSL 2021 Warga Desa Tambangan Dibagikan
Pesawaran (HO) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran membagikan 200 sertipikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) untuk warga Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, bertempat di balai desa setempat, Jumat (18/2/2022).
Hadir dalam penyerahan sertipikat tersebut dari BPN Kabupaten Pesawaran yang di dampingi langsung oleh Kepala Desa Tambangan Hanafi kemudian perangkat desa, BPD LPM kemudian Bhabinkamtibmas Desa Tambangan, Bripka Refki, kemudian masyarakat Desa Tambangan serta warga selaku penerima sertipikat.
Kades Tambangan Hanafi menerangkan BPN Kabupaten Pesawaran membagikan sebanyak 200 sertipikat kepada warga Desa Tambangan yang sebelum nya telah di usulkan dan telah selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
“Apabila nanti dalam hasil sertipikat yang dibagikan terdapat kekeliruan dalam proses pencetakan seperti nama, tanggal lahir, peta blok, batas- batas, objek, dan sebagainya saya mengimbau warga agar segera menyampaikan ke pemerintah desa untuk segera di tindak diperbaiki,” katanya kepada Media Handalonline.com.
“Dan semoga warga penerima sertipikat dari program ini bisa di manfaatkan sebaik mungkin dan alhamdulillah warga sudah punya kepemilikan dan kejelasan tanah yang sudah berlegalitas,” ujarnya.
Terpisah salah satu warga mengatakan Seperti yang diungkapkan oleh Sadam (55) salah satu warga Tambangan, dirinya sangat bersyukur atas terbitnya sertipikat miliknya.
“Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan program PTSL ini karena sangat membantu masyarakat Desa Tambangan khususnya,” ucapnya bangga.
Dalam Pantauan Media Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. (Indra Jaya)
