Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gencar Gelar Vaksinasi Dosis Ketiga

Lampung (HO) – Dalam rangka melaksanakan perintah perioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E M.M., dalam percepatan vaksinasi Nasional yang di canangkan oleh Pemerintah, jajaran Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam bekerjasama dengan Puskesmas Hanura gencar melaksanakan percepatan vaksinasi dosis ketiga (Booster) dan Astrazeneca di wilayah pesisir Pesawaran Provinsi Lampung, yang kali ini di gelar di Pantai Mahitam, Ketapang Kecamatan Teluk Pandan, Senin, (28/2/2022). Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan, pihaknya selalu siap sedia manakala di butuhkan Pemerintah setempat dalam upaya mendukung dan mensukseskan percepatan vaksinasi untuk mengatasi wabah Covid 19 tak kunjung usai ini. “Dari 74 Dosis yang teralokasi dengan baik untuk masyarakat umum meskipun ada beberapa masyarakat yang belum bisa menerima vaksinasi ketiga ini, karena belum melaksanakan vaksinasi kedua. Dan bagi keluarga Besar Prajurit Beruang Hitam khususnya bagi anggota tidur dalam hukumnya wajib menerima vaksinasi ketiga ini agar imunitas dalam tubuh tetap terjaga, mengingat Prajurit tidur dalam sebagai unjung tombak Satuan yang siap sedia kapan saja di orbitkan,” terangnya. Lebih lanjut Danyonif 9 Marinir/Beruang Hitam menghimbau kepada seluruh Prajurit dan masyarakat diseluruh wilayah pesisir Pesawaran, agar jangan takut untuk melaksanakan vaksin karena hal itu sangat penting sekali guna mendukung kesehatan tubuh. “Selain itu harus tetap disiplin mematuhi serta menjalankan protokol kesehatan. Dan kepada prajurit yang bertugas dilapangan perhatikan disiplin protokol kesehatan yaitu dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak agar tidak terjadi kerumunan demi terselenggaranya acara tersebut hingga usai agar tetap kondusif dan aman,” pungkasnya. (Red)

Wali Murid Desak Disdikbud Pesawaran Copot dan Penjarakan Kepala SDN 8 Pacer

Tolong Bapak Bupati, Bapak Dendi Ramadhona, Respon Keluhan Kami

Pesawaran (HO) –  Ratusan Wali murid berserta dewan guru mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Untuk menganti Dan mencopot serta berharap kepada Ararat penegak hukum untuk memenjarakan Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin (Pacer) Karena di nilai kurang transparan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2019 sampai 2021.

Sementara itu salah satu dewan guru yang namanya minta di rahasiakan, mengatakan bahwa sudah banyak desakan-desakan guru-guru yang lain terkait persoalan yang terjadi di sekolah, sejak Atri Mulyani menjabat menjadi Kepala SDN 8 Padang Cermin.

“Harapan kami selaku dewan guru untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran harus mengambil langkah tegas untuk menindak lanjuti, karena tidak sejalan nya terkait kegiatan belajar-mengajar agar menjadi nyaman bukan nya seperti ini, dan sudah banyak pemberitaan-pemberitaan sejak Bu Atri Mulyani menjabat menjadi Kepala SDN 8 dan juga banyak sekali kejanggalan,” ungkap nya kepada Handalonline.com, Senin (28/2/2022).

Terpisah salah satu wali murid kelas lV, AW (42) Warga Dusun Satu mengatakan sangat banyak sekali kejanggalan yang terjadi di sekolah, contoh nya ada pembelian buku kemudian pembelian seragam.

“Sampai dengan saat ini,rekening PIP di tahan oleh Ibu Atri Mulyani, itu bukan menjadi rahasia umum lagi, harapan kami selaku wali murid mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa dan mengaudit anggaran dana BOS, kami sangat yakin banyak sekali penyimpangan,” ujarnya.

Begitu juga diungkapkan, Wali murid kelas VI Anshori, warga Dusun dua menyampaikan hal yang sama dirinya berharap untuk pihak-pihak terkait, sangat mohon  untuk mengganti kepala sekolah Arti Mulyani, karena di nilai malah tempat anaknya menimba ilmu menjadi tak beraturan.

“Jadi dalam hal ini kami seluruh wali murid SDN 8 Padang Cermin meminta kepada  Bapak Bupati Pesawaran melalui Bapak Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengganti Atri Mulyani karena sudah tidak layak menjadi kepala sekolah dan tidak bisa menjadi contoh untuk dewan guru yang lain bagai mana anak kami menimba ilmu dalam belajar-mengajar menjadi pintar bila orang nomor satu di sekolah tidak bisa menjadi panutan malah memberikan contoh yang tidak baik,” jelasnya.

“Jangan sampai kami selaku wali murid mengadakan demo atau unjuk rasa dan sekali lagi kami juga berharap kepada yang terhormat Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran Bapak Dendi Ramadhona untuk merespon serta menanggapi keluhan kami selaku wali murid,” tambahnya.  (Indra Jaya)

Waspada Varian Omicron, Desa Tambangan Giat melaksanakan Gerai Vaksin Kedua

Pesawaran (HO) – Untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19 varian Omicron, Pemerintah Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mengadakan Vaksinasi di balai desa setempat, Senin (28/2/2022).

Kepala Desa Tambangan Hanafi mengatakan Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas keseharian dan diharapkan masyarakat setelah mendapatkan vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan vaksin ini juga di buka untuk umum serta desa tetangga.

“Ya Desa Tambangan mengadakan gerai vaksin yang kedua vaksin Aztrazeneca Sebanyak 106 Kemudian sinovac sebanyak 30, dan booster, 12 Dosis dihadiri Bhabinkamtibmas Bripka Refki J dan terlihat juga pol PP M Zubir kemudian UPT Puskesmas Padang Cermin serta warga Desa  Kepayang, Dusun Sinar Banten,” terangnya kepada Media Handalonline.com.

Dia menyebutkan menerangkan kegiatan vaksinasi yang kedua tersebut bekerjasama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Padang cermin dan dibantu  Babinkamtibmas.

Kepala desa terus menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin dan jangan takut karena pemerintah menjamin keamanan vaksin yang dipakai dan diharapkan semua mendukung program pemerintah untuk memutus penularan covid-19.

“Saya juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran kemudian Dinas Kesehatan bersama UPT Puskesmas Kecamatan Padang Cermin yang telah menyalurkan Vaksin kembali di desa kita semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat terhindar dari penyakit ini karena sudah di vaksin,” pungkasnya.

Dalam pantauan Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Indra Jaya)

Timbulkan Kerumunan, Tomas Tuding PT POS Tidak Siap Salurkan Program Sembako

Lampung (HO) – Salah satu tokoh masyarakat (Tomas) dan Adat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Erland Syofandi mempertanyakan kesiapan PT POS dalam menyalurkan Bantuan Sosial Sembako Tunai (BSST) di Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran. Erland menyoroti teknis penyaluran bantuan sembako secara tunai yang mengundang kerumunan di masa pandemi Covid-19. “Kami menyayangkan pembagian dipusatkan di kantor Pos, karena jumlah kantor pos hanya sedikit dan akhirnya menimbulkan kerumunan, sebelumnya warga ambil bantuan di e-warong yang jumlahnya banyak sehingga bisa mengurai kerumunan,” ungkapnya, Minggu (27/2). Sebagai contoh kata dia, di Kabupaten Pesawaran warga antri berjam-jam di kantor pos untuk mendapat bantuan, padahal menurutnya dalam juknis yang beredar ada pilihan mekanisme penyaluran dengan mengantarkan ke rumah KPM masing-masing untuk menghindari kerumunan. “Di Gedong Tataan kan zona merah, sedangkan ratusan warga berkerumun antri, ini berbahaya bagi warga itu sendiri, hal ini menunjukan ketidak siapkan PT POS dalam mengemban amanah dari pemerintah,” kata dia. Masalah bertambah kompleks karena yang diterima adalah uang tunai, sedangkan disatu sisi masyarakat menandatangani surat pernyataan bahwa jika tidak beli sembako tidak akan menerima bantuan lagi dikemudian hari. “Kasihan warga kita, dapat uang wajib beli sembako, bukti warga beli sembako itu masih simpang siur, saya sudah tanya langsung ke pendamping, pendamping juga mengeluh karena warga tidak beli sembako setelah dapat bantuan,” sesalnya. “Tidak menutup kemungkinan KPM ini tidak bisa dapat bantuan lagi karena melanggar surat pernyataan,” timpalnya. Dirinya menghimbau agar pemerintah daerah dan PT POS dapat mencari jalan keluar untuk mekanisme penyaluran bantuan sehingga tidak ada yang dirugikan. “Mekanismenya jangan melulu ngambil di kantor pos, kan ada pilihan lain seperti mengantarkan bantuan ke rumah KPM, pilihannya bukan cuma antri di Pos,” imbaunya. “Sekali lagi saya katakan, harus ada mekanisme lain penyaluran ini, jangan sampai bantuan tersalur tapi tingkat menyebarkan Covid-19 meningkat, keselamatan masyarakat diatas segalanya,” pungkas dia. (Ran)

Kades Khepong Jaya Jalankan Aturan, Perangkat Desa Buat Surat Pengaduan

Pesawaran (HO) – Sebuah roda pemerintahan akan berjalan baik dan maksimal jika pemerintah desa saling bersinergi, namun niat baik dari Juyani selaku Kepala Desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran di tanggapi berbeda dari 10 orang perangkat desa setempat.

Kades Khepong Jaya Juyani mengatakan dirinya di wajibkan untuk menjalankan amanah sesuai peraturan perundang-undangan untuk melakukan  penjaringan ulang, baik roling jabatan sesuai skil masing-masing dan harus mengacu pada prosedur yang sudah di atur oleh undang-undang.

“Saya menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri kepada mereka barangkali ada yang mau mengundurkan diri, jika tidak mau, saya tidak pernah memaksa,” terangnya kepada Media Handalonline.com, Sabtu (26/2/2022).

Kades Juyani menjelaskan maksud dan tujuan dirinya memberikan surat tersebut mengingatkan masa jabatan mantan kades lama periode 2015-2021 sudah berakhir.

“Terkait SK perangkat desa, tidak tercantum dasar rekomendasi camat untuk pengangkatan aparatur desa, berarti selama ini SK Aparatur Desa Khepong Jaya, Mall Administrasi, karena kades yang lama mengangkat aparatur desa tidak berdasarkan peraturan,” terangnya.

Kades menegaskan dia menjalankan aturan, bukan memecat namun akan mengadakan penjaringan agar roda kepemerintahan Desa Khepong Jaya dapat berjalan dengan baik kondusif dan sejalan.

“Jadi saya tegaskan sekali lagi saya bukan memecat tapi akan mengadakan penjaringan agar roda kepemerintahan Desa Khepong Jaya di bawah kepemimpinan saya akan berjalan dengan baik kondusif dan sejalan,” katanya.

“Dan harus di ingat kita adalah pelayan masyarakat dan saya mendapat amanah terpilih menjadi kepala desa, di pilih dari masyarkat dan saya akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat saya,” tegas Juyani.

Menanggapi surat pengaduan dari aparatur Desa Khepong Jaya, Camat Padang Cermin Darlis,S.E, mengatakan terkait dengan surat pengaduan dari perangkat Desa Khepong Jaya dirinya akan mempelajari terlebih dahulu, karena perangkat desa yang buat surat pengaduan berharap dirinya segera menindaklanjuti.

“Saya juga akan menanyakan perihal kinerja aparatur desa di masa jabatan kades lama, karena masih adanya beberapa persoalan terkait pelaksanaan APBDes tahun 2021, khususnya bidang pembangunan,” katanya.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 10 aparatur Desa Khepong Jaya membuat surat pengaduan secara tertulis di tanda tangani di atas materai.

Bunyi surat pengaduan aparat Desa Khepong Jaya:

“Surat Pengaduan” Kami yang bertanda tangan di bawah ini perangkat desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, no- Nama – jabatan, 1.Ali Akbar (Sekdes) 2.Iskandar (Kaur Umum) 3.Deni Zulkarnain (Kaur Keuangan) 4.Budiani (Kaur Kesra) 5.Reza Pahlepi (Kasi perencanaan) 6.Herni Susanti (Kasi pelayanan) 7.Tabrani (Kadus Induk) 8.Rustam Suut (Kadus Gubuk Genteng) 9.Bunyamin (Kadus Kwini Balak) 10.Asnawi (Kadus Pedamaran)

Bahwa kami perangkat Desa Khepong Jaya merasa di rugikan adanya surat pengunduran diri/di paksa mengundurkan diri yang di berikan pada hari Kamis tanggal 17 Pebruari 2022, yang di berikan oleh Kepala Desa Khepong Jaya dalam hal ini saudara Juyani dan tanpa berkoordinasi dengan BPD Desa Khepong Jaya lebih dahulu.

Maka untuk ini kami melalui musyawarah dengan ini kami menguasakan kepada saudara “H.BATIN BAHRUL ALAM”

untuk proses penyelesaian dan pengaduan masalah tersebut secara penuh, demikian pernyataan ini kami buat untuk dapat di gunakan sebagai mana mustinya dengan daftar hadir terlampir.

Khepong Jaya 22 pebruari 2022 atas nama perangkat Desa Khepong Jaya “ALI AKBAR”

Penerima kuasa pengaduan ; “H.BATIN BAHRUL ALAM”

Tembusan : 1.Bupati Pesawaran 2.Kepala Inspektorat Kab.Pesawaran 3.Kepala Dinas PMD Kab Pesawaran.    (Indra Jaya)

Rangkul Generasi Muda, Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gelar Pengenalan Marinir

Lampung (HO) – Dalam rangka menambah wawasan kebangsaan dan rasa cinta Tanah Air kepada Generasi Muda Penerus Bangsa di wilayah Lampung, Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam, memperkenalkan tentang Satuan Marinir sebagai Alat Utama Sistem pertahanan khususnya di Provinsi Sumatra kepada SMA Negri 1 Trimurjo Lampung Tengah, bertempat Ruang Serba Guna Yonif 9 Mar/Beruang Hitam, Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran Lampung, Sabtu (26/2/2022). Kegiatan kunjungan ini diikuti oleh 164 siswa-siswi tujuan studiwisata mata pelajaran sejarah dan biologi dan beberapa guru pendamping. Adapun rangkaian kegiatan ini diawali dengan sambutan Kapten Marinir Shodikin mewakili Danyonif 9 Marinir Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M.Tr(Opsla)., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kompi Markas Yonif 9 Marinir. “Pengenalan tentang Marinir sangat perlu untuk kawula muda saat ini agar tumbuh jiwa dan semangat akan cinta tanah air dan element pertahanan negara, sehingga mereka dan memotivasi agar kelak mereka menjadi prajurit TNI khususnya Marinir di masa yang akan datang,” terang Kapten Marinir Shodikin. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Profil Jajaran Brigif 4 Marinir/BS dan Yonif 9 Marinir melalui pemutaran beberapa video dokumenter serta beberapa fasilitas di Ksatrian Beruang Hitam. (Red)

Kiprah Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Dalam Akselerasi Vaksinasi Lanjutan di Provinsi Lampung

Lampung (HO) – Aksi sigap para prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam dalam pelaksanaan akselerasi vaksinasi lanjutan Booster yang digelar DPD Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lampung bekerjasama dengan Polda Lampung, di halaman Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kedaton, Sabtu (26/2/2022). Melanjutkan Program Perioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam rangka percepatan vaksinasi Nasional. Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan pihaknya selalu siap berkolaborasi dengan semua element khususnya Forkopimda Lampung guna mendukung percepatan vaksinasi yang merata, Sehingga, masyarakat terbentuk immunity kelompok sehingga masyarakat tetap bisa sehat dan produktif dimasa pandemi untuk semua masyarakat Lampung. “Team Tonkes Batalyon, juga sudah kami proyeksikan sebagai tenaga bantu medis dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut dengan harapan, saat pandemi seperti sekarang ini TNI khusunya Korps Marinir yang berada di Jajaran Brigif 4 Mar/BS akan selalu hadir berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah Lampung di bidang sosial kemanusiaan, yang sebelumnya minggu lalu juga telah dilaksanakan bhakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Brigif 4 Marinir/BS,” terangnya. Selain itu, Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hari ini sudah ikut terlibat dalam menyukseskan vaksinasi ini yang tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker sehingga kegiatan ini berjalan dengan tertib dan kondusif. (Red)

Program Sembako Timbulkan Kerumunan di Kantor Pos, Berpotensi Jadi Ajang Pungli

Pesawaran (HO) – Pembagian bantuan program sembako yang diberikan secara langsung tunai oleh PT POS disinyalir akan menimbulkan banyak polemik, salah satunya berpotensi menimbulkan kerumunan yang akan menjadi cluster penyebaran Covid-19. Berdasarkan pantauan media ini, ratusan warga Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, antre di Kantor Pos kecamatan setempat yang berada di Desa Sukaraja. Salah satu warga Desa Cipadang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dia harus antre berjam-jam guna mengambil bantuan tunai senilai Rp600 ribu. “Kami harus antre karena memang pembagiannya hanya di satu lokasi, melalui kantor Pos Kecamatan Gedongtataan,” katanya. Selain berpotensi menimbulkan kerumunan, metode pembagian dana tunai itu juga dimungkinkan menjadi ajang pungli bagi oknum yang tidak bertanggung jawab sesuai dengan pantauan yang ada di lapangan. “Sebelumnya kan program ini memang untuk pembagian sembako bagi masyarakat yang masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dari kementerian sosial,” katanya. “Yang saya tanyakan, apakah ada aturan tentang pemberian sukarela, karena kami dapat surat dari aparatur desa untuk pengambilan ke kantor pos, dan pak RT bilang nanti kalau sudah dapat duitnya suruh ngasih sukarela, emang seperti itu apa,” sesalnya. saat dikonfirmasi, Kepala KCP PT POS Gedong Tataan berkilah bahwa penyaluran sudah sesuai prokes, wanita yang mengaku bernama Darti tersebut menuturkan meskipun berkerumun namun tetap berjarak, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Aman kok mas, kita sudah sesuai prokes, ada pihak Polsek dengan pol PP juga yang berjaga,” kilahnya. Hal ini tentunya sangat disayangkan apalagi Kecamatan Gedong Tataan masuk ke zona merah Covid-19 dan harus ada evaluasi terkait pembagian bansos ini. (Ran)

Srikandi Dermawan Peduli, Berikan Santunan Dua Warga

Pesawaran (HO) – Sebagai bentuk kepedulian antar sesama, Srikandi Dermawan memberikan santunan kepada dua warga masyarakat Kabupaten Pesawaran yang membutuhkan, Jumat (25/2/2022). Ketua Srikandi Dermawan Devi Rama menuturkan, bantuan diberikan langsung kepada Ratna Liyanti warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima yang mengidap penyakit kanker dan Sarinem warga Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan. “Dari awal dibentuknya Srikandi Dermawan kami concern dengan kegiatan sosial, Alhamdulillah atas bantuan pihak-pihak yang peduli bisa terkumpul donasi untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya saat memberikan bantuan di Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Ditambahkan Devi, rutinitas kegiatan sosial yang dilakukan sebelumnya adalah “Jum’at Berkah” dengan memberikan makanan kepada jama’ah shalat Jumat di beberapa masjid secara bergilir. “Untuk Jumat kali ini agak berbeda, kita berbagi kepada pasien yang membutuhkan bantuan mengingat urgensi dari dua warga ini, sebelumnya kita open donasi dan Alhamdulillah terkumpul untuk meringankan pasien,” tambahnya. “Untuk pak Sarinem kita juga sudah bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk pengadaan kursi roda dan sudah di pakai, sekarang bantuan berupa sejumlah uang guna membantu kebutuhan harian pak Sarinem yang memang tinggal sebatang kara,” timpalnya. Devi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi membantu sesama dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima. “Terutama untuk pembina Srikandi Dermawa Ibu Nanda Indira Dendi, Ketua BAZNAS Pesawaran pak Hamid dan semua pihak yang mau peduli atas giat sosial ini tak lupa seluruh keluarga besar Srikandi Dermawan,” pungkasnya. Terpisah, salah seorang warga Desa Kebagusan, Rusman yang hadir dalam pemberian bantuan mengungkapkan, apa yang dilakukan Srikandi Dermawan merupakan kegiatan positif dan patut mendapatkan apresiasi. Karena kata dia, di masa pandemi seperti sekarang banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan butuh bantuan seperti Sarinem. “Saya sebelumnya intens berkomunikasi dengan Ketua Srikandi Dermawan ibu Devi agar tetangga saya (Sarinem) dapat tersentuh bantuan, Alhamdulillah setelah kemarin dikirim kursi roda hari ini ada santunan untuk kebutuhan hariannya,” ungkap Rusman. “Terimakasih kepada Srikandi Dermawan, semoga dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat lewat kegiatan sosialnya,” tutup dia. (Randy)

Status PPKM Level III, Bupati Pesawaran Batasi Keramaian

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) secara virtual kepada tujuh kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, dengan meningkatnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kabupaten ke level III, pihaknya harus membatasi segala Kegiatan yang sifatnya mengumpulkan keramaian. “Beberapa waktu lalu kita sempat menggelar Musrenbang secara langsung, namun karena saat ini status PPKM kita masuk level III dan penyebaran kasus terkonfirmasi cukup tinggi, akhirnya kami memutuskan untuk menggelar Musrenbang ini secara virtual guna mengurangi resiko penyebaran virus covid-19,” ujarnya, Kamis (24/2/2022). Dirinya mengatakan, meskipun kegiatan Musrenbang pada hari ini digelar secara virtual, namun segala usulan usulan pembangunan diseluruh desa sudah ditampung dan akan dilakukan penilaian terlebih dahulu mana saja usulan yang masuk dalam skala prioritas pembangunan. “Covid-19 menjadi batu ganjalan yang sangat dirasakan oleh kami, bukan hanya pemkab saja tetapi juga, pemerintah provinsi bahkan sampai ke pusat khsususnya dalam segi keuangan. Makanya dalam segala usulan yang kami terima ini akan kami tinjau terlebih dahulu mana saja usulan yang masuk dalam skala prioritas,” kata bupati. Pada kesempatan ini juga Dendi, meminta seluruh desa yang terdapat di tujuh kecamatan yang mengikuti Musrenbang, agar dapat lebih giat menggali potensi sumber daya alam di wilayahnya, agar memiliki pendapatan yang bisa membantu pembangunan desa secara mandiri. “Kalau seluruh desa sudah memiliki potensi yang dapat menaikkan pendapatan desa, tentunya akan membantu pembangunan di desa itu sendiri, ketika adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait dengan penggunaan DD seperti tahun ini,” ucapnya. Dirinya mengatakan, kemandirian desa saat ini sudah harus mulai dilakukan, mengingat akibat pandemi yang terjadi, banyak pembangunan menggunakan anggaran DD di desa tertunda. “Akibat pandemi yang melanda, kita harus dituntut untuk lebih kreatif lagi dalam menggali potensi untuk meningkatkan APBDes, sehingga kalau anggaran DD tidak bisa digunakan untuk pembangunan kalian masih memiliki anggaran karena APBDes yang dimiliki sudah cukup untuk pembangunan,” pungkas bupati. (Red)