Kades Khepong Jaya Jalankan Aturan, Perangkat Desa Buat Surat Pengaduan

Pesawaran (HO) – Sebuah roda pemerintahan akan berjalan baik dan maksimal jika pemerintah desa saling bersinergi, namun niat baik dari Juyani selaku Kepala Desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran di tanggapi berbeda dari 10 orang perangkat desa setempat.

Kades Khepong Jaya Juyani mengatakan dirinya di wajibkan untuk menjalankan amanah sesuai peraturan perundang-undangan untuk melakukan  penjaringan ulang, baik roling jabatan sesuai skil masing-masing dan harus mengacu pada prosedur yang sudah di atur oleh undang-undang.

“Saya menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri kepada mereka barangkali ada yang mau mengundurkan diri, jika tidak mau, saya tidak pernah memaksa,” terangnya kepada Media Handalonline.com, Sabtu (26/2/2022).

Kades Juyani menjelaskan maksud dan tujuan dirinya memberikan surat tersebut mengingatkan masa jabatan mantan kades lama periode 2015-2021 sudah berakhir.

“Terkait SK perangkat desa, tidak tercantum dasar rekomendasi camat untuk pengangkatan aparatur desa, berarti selama ini SK Aparatur Desa Khepong Jaya, Mall Administrasi, karena kades yang lama mengangkat aparatur desa tidak berdasarkan peraturan,” terangnya.

Kades menegaskan dia menjalankan aturan, bukan memecat namun akan mengadakan penjaringan agar roda kepemerintahan Desa Khepong Jaya dapat berjalan dengan baik kondusif dan sejalan.

“Jadi saya tegaskan sekali lagi saya bukan memecat tapi akan mengadakan penjaringan agar roda kepemerintahan Desa Khepong Jaya di bawah kepemimpinan saya akan berjalan dengan baik kondusif dan sejalan,” katanya.

“Dan harus di ingat kita adalah pelayan masyarakat dan saya mendapat amanah terpilih menjadi kepala desa, di pilih dari masyarkat dan saya akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat saya,” tegas Juyani.

Menanggapi surat pengaduan dari aparatur Desa Khepong Jaya, Camat Padang Cermin Darlis,S.E, mengatakan terkait dengan surat pengaduan dari perangkat Desa Khepong Jaya dirinya akan mempelajari terlebih dahulu, karena perangkat desa yang buat surat pengaduan berharap dirinya segera menindaklanjuti.

“Saya juga akan menanyakan perihal kinerja aparatur desa di masa jabatan kades lama, karena masih adanya beberapa persoalan terkait pelaksanaan APBDes tahun 2021, khususnya bidang pembangunan,” katanya.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 10 aparatur Desa Khepong Jaya membuat surat pengaduan secara tertulis di tanda tangani di atas materai.

Bunyi surat pengaduan aparat Desa Khepong Jaya:

“Surat Pengaduan” Kami yang bertanda tangan di bawah ini perangkat desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, no- Nama – jabatan, 1.Ali Akbar (Sekdes) 2.Iskandar (Kaur Umum) 3.Deni Zulkarnain (Kaur Keuangan) 4.Budiani (Kaur Kesra) 5.Reza Pahlepi (Kasi perencanaan) 6.Herni Susanti (Kasi pelayanan) 7.Tabrani (Kadus Induk) 8.Rustam Suut (Kadus Gubuk Genteng) 9.Bunyamin (Kadus Kwini Balak) 10.Asnawi (Kadus Pedamaran)

Bahwa kami perangkat Desa Khepong Jaya merasa di rugikan adanya surat pengunduran diri/di paksa mengundurkan diri yang di berikan pada hari Kamis tanggal 17 Pebruari 2022, yang di berikan oleh Kepala Desa Khepong Jaya dalam hal ini saudara Juyani dan tanpa berkoordinasi dengan BPD Desa Khepong Jaya lebih dahulu.

Maka untuk ini kami melalui musyawarah dengan ini kami menguasakan kepada saudara “H.BATIN BAHRUL ALAM”

untuk proses penyelesaian dan pengaduan masalah tersebut secara penuh, demikian pernyataan ini kami buat untuk dapat di gunakan sebagai mana mustinya dengan daftar hadir terlampir.

Khepong Jaya 22 pebruari 2022 atas nama perangkat Desa Khepong Jaya “ALI AKBAR”

Penerima kuasa pengaduan ; “H.BATIN BAHRUL ALAM”

Tembusan : 1.Bupati Pesawaran 2.Kepala Inspektorat Kab.Pesawaran 3.Kepala Dinas PMD Kab Pesawaran.    (Indra Jaya)

Rangkul Generasi Muda, Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gelar Pengenalan Marinir

Lampung (HO) – Dalam rangka menambah wawasan kebangsaan dan rasa cinta Tanah Air kepada Generasi Muda Penerus Bangsa di wilayah Lampung, Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam, memperkenalkan tentang Satuan Marinir sebagai Alat Utama Sistem pertahanan khususnya di Provinsi Sumatra kepada SMA Negri 1 Trimurjo Lampung Tengah, bertempat Ruang Serba Guna Yonif 9 Mar/Beruang Hitam, Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran Lampung, Sabtu (26/2/2022). Kegiatan kunjungan ini diikuti oleh 164 siswa-siswi tujuan studiwisata mata pelajaran sejarah dan biologi dan beberapa guru pendamping. Adapun rangkaian kegiatan ini diawali dengan sambutan Kapten Marinir Shodikin mewakili Danyonif 9 Marinir Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M.Tr(Opsla)., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kompi Markas Yonif 9 Marinir. “Pengenalan tentang Marinir sangat perlu untuk kawula muda saat ini agar tumbuh jiwa dan semangat akan cinta tanah air dan element pertahanan negara, sehingga mereka dan memotivasi agar kelak mereka menjadi prajurit TNI khususnya Marinir di masa yang akan datang,” terang Kapten Marinir Shodikin. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Profil Jajaran Brigif 4 Marinir/BS dan Yonif 9 Marinir melalui pemutaran beberapa video dokumenter serta beberapa fasilitas di Ksatrian Beruang Hitam. (Red)

Kiprah Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Dalam Akselerasi Vaksinasi Lanjutan di Provinsi Lampung

Lampung (HO) – Aksi sigap para prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam dalam pelaksanaan akselerasi vaksinasi lanjutan Booster yang digelar DPD Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lampung bekerjasama dengan Polda Lampung, di halaman Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kedaton, Sabtu (26/2/2022). Melanjutkan Program Perioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam rangka percepatan vaksinasi Nasional. Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan pihaknya selalu siap berkolaborasi dengan semua element khususnya Forkopimda Lampung guna mendukung percepatan vaksinasi yang merata, Sehingga, masyarakat terbentuk immunity kelompok sehingga masyarakat tetap bisa sehat dan produktif dimasa pandemi untuk semua masyarakat Lampung. “Team Tonkes Batalyon, juga sudah kami proyeksikan sebagai tenaga bantu medis dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut dengan harapan, saat pandemi seperti sekarang ini TNI khusunya Korps Marinir yang berada di Jajaran Brigif 4 Mar/BS akan selalu hadir berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah Lampung di bidang sosial kemanusiaan, yang sebelumnya minggu lalu juga telah dilaksanakan bhakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Brigif 4 Marinir/BS,” terangnya. Selain itu, Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hari ini sudah ikut terlibat dalam menyukseskan vaksinasi ini yang tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker sehingga kegiatan ini berjalan dengan tertib dan kondusif. (Red)

Program Sembako Timbulkan Kerumunan di Kantor Pos, Berpotensi Jadi Ajang Pungli

Pesawaran (HO) – Pembagian bantuan program sembako yang diberikan secara langsung tunai oleh PT POS disinyalir akan menimbulkan banyak polemik, salah satunya berpotensi menimbulkan kerumunan yang akan menjadi cluster penyebaran Covid-19. Berdasarkan pantauan media ini, ratusan warga Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, antre di Kantor Pos kecamatan setempat yang berada di Desa Sukaraja. Salah satu warga Desa Cipadang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dia harus antre berjam-jam guna mengambil bantuan tunai senilai Rp600 ribu. “Kami harus antre karena memang pembagiannya hanya di satu lokasi, melalui kantor Pos Kecamatan Gedongtataan,” katanya. Selain berpotensi menimbulkan kerumunan, metode pembagian dana tunai itu juga dimungkinkan menjadi ajang pungli bagi oknum yang tidak bertanggung jawab sesuai dengan pantauan yang ada di lapangan. “Sebelumnya kan program ini memang untuk pembagian sembako bagi masyarakat yang masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat atau KPM dari kementerian sosial,” katanya. “Yang saya tanyakan, apakah ada aturan tentang pemberian sukarela, karena kami dapat surat dari aparatur desa untuk pengambilan ke kantor pos, dan pak RT bilang nanti kalau sudah dapat duitnya suruh ngasih sukarela, emang seperti itu apa,” sesalnya. saat dikonfirmasi, Kepala KCP PT POS Gedong Tataan berkilah bahwa penyaluran sudah sesuai prokes, wanita yang mengaku bernama Darti tersebut menuturkan meskipun berkerumun namun tetap berjarak, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Aman kok mas, kita sudah sesuai prokes, ada pihak Polsek dengan pol PP juga yang berjaga,” kilahnya. Hal ini tentunya sangat disayangkan apalagi Kecamatan Gedong Tataan masuk ke zona merah Covid-19 dan harus ada evaluasi terkait pembagian bansos ini. (Ran)

Srikandi Dermawan Peduli, Berikan Santunan Dua Warga

Pesawaran (HO) – Sebagai bentuk kepedulian antar sesama, Srikandi Dermawan memberikan santunan kepada dua warga masyarakat Kabupaten Pesawaran yang membutuhkan, Jumat (25/2/2022). Ketua Srikandi Dermawan Devi Rama menuturkan, bantuan diberikan langsung kepada Ratna Liyanti warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima yang mengidap penyakit kanker dan Sarinem warga Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan. “Dari awal dibentuknya Srikandi Dermawan kami concern dengan kegiatan sosial, Alhamdulillah atas bantuan pihak-pihak yang peduli bisa terkumpul donasi untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya saat memberikan bantuan di Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Ditambahkan Devi, rutinitas kegiatan sosial yang dilakukan sebelumnya adalah “Jum’at Berkah” dengan memberikan makanan kepada jama’ah shalat Jumat di beberapa masjid secara bergilir. “Untuk Jumat kali ini agak berbeda, kita berbagi kepada pasien yang membutuhkan bantuan mengingat urgensi dari dua warga ini, sebelumnya kita open donasi dan Alhamdulillah terkumpul untuk meringankan pasien,” tambahnya. “Untuk pak Sarinem kita juga sudah bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Pesawaran untuk pengadaan kursi roda dan sudah di pakai, sekarang bantuan berupa sejumlah uang guna membantu kebutuhan harian pak Sarinem yang memang tinggal sebatang kara,” timpalnya. Devi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi membantu sesama dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima. “Terutama untuk pembina Srikandi Dermawa Ibu Nanda Indira Dendi, Ketua BAZNAS Pesawaran pak Hamid dan semua pihak yang mau peduli atas giat sosial ini tak lupa seluruh keluarga besar Srikandi Dermawan,” pungkasnya. Terpisah, salah seorang warga Desa Kebagusan, Rusman yang hadir dalam pemberian bantuan mengungkapkan, apa yang dilakukan Srikandi Dermawan merupakan kegiatan positif dan patut mendapatkan apresiasi. Karena kata dia, di masa pandemi seperti sekarang banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan butuh bantuan seperti Sarinem. “Saya sebelumnya intens berkomunikasi dengan Ketua Srikandi Dermawan ibu Devi agar tetangga saya (Sarinem) dapat tersentuh bantuan, Alhamdulillah setelah kemarin dikirim kursi roda hari ini ada santunan untuk kebutuhan hariannya,” ungkap Rusman. “Terimakasih kepada Srikandi Dermawan, semoga dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat lewat kegiatan sosialnya,” tutup dia. (Randy)

Status PPKM Level III, Bupati Pesawaran Batasi Keramaian

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) secara virtual kepada tujuh kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, dengan meningkatnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kabupaten ke level III, pihaknya harus membatasi segala Kegiatan yang sifatnya mengumpulkan keramaian. “Beberapa waktu lalu kita sempat menggelar Musrenbang secara langsung, namun karena saat ini status PPKM kita masuk level III dan penyebaran kasus terkonfirmasi cukup tinggi, akhirnya kami memutuskan untuk menggelar Musrenbang ini secara virtual guna mengurangi resiko penyebaran virus covid-19,” ujarnya, Kamis (24/2/2022). Dirinya mengatakan, meskipun kegiatan Musrenbang pada hari ini digelar secara virtual, namun segala usulan usulan pembangunan diseluruh desa sudah ditampung dan akan dilakukan penilaian terlebih dahulu mana saja usulan yang masuk dalam skala prioritas pembangunan. “Covid-19 menjadi batu ganjalan yang sangat dirasakan oleh kami, bukan hanya pemkab saja tetapi juga, pemerintah provinsi bahkan sampai ke pusat khsususnya dalam segi keuangan. Makanya dalam segala usulan yang kami terima ini akan kami tinjau terlebih dahulu mana saja usulan yang masuk dalam skala prioritas,” kata bupati. Pada kesempatan ini juga Dendi, meminta seluruh desa yang terdapat di tujuh kecamatan yang mengikuti Musrenbang, agar dapat lebih giat menggali potensi sumber daya alam di wilayahnya, agar memiliki pendapatan yang bisa membantu pembangunan desa secara mandiri. “Kalau seluruh desa sudah memiliki potensi yang dapat menaikkan pendapatan desa, tentunya akan membantu pembangunan di desa itu sendiri, ketika adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait dengan penggunaan DD seperti tahun ini,” ucapnya. Dirinya mengatakan, kemandirian desa saat ini sudah harus mulai dilakukan, mengingat akibat pandemi yang terjadi, banyak pembangunan menggunakan anggaran DD di desa tertunda. “Akibat pandemi yang melanda, kita harus dituntut untuk lebih kreatif lagi dalam menggali potensi untuk meningkatkan APBDes, sehingga kalau anggaran DD tidak bisa digunakan untuk pembangunan kalian masih memiliki anggaran karena APBDes yang dimiliki sudah cukup untuk pembangunan,” pungkas bupati. (Red)

Bantu Penderita Kangker, Karang Taruna Pesawaran Galang Dana

Pesawaran (HO) – Karang Taruna Kabupeten Pesawaran galang dana dangan cara turun ke jalan guna mambantu Ratna Warga Desa Banjar Negeri yang menderita penyakit kangker. Ketua Karang Taruna Nurul Azmi, SE, menerangkan melalui program kegiatan Karang Taruna Peduli dimohonkan kepada Dermawan dan semua anggota Karang Taruna Kabupaten Pesawaran mari bahu membahu menggalang dana membantu meringankan biaya pengobatan saudara Ratna yang sedang mengalami musibah. Dia menjelaskan Ratna adalah salah satu warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit kangker yang dideritanya. “Dan sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan agar dapat membantu meringankan biaya pengobatan untuk kesembuhannya,” kata Azmi, Kamis (24/2/2022). Pengalangan dilakukan di bundaran tugu pengantin bersama anggota Karang Taruna Kabupaten Pesawaran dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (Red)

Kepala SDN 8 Padang Cermin Diduga Korupsi Dana BOS Hingga Ratusan Juta Rupiah

Dewan Guru, Wali murid Desak Kejari, Tipikor Polres Pesawaran Periksa Atri Mulyani

Pesawaran (HO) – Kepala SDN 8 Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Atri Mulyani, diduga dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2020 Sebesar Rp. 122.760.000, diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) hingga ratusan juta rupiah.

Diketahui dalam penggunaan Dana BOS Tahun 2020 Triwulan Ke-1, Sebesar Rp. 37.800.000 dengan rincian yang digunakan untuk, item pengembangan perpustakaan Rp. 7.380.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 3.770.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 7.998.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 7.560.000, langganan daya dan jasa Rp. 500.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 542.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.

“Kemana dana itu bang, kayak nya tidak ada yang di realisasikan kami di sekolah, karena kami sangat tau apa saja yang di realisasikan,” ungkap salah satu dewan guru, kepada media Handalonline.com, Rabu (23/2/2022).

Kemudian Dana BOS di Triwulan Ke-ll, Sebesar Rp. 50.400.000, dengan rincian yang digunakan untuk item  penerimaan Peserta Didik baru Rp. 1.125.000, pengembangan perpustakaan Rp. 18.780.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 2.220.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 1.845.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 6.970.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.160.000, langganan daya dan jasa Rp. 750.000 dan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 500.000 serta pembayaran honor 10.050.000.

Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan-lll, Sebesar Rp. 34.560.000 yang digunakan untuk item kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 1.970.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 3.844.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 8.236.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.660.000, langganan daya dan jasa Rp. 900.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 900.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.

Sementara itu salah satu murid Kelas IV dan  kelas V kemudian kelas lll menjelaskan di tahun 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada, karena saat itu kegiatan sekolah daring bahkan 2021 juga tidak ada Kemudian untuk buku di perpustakaan seperti nya tidak ada pembelian karena itu buku-buku yang ada adalah buku sudah lama semua.

“Kalau pun ada yang baru kami tidak pernah tau buku, nya ada atau tidak dan kami juga tidak pernah mendapat bantuan dari sekolah seperti sekolah-sekolah lain pak,” ujar mereka.

“Kami tidak pernah ada kegiatan ekstrakurikuler karena sekolah saat ini daring pak, begitu juga dengan buku yang ada, itu buku-buku lama semua pak dulu sebelum covid 19 untuk ekstrakurikuler ada kami sering bermain kasti,” tambahnya.

Terpisah salah satu wali murid yang nama nya minta di rahasiakan juga mengatakan terkait bantuan anak nya juga tidak ada dari sekolah, padahal anak nya layak untuk mendapatkan bantuan, selain itu banyak juga keluhan-keluhan dari Wali murid.

“Untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada itu karena anak saya tidak bersekolah sampai saat ini kegiatan ekstrakurikuler tidak ada Sedangkan ada anggaran nya ya bang itu lah yang terjadi di sekolah SDN 8 sudah menjadi rahasia umum,” ucapnya.

Begitu juga di sampaikan salah satu dewan guru yang nama sangat minta di rahasiakan karena takut timbul kesalahpahaman saat Media ini menanyakan beberapa, item Anggaran Dana bantuan operasional  tahun 2020 terkesan buang badan dan terburu-buru menjawab pertanyaan media ini.

“Maaf pak saya tidak berani jawab saya tidak tau dan saya takut kesalahan silahkan bapak jumpai saja langsung ibu Atri Mulyani selaku kepala sekolah,” katanya.

Saat media ini kembali menanyakan item untuk ekstrakurikuler, administrasi kegiatan sekolah dan pengembangan perpustakaan dia tetap takut menjawab.

“Sekali lagi saya mohon maaf, saya tidak bisa jawab dan saya takut kesalahan, kalau Untuk guru Honor di sekolah kita itu ada empat guru yang berstatus tenaga, honorer untuk gajih nya saya tidak tau dan saya tidak bisa jawab apa pertanyaan kalian terkait Dana BOS,” ucapnya.

Terpisah salah satu wali murid mengarahkan media ini untuk melihat meteran listrik, karena dia menduga ada kejanggalan.

“Bang coba tolong di lihat dan di cek untuk KWH meteran listrik di SDN 8, kayak nya itu tidak berfungsi secara normal pada umum nya sepertinya ada kejanggalan atau permainan pihak sekolah,” sebutnya.

Dia juga berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Pesawaran maupun Tindak Pidana Polres Pesawaran, jika ada indikasi penyimpangan dana BOS maupun anggaran sekolah lain nya, agar dapat melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan dan ditindak lanjuti sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Kami berharap kepada Aparat Penegak hukum Kabupaten Pesawaran untuk menindak lanjuti terkait apa yang terjadi di sekolah tempat anak-anak kami menimba ilmu , kalau ada penyimpangan dana sekolah agar dapat ditindaklanjuti dan menjadi evaluasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” harapnya.

Sementara itu Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin ketika akan di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan anggaran Dana BOS Tahun 2020 tidak berada di kantor. Dan saat di konfirmasi melalui telpon seluler dengan nomor 08127267**** tidak mengangkat dan saat di hubungi melalui via chat WhatsApp hanya di baca dan tidak membalas.   (Indra Jaya)

AKBP Pratomo Widodo Pimpin Langsung Penegakan Disiplin Prokes di Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dalam rangka penegakkan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) dan Antisipasi Terjadinya Lonjakan Kasus Covid-19 serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Kabupaten Pesawaran, Personil Polri dari Kesatuan Polres Pesawaran dan TNI Koramil Gedong Tataan laksanakan giat Operasi Yustisi serta Sosialisasi Prokes secara Mobiling di Wilayah Hukum Kabupaten Pesawaran, Selasa (22/02/22) Pukul 16.30 Wib. Diawali dengan Apel Kesiapan Pengamanan di Mapolres Pesawaran, dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,. S.Ik,. M.Si,. (Han) didampingi Kabag Ops Kompol Maryanto,. S.H,. M.H serta Kasi Propam Iptu Yurisman. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,. S.Ik,. M.Si, menjelaskan Ops Yustisi, gabungan TNI Polri dilakukan dalam rangka penegakan disiplin Prokes serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut cegah penyebaran Covid-19 dengan disiplin untuk tetap taat Prokes dalam setiap beraktifitas diluar rumah. “Giat Ops Yustisi kali ini dilakukan secara Mobiling menyasar tempat-tempat pusat keramaian masyarakat seperti Taman Andan Jejama Sidototo Desa Kebagusan serta menyasar pengguna jalan yang melintas di Simpang Pertigaan Tugu Pengantin Desa Gedong Tataan, hal tersebut dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang terkesan mengabaikan Prokes dengan tidak menggunakan Masker,” terang Kapolres. AKBP Pratomo Widodo melanjutkan, dalam pelaksanaan Ops Yustisi, personil gabungan TNI Polri juga lakukan himbauan kepada masyarakat tentang 5M Prokes, dihimbau agar masyarakat menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dalam setiap aktifitas serta untuk mencegah resiko penularan warga juga diarahkan agar menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas. “Kita tetap pada komitmen senantiasa siap mendukung penuh setiap langkah kebijakan Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, kami juga mengajak seluruh warga masyarakat bersatu-padu bersama Pemerintah untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini,” tegasnya. Kapolres menambahkan, Kegiatan Patroli Gabungan Ops Yustisi, selain menghimbau untuk taat Prokes juga memberikan teguran tertulis dan membagikan masker kepada masyarakat. “Kegiatan Patroli Gabungan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, diharapkan dengan Ops Yustisi tersebut dapat menghambat laju angka penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Pesawaran,” pungkas Kapolres. (Red)

Kadis Bersama Dua Pegawai Terpapar Covid-19, Dinkes Pesawaran Lakukan WFH 50%

Pesawaran (HO) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran, melakukan Work From Home (WFH) 50% hal ini dilakukan setelah Kadinkes dan dua pegawai Dinas setempat terpapar covid-19. Sekertaris Dinkes Pesawaran Andika membenarkan info terkait dengan Kadinkes yang terpapar covid-19, dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) karena tidak mengalami gejala yang berat. “Iya senin kemarin beliau masih masuk ke kantor, karena merasa tidak enak badan, akhirnya beliau melakukan antigen dan hasilnya reaktif,” ujarnya. Rabu (23/2/2022). Setelah itu, lanjutnya, pihak Dinkes langsung melakukan tracing terhadap pegawai yang melakukan kontak erat dengan Kadinkes. “Dari 12 pegawai yang kita lakukan tes antigen, terdapat dua pegawai yang dinyatakan reaktif, dan saat ini juga sedang melakukan isolasi mandiri, karena tidak mengalami gejala,” ujar dia. Dirinya juga mengatakan, meskipun saat ini pihaknya tengah melaksanakan WFH 50%, namun penerapan protokol kesehatan di kantor tersebut semakin di perketat, hal ini guna mencegah terjadinya penyebaran virus khususnya di Dinas Kesehatan. “Kalau beliau (Kadinkes) belum diketahui dari mana terpaparnya, yang jelas kami disini memperketat prokes, karena saat ini kasus terkonfirmasi sedang tinggi-tingginya,” kata dia. “Saat ini, untuk mencegah penyebaran dari virus covid-19 kita hanya bisa menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, serta mengikuti vaksinasi untuk mengurangi efek yang ditimbulkan apabila terpapar covid-19,” pungkasnya. (Red)