Peringati Isra’ Mi’ra, Bupati Pesawaran Lounching 57.200 Paket Bapa Siji

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran lounching 57.200 Paket Bantuan Pangan Siap Siji (Bapa Siji), 23 Bedah Rumah Sehat (Berkat), 8 Bedah Rumah (Benar), 3200 paket Beras Sedekah (Berkah) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat di Aula Djunjungan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan, Senin (14/3/2022). Kegiatan tersebut juga dilangsungkan sekaligus memperingati Isra’ Mi’raj 1443Hijriyah/2022 Masehi dengan tema ‘Kita aktualisasikan nilai nilai Isra’ Mi’raj dalam kehidupan ibadah dan bermasyarakat ditengah pandemi covid-19. Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Kapolres Pesawaran yang diwakili jajaran, Kajari Pesawaran yang diwakilkan, Danbrigif 3 Mar/BS Lampung yang diwakili Danyon 7 Inf Mar Letkol Bondan, Kakan Kemenag, Rektor ISTIDLA, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain, Ketua MUI Kabupaten Pesawaran Endang Khaidir, Camat se-Kabupaten Pesawaran dan seluruh perwakilan mustakhiq. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh bantuan yang akan diserahkan tersebut senilai Rp2.194.000.000, – (Dua Milyar Seratus Sembilan Puluh Empat Juta Rupiah). “Untuk tahun 2022 BAZNAS Kabupaten Pesawaran menargetkan Zakat Infak Sedekah (ZIS) sebanyak enam milyar rupiah semoga dengan doa dan dukungan khususnya dari Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, target iki tercapai 100 persen,” kata dia. BAZNAS Kabupaten Pesawaran mencatat tiga besar ZIS diterima dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yakni dari Dinas Pendidikan masih yang sebagai donatur tetap dan kontribusinya cukup besar, lalu Dinas PMD melalui perangkat desanya dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran. “Alhamdulillah, BAZNAS Pesawaran telah diaudit melalui aplikasi SIMBA pada 8 Februari 2022 lalu oleh auditor independen dan hasilnya memperoleh Wajar dalam semua tanpa pengecualian atau biasa disebut Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan Wajar Sesuai Syariah,” tutur dia. Menanggapinya, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan bahwa BAZNAS Kabupaten Pesawaran merupakan yang terbaik se-Provinsi Lampung. “Sesuai instruksi Gubernur Lampung, nanti akan segera dibentuk kampung BAZNAS. Nah, BAZNAS Kabupaten Pesawaran ini yang terbaik se Lampung dan ini untuk yang kedua kalinya saya sampaikan,” kata dia. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga mengapresiasi kinerja BAZNAS yang telah fokus dan terus meningkatkan pengumpulan zakat infak dan sedekah di Bumi Andan Jejama. “Di BAZNAS lengkap,di audit oleh auditor independen, oleh Kanwil Depag Provinsi Lampung, oleh Akuntan Publik yang independen. Alhamdulillah tiga tahun terakhir secara berturut turut memperoleh WTP. Ya predikat terbaik se-Lampung, karenanya tidak perlu lagi khawatir ketika memberikan sedekah infak dan zakat di BAZNAS,” kata dia. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana pendistribusian yang dikembalikan kepada para penerima atau mustakhiq yang telah diverifikasi sebelumnya. “Mudah mudahan nanti dari anggota Brigif 3 Marinir mau mengeluarkan infak zakat dan sedekah melalui BAZNAS kita, siapa tau? Kan nanti juga dikembalikan kepada mereka lagi, siapa tau ada prajuritnya yang mengalami musibah, kan bisa juga,” ujar dia. Kegiatan tersebut dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 secara ketat, diantaranya mengenakan masker, cuci tangan dan pemeriksaan suhu badan serta duduk yang berjarak dengan kapasitas terbatas. (Red)

Operasi Migor Karang Anyar, Dipantau Langsung Dendi Ramadhona

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, memantau secara langsung pelaksanaan operasi pasar minyak goreng yang digelar di Desa Karang Anyar Kecamatan Gedongtataan. Bupati mengatakan, dirinya turun langsung guna melihat mekanisme pembagian minyak goreng ini kepada masyarakat, hal ini bertujuan guna mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat yang berlebih. “Iya kita ketahui saat ini, pandemi masih terjadi maka dari itu saya ingin memastikan apakah kegiatan OP minyak goreng ini terjadi kerumunan atau tidak. Kalau ada kerumunan tentu akan kita evaluasi kembali mekanisme pelaksanaan OP minyak ini kedepannya,” ujarnya. Senin (14/3//2022). Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya menggunakan mekanisme pembagian secara perdesa, yang mana minyak goreng di distribusikan ke desa-desa, yang nantinya akan dibagi perdusun dan sampai ke masyarakat. “Cara itu masih sangat efektif dalam mengurangi kerumunan, kalau kita fokuskan di satu titik, tentunya ini akan menjadi kerumunan yang berpotensi menjadi klaster dalam penyebaran covid-19,” ujar dia. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pesawaran Sam Herman mengatakan, pada operasi pasar minyak goreng tersebut, Pemerintah Daerah Pesawaran bekerja sama dengan PT. Domus, mendistribusikan sekitar 4800 liter minyak goreng yang diperuntukan bagi masyarakat. “Kita ketahui saat ini, kelangkaan minyak goreng di lapangan masih terjadi, kadang ada kadang tidak, maka dari itu kami disini menggelar OP minyak goreng guna membantu mencukupi kebutuhan masyarakat pada minyak goreng,” kata dia. Selain itu, lanjutnya, pemerintah Kabupaten Pesawaran juga telah meminta data kebutuhan minyak goreng kepada setiap desa untuk UMKM di desanya masing-masing, yang mana dalam Kabupaten Pesawaran terdapat sekitar 2085 UKM yang beroperasi menggunakan minyak goreng. “Dalam waktu dekat ini kita akan diturunkan minyak curah di Desa Karang Anyar, mekanisme pendistribusian minyak curah ini nantinya, direncanakan akan mendatangi titik titik atau pusat UMKM di kabupaten setempat, dengan harga satu liter minyak goreng curah dibandrol dengan Rp11.500,” katanya. (Red)

Tingkatkan Kesejahteraan, Bupati Pesawaran Resmikan Lahan Agrowisata Herbal Kesuma Bangsa

Pesawaran (HO) – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar baik dalam segi pengetahuan tentang manfaat tanaman herbal maupun dalam segi perekonomian, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meresmikan lahan agrowisata herbal Kesuma Bangsa milik Yayasan Kesuma Bangsa di Desa Pujo Rahayu Kecamatan Negeri Katon.

Dendi mengatakan, dirinya bersyukur dengan adanya lahan agrowisata herbal yang baru diresmikan pada hari ini, dengan harapan adanya lahan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar baik dalam segi pengetahuan tentang manfaat tanaman herbal maupun dalam segi perekonomian.

“Tujuan awal tempat ini adalah untuk edukasi terkait pendidikan dan sebagai lahan riset, namun saya menginginkan, masyarakat saya bisa paham juga dengan tumbuhan herbal, karena banyak manfaat yang bisa dihasilkan oleh tanaman herbal, baik itu untuk kesehatan maupun dalam segi ekonomi apabila bisa di kelola dengan baik dan benar,” ujarnya. Senin (14//3/2022).

Dirinya sangat mendukung dengan adanya lahan ini, karena tanah di Lampung ini mampu mendukung semua tanaman yang memiliki karakter sendiri-sendiri, bukan hanya tanaman pangan saja, tetapi pihaknya juga mendukung tanaman herbal yang saat ini pemasaran mulai berkembang lagi di Provinsi Lampung.

“Selama ini, masyarakat kita banyak yang meragukan dengan manfaat tanaman herbal dan juga masih kebingungan dengan penjualan obat herbal ini. Maka dari itu dengan adanya lahan agrowisata tanaman herbal ini kedepannya dapat di buka untuk umum, dan menjadi kawasan wisata untuk edukasi, kita berusaha sejak sedini mungkin anak-anak kita dapat mengetahui tanaman herbal,” terang bupati.

“Desa Pujo Rahayu ini juga memang masuk dalam desa yang bergerak dalam agrowisata, dan kalau bisa tanaman herbal ini jangan sampai di lahan ini saja, tetapi juga bisa sampai ke rumah-rumah warga terutama bagi masyarakat sekitar sini dahulu,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kesuma Bangsa, Pamuji mengatakan, lahan tanaman herbal ini seluas 12 hektare yang sebelumnya terdapat tanaman karet.

“Tetapi karena kita bergerak dalam dunia pendidikan yang mana SMK Farmasi, pada tahun 2016 kita rubah lahan ini untuk mendidik karakter mahasiswa dan para siswa yang ada di bawah Yayasan kami, dengan kegiatan pelatihan pendidikan dasar, mengenal lingkungan, peduli kepada masyarakat, dan mulai dari penelitian pengkajian guna menghasilkan produk yang bermanfaat dalam bidang kesehatan,” katanya.

Dirinya mengatakan, pada masa pandemi saat ini, pihaknya telah menghasilkan beberapa produk kesehatan yang berbahan baku dari tanaman herbal.

“Ada satu produk dari kita, yaitu handsanitaizer dengan perpaduan lidah buaya, karena menurut riset kalau handsanitaizer menggunakan alkohol saja, itu dapat membuat tangan kita menjadi kering dan kasar, dari riset tersebutlah akhirnya kami menciptakan handsanitaizer dengan lidah buaya,” ujarnya.

Sedangkan Kintoko pakar herbal yang hadir pada acara tersebut mengatakan, tanaman herbal memiliki banyak manfaat yang bisa diperoleh oleh masyarakat, baik dari segi kesehatan, kecantikan bahkan mampu meningkatkan perekonomian.

“Banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh dari tanaman herbal ini, selain itu ada beberapa jenis tanaman herbal yang dijual dengan harga tinggi, tentunya kalau ini bisa dikembangkan di Pesawaran mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kita,” kata dia.

“Dengan letak geografis yang dimiliki Kabupaten Pesawaran dan jenis tanah yang kita miliki, saya rasa banyak jenis tanaman herbal yang bisa dikembangkan disini, maka dari itu perlu adanya dukungan dari pemerintah daerah agar tanaman herbal ini dapat kembali buming di tengah masyarakat,” katanya. (Red)

Basarnas Provinsi Lampung, Gelar Pelatihan Tenis Pertolongan di Permukaan Air

Lampung (HO) – Kantor Bidang Pencarian dan Pertolongan, search and rescue (SAR), atau Basarnas Provinsi Lampung, mengadakan pelatihan teknis pertolongan di permukaan air pada tanggal 14 Maret sampai dengan 19 Maret 2022, yang bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut. Kepala Kantor pencarian dan pertolongan Lampung Jumaril,SE mengatakan, Pelatihan ini untuk melatih keterampilan para anggota Basarnas yang ada di lampung. Guna lebih memahami dalam memberikan pertolongan di permukaan air. “Pelatihan ini di gelar guna mengetahui teknis Pertolongan di permukaan air dan mengetahui alat alat yang di gunakan dan metode pertolongan,” kata Kepala Kantor pencarian dan pertolongan Lampung Jumaril,S.E Gedung Balai Besar Perikanan Budidaya Laut, Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Senin (14/3/2022). Dirinya juga menjelaskan pelatihan ini akan di laksanakan selam 6 hari dari tanggal 14 sampai 19 maret 22 yang di pusatkan di Gedung Balai Besar Perikanan Budidaya Laut, Desa Hanura. “Untuk peserta sendiri ada 50 orang 21 orang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kota Bandar Lampung 20 perseta HSNI Kabupaten Pesawaran dan 9 orang dari Balai Besar Perikanan Budidaya Laut,” jelasnya. Sementara itu Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona yang di wakilkan Sekretaris Daerah Drs, Syukur, mengungkapkan, Bencana peristiwa yang di sebabkan faktor alam sehingga mengancam keselamatan manusia karena Kabupaten Pesawaran mempunyai potensi bencana yang tinggi. “Karena itu perlu orang-orang yang cakap, dan perlu peningkatan Sumber Daya Manusia, melalui pelatihan ini saya berharap peserta mempunya kemampuan dan skill dalam memberikan pertolongan,” ujar Syukur mewakili Bupati Pesawaran. Ditempat yang sama Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Drs,.Muchamd Hernanto,.M.M, menjelaskan kegiatan pelatihan ini sangatlah penting bagi para peserta. Karena HSNI adalah ujung tombak karena mereka memberikan pertolongan pertama. “Karena sebelum ke kami mereka dulu yang memberikan pertolongan dan melakukan penyelamatan pertama, Jadi pelatihan ini sangat penting sekali,” pungkasnya. (Red)

Koramil 421-02 Gedong Tataan Gelar Sosialisasi Desa Pancasila di Poncokresno

Pesawaran (HO) – Guna menegakkan nilai-nilai pancasila sebagai pedoman rakyat indonesia, Koramil 421-02 Gedong Tataan Gelar Sosialisasi Desa Pancasila di Balai Desa Poncokresno Kecamatan Negeri Katon  Kabupaten Pesawaran.

Kepala Desa Poncokresno Mujahidin Menjelaskan di pilih nya Desa Poncokresno sebagai desa pancasila mengingat desa nya banyak suku dan agama namun hidup berdampingan serta menjalin tali persaudaraan yang sangat kuat.

“Harapan saya yang pertama bisa menghayati makna dari Pancasila itu sendiri, yang kedua menambah kerukunan antar umat beragama karena kebetulan di desa kita berbagai macam-macam agama hidup berdampingan, jadi Alhamdulillah tercipta kerukunan,” terangnya, kepada Handalonline.com Sabtu (12/3/2022).

Kepala Desa Poncokresno Mujahidin

Kemudian katanya, terkait pembangunan serta sumber daya manusia disegala bidang tujuan nya, disamping maju pembangunannya juga maju sumber daya manusia nya sebetulnya ingin merubah menset daripada warga tersebut bukan hanya bersifat buruh tapi bersifat usaha.

“Dan Sebenarnya saya berharap sekali dengan dinas-dinas terkait terutama yang tidak bisa didanai oleh dana desa itu dinas terkait untuk  bisa terpanggil untuk membangun di desa kami,” ucapnya.

“Sebetulnya bukan hanya talud dan sebagainya yaitu Siring tersier disamping itu juga berharap semua bangunan akan tepat guna karena ada bangunan yang tidak tepat guna artinya malah merusak lingkungan mudah-mudahan dengan perencanaan yang baik itu semua bangunan dari dinas yang terbaik itu bisa tepat guna,” pungkasnya.  (Indra Jaya)

Mantan Danyonsis-1 Mensis Secapa-AD, Letkol Inf Fajar Akhirudin Jabat Dandim 0421/LS

Pesawaran (HO) – Mantan Danyonsis-1 Mensis Secapa-AD, Letkol Inf Fajar Akhirudin kini menjabat Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan (Dandim 0421/LS) yang sebelum nya dijabat oleh Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho, dalam serah terima jabatan tersebut dihadiri juga Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, di aula Parikesit kodim setempat, Jumat (11/3/2022). Dalam sambutan nya, Dandim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin memperkenalkan diri, berasal dari Bandung. terakhir menjabat sebagai Mantan Danyonsis-1 Mensis Secapa-AD, dan sekarang dipercaya menjabat sebagai Dandim 0421/Lampung Selatan-Pesawaran. “Saya harap kedepan bisa menjalin kerjasama yang baik dalam mewujudkan keamanan dan kemajuan di Kabupaten Lamsel dan Kabupaten Pesawaran,” terangnya. Dirinya beserta seluruh jajaran yang hadir bisa memberikan bimbingan serta koordinasi yang baik, karena kali ini merupakan awal bagi nya untuk memimpin kesatuan teritorial, dan dia berharap Pemkab bisa memberdayakan untuk turut serta mewujudkan Lamsel dan Pesawaran yang lebih maju. “Ini merupakan jabatan pertama kali saya sebagai Dandim, sehingga masih perlu banyak belajar, mohon dukungannya kepada pemkab Lamsel dan Pemkab Pesawaran,” tuturnya. Sementara itu Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho mengucapkan, terima kasih atas dedikasi, kerjasama, sinergitas selama ini sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik, dia juga mengucapkan permintaan maaf jika selama bertugas ada tindakan yang kurang berkenan sebagai manusia biasa tentu di dalam memimpin tidak luput dari kesalahan dan kehilafan, baik disengaja maupun tidak disengaja. “Tetap Semangat untuk rekan rekan Kodim 0421/LS agar selalu tetap solid dan sinergritas dalam memanuver wilayah Teritorial yang kita jaga ini, agar selalu tetap aman dan kondusif,” ucapnya. Begitu juga Bupati pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas ditempat baru Dandim 0421 Lampung Selatan/Pesawaran Letkol Inf Fajar Akhirudin. “Pada kesempatan ini pula saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyampaikan kesan mendalam, penghargaan, apresiasi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho S. Sos., M.Tr. (Han),” ujarnya. Karena kata Bupati, selama ini telah memberikan sumbangsih, dedikasi dan pengabdiannya bagi kemajuan wilayah Kabupaten Pesawaran terutama dalam aspek pemeliharaan kondisi teritorial wilayah yang senantiasa aman dan berjalan secara kondusif. “Kami berharap dengan kepindahan Bapak Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho S. Sos., M.Tr. (Han). ketempat tugas yang baru, hubungan kemitraan dan silaturahim kita yang selama ini sudah berjalan dan terjalin dengan baik, akan tetap selalu terpelihara dan terlaksana secara berkesinambungan,” tutupnya. (Red)

Jumat Sehat, Dankomar Pimpin Olahraga Bersama Marinir Wilayah Lampung

Lampung (HO) – Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto dan Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Wid Widodo Dwi Purwanto melaksanakan Olahraga pagi bersama Prajurit Brigif 4 Marinir/BS wilayah Lampung, Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai dan ibu-ibu Jalasenastri di Helly Pad dermaga Caligi Mako Lanal Lampung Jl. Raya Teluk Ratai Kec. Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Jumat (11/3/2022). Kegiatan Olahraga pagi diawali dengan senam peregangan dilanjutkan senam SKJ 88, jalan sehat dan diakhiri dengan senam pendinginan dilanjutkan dengan ramah tamah. Disela sela kegiatan tersebut, Komandan Korps Marinir didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir dan Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto berserta ketua cabang 7 Jalasenastri PG Kormar Ny. Neneng Harry Indarto mengenalkan sekaligus mengajarkan senam Lien Ting kung. Senam tersebut sengaja di kenalkan guna meningkatkan kesehatan yang praktis dan bisa dilakukan oleh semua kalangan. Dankormar mengatakan senam Lin tieng kung pertama kali dibentuk oleh WNI asal Cina yang lahir di Bali. “Ini sudah saya terapkan di Satker-satker yang pernah saya kunjungi, Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat untuk kita semuanya,” terangnya. Hadir dalam olahraga bersama tersebut Para Perwira Staf Brigif 4 Marinir/BS, Danyonif 7 Marinir Letkol Marinir Mario Steven, Danyonif 9 Marinir Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, Danpuslatpurmar 8 Teluk Ratai Mayor Mar Pisky Ade Putra serta ibu-ibu Jalasenastri. (Rls/Red)

Kajari Pesawaran: Perkara Pengeroyokan, HN dan HT Telah Ditahan, Berkas Dinyatakan Lengkap

Pesawaran (HO) – Perkara dugaan pengeroyokan dengan tersangka HN dan HT yang dilaporkan Rodiansyah telah dilimpahkan kepada penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran pada Kamis (10/03/2022) kemarin. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pesawaran Lampung, Diana Wahyu Widiyanti mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan perkara tersebut setelah dinyatakan lengkap berkasnya. “Ya, perkara dugaan pengeroyokan dengan dua tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan dan diterima penyidik untuk dilakukan proses hukum selanjutnya, ” kata dia, Jum’at (11/03/2022). Kajari menerangkan, kepada kedua tersangka tersebut juga telah dilakukan penahanan guna mempermudah pemeriksaan oleh penyidik dalam melengkapi pemberkasan berikutnya. “Pelimpahan Kamis (10/03/2022) kemarin, ya sudah kita tahan, untuk ikuti proses hukum selanjutnya,” terang dia. Untuk diketahui, perkara tersebut ditangani penyidik Satreskrim Polres Pesawaran berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP/B/662/IX/2021/ POLRES PESAWARAN/ POLDA LAMPUNG. Tanggal 20 September 2021, Pelapor a.n. RODIAN SYAH Bin NAHRAWI. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan pemeriksaan pada kasus tersebut dengan menetapkan HT dan HN sebagai tersangkanya. “Kedua tersangka telah dilakukan pemeriksaan dan sangat kooperatif sehingga tidak harus dilakukan penahanan. Ya berkas P21 ditanggal 7 dan kemarin (10/03/2022) pelimpahan atau tahap II yakni tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada penyidik kejaksaan kemarin,” kata dia. Kedua tersangka tersebut dikenakan Pasal 170 KUHPidana sesuai dengan laporan Polisi Nomor: LP/B/662/IX/2021/ POLRES PESAWARAN/ POLDA LAMPUNG. Tanggal 20 September 2021, Pelapor a.n. RODIAN SYAH Bin NAHRAWI. Dalam Pasal 21 ayat (1) KUHAP tersangka atau terdakwa dapat ditahan bilamana penyidik dan/atau penuntut dan/atau hakim menemukan bukti yang cukup. Bukti yang cukup menurut pasal 183 KUHAP mengatur tentang adanya dua (2) alat bukti yang ditemukan. “Pertimbangan dalam pasal 21 KUHP itu tidak melarikan diri. Tidak akan menghilangkan Barang Bukti. Tidak akan mengulangi perbuatan nya dan koperatif,” tutur dia. Sebagai pertimbangan, termaktub dalam Pasal 21 KUHPidana diantaranya adalah : Perintah penahanan atau penahanan lanjutan dilakukan terhadap seorang tersangka atau terdakwa yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup, dalam hal adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. Penahanan atau penahanan lanjutan dilakukan oleh penyidik atau penuntut umum terhadap tersangka atau terdakwa dengan memberikan surat perintah penahanan atau penetapan hakim yang mencatumkan identitas tersangka atau terdakwa dan menyebutkan alasan penahanan serta uraian singkat perkara kejahatan yang dipersangkakan atau didakwakan serta tempat ia ditahan. Tembusan surat perintah penahanan atau penahanan lanjutan atau penetapan hakim sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) harus diberikan kepada keluarganya. Penahanan tersebut hanya dapat dikenakan terhadap tersangka atau terdakwa yang melakukan tindak pidana dan atau percobaan maupun pemberian bantuan dalam tindak pidana tersebut dalam hal : tindak pidana itu diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih; tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 282 ayat (3),Pasal 296, Pasal 335 ayat (1), Pasal 351 ayat (1), Pasal 353 ayat (1), Pasal 372, Pasal 378, Pasal 379 a, Pasal 453, Pasal 454, Pasal 455, Pasal 459, Pasal 480 dan Pasal 506 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, Pasal 25 dan Pasal 26 Rechtenordonnantie (pelanggaran terhadap Ordonansi Bea dan Cukai, terakhir diubah dengan Staatsblad Tahun 1931 Nomor 471), Pasal 1, Pasal 2 dan Pasal 4 Undang-undang Tindak Pidana Imigrasi (Undang-undang Nomor 8 Drt. Tahun 1955, Lembaran Negara Tahun 1955 Nomor 8), Pasal 36 ayat (7), Pasal 41, Pasal 42, Pasal 43, Pasal 47 dan Pasal 48 Undangundang Nomor 9 Tahun 1976 tentang Narkotika (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 37, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3086). (Red)

Warga Keluhkan Kinerja Kades Poncokresno, Mujahidin Diduga Korupsi DD

Ratusan Masyarakat Poncokresno Bergejolak Pertanyakan Dana Desa

Pesawaran (HO) – Ratusan masyarakat Desa Poncokresno Kecamatan Negeri katon Kabupaten Pesawaran mendesak Aparat Penegak Hukum untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kades Mujahidin yang diduga simpangkan Anggaran Dana Desa Tahun 2018-2019-2020 dan 2021 hingga ratusan juta rupiah.

Salah satu warga Dusun Wonosari HN (55) mengatakan Kades Mujahidin sejak awal dan sudah hampir sebelas tahun menjabat banyak sekali dugaan penyimpangan, dalam melaksanakan pembangunan di Desa Poncokresno.

“Saat ini bukan lagi menjadi rahasia umum kami sangat yakin banyak terjadi penyimpangan anggaran dan tidak transparan dalam penggunaan Dana Desa serta tidak melibatkan masyarakat dalam pembangunan,” ungkap HN kepada Handalonline.com, Rabu (9/3/2022).

Dia juga berharap kepada Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona agar dapat melihat langsung pembangunan di Desa Poncokresno, karena dalam realisasi Dana Desa tidak sesuai dengan harapan masyarakat, baik dari pembangunan pisik maupun nonfisik.

“Bapak Bupati yang kami hormati Bapak Dendi Ramadhona, jika bapak turun kebawah tolong lihat desa kami, karena banyak realita Dana Desa tidak sesuai dengan anggaran yang ada, baik jalan maupun BUMDes,” ungkapnya.

Jika katanya, aparat penegak hukum akan melakukan turun pihaknya bersedia memberikan keterangan maupun melaporkan kepada Inspektorat, Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran turun untuk membantu mengungkap penyimpangan Dana Desa tahun 2018-2019-2020 dan tahun 2021.

Di ketahui untuk anggaran Tahun 2018 Desa Poncokresno menganggarkan Pembangunan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp 191.176.000, kemudian kembali menganggarkan pembangunan pengerasan jalan Lingkungan Gang Rp. 554.867.000, Ada, juga penyertaan BUMDes Rp. 150.000.000 kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 150.000.000.

“Dulu pernah ada anggaran BUMDes digunakan untuk pembangunan kolam renang namun sekarang sudah tidak jelas dan tidak berjalan serta tidak dapat di gunakan untuk masyarkat saat ini sudah tidak berjalan lagi,” ucap warga Dusun Wonosari AW (32).

AW menambahkan terkait pembangunan jalan di Desa Poncokresno banyak yang mereka mempertanyakan kemana sisa Anggaran sebesar itu, belum lagi untuk karang Karang Taruna  Kepemudaan Klub Olah raga Rp.150.000.000.

“Itu ada mas lapangan di Dusun Talang baru namun bisa kita cek masa iya bisa menghabiskan anggaran begitu besar,” ujarnya.

Diketahui pada tahun 2019 ada anggaran untuk pembangunan Gorong-Gorong Drainase, Rp. 204.650.000, Pembinaan PKK Rp. 7.000.000, namun kembali ada anggaran Pembinaan PKK Rp. 7.000.000, kemudian Pembangunan Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong Rp. 354.290.000, Ada, juga Pembangunan Peningkatan Sarana Prasarana Perpustakaan Taman Bacaan Desa Sanggar Belajar Milik Desa Rp. 204.530.000.

Begitu juga yang disampaikan Warga Dusun Srinusa Bangsa, SP (45) mengatakan dirinya selaku masyarakat menilai pengerjaan pembangunan dana desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021, banyak anggaran di manipulasi contoh nya tahun 2019 Jenis kegiatan Pembangunan Tembok penahan Tanah ( TPT ) Volume 155 M Lokasi  Dusun Wonosari 1, dia menduga banyak terjadi indikasi korupsi.

Kemudian pada tahun 2020 Jenis Kegiatan Pembangunan Tembok penahan tanah ( TPT ) Volume  74 M X 0,25 M X 0,50 M. Lokasi Dusun Trikora. Kemudian Tahun 2020 Jenis kegiatan  ONDERLAGH dengan Volume  100 M X 3 M, Lokasi  Dusun Wonosari satu Dusun enam.

Selanjutnya di tahun 2021 Lokasi kegiatan  Wonosari satu Jenis Kegiatan UNDERLAGH Volume  520 M X 3 M Jumlah rincian  Rp 107.055.000 kemudian Tahun 2021 Jenis Kegiatan Talud Penahan Tanah (TPT) Volume 85 M X 0,80 M. Wonosari dua Dusun lima kemudian Tahun 2021 Lokasi Kegiatan  Wonosari dua Jenis Kegiatan Tembok Penahan Tanah ( TPT ) Volume 85 M X 0,80 M. Jumlah Anggaran Rp 17.925.000, Kemudian Tahun 2021 Jenis Kegiatan Drainase Lokasi  Wonosari satu, Volume  45 M X 0,6 M Jumlah Anggaran Rp 16.490.000.

“Itu item-item tersebut harus di Audit kembali karena kami yakin di situ banyak sekali penyimpangan atau di manipulasi ini lah yang terjadi di desa kami bagai mana desa kami mau maju kalau terus menerus di akali terus oleh pemerintah desa,” sebutnya.

Selanjutnya, di tahun 2020 Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp. 12.770.000 kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 11.500.000 kemudian Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa Permukiman Penampungan, Bank Sampah Rp. 17.500.000.

Ada juga Pembangunan Peningkatan Sanitasi Permukiman Gorong-gorong, Selokan, Parit Rp. 28.000.000 kemudian Pembangunan Peningkatan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 61.185.000 kemudian Pembangunan (Gorong-gorong, Drainase, Rp. 15.125.000.

Kemudian kembali Pembangunan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 61.185.000 kemudian pembangunan Gorong-Gorong Drainase Rp. 29.535.000 kemudian Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat Kebudayaan, dan Keagamaan perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan, tingkat Desa Rp. 15.295.000.

Ada, juga anggaran untuk Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp. 10.498.000 Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 11.500.000 kemudian Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Rp. 7.930.000 kemudian Penanggulangan Bencana Rp. 50.000.000.

Begitu juga di tahun 2021 kembali Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp. 6.300.000 kemudian Rehabilitasi Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp. 6.400.000 kemudian Penyertaan Modal Bumdes Rp. 50.000.000.

Ada juga, Pembangunan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp 58.440.000, Pembinaan PKK Rp. 10.000.000 kemudian Ada, lagi Penyertaan Modal Bumdes Rp. 50.000.000, kemudian Ada lagi Peningkatan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 58.440.000.

Selanjutnya pembangunan Gorong-gorong Drainase, Rp. 17.925.000, Pembangunan Sanitasi Permukiman  Gorong-gorong, Parit,Rp. 14.000.000, Kemudian Ada lagi penyertaan modal Bumdes Rp. 50.000.000.

Terpisah Warga Dusun Trikora AM (28) mengeluhkan untuk Bumdes Pembangunan nya saja belum selesai sedangkan anggaran nya yang di kucurkan pemerintah pusat sudah jelas, itu ada bangunan Pertades nama Bumdes nya itu Panca jasa tapi sampai saat Bumdes tersebut tidak berjalan terkesan buang-buang Anggaran saja.

“Kami semakin yakin ada penyimpangan yang di lakukan kepala desa dan kami berharap Aparat penegak Hukum yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk segera memeriksa apa yang terjadi di desa kami,” pintanya.

Hal yang sama juga di ungkapkan warga Dusun Wonosari dua, RH (50), mengungkapkan diri nya sangat tidak puas atas kinerja Kades Poncokresno Mujahidin serta perangkat desa yang di nilai tidak menampung aspirasi masyarakat.

“Di Dusun Wonosari dua itu ada pembangunan tembok penahan tanah namun yang di bangun kan itu hanya sebelah sedangkan itu sudah pernah terjadi jebol akibat di terjang banjir saat hujan dan berdampak pada kami selaku masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil bertani, karena kerap kali gagal panen,” ucapnya.

Jadi tambahnya, dirinya mewakili dan atas nama warga masyarakat Desa Poncokresno meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan dan penyimpangan Dana Desa yang di lakukan Bapak Kepala Desa Mujahidin.

“Jadi sekali lagi saya berharap untuk aparat penegak hukum agar turun ke bawah dan melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan, bila nanti terbukti ada penyimpangan anggaran, agar dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, supaya ada efek jera,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Poncokresno Mujahidin saat ingin di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan Dana Desa tidak berada di kantor dan saat di hubungi melalui sambungan telpon seluler dia mengatakan anggaran Bumdes di tahun 2018 dan 2019 berfokus pada kolam renang, untuk pembuatan pagar dan sebagainya.

“Sedangkan untuk pembuatan Pertades pada tahun 2021 memang belum berjalan Tapi sehubungan dengan biaya kita perlu investor lain karena kan kita modalnya sudah banyak, dan pada waktu rapat ada investor, Saya tanya karena kendala perijinanan nya lama sehingga investor menjadi pesimis, nah saat ini lagi menunggu investor dari luar,” dalihnya.

Dia menambahkan jika biaya pembangunan Pertades dia mengeluarkan dari APBDes ke BUMDes, jadi untuk pemakaian-pemakainnya itu ada pengurusnya sendiri.

“Kita ketemu dulu saja kalau sekarang saya tidak sedang di rumah, tapi jangan sampai beritanya menyimpang ya tolonglah,” ucap Kades.

“Untuk Pertades itu melalui Anggaran Desa Sebanyak tiga tahap dan menghabiskan 150 juta, saat ini lagi menunggu investor, Kapan- kapan kita ketemu dulu, berita kalau biasa di bantu jangan dulu naik berita,” tambahnya. (Indra Jaya)

Zulkifli Anwar Ajak Pemuda Batak Bersatu Wujudkan Lampung Berjaya

Pesawaran (HO) – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Lampung agar selalu mendukung program pembangunan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah untuk menuju Lampung Berjaya. Demikan di ungkapkan Zulkifli Anwar selaku Dewan Kehormatan PBB Lampung seusai pelantikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PBB Provinsi Lampung, Donald Harris Sihotang, di aula Graha Adora, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, Kamis (10/3/2022). “Banyak tugas yang akan dijalankan oleh pengurus yang baru dilantik, Pembangunan pemerintah tentu membutuhkan dukungan dari berbagai kalangan, antara lain warga suku batak yang tergabung dalam PBB ini,” ujar Zulkifli Anwar. Zulkifli juga berpesan kepada anggota PBB, bahwa tak lama lagi akan ada pesta demokrasi, tentunya seluruh warga batak harus menyukseskan gelaran tersebut. “Meskipun organisasi PBB harus netral, tapi pemuda batak harus ikut menyukseskan pemilu 2024 nantinya,” kata Zulkifli Anwar Sihotang. Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PBB Provinsi Lampung, Donald Harris Sihotang yang baru dilantik mengatakan untuk diketahui PBB ini adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang bertugas membantu masyarakat dan pemerintah dalam program pembangunan menuju Lampung Berjaya. “Semoga pengurus baru dapat menjalankan amanah sebaik baiknya,” katanya. Dia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya toleransi dan kerukunan antar suku bangsa yang ada di Provinsi Lampung. Bahkan, menurut dia suku batak, sebagai warga pendatang sangat disambut keberadaanya. “Kami merasa nyaman dengan kerukunan yang ada di Provinsi Lampung, sehingga kami dapat beraktivitas dengan baik dan terus produktif. Kami juga siap menjaga keharmonisan warga di provinsi lampung dengan mendukung program pembangunan,” sebutnya. Ketua Umum DPP PBB, Lambok F. Paulus menyebut anggota organisasi itu tidak hanya berfokus pada kepentingan suku batak semata, tapi juga harus memberikan perhatian terhadap masyarakat secara umum. “Warga Batak yang tergabung dalam PBB kurang lebih ada 16.272, dan kami berharap seluruh anggota harus mendukung pembangunan, dan memberikan manfaat di tengah masyarakat,” ucapnya. (Red)