Curi Kabel Kepergok Warga, Diringkus Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Satu terduga pelaku pencuri kabel tembaga ditangkap aparat Kepolisian Sektor Gedongtataan, Polres Pesawaran. Kapolsek Gedongtataan, Kompol Hapran menyebut terduga pelaku berinisial HN lelaki berusia 41 tahun warga Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung. “Terduga pelaku ditangkap pada Kamis tanggal 3 Maret 2022, sekira jam 05.45 WIB oleh tim Tekab 308 Polsek Gedongtataan. Kemudian ketika di introgasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan Tindak pidana pencurian kabel tembaga milik PT Telkomsel di Desa Kurungannyawa, Kecamatan Gedongtataan,” ungkapnya mewakili Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo, Jumat (4/3/2022). Hapran menyebut, modus operandi yang dilakukan pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan berupa kabel tembaga grounding, dengan cara pelaku masuk ke area tower Telkomsel dengan melompati pagar merusak kawat berduri lalu pelaku mencongkel tutup bak grounding menggunakan linggis untuk melepaskan baut kabel panel dari dalam tanah. “Kemudian pelaku memutus kabel yang berada di luar tembok gudang dan yang berada di atas tower menggunakan tang, dan pelaku juga mencongkel besi penutup kabel menggunakan linggis,” kata Kapolsek Gedongtataan. Menurut Hapran, saat pencurian itu berlangsung, salah satu warga setempat sempat memergoki lantas memberikan informasi kepada pihak Polsek Gedongtataan. “Setelah itu Tim Tekab 308 Polsek Gedongtataan yang dipimpin oleh Iptu. Bambang Heryanto mendatangi lokasi, selanjutnya pelaku beserta barang bukti tersebut berhasil dibawa oleh Tim Tekab 308 Polsek Gedongtataan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” katanya. Terduga pelaku diamankan berikut barang bukti berupa, satu bilah linggis, satu tang gegep, satu karung warna putih merk payung, kabel tembaga Grounding dengan panjang total sekira 30 meter, serta besi penutup kabel grounding. “Pelaku dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun kurungan penjara,” tegas Hapran. (Red)

Jumat Barokah, Srikandi Dermawan Bagikan Ratusan Nasbung Dua Kecamatan

Pesawaran (HO) – Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran kembali melakukan kegiatan rutin Jumat barokah dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat yang telah melaksanakan shalat Jumat. Sekretaris Srikandi Dermawan, Ernilawati, mengatakan, untuk Jumat hari ini pihaknya membagikan nasi bungkus kepada masyarakat yang telah melaksanakan shalat Jumat di masjid Al-Barokah Desa Gebang Hilir Genteng Kecamatan Teluk Pandan dan Masjid yang ada di Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan. “Jadi Jumat kali ini, kami membagikan 170 nasi bungkus, yang di bagi di dua kecamatan, yaitu Gedong Tataan dan Teluk Pandan,” kata dia, Jumat (4/3/2022). Dirinya menjelaskan, untuk di Kecamatan Teluk Pandan, Srikandi juga mengunjungi dan bersilaturahmi dengan salah satu masyarakat yang kurang mampu untuk melakukan pengobatan. “Srikandi Dermawan koordinator Teluk Pandan beserta rombongan juga berkunjung kerumah Susilawati warga Gebang yang membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk membatu pengobatan operasi dirinya yang mengidap penyakit sinus,” ujarnya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan hamba Allah yang telah membantu pihaknya dalam melaksanakan kegiatan rutin Jumat barokah. “Tentu kami ucapkan terima kasih kepada semua kalangan yang telah bersedia membantu dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagai terhadap sesama umat Muslim,” ungkapnya. “Dan tak lupa kami ucapkan terimakasih juga kepada Ketua Srikandi Dermawan (Devi Meliasari Rama) yang selalu mensupport, meski hari ini beliau tidak bisa hadir dan ikut dalam kegiatan rutin kali, namun beliau tetap memberikan semangat kepada kami semua,” timpalnya. Sementara saat dihubungi, Ketua Srikandi Dermawan Devi Meliasari Rama mengatakan, menyampaikan izin karena Jumat ini kali ini tidak bisa ikut serta dalam kegiatan hari ini karena sedang berduka. “Insyaallah Jumat depan semoga sehat dan tidak ada halangan kita bisa kembali aktif membantu kegiatan rutin Srikandi Dermawan,” pungkasnya. (Red)

DPD LSM BANKI Pesawaran Minta APH Turun Langsung Ke Desa Hanau Berak

Mantan Kades Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah Pesawaran (HO) – Marak nya di berita media online terkait penyalahgunaan dalam realisasi anggaran Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh Mirza Gulam, mantan Kepala Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, mengundang keprihatinan salah satu DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Pesawaran. Edi Wijaya selaku Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Brigade Anak Negri Kawal Indonesia (BANKI) menyayangkan bilamana dalam penggunaan dan realisasi Dana Desa (DD) masih di temukan dugaan penyalahgunaan kewenangan. “Karena seharus nya anggaran Dana Desa (DD) di peruntuk kan untuk kesejahteraan masyarakat desa dan untuk kemajuan Desa bukan untuk kesejahteraan oknum kepala desa itu sendiri,” ungkapnya Rabu (2/3/2022). Bilamana lanjut Edi, kepala desa serius dalam menggunakan dan merealisasi kan semua kegiatan yang sesuai peruntukannya. “Saya yakin desa itu pasti akan maju dan perekonomian masyarakat pun akan melonjak, Karena di situ jelas semua kegiatan yang akan di jalan kan adalah hasil musyawarah pemerintahan desa dan masyarakat desa arti nya disitu Terisi harapan masyarakat akan kemajuan desa tersebut,” terang Edi. Dia menyebutkan, Sesuai dengan amanat UU No.6 Tahun 2014, dimana, Masyarakat desa berhak meminta dan mendapatkan informasi dari Pemerintah desa serta Mengawasi kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, menyampaikan aspirasi, saran dan pendapat lisan ataupun tertulis. Edi menegaskan sudah menurunkan team investigasi di Desa Hanau Berak dan team sedang melengkapkan berkas, akan segera melaporkan hasil temuan team nya ke inspektorat dan Kejari Pesawaran dan Polres Pesawaran. “Semoga dengan laporan dari kami akan membuka masyarakat khusus nya Desa Hanau Berak umum nya masyarakat yang ada di Kabupaten Pesawaran supaya menjalan kan tugas pengawasan terkait amanat undang – undang,” katanya. “Karena saya yakin instansi terkait yang ada di Kabupaten Pesawaran akan menjalan kan tugas nya sesuai tupoksi yang sudah di atur oleh negara,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Dukung Swasembada Pangan, Kolonel Marinir Harry Indarto Tingkatkan Ekonomi Prajurit

Lampung (HO) – Dalam rangka melaksanakan perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., untuk mendukung swasembada pangan Nasional Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam laksanakan panen ikan nila pertama di awal Tahun 2022. dan kali ini langsung di pimpin oleh Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto, S.E., M.M., di kolam Ketahanan Pangan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam, Batumenyan, Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (1/3/2022). Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto, S.E., M.M, mengatakan program periodik ekosistem ikan air tawar dalam ketahanan pangan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam sendiri secara kontinyu dan berkala selalu dalam tahap perawatan yang serius, seperti yang terlihat dalam 3 kolam yang dulunya diisi ikan nila jenis “nila giv’ sekarang berinovasi mencoba jenis black prima, yang masing-masing di tebar dengan 50 ribu benih ikan Nila di setiap kolamnya. “Habitat ikan nila black prima memiliki pertumbuhan yang bagus, di banding dengan nila giv. Selain itu ikan jenis black prima cepat beradaptasi dengan perairan di sekitar Ksatrian dengan tingkat pH rendah yang secara langsung memanfaatkan air dari gunung yang mengalir melalui sungai Sabu,” terangnya. “Dan Kurun waktu 3 – 4 bulan ikan jenis ini sudah memiliki berat yang standart yang sudah memenuhi syarat untuk dipanen dan dikonsumsi. Dengan harga beli bibit yang cendrung murah namun dapat menghasilkan hasil yang relatif menguntungkan,” timpalnya. Kolonel Marinir Harry indarto, S.E., M.M juga menyampaikan program ketahanan pangan diseluruh jajarannya merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan konsumsi ikan dengan nilai protein yang cukup tinggi. “Sehingga menambah nilai ekonomis yang berguna, baik untuk prajurit sendiri dan masyarakat sekitar,” ujarnya. Begitu juga ditambahkan Danyonif 9 Marinir/Beruang Hitam, Letkol Marinir Bodan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., menambahkan untuk panen ikan nila ini merupakan panen yang ke sekian kali nya, akan tetapi merupakan panen yang pertama di awal Tahun 2022 ini. “Ikan yang kita panen sudah berumur 4 bulan dan dalam 1 Kg rata – rata berisi 3-4 ekor. Dengan kolam 2000 meter persegi yang saat ini dipanen, memerlukan waktu sekitar 3 hari untuk panen dan semoga target panen dapat tercapai yaitu sekitar 8-9 ton,” kata Danyonif 9 Marinir Letkol Marinir Bodan Wahyu Adi, M.Tr(Opsla). Diketahui dalam kegiatan panen berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni dengan memakai masker dan menjaga jarak, selesai panen raya dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Perwira di Jajaran Brigif 4 Marinir/BS diikuti semua Dansatlak di Wilayah Lampung. (Red)

Dinas Pariwisata Pesawaran Dorong Penataan Sistem Pengelolaan Wisata

Pesawaran (HO) – Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran mendorong para pelaku usaha wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk mematuhi proses administrasi berupa Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). “Bagi destinasi wisata yang belum memiliki atau memenuhi proses administrasi TDUP akan terus kita dorong, karena ini memang kewenangan Dinas Pariwisata,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa, Selasa (1/3/2022). Guna mendukung penataan dan memudahkan pembinaan terhadap destinasi wisata, maka dari itu ia menilai perlu dokumen perizinan resmi yang dimiliki oleh para pengelola wisata salah satunya adalah TDUP. “Sejauh ini kita sudah koordinasikan terhadap sejumlah pengelola wisata seperti yang ada disamping pantai mutun (Putra Mutun, Red) agar segera mengurus TDUP,” ucapnya. Disinggung terkait, pengelolaan ekowisata mangrove Petengoran di desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Ketut menyampaikan bahwa saat ini Pemerintahan desa sedang melakukan penataan pengelolaan. “Terkait dengan ada beberapa destinasi wisata lainnya seperti ekowisata mangrove Petengoran, untuk diketahui mangrove Petengoran merupakan tanggungjawab Pemerintah dalam hal ini Pemerintahan Desa Gebang, makanya saat ini kepala desa sedang menganalisis perbaikan terkait dengan pengelolaannya,” terangnya. Selain itu, kata dia, Dinas Pariwisata juga telah mendorong Desa Gebang untuk segera memenuhi persyaratan administrasi dan struktur pengelolaannya sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Karena ekowisata mangrove Petengoran itu milik Pemerintah ya, tentunya menjadi kewenangan kami untuk mendorong agar segera memenuhi semua persyaratan administrasi termasuk pembentukan Pokdarwis,” kata dia. “Pokdarwisnya juga kami harapkan harus bisa bekerja dengan komitmen yang orientasinya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan desa setempat,” timpalnya. Menurutnya, pengembangan ekowisata mangrove Petengoran merupakan salah satu tugas dari Pemerintah. “Karena Petengoran itu adalah aset plat merah dalam hal ini Desa Gebang, kita berkepentingan agar segera membentuk Pokdarwis, sehingga jika sudah terbentuk kita akan melakukan pembinaan dan ditindaklanjuti dengan administrasi kerjasama, sehingga output kerjasama itu, semua pengunjung wisata mangrove dapat dijamin keselamatannya dengan asuransi, inilah wujud concern Pemerintah dalam menjaga keamanan pengunjung,” ujar dia. Mantan Kadisdukcapil itu juga menjelaskan jika seluruh destinasi wisata yang memenuhi syarat administrasi dan terdaftar di Dinas Pariwisata akan selalu mendapatkan pembinaan. “Khusus saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kita terus melakukan pembinaan terhadap seluruh destinasi wisata, seperti menghidupkan kembali gugus tugas pada masing-masing destinasi wisata dan hampir seluruhnya destinasi wisata yang kita bina sudah terkoneksi dengan aplikasi Peduli Lindungi,” ujarnya. “Dan ini merupakan komitmen yang baik dari para pengelola wisata untuk menjaga wisatawan yang berkunjung agar meminimalisir penyebaran Covid-19, dan sebagai salah satu bentuk perlindungan terhadap wisawatan yang datang,” tutupnya. (Red)

Polres Pesawaran Gelar Pasukan Ops Keselamatan Krakatau 14 Hari, Ini Tujuannya

Pesawaran (HO) – Tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas pada umumnya masih sangat rendah, perlu dilakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kepatuhan hukum masyarakat akan keselamatan dalam berlalu lintas salah satu yang menjadi fokus perhatian pemerintah saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan, pencegahan penyebaran penularan Virus Covid-19 dan dan kesiapan antisipsi pengamanan pelaksanaan puasa serta mudik idul fitri tahun 2022. Demikian diungkapkan Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo,S.IK.,Msi (Han) saat menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau tahun 2022, di lapangan Mapolres setempat, Selasa (1/3/2022). “Operasi Keselamatan Krakatau Tahun 2022 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 01 sampai dengan 14 maret 2022 secara serentak di seluruh indonesia,” terang Kapolres AKBP Pratomo Widodo. Kapolres menjelaskan dasar dari Operasi Keselamatan Krakatau adalah Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2002,Tanggal 8 Januari 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan STR KAPOLDA LAMPUNG NO : STR/99/II/OPS.1.3/ 2022 TGL 18 FEB 2022 TTG DIREKTIF OPS KESELAMATAN 2022. “Kita diharapkan untuk selalu bersinergi antar pemangku kepentingan sehingga dapat menemukan akar permasalah dan menemukan solusinya sesuai dengan amanat Undang Undang no. 22 tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” sebutnya. Tujuan dari operasi ini jelas Kapolres untuk Memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid – 19), Berkurangnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas, Terciptanya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman menjelang hari Raya Idul Fitri tahun 2022. “Saya Berpesan agar, sebelum melaksanakan tugas agar Selalu berdoa, Utamakan faktor keamanan dan Keselamatan dalam melaksanakan Tugas, Hindari perbuatan kontra produktif Yang dapat merusak citra polri; dan Lakukan tugas operasi ini dengan Baik pedomani standar operasional Prosedur yang ada dalam setiap melaksanakan tugas,” pungkasnya. Diketahui dalam kegiatan tersebut tetap menetapkan protokol kesehatan dan di hadiri juga Marzuki (Asisten II Bidang Ekobang Pesawaran), Mayor Edi Sumita (mewakili Dan Brigif 4 Mar/BS), Mayor. Inf. Ihara Warsa (Pabung Kodim 0421 Lamsel), Aria Guna,S.sos (Anggota DPRD Kab. Pesawaran), hadir juga A. Dice dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran,  kemudian Andi Akbar (Mewakili Kadishub Pesawaran), Drs Effendi, M.M ( lKasat Pol PP Kab Pesawaran), PJU dan para Kapolsek Jajaran Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton gabungan Res/Intel Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton gabungan Staf Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton gabungan Polsek Polres Pesawaran, 1 (satu) Pleton Pomal Lampung, 1 (satu) Pleton Brigif 4 Marinir Piabung/BS, 1 (satu) Pleton Kodim 0421 Lamsel/Koramil Lamsel, 1 (satu) Pleton Lanal Lampung, 1 (satu) Pleton Batalyon 143 TWEJ Kompi Senapan A, 1 (satu) Pleton Dinas Perhubungan Kab Pesawaran dan 1 (satu) Pleton Sat Pol PP Kab Pesawaran. (Red)

Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gencar Gelar Vaksinasi Dosis Ketiga

Lampung (HO) – Dalam rangka melaksanakan perintah perioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E M.M., dalam percepatan vaksinasi Nasional yang di canangkan oleh Pemerintah, jajaran Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam bekerjasama dengan Puskesmas Hanura gencar melaksanakan percepatan vaksinasi dosis ketiga (Booster) dan Astrazeneca di wilayah pesisir Pesawaran Provinsi Lampung, yang kali ini di gelar di Pantai Mahitam, Ketapang Kecamatan Teluk Pandan, Senin, (28/2/2022). Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., mengatakan, pihaknya selalu siap sedia manakala di butuhkan Pemerintah setempat dalam upaya mendukung dan mensukseskan percepatan vaksinasi untuk mengatasi wabah Covid 19 tak kunjung usai ini. “Dari 74 Dosis yang teralokasi dengan baik untuk masyarakat umum meskipun ada beberapa masyarakat yang belum bisa menerima vaksinasi ketiga ini, karena belum melaksanakan vaksinasi kedua. Dan bagi keluarga Besar Prajurit Beruang Hitam khususnya bagi anggota tidur dalam hukumnya wajib menerima vaksinasi ketiga ini agar imunitas dalam tubuh tetap terjaga, mengingat Prajurit tidur dalam sebagai unjung tombak Satuan yang siap sedia kapan saja di orbitkan,” terangnya. Lebih lanjut Danyonif 9 Marinir/Beruang Hitam menghimbau kepada seluruh Prajurit dan masyarakat diseluruh wilayah pesisir Pesawaran, agar jangan takut untuk melaksanakan vaksin karena hal itu sangat penting sekali guna mendukung kesehatan tubuh. “Selain itu harus tetap disiplin mematuhi serta menjalankan protokol kesehatan. Dan kepada prajurit yang bertugas dilapangan perhatikan disiplin protokol kesehatan yaitu dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak agar tidak terjadi kerumunan demi terselenggaranya acara tersebut hingga usai agar tetap kondusif dan aman,” pungkasnya. (Red)

Wali Murid Desak Disdikbud Pesawaran Copot dan Penjarakan Kepala SDN 8 Pacer

Tolong Bapak Bupati, Bapak Dendi Ramadhona, Respon Keluhan Kami

Pesawaran (HO) –  Ratusan Wali murid berserta dewan guru mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Untuk menganti Dan mencopot serta berharap kepada Ararat penegak hukum untuk memenjarakan Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin (Pacer) Karena di nilai kurang transparan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2019 sampai 2021.

Sementara itu salah satu dewan guru yang namanya minta di rahasiakan, mengatakan bahwa sudah banyak desakan-desakan guru-guru yang lain terkait persoalan yang terjadi di sekolah, sejak Atri Mulyani menjabat menjadi Kepala SDN 8 Padang Cermin.

“Harapan kami selaku dewan guru untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran harus mengambil langkah tegas untuk menindak lanjuti, karena tidak sejalan nya terkait kegiatan belajar-mengajar agar menjadi nyaman bukan nya seperti ini, dan sudah banyak pemberitaan-pemberitaan sejak Bu Atri Mulyani menjabat menjadi Kepala SDN 8 dan juga banyak sekali kejanggalan,” ungkap nya kepada Handalonline.com, Senin (28/2/2022).

Terpisah salah satu wali murid kelas lV, AW (42) Warga Dusun Satu mengatakan sangat banyak sekali kejanggalan yang terjadi di sekolah, contoh nya ada pembelian buku kemudian pembelian seragam.

“Sampai dengan saat ini,rekening PIP di tahan oleh Ibu Atri Mulyani, itu bukan menjadi rahasia umum lagi, harapan kami selaku wali murid mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa dan mengaudit anggaran dana BOS, kami sangat yakin banyak sekali penyimpangan,” ujarnya.

Begitu juga diungkapkan, Wali murid kelas VI Anshori, warga Dusun dua menyampaikan hal yang sama dirinya berharap untuk pihak-pihak terkait, sangat mohon  untuk mengganti kepala sekolah Arti Mulyani, karena di nilai malah tempat anaknya menimba ilmu menjadi tak beraturan.

“Jadi dalam hal ini kami seluruh wali murid SDN 8 Padang Cermin meminta kepada  Bapak Bupati Pesawaran melalui Bapak Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengganti Atri Mulyani karena sudah tidak layak menjadi kepala sekolah dan tidak bisa menjadi contoh untuk dewan guru yang lain bagai mana anak kami menimba ilmu dalam belajar-mengajar menjadi pintar bila orang nomor satu di sekolah tidak bisa menjadi panutan malah memberikan contoh yang tidak baik,” jelasnya.

“Jangan sampai kami selaku wali murid mengadakan demo atau unjuk rasa dan sekali lagi kami juga berharap kepada yang terhormat Bapak Bupati Kabupaten Pesawaran Bapak Dendi Ramadhona untuk merespon serta menanggapi keluhan kami selaku wali murid,” tambahnya.  (Indra Jaya)

Waspada Varian Omicron, Desa Tambangan Giat melaksanakan Gerai Vaksin Kedua

Pesawaran (HO) – Untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19 varian Omicron, Pemerintah Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mengadakan Vaksinasi di balai desa setempat, Senin (28/2/2022).

Kepala Desa Tambangan Hanafi mengatakan Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas keseharian dan diharapkan masyarakat setelah mendapatkan vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan vaksin ini juga di buka untuk umum serta desa tetangga.

“Ya Desa Tambangan mengadakan gerai vaksin yang kedua vaksin Aztrazeneca Sebanyak 106 Kemudian sinovac sebanyak 30, dan booster, 12 Dosis dihadiri Bhabinkamtibmas Bripka Refki J dan terlihat juga pol PP M Zubir kemudian UPT Puskesmas Padang Cermin serta warga Desa  Kepayang, Dusun Sinar Banten,” terangnya kepada Media Handalonline.com.

Dia menyebutkan menerangkan kegiatan vaksinasi yang kedua tersebut bekerjasama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Padang cermin dan dibantu  Babinkamtibmas.

Kepala desa terus menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin dan jangan takut karena pemerintah menjamin keamanan vaksin yang dipakai dan diharapkan semua mendukung program pemerintah untuk memutus penularan covid-19.

“Saya juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran kemudian Dinas Kesehatan bersama UPT Puskesmas Kecamatan Padang Cermin yang telah menyalurkan Vaksin kembali di desa kita semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat terhindar dari penyakit ini karena sudah di vaksin,” pungkasnya.

Dalam pantauan Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Indra Jaya)

Timbulkan Kerumunan, Tomas Tuding PT POS Tidak Siap Salurkan Program Sembako

Lampung (HO) – Salah satu tokoh masyarakat (Tomas) dan Adat Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Erland Syofandi mempertanyakan kesiapan PT POS dalam menyalurkan Bantuan Sosial Sembako Tunai (BSST) di Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran. Erland menyoroti teknis penyaluran bantuan sembako secara tunai yang mengundang kerumunan di masa pandemi Covid-19. “Kami menyayangkan pembagian dipusatkan di kantor Pos, karena jumlah kantor pos hanya sedikit dan akhirnya menimbulkan kerumunan, sebelumnya warga ambil bantuan di e-warong yang jumlahnya banyak sehingga bisa mengurai kerumunan,” ungkapnya, Minggu (27/2). Sebagai contoh kata dia, di Kabupaten Pesawaran warga antri berjam-jam di kantor pos untuk mendapat bantuan, padahal menurutnya dalam juknis yang beredar ada pilihan mekanisme penyaluran dengan mengantarkan ke rumah KPM masing-masing untuk menghindari kerumunan. “Di Gedong Tataan kan zona merah, sedangkan ratusan warga berkerumun antri, ini berbahaya bagi warga itu sendiri, hal ini menunjukan ketidak siapkan PT POS dalam mengemban amanah dari pemerintah,” kata dia. Masalah bertambah kompleks karena yang diterima adalah uang tunai, sedangkan disatu sisi masyarakat menandatangani surat pernyataan bahwa jika tidak beli sembako tidak akan menerima bantuan lagi dikemudian hari. “Kasihan warga kita, dapat uang wajib beli sembako, bukti warga beli sembako itu masih simpang siur, saya sudah tanya langsung ke pendamping, pendamping juga mengeluh karena warga tidak beli sembako setelah dapat bantuan,” sesalnya. “Tidak menutup kemungkinan KPM ini tidak bisa dapat bantuan lagi karena melanggar surat pernyataan,” timpalnya. Dirinya menghimbau agar pemerintah daerah dan PT POS dapat mencari jalan keluar untuk mekanisme penyaluran bantuan sehingga tidak ada yang dirugikan. “Mekanismenya jangan melulu ngambil di kantor pos, kan ada pilihan lain seperti mengantarkan bantuan ke rumah KPM, pilihannya bukan cuma antri di Pos,” imbaunya. “Sekali lagi saya katakan, harus ada mekanisme lain penyaluran ini, jangan sampai bantuan tersalur tapi tingkat menyebarkan Covid-19 meningkat, keselamatan masyarakat diatas segalanya,” pungkas dia. (Ran)