Dimasa Pandemi, Komunitas Pesat Bersama Komil Gelar Baksos dan Himbau Prokes

Pesawaran (HO) – Dimasa Pandemi Covid-19, Pemerintah Desa Bunut Sebrang Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran menggandeng Komunitas Pesawaran Adventure Trail (Pesat) bersama Komunitas Independent Lampung (Komil), menggelar bakti sosial dengan mengendarai sepeda motor trail, memberikan bantuan usaha dan sembako kepada warga serta memberikan santunan kepada kaum duafa di Dusun Cadasari desa setempat.

Kepala Desa Bunut sebrang, Misbahush Shurur mengatakan, Tak hanya sekedar menyalurkan hobi berpetualang berkendara di alam bebas, komunitas Pesat dan Komil juga menunjukan kepedulian dengan menggelar Baksos untuk membantu sesama yang membutuhkan bantuan.

“Selain Hobby berpetualang, dimasa pandemi Covid-19, komunitas ini bersama pemerintah Desa Bunut Sebrang juga memberikan himbauan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan memberikan bantuan modal usaha dan sembako, kepada warga serta kaum duafa yang membutuhkan,” terangnya kepada media Handalonline.com, Jumat (18/3/2022).

Misbahush Shuru, kepala desa termuda di Kabupaten Pesawaran merasa sangat terbantu dengan adanya bakti sosial yang dilaksanakan, sebab saat ini sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan untuk segi perekonomian sedang dalam keadaan yang kurang stabil.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Bunut Sebrang ketika menjalankan aktivitasnya agar tetap menerapkan prokes, dan melakukan vaksinasi agar imun tetap terjaga sesuai dengan petunjuk pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ketika ditanya programnya dalam memimpin desa, Misbahush Shuru menjelaskan untuk prioritas utama melaksanakan pembangunan yang merata di setiap dusun yang ada di desanya, sesuai dengan Visi Misi dirinya menjadi kepala desa.

“Selain itu meningkatkan Sumber Daya manusia untuk meningkatkan kualitas melalui program pendidikan dan pelatihan agar menciptakan sebuah produk yang berkualitas untuk kesejahteraan warganya,” tuturnya.

“Dan saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan komunitas yang telah melaksanakan baksos di Desa Bunut Sebrang, semoga bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan ekonomi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” ucapnya.   (Indra Jaya)

Jalin Sinergitas, PWI Pesawaran Gelar Audensi Bersama PTPN VII Unit Way Berulu

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran mengunjungi PT. Perkebunan Nusantara VII Unit Way Berulu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Kunjungan itu dalam rangka menjalin komunikasi dan sinergitas bersama jajaran managemen perusahaan perkebunan karet milik BUMN tersebut. Manager PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Unit Wayberulu, Kabupaten Pesawaran, Sugeng Budi Prasongko menyebut pihaknya siap membangun sinergi bersama insan media di Kabupaten Pesawaran. Sinergi itu antara lain dalam bentuk koordinasi dalam setiap agenda dan program kerja yang melibatkan masyarakat di wilayah berjuluk Bumi Andan Jejama. “Terimakasih atas kunjungan rekan-rekan pengurus PWI Kabupaten Pesawaran, dan kunjungan ini sebagai langkah yang baik guna membangun komunikasi bersama kami jajaran PTPN VII Unit Way Berulu,” kata Sugeng saat menyambut rombongan PWI Pesawaran di komplek PTPN VII Unit Way Berulu, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedongtataan, Sabtu (19/3/2022). Diketahui luas perkebunan yang dikelola PTPN VII Unit Way Berulu itu mencapai 1.065 hektare lahan produktif, dengan luasan tersebut setidaknya telah menyerap sebanyak 298 pekerja yang mayoritas diambil dari warga desa penyangga perkebunan. Sugeng juga memaparkan pertumbuhan produksi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, tercatat pada 2021 produksi karet rata-rata per hektar mencapai 2.400 kilogram. Selain itu, perkebunan plat merah itu juga masuk dalam sepuluh besar BUMN yang memberikan kontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. “Keberhasilan PTPN VII Way Berulu juga tak lepas dari dukungan stakeholder serta masyarakat di Pesawaran, dengan dua belas desa penyangga di sekitar areal perkebunan yang ada di dua kecamatan, Negerikaton dan Gedongtataan,” sebutnya. Bahkan, selama pandemi PTPN VII Unit Way Berulu tetap eksis untuk berproduksi, dengan dua pabrik pengolahan yang ada. Perkebunan itu menjalankan bisnis utama pengolahan karet khususnya produk olahan RSS (Rihbed Smoked Sheet) dan SIR (Standard Indonesia Rubber). Ketua PWI Kabupaten Pesawaran, M Ismail mengatakan kunjungan itu menjadi momentum yang tepat untuk menjalin komunikasi dan koordinasi terkait berbagai program khususnya yang berhubungan kemaslahatan masyarakat di wilayah setempat. “Kita juga berkomitmen untuk mendukung program PTPN VII Way Berulu yang bermanfaat bagi masyarakat, selain itu juga turut menjaga stabilitas serta mendukung perekonomian warga Pesawaran dengan penyerapan tenaga kerja di wilayah setempat,” katanya. Ismail berharap, ke depan kehadiran perkebunan warisan Belanda itu dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan perekonomian masyarakat. Selain itu, sinergitas bersama perlu terus dilakukan utamanya dalam mendukung program pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan warga setempat. (Red)

Kades Negara Saka, Bakal Tersandung Hukum, Diduga Korupsi Dana Desa

Masyarakat Mendesak, Aparat Penegak Hukum Memanggil dan Periksa Saironi

Pesawaran (HO) – Saironi Kepala Desa Negara Saka Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran bakal tersandung hukum, disinyalir dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2020 dan 2021 diduga banyak terjadi penyimpangan.

“Kami mendesak Kejaksaan Negeri serta Tipikor Polres Pesawaran untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait penggunaan Dana Desa, karena kami menduga Kades Saironi telah menyimpang kan anggaran DD hingga ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu masyarakat Dusun 3 MH (38) kepada Media Handalonline.com Kamis (17/3/2022).

Salah satu masyarakat Dusun II yang nama nya minta di rahasiakan untuk sementara waktu, mengatakan sejak awal tahun 2020 kades Saironi menjabat belum banyak perubahan yang signifikan begitu dalam pengelolaan Dana Desa dan BLT-DD terkesan kucing-kucingan tidak transparan dan kurang melibatkan masyarakat.

Diketahui untuk anggaran tahun 2020 Pembelian Ambulan Desa nama item Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 191.800.000,  ada juga Pelatihan Penyuluhan Sosialisasi kepada Masyarakat di Bidang Hukum dan Pelindungan Masyarakat Rp.10.000.000, kemudian Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa  pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 5.060.000, Koordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat dengan masyarakat instansi pemerintah daerah Rp. 12.000.000.

Ada juga Pembinaan group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 8.000.000, kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 5.760.000, kemudian Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp. 28.000.000, Kemudian Pemeliharaan Sumber Air Bersih Milik Desa Mata Air Pemeliharaan Sumber Air Bersih Rp. 4.350.000.

Selanjutnya Pembangunan Rehabilitasi.Peningkatan Balai Desa Balai Kemasyarakatan Rp. 24.639.000, Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa RPJMDes RKPDes Rp. 10.000.000, kemudian Penyediaan Insentif Operasional RT Rp. 8.125.000, Penanggulangan Bencana Rp. 55.000.000, Kordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat dengan masyarakat instansi pemerintah daerah Rp. 24.000.000.

Kemudian Pembinaan Group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 8.000.000 dan kembali item Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 5.060.000, Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Balai Desa Balai Kemasyarakatan Rp. 24.639.000.

“Itu semua Anggaran nya kami pertanyakan kemana Anggaran tersebut seperti pembelian mobil ambulan desa kemudian rehab balai desa menurut kami balai desa seperti itu saja tidak ada perubahan,” ungkapnya.

Selanjutnya di tahun 2021 Ada juga Penyelenggaraan Festival Kesenian Adat Kebudayaan, dan Keagamaan,perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan tingkat Desa Rp. 5.800.000, kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 10.390.000 dan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Drainase Rp. 115.817.000.

Ada juga Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum.MCK umum Rp. 36.460.000 dan Pengembangan serta Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar Rp. 9.000.000 kemudian Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD  Rp. 10.000.000.

Ada juga untuk Pembangunan. Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum Rp. 36.460.000, dan Pengembangan dan Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar Rp. 9.000.000 serta Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase Rp. 55.410.000.

Kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga pipanisasi Rp. 34.000.000, Kemudian Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 4.090.000, Penyelenggaraan Festival Kesenian adat Kebudayaan dan Keagamaan perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan, tingkat Desa Rp. 17.400.000.

Selain itu ada Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 17.406.00, Penguatan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp. 27.000.000, kemudian Peningkatan kapasitas kepala Desa Rp. 10.000.000, Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp. 8.000.000 dan Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 10.390.000 serta Penyediaan Insentif Operasional RT RW Rp. 63.000.000.

“Itu semua item Anggaran Dana Desa tahun 2021 banyak sekali kami pertanyakan dari mulai pipanisasi dan pembangunan gorong-gorong kemudian gaji RT semua nya kami pertanyakan dan kalau pun ada itu kami yakin SPJ nya di manipulasi kami sangat yakin kemudian untuk pos ronda itu tahun 2020 pembuatan pos ronda ini di anggarkan kembali di tahun 2021 itu juga kemana anggaran nya,” sebutnya.

Dia juga menambahkan Penguatan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp.27.000.000 itu kemana lagi anggaran nya kemudian ada juga MCK namun warga tidak melihat pembangunan nya, dan menurut nya kepala desa sangat tidak adil hanya orang-orang nya saja yang mendapatkan.

Terpisah sebanyak lima RT di setiap Dusun sangat mengeluhkan pembayaran gaji mereka yang tak kunjung di bayar oleh kepala desa.

“Kami ada lima Dusun dan ada 14 RT pembayaran gaji kami itu Rp.750.000 perbulan jadi kita kalikan dua bulan yang belum di bayar bulan November dan Desember, jadi kita kali kan saja bang total nya Rp. 21.000.000 sedangkan untuk desa desa yang lain itu sudah di bayar semua,” ucapnya.

“Kami punya keluarga bang yang harus di nafkahi bahkan istri dan keluarga kami menanyakan kapan gaji keluar dan bahkan kami juga pada saat itu di perintahkan oleh Sekdes untuk tanda tangan dan dia mengatakan kalau sudah tanda tangan gaji akan keluar namun hingga saat ini hak kami belum di bayar,” tambahnya.

Dirinya bersama masyarakat Desa Negara Saka berharap aparat penegak hukum, baik Kejari maupun Polres Pesawaran agar dapat menindak lanjuti keluhan masyarakat, terkait adanya dugaan korupsi Dana Desa maupun pembayaran Gaji RT yang sampai saat ini belum dibayar.

“Kami berharap aparat penegak hukum turun langsung kebawah untuk Puldata dan Pulbaket, bila nanti ada ditemukan indikasi korupsi agar dapat di proses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, dan jika nanti terbukti dapat menjadi efek jera dan cermin bagi koruptor-koruptor lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Negara Saka Saironi, saat dikonfirmasi terkait adanya indikasi penyimpangan Dana Desa pada tahun 2020 dan 2021, terkesan menghindar dan mengatakan dirinya sedang ada pengajian.

“Saya masih pengajian, kalau untuk pembayaran Gaji RT di Desa Negara Saka, semua sudah di bayar dan sudah beres semua,” sebutnya.  (Indra Jaya)

Kepala SDN 1 Teluk Pandan Ciptakan Sekolah unggul Beradap Kreatif dan Berprestasi

Pesawaran (HO) – Selain mampu membaca arah perkembangan dunia pendidikan, berfikir kreatif dan inovatif adalah bagian dari penerapan Kepala sekolah yang memiliki jiwa wirausaha pada umumnya kepala sekolah memiliki tujuan dan pengharapan tertentu, melalui penjabaran dalam visi misi serta rencana strategis yang disesuaikan dengan sumber daya pendukung yang dimilikinya.

Semakin jelas tujuan yang ditetapkan semakin besar peluang untuk mensukseskannya seperti penerapan kewirausahaan Kepala Sekolah yang satu ini, Meliana S.Pd, Baru Dua bulan mengemban amanah sebagai kepala di SDN 1 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, kini sekolah itu miliki perubahan yang sangat signifikan.

Sekilas memang tampak biasa saja, namun jika diperhatikan, sekolah yang beralamat di jalan Jend. Suprapto No.1, Hanura, itu secara fisik miliki banyak perubahan,  yang tersedia di lingkungan sekolah adalah bukti perubahan SDN 1 Teluk Pandan.

Kepala SDN 1 Teluk Pandan Meliana S.P.d menerangkan sekolah yang baru dua bulan ini dipimpinnya kita sudah membenahi sedikit demi sedikit seperti penataan ruang guru dan kepala sekolah untuk memudahkan koordinasi dengan para dewan guru di dalam melaksanakan tugas.

“Saya ingin sekolah ini maju di segala bidang, untuk itu kebersamaan dan hubungan yang solid dengan segenap dewan guru, adalah hal yang harus terwujud agar terjalin nya rasa kekeluargaan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya Kepada Handalonline.com Jumat (18/3/2022).

Kepala sekolah mengungkapkan, dirinya juga sudah membeli komputer tentunya dengan adanya komputer yang saat ini sudah tersedia di sekolah dapat mempermudah dewan guru dalam melaksanakan tugas dan yang jelas mereka akan termotivasi dengan apa yang sudah terpenuhi seperti sarana maupun yang lainnya.

“Begitu juga buku, kami sudah mendata semua mata pelajaran yang menjadi kebutuhan di sekolah, kami dari pihak sekolah ke penerbit sudah berkoordinasi untuk meminta buku di kirim kan terlebih dahulu karena buku pelajaran juga sangat penting mendukung untuk dalam melakukan kegiatan belajar mengajar,” terangnya.

Kemudian katanya, dalam melaksanakan kegiatan di sekolah pihaknya juga menggunakan bel yang sudah di program baik itu jam istirahat dan pergantian guru mata pelajaran yang mengajar sehingga sekarang sudah dengan sendirinya untuk kegiatan belajar mengajar menjadi lebih tertib dan nyaman jadi murid guru sudah mendengar karena itu memakai pengeras suara.

“Kita juga sudah membuat tempat pencuci tangan di tempat-tempat yang mudah diakses untuk dewan guru serta murid-murid kita agar sekolah bisa dengan mudah mencuci tangan disebar ke berbagai titik strategis seperti di depan kelas sekolah,” katanya.

Dengan harapan tambahnya, pemasangan wastafel tersebut dapat dimanfaatkan warga sekolah agar selalu bersih dan terbebas dari virus corona kemudian program peningkatan pelayanan prokes  terhadap warga sekolah.

“Saya juga sudah mengadakan dua kali  Workshop peningkatan mutu guru di era DIGITALISASI penggunaan TIK dalam penataan admistrasi kelas dan penilaian dengan menerapkan sistem aplikasi,” ujarnya.

“Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan melatih menilai dan mengevaluasi peserta didik agar nanti nya kita dapat menciptakan murid-murid yang berprestasi,” pungkasnya.  (Indra Jaya)

Desa Gunung Rejo Gelar Giat Vaksinasi Herd Immunity Target 90 Persen

Pesawaran (HO) – Dalam rangka mengejar target 90 persen, Pemerintah Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran melaksanakan Kegiatan Vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB berlangsung di balai desa setempat, Kamis (17/3/2022). Kepala Desa Gunung Rejo Subagio menjelaskan, vaksinasi COVID-19 dengan target dosis 1, 2 dan 3 Adapun jenis vaksin yang diberikan yaitu Astrazeneca, Sinovac kemudian booster, untuk dosis yang di siapkan sebanyak 200 dosis. “Iya benar sedang ada kegiatan Vaksinasi yang di berikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dan di salurkan oleh UPT Pukesmas Rawat Kecamatan Way Ratai,” terangnya kepada Handalonline.com. Subagio berharap dengan diadakannya vaksinasi ini dapat segera memutus rantai penyebaran virus covid-19, dirinya sangat mengapresiasi warga nya sangat antusias dalam mengikuti kegiatan vaksinasi ini tersebut. “Harapan saya semoga dengan di adakan nya kembali Vaksinasi ini, Masyarakat saya dapat melakukan aktivitas baik berpergian maupun yang bekerja di luar kota karena sudah di vaksin apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan suci ramadhan, jadi ketika melaksanakan shalat tarawih dan shalat idul fitri sudah warga sudah aman karena sudah di vaksinasi,” katanya. Dalam hal ini lanjutnya, dirinya selaku Kepala Desa Gunung Rejo serta pemerintah desa sangat mendukung program-program dari pemerintah Kabupaten Pesawaran karena vaksinasi tersebut sangat penting untuk kekebalan tubuh, mengingat wabah virus covid 19 di Negeri ini belum berakhir. “Saya mewakili masyarakat dan perangkat desa mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran Kemudian Dinas Kesehatan dan UPT Puskesmas Kecamatan Way Ratai yang telah memberikan vaksinasi kepada masyarakat Desa Gunung Rejo,” pungkasnya. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Rizwan Afnan dan seluruh perangkat Desa Gunung Rejo, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Indra Jaya)

Landasan Kehidupan, Zulkifli Anwar Ajak Masyarakat Amalkan Empat Pilar Kebangsaan

Pesawaran (HO) – Anggota DPR/ MPR RI, Zulkifli Anwar mengingatkan kembali akan pentingnya mengamalkan empat pilar kebangsaan bagi warga Kabupaten Pesawaran. Agenda yang dibalut dalam bentuk Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan itu digelar di Desa Mulyo Sari, Kecamatan Way Ratai. Anggota Komisi II DPR RI yang membidangi urusan Dalam Negeri, Sekretariat Negara dan Pemilihan Umum itu hadir di tengah masyarakat Kabupaten Pesawaran guna mengajak seluruh lapisan masyarakat terus mengamalkan empat hal landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sekarang ini di era modern masyarakat masih banyak yang lupa akan isi Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai ideologi negara, Undang-undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Zulkifli Anwar dalam sambutannya di Lokal Pasar Mulyo Sari, Kamis, (17/3/2022). Ia menuturkan, dengan sosialisasi tersebut dapat berdampak baik untuk meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat. Hal itu sebagai modal guna menjaga keutuhan bangsa dan negara, serta memupuk jiwa nasionalisme. “Tanpa rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan yang memadai, tentu akan sulit menjaga keutuhan bangsa dan negara. Sebab Empat pilar Kebangsaan adalah urat nadi nasionalisme dan rasa cinta tanah air,” tuturnya, di depan peserta sosialisasi. Karenanya, menurut Zulkifli, seluruh masyarakat harus terus diingatkan, terlebih bagi generasi muda yang ada di wilayah berjuluk Bumi Andan Jejama itu. Sebab, menurut dia peran pemuda dalam pembangunan sangatlah besar, selain jtu juga pemuda menjadi regenerasi calon pemimpin di kemudian hari. “Karenanya, generasi muda juga harus memahami nilai nilai yang terkandung dalam empat pilah kebangsaan, termasuk juga harus dikenalkan dengan para pendiri bangsa yang telah merumuskan konsep Empat Pilar itu,” pungkasnya. Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar ini diakhiri dengan pembagian buku Panduan Pemasyarakatan, Sosialisasi, Empat Pilar MPR RI, Ketetapan MPR RI serta UUD 1945. Diketahui dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Pesawaran Musannif Yasser, dan Anggota DPRD Pesawaran Rudi Agus Sunandar, Mantan Bupati Pesawaran Aries Sandi DP, Camat Way Ratai Darsoyo, Kapolsek Padang Cermin Iptu (Pol) Apri Sampanuju, Danramil Padang Cermin diwakili Peltu Parji, para ASN, Guru PPKN SMP Kecamatan Way Ratai, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan juga para Ibu Pengurus PKK Kecamatan Way Ratai, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Red)

Disdikbud Pesawaran Pantau PTS di Sekolah

Pesawaran (HO) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran, melakukan pemantauan pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) di beberapa sekolah yang ada. Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, kegiatan PTS ini merupakan ujian pertama kali setelah dua tahun terakhir pelaksanaannya dilakukan secara online. “PTS ini juga kita ingin melihat kemampuan anak dalam mengerjakan soal-soal yang dibagi, karena kita ketahui selama dua tahun ini para siswa-siswi kita belajar secara daring saja,” ujarnya. Selasa (15/3/2022). “Maka dari itu, dengan adanya PTS ini diharapkan kita mampu melihat kemampuan anak dalam menangkap pembelajaran, yang selama ini disampaikan oleh para dewan guru secara online,” ujar dia. Dirinya mengatakan, apabila dalam kegiatan PTS ini hasil yang didapatkan oleh para anak murid di bawah rata-rata, pihaknya akan melakukan evaluasi dalam mekanisme pembelajaran yang akan dilakukan kedepannya. “Kegiatan ini kan bertujuan untuk melihat kemampuan anak didik kita, jangan sampai dengan pandemi yang melanda kemudian sistem pembelajaran dilakukan secara online, membuat kemampuan anak kita dalam segi pendidikan menurun,” kata dia. Selain memantau pelaksanaan kegiatan, lanjutnya, pihaknya juga ingin memastikan protokol kesehatan (Prokes) berjalan secara ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Pelaksanaannya kita bagi beberapa sesi, dengan tujuan agar tidak terjadinya penumpukan anak murid dalam satu kelas itu, dalam peraturannya kan sudah dijelaskan dalam satu kelas itu hanya 50% dari jumlah keseluruhan,” katanya. (Red)

Kejari Pesawaran Terima Laporan Dugaan Korupsi Mantan Kades Hanau Berak

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran telah menerima berkas pengaduan terkait adanya dugaan Korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2018, Sampai 2021 hingga ratusan juta rupiah yang di lakukan Mirza Ghulam mantan Kepala Desa Hanau Berak Kecamatan Padang Cermin, Rabu (16/3/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti melalui Kasi Intel A. Dice, mengakui telah menerima laporan tersebut dan akan kami laporkan kepada Kajari, kemudian baru dipelajari untuk didalami sejauh mana dugaan penyimpangan Dana Desa yang ada di Desa Hanau Berak.

“Iya berkas laporan sudah kami terima dan lengkap, nanti akan saya serahkan terlebih dahulu kepada Ibu Kajari, setelah itu akan kami pelajari untuk segera di tindak lanjuti dan kami dari Kejari Pesawaran siap mendalami sejauh mana penyimpangan Dana Desa yang dilaporkan,” terangnya kepada Handalonline.com, Rabu (16/3/2022).

Sebelumnya diberitakan, Masyarakat Desa Hanau Berak Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mulai bergejolak, dikarenakan realisasi dalam pembangunan yang menggunakan Dana Desa (DD) Tahun 2018, Sampai 2021, diduga banyak Terjadi penyimpangan fiktip dan mark up anggaran hingga ratusan juta rupiah yang di lakukan mantan kepala desa setempat Mirza Ghulam Ahmad.

“Kami masyarakat Desa Hanau Berak meminta kepada Aparat penegak hukum agar melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan penyimpangan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020, sampai 2021 di Desa kami yang di lakukan mantan Kades Mirza Guhlam Ahmad,” ungkap salah satu masyarakat Desa Setempat kepada Handalonline.com, Senin (21/2/2022).

Dia mengatakan Mirza Guhlam Ahmad saat menjabat, menjadi Kepala Desa sampai dari tahun 2015 sampai dengan, 2021 dalam melaksanakan pembangunan di desa diduga banyak terjadi penyimpangan anggaran dan tidak transparan kepada masyarakat.

“Jadi harapan kami kepada aparat penegak hukum, tolong lihat dan lakukan pengumpulan data, kami siap memberikan keterangan kepada Inspektorat, kepolisian maupun kejaksaan Negeri Pesawaran untuk mengungkap penyimpangan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021 dan itu sudah menjadi rahasia umum,” ujarnya.

Di ketahui untuk anggaran tahun 2018 nama item Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebudayaan Rumah Adat Keagamaan Milik Desa Rp. 90.750.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 63.287.550 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga Rp. 54.606.600.

Ada Juga Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase,Rp. 129.218.950 kemudian Penyertaan Modal BUM Desa Rp. 114.387.298 kembali menganggarkan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kebudayaan Rumah Adat Keagamaan Milik Desa Rp. 99.350.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 281.670.200.

Kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Desa Rp. 133.441.650 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD Rp. 85.894.452.

Selanjutnya anggaran tahun 2019 Desa Hanau berak menganggarkan Pelaksanaan Pembangunan Desa nama item Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sanitasi Permukiman  Gorong-gorong, Selokan, Parit, Rp. 140.056.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Desa Rp. 19.668.750.

Kemudian Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum, Rp. 125.126.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD Rp. 85.542.200 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengadaan Sarana/Prasarana Alat Peraga Edukatif (APE) PAUD  TK TPA TKA.TPQ Madrasah Non-Formal Milik Desa Rp. 164.492.700.

Selanjutnya di tahun 2020 juga menganggarkan item Pembangunan  Posyandu Polindes PKD Rp. 134.706.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga Rp. 170.933.000 kemudian Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum Rp. 48.375.000 kemudian Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kebudayaan Rumah Adat Keagamaan Milik Desa Rp. 43.200.000.

Ada Juga Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp. 45.936.000 kemudian Penanggulangan Bencana Rp. 45.936.000.

Kemudian juga menganggarkan di tahun 2021 item Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp. 43.965.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase Onderlagh Rp. 122.334.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air Tandon Penampungan Air Hujan Sumur Bor, Rp. 35.000.000.

Dan lagi menganggarkan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp. 41.220.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sarana Prasarana Perpustakaan/ Paud Taman Bacaan Desa Sanggar Belajar Milik Desa Rp. 142.874.000 kemudian menganggarkan kembali Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase, onderlagh Rp. 122.334.000.

Kemudian kembali menganggarkan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air Tandon Penampungan Air Hujan Sumur Bor Rp. 35.000.000.

Salah satu masyarakat Dusun 7 umbul biluk Sf (47) mengatakan selama masa jabatan Kepala Desa Mirza banyak pembangunan yang tidak selesai dan bahkan di kerjakan terkesan asal-asalan dan ini sudah menjadi rahasia umum seperti pembangunan Paud yang di akhir masa jabatan belaiau, tahun 2021di dusun 7 yang menghabiskan anggaran Rp.142.874.000.

“Kita lihat saja pembangunan nya dari kasat mata dan sekarang sudah bukan beliau lagi kepala desa nya namun pembangunan tersebut belum selesai, pintu dan jendela pun tidak ada dan tidak ada manfaat untuk masyarakat artinya disitu sudah jelas dan kami yakin anggaran dana desa Hanau berak selama masa jabatan mantan kades mirza banyak di manipulasi SPJ nya kami sangat yakin,” terangnya.

Terpisah masyarakat Dusun 7 RA, (37), mengatakan bukan menjadi rahasia umum lagi dugaan-dugaan korupsi yang terjadi di desanya, salah satunya pembangunan gedung posyandu di tahun 2020 yang juga terletak di Dusun 7 yang menghabiskan anggaran Rp. 134.706.000.

“Itu tidak sesuai dengan perjanjian awal melalui musyawarah, yang harus nya tanah tersebut di uruk kemudian baru di bangunkan posyandu dengan volume 6×5, 5 Meter yang harus nya di bangunkan kamar mandi/Wc namun yang terjadi malah sebalik nya dan tidak sesuai dengan perjanjian awal bahkan bila hujan turun gedung posyandu tersebut akan di masuki air,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, Selama kades Mirza memimpin Desa Hanau Berak harus nya posyandu tersebut juga di lengkapi dengan listrik namun lihat saja yang terjadi kwh listrik pun tidak ada.

“Pernah dulu saat di adakan pemeriksaan dari Inspektorat baru lah ada kwh atau meteran listrik dan setelah pemeriksaan selesai kwh tersebut sudah tidak ada lagi, inilah yang terjadi Desa Hanau Berak dan saat ada kegiatan posyandu yang harus menggunakan listrik terpaksa harus menyambung kepada masyarakat,” sebutnya.

Begitu juga di katakan warga Dusun Pematang Jambu Sobirin (50), terkait pembangunan Onderlagh yang di anggarkan, dengan volume panjang 150 Meter Lebar dua Meter yang terkesan asal jadi tanpa ada penggilingan dan terkesan membuat aturan di luar aturan itu uang masyarkat dan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Itu belum lama kalau tidak salah pernah ada pemeriksaan dari Tipikor Polres Pesawaran terkait pembangunan tersebut dan juga sempat di terbitkan oleh media namun tidak ada tindak lanjutnya,” ungkapnya.

Senada dikatakan AN (61), pada tahun 2021 ada pembanguan jalan rabat beton/gang yang harus nya di bangun kan sepanjang 50 Meter dengan ketebalan 15 cm Namun yang terjadi hanya di bangun kan Sepanjang 19 Meter dengan ketebalan 8 cm Rp. 41.220.000.

Kemudian Warga Dusun Dua RM (40) mengatakan untuk pembangunan sumur bor di tahun 2021 yang di anggarkan sebanyak dua kali Rp 35.000.000 masing-masing di tahap satu dan dua itu tidak ada bisa di duga fiktip.

“Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Hanau Berak dalam hal ini sangat berharap kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran untuk menindak lanjuti dugaan korupsi Kolusi Nepotisme yang terjadi di desa kami, dan kami menilai pekerjaan dan desa tahun 2018 sampai 2021 banyak penyimpangan anggaran bagai mana desa kami mau maju kalau seperti ini itu kemana lagi anggaran nya jelas itu sudah menyalahi aturan dan harus di periksa oleh aparat penegak hukum,” desaknya.

“Dan jika nanti di temukan tindak pidana nya kami berharap agar di proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar menjadi efek jera untuk kepala desa yang lain agar lebih berhati-hati dalam menggunakan Anggaran Dana Desa,” pungkasnya.

Sementara itu mantan Kepala Desa Hanau Berak Mirza Ghulam Ahmad, saat di konfirmasi media Handalonline.com, terkait dengan dugaan indikasi korupsi dan manipulasi anggaran Dana Desa, tidak berada di tempat begitu juga ketika di konfirmasi melalui telpon seluler dengan nomor 08218286**** tidak dalam keadaan aktip begitu juga saat dikirim pesan melalui Whatsapp tidak dalam keadaan aktip.

Dan saat media ini ke Balai Desa Hanau Berak, aparatur desa yang di jumpai tidak ada satupun dari mereka yang menjawab pertanyaan media ini dan terkesan menghindar dari pertanyaan media ini.

Kemudian saat media ini menghubungi Regan Nanta selaju Bendahara Desa yang turut andil dalam pembangunan saat jabatan mantan Kades Mirza Ghulam Ahmad, melalui telpon nomer 08131889****, via Whatsapp tidak mengangkat walau dalam keadaan aktip dan ketika di kirim  pesan Whatsapp hanya di baca saja. (Indra Jaya)

Desa Harapan Jaya Kejar Target 80 Persen Vaksinasi

Pesawaran (HO) – Masyarkat Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way ratai Kabupaten Pesawaran mengikuti vaksinasi dosis satu dua dan tiga di balai desa setempat, Selasa (16/3/2022).

Kepala Desa Harapan Jaya Susalit Cokro Aminoto mengatakan guna percepatan vaksinasi dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus covid-19 dan untuk hari ini Polri bersama Puskesmas rawat inap Bunut sebagai tim pelaksana vaksinasi di Desa Harapan Jaya dengan Merk Aztrazeneca sebanyak 155 dosis satu dua dan tiga.

“Seiring vaksinasi dosis satu dua dan tiga Desa Harapan Jaya sesuai dengan target, diangka 80 persen di kebut,” jelasnya kepada Handalonline.com, Rabu (16/3/2022).

Dia berharap kepada masyarakat untuk segera vaksin agar terhindar dari penularan virus covid 19 karena sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.

“Jadi kita pemerintah desa akan terus berupaya untuk mencapai terget sampai 80 persen sebelum bulan Ramadhan dan alhamdulilah hari ini masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi,” ujarnya.

Kades juga menambahkan, demi kebaikan masyarkat nya khusunya bila nanti saat lebaran mau berpergian keluar kota atau mudik begitu juga sebalik nya sudah aman karena sudah di vaksin.

“Saya mewakili seluruh warga masyarakat dan pemerintah desa mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyak nya kepada Dinas Kesehatan, camat, TNI/Polri bersama UPT Puskesmas Rawat Inap Bunut yang sudah memberikan vaksinasi dosis satu dua dan tiga,” pungkasnya.

Dalam pantauan Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Indra Jaya)

Aparat Penegak Hukum Didesak Periksa Kepala SDN 8 Padang Cermin

“Sekali lagi Kami berharap Kepada Disdikbud Kabupaten Pesawaran untuk mengambil langkah tegas, demi lancarnya kegiatan belajar mengajar di sekolah”

Pesawaran (HO) – Ratusan wali murid SDN 8 Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Lampung, mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan dan memeriksa Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin karena diduga dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) hingga ratusan juta rupiah.

Salah satu wali murid kelas IV, warga Dusun 1, Sf (40) mengatakan terkait pemberitaan yang beredar di media sosial yang sudah jelas itu keluhan serta desakan dari wali murid namun hingga saat ini Disdikbud Kabupaten Pesawaran belum mengambil sikap tegas, maka pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan aksi damai.

“Kami juga mendesak aparat penegak hukum, baik dari Kejaksaan Negeri maupun Polres Pesawaran agar melakukan langkah-langkah hukum, sehingga kedepan ada efek jera, bagi terduga-terduga korupsi,” ungkap SF, kepada Media Handalonline.com, Selasa (15/3/2022).

Terpisah salah satu wali murid Kelas IV, juga menyampaikan desakan yang sama, jika Kepsek Atri Mulyani tidak di copot dari jabatan nya sebagai kepsek dirinya akan memindahkan anaknya ke sekolah lain, karena dia menilai karena SDN 8 tidak memberikan contoh yang baik untuk anak-anak.

Dia mengungkapkan, sejak awal Atri Mulyani menjadi kepsek di SDN 8 pacer dirinya mengatakan banyak sekali gejolak serta ke janggalan terkait penggunaan Dana BOS dan PIP yang tidak transparan, lebih anehnya lagi buku PIP di tahan oleh kepala sekolah.

“Sekali lagi saya berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran agar dapat mengambil langkah tegas, demi lancarnya kegiatan belajar mengajar di sekolah,” harapnya.

Sementara itu Kepala SDN 8 Padang cermin Atri Mulyani saat dikonfirmasi Handalonline.com terkait dugaan penyalahgunaan Dana BOS dan PIP disinyalir adanya penyimpangan, mengajak agar dapat bertemu terlebih dahulu, untuk mengobrol mencari jalan yang terbaik.

“Maaf bang, kapan bisa duduk bareng bang biar kenal bisa ngobrol gimana yang terbaik kapan bang dan di mana ya bang saya mohon bang kita ketemu dulu saya tunggu kabar dari abang,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala SDN 8 Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Atri Mulyani, diduga dalam penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2020 Sebesar Rp. 122.760.000, diduga banyak terjadi penyimpangan dan manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) hingga ratusan juta rupiah.

Diketahui dalam penggunaan Dana BOS Tahun 2020 Triwulan Ke-1, Sebesar Rp. 37.800.000 dengan rincian yang digunakan untuk, item pengembangan perpustakaan Rp. 7.380.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 3.770.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 7.998.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 7.560.000, langganan daya dan jasa Rp. 500.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 542.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.

“Kemana dana itu bang, kayak nya tidak ada yang di realisasikan kami di sekolah, karena kami sangat tau apa saja yang di realisasikan,” ungkap salah satu dewan guru, kepada media Handalonline.com, Rabu (23/2/2022).

Kemudian Dana BOS di Triwulan Ke-ll, Sebesar Rp. 50.400.000, dengan rincian yang digunakan untuk item  penerimaan Peserta Didik baru Rp. 1.125.000, pengembangan perpustakaan Rp. 18.780.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 2.220.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 1.845.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 6.970.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.160.000, langganan daya dan jasa Rp. 750.000 dan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 500.000 serta pembayaran honor 10.050.000.

Begitu juga untuk Dana BOS Triwulan-lll, Sebesar Rp. 34.560.000 yang digunakan untuk item kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 1.970.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 3.844.000, administrasi kegiatan sekolah Rp. 8.236.000, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 8.660.000, langganan daya dan jasa Rp. 900.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 900.000 dan pembayaran honor Rp. 10.050.000.

Sementara itu salah satu murid Kelas IV dan  kelas V kemudian kelas lll menjelaskan di tahun 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada, karena saat itu kegiatan sekolah daring bahkan 2021 juga tidak ada Kemudian untuk buku di perpustakaan seperti nya tidak ada pembelian karena itu buku-buku yang ada adalah buku sudah lama semua.

“Kalau pun ada yang baru kami tidak pernah tau buku, nya ada atau tidak dan kami juga tidak pernah mendapat bantuan dari sekolah seperti sekolah-sekolah lain pak,” ujar mereka.

“Kami tidak pernah ada kegiatan ekstrakurikuler karena sekolah saat ini daring pak, begitu juga dengan buku yang ada, itu buku-buku lama semua pak dulu sebelum covid 19 untuk ekstrakurikuler ada kami sering bermain kasti,” tambahnya.

Terpisah salah satu wali murid yang nama nya minta di rahasiakan juga mengatakan terkait bantuan anak nya juga tidak ada dari sekolah, padahal anak nya layak untuk mendapatkan bantuan, selain itu banyak juga keluhan-keluhan dari Wali murid.

“Untuk kegiatan ekstrakurikuler tidak ada itu karena anak saya tidak bersekolah sampai saat ini kegiatan ekstrakurikuler tidak ada Sedangkan ada anggaran nya ya bang itu lah yang terjadi di sekolah SDN 8 sudah menjadi rahasia umum,” ucapnya.

Begitu juga di sampaikan salah satu dewan guru yang nama sangat minta di rahasiakan karena takut timbul kesalahpahaman saat Media ini menanyakan beberapa, item Anggaran Dana bantuan operasional  tahun 2020 terkesan buang badan dan terburu-buru menjawab pertanyaan media ini.

“Maaf pak saya tidak berani jawab saya tidak tau dan saya takut kesalahan silahkan bapak jumpai saja langsung ibu Atri Mulyani selaku kepala sekolah,” katanya.

Saat media ini kembali menanyakan item untuk ekstrakurikuler, administrasi kegiatan sekolah dan pengembangan perpustakaan dia tetap takut menjawab.

“Sekali lagi saya mohon maaf, saya tidak bisa jawab dan saya takut kesalahan, kalau Untuk guru Honor di sekolah kita itu ada empat guru yang berstatus tenaga, honorer untuk gajih nya saya tidak tau dan saya tidak bisa jawab apa pertanyaan kalian terkait Dana BOS,” ucapnya.

Terpisah salah satu wali murid mengarahkan media ini untuk melihat meteran listrik, karena dia menduga ada kejanggalan.

“Bang coba tolong di lihat dan di cek untuk KWH meteran listrik di SDN 8, kayak nya itu tidak berfungsi secara normal pada umum nya sepertinya ada kejanggalan atau permainan pihak sekolah,” sebutnya.

Dia juga berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Pesawaran maupun Tindak Pidana Polres Pesawaran, jika ada indikasi penyimpangan dana BOS maupun anggaran sekolah lain nya, agar dapat melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan dan ditindak lanjuti sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Kami berharap kepada Aparat Penegak hukum Kabupaten Pesawaran untuk menindak lanjuti terkait apa yang terjadi di sekolah tempat anak-anak kami menimba ilmu , kalau ada penyimpangan dana sekolah agar dapat ditindaklanjuti dan menjadi evaluasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” harapnya.

Sementara itu Atri Mulyani Kepala SDN 8 Padang Cermin ketika akan di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan anggaran Dana BOS Tahun 2020 tidak berada di kantor. Dan saat di konfirmasi melalui telpon seluler dengan nomor 08127267**** tidak mengangkat dan saat di hubungi melalui via chat WhatsApp hanya di baca dan tidak membalas.   (Indra Jaya)