Polres Pesawaran Gelar Ops Sikat Krakatau, Amankan 7 Perkara 8 Tersangka

Pesawaran (HO) – Kegiatan Operasi Sikat Krakatau Polres Pesawaran Polda Lampung berlangsung selama 14 hari, terhitung dari tanggal 24 Mei 2022 hingga tanggal 06 Juni 2022, Selama Operasi Sikat Polres Pesawaran telah berhasil mengungkap 7 perkara dengan 8 tersangka. Hal tersebut disampaikan Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) dalam Konferensi Pers dengan didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin, S.H., M.H beserta Kasi Humas AKP Darwin, S.H dan Kasi Propam Iptu Yurisman, Kamis, (16/6/2022) Pukul 13.30 Wib. Kapolres mengatakan, Operasi Sikat Krakatau 2022 ini dilakukan guna menciptakan situasi dan kondisi ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Pesawaran yang Aman dan Kondusif serta terhindar dari tindak pidana seperti Curas, Curat & Curanmor (C3). “Dari hasil Ops Sikat tersebut, Satreskrim Polres Pesawaran berhasil mengungkap 7 Perkara dengan 8 tersangka yang saat ini telah kita amankan,” kata Kapolres. Kemudian Kapolres juga mengungkapkan, ada empat (4) pucuk senjata api rakitan, tiga (3) pucuk diantaranya hasil penyerahan dari masyarakat secara sukarela dan satu (1) pucuk lagi dari orang yang tidak dikenal dengan cara membuang senpi rakitan di jalan daerah Hanau Berak Padang Cermin. “Penyerahan tiga (3) pucuk senpi rakitan diantaranya berasal dari masyarakat Kecamatan Tegineneng, Gedong Tataan dan Kecamatan Padang Cermin,” lanjut Kapolres. Adapun rincian ungkap kasus Ops Sikat Polres Pesawaran, Kasus curat sebanyak 3 kasus dengan 4 tersangka, Kasus curanmor 2 kasus dengan 2 tersangka, Kasus Persetubuhan 1 kasus dengan 1 tersangka dan Kasus Pencabulan anak dibawah umur 1 kasus 1 tersangka,” terang Kapolres. Untuk barang bukti yang telah berhasil diamankan diantaranya berupa Sepeda motor, surat kendaraan hingga Handphone, “Barang bukti yang diamankan yakni, dua (2) unit sepeda motor jenis Honda Revo dan sepeda motor Yamaha jenis Vega ZR, 2 buah Handphone milik tersangka, serta dua (2) surat BPKB dan satu (1) surat STNK,” tambah Kapolres. Selain itu, Kapolres Pesawaran juga menghimbau kepada masyarakat hendaknya saat keluar rumah untuk selalu tetap berhati-hati, hindari jalan sepi terutama pada malam hari, dan bagi warga masyarakat yang masih memiliki senpi / amunisi agar menyerahkan ke Polsek Jajaran atau Polres Pesawaran Polda Lampung. “Diharapkan dengan adanya Operasi Sikat tersebut akan memberikan kenyamanan dan ketentraman kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutup Kapolres. (Rls/Red)

Besok Sebanyak 65 CJH Asal Pesawaran Siap Berangkat

Pesawaran (HO) – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, melaksanakan kegiatan Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada 65 Calon Jemaah Haji (CJH) asal kabupaten setempat. Kepala Kemenag Pesawaran yang dalam hal ini diwakili Kasi Haji dan Umroh Paiman mengatakan, pihaknya telah rampung melakukan tes PCR kepada seluruh para CJH yang dilakukan oleh tim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Lampung. “Tadi pagi sudah dilakukan tes PCR alhamdulillah tidak ada kendala, kalau kami tugasnya hanya mengumpulkan para jemaah yang akan berangkat, dan yang bertugas melakukan PCR itu tim dari RSUD Provinsi Lampung,” ujarnya. Kamis (16/6/2022) “Kalau untuk hasilnya, diperkirakan jam lima sore ini keluarnya yang nantinya akan disampaikan kepada Dinas Kesehatan kita, lalu dikoordinasikan kepada kami yang akan dilanjutkan kepada para CJH,” ujar dia. Menurutnya, H-2 sebelum keberangkatan para CJH ada dua calon jemaah yang mengundurkan diri, sehingga pihaknya tahun ini hanya memberangkatkan 65 CJH asal Pesawaran. “Kalau untuk alasan yang dua mengundurkan diri karena berangkatnya tidak bersama pasangannya, sehingga mereka mengundurkan diri pada keberangkatan tahun ini,” kata dia. Menurutnya, setelah rampung pemeriksaan PCR ini, nantinya para CJH akan dilepas pada hari Jumat 17 Juni di Islamic Center Kabupaten Pesawaran ke asrama haji. “Rencananaya besok setelah selesai shalat subuh berjamaah di islamic, ada acara seremoni pelepasan para CJH yang rencananya akan dilepas oleh Bupati Pesawaran,” katanya. (Red)

Tonggak Sejarah, Bupati Lakukan Peletakan Batu Pembangunan Kantor PWI Pesawaran

Pesawaran (HO) – Bupati Dendi Ramadhona memimpin peletakan batu pertama pembangunan Balai Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran di Kompleks kantor Pemkab setempat, Kamis (16/6/2022). Dendi menuturkan, pembangunan Balai Wartawan tersebut merupakan bentuk rasa syukur Pemkab Pesawaran atas tumbuh kembangnya pers di Bumi Andan Jejama. “Di setiap pembangunan Kabupaten Pesawaran PWI selalu hadir, tidak hanya lewat berita namun juga di kegiatan sosial yang kerap dilakukan,” ungkapnya. Ditambahkan Dendi, balai wartawan yang dibangun tidak sekedar menjadi titik kumpul, tapi juga merupakan tempat menyerap aspirasi, ide dan gagasan. “Dengan berdirinya gedung tidak bermaksud untuk mengkebiri pers, tapi bisa sebagai sumbang saran dan menjalankan fungsi sosial kontrol PWI Pesawaran lebih maksimal,” tambahnya. Dikesempatan yang sama, ketua PWI Kabupaten Pesawaran, M Ismail mengatakan, PWI Pesawaran mengucapkan rasa terimakasihnya atas perhatian Bupati Kabupaten Pesawaran yang telah membantu dalam pembangunan kantor PWI Pesawaran. “Hari ini, Kamis 16 Juni 2022 merupakan tonggak sejarah di Kabupaten Pesawaran dimana pada masa kepemimpinan bapak Dendi Ramadhona lah kantor PWI dibangun, hal itu akan selalu dikenang dari masa ke masa sebagai bentuk kepedulian Bupati kepada insan pers Pesawaran,” kata dia. Ismail mengajak seluruh anggota PWI Pesawaran, agar dengan dibangunnya Gedung Kantor PWI ini akan lebih meningkatkan kinerjanya, dan menjalin kerjasama kemitraan yang lebih profesional dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik. “Keinginan memiliki Gedung Kantor sendiri sesungguhnya sudah lama diupayakan, yaitu sejak berdirinya atau terbentuknya kepengurusan PWI Pesawaran hampir 14 tahun lalu di era senior-senior kami,” ujarnya. “Alhamdulillah pada hari ini, berkat dukungan dari bapak Bupati Pesawaran bapak Dendi Ramadhona, keinginan kami itu Insya Allah akan segera terwujud,” pungkasnya. Sedangkan ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah menuturkan kegiatan peletakan batu pertama ini merupakan kabar bahagia untuk PWI Kabupaten Pesawaran dan Lampung pada umumnya. “Pembangunan sekretariat merupakan mimpi dari semua organisasi, karenanya ini merupakan momen bahagia buat kita semua, semoga kantor sekretariat ini bisa berguna bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” tukasnya. “Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Bupati yang telah mewujudkan mimpi PWI Lampung dan mimpi PWI Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (Red)

Selama 40 Tahun mengabdi, Ini Cerita Sukaduka Suratno, S.Pd, Usai Purna Tugas

Pesawaran (HO) – Suratno, S.Pd. Berpamitan Dengan Seluruh tenaga pendidik usai masa Bhakti nya menjadi seorang Kepala Sekolah tentu ini satu pengabdian perjalanan diri nya menjadi Seorang guru sampai menjadi Kepala Sekolah di tiga Sekolah yang berbeda. Suratno, S.Pd menceritakan perjalanan nya di dunia pendidikan dirinya mengajar di SMPN transap 2 Hanura Kecamatan Padang Cermin Pada waktu itu tahun 1982 masih menjadi tenaga honor kemudian kuliah PGSLP tahun 1985 Setelah itu tahun 1986 dan dirinya diangkat menjadi PNS. “Kalau bicara sukacita ngga selesai 1001 malam mas untuk di ceritain,” celetuknya sembari bercanda kepada Handalonline.com, Rabu (15/6/2022). Suratno, S.Pd yang juga kelahiran Pekon Pringkumpul Kabupaten Pringsewu pada 25 juni 1962 silam, menerangkan dari tahun 1982 sampai dengan tahun 2016, dirinya tetap mengabdi menjadi guru di SMPN 2 Pesawaran Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, kemudian di tahun 2017 dia menjadi Kepala Sekolah di SMPN 13 Banding Agung Kecamatan Punduh Pidada dari tahun 2017 Sampai 2018 dan tahun 2019 Sampai 2021 menjadi Kepala Sekolah di SMPN 14 Pesawaran. “Tepatnya di Desa Dantar Kecapi Kecamatan Padang Cermin, di tahun 2022 bulan Januari sampai dengan sekarang ini, saya menjadi Kepala Sekolah di SMPN 10 Pesawaran Kecamatan Padang Cermin Dusun Damarejo Desa Paya tepatnya di tanggal 25 Juni 2022, saya Purna Bhakti tugas sebagai kepala sekolah artinya sudah tidak dinas lagi menjadi kepala sekolah,” kata Suratno, S.pd. Pria yang biasa di sapa Pakde ini melanjutkan tentunya ini satu pengabdian perjalanan dirinya dari menjadi guru sampai kepala sekolah di tiga sekolah, yang berbeda untuk ini dia berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Bupati Kabupaten Pesawaran yang sudah mempercayai dirinya. “Begitu juga dengan seluruh jajarannya dan juga kepada guru-guru SMPN 10 Pesawaran, saya banyak ucapkan terimakasih atas dukungannya sehingga saya sampai tuntas bisa melaksanakan tugas dengan baik tentunya. Semoga SMP N 10 Pesawaran guru-gurunya komitmen untuk mencerdaskan anak-anak bangsa khususnya di wilayah Padang Cermin,” ucapnya. Suratno menghimbau kepada para pendidik kiranya tetap semangat, komitmen tetap tanggung jawab untuk menjadi tenaga pendidik mencerdaskan anak-anak bangsa tentu mereka butuh kasih sayang butuh ilmu bekal kelak nanti oleh karenanya sekali lagi terimakasih kepada seluruh kawan-kawan kepala sekolah se kabupaten Pesawaran yang mendukung nya selama ini menjadi kepala sekolah. “Juga kepada seluruh guru-guru baik SMPN 2, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 10 tetap semangat bapak ibu dewan guru untuk mencerdaskan anak-anak bangsa kiranya ini saja yang dapat saya sampaikan semoga kita tetap semangat mencerdaskan anak bangsa sekarang dan selamanya amin,” pesan Suratno, S.Pd. “Jaman Saya menjadi guru tidak ada dan terlalu yang mengenal namanya ITE, sekarang hebat sekali artinya mengajar bisa melalui online, itu merupakan metodologi yang begitu pesat perkembangannya, jadi untuk guru-guru muda kami yakin guru-guru yang pilihan yang bisa bertanggung jawab,” katanya. Jika lanjutnya, ada suka dukanya memang menarik bagi dirinya, artinya harus bisa mengikuti jaman, di tahun 2017 dia harus bisa mengikuti perkembangan pendidikan melalui ITE. “Saya paksakan meski pun saya sudah tua saya belajar, belajar dan belajar, jadi walaupun sudah tua suka dukanya saya harus mengikuti perkembangan metodologi dengan melalui ITE, ya artinya dukanya itu ya sudah tua dipaksakan harus mengikuti perkembangan pendidikan melalui metodologi ITE mengajar dengan ITE. Akhirnya saya bisa mengikuti juga,” ujarnya sembari ketawa. Suratno, S.Pd, menambahkan dimasa pensiun nya dirinya ingin bertani dan berkebun dan menikmati hidup dengan keluarga, anak dan cucu. “Saya pikir demikian. Berkebun cengkeh, pala dan sedikit simpanan pohon Medang, saya tanam dulu tahun 2009 dan tahun 2022 saya bongkar untuk modal pensiun. Demikian terima kasih semoga semuanya berjalan dengan baik,” kata Suratno, S.Pd. “Dan tadi menjadi hari terakhir saya ke- SMPN 10 untuk menandatangani raport kelas 7, 8 dan 9, dan tanda tangan (SKL) setelah itu saya pamitan melaksanakan perpisahan di SMPN 10 pesawaran,” pungkasnya. (Indra Jaya).

Peletakan Batu Pertama Bangun Balai Wartawan, Ketua PWI Pesawaran Gelar Rapat

Pesawaran (HO) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesawaran Lampung, Ismail pimpin langsung rapat koordinasi terkait rencana peletakan batu pertama untuk dimulai nya Pembangunan Balai Wartawan PWI Pesawaran yang akan dilaksanakan pada Kamis (16/6/2022) di Lahan kantor komplek Pemkab setempat. Menurut Ketua PWI Ismail, untuk peletakan batu pertama langsung dilakukan Bupati Dendi Ramadhona dan dihadiri juga oleh Ketua PWI Cabang Lampung Wirahadikusumah. “Mengingat pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan kantor Kamis pagi sekitar pukul 09.00 Wib, maka terhitung hari ini kita merapatkan barisan dalam rangka persiapannya, saya harap kita saling bahu-membahu agar pelaksanaan berjalan dengan lancar,” terang Ismail yang juga Owner Media Handalonline.com. Begitu juga disampaikan penasehat PWI Triadi Pramono, menyambut dengan baik rencana persiapan untuk peletakan batu pertama pembangunan Balai Wartawan PWI Pesawaran, apalagi rapat ini dipimpin langsung Ismail selalu Ketua PWI.   “Saya apresiasi kerja keras PWI yang di pimpin oleh Bapak Ismail, apalagi pernah disampaikannya saat usai di lantik sebagai ketua mengatakan kalau kepemimpinannya dia akan berlari, mengejar ketinggalan, dan ini terwujud,” ujar Triadi yang pernah menduduki sekretaris beberapa tahun sebelumnya. (Red)

SDN 2 Marga Punduh Ajukan Sertipikat, BPN Pesawaran Lakukan Pengukuran

Pesawaran (HO) – Petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran melakukan pengukuran tanah di SDN 2 Marga Punduh Kecamatan Marga Punduh.

Kepala SDN 2 Marga Punduh Syahrudi, S.Pd, membenarkan hari ini kedatangan tamu sekitar jam 11.30 dari Tim Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) dan BPN dalam rangka melakukan pengukuran tanah.

“Alhamdulillah pengukuran ini berjalan dengan lancar dengan batas-batas yang sudah ada titik-titik nya dan kedepan nya Insya Allah dan sekolah ini akan lebih baik lagi, di sini saya baru menjabat beberapa bulan menjadi  Kepsek SDN 2 Marga Punduh,” terangnya kepada Handalonline.com, Selasa (14/6/2022).

Kepala SDN 2 Marga Punduh Syahrudi, S.Pd

Dia melanjutkan SDN 2 Marga Punduh berupaya sebaik mungkin untuk menjadi sekolah favorit sehingga menjadi pilihan masyarakat.

“Guru- guru kami di SDN 2 Marga Punduh berharap banyak kepada saya sebagai Kepsek untuk bisa membawa sekolah ini lebih baik lagi dari sebelum,” ucapnya.

“Kemudian dari pihak komite serta masyarakat dan orang tua siswa karena kita memang dulu sekolah di sini dan sekolah kita juga kampung kita dan ini saya akan mengupayakan semaksimal mungkin dan semampu saya untuk menjadikan sekolah SDN 2 Marga Punduh lebih baik lagi terutama untuk penyiapan sarana dan prasarana nya karena target kita kedepan kita ingin mendapatkan dan mempunyai Laboratorium komputer karena Sekolah kita ini belum ada,” timpalnya.

Diketahui dalam pengukuran tanah tersebut di dampingi juga dari Korwilcam Bapak Supria. (Indra Jaya)

KPK RI Gelar Bimtek Anti Korupsi, Bupati Pesawaran Sampaikan Apresiasi

Pesawaran (HO) – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) melalui Kepala Satgas 1 Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Rino Haruno membuka bimbingan teknis (bimtek) Desa Anti Korupsi di Balai Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (14/6/2022). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendampingi Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan untuk dapat menjadi pelopor desa anti korupsi setelah sejumlah indikator dipenuhi dalam penilaian yang nantinya akan dilakukan oleh Konsultan Tim Penyusun Desa Anti Korupsi. “Ada 10 desa yang nantinya akan mengikuti penilaian dengan indikator yang telah ditetapkan oleh juri atau penilai, nah kami akan mendampingi Desa Hanura sampai dilakukannya penilaian,” kata Rino Haruno. Rencananya, bimtek program desa anti korupsi Guwai Ngewujudko Pemekhintah Khik Masyarakat Desa Si Berintegrasi Mit Arah Desa Anti Korupsi Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran digelar dua hari yakni tanggal 14-15 Juni 2022 besok dengan diikuti seluruh aparatur desa didesa tersebut. Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Plh Sekda Kabupaten Pesawaran Syukur, Camat Teluk Pandan Edi dan Kepala Desa Hanura Rio Remota dan sejumlah jajaran serta OPD terkait. Kemudian, Kepala Satgas 1 Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK-RI Rino Haruno, Friesmount Wongso, Yuniva Tri Lestari dan Spesialis pembinaan dan peran serta masyarakat Lidia Vega Redongkir. Lalu, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kementrian Desa-RI Lutfy Latif, Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintah Desa Kementrian Dalam Negeri-RI Restia dan Konsultan. Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan beberapa prestasi dan kemajuan Bumi Andan Jejama terkait berbagai hal yang diantaranya kemajuan bidang pariwisata. “Dulu Kabupaten Pesawaran belum ada destinasi, lima tahun belakang kita gali potensi alam dan alhamdulillah hampir di seluruh desa telah memiliki destinasi wisata. Sekarang pariwisata yang ada di Kabupaten Pesawaran menjadi tujuan utama para wisatawan,” kata Dendi. Terpilihnya Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran yang akan menjadi Desa Anti Korupsi merupakan bukti geliat prestasi pembangunan diberbagai sektor terus bergerak maju, karenanya kegiatan yang dimaksud juga sangat diapresiasi. “Ikuti bimtek secara serius dan terapkan dalam tugasnya, mudah-mudahan nantinya dapat masuk nominasi setelah penilaian dilakukan oleh tim. Dan, kami berharap apa yang menjadi indikator penilai dapat dipenuhinya,” tegas dia. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan secara bergantian pesertanya, yakni pada pagi dan siang dengan materi yang sama disampaikan oleh pemateri dari kementrian terkait dan KPK-RI melalui divisinya. (Red)

Petakan Kekuatan Organisasi, Polres Pesawaran Cegah Masuk Ideologi

Pesawaran (HO) – Kepolisian Resor Pesawaran lakukan upaya pencegahan masuknya ideologi anti pancasila di wilayah hukum setempat. Terkait hal itu, kepolisian setempat bersama instansi terkait lakukan memetakan kekuatan organisasi Khilafatul Muslimin di wilayah hukum setempat. Aksi itu dilakukan sesuai instruksi Polda Lampung setelah penangkapan petinggi organisasi yang diduga anti Pancasila. Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo mengungkap sebanyak 250 anggota dan simpatisan organisasi itu berdomisili di wilayah hukum setempat. Selain memiliki ratusan pengikut, organisasi yang sedang hangat diperbincangkan itu juga memiliki tujuh sekretariat. “Kami datangi mereka untuk diberikan pemahaman agar menjaga situasi kemanan dan ketertiban masyarakat. Sejauh ini semua kooperatif, bahkan mereka secara sukarela menurunkan plang nama organisasi, juga berkomitmen untuk tidak melakukan aktivitas yang berhubungan dengan organisasi tersebut,” katanya, Senin malam, (13/6//2022). Selain mendata keanggotaan organisasi yang berpusat di Bandarlampung itu, pihaknya juga telah menertibkan sejumlah plang nama sekretariat kantor Khilafatul Muslimin yang tersebar di dua kecamatan: Gedongtataan dan Negerikaton. “Anggota dan simpatisan organisasi ini kebanyakan berprofesi sebagai petani dan hanya ikut ikutan, tapi kita pastikan untuk dilakukan pembinaan agar tidak melakukan tindakan yang anti Pancasila dan NKRI,” ujarnya. Bahkan, menurut dia, beberapa anggotanya tidak diperbolehkan mengibarkan bendera merah putih, serta tidak mengakui ideologi Pancasila. “Beberapa dari mereka sudah dibaiat, dan kami berharap untuk melepas baiat itu dan kembali kepada NKRI serta Ideologi Pancasila yang sudah disepakati oleh pendiri bangsa dan ulama,” tuturnya. Pratomo berpesan kepada masyarakat, bahwa hingga saat ini organisasi itu tidak terdaftar, sehingga aktivitas apapun yang berkaitan dengan nama organisasi untuk tidak dilakukan agar situasi kamtibmas terus terjaga. (Red)

SMPN 4 Pesawaran Gelar Pelepasan Sebanyak 209 Siswa-siswi Lanjutkan Cita-cita

Pesawaran (HO) – Mengangkat tema kembangkan layarmu ditempat yang baru, sesuai cita-cita mereka untuk modal dasarnya merupakan suport yang harus dimiliki jiwa semangat meraih cita-cita bagi siswa siswi SMPN 4 Pesawaran Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Rianti S.Pd. Selaku Kepala SMPN 4 Pesawaran menerangkan, kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas lX sebanyak 209 orang tentunya harapannya anak-anak yang sudah menimba ilmu di SMPN 4 Pesawaran akan melanjutkan ke jenjang berikutnya sesuai dengan cita-cita masing-masing. “Iya hari ini ada kegiatan pelepasan siswa siswi SMPN 4 Pesawaran tujuan dan sekaligus harapan supaya SMPN 4 lebih maju dan di cintai oleh masyarakat setempat yang sudah menitipkan putra putrinya menimba ilmu di tingkat Sekolah Menengah Pertama,” jelas Rianti S.Pd, kepada Media Handalonline.com, Senin, (13/6/2022). Kepsek berharap ke depannya SMPN 4 Pesawaran lebih diminati oleh warga masyarakat sekitar kemudian lebih dipercaya dan diterima sebagai pendidik yang kedepannya lebih meningkatkan pelayanan. “Acara pelepasan ini inisiatif dari siswa-siswi sendiri agar ada kesan dan kenangan selama menimba ilmu selama 3 tahun di SMPN 4 Pesawaran, alhamdulilah sudah dilaksanakan dengan lancar tidak ada halangan apapun,” ujarnya. (lndra Jaya)

Lapor Pak Bupati, SDN 13 Teluk Pandan Butuh Sarana Prasarana Penunjang Pendidikan

Pesawaran (HO) – Salah satu faktor pendukung keberhasilan dunia pendidikan agar terciptanya suasana nyaman, dengan terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana yang layak pakai. namun fakta berkata lain, masih ada saja fasilitas Gedung Bangunan Sekolah (GBS) yang memprihatinkan yang belum tersentuh bantuan pemerintah dinas terkait.

Salah satunya, Gedung SD Negeri 13 Teluk Pandan yang terletak di Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran.

Kepala SDN 13 Teluk Pandan Asipita S.Pd berharap kepada Bupati Pesawaran melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan bantuan rehab bangunan sekolah maupun sarana dan prasarana dalam menunjang pendidikan di SDN 13 Teluk Pandan.

Kepala SDN 13 Teluk Pandan Asipita S.Pd

Sebab katanya, ada beberapa gedung sekolah yang sudah mulai rusak dan rapuh, sehingga membutuhkan renovasi dan perbaikan.

“Selain Gedung sekolah banyak yang sudah rusak dan bocor, banyak bangku dan meja sekolah yang sudah tidak layak untuk ditempati, sehingga ketika anak-anak belajar kurang nyaman, apalagi ketika turun hujan, atap bangunan banyak yang bocor,” ungkapnya kepada Handalonline.com Senin (13/6/2022).

Kemudian lanjut Aspita yang baru menjabat enam bulan menjadi Kepala SDN 13 Teluk Pandan ini, pihak sekolah juga berharap adanya perbaikan lapangan untuk melaksanakan upacara agar diperbaiki karena banyak lubang-lubang dan tanah nya tidak rata serta perbaikan pagar sekolah.

“Kami sangat berharap Kepada Bapak Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona melalui Dinas Pendidikan agar dapat melihat langsung sekolah kami, karena kepada siapa kami mengadu kalau bukan kepada Bapak Kami, Bapak Bupati,” ujarnya penuh harap.

Kepsek menambahkan, semua bangunan ada tujuh ruang kelas yang dipakai enam kelas karena sudah rusak, selain ruang belajar mengajar, ada ruang kantor dewan guru, yang belum ada ruang UKS, ruang Laboratorium, ruang perpustakaan maupun ruang kepala sekolah.

“Pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan proposal kepada Dinas Pendidikan untuk pengajuan perbaikan gedung maupun sarana dan prasarana, namun sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,” sebutnya.

“Jadi kami berharap kepada Bapak Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona agar dapat menindaklanjuti permohonan pihak sekolah untuk membantu kegiatan belajar mengajar di SDN 13 Teluk Pandan,” katanya.

Terpisah Erma, salah satu wali murid mengatakan keadaan tersebut membuat seluruh wali murid prihatin dengan situasi dan kondisi sekolah, tentunya sangat berdampak dan mempengaruhi pisikologi mental dalam proses belajar mengajar, yang semestinya mendapatkan pelayanan fasilitas sarana prasarana memadai dan layak pakai demi terwujudnya dunia pendidikan yang berkeadilan sosial dan sejahtera.

“Kami juga sebagai wali murid,sangat berharap kepada Bapak Bupati Dendi Ramadhona melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran segera mengambil langkah demi lancar nya kegiatan belajar mengajar di sekolah, tolong di perbaiki tempat anak kami menimba ilmu karena bila hujan turun atap sekolah bocor kemudian bangunan serta fasilitas juga tidak mendukung dan bangku belajar pun secara bergantian,” ucapnya. (Indra Jaya)