Selama 40 Tahun mengabdi, Ini Cerita Sukaduka Suratno, S.Pd, Usai Purna Tugas

Pesawaran (HO) – Suratno, S.Pd. Berpamitan Dengan Seluruh tenaga pendidik usai masa Bhakti nya menjadi seorang Kepala Sekolah tentu ini satu pengabdian perjalanan diri nya menjadi Seorang guru sampai menjadi Kepala Sekolah di tiga Sekolah yang berbeda. Suratno, S.Pd menceritakan perjalanan nya di dunia pendidikan dirinya mengajar di SMPN transap 2 Hanura Kecamatan Padang Cermin Pada waktu itu tahun 1982 masih menjadi tenaga honor kemudian kuliah PGSLP tahun 1985 Setelah itu tahun 1986 dan dirinya diangkat menjadi PNS. “Kalau bicara sukacita ngga selesai 1001 malam mas untuk di ceritain,” celetuknya sembari bercanda kepada Handalonline.com, Rabu (15/6/2022). Suratno, S.Pd yang juga kelahiran Pekon Pringkumpul Kabupaten Pringsewu pada 25 juni 1962 silam, menerangkan dari tahun 1982 sampai dengan tahun 2016, dirinya tetap mengabdi menjadi guru di SMPN 2 Pesawaran Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, kemudian di tahun 2017 dia menjadi Kepala Sekolah di SMPN 13 Banding Agung Kecamatan Punduh Pidada dari tahun 2017 Sampai 2018 dan tahun 2019 Sampai 2021 menjadi Kepala Sekolah di SMPN 14 Pesawaran. “Tepatnya di Desa Dantar Kecapi Kecamatan Padang Cermin, di tahun 2022 bulan Januari sampai dengan sekarang ini, saya menjadi Kepala Sekolah di SMPN 10 Pesawaran Kecamatan Padang Cermin Dusun Damarejo Desa Paya tepatnya di tanggal 25 Juni 2022, saya Purna Bhakti tugas sebagai kepala sekolah artinya sudah tidak dinas lagi menjadi kepala sekolah,” kata Suratno, S.pd. Pria yang biasa di sapa Pakde ini melanjutkan tentunya ini satu pengabdian perjalanan dirinya dari menjadi guru sampai kepala sekolah di tiga sekolah, yang berbeda untuk ini dia berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Bupati Kabupaten Pesawaran yang sudah mempercayai dirinya. “Begitu juga dengan seluruh jajarannya dan juga kepada guru-guru SMPN 10 Pesawaran, saya banyak ucapkan terimakasih atas dukungannya sehingga saya sampai tuntas bisa melaksanakan tugas dengan baik tentunya. Semoga SMP N 10 Pesawaran guru-gurunya komitmen untuk mencerdaskan anak-anak bangsa khususnya di wilayah Padang Cermin,” ucapnya. Suratno menghimbau kepada para pendidik kiranya tetap semangat, komitmen tetap tanggung jawab untuk menjadi tenaga pendidik mencerdaskan anak-anak bangsa tentu mereka butuh kasih sayang butuh ilmu bekal kelak nanti oleh karenanya sekali lagi terimakasih kepada seluruh kawan-kawan kepala sekolah se kabupaten Pesawaran yang mendukung nya selama ini menjadi kepala sekolah. “Juga kepada seluruh guru-guru baik SMPN 2, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 10 tetap semangat bapak ibu dewan guru untuk mencerdaskan anak-anak bangsa kiranya ini saja yang dapat saya sampaikan semoga kita tetap semangat mencerdaskan anak bangsa sekarang dan selamanya amin,” pesan Suratno, S.Pd. “Jaman Saya menjadi guru tidak ada dan terlalu yang mengenal namanya ITE, sekarang hebat sekali artinya mengajar bisa melalui online, itu merupakan metodologi yang begitu pesat perkembangannya, jadi untuk guru-guru muda kami yakin guru-guru yang pilihan yang bisa bertanggung jawab,” katanya. Jika lanjutnya, ada suka dukanya memang menarik bagi dirinya, artinya harus bisa mengikuti jaman, di tahun 2017 dia harus bisa mengikuti perkembangan pendidikan melalui ITE. “Saya paksakan meski pun saya sudah tua saya belajar, belajar dan belajar, jadi walaupun sudah tua suka dukanya saya harus mengikuti perkembangan metodologi dengan melalui ITE, ya artinya dukanya itu ya sudah tua dipaksakan harus mengikuti perkembangan pendidikan melalui metodologi ITE mengajar dengan ITE. Akhirnya saya bisa mengikuti juga,” ujarnya sembari ketawa. Suratno, S.Pd, menambahkan dimasa pensiun nya dirinya ingin bertani dan berkebun dan menikmati hidup dengan keluarga, anak dan cucu. “Saya pikir demikian. Berkebun cengkeh, pala dan sedikit simpanan pohon Medang, saya tanam dulu tahun 2009 dan tahun 2022 saya bongkar untuk modal pensiun. Demikian terima kasih semoga semuanya berjalan dengan baik,” kata Suratno, S.Pd. “Dan tadi menjadi hari terakhir saya ke- SMPN 10 untuk menandatangani raport kelas 7, 8 dan 9, dan tanda tangan (SKL) setelah itu saya pamitan melaksanakan perpisahan di SMPN 10 pesawaran,” pungkasnya. (Indra Jaya).

Peletakan Batu Pertama Bangun Balai Wartawan, Ketua PWI Pesawaran Gelar Rapat

Pesawaran (HO) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesawaran Lampung, Ismail pimpin langsung rapat koordinasi terkait rencana peletakan batu pertama untuk dimulai nya Pembangunan Balai Wartawan PWI Pesawaran yang akan dilaksanakan pada Kamis (16/6/2022) di Lahan kantor komplek Pemkab setempat. Menurut Ketua PWI Ismail, untuk peletakan batu pertama langsung dilakukan Bupati Dendi Ramadhona dan dihadiri juga oleh Ketua PWI Cabang Lampung Wirahadikusumah. “Mengingat pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan kantor Kamis pagi sekitar pukul 09.00 Wib, maka terhitung hari ini kita merapatkan barisan dalam rangka persiapannya, saya harap kita saling bahu-membahu agar pelaksanaan berjalan dengan lancar,” terang Ismail yang juga Owner Media Handalonline.com. Begitu juga disampaikan penasehat PWI Triadi Pramono, menyambut dengan baik rencana persiapan untuk peletakan batu pertama pembangunan Balai Wartawan PWI Pesawaran, apalagi rapat ini dipimpin langsung Ismail selalu Ketua PWI.   “Saya apresiasi kerja keras PWI yang di pimpin oleh Bapak Ismail, apalagi pernah disampaikannya saat usai di lantik sebagai ketua mengatakan kalau kepemimpinannya dia akan berlari, mengejar ketinggalan, dan ini terwujud,” ujar Triadi yang pernah menduduki sekretaris beberapa tahun sebelumnya. (Red)

SDN 2 Marga Punduh Ajukan Sertipikat, BPN Pesawaran Lakukan Pengukuran

Pesawaran (HO) – Petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran melakukan pengukuran tanah di SDN 2 Marga Punduh Kecamatan Marga Punduh.

Kepala SDN 2 Marga Punduh Syahrudi, S.Pd, membenarkan hari ini kedatangan tamu sekitar jam 11.30 dari Tim Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) dan BPN dalam rangka melakukan pengukuran tanah.

“Alhamdulillah pengukuran ini berjalan dengan lancar dengan batas-batas yang sudah ada titik-titik nya dan kedepan nya Insya Allah dan sekolah ini akan lebih baik lagi, di sini saya baru menjabat beberapa bulan menjadi  Kepsek SDN 2 Marga Punduh,” terangnya kepada Handalonline.com, Selasa (14/6/2022).

Kepala SDN 2 Marga Punduh Syahrudi, S.Pd

Dia melanjutkan SDN 2 Marga Punduh berupaya sebaik mungkin untuk menjadi sekolah favorit sehingga menjadi pilihan masyarakat.

“Guru- guru kami di SDN 2 Marga Punduh berharap banyak kepada saya sebagai Kepsek untuk bisa membawa sekolah ini lebih baik lagi dari sebelum,” ucapnya.

“Kemudian dari pihak komite serta masyarakat dan orang tua siswa karena kita memang dulu sekolah di sini dan sekolah kita juga kampung kita dan ini saya akan mengupayakan semaksimal mungkin dan semampu saya untuk menjadikan sekolah SDN 2 Marga Punduh lebih baik lagi terutama untuk penyiapan sarana dan prasarana nya karena target kita kedepan kita ingin mendapatkan dan mempunyai Laboratorium komputer karena Sekolah kita ini belum ada,” timpalnya.

Diketahui dalam pengukuran tanah tersebut di dampingi juga dari Korwilcam Bapak Supria. (Indra Jaya)

KPK RI Gelar Bimtek Anti Korupsi, Bupati Pesawaran Sampaikan Apresiasi

Pesawaran (HO) – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) melalui Kepala Satgas 1 Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Rino Haruno membuka bimbingan teknis (bimtek) Desa Anti Korupsi di Balai Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (14/6/2022). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendampingi Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan untuk dapat menjadi pelopor desa anti korupsi setelah sejumlah indikator dipenuhi dalam penilaian yang nantinya akan dilakukan oleh Konsultan Tim Penyusun Desa Anti Korupsi. “Ada 10 desa yang nantinya akan mengikuti penilaian dengan indikator yang telah ditetapkan oleh juri atau penilai, nah kami akan mendampingi Desa Hanura sampai dilakukannya penilaian,” kata Rino Haruno. Rencananya, bimtek program desa anti korupsi Guwai Ngewujudko Pemekhintah Khik Masyarakat Desa Si Berintegrasi Mit Arah Desa Anti Korupsi Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran digelar dua hari yakni tanggal 14-15 Juni 2022 besok dengan diikuti seluruh aparatur desa didesa tersebut. Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Plh Sekda Kabupaten Pesawaran Syukur, Camat Teluk Pandan Edi dan Kepala Desa Hanura Rio Remota dan sejumlah jajaran serta OPD terkait. Kemudian, Kepala Satgas 1 Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK-RI Rino Haruno, Friesmount Wongso, Yuniva Tri Lestari dan Spesialis pembinaan dan peran serta masyarakat Lidia Vega Redongkir. Lalu, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kementrian Desa-RI Lutfy Latif, Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintah Desa Kementrian Dalam Negeri-RI Restia dan Konsultan. Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan beberapa prestasi dan kemajuan Bumi Andan Jejama terkait berbagai hal yang diantaranya kemajuan bidang pariwisata. “Dulu Kabupaten Pesawaran belum ada destinasi, lima tahun belakang kita gali potensi alam dan alhamdulillah hampir di seluruh desa telah memiliki destinasi wisata. Sekarang pariwisata yang ada di Kabupaten Pesawaran menjadi tujuan utama para wisatawan,” kata Dendi. Terpilihnya Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran yang akan menjadi Desa Anti Korupsi merupakan bukti geliat prestasi pembangunan diberbagai sektor terus bergerak maju, karenanya kegiatan yang dimaksud juga sangat diapresiasi. “Ikuti bimtek secara serius dan terapkan dalam tugasnya, mudah-mudahan nantinya dapat masuk nominasi setelah penilaian dilakukan oleh tim. Dan, kami berharap apa yang menjadi indikator penilai dapat dipenuhinya,” tegas dia. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan secara bergantian pesertanya, yakni pada pagi dan siang dengan materi yang sama disampaikan oleh pemateri dari kementrian terkait dan KPK-RI melalui divisinya. (Red)

Petakan Kekuatan Organisasi, Polres Pesawaran Cegah Masuk Ideologi

Pesawaran (HO) – Kepolisian Resor Pesawaran lakukan upaya pencegahan masuknya ideologi anti pancasila di wilayah hukum setempat. Terkait hal itu, kepolisian setempat bersama instansi terkait lakukan memetakan kekuatan organisasi Khilafatul Muslimin di wilayah hukum setempat. Aksi itu dilakukan sesuai instruksi Polda Lampung setelah penangkapan petinggi organisasi yang diduga anti Pancasila. Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo mengungkap sebanyak 250 anggota dan simpatisan organisasi itu berdomisili di wilayah hukum setempat. Selain memiliki ratusan pengikut, organisasi yang sedang hangat diperbincangkan itu juga memiliki tujuh sekretariat. “Kami datangi mereka untuk diberikan pemahaman agar menjaga situasi kemanan dan ketertiban masyarakat. Sejauh ini semua kooperatif, bahkan mereka secara sukarela menurunkan plang nama organisasi, juga berkomitmen untuk tidak melakukan aktivitas yang berhubungan dengan organisasi tersebut,” katanya, Senin malam, (13/6//2022). Selain mendata keanggotaan organisasi yang berpusat di Bandarlampung itu, pihaknya juga telah menertibkan sejumlah plang nama sekretariat kantor Khilafatul Muslimin yang tersebar di dua kecamatan: Gedongtataan dan Negerikaton. “Anggota dan simpatisan organisasi ini kebanyakan berprofesi sebagai petani dan hanya ikut ikutan, tapi kita pastikan untuk dilakukan pembinaan agar tidak melakukan tindakan yang anti Pancasila dan NKRI,” ujarnya. Bahkan, menurut dia, beberapa anggotanya tidak diperbolehkan mengibarkan bendera merah putih, serta tidak mengakui ideologi Pancasila. “Beberapa dari mereka sudah dibaiat, dan kami berharap untuk melepas baiat itu dan kembali kepada NKRI serta Ideologi Pancasila yang sudah disepakati oleh pendiri bangsa dan ulama,” tuturnya. Pratomo berpesan kepada masyarakat, bahwa hingga saat ini organisasi itu tidak terdaftar, sehingga aktivitas apapun yang berkaitan dengan nama organisasi untuk tidak dilakukan agar situasi kamtibmas terus terjaga. (Red)

SMPN 4 Pesawaran Gelar Pelepasan Sebanyak 209 Siswa-siswi Lanjutkan Cita-cita

Pesawaran (HO) – Mengangkat tema kembangkan layarmu ditempat yang baru, sesuai cita-cita mereka untuk modal dasarnya merupakan suport yang harus dimiliki jiwa semangat meraih cita-cita bagi siswa siswi SMPN 4 Pesawaran Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Rianti S.Pd. Selaku Kepala SMPN 4 Pesawaran menerangkan, kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas lX sebanyak 209 orang tentunya harapannya anak-anak yang sudah menimba ilmu di SMPN 4 Pesawaran akan melanjutkan ke jenjang berikutnya sesuai dengan cita-cita masing-masing. “Iya hari ini ada kegiatan pelepasan siswa siswi SMPN 4 Pesawaran tujuan dan sekaligus harapan supaya SMPN 4 lebih maju dan di cintai oleh masyarakat setempat yang sudah menitipkan putra putrinya menimba ilmu di tingkat Sekolah Menengah Pertama,” jelas Rianti S.Pd, kepada Media Handalonline.com, Senin, (13/6/2022). Kepsek berharap ke depannya SMPN 4 Pesawaran lebih diminati oleh warga masyarakat sekitar kemudian lebih dipercaya dan diterima sebagai pendidik yang kedepannya lebih meningkatkan pelayanan. “Acara pelepasan ini inisiatif dari siswa-siswi sendiri agar ada kesan dan kenangan selama menimba ilmu selama 3 tahun di SMPN 4 Pesawaran, alhamdulilah sudah dilaksanakan dengan lancar tidak ada halangan apapun,” ujarnya. (lndra Jaya)

Lapor Pak Bupati, SDN 13 Teluk Pandan Butuh Sarana Prasarana Penunjang Pendidikan

Pesawaran (HO) – Salah satu faktor pendukung keberhasilan dunia pendidikan agar terciptanya suasana nyaman, dengan terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana yang layak pakai. namun fakta berkata lain, masih ada saja fasilitas Gedung Bangunan Sekolah (GBS) yang memprihatinkan yang belum tersentuh bantuan pemerintah dinas terkait.

Salah satunya, Gedung SD Negeri 13 Teluk Pandan yang terletak di Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran.

Kepala SDN 13 Teluk Pandan Asipita S.Pd berharap kepada Bupati Pesawaran melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat memberikan bantuan rehab bangunan sekolah maupun sarana dan prasarana dalam menunjang pendidikan di SDN 13 Teluk Pandan.

Kepala SDN 13 Teluk Pandan Asipita S.Pd

Sebab katanya, ada beberapa gedung sekolah yang sudah mulai rusak dan rapuh, sehingga membutuhkan renovasi dan perbaikan.

“Selain Gedung sekolah banyak yang sudah rusak dan bocor, banyak bangku dan meja sekolah yang sudah tidak layak untuk ditempati, sehingga ketika anak-anak belajar kurang nyaman, apalagi ketika turun hujan, atap bangunan banyak yang bocor,” ungkapnya kepada Handalonline.com Senin (13/6/2022).

Kemudian lanjut Aspita yang baru menjabat enam bulan menjadi Kepala SDN 13 Teluk Pandan ini, pihak sekolah juga berharap adanya perbaikan lapangan untuk melaksanakan upacara agar diperbaiki karena banyak lubang-lubang dan tanah nya tidak rata serta perbaikan pagar sekolah.

“Kami sangat berharap Kepada Bapak Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona melalui Dinas Pendidikan agar dapat melihat langsung sekolah kami, karena kepada siapa kami mengadu kalau bukan kepada Bapak Kami, Bapak Bupati,” ujarnya penuh harap.

Kepsek menambahkan, semua bangunan ada tujuh ruang kelas yang dipakai enam kelas karena sudah rusak, selain ruang belajar mengajar, ada ruang kantor dewan guru, yang belum ada ruang UKS, ruang Laboratorium, ruang perpustakaan maupun ruang kepala sekolah.

“Pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan proposal kepada Dinas Pendidikan untuk pengajuan perbaikan gedung maupun sarana dan prasarana, namun sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,” sebutnya.

“Jadi kami berharap kepada Bapak Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona agar dapat menindaklanjuti permohonan pihak sekolah untuk membantu kegiatan belajar mengajar di SDN 13 Teluk Pandan,” katanya.

Terpisah Erma, salah satu wali murid mengatakan keadaan tersebut membuat seluruh wali murid prihatin dengan situasi dan kondisi sekolah, tentunya sangat berdampak dan mempengaruhi pisikologi mental dalam proses belajar mengajar, yang semestinya mendapatkan pelayanan fasilitas sarana prasarana memadai dan layak pakai demi terwujudnya dunia pendidikan yang berkeadilan sosial dan sejahtera.

“Kami juga sebagai wali murid,sangat berharap kepada Bapak Bupati Dendi Ramadhona melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran segera mengambil langkah demi lancar nya kegiatan belajar mengajar di sekolah, tolong di perbaiki tempat anak kami menimba ilmu karena bila hujan turun atap sekolah bocor kemudian bangunan serta fasilitas juga tidak mendukung dan bangku belajar pun secara bergantian,” ucapnya. (Indra Jaya)

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Sukajaya Lempasing, BKOW Provinsi Lampung Berikan Pelatihan

Pesawaran (HO) – Dalam rangka menjalankan Program Bidang Ekonomi dan Tenaga Kerja dari Badan Kerja Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung Melaksanakan Pelatihan Mengenai Kreativitas pengolahan makanan Hygenis bagi pedagang makanan di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran di balai desa setempat. Kepala Desa Sukajaya Lempasing, A. Zaenuri S.Pd.i M.Pd, mengatakan tujuan dari pelatihan ini yaitu untuk memberikan masukan atau motivasi serta dorongan kepada masyarakat agar bisa diambil ilmu-ilmu yang diberikan sehingga bisa membantu khususnya untuk perubahan ekonomi masyarakat “Iya benar di Desa Sukajaya Lempasing saat ini ada kegiatan dari Tenaga Kerja Badan Organisasi Wanita Provinsi Lampung,” terangnya kepada Handalonline.com Jumat (10/6/2022). “Yang kita prioritaskan para UMKM kemudian pedagang-pedagang kecil karena kita mengingat desa kita ini termasuk gerbang tempat wisata yang ada di pesisir Pesawaran jadi persiapan-persiapan kita lakukan untuk menuju ke arah sana,” timpalnya. Kades melanjutkan dengan adanya pelatihan dia berharap kepada peserta pelatihan agar dapat mengikuti dengan serius, sehingga ilmu yang didapat bisa diterapkan untuk menunjang dan menambah serta peningkatan ekonomi keluarga. “Harapan kita tentunya dapat merubah perekonomian masyarakat khususnya di daerah kita kan tempat wisata ya insya allah nanti akan kita buatkan gerai-gerai dipinggir jalan atau pun ditempat wisata untuk kesejahteran masyarakat kita,” ujarnya. “Jadi insya allah kedepan nya dan bila nantinya saya masih di percaya masyarakat dan masih mendapatkan amanah untuk pemberdayaan akan saya prioritaskan untuk mengubah perekonomian, masyarakat Desa Sukajaya Lempasing,” tutur Kades A, Zaenuri. Kades juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah provinsi, karena di Kabupaten Pesawaran baru Desa Sukajaya Lempasing yang diberikan pelatihan-pelatihan oleh provinsi. Dalam Pantauan Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan juga terlihat hadir Bidang Ekonomi dan Tenaga Kerja dari Badan Kerja Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung Ketua Umum Risneni Rasyid, S Si, T. M. Kes Sekretaris Umum Elysabet Sripuryanti , M.Pd dan juga terlihat hadir Ketua TP PKK Desa Sukajaya Lempasing Ibu Fathonah dan seluruh perangkat dan pedagang kecil serta masyarakat setempat. (lndra Jaya)

Danbrigif 4 Mar/BS Pimpin Sertijab Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir

Lampung (HO) – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 9 Marinir. Jabatan Danyonif 9 Marinir yang semula dijabat oleh Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi M. Tr (Opsla) kini resmi diserahkan kepada Mayor Marinir Piski Ade Putra, yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 50 tahun 2005. Sementara itu, Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi akan menempati jabatan baru sebagai Perwira Staf Operasi Komando Latih Marinir (Kolatmar) Surabaya. Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Marinir Harry Indarto mengatakan Marinir merupakan bagian dari TNI dan TNI AL. Sejarah telah membuktikan bahwa Korps Marinir memiliki loyalitas tinggi dan tegak lurus sesuai komando yang diberikan satuan atas. “Saya berikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Letkol Bondan Wahyu Adi atas kepemimpinannya yang telah meningkatkan citra dan kinerja yang banyak membawa kemajuan bagi Yonif 9 Marinir,” kata Kolonel Marinir Harry Indarto. Kamis, (9/6/2022). Danbrigif berharap Letkol Mar Bondan Wahyu Adi dapat mengemban jabatan barunya dengan baik, dan tetap menjaga nama baik satuan. “Senantiasa loyal dalam bertugas dan selalu jaga nama baik satuan,” kata Danbrigif. Pesan yang sama disampaikan Danbrigif kepada Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir yang baru agar prestasi, kinerja, dan citra yang baik sebelumnya harus dilanjutkan dan ditingkatkan. “Selamat bertugas dan tingkatkan seluruh prestasi Batalyon Infanteri 9 Marinir,” ujar Kolonel Mar Harry Indarto. Sementara itu, Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi mengatakan terima kasih atas dukungan seluruh anggota Brigif 4 Mar/BS selama memimpin Markas Beruang Hitam. “Kami menjabat selama 17 bulan, terima kasih atas dukungan dan bimbingan serta arahan dari para senior bagi kami dan istri. Kami memohon maaf segala salah dan khilaf apabila selama perjalanan kami berdinas banyak kesalahan kesalahan, kepada senior, dan anggota lainnya,” ujarnya. Selanjutnya, Komandan baru, Mayor Piski Ade Putra mengatakan akan terus melanjutkan kerja keras dan perjuangan untuk membangun Yonif 9 Marinir untuk menjadi lebih baik lagi. “Kami mohon arahan dan bantuan kepada senior, dan kami akan laksanakan tugas dengan baik hingga tuntas,” pungkasnya. (Red)

Kejari Pesawaran Musnahkan Barang Bukti Sabu-sabu Sebanyak 24,2889 Gram

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri pemusnahan barang bukti yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, hasil sitaan dari 65 perkara yang terjadi di kabupaten setempat. Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti mengatakan, barang bukti itu berupa narkotika jenis sabu-sabu 24,2889 gram sisa uji lab, tembakau gorila 4,0065 gram, ganja 419,82 gram, rokok, senjata tajam, handphone, dan kayu jenis sonokeling. “Kami musnahkan beberapa barang bukti yang telah disita oleh negara dari putusan Pengadilan Negeri Pesawaran yang telah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya usai pemusnahan barang bukti yang dilakukan dihalaman kantor kejari Pesawaran. Kamis (9/6/2022). Dirinya mengatakan, pemusnahan itu ditandai dengan pemblenderan narkotika jenis sabu-sabu dan pembakaran, perusakan handphone oleh Kajari Pesawaran bersama dengan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. Ia menyebutkan pemusnahan sejumlah barang bukti hasil sitaan negara ini karena putusan perkara tindak pidananya telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dari Pengadilan Negeri Pesawaran. “Pemusnahan barang bukti ini sesuai dengan tugas pokok fungsi dan kewenangan yang dimiliki kejaksaan, sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang,” ujar dia. Pada kesempatan ini, Kejari mengajak semua pihak untuk bersama-sama ikut memberantas peredaran narkoba yang bisa mengancam generasi muda Bumi Andan Jejama. “Jika ditemukan ada indikasi peredaran narkoba, segera infokan kepada penegak hukum biar cepat ditindak, karena saat ini narkotika sudah sangat cepat beredar ketengah-tengah masyarakat, maka dari itu saya mengajak seluruh orang tua, harus menjaga anaknya masing-masing,” katanya. Red)