Terima Sertifikat, Pesawaran Dinyatakan Bebas Frambusia Oleh Kementerian Kesehatan

0
Jakarta (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran dinyatakan sebagai wilayah bebas penyakit Frambusia oleh Kementerian Kesehatan RI. Hal itu dibuktikan dengan diterimanya sertifikat bebas Frambusia. Sertifikat tersebut tersebut di terima langsung Bupati Pesawaran, dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada peringatan hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) sedunia di Puri Agung Convention Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Selatan Rabu, (06/03/2024). Dendi mengatakan, Kabupaten Pesawaran termasuk kedalam 99 kabupaten/kota se – Indonesia yang berhasil direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat bebas frambusia. Di Provinsi Lampung sendiri terdapat tujuh Kabupaten termasuk Pesawaran bebas frambusia, antara lain Lampung Selatan, Lampung Utara, Tanggamus, Tulang Bawang Barat, Lampung Barat dan Lampung Timur.  “Tahun 2019, Indonesia menetapkan target Bebas Frambusia, tetapi sampai dengan awal tahun 2023, baru 158 kabupaten/kota telah dinyatakan bebas frambusia dengan mendapatkan Sertifikat Bebas Frambusia atau hanya 30,74 %,”kata Dendi. Dendi juga menjelaskan, target Indonesia Bebas Frambusia mundur menjadi tahun 2027 dan tahun 2030 menjadi tahun penentu Indonesia Bebas Frambusia yang ditetapkan oleh WHO.  “Terdapat 10 kabupaten/kota endemis, pada tahun 2022 telah dinyatakan Bebas Frambusia dan Tahun 2023, telah dilakukan asesmen eradikasi frambusia di 101 kabupaten/kota (yang mengusulkan) dan 99 kabupaten/kota telah berhasil direkomendasikan untuk mendapatkan sertifikat bebas frambusia,”ujarnya. Frambusia sendiri lanjut Dendi, merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue. Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk, seperti Afrika, Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Oceania. Di Indonesia upaya mencapai Eradikasi Frambusia dimulai dengan melakukan penetapan status endemisitas Frambusia kabupaten/kota. Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu kabupaten yang ditetapkan sebagai status non endemis Frambusia.  “Berdasarkan hasil pelaporan tidak ditemukannya kasus frambusia 3 tahun terakhir dengan dilakukannya screening koreng dan pemeriksaan Rapid Test Diagnostik (RDT syfilis) pada suspek yg ditemukan mempunyai koreng. pada anak usia dibawah 15 tahun,”jelasnya. Tahun 2023 Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Kesehatan dan UPTD Puskesmas di bawahnya melakukan kampanye dan sosialisasi Eradikasi Frambusia ke masyarakat serta melakukan screening Frambusia pada anak usia di bawah 15 tahun.  “Selain dilakukan screening terhadap anak usia dibawah 15 tahun, tenaga kesehatan yang terdiri dari Kepala UPTD, Dokter, Surveilans, Promkes dan Pengelola Program Frambusia di Kabupaten Pesawaran dilakukan Uji Pengetahuan oleh Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang Frambusia sebagai syarat Kabupaten Pesawaran layak mendapat sertifikat Eradikasi Frambusia 2023,”ucapnya. Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk jangka panjang membuat gerakan hidup sehat. Lingkungan yang bersih, kemudian cuci tangan sebelum makan, jangan buang air sembarangan, kemudian kalau jalan jalan keluar pakai sandal terutama anak-anak. “Upaya ini bisa diterapkan seharusnya bisa menurunkan angka ini dengan baik. Namun jika ini sulit dilakukan, Kementerian Kesehatan akan membagikan obat untuk bisa diminum supaya bisa mencegah penyakit ini. Menurut dia, kepala daerah bisa mendorong Dinas Kesehatannya masing masing supaya bisa melaksanakan tugas itu. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini membuat Bangsa kita lebih sehat dan yang paling penting anak anak kita sehat,” imbuhnya.  “Selamat bagi Kepala Daerah yang sudah berhasil mencapai targetnya, mudah-mudahan bisa memberikan motivasi untuk daerah-daerah yang angkanya masih tinggi,” pungkasnya. (Red)

Tim Dokkes Polres Pesawaran Berikan Pengobatan Gratis Bagi Warga Terdampak Banjir

0
Pesawaran (RN) – Tim Dokkes Polres Pesawaran Polda menggelar memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga masyarakat yang terdampak Banjir di Dusun Hayam, Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Senin ( 04/03/2024). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.IK., M.M., diwakili Kasi Dokkes Polres Pesawaran Penata dr. Ratna Minanda F mengatakan, dilaksanakan untuk menolong masyarakat Desa Bunut yang terdampak banjir dan mengedukasi masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan. kegiatan ini dilaksanakan secara door to door. “Bhakti kesehatan dan pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian Polres Pesawaran terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Dari hasil pemeriksaan Kesehatan, masyarakat yang terdampak banjir mengalami Batuk, Pilek, Demam, gatal-gatal, Tensi darah tinggi karena warga tidak dapat beristirahat saat banjir,”ujarnya. Ia juga mengatakan, Sudah melakukan pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian obat-obatan sesuai indikasi dan pemberian vitamin kepada masyarakat yang terdampak banjir sebagai tindakan memelihara, merawat untuk menjaga kesehatan serta mencegah penyakit yang disebabkan oleh banjir.S ementara itu, salah satu warga Hayam Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, mengaku sangat senang dan sangat antusias mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang di lakukan oleh petugas medis Polres Pesawaran. “Alhamdulilah walupun ngantri dengan sabar untuk mendapatkan giliran pemeriksaan kesehata. Tim Dokkes Polres Pesawaran turut peduli dengan musibah yang kami alami,”ujarnya. (Rizal)

Musrenbang, Bupati Pesawaran: Usulan Dari Desa Jadi Pondasi Merancang Sebuah Anggaran

0

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menekankan agar Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa serta para tokoh di masyarakat, jangan lelah dan jenuh untuk meminta terkait pembangunan yang ada di setiap kecamatan.

“Dokumentasi dan usulan – usulan yang diberikan oleh desa melalui kecamatan menjadi pondasi di dalam merencanakan sebuah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun berikutnya,”kata Dendi saat memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kedondong dan Kecamatan Way Khilau di Balai Adat Kedondong Senin (04/03/2024).  Dirinya juga mengatakan di gelar nya musrenbang ini karena harus memilah – memilih mana yang menjadi skala prioritas, yang akan dikerjakan. Dengan adanya musrenbang ini terdapat para kepala desa dapat mengusulkan program pembangunan yang ada didesa masing-masing. “Saya mohon disini jangan lelah untuk mengusulkan terkait rencana-rencana pembangunan di tahun 2024 ini,”ujarnya. Ia juga menegaskan, dengan adanya musrenbang tersebut, terdapat usulan-usulan yang disampaikan oleh para Kepala Desa ini tidak ada usulan terkait urusan pribadi.  “Usulan – usulan itu tentunya pasti untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat setempat seperti pembangunan jalan, jembatan, rehab sekolah dan puskesmas serta masih banyak lagi pembangunan lainnya,”ucapnya.  Lebih lanjut, Dirinya menekankan agar pelaksanaan pembangunan dapat berkesinambungan, para Camat lebih cepat tanggap terhadap situasi dan kejadian yang ada di wilayahnya.  “Camat harus cepat paham dan senantiasa memantau situasi dan kondisi wilayahnya masing-masing, agar senantiasa menjaga kondisi yang kondusif di wilayahnya, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berkesinambungan,” lanjutnya. 

 Lebih lanjut, Musrenbang kali ini mengusung tema, Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi Untuk Mewujdkan Kesejahteraan Dan Kemandirian Daerah.

Sementara, Plt. Camat Kedondong Irwan Rosa menyampaikan ucapan terima kasih atas dana desa yang diberikan tahun 2023 lalu dan berharap untuk tahun 2024 ini rencana pembangunan akan terealisasikan dengan baik.  Dirinya juga melaporkan realisasi dan pembangunan yang telah di lakukan pada tahun 2023 di Kecamatan Kedondong.  “Yaitu pembangunan masjid Al-falah Desa Suka Maju, pembangunan SD Desa Gunung Sugih, pembangunan jembatan Desa Way Kepayang, dan pembangunan SD  kedondong,” terangnya.  Selaras dengannya, Camat Way Khilau M. Nasroni juga menyampaikan, terima kasih kepada Bupati Dendi yang telah memberikan  pembangunan di Kecamatan Way Khilau.  “Pembangunan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Way Khilau,”ujarnya. Diketahui, Bupati Dendi juga menyerahkan pagu alokasi penyampaian hasil musrenbang tahun 2024 Kecamatan Kedondong Way Khilau serta beberapa bantuan dari OPD di lingkup Pemkab Pesawaran. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk anak – anak sekolah di Kecamatan  Kedondong dan Way Khilau. Selain itu, bantuan dari Dinas Kesehatan berupa PMT balita dan ibu hamil, Dinas Perindustrian dan Perdagangan berupa mesin dan peralatan bagi pelaku UMKM untuk kecamatan setempat. (Rizal)

Tanggul di Desa Bunut Jebol Bupati Pesawaran Pastikan Dibangun Tahun Ini

0

Pesawaran (RN)-  Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, janjikan perbaikan pintu air yang jebol di Desa Bunut Kecamatan Way Ratai akan dilakukan tahun ini.

Dendi mengatakan, pihaknya telah melihat secara langsung kondisi 6 dusun yang terkena dampak banjir, menurutnya, Dusun Hayam merupakan dusun terparah yang terkena dampak banjir ini. “Karena memang pintu air yang jebol tersebut ada di dusun ini, karena debit air yang tinggi akibat intesitas hujan yang deras dan waktu lama, akhirnya tanggul air jebol dan air masuk ke pemukiman masyarakat,” ujarnya. Minggu 3 Maret 2024. Dirinya mengatakan, setelah melihat kondisi tanggul pihaknya menyimpulkan untuk melakukan pembangunan tanggul kembali pada tahun ini. “Ini memang perlu perbaikan segera ya, karena kalau melihat kondisinya apabila terjadi hujan deras kembali kemungkinan air kembali masuk ke pemukiman bisa saja terjadi,” ujar dia. Menurutnya, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Lampung telah melihat juga, dan mereka akan membantu bukan hanya di Desa Bunut ini, tetapi juga aliran sungai mulai dari Wates sampai dengan Padang Cermin. “Minggu besok ini kita akan melakukan audiensi, untuk percepatan rehabilitasi anak sungai Way Ratai ini, sehingga musibah banjir ini dapat tertangani dengan baik,” kata dia. Dirinya mengatakan, untuk saat ini pihaknya juga telah mendistribusikan bantuan pangan untuk masyarakat yang terkena dampak dari musibah banjir yang melanda. “Selain bantuan pangan, kita juga nantinya akan mendirikan posko kesehatan bila diperlukan, kemudian untuk administrasi kependudukan masyarakat yang hilang dan juga ijazah akan kita terbitkan kembali,” katanya. Sebelumnya, Ratusan rumah di enam dusun yang ada di Desa Bunut Kecamatan Way Ratai, terendam banjir sejak Sabtu (2/3/2024) hingga malam hari. Kepala Desa Bunut Bayu Piska Mahendra, mengatakan hujan yang melanda sejak sabtu sore, mengakibatkan meluapnya sungai yang ada di desa tersebut. “Akibatnya, selain merendam ratusan rumah milik warga, Kantor UPTD Pertanian yang terletak di desa itu juga ikut terendam banjir,” ujarnya. Minggu 3 Maret 2024. Dirinya mengatakan, musibah banjir yang terjadi tersebut, merendam enam dusun di Desa Bunut, seperti Dusun Cengkuang, Dusun Bayam. “Kemudian di Dusun Bunut Pasar sebanyak delapan unit rumah, Dusun Bunut Tengah 20 rumah, Dusun Sinar Banten 30 rumah dan Dusun Hayam sebanyak 76 rumah,” ujar dia. (Rizal)

Gelar Pesawaran Investment Promotion Jaring Investor Dunia

0
Jakarta (RN) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran saat ini terus bergiat melakukan pembangunan berbasis inovasi untuk meningkatkan daya saing daerah. Pemkab Pesawaran berkerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten (BJB). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, Tbk. cabang Bandar Lampung  menggelar Pesawaran Investment Promotion (PIP), yang merupakan salah satu program inovasi dalam menjaring para investor untuk berinvestasi di Pesawaran. “Program inovasi itu ditujukan untuk semakin mempercepat perkembangan daerah dan sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi, antara lain industri, pariwisata, dan perdagangan sehingga dapat menciptakan lapangan kerja,”kata Dendi saat membuka Pesawaran Investment Promotion (PIP) tahun 2024 di Gedung T Tower Bank BJB, Jakarta, Jumat  (01/03/2024). Dirinya juga berharap, melalui PIP ini para peserta dapat memperoleh gambaran mengenai sumber daya potensi serta mendapatkan informasi akurat mengenai peluang investasi di Kabupaten Pesawaran. Kerena Pemkab Pesawaran tengah berinovasi dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Teluk Pandan dan membangun Kawasan Industri (KI) Tegineneng.  “Pariwisata menjadi salah satu sektor strategis yang dapat digali di Kabupaten Pesawaran. Disamping itu, pengembangan yang terus difokuskan ialah rencana pembangunan Kawasan Industri (KI) Tegineneng yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN),”ujarnya. Dirinya mengungkapkan, bahwa Pesawaran sangat terbuka untuk kalangan dunia usaha guna bisa menjalin sinergi dan kerjasama. Kerena Pesawaran memiliki regulasi yang pro untuk dunia usaha dengan tentunya disesuaikan dengan kearifan lokal. “Kabupaten Pesawaran juga terus berusaha menjadi tuan rumah yang baik dan memudahkan segala proses perizinan melalui program Pelayanan Perizinan Secara Online Melalui Online Single Submission (OSS),”jelasnya. Ia juga mengatakan, PIP sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2017 dan 2018 kemudian terhalang pandemi Covid – 19 sehingga harus vakum selama 5 tahun, dan tahun 2024 PIP kembali dimulai sebagai momentum kebangkitan dunia investasi di Pesawaran. “Salah satunya yaitu Hurun Beach Resort atau JW Marriot Hotel yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Teluk Pandan, Investasi yang bernilai hampir 400 milyar rupiah tersebut akan segera beroperasional pada bulan April 2024 yang akan datang,”ujarnya. Sementara itu, CEO Regional Bank BJB Adie Arief Wibawa berterimakasih kepada seluruh investor yang telah menghadiri kegiatan yang sangat penting ini. Dirinya yakin ini bisa membawa kontribusi positif untuk Pesawaran dan juga Bank BJB.  “Dengan kehadiran Bank BJB di Lampung sebagai mitra di Kabupaten Pesawaran nantinya bisa bersinergi dengan para investor untuk membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih maju,” kata dia. “Bank BJB memiliki prinsip sebagai jasa pembangunan tentu harus memberikan hal-hal yang terbaik dalam digitalisasi dan terus dikembangkan supaya dapat kompetitif dengan yang lainnya,” timpalnya. Lebih lanjut, Wakil Ketua DPP REI (Realestate Indonesia) Joko Santoso menyampaikan pengalamannya dalam berinvestasi di Kabupaten Pesawaran.  “Selama ini saya sudah membuktikannya dengan mendapatkan banyak kemudahan dalam berinvestasi di Pesawaran khususnya terkait perizinan perumahan,” pungkasnya. (Rizal).

Penjabat Bupati Pringsewu Tetapkan Pejuang Pemekaran Sebagai Nama Jalan

0
Pringsewu (RN)- Penjabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah menetapkan sekaligus meresmikan nama-nama ruas jalan di ibukota Kabupaten Pringsewu. Nama jalan dimaksud, yaitu Jln.Dr.dr.Sugiri Syarief, M.Ph. yang membentang dari Jembatan Way Bulok hingga depan Kantor KPU Pringsewu sepanjang 2,6 km. 

Selanjutnya, Jln.H.Bambang Waluyo Utomo, membentang mulai Tugu Payung hingga Pasar Sarinongko sepanjang 1,27 km, serta Jln.P3KP sepanjang 2,1 km yang membentang dari Jln.Simpang Pusri hingga depan Kantor Kementerian Agama Pringsewu.

Penjabat Bupati Pringsewu Adi saat meresmikan nama jalan tersebut  di Kantor Pemkab Pringsewu, Rabu (28/2/2024)  mengatakan penetapan nama jalan di wilayah perkotaan Kabupaten Pringsewu, berdasarkan Keputusan Bupati Pringsewu No.B/226/KPTS/D.11/2024 Tentang Penetapan Nama Jln.P3KP, Jln.Dr.dr.Sugiri Syarief, M.Ph. dan Jln.H.Bambang Waluyo Utomo sebagai Nama Jalan di Kabupaten Pringsewu.

Hal itu, kata Adi Erlansyah, merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Pringsewu atas jasa-jasa para tokoh Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Pringsewu (P3KP) dalam memperjuangkan pemekaran dan pembentukan Kabupaten Pringsewu.

“Untuk itu, Pemkab Pringsewu berharap penetapan nama jalan ini menjadi catatan sejarah penting, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah pembentukan Kabupaten Pringsewu,”katanya, Rabu (28/02/2024). 

Sementara itu, Penasehat P3KP Prof.Dr.Ir.Muhajir Utomo menyampaikan ucapan  terima kasih kepada Pemkab Pringsewu. Penetapan nama pejuang pemekaran Kabupaten Pringsewu yang tergabung dalam P3KP tersebut merupakan bentuk simbol dari perjuangan pembentukan Kabupaten Pringsewu. 

“Berbeda dengan proses pembentukan kabupaten lain yang secara top-down, pembentukan Kabupaten Pringsewu adalah secara bottom-up, yang merupakan murni aspirasi masyarakat Pringsewu, dengan biaya sendiri,” katanya.

Peresmian nama jalan di ibukota Kabupaten Pringsewu yang ditandai dengan pelepasan balon dan pembukaan selubung nama jalan, dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD dan forkopimda, tokoh masyarakat Pringsewu sekaligus pejuang pemekaran Kabupaten Pringsewu Prof.Dr.Ir.Muhajir Utomo dan Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Haryanto, mantan Ketua Harian P3KP Imop Sutopo beserta jajaran dan tokoh masyarakat Bumi Jejama Secancanan. (Rls/MR)

Jaksa Masuk Sekolah Cegah Pelajar Langgar Hukum

0
Pesawaran (RN) – Guna mencegah terjadinya pelanggaran hukum di kalangan pelajar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) memberikan edukasi hukum ke Siswa-siswi SMA se-Pesawaran. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran Tandy Mualim mengatakan, pihaknya disamping fungsi penegakan hukum, Kejari juga melakukan fungsi preventif, yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum. “Pelanggaran yang paling banyak dilakukan kalangan pelajar, selain Bullying dan narkotika, adalah pelanggaran pencemaran nama baik melalui platform-platform media sosial, seperti Instagram, Facebook, Telegram dan lainnya,”kata Tandy, di Aula SMAN1 Pesawaran Kecamatan Gedongtataan Desa Sukaraja, Rabu (28/02/2024). Maka dari itu, pada kegiatan JMS ini, pihaknya menekankan materi potensi pelanggaran terhadap Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik/UU ITE yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik. “Pemahaman ini penting, agar para pelajar tidak melanggar UU dan bermedia dengan baik. Karena pelanggaran yang paling banyak di kalangan pelajar dalam bermedia sosial itu pelanggaran pencemaran nama baik, seperti saling menghina dan menjelekkan orang lain,” ujar dia. “Saya berharap, melalui kegiatan ini dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk memperluas wawasan dalam menambah pengetahuan, kemudian mengenal dan menanamkan nilai-nilai kejujuran bagi para pelajar, sehingga mereka dapat terbentuk karakter yang berbasis hukum,” kata dia. Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Gedongtataan Silvia Junta selaku tuan rumah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi program JMS ini, karena memberi pengenalan, serta pembinaan hukum sejak dini kepada anak sekolah. “Dengan adanya kegiatan ini, anak didik kami tidak terjerumus dan terlibat dalam pelanggaran hukum, seperti tawuran, narkoba, kriminal, serta pelanggaran Undang-undang ITE,” katanya. Menurutnya, pada program Jaksa Masuk Sekolah ini terdapat 78 siswa dari 12 sekolah yang ada di Pesawaran Rayon 1, mengikuti penyuluhan hukum dari Kejari Pesawaran. “Kebetulan seluruh kepala sekolah juga ikut mendampingi anak-anak yang hadir pada hari ini, memang tidak semua murid, namun kami berharap anak yang ikut ini dapat menyampaikan kembali kepada anak murid lainnya,” ujarnya. (Red)

Sulam Jelujur Asal Pesawaran Kembali Tampil di Inacraft JCC 2024

0
Jakarta (RN) – Sulam Jelujur hasil kerajinan daerah dari Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung kembali tampil pada gelaran pameran kerajinan tangan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara, International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, 28 Februari sampai 3 Maret 2024. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran Nurhayati Marzuki, mengatakan, hasil kerajinan kebanggaan Kabupaten Pesawaran yaitu Sulam Jelujur menjadi prouk unggulan pada Incraft. “Sulam Jelujur dan diversifikasinya yang sudah mendunia menjadi tema utama yang kita pamerkan. Hal itu adalah bentuk dukungan kami kepada para pengrajin di Bumi Andan Jejama,”kata Nanda, Rabu (28/02/2024).  Dirinya juga menjelaskan, Selain Sulam Jelujur, dipamerkannya juga kerajinan tapis, peci, dan beragam hasil kerajinan lainnya yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pesawaran.  Sementara, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki yang membuka secara resmi Inacraft 2024, mengklaim Indonesia memiliki pangsa pasar sekitar 1,25 persen dalam industri kerajinan di dunia. Dia pun memproyeksikan pangsa pasar RI ini dalam industri kerajinan dapat terus meningkat. “(Hal ini) karena kekayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan keterampilan pengrajin dalam mengubah menjadi produk dekoratif dan kerjainan yang istimewa,”ujar Teten. Menurut dia, hal ini juga dapat menjadi peluang bagi pengrajin kriya untuk menguasai pasar dalam negeri. “Selamat atas pelaksanaan Inacraft 2024, yang telah beradaptasi dengan era digital, melalui konsep smart, simple, mobile, accessible, real time, dan trustworthy,”ucapnya. Selain itu, acara ini juga dilengkapi dengan pembayaran cashless, berorientasi dengan media sosial, dan digital insight program. “Saya berharap dengan branding Inacraft yang kuat di kawasan ASEAN, Indonesia 2024 dapat memimpin sebagai negara eksportir produk handycraft terdepan di kawasan ini. Mudah mudahan Indonesia bisa berhasil masuk ke dalam daftar 10 negara eksportir handycraft terbesar di dunia,”ujarnya. (Red)

Maling HandPhone Dikamar Ganti, Dua Pria di Pesawaran Ditangkap Polisi

0
Pesawaran (RN) – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil meringkus dua orang remaja Pencuri HP, MRG (19) dan S (30), keduanya warga Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.IK., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin, S.H., M.H menjelaskan, Kronologis kejadian tesebut pada Tanggal 31 Desember 2023 sekira pukul 13.00 WIB, di ruang bilas kolam renang Taman Argo Wisata Sri Rejeki. Desa Bangun Sari Kecamatan Negeri Katon. “Saat itu korban (GP) bilas dan ganti pakaian areal kolam renang Taman Argo Wisata Sri Rezeki. Dan meletakan Handpone A51 miliknya di lubang ventilasi kamar mandi, ketika korban keluar dari ruangan, korban lupa mengambil handphone tersebut dan saat ingat, korban kembali ke ruang bilas handphone tersebut sudah hilang,”kata AKP Supriyanto. Suprianto mengatakan, setelah kejadian tersebut Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran berhasil mengungkap peristiwa tersebut, pada hari Senin, 26 Februari 2024. “Pada hari Senin, Tanggal 26 Februari 2024, sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran berhasil mengamankan pelaku (MRG), di rumahnya yang beralamat di Desa Margorejo, Kecamatan Tegineneng,”ujarnya. Setelah Pelaku diinterogasi lanjut Suprianto, diketahui bahwa handphone tersebut berasal dari kakak iparnya yang berinisial (S). “Dari keterangan tersebut, tim Tekab 308 Presisi Polres Pesawaran bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku (S), saat ini kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Pesawaran untuk proses hukum lebih lanjut,”pungkasnya. (Rizal)  

Tingkatkan Kesadaran Hukum Bagi Pelajar, Kejati Lampung Gelar Program JMS

0

Lampung (RN) – Kejaksaan Republik Indonesia berkomitmen meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar, kali ini Kejati Lampung mengelar Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini ditujukan untuk siswa SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa Perguruan Tinggi.

Kasi Penkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan mengatakan, kejati Lampung kembali Mengelar JMS, dalam rangka memperkaya khasanah pengetahuan terhadap hukum dan perundang-undangan serta menciptakan, generasi baru taat hukum. Dengan Tema “Ayo Kenali Hukum Jauhi Hukuman. “Kejaksaan yang merupakan lembaga pemerintah, yang menjalankan kekuasaan di bidang penegakan hukum turut mempunyai tanggung jawab moril memajukan generasi muda para pelajar untuk senantiasa mengerti dan memahami tentang hukum dan permasalahannya,”kata Ricky saat mengelar JMS di SMA Negeri 7 Bandar Lampung, Selasa (27/02/2024). Ia juga menjelaskan, melalui Program JMS pelajar merupakan gerbong utama dari suatu generasi muda, kerena mempunyai posisi dan peran strategis dalam pembangunan yang akan menentukan arah dan tujuan suatu negara di masa yang akan datang. “Masa depan suatu bangsa dan negara, akan ditentukan dari kesiapan dan kemampuan serta kualitas dari para pelajarnya,”ujarnya. Sementara itu, Kepala SMA Negeri 7 Bandar Lampung H. Umar Singgih sangat bangga dan senang, atas kunjungan Kejaksaan Tinggi Lampung, dalam hal ini memberikan kesadaran dan hukum untuk para murid. “Ini sangat penting sekali, peranan aparat hukum untuk mengenali hukum dan jauhi hukuman terutama dikalangan pelajar agar tidak terpengaruh terhadap isu-isu yang mengarah ke pelanggaran hukum,”ucapnya. (Red).