Pesawaran (HO) – Guna menjamin keamanan dan kenyamaan beribadah menjadi salah satu tugas yang dilaksanakan oleh personel Kepolisian Resor Pesawaran.
Terkait hal itu, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pesawaran menggelar operasi pengamangan ibadah hari raya Waisak di Vihara Buddayana, Desa Sidomulyo, Kecamatan Negerikaton (Nekat)
Kasat Lantas Polres Pesawaran, Iptu Amsar menyebut pengamaan itu dilakukan bekerjasama dengan sejumlah personel dari satuan lain guna menjamin rasa aman beribadah bagi umat budha yang sedang merayakan Waisak.
“Kita lakukan pengamanan di tempat ibadah untuk menjaga suasana kamtibmas agar kondusif, selain itu kita berikan imbauan protokol kesehatan juga untuk diterapkan agar upaya memutus mata rantai Covid-19 dapat berjalan dengan baik,” ungkap Amsar, Rabu (26/5/2021).
Menurut dia, pelaksanaan hari besar keagamaan harus menjadi momentum lebih mengedepankan protokol kesehatan.
“Melalui perayaan keagamaan, masyarakat juga harus berperan aktif dalam membantu program pencegahan Pandemi Covid-19,” imbaunya.
Diketahui, selain menggelar pengamanan dan pengaturan lalulintas, operasi tersebut juga melibatkan sejumlah komunitas pencak silat yang ada di lingkungan setempat. (Red)
Kasatlantas Polres Pesawaran saat melakukan pengamanan Vihara Budayana di Kecamatan Nekat
Pesawaran (HO) – Terkait adanya laporan dugaan perbuatan mesum dan perzinahan yang dilakukan salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Fraksi Partai Gerindra di Polda Lampung, Dewan Pengurus Daerah (DPD) LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) Kabupaten Pesawaran berharap adanya sanksi yang diberikan untuk menjaga marwah DPRD setempat.
Bahkan LSM BANKI Pesawaran akan mengirimkan surat yang ditujukan kepada DPC Partai Gerindra terkait permintaan sanksi tersebut.
“Kami menghargai proses hukum yang sedang berjalan, namun kami juga memiliki harapan Partai Gerindra bisa mengambil sikap atas dugaan kasus yang menjerat kadernya ini, karena ini untuk kebaikan bersama,” ujar Ketua DPD LSM BANKI Kabupaten Pesawaran, Edi Wijaya, Senin (24/5).
Edi menegaskan, surat yang dikirimkan sekaligus menindaklanjuti banyaknya keluhan dan pertanyaan dari masyarakat terkait adanya dugaan kasus tersebut.
“DPRD merupakan lembaga terhormat, dan anggota DPRD juga merepresentasikan masyarakat Kabupaten Pesawaran, sebagai masyarakat tentunya kami memiliki harapan agar lembaga sebesar DPRD dapat menjaga nama baiknya,” katanya.
Sikap partai Gerindra menurutnya sangat dibutuhkan agar tidak ada kegaduhan ditengah masyarakat.
“Menurut kami agar masyarakat tetap percaya kepada partai pengusung sudah sepatutnya partai mengambil tindakan, bahkan akan berdampak positif bagi partai dalam pemilu kedepan,” tandasnya.
Untuk diketahui, Seorang ibu rumah tangga SA (50) melaporkan salah seorang oknum Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Fraksi Partai Gerindra berinisial ES (58) atas dugaan perzinahan dan perselingkuhan dengan suami SA.
Dalam pelaporan tersebut SA turut membawa barang bukti berupa video adegan hubungan intim yang diduga suaminya dengan oknum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran berinisial ES. (Red)
Pesawaran (HO) – Sebagai Pj Kepala Desa Suka Banjar Kecamatan Gedong tataan, yang baru dilantik pada Jumat (21/5-red) kemarin, Adhitya Desima Putra,SH,Mkn siap menjalankan tugasnya yang di amanahkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, dan dia berharap semua aparatur serta masyarakat dapat saling bersinergi untuk bekerjasama dalam memperbaiki dan memajukan Desa Suka Banjar.
“Ada 5 poin yang dititipkan oleh Bupati Pesawaran menjadi acuan buat kami bekerja di lapangan 1 poin yang dititik beratkan terutama masalah covid-19 apabila ada plaster terbaru di desa tersebut Pak bupati bisa menunda pelaksanaan pilkades di desa dan itu yang saya tekan kan saat Briffing hari ini bersama perangkat desa,” ungkap Pj Kepala Desa Suka Banjar Adhitya Desima Putra, S.H, M.kn, diruang kerja, Senin (24/5/2021).
Dia mengatakan dalam pelaksanaan Pilkades nanti untuk mematuhi peraturan perbup 15/2021 karena mengacu pada situasi covit-19.
“Untuk pendaftaran Pilkades usahakan di kantor desa jangan di rumah takutnya kalau di rumah, obrolan itu tidak fokus dan kita harus profesional,” ujar Adhitya.
Kemudian terkait masalah penerima BLT-DD di Desa Suka Banjar di masa jabatan nya akan selalu berkoordinasi dengan aparatur desa dan masyarakat.
“Insya Allah saya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar tersalurkan kepada yang berhak menerima karena itu sudah menjadi amanat dari pemerintah,” katanya.
“Semoga apa yang menjadi tujuan dapat berjalan dengan baik, dan masyarakat Suka Banjar dapat mendapatkan hak nya selaku warga sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah,” tambahnya. (Rudi/Indra)
Pesawaran (HO) – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Kecamatan Gedongtataan yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran Lampung kisruh, karena mendapat protes keras dari Ketua PAC Gedongtataan dan Pengurus Anak Ranting yang hadir.
Kekisruhan tersebut terjadi pada saat Ketua PDI Perjuangan Provinsi Lampung Sudin, yang diwakili Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Mai Saribety membacakan struktur kepengurusan PAC PDIP Gedongtataan yang baru.
Anizar mantan Ketua PAC PDIP Gedongtataan yang lama menyebut Musancab yang dilakukan itu tidak sejalan dengan peraturan.
“Kami semua dari PAC dan Pengurus Anak Ranting se- Kecamatan Gedongtataan menolak, karena mereka-mereka yang di tunjuk sebagai Ketua PAC Sarpono, Sekretaris Dery Firnanda, dan Bendahara Dewi Anjar Wati itu dalam pencalonan, mereka tidak mencalonkan diri,” kata Anizar berapi-api.
“Bahkan kami yang mencalonkan diri melalui Musyawarah Ranting sebagai kepengurusan PAC Gedongtataan malah tidak mengenali siapa mereka yang ditunjuk itu,” timpalnya.
Menurutnya, mereka yang ditunjuk sebagai Kepengurusan PAC Kecamatan Gedongtataan itu bukanlah bagian dari PAC, Ranting, dan Anak Ranting.
“Bukan hanya PAC saja, tapi kepengurusan ranting yang adapun tidak mengenal mereka itu, karena memang mereka itu bukan merupakan pengurus, bukan ranting, bukan anak ranting, PAC juga bukan,” tegasnya.
Ia menuturkan bahwa Musancab saat ini harus di tunda karena hasilnya tidak sesuai yang diinginkan.
“Jika memang nantinya Musancab ini diadakan lagi dan masih seperti demikian hasilnya, maka kepengurusan ranting dan PAC yang ada di Kecamatan Gedongtataan terpaksa harus mengundurkan diri bersama-sama,” tegasnya.
Wakil ketua DPD PDIP provinsi Lampung Ketua Hj.Mai Sariberty mengatakan, adanya protes tersebut membuat Musancab Kecamatan Gedongtataan harus di tunda dulu.
“Protes tersebut kami hadapi dengan tenang, dan nantinya kami akan mengadakan Musancab kembali. Maka untuk sementara Gedung Tataan kami dudukan PLT ketua PAC,” tuturnya.
Ketua DPC PDIP Pesawaran Endro S Yahman juga menambahkan, bahwa peraturan partai menyebutkan Musancab Itu didahului oleh musyawarah anak ranting dan musyawarah ranting usulan-usulan calon-calon kepungurusan PAC dan di usulkan ke DPC lalu dari DPC mengusulkan ke DPD.
“Diperaturan Partai PDIP No.09 tahun 2019 mengatakan, DPC menerima usulan dari ranting dan DPC Itu berhak mengoreksi, evaluasi dan menambahkan Usulan dari ranting karena menurut DPC itu baik,” paparnya.
“Setelah itu diusulkan ke DPD dan DPD pun mempunyai hak yang sama untuk menambahi personil yang dinilai mampu dan memiliki ketokohan maka layak bisa dijadikan pengurus, meski tidak di usulkan oleh ranting, anak ranting, serta DPC,” tutupnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran berikan program swab antigen gratis, kepada para santri yang hendak kembali ke Pondok Pesantren yang berada di pulau jawa.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Dr. Yasmin mengatakan, pelaksanaan swab antigen gratis ini akan dimulai pada Senin (24/5) yang akan dilaksanakan di puskesmas-puskesmas yang ada di 11 kecamatan.
“Untuk awal ini ada sekitar 35 santri yang akan mengikuti swab antigen gratis, karena mereka akan kembali kepondok Pesantren Lirboyo di Jawa Timur,” ujarnya. Jumat (21/5/2021).
Ia mengatakan, untuk program swab antigen gratis ini pihak Pemkab Pesawaran menyiapkan 200 alat swab antigen untuk para santri.
“Untuk saat ini baru 200 kuota yang kita siapkan, kemungkinan bisa bertambah, kalau memang banyak anak-anak santri yang mulai kembali ke pondok pesantren nya masing-masing,” katanya.
Yasmin juga mengatakan, program ini memang dikhususkan untuk para santri yang berasal dari Kabupaten Pesawaran. “Jadi untuk persyaratannya ini, santri yang ingin swab antigen harus membawa KTP ataupun KK Pesawaran ke Puskesmas yang berada di sekitar rumahnya, dan santri ini juga harus menyertakan dimana lokasi Pondok Pesantrennya, nanti pihak Puskesmas akan melakukan swabnya,” kata dia.
Dirinya mengatakan, tujuan program ini dilaksanakan guna mendeteksi dini bagi para santri yang ingin kembali ke pondok pesantren, dengan begitu pihaknya dapat mencegah penyebaran covid-19.
“Ini salah satu cara kita guna mencegah penyebaran dalam klaster pondok pesantren, dan juga dengan begini kita dapat mendata warga kita yang berada di luar daerah,” katanya. (Red)
Pesawaran (HO) – Kepala Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran terancam dipenjara, pasalnya, Inspektorat setempat pastikan akhir bulan Mei berkas dugaan korupsi penyelewengan anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) sebesar Rp.174.000.000 pada tahun 2020, yang dilakukan Daryanto akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pesawaran.
“Terkait adanya dugaan penyelewengan anggaran BLT-DD Inspektorat selaku Aparat Pengawas Institusi Pemerintah (APIP-red) telah melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait termasuk kepala Desa Suka Banjar Daryanto dan telah berkoordinasi dengan Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran,” ungkap Inspektur Pesawaran Chabrasman, melalui Irban 1 Tri Ananto, saat dikonfirmasi media Handalonline.com, Jumat (21/5/2021).
Pihak Inspektorat lanjut Tri, juga melakukan pengembangan yang terindikasi fiktif maupun adanya dugaan mark’ up dalam bangunan fisik maupun non fisik yang menggunakan anggaran Dana Desa.
“Selain Daryanto, Kami juga telah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait yang di duga turut serta dalam angaran Dana Desa yang ada di Suka Banjar selama masa jabatan Kades Daryanto,” sebutnya.
“Untuk dugaan korupsi Desa Suka Banjar, kami sudah berkoordinasi dengan Kasi Pidsus Kejari Pesawaran Bapak Tatang Hermawan, dan akhir bulan ini akan segera kami serahkan berkasnya untuk ditindak lanjuti,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Suka Banjar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Dariyanto, Diduga Tilep Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Fiktipkan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, hingga Ratusan Juta Rupiah.
Hal ini diungkapkan masyarakat setempat, dalam pembagian BLT- DD, kepada 441 keluarga penerima manfaat (KPM) tidak terealisasi dengan sebenarnya.
“Kami pernah menanyakan kepada pak kades, untuk pembagian BLT-DD tahap ke-1 sebesar Rp 600 ribu setiap penerima, kenapa tidak dibagi, begitu juga untuk tahap ke-2 sebesar Rp 300 ribu sama tidak dibagikan juga, dan tahap ke-3 juga begitu, namun jawab pak kades, dana nya sudah habis,” tutur warga Desa Suka Banjar, yang memberikan pernyataan tertulis, Senin (15/2/2021).
Salah satu perangkat desa juga mengatakan, bukan hanya BLT, tetapi Dariyanto sebagai Kades juga diduga memanipulasi laporan pertanggungjawaban untuk pembuatan pembangunan pengerasan/rehabilitasi jalan desa sebesar Rp 101.672.000 serta pemeliharaan Gedung/Prasarana balai desa atau balai kemasyarakatan Rp 70.746.500.
Begitu juga diungkapkan salah satu Kepala Dusun (Kadus), mereka bersama Rukun Tetangga (RT) belum dibayar selama satu bulan.
Sementara itu Kepala Desa Suka Banjar Dariyanto ketika akan dikonfirmasi terkait permasalahan Dana Desa, tidak pernah ada di kantornya, begitu juga ketika di hubungi melalui telpon seluler juga tidak pernah aktip. (Rudy/Indra)
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan pelantikan terhadap 34 Penjabat (Pj) Kepala Desa yang akan melakukan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 di Kabupaten Pesawaran.
Pada pelantikan tersebut Dendi memberikan lima pesan kepada para Pj Kades yang baru saja dilantik.
“Saya titip lima pesan yang harus dilakukan Pj ketika mulai bertugas nanti, yang pertama kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19, makanya semua kegiatan di desa harus menerapkan Prokes, yang kedua melakukan inventarisir satgas Covid-19 di desa jika tidak berjalan tolong dihidupkan,” ungkap Dendi saat menghadiri Pelantikan Penjabat Kades se-Kabupaten Pesawaran, di aula Pemkab Pesawaran, Jumat (21/52021).
Kemudian yang ketiga katanya, mengenai pengelolaan Dana Desa (DD), semua tahu ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dia minta Pj membedahnya, agar penggunaan DD sesuai dengan kebutuhan dan semestinya.
“Yang keempat adalah sekarang sudah masuk musim kemarau bagi Desa yang rentan terjadinya kebakaran hutan saya mau hal itu diantisipasi, dan yang terakhir adalah Penjabat Kades harus bisa menjaga kebersihan lingkungan desanya terutama fasilitas umum, saya harap ini jadi perhatian,” ujarnya.
Saat disinggung mengenai pencegahan kluster Covid-19 mengahadapi Pilkades, ia mengaku akan bersikap tegas terhadap hal itu.
“Bagi Pj Kades yang gagal memutus penyebaran Covid-19 sehingga status zona desanya naik kita berkomitmen untuk mengganti Pj tersebut, dan jika ada desa yang akan melakukan Pilkades namun zona penyebaran Covid-19 naik menjadi merah, maka kita akan tunda pelaksanaan Pilkadesnya,” ucapnya.
Bupati juga berharap para Pj Kades bisa bersikap profesional dan netral menghadapi pelaksanaan Pilkades, sehingga bisa terciptanya Pilkades yang aman dan kondusif. (Red)
Pesawaran (HO) – Pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Pesawaran tahun ini akan dilaksanakan di 37 desa. lantaran masa jabatan kades telah habis, pemkab telah menyiapkan pejabat sementara (Pjs).
”Ini agar roda pemerintahan desa tetap berjalan sebagaimana mestinya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pesawaran M Zuriadi, Kamis (20/5/2021).
Menurut dia, dari 37 desa, 3 di antaranya telah diisi pjs kades. Sisanya, 34 orang dilantik Jumat (21/5/2021) di GSG Pemkab Pesawaran.
Setelah itu, pada Senin (24/5/2021) PMD memulai tahapan pilkades. Mekanisme tetap sama, jika calon lebih dari 5 maka dilakukan tes untuk penjaringan. Tapi kalau kurang dari itu hanya perlu melengkapi berkas pencalonan.
Sebanyak 21 pjs kades yang akan dilantik berasal dari daerah Pesisir Pesawaran. Yakni Kecamatan Telukpandan, Padangcermin, Wayratai, Margapunduh, dan Punduhpidada.
Untuk Kecamatan Telukpandan ada empat pjs kades yang dilantik yakni Desa Batumenyan, Munca, Cilimus, dan Talangmulya.
Sedangkan Kecamatan Padangcermin di Desa Padangcermin, Gayau, Banjaran, Hanauberak, Khepongjaya, dan Trimulyo.
Untuk Kecamatan Wayratai di Desa Bunut, Bunutseberang, Pesawaran Indah dan Gunungrejo. Sementara Kecamatan Margapunduh di Desa Kampungbaru dan Pulaupahawang. Sedangkan, Kecamatan Punduh Pidada di Desa Pagarjaya dan Baturaja. (Rudi/Indra)
Pesawaran (HO) – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesawaran secara aklamasi memilih Sonny Zainhard Utama sebagai Ketua Umum KONI, periode 2021-2026. yang digelar di Aula pemkab setempat, Kamis (20/5/21).
Ketua KONI Kabupaten Pesawaran terpilih Sonny Zainhard Utama dalam memaparkan Visi-Misi membangun KONI Pesawaran menjadi KONI yang profesional, yang mandiri dan lebih berprestasi.
Sonny Zainhard Utama sebagai Ketua Umum KONI, periode 2021-2026
“Seperti yang saya sampaikan pada saat sambutan, dalam jangka pendek ini visi saya adalah membangun KONI Pesawaran menjadi KONI yang profesional, yang mandiri dan lebih berprestasi, kemudian untuk Visinya sendiri kita mencari komposisi dan personalia struktur kepenguruan orang-orang yang betul-betul cinta terhadap olahraga, dan yang mau bersungguh-sungguh memajukan dunia olahraga yang ada di kabupaten Pesawaran,” bebernya.
Untuk komposisi kepengurusan dirinya akan menggandeng semua pihak, Dia akan memilih pengurus sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
“Saya membuka seluas-luasnya kepada tokoh-tokoh olahraga, insan-insan olahraga, Masyarakat luas yang cinta terhadap olahraga yang ingin bergabung dengan KONI Kabupaten Pesawaran Silahkan mendaftar, saya sebagai ketua formatur bersama Pak Sutoto sebagai Kadispora dan Pak Yusak mewakili Cabor, Ajukan biodatanya,” jelasnya.
Terakhir, Sonny Zainhard berharap agar semua Insan Olahraga, Cabor, Atlet, dan Pelatih dapat mendukung untuk bersama-sama memajukan dunia olahraga agar bisa berprestasi lebih baik lagi.
“Saya berharap semua insan olahraga mulai dari Cabor, Atlet, dan pelatih agar dapat mendukung dan mendoakan saya agar dapat bersama-sama memajukan dunia olahraga ataupun Visi-misi dari Bupati Pesawaran dibidang olahraga berprestasi yang lebih baik lagi,” harapnya.
Acara yang dibuka Sekda Kabupaten Pesawaran Ir. Kesuma Dewangsa. Proses pelaksanaan Musorkablub berjalan dengan lancar dan kondusif. Mulai dari pembahasan tata tertib hingga proses penetapan Sonny yang terpilih secara aklamasi.
Sebagai pimpinan sidang Yusak, S.H,. M.H pada acara Musorkablub KONI Pesawaran. (Red)
Lampung (HO) – Tamtama Remaja baru dari berbagai wilayah yang terpilih di Jajaran Brigif 4 Mar/BS yang salah satu Satuan pelaksana di bawahnya adalah Batalyon Infanteri 9 Mar/Beruang Hitam. Kegiatan Tradisi Korps penerimaan Tamtama Remaja Baru tersebut dipimpin oleh Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., berlangsung di Lapangan Apel Mako Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Batumenyan Pesawaran Lampung, Kamis (20/52021).
Kegiatan Tradisi Korps penerimaan Tamtama Remaja Baru ditandai dengan Acara penyiraman air bunga 7 rupa sebagai awal langkah prajurit baru yang menginjakkan kaki di Satuan, dilanjutkan penciuman Pataka *Bala Jala Yudha Perkasa, Beruang Hitam.
Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., dalam amanat tertulisnya menyampaikan bahwa acara tradisi korps penerimaan serta orientasi Prajurit sebagai warga baru di satuan yang di laksanakan ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap satuan serta memotivasi semangat juang yang dulu telah di ukir oleh senior-senior melalui prestasinya.
“Agar selalu tertanam di sanubari para prajurit muda sekalian* untuk menghadapi tugas-tugas ke depan. Hal ini dimaknai sebagai wujud ketulusan satuan dalam menerima para Prajurit Tamtama Remaja Baru untuk menjadi keluarga Besar Parjurit Petarung Beruang Hitam,” jelasnya.
Dihadapkan dengan arus globalisasi dan informasi yang begitu modern dan sedikit atau banyak mempengaruhi tatanan budaya, etika, moralitas, agama dan semua sendi kehidupan bangsa dan Pandemi Covid- 19 yang belum kunjung selesai.
“Untuk itu apabila tidak disikapi dengan bijak juga akan mempengaruhi pola sikap dan tatanan kehidupan militer. Oleh sebab itu, para prajurit sekalian dituntut untuk segera menyesuaikan diri dalam menjawab tantangan tersebut, dengan tetap memegang teguh Jati diri TNI khususnya Korps Marinir sebagai Prajurit Pejuang yang tetap Humanis dan Profesional,” pungkasnya. (Red)