M.Ismail: Wartawan Tak Punya Karya Tulis, Berarti Abal-Abal

Pesawaran (HO) – Munculnya istilah wartawan abal-abal menjadi persoalan yang harus disikapi oleh wartawan itu sendiri.

Hal ini disampaikan Owner Handalonline.com, M.Ismail yang juga sebagai Bendahara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran saat memberikan materi tugas pokok Wartawan di Sekretariat Media Informasinetwork.com di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Lampung,  (19/5/2021).

“Wartawan harus memiliki Media, dan menulis secara terus menerus, sebab saat wartawan tidak menulis apalagi tidak memiliki Media dan hanya mengandalkan kartu pers, itu yang namanya wartawan abal-abal. Sehingga merusak profesi wartawan itu sendiri,” ujar Ismail.

Tulisan jurnalistik katanya, adalah karya tulis wartawan yang bersifat informatif, aktual, dan faktual yang disusun sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik, Jurnalisme merupakan suatu kegiatan mencari, mengolah dan menyampaikan informasi kepada khalayak luas.

“Pada intinya suatu berita itu harus jelas asalnya dan isinya pun harus lengkap. Berita dipandang lengkap apabila memberikan keterangan tentang apa peristiwanya (what), (who) siapa, kapan (when), dimana (where), mengapa (why), dan bagaimana peristiwanya (who),” jelasnya.

Kemudian lanjutnya, apalagi tugas wartawan online, harus selalu tanggap dan selalu cepat dalam menyampaikan informasi apakah itu peristiwa maupun berita ringan yang bisa disampaikan kepada pembaca.

“Maka dari itu, wartawan harus memiliki karya tulis dan mempunyai media, kalau ada oknum yang mengaku wartawan, namun dia dia tidak punya karya jurnalistik dan media, bisa dikatakan wartawan tersebut abal-abal,” katanya.

Menurut Anisar Pimpinan Perusahaan sekaligus owner Media informasinetwork.com berharap dengan pelatihan yang dilakukan, seluruh wartawan yang tersebar di beberapa Kabupaten yang ada di Lampung dapat memahami tugas pokok sebagai wartawan.

“Saya berharap seluruh wartawan yang bergabung di media Informasi network bekerja secara profesional dan bukan sebagaimana wartawan yang hanya mengandalkan KTA,” pungkasnya.   (Red)

Antisipasi Gizi Kronis, Pemkab Pesawaran Lakukan Rembuk Stunting

Pesawaran (HO) – Stunting di Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu fokus program di Bidang Kesehatan untuk mengantisipasi kondisi Gizi kronis yang mengakibatkan anak tumbuh dengan kondisi yang tidak maksimal. “Untuk mewujudkan hal tersebut baik Dinas Kesehatan yang membidangi segala permasalahan kesehatan di tengah masyarakat, maupun kepedulian orang tua serta pengetahuan yang memadai harus terus di upayakan bersama,” kata Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Selasa (18/05/2021). Menurutnya, rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang harus di lakukan pemerintah kabupaten untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara OPD Penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat. “Pemerintah kabupaten secara bersama-sama akan melakukan konfirmasi , sinkronisasi dan sinergisme hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan dari OPD Penanggung jawab layanan di kabupaten dengan hasil perencanaan partisipatif masyarakat yang di laksanakan melalui musrenbang kecamatan dan desa dalam upaya penurunan stuntingdi lokasi prioritas atau Desa lokasi fokus penanganan stunting,” ujar bupati. Isu utama dalam kegiatan rembuk stunting adalah Program atau kegiatan penurunan stunting yang akan di lakukan pada tahun berjalan dan Komitmen pemerintah daerah dan OPD terkait untuk program penurunan stunting yang akan di muat dalam RKPD/ Renja tahun berikutnya. “Maka dari itu sangat penting bagi BAPPEDA untuk menyampaikan apa dan bagaimana kegiatan Rembuk stunting Kabupaten kepada seluruh OPD Penanggung jawab layanan,agar terjadi persamaan persepsi atas visi dan misi gerakan penurunan stunting terintegrasi, ” tutur dia. Ia menjelaskan, penanganan stunting bukanlah tugas Dinas kesehatan saja , akan tetapi OPD lain dan lintas sektor lainnya semua terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesawaran ini, di harapkan OPD yang terkait lebih pro aktif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesawaran ini. “Karena intervensi sensitif penurunan stunting yang maksimal dari seluruh OPD terkait akan dapat membantu penurunan stunting hingga 70 % dan hanya 30 % tugas Dinas Kesehatan untuk dapat mempercepat upaya penurunan stunting. Untuk itu saya berharap kepada Dinas Kesehatan agar lebih fokus pada evaluasi dan pembiayaan di daerah dengan tetap melibatkan lintas sektor,” terang dia. Adapun penyebab angka stunting tinggi adalah sanitasi lingkungan, sarana dan prasarana kesehatan lingkungan dan pemukiman , di harapkan perlu program seperti pembuangan limbah dan tempat sampah oleh OPD terkait. “Contoh lain seperti Dinas ketahanan pangan memastikan ketahanan pangan di tingkat keluarga bahwa bayinya nanti akan mendapatkan asupan gizi yang baik dari sumber makanan dan buah-buahan, Kita juga berharap kepada pemerintah Desa dengan dana desanya. Sarana dan prasarana nya, sanitasi , sarana prasarana kesehatan lainnya , yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita di desa, begitu juga dengan OPD-OPD Lainnya harus berbagi peran,” ungkapnya. Kabupaten Pesawaran dalam upaya penurunan stunting hasil pertemuan pemetaan dan analisis program stunting menetapkan desa yang menjadi lokasi fokus stunting Ada 43 desa lokasi fokus stunting tahun 2021. “Untuk itu mari kita bersama – sama berupaya terutama di Desa Lokasi fokus stunting tersebut untuk dapat mencegah dan menurunkan stunting sehingga Kabupaten Pesawaran ini menjadi bebas stunting,” paparnya. Mengenai kriteria desa yang menjadi lokasi fokus percepatan penurunan stunting adalah desa yang memiliki kasus stunting tertinggi dan desa dengan sanitasi yang kurang memadai dan desa tersebut belum ODF(Open defecation free), untuk di ketahui bersama bahwa stunting adalah permasalahan gizi kronis yang di sebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang waktu yang cukup lama. “Umumnya hal itu di sebabkan asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Permasalahan stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun,” tegas dia. Untuk diketahui, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran pada tanggal 06 Mei 2021 telah melakukan kegiatan pertemuan rembuk stunting di Hotel Regency yang dibuka oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Marzuki Ali. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pihak pihak terkait diantaranya Aria Guna mewakili Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran. (Red)

Diduga Out Of Countrol, Pengendara Jalan Raya Kedondong Alami Pendarahan Kepala

Pesawaran (HO) – Diduga Out Of Countrol atau lepas kendali, yang belum diketahui identitas nya, saat mengendarai sepeda Motor Honda Supra dengan Nomor polisi B 6901 BIF, masuk ke saluran air/siring, di Jalan Raya Kedondong Desa Sinar Harapan Kecamatan Kedondong, Senin, (17/5/2021, sekira Pukul 14.30 Wib. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, kecelakaan lalu lintas terjadi pada saat pengendara berjalan dari arah Kedondong menuju Gedong tataan diduga berjalan dengan kecepatan tinggi kemudian menghindari kucing yang menyebrang sehingga mengakibatkan oleng ke kiri dan masuk ke saluran air/siring, maka terjadilah out of countrol tersebut. “Identitasnya belum diketahui, korban mengalami pendarahan di bagian kepala kemudian di Rawat Di RSUD Pesawaran, untuk kendaraan nya mengalami ringsek pada bodi depan,” jelasnya melalui rilis humas polres setempat. (Red)

Cek Kedisiplinan ASN, Sekda Pesawaran Lakukan Sidak

Pesawaran (HO) – Guna melihat kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran membentuk empat tim, untuk melakukan Inspeksi mendadak (Sidak). “Iya jadi pada hari pertama ini kita membagi empat tim, yang mana pada tim satu dipimpin langsung oleh saya, kemudian tim dua dipimpin asisten I, lalu tim tiga dipimpin asisten II, dan tim empat dipimpin oleh asisten III. Jadi para tim ini dibagi untuk melakukan sidak 7 sampai 10 OPD yang ada dilingkungan Pemkab Pesawaran,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pesawaran Kesuma Dewangsa. Senin 17 Mei 2021. Menurutnya, dari hasil sidak yang dilakukan hampir seluruh ASN yang ada masuk pada hari pertama kerja ini dengan persentase 99% dimasing-masing dinas, namun masih ada saja ASN yang tidak masuk tanpa keterangan. “Kalau untuk data yang saya peroleh persentase pegawai ASN yang hadir secara keseluruhan itu mencapai 96%, kemudian tanpa keterangan 2,02%, sakit dan cuti sekitar 1,56%,” katanya. “Tentu ASN yang tanpa keterangan akan kita panggil dan dimintai keterangan alasannya, kalau tidak ada alasan yang jelas ketidak hadirannya tentu akan kita kenakan sanksi sesuai tingkat kesalahannya,” kata dia. Kesuma juga mengatakan, target yang ingin dicapai dari kegiatan sidak hari ini, melihat tingkat kedisiplinan dan kepatuhan para ASN terhadap aturan yang telah ditetapkan. “Disini kita lihat kepatuhan dan kedisiplinannya, karena biasanya kalau sehabis libur banyak ASN yang bermalas-malasan untuk masuk kerja lagi, dan saya juga mengingatkan bahwasanya jam kerja sudah kembali normal seperti sebelum bulan Ramadhan,” katanya. (Red)

Bupati Pesawaran Himbau Masyarakat Sholat Idul Fitri Taati Prokes Dan Berikhtiar

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menghimbau kepada umat islam yang akan melaksanakan Sholat Idul Fitri 1442 Hijriah tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengajak untuk berikhtiar agar virus corona ini segera menghilang dari muka bumi. “Surat edaran kemarin bukan larangan beribadah, melainkan himbauan sebaiknya pelaksanaan shalat ied di rumah saja bagi kecamatan yang berstatus Zona Orange maupun merah. Namun kalau masih ada di dua zona tersebut menggelar Sholat Idul Fitri, saya perintahkan Satgas Covid-19 tingkat desa dapat memastikan prokes berjalan dengan baik dan ketat,” ujarnya saat melakukan pantauan di Pos Penyekatan Covid-19 yang berada di Tugu Pengantin Kecamatan Gedongtaan. Rabu (12/5/2021). Dirinya juga mengatakan, meskipun ada beberapa orang yang dari luar pulau masuk ke Kabupaten Pesawaran, namun pihaknya telah mendata dan memantau kesehatan mereka. “Kalau untuk jumlahnya tidak terlalu signifikan, karena mereka yang pulang ini sebelum larangan mudik di berlakukan, tapi ini juga tetap kita pantau dan kita data,” katanya. Pada kesempatan ini juga Dendi memberikan himbauan kepada masyarakat, agar bersama-sama menaati prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama. “Kemudian saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat, pada perayaan Idulfitri ini kita berdoa bersama-sama dan berikhtiar agar virus corona ini segera menghilang dari muka bumi ini,” kata dia. Sementara itu Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, menghimbau kepada seluruh jajarannya terkhusus para Bhabinkamtibmas agar ikut memberikan himbauan prokes kepada masyarakat saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri. “Untuk memutus mata rantai covid-19 ini memang perlu adanya sinergitas seluruh kalangan, baik pemerintah, Kepolisian maupun TNI, dan juga kesadaran dari masyarakat akan bahayanya virus corona ini, karena kita tidak pernah tau virus ini ada dimana dan siapa yang membawanya, maka dari itu mari kita bersama-sama menjaga diri dan keluarga dengan penerapan prokes,” ujar dia. (Red)

Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gelar Acara Bakti Sosial Bagikan Zakat Kepada Masyarakat

Pesawaran (HO) – Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian bingkisan dan zakat fitrah kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu ditengah masa pandemi Covid-19 dan juga bertepatan dengan bulan puasa yang penuh berkah, Batumenyan Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran Lampung. Selasa (11/5/2021).

Bakti Sosial pembagian bingkisan dan zakat fitrah kepada masyarakat yang kurang mampu di sekitar dan warga binaan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam dimana sasarannya adalah para fakir miskin dan yatim piatu.

Diawali dengan penyiapan bahan sembako yang telah di siapkan oleh panitia di Masjid Baitul Mutaqin kurang lebih ada sekitar 400 zakat fitrah yang siap didistribusikan untuk masyarakat sekitar Kesatrian.

Menurut Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, kita sebagai prajurit TNI khususnya prajurit Korps Marinir memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sebagai penanggung jawab dari kegiatan bakti sosial ini, Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi mengucapkan terima kasih terhadap prajuritnya yang sudah melakukan kegiatan mulia untuk membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat dari penyebaran Covid-19 terutama di Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Semoga kegiatan bakti Sosial ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus sebagai bukti nyata bahwa Korps Marinir khusunya Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam selalu ada dan hadir di tengah masyarakat tercinta,” pungkas Danyonif. (Red)

Cabuli Tetangga, Warga Negeri Katon Lebaran di Penjara

Pesawaran (HO) – NK (30) warga Desa Trisno Maju Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran ditangkap Team Tekab 308 karena diduga melakukan percobaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur, Senin (10/5/2021). Katim Resum Polres Pesawaran, AIPDA Joni Ismet mewakili Kapolres Pesawaran, Vero Aria Radmantyo mengatakan kejadian percobaan persetubuhan tersebut terjadi Senin (08/03/2021) pukul 05.30 WIB di rumah korban. “Kejadiannya sudah Dua bulan lalu di rumah pelapor dan korban SM (16) yang merupakan anak dibawah umur di Kecamatan Negeri Katon,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (11/05/2021). Dijelaskannya, penangkapan yang dilakukan team berawal dari informasi dari pelapor YH (36) yang cukup kuat untuk ditindaklanjuti. “Menurut laporan, dalam melakukan percobaan persetubuhan tersebut dengan cara pelaku memegang wajah korban lalu hendak mencium saat korban sedang tidur,” ungkapnya. Kemudian SM terbangun dan mencoba melawan namun pelaku mencekik serta menindih badan korban di bagian kiri. “Saat korban coba melawan, pelaku malah makin menjadi, dan akhirnya pelaku melarikan diri setelah korban teriak,”ungkapnya. Dia mengatakan, setelah adanya pelaporan dan penyelidikan, tim melakukan penangkapan terhadap pelaku NK Senin kemarin. “Kami mendapat informasi keberadaan pelaku dan tim langsung melakukan upaya paksa penangkapan terhadap pelaku pencabulan tersebut,” katanya. Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor :LP/B-155/III/2021/Polda Lampung/Res Pesawaran, tanggal 08 Maret 2021 telah melakukan tindak pidana percobaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur, dan dikenakan pasal 81 jo pasal 53 dan pasal 82 tentang perlindungan anak. “Dalam pasal tersebut ancaman paling lama 15 tahun paling singkat 5 tahun penjara, tapi kan ini baru percobaan jadi pelaku dijatuhi hukuman 1/3 dari ancaman maksimal,” tutupnya. Saat ini pelaku percobaan persetubuhan dibawah umur tersebut sudah diamankan di Polres Pesawaran. (Red)

Siswi SMK Gantung Diri, Ini Pesan Kepada Sang Pacar

Pesawaran (HO) – Salah satu siswi SMK di Kabupaten Pesawaran Lampung, berinisial RS (17) ditemukan bunuh dengan cara gantung diri di kamarnya yang bertempat di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima, Jumat (7/5/2021). Jasad siswi kelas XIII di salah satu SMK Kecamatan Kedondong tersebut pertama kali ditemukan oleh ibunya. “Awal mula saya mendengar ibunya RS menjerit histeris dan langsung saya lihat RS sudah tergeletak, karena bambu di kamar RS yang di pakai untuk mengikat tali dasi itu patah, kejadian sekitar pukul 16.00 Wib dan mukannya sudah membiru,” ungkap salah seorang saksi di tempat kejadian. Menurut Selvi, RS sebelumnya tidak terlihat murung dan tidak ada masalah apa-apa. “Sebelumnya RS tidak terlihat murung, memang kesehariannya RS sangat tertutup, meskipun ada masalah tidak pernah cerita,” ujarnya. Windi(16) saudara sekaligus teman korban saat dimintai keterangan mengungkapkan sempat membaca pesan WhatsApp yang disampaikannya oleh RS kepada kekasihnya. “Besok Lo ngelayat tempat w karena w mau bunuh diri, itu WA RS ke cowoknya,” terang Windi. “Jangan menyalahkan siapa-siapa, ini bukan masalah cinta atau apa ini karena saya sudah lelah hidup, jadi jangan salahkan siapa-siapa,” timpalnya membacakan isi WA yang disimpan RS. Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kedondong, Bripka Andhika Ramadhona menuturkan, korban melakukan bunuh diri di kamarnya dan ditemukan pertama kali oleh ibunya. Pihaknya yang turun ke Tempat Kejadian Perkara langsung melakukan koordinasi dengan tim INAFIS Polres Pesawaran dan juga petugas medis dari Puskesmas Kota dalom. “Kami langsung koordinasi dengan tim INAFIS dan medis, untuk sementara tidak ditemukan bekas kekerasan dan murni bunuh diri,” tuturnya. Terkait motif, Andhika menerangkan bahwa korban melakukan bunuh diri karena sudah lelah hidup dikuatkan dengan bukti Chat WA yang disimpan korban. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni bunuh diri, dan keluarga korban tadi sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi,” pungkasnya. (Red)

Gelar Baksos, DPD KO-WAPPI Bagikan Paket Sembako dan Masker

Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran melaksanakan Bakti Sosial Peduli Ramadhan Berbagi Paket Sembako Dan Masker kepada Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa, Jumat (7/5/2021). Kegiatan Bakti Sosial Peduli Ramadhan ini dilaksanakan di kantor organisasi tersebut, Jl. A. Yani No. 39 Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Dalam kegiatan Bakti Sosial Aksi Peduli Ramadhan ini, DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran membagikan sebanyak 85 paket sembako, masker dan angpau kepada anak yatim piatu, janda tua dan masyarakat kurang mampu di lingkungan Kantor DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran. Selain pembagian paket sembako, kegiatan ini juga diisi dengan siraman rohani yang disampaikan Ustaz Fahmi yang menyampaikan tausiah tentang Manfaat Sedekah bagi Manusia. Sementara itu, dalam sambutannya Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Dahron, diwakili Sekretaris Anton Kurniawan, M.M., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian DPD KO-WAPPI Pesawaran kepada masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian DPD KO-WAPPI Pesawaran kepada sesama manusia serta menjadi ajang silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan,” ujar Anton. Selanjutnya, dia berharap melalui kegiatan ini akan terjalin hubungan kekeluargaan yang baik antara masyarakat dan DPD KO-WAPPI Pesawaran. Dalam kesempatan ini, salah satu Penasehat DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Irianto, SE berharap bantuan paket sembako ini bermanfaat bagi yang menerima. “Mudah-mudahan bantuan paket sembako ini bermanfaat bagi penerimanya, sekaligus bukti kebersamaan DPD KO-WAPPI Pesawaran dengan masyarakat,” katanya. Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Dahron, Perwakilan DPW KO-WAPPI Provinsi Lampung Giman, Ketua LSM Galak Provinsi Lampung Aliaman, jajaran KO-WAPPI dan tamu undangan. Adapun isi faket sembako, 3 kg Beras, 1 liter minyak makan, 1 kg gula putih, 1 botol minuman fanta atau sprit dan 1 buah macker. (Red)

Peduli Kaum Duafa dan Yatim Piatu, Srikandi Dermawan Bagikan Ratusan Paket Sembako

Pesawaran (HO) – Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran mengadakan kegiatan di Bulan Suci Ramadan 1442 Hijiriah dengan membagikan ratusan paket bingkisan lebaran bagi kaum duafa dan anak yatim piatu di empat Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran. Kegiatan itu dilakukan serentak pada hari ini Jumat (7/5/2021) di 19 Desa yang ada di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Gedongtataan, Kecamatan Waylima, Kecamatan Kedondong, dan Kecamatan Waykhilau. Koordinator Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran Devi Melia Rama mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk membantu meringankan beban bagi kaum duafa dan anak yatim-piatu dimasa pandemi Covid-19. “Masih maraknya penyebaran Covid-19 di wilayah kita yang membuat ekonomi menurun, maka di Bulan Suci Ramadan ini tempatnya kita saling membantu dan berbagi, dan ladang mencari pahala dibulan puasa ini,” kata Devi, Jum’at (7/5/2021). Ia juga mengatakan, sumber dana yang dikeluarkan untuk bingkisan tersebut dibantu Nanda Indira Dendi, juga hasil dari iuran pengurus dan anggota Srikandi Dermawan. “Sumber dana bingkisan kami kumpulkan secara sukarela dan seikhlasnya dari pengurus dan anggota Srikandi, dan kami juga dibantu Ibu Bupati Nanda Indira Dendi,” ujarnya. “122 paket bingkisan yang berisi gula, minyak, kue kaleng, sirup dan terigu, sudah kami bagikan kepada kaum duafa dan anak yatim piatu yang ada di Pesawaran,” pungkasnya. Diketahui pengurus Srikandi Dermawan yang turut mendampingi pembagian bingkisan lebaran Wakil Ketua Herlina, Sekretaris Revi Sofyan, Bendahara Rodiyah, dan Anggota Siti Aisah, Heni, Reni, Ida, Salsa, Ernilawati, Endang, Yuni, Hartati, May, Novia, Hilma, Rela dan Iis. (Red)