Nanda Indira Dendi Bersama Srikandi Dermawan Kunjungi Kampung Qur’an Al-Fussha

Pesawaran (HO) – Kampung Qur’an Al-Fushha diharapkan tidak sekadar mendidik anak-anak mampu membaca Al-Qur’an, Namun juga menjadi wisata rohani yang disemarakkan dengan kegiatan bermanfaat seperti pesantren kilat. Hal ini disampaikan Ketua PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi saat menghadiri halalbihalal dan silaturahmi Srikandi Dermawan, di Kampung Qur’an Al-Fushha Desa Bogorejo Kecamatan Gedongtataan, Sabtu (12/6/2021). Dalam sambutannya, Nanda mengingatkan meski pandemi silaturahmi harus tetap dijaga. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes). “Semoga Srikandi Dermawan dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Devi Melia Rama selaku Ketua Srikandi Dermawan menyebut kegiatan ini merupakan wadah sambung lisan. “Apa yang diinginkan masyarakat dapat disampaikan kepada kami, yang nantinya diteruskan ke bupati,” tuturnya. Kegiatan dengan prokes ketat ini ditutup dengan tausiah yang disampaikan ustaz Iqbal. (Red)

Kepala Samsat Pesawaran Dinilai Kurang Etika, Penasehat PWI : Publik Figur Harus Santun

Pesawaran (HO) – Kepala Samsat Pesawaran Jhon Arif Rahman Hakim, dinilai kurang beretika karena, untuk menjadi tokoh publik figur harus mempunyai sikap yang santun, baik dalam tindakan ataupun ucapan, sabar dan bijak dalam menghadapi setiap permasalahan. Hal ini diungkapkan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Erland Syoffandi, menurutnya, sudah banyak laporan dari wartawan di Kabupaten Pesawaran, terkait sulitnya menghubungi Kepala Samsat Pesawaran untuk melakukan konfirmasi, bahkan sebagian ada yang mendapatkan jawaban tidak enak didengar. “Saya sangat kecewa dengan perilaku Kepala Samsat Pesawaran, ketika saya telpon dengan maksud ingin berkoordinasi, akan tetapi bukannya bahasa santun yang saya terima, malah dengan ucapan yang menurut saya itu kurang sopan,” ujarnya, Jumat (11/6/2021). Menurutnya, sebagai pejabat publik, Kepala Samsat harus faham bahwa pers merupakan pilar ke-empat demokrasi dan harus bersinergi bersama-sama dalam kaitan meningkatkan kinerja. “Padahal saya telpon itu untuk berkoordinasi terkait dengan sinergisitas antara Samsat Pesawaran dengan Media, tapi responnya sangat mengecewakan, kalau saya saja diperlakukan seperti itu bagaimana nasib kawan-kawan lain,” sesalnya. Terpisah, Jhon Kepala Samsat Pesawaran saat ditemui media, di ruang kerjanya, mengelak bahwa dirinya tidak begitu adanya. “Saya tidak berkata begitu mas. Saya memohon maaf, jika perkataan saya ditelepon menyinggung pak Erland. Tapi sekali lagi, saya siap ketemu dengan siapa saja kok, apalagi dengan teman-teman Wartawan. Sebab tanpa kerjasama dengan kawan-kawan media, maka saya juga tidak akan maksimal untuk bisa menyampaikan informasi-informasi terkait program dari Samsat ini,” ucapnya. “Sekali lagi saya mohon kepada Bapak Erlan Syoffandi, selaku Penasehat PWI Pesawaran, atas ketidaktahuan saya dan atas ucapan saya tadi,” pungkasnya. (Red)
Kepala Samsat Pesawaran Jhon Arif Rahman Hakim, dinilai kurang beretika

Tingkatkan Kemampuan, Prajurit Beruang Hitam Yonif 9 Laksanakan Latihan Menembak

Pesawaran (HO) – Dalam rangka Latihan Perorangan Dasar (LPD) Triwulan II TA.2021, Prajurit Beruang Hutam “Yonif 9 Mar” Brigif 4 Mar/BS kembali melaksanakan latihan menembak senapan serbu jenis SS1 Marine. Latihan ini diikuti oleh seluruh prajurit yang terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama Yonif 9 Mar bertempat di lapangan tembak senapan Kesatrian Beruang Hitam, Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran, Lampung. Kamis (10/06/2021). Kegiatan diawali dengan apel kelengkapan personel dan material dilanjutkan pengarahan dari Pakorlat menembak senapan Lettu Mar Yogi Eka Lendra, S.Tr.Han. merangkap sebagai Pai Intel Yonif 9 Mar. Dalam arahannya Pakorlat menyampaikan bahwa latihan ini yang paling diutamakan adalah faktor keselamatan dan keamanan karena berhubungan langsung dengan amunisi tajam yang dapat berakibat fatal jika ada kesalahan sekecilpun dan ditekankan untuk disiplin lapangan dalam latihan. Latihan menembak dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme seluruh prajurit Beruang Hitam demi menunjang tugas-tugas kedepan yang semakin kompleks. Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla). menegaskan bahwa latihan menembak ini ditujukan untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan prajurit Petarung Beruang Hitam dalam menjalankan tugas pokok sebagai pasukan pendarat. “Latihan ini juga untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan prajurit meskipun masih dalam Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai diharapkan prajurit jangan sampai terlena karena keadaan, melainkan tetap harus consisten memelihara kemahiran dasar dalam kemampuan menembaknya harus jago,” katanya. “Karena pada hakekatnya sebagai pasukan pendarat matra laut akan selalu membina dan meningkatkan kemampuan individu demi tugas-tugas global mendatang yang semakin kompleks sesuai perkembangan jaman,” tambahnya. (Red)

Bupati Pesawaran : Masalah Tanah Selesaikan Bersama Masyarakat Dengan Santun

Pesawaran (HO) – Permasalahan pertanahan di Kabupaten Pesawaran harus diselesaikan bersama masyarakat dengan cara santun dan halus. Hal ini diungkapkan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) bersama ATR/BPN Pesawaran dan OPD terkait di Pesawaran, Rabu (9/6/2021). Menurut Dendi, permasalahan pertanahan di Pesawaran sudah lama terjadi. Carut marut legalitas terkait kepemilikan lahan menjadi isu strategis di Pesawaran. “Contohnya ada yang mengaku memiliki surat tanah dari jaman Belanda, ada yang dari tanah adat, saling klaim satu sama lain juga banyak terjadi,” ungkap Dendi. Selain itu, permasalahan pertanahan di Pesawaran juga ditambah dengan startegisnya wilayah Pesawaran yang memiliki empat kawasan register. “Jangan sampai disana menjadi bancakan dan lahan kegiatan ilegal oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Dendi. Oleh sebab itu, untuk menyelesaikan permasalahan ini, harus dilakukan dengan pendekatan dengan persuafif. Kemudian menginventarisir setiap permasalahan dan membuat legalitas sertifikat sesuai dengan undang – undang dan peraturan yang berlaku. Dendi meyakini, apabila pertanahan di Pesawaran tidak ditata dengan baik maka tidak menutup kemungkinan sepuluh tahun kedepan akan muncul kembali masalah serupa. “Kalau tidak ditata pertanahanya dalam waktu 10 tahun kedepan bisa hancur, rusak dan terjadi keributan di masyarakat,” kata Dendi. Dendi berharap, melalui rakor ini menemui titik terang dalam permasalahan pertanahan di Bumi Andan Jejama. Selain itu, setelah rakor ini selesai OPD masing-masing membuat peta dan menginventarisir permasalahanan yang menjadi domainnya. “Buat kajian setelah rakor ini, lakukan inventarisi permasalahan tanah sesuai dengan domain OPD masing-masing,” harap Dendi. Sementara, Kepala ATR/BPN Pesawaran, Darman Hutasoit mengatakan kegiatan Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria bertujuan untuk menata kembali struktrur ke agrarian pertanahan di Pesawaran. “Meliputi dua hal yakni penataan aset dan penataan akses,” ungkap Darman. Diketahui, dalam acara ini hadirpula Kepala Kanwil BPN/ATR Lampung diwakili oleh Kabid Penataan, Maria Irmina Dwi Sara, Sekda Pesawaran, Kesuma Dewangsa, dan berbagai OPD Pesawaran. (Red)

Video Mesum ES Oknum DPRD Pesawaran di Benarkan BK, dan Segera Ambil Keputusan

Pesawaran (HO) – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menyatakan Video mesum yang di lakukan oknum anggota DPRD setempat berinisial ES di nyatakan benar nya. Hal itu di sampaikan anggota Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Pesawaran Pujadi saat konfirmasi awak media usai pertemuan pelapor Siti Aisyah yang menayakan tindak lanjut BK tentang Video mesum yang di lakukan terduga ES, Rabu (9/6/2021). “Kami angota Badan Kehormatan DPRD Pesawaran sudah melihat dengan sama-sama bahwa dari bukti video tersebut dengan mata yag jelas bahwa itu benar jadi nanti pemberhentian anggota dewan tersebut tergantung dari partainya pengusung,” kata Pujadi. Sementara itu Ketua Badan Kehormatan (BK) Hamsinar, ketika Di singgung masalah sanksi yang akan di berikan kepada ES mengatakan, terkait video Es pihaknya akan segera melakukan rapat untuk mengambil keputusan tegas. “Kami dari Badan Kehormatan akan melakukan rapat lagi minimal lima angota BK baru ada keputusan apa yang kita ambil,” kata Hamsinar dengan singkat. Sementara itu Siti Aisyah selaku pelapor mengukapkan, dirinya datang ke DPRD untuk melakukan konfirmasi di Badan Kehormatan tentang kasus ES yang saat ini sedang tangani Polda Lampung. “Karena ES selama ini menyangkal bahwa dalam video tersebut bukan dirinya,” kata Siti Aisyah dengan singkat. Sebelumnya diberitakan dengan judul “Heboh…!!!, Diduga Berzina Oknum Anggota DPRD Pesawaran Dilaporkan Ke Polda” Anggota DPRD Pesawaran inisial ES (58) warga Way Dadi Sukarame Bandar Lampung, diduga melakukan perzinahan dengan ME (50) warga Sukabumi Bandar Lampung yang dilakukan pada 2019 lalu didalam mobil Fortuner pinggir pantai Duta Wisata. “Saya sudah selesai melaporkan dugaan perzinahan ini, tadi di BAP oleh penyidik, ini dugaan mesum dan perzinahan suami saya dengan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran,” ujar pelapor berinisial ST, Rabu (21/4) via telepon. Dalam pelaporan tersebut ST turut membawa barang bukti berupa video mesum yang direkam sendiri oleh terlapor. “Jujur pak, saya ambil video itu dari HP suami saya, jadi mereka sendiri yang merekam adegan mesum itu,” tambahnya. Dirinya berharap agar laporannya dapat ditindak lanjuti sehingga menimbulkan efek jera bagi suami maupun oknum Anggota DPRD tersebut. “Dia (ES) kan wakil rakyat, tidak sepantasnya berlaku seperti itu, saya minta agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya. Dalam surat laporan polisi Nomor : LP/B-672/IV/2021/SPKT/POLDA LAMPUNG, tertulis kronologis dugaan perzinahan tersebut bermula, sekitar tanggal 25 bulan Oktober 2019 perkiraan didalam mobil dipinggir pantai Duta Wisata, Teluk Betung, Bandarlampung, pelapor mendapati video yang mana isinya diduga suami pelapor dan rekannya sedang berbuat zina didalam mobil di pinggir pantai. Sementara itu ES salah satu Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran ketika dikonfirmasi terkesan menghindar dan menyatakan dirinya sedang ada acara rapat. “Masa Allah, nanti ya, saya masih rapat,” ujarnya singkat, Rabu (21/4/2021). (Red)

Dimasa Pandemi, SDN 8 Negeri Katon Terapkan Pembelajaran Daring

Pesawaran (HO) – Dalam menghadapi situasi dimasa pandemi Covid-19 saat ini, SDN 8 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran menerapkan pembelajaran secara daring (Dalam Jaringan). “Ya guru-guru memiliki siasat sendiri untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara online, sehingga anak-anak tetap semangat dalam belajar dan nilai meningkat,” jelas Nurholis S.Pd, Kepala SDN 8 Negeri Katon diruang rapat sekolah setempat, Rabu (9/6/2021). Dia mengatakan keberhasilan pembelajaran Daring selama Pandemi Covid-19 adalah kemampuan guru dalam berinovasi menerapkan metode, merancang materi yang tepat sesuai kebutuhan dan mudah dipahami oleh siswa. “Kreatifitas adalah kunci sukses seorang guru yang dapat memotivasi siswa agar terus semangat belajar meskipun sedang dilanda wabah Covid-19,” terangnya. Karena lanjut Kepala SDN 8 Negeri Katon yang terletak di Desa Kali Rejo ini, begitu besar harapan para orang tua agar anak mereka kembali belajar di sekolah secara normal. Namun, masa pandemi virus corona (Covid-19) yang hingga kini berlangsung, memupus harapan itu dan memaksa anak-anak mereka harus belajar dari rumah masing-masing. “Pembelajaran Daring dapat dikatakan sebagai solusi yang efektif dan aman untuk tetap melangsungkan kegiatan belajar mengajar selama pandemi agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya. “Semoga Covid-19 segera mereda seiring dengan penerapan kebijakan New Normal oleh pemerintah. Sehingga pembelajaran dapat dilakukan dengan tatap muka seperti sedia kala,” tambahnya. (Rudi/Indra)

Alamak…!!! Alih-Alih Kembangkan Wisata, Kades Harapan Jaya Diduga Raup Ratusan Juta DD

Pesawaran (HO) – Aparat penegak hukum seperti nya harus melakukan penelusuran, pasalnya, Alih-alih untuk pengembangan tempat wisata Bukit Cendana, Kepala Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Susalit Cokro Aminoto, diduga telah menyalahgunakan wewenangnya dalam mengelola Dana Desa (DD) untuk membangun aset desa dengan nilai ratusan juta rupiah di lahan yang bukan milik desa, untuk meraup keuntungan pribadi. Susalit Cokro Aminoto sengaja diduga sengaja menggelontorkan Dana Desa sebesar Rp 200 juta dengan alasan untuk membangun infrastruktur di lokasi wisata Bukit Cendana yang diketahui milik PT Masari Multi Fruti. “Kita pinjamkan lahan tersebut, jadi harus diluruskan bahwa bukan sewa, karena dari awal kami bertekad untuk memberikan manfaat kepada masyarakat jika Bukit Cendana hendak dikelola masyarakat Desa Harapan Jaya,” ungkap Manager Lahan PT Masari Multi Fruity, Budi Cendana, ketika dikonfirmasi media melalui sambungan telepon seluler, Selasa (8/6/2021). Dia menjelaskan pihaknya hanya meminjamkan lahan Bukit Kencana dan bisa dibangun, namun hanya bangunansemi permanen. “Ada perjanjian bahwa lahan bisa dipakai dan dibangun infrastruktur yang semi permanen, kalau ternyata toilet itu permanen silahkan tanya dengan pihak desa dari mana izinnya,” timpal Budi. Sedangkan Kepala Desa Harapan Jaya, Susalit Cokroaminoto tidak menampik jika dirinya membangun infrastruktur tersebut, hanya saja menurutnya bangunan yang dibangun merupakan bangunan semi permanen. “Kita kucurkan dana desa di tahun 2021, sebelumnya tidak menggunakan dana desa, tapi yang dibangun berupa toilet, musholla, gazebo, itu semi permanen,” kilahnya. Saat ditanya terkait dasar hukum pembangunan aset desa di lahan PT Masari Multi Fruti, Cokroaminoto mengaku bahwa surat MoU yang menjadi dasarnya. “Ya MoU itu dasar pembangunan infrastruktur di taman bukit cendana,” jelasnya singkat. Dirinya mengatakan, bahwa destinasi wisata dikelola oleh BUMDes setempat. Namun hal tersebut terbantahkan oleh seorang sumber yang mengutarakan bahwa BUMDes memiliki peran mengelola saat pemerintahan desa, kades yang lama dan mulai tidak mengelola lagi sejak Cokroaminoto menjabat Kades. “Kalau dulu dikelola BUMDes, tapi semenjak kades baru (Cokro – red) BUMDes tidak lagi ada peran, hanya saja tadi pagi (Selasa) sepertinya ada rapat yang membuat tempat wisata kembali dikelola BUMDes Harapan Jaya,” ungkap salah seorang sumber. Ditambahkan, penggelontoran dana desa yang dilakukan harus diperiksa peruntukannya, karena sebelum dana desa masuk warga sudah gotong royong membuat spot-spot wisata meski alakadarnya mengingat terbatasnya biaya. “Ya dicek saja mas uang 200 juta itu buat apa saja, lha sebelumnya warga memang sudah ada yang swadaya gotong royong di lokasi wisata, apakah boleh membangun aset desa di tanah yang bukan milik desa,” katanya. Pantauan media ini, toilet yang dibangun di lahan milik PT Masari Multi Fruti merupakan bangunan permanen yang tidak sesuai dengan peraturan penggunaan dana desa yang berlaku. (Red)

Korban Tanam Padi, Susilo Gasak Motor Legenda Akhirnya Diamankan Polisi

Pesawaran (HO) – Jajaran Kepolisian Sektor Gedong Tataan Polres Pesawaran Polda Lampung, berhasil mengamankan Susilo (44) warga Pekon Waringin Sari Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, karena telah melakukan tindak pidana pencurian dengan Pemberatan barang berupa 1 (satu) Unit Sepeda motor merk Honda Legenda warna Hitam dengan nomor Polisi B 6814 MQ, di Dusun Grujugan Desa Roworejo Kecamatan Negeri katon. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo menceritakan konologis kejadiannya, saat saksi pelapor atas nama Ari Irawan pergi ke sawah dan Sepeda motor sudah diparkirkan dipinggir jalan dengan kontaknya yang lupa untuk mencabutnya dan masih tertinggal pada sepeda motor korban dan selanjutnya korban pergi kearah bawah untuk menanam padi meninggalkan sepeda motornya dengan jarak sekira 30 meter. “Sekira jam 11.00 wib, ketika korban menoleh dan melihat sepeda motornya yang terparkir sudah tidak ada lagi ditempat yang diperkirakan korban bahwa sepeda motor dipakai oleh adiknya sendiri, kemudian sekira jam 17.00 wib, korban pulang kerumah sambil menanyakan kepada adik dan ibunya tentang sepeda motor ternyata tidak ada yang mengetahui siapa yang memakai sepeda motor korban tersebut,” terangnya melalui rilis humas polres setempat, Selasa (8/6/2021). Kapolres melanjutkan, atas kejadian tersebut pelapor selaku orang tua saksi Zulian dan pemilik sepeda motor menderita kerugian sebesar Rp 2.600.000 (dua juta enam ratus ribu rupiah) dan melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Polsek Gedong tataan Polres Pesawaran untuk di tindak lanjuti. “Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B – 201 / VI / 2021 / SPKT / Polsek Gedong tataan / Res Pesawaran / Polda Lampung, tanggal 04 Juni 2021, Untuk terasangka terlibat dalam perkara curat dan telah dilakukan proses penyidikan di Polsek SUKOHARJO kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Kanit dan Anggota Reskrim Polsek gedong Tataan,” katanya. “Untuk barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) Unit Sepeda motor merk Legenda Noka : 132K015753, Nosin 1015788 warna hitam no.pol B 6814 MQ,” ujarnya. (Red)

Jembatan Penghubung Ambrol, Kades Kebagusan Bersama Warga Gotong-royong

Pesawaran (HO) – Akibat sering dilalui kendaraan roda empat bertonase lebih, Jembatan penghubung antara Desa Kebagusan dan Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran rusak, Kepala Desa Kebagusan Tohir bersama warga lakukan gotong royong untuk memperbaiki. “Gotong royong hari ini untuk memperbaiki jembatan penghubung antara Desa Wiyono dan Desa Kebagusan, akibat sering dilalui kendaraan roda empat, dan alhamdulillah kami bersama masyarakat lakukan gotong royong,” ujarnya, Selasa (8/6/2021). Dia mengatakan warga dua desa kompak bahu membahu bergotong royong mengangkat tumpukan matrial yang menutupi jembatan tersebut. “Kegiatan gotong royong perbaikan jembatan ini, berlokasi diperbatasan Dusun Gunungrejo Desa Wiyono dan Dusun Kampung Sawah Desa Kebagusan,” jelasnya. Dia mengungkapkan untuk matrial sopir siap bantu semampunya, dan setelah jembatan ini diperbaiki perangkat desa akan memasang bainer peringatan dan portal yang intinya kendaraan yang melintasi jembatan ini tidak boleh melebihi kapasitas lebih dari satu ton. “Saya berpesan kepada masyarakat yang melintasi jembatan ini agar kita sama sama menjaga dan merawatnya, karena jembatan ini sangat vital sekali dan penghubung antara Desa Wiyono dan Desa Kebagusan, dan bukan itu saja jembatan ini juga sangat bermanfaat untuk keberlangsungan usaha para petani,” katanya. Salah warga Dusun Kampung Sawah Ngadimin (62) mengatakan diri bersyukur jembatan yang rusak telah diperbaiki dengan gotongroyong. “Iya, syukur alhamdulillah jembatan nya diperbaiki, jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat dan besar manfaat nya, katanya. (Red)

Jalankan Program Bupati, Kadisdukcapil: Bayi Lahir Langsung Dapat Akta

Pesawaran (HO) – Bayi yang baru lahir harus langsung mendapat Akta Lahir dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran, demikian dikemukakan Kepala Disdukcapil Ketut Partayasa, Senin (7/6/2021). Pelayanan cepat tersebut merupakan bagian dari Program Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yakni Desa Digital (DEDI) yang mulai diaplikasikan didesa-desa guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat Bumi Andan Jejama. “Sesuai dengan Program yg diluncurkan oleh Bapak Bupati Pesawaran yakni Desa Digital, Disdukcapil Kabupaten Pewawaran merespon cepat sejak awal tahun 2021 dengan melakukan inovasi yaitu memberikan akta kelahiran bagi anak yang lahir 1×24 jam dan dapat dicetak secara mandiri,” kata dia. Diterangkan, cetak mandiri yang dimaksud dapat langsung dilakukan oleh klinik bersalin atau dirumah penduduk itu sendiri dengan sebelumnya dikirim mengunakan PDF atau email oleh Disdukcapil Kabupaten Pesawaran dan dicetak dengan kertas HVS warna putih A4 80 grm. “Cetak mandiri ini juga sesuai Permendagri 109 tahun 2019. Untuk itu semua dokumen kependudukan saat ini terhitung 1 Juli 2020 dapat dicetak secara mandiri oleh warga Bumi Andan Jejama dengan menggunakan kertas HVS tersebut, kecuali KTP el dan Kartu Identitas Anak ( KIA ) masih dicetak di Disdukcapil Kabupaten Pesawaran,” ujar dia. Hal ini sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona-S. Marzuki dengan ViSI Pesawaran lebih Maju dan Sejahtera dengan Masyarakat yang Produktif dan Misi 1 dari Lima Misi yaitu Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dengan Layanan Publik yang Berkualitas, Akuntabel dan Berkinerja Tinggi. “Seperti hari ini, setelah dicetak dengan mandiri Akta Lahir langsung diberikan pada warga Desa Gunung Sari Kecamatan Way Rilau oleh Bidan Paryati. Warga tersebut telah melangsungkan persalinannya di Bidan Paryati,” tegas dia. (Red)