Pemilihan Ketua, Besok PWI Pesawaran Gelar Konferkab V

Pesawaran (HO) – Konferensi Kabupaten (Konferkab) V Persatuan Wartawan Indonesia Pesawaran siap digelar besok, Kamis (23/6/2021). Ketua Panitia Konferkab V PWI Kabupaten Pesawaran, Sapto Firmansis menyebut acara tiga tahunan dalam rangka pemilihan Ketua PWI periode 2021-2024, rencananya akan dibuka oleh Bupati Dendi Ramadhona. “Secara teknis sudah siap semua, acara akan digelar di aula Pemkab Pesawaran dengan mengundang sejumlah Forkopimda setempat dan dihadiri langsung oleh anggota PWI Provinsi Lampung,” katanya, usai menggelar rapat finalisasi Konferkab V di kantor PWI Pesawaran. Sapto juga menambahkan, sejumlah spanduk agenda telah terpasang di lokasi strategis yang ada di kecamatan Gedongtataan. Senada, Ketua PWI Pesawaran, Erdanizar mengatakan gelaran tersebut sekaligus menjadi momentum penting organisasi wartawan tertua di Indonesia itu untuk meregenerasi kepengurusan. “Agenda terpentingnya adalah forum musyawarah mufakat untuk memilih Ketua baru dan pengurus PWI Pesawaran periode 2021-2024, selain itu juga ada laporan pertanggungjawaban program selama kepemimpinan sebelumnya,” katanya. Erdanizar juga mengimbau seluruh anggota PWI setempat untuk menjaga kekompokan menjelang Konfercab V guna suksesnya agenda tersebut. Diketahui, acara dihadiri tamu undangan secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Red)

Ramai…., Warga Negeri Sakti Punya Pasar Desa

Pesawaran (HO) – Hari pertama pembukaan Pasar desa yang terletak di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran sudah dipenuhi oleh penjual dan juga pembeli. Kepala Desa Negeri Sakti Gema Sukma Jaya beserta perangkat desa lainnya datang dan melihat antusias warga dalam melakukan transaksi jual beli. “Saya berharap dengan adanya pasar desa ini dapat membantu warga Negeri Sakti yang ingin berjualan agar bisa mendapat kan penghasilan serta untuk pembeli tidak perlu jauh- jauh lagi untuk berbelanja sayur-mayur dan lainnya,” kata Gema Sukma Jaya kepada media ini, Selasa (22/6/2021). Kepala Desa juga juga mengingatkan dimasa Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi menghimbau kepada seluruh pedagang maupun pembeli, agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, dan menggunakan masker. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Negeri Sakti, baik penjual maupun pembeli agar memperhatikan kesehatan dan keselamtan demi memutus mata rantai covid-19, jaga jarak dan jangan lupa memakai masker,” himbaunya. Begitu juga disampaikan Edi Waluyo S.Pd selaku Ketua Bumdes, dirinya sangat puas dengan antusias warga baik penjual dan pembeli yang cukup ramai hari ini. “Target saya 58 lapak yang bisa dipakai untuk para penjual dan hari pertama sudah terisi 30 lapak, mudah-mudahan pasar desa ini bisa menggangkat PAD di Desa Negeri Sakti,” ujarnya. (Rudy/Indra)

Kades Sukajaya Lempasing, Kembangkan Silat TTKDH, Seni Bela Diri Asli Indonesia

Pesawaran (HO) – Pembukaan acara latihan seni bela diri Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKDH) di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran dihadiri para guru besar TTKDH serta pengurus PAC dan juga ketua dan wakil ketua. A. Zaenuri S.Pd M.Pd selain menjabat sebagai Kepala Desa Sukajaya Lempasing, yang juga aktip sebagai Wakil Ketua 1 dipengurus TTKDH PAC Kecamatan Teluk Pandan. “Saya berharap kesenian asli indonesia ini tidak dilupakan oleh generasi muda kita sekarang, untuk itu dengan dibuka nya latihan seni ini dapat membangkitkan semangat generasi muda kita untuk mempertahankan kesenian asli indonesia ini agar tidak punah,” ungkap pria yang biasa disapa Bang Zei ini, Sabtu malam (19/6/2021). Begitu juga harapan ketua ranting Desa Sukajaya Lempasing Saman, seni bela diri TTKDH dapat dipertahankan dan terus dilestarikan. “Mempertahankan seni budaya itu sebuah kewajiban,allhamdulillah acara pembukaan ini berjalan dengan lancar semoga acara seni bela diri terus dilestarikan,” katanya. (Rudy/Indra)

Lanjutkan Pembangunan, Bahroin Kembali Calonkan Diri Pilkades Kota Dalam

Pesawaran (HO) – Bertekad melanjutkan pembangunan Infrastruktur yang tertunda karena Covid-19, Bahroin kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Desa (Kades) Kota Dalom, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran periode 2021-2027. Ditemui dikediamannya, Bahroin mengaku pencalonannya merupakan dorongan niat untuk membangun Desa Kota Dalom. “Dengan niat tulus untuk kesejahteraan masyarakat Kota Dalom, dan menyelesaikan pembangunan yang sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19 Insya Allah saya kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa,” tegas Bahroin, Jumat (18/6/2021). Dalam pencalonan kali ini dirinya banyak mengusung program pembangunan infrastruktur yang sempat terhambat karena Pandemi Covid-19. “Semua Desa harus tertunda pembangunannya karena anggaran yang ada harus berbagi fokus dengan kondisi pandemi, karenanya saya akan menyelesaikan tugas yang diamanahkan masyarakat,” lanjutnya. Bahroin menegaskan, bahwa dirinya dan seluruh aparatur Desa dimasa kepemimpinannya mengerti hakikat jabatan yang di emban merupakan bentuk pengabdian, karenanya dia sepakat untuk menyisihkan sebagian penghasilan aparatur maupun kepala desa guna tabungan qurban. “Alhamdulillah tahun lalu saya bersama aparatur Desa bisa menyisihkan penghasilan yang didapat tiap bulan untuk berqurban 5 ekor sapi dan belasan kambing, agar semua faham bahwa dari setiap jabatan yang dititipkan ada kewajiban kepada masyarakat dan Allah SWT,” ujarnya. (Red)

Jaga Keamanan Lingkungan, Pj Kades Suka Banjar, Bagikan Seragam Linmas

Peswarawan (HO) – Dalam rangka menjaga keamanan lingkungan, ketenteraman dan ketertiban, sebanyak 11 aparat satuan perlindungan masyarakat (Linmas) pemerintahan Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, menerima seragam lengkap berserta rompi dan sepatu. Demikian diungkapkan Adhitya Desilma Putra,S.H.,M.Kn Selaku Pejabat sementara desa setempat. “Linmas merupakan ujung tombak aparatur sekaligus perpanjangan tangan dalam menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal, dan memperoleh kewenangan didalam membantu aparat keamanan, seperti TNI, Polisi dan lainnya,” jelas Adhitya Desilma Putra, diruang kerja, Rabu (16/6/2021). Dia berharap kepada satuan perlindungan masyarakat Desa Suka Banjar, agar senantiasa melakukan koordinasi dengan unsur keamanan dan pihak terkait dalam urusan keamanan lingkungan, ketenteraman dan ketertiban umum, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya. “Dan saya berharap untuk satuanlinmas, agar lebih peroduktip lagi, karena mulai minggu depan akan kita jadwalkan piket,” ujarnya. “Tadi pagi juga, kami menerima audensi dari perwakilan Institut Teknologi Sumatera yang menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Suka Banjar, berjumlah 22 orang, yang pelaksanaan KKN sejak 7 Juni sampai dengan 12 Juli 2021,” jelasnya. Selain itu tambahnya, dirinya bersama aparatur desa membagikan sebanyak 7 kotak sampah di 5 masjid yang ada di beberapa dusun, Desa Suka Banjar. “Semoga kotak sampah yang dibagikan agar dapat bermanfaat dalam menjaga kebersihan, khusus nya di Desa Suka Banjar, karena Kebersihan adalah sebagian dari Iman,” pungkasnya. Diketahui dalam kegiatan acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), sesuai dengan anjuran pemerintah Kabupaten Pesawaran. (Rudy/ Indra)

Pilkades Langgar Prokes, DPMPD Kabupaten Pesawaran Siapkan Sanksi Diskualifikasi

Pesawaran (HO) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pesawaran, siapkan sanksi diskualifikasi bagi calon kepala desa (Kades) yang melanggar protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021. Kepala DPMPD Pesawaran Zuriadi mengatakan, ada beberapa hal yang berbeda pada pelaksanaan Pilkades yang akan digelar di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, mulai dari sanksi ringan hingga sanksi diskualifikasi bagi calon kades. “Saat ini protokol kesehatan menjadi salah satu poin yang harus diutamakan oleh pihak panitia baik tingkat kabupaten, kecamatan, desa serta masing-masing calon. Karena pada prinsipnya Bupati tidak ingin pelaksanaan Pilkades ini menjadi klaster baru dalam penyebaran covid-19,” ujarnya. Ia juga mengatakan, pelaksanaan Pilkades pada tahun ini setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimasing-masing desa dibatasi mata pilihnya sebanyak 500 mata pilih, serta pelaksanaan kampanye juga harus dibatasi orang yang datang, guna mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat. “Biasanyakan satu desa itu hanya memiliki satu TPS, namun karena ditahun ini pandemi dan sudah ada peraturan dari Perbup serta Permendagri, masing-masing TPS harus menyiapkan prokes yang telah ditentukan seperti, tempat cuci tangan, thermalgun dan juga panitia desa harus menyuruh pulang apabila ada warga yang memiliki suhu tubuh tinggi,” katanya. “Selain itu, akan adanya penundaan pelaksanaan Pilkades apabila desa yang menggelar dalam kondisi status zona merah, hal itu guna mengantisipasi adanya penyebaran covid-19 di desa tersebut, tapi bukan dibatalkan hanya di tunda saja sampai keadaannya membaik,” ujar dia. Dalam menjaga prokes pada Pilkades ini, pihak DPMPD juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh calon Kades di 37 desa yang akan menggelar pada 26 Agustus mendatang, tentang pentingnya penerapan prokes. “Memang perlu adanya kesadaran dari masing-masing pihak, kalau mereka semua taat pada prokes saya yakin pelaksanaan Pilkades ini tidak akan menyebabkan klaster penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama,” katanya. (Red)

Kunker…, Dandim 0421/Lamsel Letkol Inf Enrico : Tekan, Cegah Covid-19 Dengan PPKM dan 5 M

Pesawaran (HO) – Dalam rangka menekan dan mencegah penyebaran Covid-19, dengan salah satu cara yang efektif dengan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kemudian Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi (5M), serta yang tidak kalah penting olah raga agar keluar keringat. Demikan diungkapkan Komandan Kodim Lamsel Letkol.Inf.Enrico Setiyo Nugroho.S.Sos,M.Tr.(Han), saat melakukan kunjungan kerja (Kunker), dalam rangka temuwicara dengan Aparatur, pengurus Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. “Kita semua harus tetap semangat, jangan sampai bosan kendor, tetap saling suport dan bergerak bersama-sama untuk mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Desa Sukaraja khususnya di Kecamatan Gedong tataan,” katanya, di Aula kantor desa setempat, Senin (14/6/2021). Dia juga menghimbau agar selalu ingatkan masyarakat dan warga Desa Sukaraja berikan edukasi semaksimal mungkin sehingga bisa menekan dan mencegah penyebaran covid-19 dari zona merah kezona oranye. “Kemudian didalam pelaksanaan isolasi mandiri agar pak camat kepala desa memberi tanda stiker di tempel didepan rumah dengan tujuan agar tamu yang datang tau bahwa rumah tersebut sedang melaksanakan isolasi mandiri,” ujarnya. Sementara itu Kepala Desa Sukaraja Dimas Malfinas SE, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dandim Lampung Selatan dan terkait dengan pandemi Covid-19, pihak nya akan semaksimal mungkin dalam melakukan penekanan pencegahan. “Selamat datang pak Dandim atas kehadiranya di desa kami Desa Sukaraja, Desa Sukaraja adalah desa penyangga kecamatan, terkait permasalahan Covid-19, yang ada di desa, kami semua aparatur desa akan semaksimal mungkin untuk mengatasi permasalahan tentang Covid-19,” terangnya. Diketahui, Kunjungan Dandim 0421/ Lampung Selatan Letkol.Inf.Enrico Setiyo Nugroho.S.Sos,M.Tr.(Han), dihadiri juga Kapten Inf Tarekat Pasi Ops Kodim 0421/Lamsel, Kapten Inf Sukandi Danramil 421-02 Gedong Tataan, Kasat Pol.PP Drs.Effendi,M.M, Camat Gedong Tataan Drs. Muhammad Iqbal,M.M, Iptu Kasimudin Kanit Binmas Polsek Gedong Tataan, Edi Sugianto SE Kabid SDA Pol PP Pesawaran, Joko Dian Suharyono SH, Kabid Tibum, kemudian Heru Soleh S.Sos, MM Kabid UUD, Restu SE Kasi Kerja Sama SDA, Dimas Malfinas SE Kepala Desa Sukaraja, Yuli Yanto Kasi Logistik BPBD Pesawaran, Dian Dwi Lestari, Amd. Kep Perawat Homecare Sukaraja, Rini Novaria, Amd. Keb, Bidan Desa Sukaraja, Ade Rosilia Saputri, Amd. Keb Bidan Desa Sukaraja, Anggota Koramil 421-02 Gedong Tataan, Anggota Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran dan Satgas Covid 19 ( Desa Sukaraja. (Red)

Dandim 0421/Lamsel Lakukan Kunjungan, UMKM Pesawaran Harapkan Bantu Pemasaran

Pesawaran (HO) – Dandim 0421/Lamsel Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho, S.Sos.,M.Tr (Han), melakukan kunjungan kerja meninjau produk-produk unggulan UMKM yang berada di desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima, Wilayah Binaan koramil 421-01/ Kedondong.

Letkol Inf Enrico mengatakan kegiatan hari ini adalah kunjungan ketempat pengelola UMKM Vista Abadi Desa Banjar Negeri dangan jenis produk olahan minuman seperti Wedang uwu dan gula semut aren dan melihat sejauh mana usaha dari UMKM khusus nya di Kabupaten Pesawaran, Senin (14/6/2021).

“Nanti nya akan kita jadi kan produk unggulan Kodim kita, dan akan membantu memasarkan UMKM ini untuk lebih mudah lagi untuk di pasarkan di masyarakat,” jelas Dandim.

Dia juga berharap dengan adanya kunjungan tersebut, pihaknya bisa membantu masyarakat agar usaha UMKM nya lebih maju juga bisa menambah tenaga kerja, sekaligus bisa memberdayakan masyarakat khusus nya di Desa Banjar Negeri.

Dia juga berpesan kepada UMKM di Kabupaten Pesawaran khusus nya anak-anak muda yang baru mau merintis mau pun yang baru berdiri UMKM nya, jangan takut untuk mengalami kerugian dan gagal.

“Kami akan cari solusi bagai mana cara memasarkan, kita dapat tempuh mulai dari pasar lokal maupun media online atau silaturahmi kita kepada pejabat maupun masyarakat di sekitar kita,” Letkol Inf Enrico.

Sedangkan Kepala Desa Banjar Negeri Zel Gusrial Rais sangat mengapresiasi kunjungan Dandim 0421/Lampung Selatan dengan meninjau langsung UMKM Desa Banjar Negeri khusus UMKM Vista Abadi melihat langsung produk yang ada di Vista Abadi bisa mejadi suport dan membantu hasil produk UMKM warga nya.

“Saya berharap UMKM di Banjar Negeri bisa lebih maju lagi lebih sejahtera untuk masyarakat khusus masyarakat Desa Banjar Negeri,” katanya.

Sementara itu Siti Mariam selaku pemilik usaha UMKM Vista Abadi mengatakan diri nya sangat berterima kasih kepada Dandim 0421/Lampung Selatan yang sudah berkunjung tempat usaha nya sekaligus melakukan pembinaan dan pemasaran UMKM di Desa Banjar Negeri khusus nya.

“Jadi dengan ada nya kunjungan ini kedepannya bisa membuat jaringan pemasaran lebih luas lagi,” ujarnya.  (Red)

Dishut Lampung Kembali Amankan 25 Balken Kayu Sonokeling

Pesawaran (HO) – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung kembali mengamankan barang bukti hasil pembalakan liar kayu jenis Sonokeling di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman, Kabupaten Pesawaran. Sebanyak 25 batang balok kaleng (Balken) kayu Sonokeling dalam bentuk potongan log berdiameter sekitar 40 centimeter dan 1 unit truk, diamankan pada Minggu (13/6/2021-red) dini hari pukul 01.55 WIB. Barang bukti diamankan di dalam kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman, Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtataan. Kepala Satuan (Kasat) Polisi Hutan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Lampung, Sugiantoro menyebut penemuan barang bukti kejahatan pembalak liar itu terjadi saat pihaknya menggelar patroli rutin di kawasan hutan. “Awalnya kami mendapat informasi adanya penebangan liar pohon Sonokeling, namun saat kami intai dan lakukan penggerebekan, pelaku sudah kabur meninggalkan satu unit mobil truk pengangkut dan puluhan kayu balok,” katanya, Minggu (13/6/2021). Begitu dikatakan Kadis Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansah pihaknya melalui UPTD Tahura Wan Abdul Rachman dan KPH lain terus berupaya menangani Ilegal Logging. “Seperti kasus ini, beberapa kasus lainpun belum berhasil ditangkap pelakunya karena melarikan diri, oleh sebab itu kami mengimbau kepada para pihak khususnya masyarakat sekitar untuk membantu memberi informasi shg kita bs menuntaskan perilaku ilegal logging,” katanya. Senada, Kepala Kepala UPTD Tahura Wan Abdul Rachman, Eni Puspasari menuturkan pihaknya akan terus menggelar patroli rutin guna mengungkap pelaku dibalik pembalakan liar yang terjadi. “Aksi pencegahan juga terus kita lakukan berkoodinasi dengan Kepolisian dan Pemerintah Daerah, namun sepertinya belum ada efek jera dari pelaku pembalak liar,” katanya. (Red)

Konsultasi Hukum, Rumah Advokat Ummat Pesawaran Hadir Di Bumi Andan Jejama

Pesawaran (HO) – Rumah Advokasi Ummat Pesawaran (RAUP) kini hadir di Kabupaten di Bumi Andan Jejama Berdirinya Lembaga Advokasi ini murni untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Demikian dikemukakan Pendiri sekaligus pencetus lahirnya RAUP yang akan menjadi wadah konsultasi dan perlindungan hukum bagi masyarakat Pesawaran, Matrohupi, S. Ag. Menurut Bang ipi, sapaan akrabnya, ide ini berawal dari lemahnya dan minimnya pemahaman masyarakat terhadap persoalan – persoalan hukum yang ada, baik pidana maupun perdata. “Ini berawal dari kondisi real masyarakat masih banyak yang belum sadar hukum,” katanya. Persoalan hukum, lanjut bang ipi yang juga pendiri Majelis Eling Pesawaran ini, bukan hanya berkutat pada bidang advokasi, tapi yang lebih penting adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk taat hukum. “Jika kita sudah mampu memberikan pemahaman, maka akan sangat mudah memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak melanggar hukum,” ujarnya. Masih menurut mantan ketua KNPI Pesawaran ini, jika masyarakat sudah taat hukum, maka sudah bisa dipastikan pelanggaran hukum akan bisa di minimalisir. Senada, dikemukakan Pengacara dan Penasehat Hukum Yazmidona SH MM., CL.A. yang menyambut baik lahirnya Rumah advokasi Ummat di Kabupaten Pesawaran. Menurutnya, dengan lahirnya RAUP ini akan mampu memberikan cahaya bagi masyarakat dalam semua persoalan hukum. “Kami hadir di Bumi Andan Jejama ini bukan hanya sebatas menjadi Pengacara dan Penasehat Hukum, akan tetapi misi utama kita adalah; antara lain agar masyarakat mengerti dengan hukum, dan hasil akhirnya akan taat hukum,” katanya. Meski demikian, lanjut Yazmi, kehadirannya di Pesawaran juga siap membantu masyarakat yang sedang mengalami persoalan hukum. “Kami siap membantu, meng advokasi masyarakat, bahkan setiap hari Sabtu Malam Minggu, kami siapkan waktu khusus untuk masyarakat yang akan konsultasi hukum di Rumah Advokasi Ummat Pesawaran tepatnya di gedung Majelis Eling Pesawaran Lampung,” ujarnya. Diketahui, Rumah Advokasi Ummat Pesawaran (RAUP) saat ini hadir di Desa Gedong Tataan, tepatnya di Gedung Majelis Eling Pesawaran Lampung, Jl. Raya Pasar Minggu desa Gedong Tataan kabupaten Pesawaran. Untuk konsultasi gratis, dilaksanakan setiap hari Sabtu malam Minggu dari jam 20.00 SD jam 23.00. (Red)