Polres Pesawaran Salurkan 250 Vaksin Merk Astrazeneca Kepada Warga Desa Bernung

Pesawaran (HO) – Guna memutus mata rantai penularan virus covid 19, Polres Pesawaran menyalurkan sebanyak 250 Vaksin Merk Astrazeneca Kepada masyarakat Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan, Selasa (9/11/2021). Kepala Desa Bernung Deswan membenarkan pihaknya mengadakan kembali kegiatan vaksinasi di Desa Bernung dan masyarakat cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Semoga dengan dilakukan vaksin ini masyarakat Desa Bernung telah memiliki antibodi yang bagus agar tidak mudah terpapar virus Covid-19, sehingga bisa dapat mencegah virus tersebut,” jelasnya. Dirinya mengucapkan kepada Polda Lampung kemudian Polres Pesawaran serta Polsek Gedong Tataan, Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Bernung yang telah menyalurkan dan membantu vaksinasi di desanya. “Alhamdulilah sebanya 250 masyarakat Desa Bernung hari ini kembali di vaksin,” ucapnya. Dalam kegiatan ini juga di hadiri Babinsa Desa Bernung Sertu Ujang dan Bripka Desril Hamid serta Apartur desa setempat, dalam pantauan media ini, kegiatan tersebut etap menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (Indra Jaya)

Amirudin Siap Tuntaskan Program di Periode ke-lll

Masyarakat Bunut Seberang Pastikan Abah Amirudin Menang Mutlak Pesawaran (HO) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bunut Seberang Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran tahun 2021, kembali mendorong Niat Amirudin Untuk maju kembali di Pemilihan Kepala Desa Bunut Seberang untuk Periode ke-III. Amirudin yang akrab dipanggil Abah Amir dengan pengalamannya sebagai Mantan Kepala Desa dua Periode (Incumben) di Desa Bunut Seberang dirinya terpanggil untuk melanjutkan Program yang masih belum terselesaikan di periode sebelumnya. Amir saat ditemui media Handalonline.com di kediamannya menceritakan dirinya tidak mempunyai Visi dan Misi tapi ketika dia diberi amanat kembali untuk memimpin Desa Bunut Sebarang ingin melanjutkan program membangun Desanya yaitu di bidang infrastruktur pembangunan senin,(8/11/2021). Banyak program yang belum terselesaikan lanjutnya, di antaranya, bidang Pertanian, Keagamaan dan sosial budaya bagi masyarakat desa, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, tentram, sejahtera, bersih, indah, sehat, ramah dan selalu membangun kerja sama dengan masyarakat dalam berbagai hal. “Di Bunut Seberang ini masih banyak PR bang yang belum terselesaikan meskipun di topang oleh dana desa pembangunan yang ada di Bunut Seberang karena dananya pun terbatas untuk itu di periode yang ke tiga ini saya focuskan bidang infrastruktur, seperti jembatan,” ucapnya. Dia menyebutkan, di Desa Bunut Seberang ada 6 dusun, ada tiga dusun yang memang belum semua terbangun di bidang pembangunan. “Niat saya ketika saya terpilih kembali menjadi kepala desa bidang infrastruktur lah yang jadi prioritas. karena saat saya menjabat banyak sudah proposal-proposal yang saya ajukan ke dinas tentang infrastruktur dan mudah-mudahan ketika saya terpilih semua ajuan saya cepat terealisasi semua,” ujarnya. Abah Amir menambahkan, yang tidak kalah pentingnya melalui program di setiap dusun dengan mendapatkan pembangunan dan pelayanan yang sama dan merata, serta memberdayakan masyarakat melalui program PKK, Karang taruna dan LPM. Terpisah salah satu tokoh masyarakat setempat mengungkapkan, Amirudin adalah salah satu sosok untuk menjadi Kepala Desa Bunut Seberang yang diharapkan masyarakat, karena selama Amirudin menjabat dua periode kemarin, banyak perubahan yang telah dilakukan. “Inikan mau pemilihan kembali pada tanggal 17 November mendatang, berharap Abah Amir terpilih kembali, dan itu harga mati kami pilih Abah Amirudin untuk menjadi Kepala Desa Bunut Seberang,” tegasnya. “Dan ini dibuktikan dengan suara yang bakal memilih Abah Amir untuk saat ini lebih dari 75 persen, dan saya yakin abah pasti menang,” pungkasnya. (Red)

Pemkab Pesawaran Bangun Normalisasi, Antisipasi Banjir

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, telah melakukan antisipasi untuk mencegah terjadinya banjir yang sering menimpa di beberapa kecamatan saat musim penghujan tiba. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, Sofyan Aghani mengatakan,pihak pemerintah setempat telah melakukan normalisasi dan pembuatan bronjong di sungai sungai yang mengalami pendangkalan. “Sejak tahun lalu pemerintah sudah melakukan kegiatan normalisasi sungai, namun memang belum semua sungai, kita hanya melakukan di titik-titik yang memang menjadi penyebab banjir parah,” ujarnya. Senin (8/11/2021). Dirinya juga mengatakan,  pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh camat, yang langsung di pimpin Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam mengantisipasi bencana pada musim hujan. “Secara geografis, Pesawaran memiliki potensi terjadinya bencana alam mulai dari banjir sampai tanah longsor saat musim hujan ini, maka dari itu untuk mengurangi resiko kita meminta para camat agar menyampaikan ke kepala desa agar mereka meworo-worokan kepada masyarakat agar dapat waspada apabila hujan turun dengan deras dan intensitasnya lama,” ujar dia. Menurutnya, pihaknya juga telah meminta setiap desa agar dapat melakukan kegiatan gotong royong secara rutin membersihkan aliran air, sehingga ketika hujan datang tidak ada sumbatan yang terjadi yang mengakibatkan genangan. “Banjir dan tanah longsor inikan faktor alam ya, namun kita dapat mencegahnya apabila aliran air kita bersih dan lancar tidak ada sumbatan. Maka dari itu perlunya kesadaran tinggi masyarakat untuk kebersihan lingkungan terutama aliran air di desanya,” kata dia. Menurutnya, untuk saat ini BPBD memiliki 15 petugas yang siap siaga ketika terjadi bencana. “Kalau anggota di kantor kita ada 15 orang, namun kita terbantu dengan adanya desa tangguh, yang mana didalamnya tersebut terdapat orang-orang yang siap membantu maupun menginformasikan kepada masyarakat apabila terjadi bencana. Kalau peralatan terdapat di beberapa dinas seperti alat berat, obat-obatan, dan dapur umum,” katanya. (Red)

Antusias, Sebanyak 250 Warga Desa Munca Divaksin Merk Astrazeneca

Pesawaran (HO) – Guna memutus mata rantai Covid-19, Sebanyak 250 warga Desa Munca Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran di Vaksinasi merk Astrazeneca, di balai desa setempat, Senin (8/11/2021). Pejabat Kepala Desa Munca Riko Wardana SH, mengatakan guna memutus dan menekan wabah Covid-19, Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran menyalurkan sebanyak 250 dosis merk Astrazeneca untuk Vaksinasi 250 masyarakat setempat. “Hari ini Pemda Pesawaran melalui Dinas Kesehatan menyalurkan sebanyak 250 dosis Vaksin dengan merk Astrazeneca untuk vaksinasi warga Desa Munca,” jelasnya. Dirinya mengatakan masyarakat sangat antusias melaksanakan Vaksin, secara bergiliran dan mengunakan nomor antrian dan dia berharap semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat warga Desa Munca dapat mencegah dah memutus penularan virus covid 19. “Saya sangat berterimakasih kepada Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran khususnya Bapak H. Dendi Ramadhona kaligis,S.T., M.Tr.I.P. yang mana sesuai dengan arahan beliau bapak bupati kita agar seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran khususnya Desa Munca sudah di vaksin semua,” ujarnya. Dia melanjutkan dari 250 dosis yang di siapkan, sudah teralisasi semua, karena sebelumnya warga masyarakat khusunya Desa Munca sudah sebagian di vaksin. “Alhamdulillah,saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dan Dinas Kesehatan serta UPT Puskesmas Hanura beserta jajarannya, yang telah menyalurkan dan merealisasikan bantuan vaksin untuk warga Desa Munca,” ujarnya. “Semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat dapat beraktivitas dengan normal, seperti keluar kota, dapat dengan mudah dan bisa mengurangi penularan virus Covid-19,” tambahnya. Diketahui dalam pelaksanaan kegiatan petugas menggunakan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapkan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Dalam pantauan media Handalonline.com turut hadir Bhabinkamtibmas Briptu Riski Wahyu, kemudian aparatur Desa Munca kemudian UPT Puskesmas Hanura. (Indra Jaya)

Bupati Pesawaran Lantik Ketua DPC HARPI Melati Periode 2020-2024

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran melantik dan mengukuhkan Endra Wati sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Pesawaran periode 2020-2024, di Aula pemkab setempat, Senin (8/11/2021). Dalam kesempatan tersebut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Marzuki mengucapkan selamat atas dikukuhkannya pengurus DPC HARPI Melati periode 2020-2024. “Saya berharap amanah yang diberikan kepada pengurus yang baru dapat diemban dan dijalankan dengan penuh perhatian dan rasa tanggung jawab,” kata dia. Dirinya menjelaskan, selain suku Lampung di Kabupaten Pesawaran juga berdiam berbagai suku seperti, suku Jawa, Sunda, Batak, Bali, dan suku lainnya. “Namun saat ini tata rias pengantin telah berkembang dan banyak mengalami perubahan, akibatnya nilai-nilai budaya terdahulu yang identik dengan busana adat, mulai tergerus oleh perkembangan jaman,” ujarnya. “Maka dari itu saya berharap dengan keberadaan organisasi HARPI Melati Kabupaten Pesawaran dapat mendukung pelestarian budaya, khususnya budaya Lampung, dan budaya asli Indonesia di tengah masyarakat,” tambahnya. Sementara itu Ketua terpilih DPC HARPI Melati Kabupaten Pesawaran periode 2020-2024, Endra Wati mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran yang telah mensupport kegiatan ini. “Saya ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Pesawaran beserta Ibu yang sudah mendukung sepenuhnya dan memberi kesempatan pada kami untuk mengadakan acara ini,” kata dia. “Harapan kami kedepannya HARPI Melati ini bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dalam melestarikan adat budaya Nusantara yang ada di Bumi Andan Jejama bekerja sama juga dengan ketua-ketua adatnya,” timpalnya. Dirinya menjelaskan, untuk kedepan pihaknya akan mengadakan lokakarya pengantin Adat Pesisir dan Pepadun, agar pihaknya memiliki standarisasi sebagai pakem tata riasnya. “Besar juga harapan kami kepada ibu Nanda Indira Dendi yang dalam hal ini sebagai pembina HARPI Melati Kabupaten Pesawaran sekaligus ketua Dekranasda Pesawaran agar bisa menggandeng kami, memotivasi kami, untuk melangkah lebih maju,” harapnya. “Dan untuk Kadis Dikbud dan Kadis Pariwisata bisa menjadikan kami sebagai mitra untuk mengembangkan kreativitas seni budaya pada anak-anak dan pelajar yang ada di Kabupaten Pesawaran,” tandasnya. Diketahui hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pesawaran Aryah, DPD HARPI Melati Provinsi Lampung Imam Kasma Junelis, Kadisdik Anca Martha Utama, Kadis Pariwisata Ketut Partayasa, Ketua-Ketua DPC HARPI Melati se-Provinsi Lampung, dan seluruh anggota dan pengurus HARPI Melati Kabupaten Pesawaran. Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penilaian tata rias pengantin dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Pesawaran. (Red)

Pemda Pesawaran Salurkan Dosis Astrazeneca, 250 Warga Desa Paya di Vaksin

Pesawaran (HO) – Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran memberikan vaksin dosis Astrazeneca tahap 1 kepada 250 masyarakat Desa Paya Kecamatan Padang cermin, Senin (8/11/2021). Kepala Desa Paya Zainulloh mengatakan hari ini pihaknya sedang ada kegiatan vaksinasi guna memutus mata rantai penularan virus covid 19 dari pemda setempat melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran untuk 250 masyarakat Desa Paya. “Hari ini Pemda Pesawaran menyalurkan sebanyak 250 dosis Vaksin dengan merk Astrazeneca untuk warga Desa Paya,” jelasnya. Kepala desa sangat mengapresiasi karena masyarakat sangat antusias melaksanakan Vaksin, warga secara bergiliran dan mengunakan nomor antrian dan dia berharap semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat warga Desa Paya dapat mencegah dah memutus penularan virus covid 19. “Alhamdulillah, saya sangat berterimakasih kepada Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, Khusus nya Bapak Bupati H. Dendi Ramadhona Kaligis,S.T., M.Tr.I.P. yang mana sesuai dengan arahan beliau bapak bupati kita agar seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran di vaksin semua,” katanya. Kemudian kegiatan vaksin ini juga di gabungkan juga dengan Desa Way Urang, sebanyak 200 masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi. “Dan mungkin minggu depan vaksin akan di lanjutkan, di desa Paya lagi tepat nya di SMP,, saya mrngucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dan Dinas Kesehatan yang telah menyalurkan bantuan vaksin untuk warga Desa Paya dan desa tetangga sesuai dengan arahan bapak bupati,” ucapnya. “Semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat dapat beraktivitas dengan normal, seperti bepergian keluar kota dapat dengan mudah dan bisa mengurangi penularan virus covid 19,” tambahnya. Diketahui dalam pelaksanaan kegiatan petugas menggunakan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapkan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Terlihat juga hadir Bripka Cahyo kemudian Bhabinkamtibmas Desa Paya Bripka Refky serta langsung di hadiri Oleh Camat Kecamatan Padang Cermin Darsoyo SE.MM. Serta UPT Puskesmas Padang Cermin beserta jajarannya. (Indra jaya)

Tekab 308 Satreskrim Polres Pesawaran Bekuk Penadah Curat Negeri Sakti

Pesawaran (HO) – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satreskrim Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil membekuk Tomas Setiawan (31) warga Desa Kota Waringin Kecamatan Adi Luwih Kabupaten Pringsewu kasus tindak pidana Pencurian dengan pemberatan Jo TP Penadahan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana Jo 480 KUHPidana, Sabtu (6/11/2021). Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin, SH, MH mengatakan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B- 744 / X / 2021 / SPKT / RES PESAWARAN / POLDA LPG /, Kamis tanggal 21 Oktober 2021 Ttg di duga telah terjadinya tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan Jo TP. Penadahan Handphone. “Dengan Identitas Pelapor Rita Rahmawati warga Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan,” jelas Kasat Reskrim mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, M.H, melalui siaran pers humas polres, Minggu (7/11/2021). AKP Supriyanto Husin mengatakan, untuk kronologis Penangkapan Berdasarkan laporan masyarakat bahwa telah terjadi tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan Jo tindak pidana Penadahan di Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan, kemudian tim tekab 308 yang di pimpin langsung oleh Kanit Resum Aipda Tri Antori S.I.P, melakukan pengejaran terhadap pelaku yang di duga berada di wilayah Bandar Lampung dan tim tekab 308 Polres Pesawaran melakukan penggerebekan dan mengamankan 1 (satu) orang pelaku dan Barang bukti. “Identitas Pelaku yang diamankan Tomas Setiawan (31) warga Desa Kota Waringin Kecamatan Adi Luwih Kabupaten Pringsewu terlibat kasus TP. Pencurian dengan pemberatan Jo TP Penadahan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana Jo 480 KUHPidana,” sebutnya. “Saat ini pelaku sudah di amankan Mapolres Pesawaran guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tambah Kasat Reskrim. (Red)

Pasal 340, Polres Pesawaran Lakukan Rekontruksi

Pesawaran (HO) – Terkait dengan adanya kasus pembunuhan anak Ub (37) terhadap ayah kandungnya MY (76) pada Minggu (26/09/2021) di Kecanatan Kedondong, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran melaksanakan rekonstruksi di ruang Tekab 308 Polres Pesawaran. Kasat reskrim Polres Pesawaran mengatakan, AKP Supriyanto, pihaknya telah melakukan 21 reka adegan pembunuhan Ub terhadap ayahnya MY di ruang Tekab 308. “Hari ini kita lakukan adegan rekonstruksi sebanyak 21 adegan, yang sama-sama tadi kita lihat bersama jaksa penuntut umum dan rekan lawyer dari tersangka,” katanya saat diwawancarai, Jumat (05/11/2021). Ia menambahkan, dalam adegan rekonstruksi ini, Ub melakukan reka adegan saat membunuh ayahnya dengan cara memukul kepala dan menggantungkan korban di dapur. “Jadi Ub setelah memukul korban, kemudian mengikat leher korban dengan tali dan menggantungkan korban, jadi seolah-olah korban gantung diri,”ujarnya. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan oleh penyidik, pihaknya mengungkapkan, motif pembunuhan tersebut karena permasalahan uang. “Jadi dari pengakuan tersangka, dia sakit hati karena korban menitipkan sejumlah uang kepada tersangka, namun uangnya dihabiskan oleh tersangka dan akhirnya cekcok kemudian terjadilah pembunuhan tersebut,” jelasnya. Ia mengungkapkan, sementara tersangka dalam kasus ini dikenakan pasal 340 dan 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Lawyer LBH Cahaya Keadilan Lampung, Nurul Hidayah mengatakan, pihaknya ditunjuk oleh penyidik untuk mendampingi tersangka Ub selama pemeriksaaan. “Tersangka dikenakan pasal yang hukumannya lebih dari 15 tahun penjara, jadi disini kami ditunjuk sebagai tim lawyer yang mendampingi tersangka selama menjalani pemeriksaan sampai selesai,” katanya. Ia menambahkan, pihaknya telah menyaksikan langsung jalannya rekonstruksi adegan pembunuhan yang dilakukan Ub terhadsp ayah kandungnya MY. “Disini kami ikut menyaksikan rekonstruksi adegan artinya kami melihat langung perbuatan apa yang dilakukan tersangka, Alhamdulillah semuanya lancar, tersangka juga tidak berbelit dan melakukan reka adegan apa adanya,” jelasnya. Selanjutnya, pihaknya secara langsung mendapatkan surat pernyataan dari keluarga kandung tersangka bahwa memaafkan perbuatan tersangka.”Ini saya mendapat surat langsung intinya ibu, kakak dan keluarga besar Ub telah memaafkan perbuatan yang dilakukan Ub, ibunya juga mengaku shock mendapat berita pembunuhan tersebut karena Ub adalah seorang yang baik dan tidak pernah marah,” ungkapnya. Ia berharap dengan surat pernyataan tersebut dapat memberikan keringanan terhadap ancaman hukuman yang diberikan oleh Ub. “Ub meninggalkan dua anak yang masih kecil yang mana memang masih membutuhkan nafkah dari ayahnya, istrinya hanya berdagang sayur keliling, jadi dengan ini kami berharap jaksa dapat memberikan keringanan hukuman terhadap Ub,” ungkapnya. “Kita kedepankan asas praduga tak bersalah sebelum Ub divonis oleh hakim bahwa benar telah melakukan perbuatan tersebut, karena saat ini masih dalam proses penyidikan,” tutupnya. (Red)

DPD Partai PKS Pesawaran Lakukan Vaksinasi 440 Warga

Pesawaran (HO) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pesawaran melakukan vaksinasi kepada 440 masyarakat di Sekretariat PKS setempat Desa Kebagusan Kecamatan Gedongtataan, Jumat (5/11/2021). Ketua pantia vaksinasi Eka Kusyanto menuturkan, pihaknya menyediakan 240 dosis untuk vaksin ke-dua dan 200 dosis vaksin pertama. “Kami dari DPD PKS Kabupaten Pesawaran bersama UPT Puskesmas Bernung melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2 kepada masyarakat, dan hanya beberapa orang kader, karena hampir rata-rata kader PKS Pesawaran sudah melakukan vaksinasi sebelumnya,” ungkap Eka. Adapun vaksin yang diberikan, kata dia, merupakan vaksin Sinovac dan sudah diberikan dibeberapa vaksinasi yang digelar partai. Ditempat yang sama, Sekretaris DPD PKS Pesawaran, Sunarto mewakili ketua DPD PKS Pesawaran Yudi Handoko menuturkan, kegiatan vaksinasi yang digelar merupakan bentuk sinergitas PKS dengan pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19. “Alhamdulillah, kita menggelar vaksinasi dengan lancar dan masyarakat antusias dalam mengikuti vaksinasi,” tuturnya. “Semoga dengan gerakan vaksinasi ini dapat membantu Kabupaten Pesawaran dalam mencapai target persentase vaksinasi sehingga kita bisa terbebas dari Covid-19,” pungkasnya. (Red)

Kepala BKPSDM Tepis Terduga Teroris Berstatus ASN Pemkab Pesawaran

Pesawaran (HO) – Tiga terduga pelaku jaringan teroris yang telah diamankan Densus 88, tidak ada satupun yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Demikian dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, Sunyoto, Kamis (4/11/2021). Menurutnya, nama yang dimaksud setelah diteliti dan dicek dalam daftar kepegawaian Pemda Kabupaten Pesawaran ternyata tidak ditemukan. “Kita sudah cek di data kepegawaian, tidak ada nama tersebut,” kata dia. Isu yang beredar dari salah satu nama pelaku yang berhasil diamankan Densus 88 beberapa waktu lalu adalah seorang ASN di Dinas Pendidikan tersebut ternyata tidak benar, pasalnya setelah dilakukan pengecekan baik di BKPSDM Kabupaten Pesawaran dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran nama yang dimaksud tidak ada. Senada dengan Kepala BKPSDM Kabupaten Pesawaran Sunyoto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama juga menegaskan bahwa setelah dilakukan pencocokan data, nama tersebut tidak ditemukan. “Kita sudah mencari data setiap sekolah, dan tidak ditemukan berkas atas nama DRS (terduga teroris, Red) yang diamankan tersebut, jangankan kepala sekolah di Pesawaran, guru di Pesawaran saja itu bukan,” tegas Anca. Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri kembali mengamankan satu orang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial DRS (45) Warga Wonokrio Kabupaten Pringsewu. Kabid humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan penangkapan tersebut, saat ini sudah sebanyak tiga orang yang diamankan yakni SH (61), SK (59), dan DRS (45). Mereka merupkan pimpinan yayasan Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf Cabang Lampung yang berlamat di Way Halim Permai. “Sebelumnya ditangkap terduga diwilayah Gedongtataan berinisial SH (61), kemudian di Wilayah Lampung Selatan berinisial SK (59) dan hari ini, Densus 88 menangkap terduga berinisial DRS (45),” kata dia. (Red)