Masyarakat Desak APH Panggil dan Periksa Mantan Kades Hanau Berak Diduga Korupsi DD Ratusan Juta Rupiah

Pesawaran (HO) – Masyarakat Desa Hanau Berak Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran mulai bergejolak, dikarenakan realisasi dalam pembangunan yang menggunakan Dana Desa (DD) Tahun 2018, Sampai 2021, diduga banyak Terjadi penyimpangan fiktip dan mark up anggaran hingga ratusan juta rupiah yang di lakukan mantan kepala desa setempat Mirza Ghulam Ahmad. “Kami masyarakat Desa Hanau Berak meminta kepada Aparat penegak hukum agar melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan penyimpangan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020, sampai 2021 di Desa kami yang di lakukan mantan Kades Mirza Guhlam Ahmad,” ungkap salah satu masyarakat Desa Setempat kepada Handalonline.com, Senin (21/2/2022). Dia mengatakan Mirza Guhlam Ahmad saat menjabat, menjadi Kepala Desa sampai dari tahun 2015 sampai dengan, 2021 dalam melaksanakan pembangunan di desa diduga banyak terjadi penyimpangan anggaran dan tidak trransparan kepada masyarakat. “Jadi harapan kami kepada aparat penegak hukum, tolong lihat dan lakukan pengumpulan data, kami siap memberikan keterangan kepada Inspektorat, kepolisian maupun kejaksaan Negeri Pesawaran untuk mengungkap penyimpangan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021 dan itu sudah menjadi rahasia umum,” ujarnya. Di ketahui untuk anggaran tahun 2018 nama item Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebudayaan Rumah Adat Keagamaan Milik Desa Rp. 90.750.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 63.287.550 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga Rp. 54.606.600. Ada Juga Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase,Rp. 129.218.950 kemudian Penyertaan Modal BUM Desa Rp. 114.387.298 kembali menganggarkan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kebudayaan Rumah Adat Keagamaan Milik Desa Rp. 99.350.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman Gang Rp. 281.670.200. Kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Desa Rp. 133.441.650 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD Rp. 85.894.452. Selanjutnya anggaran tahun 2019 Desa Hanau berak menganggarkan Pelaksanaan Pembangunan Desa nama item Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sanitasi Permukiman Gorong-gorong, Selokan, Parit, Rp. 140.056.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Desa Rp. 19.668.750. Kemudian Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum, Rp. 125.126.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD Rp. 85.542.200 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengadaan Sarana/Prasarana Alat Peraga Edukatif (APE) PAUD TK TPA TKA.TPQ Madrasah Non-Formal Milik Desa Rp. 164.492.700. Selanjutnya di tahun 2020 juga menganggarkan item Pembangunan Posyandu Polindes PKD Rp. 134.706.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga Rp. 170.933.000 kemudian Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum Rp. 48.375.000 kemudian Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kebudayaan Rumah Adat Keagamaan Milik Desa Rp. 43.200.000. Ada Juga Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp. 45.936.000 kemudian Penanggulangan Bencana Rp. 45.936.000. Kemudian juga menganggarkan di tahun 2021 item Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp. 43.965.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase Onderlagh Rp. 122.334.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air Tandon Penampungan Air Hujan Sumur Bor, Rp. 35.000.000. Dan lagi menganggarkan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp. 41.220.000 kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sarana Prasarana Perpustakaan/ Paud Taman Bacaan Desa Sanggar Belajar Milik Desa Rp. 142.874.000 kemudian menganggarkan kembali Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase, onderlagh Rp. 122.334.000. Kemudian kembali menganggarkan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air Tandon Penampungan Air Hujan Sumur Bor Rp. 35.000.000. Salah satu masyarakat Dusun 7 umbul biluk SF (47) mengatakan selama masa jabatan Kepala Desa Mirza banyak pembangunan yang tidak selesai dan bahkan di kerjakan terkesan asal-asalan dan ini sudah menjadi rahasia umum seperti pembangunan Paud yang di akhir masa jabatannya tahun 2021di dusun 7 yang menghabiskan anggaran Rp.142.874.000. “Kita lihat saja pembangunan nya dari kasat mata dan sekarang sudah bukan beliau lagi kepala desa nya namun pembangunan tersebut belum selesai, pintu dan jendela pun tidak ada dan tidak ada manfaat untuk masyarakat artinya disitu sudah jelas dan kami yakin anggaran dana desa Hanau berak selama masa jabatan mantan kades mirza banyak di manipulasi SPJ nya kami sangat yakin,” terangnya. Terpisah masyarakat Dusun 7 RA, (37), mengatakan bukan menjadi rahasia umum lagi dugaan-dugaan korupsi yang terjadi di desanya, salah satunya pembangunan gedung posyandu di tahun 2020 yang juga terletak di Dusun 7 yang menghabiskan anggaran Rp. 134.706.000. “Itu tidak sesuai dengan perjanjian awal melalui musyawarah, yang harus nya tanah tersebut di uruk kemudian baru di bangunkan posyandu dengan volume 6×5, 5 Meter yang harus nya di bangunkan kamar mandi/Wc namun yang terjadi malah sebalik nya dan tidak sesuai dengan perjanjian awal bahkan bila hujan turun gedung posyandu tersebut akan di masuki air,” katanya. Ia juga mengungkapkan, Selama kades Mirza memimpin Desa Hanau Berak harus nya posyandu tersebut juga di lengkapi dengan listrik namun lihat saja yang terjadi kwh listrik pun tidak ada. “Pernah dulu saat di adakan pemeriksaan dari Inspektorat baru lah ada kwh atau meteran listrik dan setelah pemeriksaan selesai kwh tersebut sudah tidak ada lagi, inilah yang terjadi Desa Hanau Berak dan saat ada kegiatan posyandu yang harus menggunakan listrik terpaksa harus menyambung kepada masyarakat,” sebutnya. Begitu juga di katakan warga Dusun Pematang Jambu Sobirin (50), terkait pembangunan Onderlagh yang di anggarkan, dengan volume panjang 150 Meter Lebar dua Meter yang terkesan asal jadi tanpa ada penggilingan dan terkesan membuat aturan di luar aturan itu uang masyarkat dan untuk kesejahtaraan masyarakat. “Itu belum lama kalau tidak salah pernah ada pemeriksaan dari Tipikor Polres Pesawaran terkait pembangunan tersebut dan juga sempat di terbitkan oleh media namun tidak ada tindak lanjutnya,” ungkapnya. Senada dikatakan AN (61), pada tahun 2021 ada pembanguan jalan rabat beton/gang yang harus nya di bangun kan sepanjang 50 Meter dengan ketebalan 15 cm Namun yang terjadi hanya di bangun kan Sepanjang 19 Meter dengan ketebalan 8 cm Rp. 41.220.000. Kemudian Warga Dusun Dua RM (40) mengatakan untuk pembangunan sumur bor di tahun 2021 yang di anggarkan sebanyak dua kali Rp 35.000.000 masing-masing di tahap satu dan dua itu tidak ada bisa di duga fiktip. “Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Hanau Berak dalam hal ini sangat berharap kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran untuk menindak lanjuti dugaan korupsi Kolusi Nepotisme yang terjadi di desa kami, dan kami menilai pekerjaan dan desa tahun 2018 sampai 2021 banyak penyimpangan anggaran bagai mana desa kami mau maju kalau seperti ini itu kemana lagi anggaran nya jelas itu sudah menyalahi aturan dan harus di periksa oleh aparat penegak hukum,” desaknya. “Dan jika nanti di temukan tindak pidana nya kami berharap agar di proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar menjadi efek jera untuk kepala desa yang lain agar lebih berhati-hati dalam menggunakan Anggaran Dana Desa,” pungkasnya. Sementara itu mantan Kepala Desa Hanau Berak Mirza Ghulam Ahmad, saat di konfirmasi media Handalonline.com, terkait dengan dugaan indikasi korupsi dan manipulasi anggaran Dana Desa, tidak berada di tempat begitu juga ketika di konfirmasi melalui telpon seluler dengan nomor 08218286**** tidak dalam keadaan aktip begitu juga saat dikirim pesan melalui Whatsapp tidak dalam keadaan aktip. Dan saat media ini ke Balai Desa Hanau Berak, aparatur desa yang di jumpai tidak ada satupun dari mereka yang menjawab pertanyaan media ini dan terkesan menghindar dari pertanyaan media ini. Kemudian saat media ini menghubungi Regan Nanta selaju Bendahara Desa yang turut andil dalam pembangunan saat jabatan mantan Kades Mirza Ghulam Ahmad, melalui telpon nomer 08131889****, via Whatsapp tidak mengangkat walau dalam keadaan aktip dan ketika di kirim pesan Whatsapp hanya di baca saja. (Indra Jaya)

Sebanyak 200 Sertipikat Tanah PTSL 2021 Warga Desa Tambangan Dibagikan

Pesawaran (HO) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran membagikan 200 sertipikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) untuk warga Desa Tambangan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, bertempat di balai desa setempat, Jumat (18/2/2022).

Hadir dalam penyerahan sertipikat tersebut dari BPN Kabupaten Pesawaran yang di dampingi langsung oleh Kepala Desa  Tambangan Hanafi kemudian perangkat desa, BPD LPM kemudian Bhabinkamtibmas Desa Tambangan, Bripka Refki, kemudian  masyarakat Desa Tambangan serta warga selaku penerima sertipikat.

Kades Tambangan Hanafi menerangkan BPN Kabupaten Pesawaran membagikan sebanyak 200 sertipikat kepada warga Desa Tambangan yang sebelum nya telah di usulkan dan telah selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Apabila nanti dalam hasil sertipikat yang dibagikan terdapat kekeliruan dalam proses pencetakan seperti nama, tanggal lahir, peta blok, batas- batas, objek, dan sebagainya saya mengimbau warga agar segera menyampaikan ke pemerintah desa untuk segera di tindak diperbaiki,” katanya kepada Media Handalonline.com.

“Dan semoga warga penerima sertipikat dari program ini bisa di manfaatkan sebaik mungkin dan alhamdulillah warga sudah punya kepemilikan dan kejelasan tanah yang sudah berlegalitas,” ujarnya.

Terpisah salah satu warga mengatakan Seperti yang diungkapkan oleh Sadam (55) salah satu warga Tambangan, dirinya sangat bersyukur atas terbitnya sertipikat miliknya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan program PTSL ini karena sangat membantu masyarakat Desa Tambangan khususnya,” ucapnya bangga.

Dalam Pantauan Media Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan. (Indra Jaya)

Kolonel Marinir Harry Indarto: Wartawan Sajikan Berita Akurat, Seperti Akurasi Menembak

Pesawaran (HO) – Akurasi menjadi salah satu syarat dalam menyajikan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi khalayak luas. Karenanya wartawan harus menyajikan berita dengan akurat, seperti halnya akurasi dalam menembak. Demikian harapan yang disampaikan oleh Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir, Harry Indarto, S.E, M. M saat menggelar bincang santai dan latihan menembak bersama insan pers di Markas Komando Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, di lapangan tembak Piabung, Kecamatan Padangcermin, Jumat (18/2/2022). “Selain menjalin silaturahmi guna membangun sinergitas bersama insan pers, kami juga mengajak sejumlah wartawan untuk berlatih ketangkasan menembak,” kata Kolonel Marinir Harry. Menurut dia, wartawan juga bagian dari masyarakat sipil yang memiliki andil dalam pertahanan dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari komando cadangan guna menjaga keutuhan negara. “Sebab sama saja, kami tentara berasal dari rakyat, begitu juga insan media. Karena itu kami mengundang rekan-rekan wartawan untuk turut terlibat dalam latihan menembak,” tuturnya. Sementara, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Lampung, Wirahadikusumah sangat mengapresiasi gelaran silaturahmi prajurit Brigif 4 Marinir/BS bersama insan pers tersebut. “Terimakasih kepada Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto bersama jajaran yang telah mengundang kami. Semoga ini menjadi langkah yang baik guna membangun sinergi,” ucapnya. Begitu juga disampaikan Ketua PWI Pesawaran, M Ismail, dia berharap agar sinergi bersama jajaran prajurit Marinir terus terjalin, utamanya dalam hal kerjasama di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami para wartawan di Pesawaran, khusunya yang tergabung di organisasi PWI siap membantu tugas prajurit dalam menjaga kemanan dengan menyajikan pemberitaan yang menjaga kondusifitas situasi sosial masyarakat,” ungkap Ismail. Diketahui, kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan, setidaknya puluhan jurnalis dan pemilik media turut mencoba pistol di lapangan tembak Markas Komando Brigif 4 Marinir/ BS. Berbagi jenis pistol standar olahraga tembak digunakan di lima pos penembakan dalam gelaran tersebut. (Red)

Ketua RT Tak Terima Diberhentikan, Begini Alasan Kepala Desa Gebang

Pesawaran (HO) – Ketua RT 01 Desa Gebang, merasa tidak terima atas keputusan Kepala Desa memberhentikannya, Namun, Kepala Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Anik Rekayani ketika di konfirmasi wartawan Handalonline.com menyatakan, pemberhentian Ketua RT sudah sesuai prosedur, dan alasan yang tepat. Bahkan, pihak pemerintahan desa juga sejak awal dirinya dilantik sebagai Kepala Desa, sudah melakukan langkah strategis guna pembenahan aparatur pemerintahan di Desa Gebang. “Kami sudah komunikasi dengan ketua RT, bahkan kepala dusun juga sudah pernah silaturahmi kerumah pak RT 01 (Sanip,red),” ujar Kades ini, Kamis (17/2/2022). Untuk diketahui, pasca pelantikan beberapa waktu lalu, pemerintah Desa Gebang langsung tancap gas, program utama yang di lakukan adalah antara lain, kedisiplinan dan gotong – royong. “Aparat desa harus aktif ke balai desa dan gotong – royong sebagaimana jadwal yang sudah disepakati bersama. Akan tetapi, empat minggu berturut- turut, ketua RT 01 tidak pernah hadir tanpa keterangan,” tambah Anik. Bahkan, lanjutnya, pihaknya setelah dilantik langsung menyodorkan surat pernyataan fakta integritas yang harus ditanda tangani seluruh aparat desa. “Semua aparat desa sudah menandatangani, tapi ketua RT 01 sampai saat saya terbitkan surat pemberhentian, tidak menyetorkan fakta integritas dimaksud,” terangnya. Ditanya soal Kadus yang juga di berhentikan, menurut Anik sudah sesuai dengan peraturan yang ada. “Untuk Kadus yang saya berhentikan, itu sesuai aturan, karena usia yang bersangkutan memang sudah melebihi batas maksimal usia yang ditetapkan,” ujarnya. Kepada Handalonline.com, Kades Anik juga menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan yang hendak konfirmasi terkait berita ini. “Saya mohon maaf, bukan berarti saya tidak mau dikonfirmasi, tapi dua hari ini saya lagi kena demam dan batuk, bahkan ini mau berangkat berobat, insya Allah setelah pulih, saya akan terima konfirmasi teman- teman media,” ucapnya. Anik juga berharap, untuk tidak konfirmasi tengah malam, kades ini merasa agak risih jika ada yang telpon tengah malam. “Tadi malam sekitar jam 11 memang ada yang konfirmasi lewat telpon, saya jawab, saya sedang sakit,” pungkasnya. (Matrohupi/Indra)

Kunjungi PWI, Kapolres Pesawaran Ajak Insan Pers Perkuat Sinergitas

Pesawaran (HO) – Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengajak seluruh insan pers yang ada di Bumi Andan Jejama untuk memperkuat sinergitas guna menjaga ketertiban keamanan di wilayah hukumnya. Demikian diungkapkannya saat melakukan kunjungan di sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, di Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, Rabu (16/2/2022). “Pada prinsipnya rekan-rekan media, para insan pers hubungannya dengan polisi tidak dapat di pisahkan, dan corongnya pemerintah ini adalah insan pers, sebab kita tidak pernah tahu kemerdekaan, kalau bukan dari insan pers, dan saya mengucapkan terimakasih kepada Ketua PWI dan anggota nya atas sambutannya yang sangat luar biasa,” ujar AKBP Pratomo Widodo. Kemudian katanya dalam rangka menghambat dan menekan terhadap Covid-19, dirinya mengajak insan pers untuk berkolaborasi melakukan himbauan dan pencegahan terhadap Covid-19. “Dalam rangka menghambat Covid-19, saya mengajak insan pers untuk berkolaborasi dan bersama-sama melakukan pencegahan,” katanya. Selain itu katanya, dirinya juga mengajak insan pers untuk saling memberikan informasi terkait dengan pengungkapan kasus curat-curas dan pemberantasan narkoba. “Karena narkoba perusak generasi bangsa, Jadi kita antara polisi dan wartawan harus bersinergi dengan kuat, sehingga masyarakat benar-benar cerdas dalam menerima informasi, dan saya mengajak kepada seluruh insan pers untuk menjadikan Kabupaten Pesawaran kondusif,” ujarnya AKBP Pratomo Widodo yang baru dilantik pada 4 Februari 2022 kemarin. “Terkait virus omicron, tolong sampaikan kepada masyarakat bahwa posisi kita saat ini di level tiga. Jadi kegiatan masyarakat harus dikendalikan, seperti hajatan itu harus dikendalikan, dan kita tunggu sampai omicron ini benar benar melandai,” tambah Kapolres. Sementara, Ketua PWI Kabupaten Pesawaran M,Ismail sangat mengapresiasi kunjungan Kapolres beserta jajarannya di sekretariat PWI Kabupaten Pesawaran. “Seperti kita ketahui bersama, Bapak Kapolres ini baru berapa hari dilantik, namun langsung berkesempatan untuk berkunjung di sekretariat PWI Pesawaran, semoga, sinergitas Kepolisian dan insan pers terus terjaga, dan kami PWI Pesawaran siap membantu program pemerintah dalam menghambat laju penyebaran Covid -19 di Bumi Andan Jejama,” terangnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, terkait persoalan Covid -19 dan penanganannya, dan tindak pidana C3 yang terjadi diwilayah hukum Polres Pesawaran. Diketahui, hadir dalam acara silaturahmi, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo beserta jajaran, diterima langsung Ketua PWI Kabupaten Pesawaran, M, Ismail, Penasehat PWI, Drs, Erland Syoffandi, Triadi Pramono, S,H, Drs, Erdanizar, Sekretaris PWI, Sapto Firmansis, Bendahara PWI, Reza Utama, Ketua Organisasi PWI, Ramadiansyah, S,H, beserta seluruh anggota dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Red)

Minyak Goreng Langka, Satgas Pangan Sidak, Kasat Reskrim: Ancaman Pidana 5 Tahun Penjara

Pesawaran (HO) – Satgas Pangan Polres Kabupaten Pesawaran, dalam waktu dekat ini akan melakukan sidak lapangan guna mencari tahu akibat kelangkaan minyak goreng di pasaran. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin mengatakan, sidak yang akan dilakukan nanti, untuk mencari tahu penyebab terjadinya kelangkaan minyak goreng yang dirasakan masyarakat beberapa hari terakhir. “Kami dari Satgas Pangan Polres Pesawaran akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Satgas Pangan kabupaten, sesuai dengan laporan dari bawah terkait dengan kelangkaan minyak goreng ini, tentunya kita akan turun ke bawah guna mencari tau penyebab dari langka nya minyak goreng ini,” ujarnya. Selasa (15/2/2022). Dirinya mengatakan, sidak lapangan penting dilakukan untuk penelusuran kaitan dengan kelangkaan terhadap minyak goreng. Apakah penyebab kelangkaan minyak goreng akibat adanya penimbunan ataukah ada faktor lainnya. “Ini kami juga heran, dimasa pandemi saat ini kok bisa ada kelangkaan, apalagi pemerintah sudah menyatakan kalau stok minyak goreng aman, namun nyatanya di lapangan masyarakat kesulitan mencari minyak goreng, tidak menutup kemungkinan ada pemain di dalamnya nanti kita akan cari tau,” ujar dia. Menurutnya, apabila terbukti ada pihak yang menimbun minyak goreng, maka sanksi tegas akan diterapkan sesuai ketentuan peraturan yang ada. “Ketentuan tersebut, sebagaimana pasal 29 dan pasal 107 UU nomor nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan pasal 62 UU nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pelanggaran dalam ketentuan tersebut sanksinya ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara,” kata dia. Sementara itu, Rosita pemilik warung di Kecamatan Gedongtataan mengatakan, sulitnya mencari minyak goreng bukan hanya dirasakan pemilik warung saja, tetapi juga masyarakat biasa pun ikut merasakan sulitnya mencari minyak goreng. “Dari kemarin masyarakat yang nyari minyak goreng di warung saya tapi tidak ada, bahkan mereka sudah kesana kemari nyari minyak goreng namun tidak mendapatkan,” kata dia. “Memang biasanya ada di grosir itu yang 14 ribu per liter, tapi itu jarang mas, seperti di Alfamart atau Indomaret kalau ada promo yang harga murah pasti tidak kebagian, karena per orang hanya bisa membeli satu kemasan yang isi 2liter, tapi beberapa minggu terakhir kosong terus,” katanya. Dirinya berharap, kelangkaan minyak goreng itu segera berakhir, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mencari minyak goreng. “Inikan merupakan kebutuhan kita sehari-hari mas, jadi seperti ini terus bagaimana kita bisa masak untuk kebutuhan kita,” ujarnya. (Red)

Kepala Desa Baturaja Bagikan Sertipikat Tanah Kepada Warga

Pesawaran (HO) – Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kepala Desa Batu Raja Amrullah, membagikan sertipikat tanah kepada warganya, Senin (14/2) di kantor Desa setempat. Dalam sambutannya Amrullah meminra kepada masyarakat agar dapat berkomunikasi dengan aparat desa jika ada ketidaksesuaian dalam pengukuran tanah dan hal lain. “sudah ada (surat tanah) yang telah dibagikan dan ada juga yang belum jadi, dan bila ada yang tidak sesuai dalam pengukuran tanah, dapat segera menghubungi Kapala Dusun agar dapat segera disesuaikan,” ujarnya. Ia pun berharap, sertifikat yang nantinya diterima masyarakat dapat dimanfaatkan untuk modal yang produktif atau usaha yang bermanfaat untuk peningkatan ekonomi. “Semoga program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Baturaja dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat maupun legalitas tanah,” harapnya. PTSL yang Populer dengan istilah Sertifikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban Pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. (Rendy)

Polres Pesawaran, Ringkus Pelaku Pencurian Mobil dan Ungkap Sindikat Kendaraan Rental

Pesawaran (HO) – Jajaran Polres Pesawaran Polda Lampung berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan roda empat milik warga Kedondong, dengan mengamankan 1 (satu) orang tersangka asal Pardasuka Kabupaten Pringsewu. “HT (43) ini tersangka untuk kasus pencurian mobil jenis Calya merupakan warga pardasuka Kabupaten Pringsewu dan ditangkap di pulau jawa yaitu Yogyakarta,” ungkap Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo dalam jumpa Pers yang digelar di Mapolres setempat, Selasa (15/2/2022). AKBP Pratomo Widodo, Untuk modus yang dilakukan, tersangka masuk kedalam rumah korban yang dalam keadaan sepi lalu mengambil dompet berisi STNK dan pergi membawa mobil korban kearah Jambi. “Pelaku ini memang pernah masuk kerumah korban jadi dia (tersangka) tahu kondisi didalam rumah korban, kemudian pelaku membawa mobil tersebut kearah Jambi, dan tim kita berhasil menangkap tersangka di daerah Sleman Yogyakarta,” lanjut dia.
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo bersama jajaran gelar Ungkap Kasus Sindikat Mobil Rental
Selain penangkapan tersebut, kata Kapolres, Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran juga berhasil mengungkap sindikat penggelapan mobil rental, dengan mengamankan satu Unit mobil Toyota Avanza yang hendak digelapkan oleh pelaku yang kini berstatus DPO. “Atas laporan dari warga telah ditemukan kendaraan roda empat di Desa Halangan Ratu Kecamatan Negeri Katon, kondisi mobil tersebut ditinggal begitu saja oleh pelaku karena tidak bisa dinyalakan sehingga anggota Reserse Kriminal kami berkoordinasi dengan kepala Desa untuk kemudian barang bukti dibawa ke Polres Pesawaran,” jelasnya. Atas keberhasilan Polres Pesawaran tersebut Dua korban yang turut dihadirkan dalam konferensi pers, menyampaikan ucapan terima kasih kepada polres pesawaran yang berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku pencurian kendaraan miliknya. “Terima Kasih kepada Polres Pesawaran yang telah berhasil mengungkap pelaku pencurian mobil saya,” ucap Andri (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung, pemilik mobil rental yang kendaraan nya ditemukan di Desa Halangan Ratu Negri katon Pesawaran. (Red)

Percepat Akselerasi Pembangunan, Bupati Pesawaran Terapkan Satu Desa Satu Mahasiswa

Pesawaran (HO) – Guna mempercepat akselerasi pembangunan Bumi Andan Jejama, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona akan menerapkan program satu desa satu mahasiswa dengan memberikan beasiswa disetiap desa sehingga kedepan digitalisasi desa mampu menggerakkan perekonomian desa. Demikian diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenmbang) Kecamatan Teluk Pandan Tahun 2022 dan Peresmian Rumah Desa Sehat (RDS), di Aula Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung di Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Senin (14/2/2022). “Kedepan, kita akan fokus pada peningkatan sumber daya manusia dengan menerapkan satu desa satu mahasiswa guna mengkoneksikan bisnis digital marketing sehingga desa nantinya lebih produktif. Nanti, desa harus sering konsultasi ke Bapeda sehingga terkoneksi. Teluk Pandan juga nanti menjadi halaman Kabupaten Pesawaran, kalau semua potensi desa terekspor,” jelasnya. Bupati juga mengatakan kegiatan Musrenbang sedianya akan ditunda mengingat telah masuk zona merah penyebaran virus covid-19. “Kegiatan ini prokesnya diterapkan, diruangan ini juga orangnya terbatas dan kita tidak lama lama. Karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat dan anak-anak, segeralah divaksin dan tetap patuhi prokes. Kalau semua level zona merah, kita semua yang rugi. Maka dari itu, kita semua harus secara bersama sama menjaga dengan prokes, ” kata dia. Dendi juga meminta kepala desa untuk dapat mengaktifkan Posko Covid-19 sehingga masyarakat dapat terkontrol, berikan alat pelindung diri agar dapat mencegah penyebarannya. “Gunakan Dana Desa, kan sudah dialokasikan 8 persen untuk protokol kesehatan. Berikan masker kepada masyarakat sehingga mampu mencegah penyebaran virus covid-19. Juga segera vaksin, pada anak anak juga segera diberikan vaksin sehingga imun tubuhnya lebih kuat,” ujar dia. Dikesempatan tersebut, Dendi meminta desa dapat lebih giat menggali potensi sumber daya alam diwilayahnya agar memiliki pendapatan yang bisa membantu pembangunan desa. “Saya minta intervensi desa diwilayahnya, kepala desa harus tahu tata ruang, desanya masuk zona apa. Nah, kalau tidak dikuatkan regulasi desanya maka akan merusak tatanan atau ekosistem lingkungan,” kata dia. Dijelaskan, langkah tersebut sebagai upaya kemandirian desa sehingga ketika dana desa berkurang maka desa sudah siap mendiri dalam mengelola pemerintahan desanya. “Kalau ada penambahan pasti ada pengurangan, nah kalau dana desa sudah berkurang maka desa harus dapat mendiri. Maka dari itu, kita harus bisa menggali potensi yang ada, apakah melalui wisata, BPHTB,pertanian dan mungkin ada tanah bengkok yang bisa dikelola atau usaha lain,” ucapnya. Bupati Dendi Ramadhona meminta kepala desa harus menguasai informasi teknologi (IT) mengingat era digitalisasi sekarang segala sesuatunya menggunakan online. “Kades semua harus menguasai IT, digitalisasi sekarang memaksa kita mengikuti kemajuan teknologi dalam beraktifitas. Pertanian, perikanan, kelautan dan lainnya sekarang telah menggunakan IT dalam melayani dan transaksinya,” tegas dia. Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat tersebut dihadiri istri Wakil Bupati Pesawaran Nurhayati Marzuki, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Kapolsek Padang Cermin Iptu Apri Sampanuju, TNI, Kepala Desa se-Kecamatan Teluk Pandan, Kepala Bapedda Kabupaten Pesawaran dan sejumlah undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Nurhayati Marzuki menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Kecamatan Teluk Pandan. (Red)

Wisata Bebek Goes Desa Durian, Manjakan Mata Berlibur Bersama Keluarga

Pesawaran (HO) – Wisata Bahari Pelabuhan Perikanan (PP) Desa Durian ini atau yang lebih dikenal masyarakat setempat sebagai Wisata Bebek Gowes terletak di Desa Durian Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Merupakan wisata yang dikelola masyarakat dan Dinas Kelautan Perikanan, Suasana di Wisata Bahari Pelabuhan Perikanan Desa Durian ini sangatlah sejuk dan memanjakan mata karena terdapat taman, danau yang langsung bersebelahan dengan hamparan laut luas Yang ada di pesisir, Kabupaten Pesawaran. Kepala Desa Durian Fauzi menerangkan, Wisata Bahari Pelabuhan Perikanan Desa Durian berdiri pada tahun 2018 akhir dan mulai beroperasi pada tahun 2019. “Fasilitas yang terdapat di Pelabuhan Perikanan Desa Durian ini berupa bebek gowes, taman, penyeberangan ke pulau dengan perahu, kamar mandi pemancingan, mushala, dan pondok-pondok lesehan,” jelasnya Kepada Media Handalonline.com Minggu (13/2/2022). Kades Fauzi menambahkan Wisata Bahari Pelabuhan Perikanan Desa Durian ini selalu diperbaiki dan diupgrade agar tidak tertinggal dengan wisata lainnya, salah satunya rencana di tahun 2022 akan ditambah arena waterboom yang langsung mengarah ke laut, disediakan untuk pengunjung yang ingin berenang di laut. “Untuk informasi lebih lanjut sekelik bisa langsung saja kunjungi media sosial instagramnya @wisata_desa durian, (Raihan-red),” katanya. Begitu juga di sampaikan pengelola wisata Ro’in, mengatakan di tempat tersebut terdapat taman kemudian bebek gowes, musala, kamar mandi, tempat pemancingan, dan kalau ada rezeki nya dapat ikan se’ember di persilakan dibawa pulang, dan disediakan juga tempat bilas kalau abis mandi di laut. “Untuk Biaya masuk ke Wisata Bebek Gowes ini sebesar Rp 10.000 dihitung per motor, dan untuk menaiki Bebek Gowes untuk orang dewasa di kenakan tarip Rp 10.000 dan untuk anak anak Rp 5.000 selama 15 menit keliling danau,” sebutnya. Dia menambahkan, selain itu terdapat Pemancingan yang disediakan untuk para pengunjung, dengan menambah tarif Rp 15.000 sepuasnya dengan hasil ikan yang boleh dibawa pulang. “Wisata Bahari Pelabuhan Perikanan Durian sering dijadikan tempat untuk acara keluarga dan juga komunitas yang ada di Lampung, karena selain pemandangan yang indah terdapat pula alat karaoke dan pondok-pondok yang beragam ukuran untuk beristirahat dan makan bersama,” pungkasnya. (Indra Jaya)