Danbrigif 4 Mar/BS Pimpin Sertijab Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir

Lampung (HO) – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 9 Marinir. Jabatan Danyonif 9 Marinir yang semula dijabat oleh Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi M. Tr (Opsla) kini resmi diserahkan kepada Mayor Marinir Piski Ade Putra, yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 50 tahun 2005. Sementara itu, Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi akan menempati jabatan baru sebagai Perwira Staf Operasi Komando Latih Marinir (Kolatmar) Surabaya. Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Marinir Harry Indarto mengatakan Marinir merupakan bagian dari TNI dan TNI AL. Sejarah telah membuktikan bahwa Korps Marinir memiliki loyalitas tinggi dan tegak lurus sesuai komando yang diberikan satuan atas. “Saya berikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Letkol Bondan Wahyu Adi atas kepemimpinannya yang telah meningkatkan citra dan kinerja yang banyak membawa kemajuan bagi Yonif 9 Marinir,” kata Kolonel Marinir Harry Indarto. Kamis, (9/6/2022). Danbrigif berharap Letkol Mar Bondan Wahyu Adi dapat mengemban jabatan barunya dengan baik, dan tetap menjaga nama baik satuan. “Senantiasa loyal dalam bertugas dan selalu jaga nama baik satuan,” kata Danbrigif. Pesan yang sama disampaikan Danbrigif kepada Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir yang baru agar prestasi, kinerja, dan citra yang baik sebelumnya harus dilanjutkan dan ditingkatkan. “Selamat bertugas dan tingkatkan seluruh prestasi Batalyon Infanteri 9 Marinir,” ujar Kolonel Mar Harry Indarto. Sementara itu, Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi mengatakan terima kasih atas dukungan seluruh anggota Brigif 4 Mar/BS selama memimpin Markas Beruang Hitam. “Kami menjabat selama 17 bulan, terima kasih atas dukungan dan bimbingan serta arahan dari para senior bagi kami dan istri. Kami memohon maaf segala salah dan khilaf apabila selama perjalanan kami berdinas banyak kesalahan kesalahan, kepada senior, dan anggota lainnya,” ujarnya. Selanjutnya, Komandan baru, Mayor Piski Ade Putra mengatakan akan terus melanjutkan kerja keras dan perjuangan untuk membangun Yonif 9 Marinir untuk menjadi lebih baik lagi. “Kami mohon arahan dan bantuan kepada senior, dan kami akan laksanakan tugas dengan baik hingga tuntas,” pungkasnya. (Red)

Kejari Pesawaran Musnahkan Barang Bukti Sabu-sabu Sebanyak 24,2889 Gram

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri pemusnahan barang bukti yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, hasil sitaan dari 65 perkara yang terjadi di kabupaten setempat. Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti mengatakan, barang bukti itu berupa narkotika jenis sabu-sabu 24,2889 gram sisa uji lab, tembakau gorila 4,0065 gram, ganja 419,82 gram, rokok, senjata tajam, handphone, dan kayu jenis sonokeling. “Kami musnahkan beberapa barang bukti yang telah disita oleh negara dari putusan Pengadilan Negeri Pesawaran yang telah berkekuatan hukum tetap,” ujarnya usai pemusnahan barang bukti yang dilakukan dihalaman kantor kejari Pesawaran. Kamis (9/6/2022). Dirinya mengatakan, pemusnahan itu ditandai dengan pemblenderan narkotika jenis sabu-sabu dan pembakaran, perusakan handphone oleh Kajari Pesawaran bersama dengan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. Ia menyebutkan pemusnahan sejumlah barang bukti hasil sitaan negara ini karena putusan perkara tindak pidananya telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) dari Pengadilan Negeri Pesawaran. “Pemusnahan barang bukti ini sesuai dengan tugas pokok fungsi dan kewenangan yang dimiliki kejaksaan, sebagaimana diamanatkan di dalam Undang-Undang,” ujar dia. Pada kesempatan ini, Kejari mengajak semua pihak untuk bersama-sama ikut memberantas peredaran narkoba yang bisa mengancam generasi muda Bumi Andan Jejama. “Jika ditemukan ada indikasi peredaran narkoba, segera infokan kepada penegak hukum biar cepat ditindak, karena saat ini narkotika sudah sangat cepat beredar ketengah-tengah masyarakat, maka dari itu saya mengajak seluruh orang tua, harus menjaga anaknya masing-masing,” katanya. Red)

Bupati Pesawaran Bersama Baznas Berikan Bantuan Berkat Dua Warga Sukadadi

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyerahkan langsung bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) terhadap dua orang yaitu Sahur Hidayat dan Sumirah warga Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan. Dalam kesempatan itu, Dendi meminta kepada para penerima bantuan untuk bisa menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Bantuan ini berupa uang tunai sebanyak Rp16 juta, saya yakin tidak akan cukup, maka dari itu saya berpesan kepada masyarakat untuk saling membantu, setidaknya bantuan tenaga, agar bisa sedikit mengurangi beban tetangga kita yang membutuhkan,” ungkap Dendi saat menyerahkan bantuan Berkat bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran, di Desa Sukadadi, Kecamatan Gedongtataan, Kamis (9/6/2022). Dijelaskannya, BAZNAS selama ini selalu hadir ditengah masyarakat dalam rangka membantu masyarakat. “Saya disini hanya mewakili saja, karena sebenarnya uang ini adalah hasil infaq dan sedekah dari seluruh ASN di Kabupaten Pesawaran serta para dermawan lainnya, yang diakomodir oleh BAZNAS dan kembali diberikan untuk masyarakat,” jelas dia. “Saya juga berterimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Pesawaran, karena program-programnya banyak cukup membantu masyarakat kota di Pesawaran,” timpalnya. Sementara itu, ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran A. Hamid meminta kepada seluruh jajaran aparatur desa untuk ikut membantu dalam hal pengawasan. “Sejauh ini kita sudah memiliki program unggulan seperti BERKAT, BENAR dan Bapa Siji untuk masyarakat yang sumber dananya merupakan infaq dan sedekah dari para dermawan dan ASN dilingkungan Pemkab Pesawaran, yang tentu saja tidak lepas dari dukungan Bupati Pesawaran,” ucap dia. “Oleh sebab itu, tolong pak Kades beserta jajarannya untuk bisa membantu mengawasi agar bantuan yang diberikan bisa benar-benar bermanfaat,” pungkas A. Hamid yang biasa disapa Pak Haji. (Red)

Dukung Visi Misi Bupati Pesawaran, DISPERSIP Launching E-Perpustakaan

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPERSIP) melaunching E-Perpustakaan Pesawaran yang bisa dibaca secara online.

Hal ini tentunya menjadi program yang sangat baik guna meningkatkan minat baca sebagai alternatif lain membaca buku selain ke perpustakaan, warga bebas men-download aplikasi ini melalui playstore dari smartphone android, tanpa biaya dan sangat ringan karena aplikasi ini hanya memakan memory 2,8 MB saja.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halimah Zakaria, menyampaikan buku diperpustakaan Kabupaten Pesawaran sudah ada sekitar 7.241 judul dan itu bisa dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan sumber referensi dapat berkunjung ke Perpustakaan, selain itu untuk menyambut kemajuan zaman, Dinas Perpustakaan terus bertransformasi dengan membuat inovasi demi mendukung visi dan misi Bupati Pesawaran salah satunya dengan membuat E-Perpustakaan Pesawaran.

“Tujuan utama penggunaan aplikasi E-Perpustakaan Pesawaran selain untuk mempermudah warga Kabupaten Pesawaran dalam mengakses buku, juga untuk menambah minat baca warga Pesawaran,” ungkapnya, Kamis (9/6/2022).

Halimah melanjutkan, Aplikasi ini dibuat sebagai jawaban dari warga yang belum sempat datang ke perpustakaan karena alasan sibuk bekerja, juga membantu siswa siswi belajar di rumah dengan menjangkau buku yang dicari hanya melalui smartphone.

Aplikasi yang dikembangkan berbasis system Android bernama E-Pusda Pesawaran merupakan layanan perpustakaan digital yang memberi akses kepada anggota untuk meminjam dan membaca buku, majalah serta koran digital.

“Aplikasi e-Perpus dapat didownload dan diakses melalui perangkat smartphone atau tablet bersistem opersai Android atau melalui web browser dari laptop di alamat : https://e-pusdapesawaran.id/ ,” jelasnya.

Fiturnya tambah Halimah, layanan dalam e-pusda pesawaran, yaitu: 1. Membaca buku, majalah, atau koran kapan pun di mana pun melalui smartphone atau tablet Android; 2. Meminjam dan mengembalikan buku, majalah, atau koran menjadi secara online; 3. Buku, majalah, dan koran yang telah dipinjam, dapat diunduh dalam bentuk pdf untuk kemudian dibaca pada saat offline.

“Kami selalu mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat, dan berharap perpustakaan digital memberikan pengaruh positif terhadap penggunaan gadget, sehingga anak-anak tidak lagi memanfaatkan gadget untuk bermain, tetapi juga untuk menambah wawasan melalui membaca di perpustakaan digital,” pungkas Halimah. (Ran)

Empat Pelaku Terduga Ilegal Logging Diamankan Polhut UPTD Tahura

Lampung (HO) – Empat terduga pelaku pembalakan liar atau ilegal logging ditangkap Polhut UPTD Tahura Wan Abdurahman Pesawaran di Register 19, Desa Padangcermin, Kecamatan Padangcermin. Kepala Seksi Perlindungan, Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Tahura Wan Abdurahman, Agus Rianto menyebut empat terduga pelaku itu diamankan di lokasi pada Selasa (8-6) dini hari pukul 03.30 WIB. “Betul, empat terduga pelaku kita amankan di lokasi, tepatnya di Kawasan Hutan Konservasi Register 19, Desa Padangcermin. Keempatnya berperan sebagai sopir dan kernet yang sedang melakukan aktifitas bongkar muat,” ungkap Agus saat dikonfirmasi, Rabu (8/6/2022). Dari tangan keempat terduga pelaku turut disita dua armada truk angkut Merk Mitsubishi L 300, serta puluhan balok kayu jenis sonokeling yang diperkirakan mencapai enam kubik. “Kasus serupa juga terjadi beberapa bulan lalu, dan diduga dilakukan oleh kelompok yang sama. Tapi kita masih dalami apakah empat orang ini sebagai aktor atau hanya orang suruhan,” sebutnya. Sementara, Kepala UPTD Tahura Wan Abdurahman Pesawaran, Eny Puspasari ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan pelaku illegal logging tersebut. “Bermula dari laporan masyarakat sekitar lokasi, lalu tim melakukan pengintaian hingga para pelaku berhasil diamankan,” tuturnya. Selanjutnya, perkara pembalakan liar itu terus didalami oleh Dinas Kehutanan Provinsi Lampung guna mengetahui aktor intelektual dibalik aksi kejahatan lingkungan itu. “Pelaku dan barang bukti sudah diamankan, kami berkoordinasi dengan kepolisian terkait proses hukum selanjutnya. Jika dugaan terbukti tentu ada sanksi pidana buat pelaku,” katanya. (Red)

Pelaku Cabul Nyaris Babak Belur, Dilimpahkan Ke Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Pelaku kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur Saiful Anwar (53) warga Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan yang terjadi pada Senin 6 Juni 2022 sekira pukul 21:30 wib kemarin, nyaris babak belur dihakimi dan akhirnya di limpahkan di Mapolres Pesawaran. Kepala Desa Sukajaya Lempasing Zaenuri membenarkan adanya peristiwa penangkapan terhadap salah satu warganya yang diduga melakukan pencabulan anak dibawah umur. “Iya mas, kejadian itu kemarin malam, karena massa sudah banyak berdatangan pelaku langsung diamankan Bhabinkamtibmas dan Babinsa kemudian dibawa ke Polsek Padang Cermin,” kata Zaenuri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu 8 Juni 2022.
AKP Supriyanto Husin, SH, MH, Kasat Reskrim Polres Pesawaran
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin mewakili Kapolres AKBP Pratomo Widodo, mengatakan, kasus tersebut telah di terima beserta pelaku sudah diamankan di Mapolres Pesawaran. “Saat ini masih dalam proses pendalaman dan kami juga sudah meminta keterangan dari korban berserta ibu korban,” kata dia. “Pelaku berhasil diamankan oleh massa, kemudian saat ini sudah dilakukan penangkapan dan penahanan terhadap pelaku tersebut,” pungkasnya. (Red)

Transformasi, Bupati Pesawaran Launching Virtual Tourism dan Video Pariwisata

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran lakukan Launching Virtual Tourism dan video Pariwisata sebagai bentuk transformasi pengembangan wisata. Diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kabupaten Pesawaran sejak tahun 2016 jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga perlu ada upaya dan daya dukung yang serius. “Kunjungan wisatawan ke Pesawaran dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dari data yang ada tahun 2016 baru 300 ribuan orang pengunjung yang datang, sempat ada penurunan pada tahun 2019 dan 2020 karena ada pandemi Covid-19, tapi pada tahun 2021 kembali kunjungan wisatawan naik drastis menjadi satu juta lebih,” ungkapnya, saat menghadiri Acara Launching Virtual Tourism dan video Pariwisata Kabupaten Pesawaran Tahun 2022, di Aula Pemkab Pesawaran, Rabu (8/6/2022). Menurutnya, tumbuhnya wisata di Pesawaran terjadi karena adanya dorongan pasar yang besar sehingga terbentuk sampai saat ini. “Seiring berkembangnya waktu, dulu Pesawaran belum ada regulasi yang menetapkan daerah wisata, tapi sejak tahun 2019 kita sudah tetapkan tata ruang daerah wisata, ini awal kita melakukan penataan sehingga destinasi wisata kita bisa dikelola dengan baik dan kita akui PAD dari sektor wisata selama ini belum berpihak kepada Pemda, tetapi kedepan akan kita terus lakukan penataan,” jabar Bupati. “Saya juga selalu menghimbau kepada para pengelola wisata untuk jangan muluk-muluk selalu buat atraksi saja, tapi juga bisa menjaga kebersihan, makanya saya minta dalam satu bulan, tetapkan setidaknya satu hari untuk bersih-bersih tempat wisata,” ujarnya. Dijelaskannya, belajar dari kondisi dan dinamika yang ada, saat ini wisata di Kabupaten Pesawaran mulai bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. “Ini adalah permulaan, bahwa industri pariwisata harus dimulai melalui digital, kita akan gali wisata alam kita untuk bisa dimunculkan secara virtual, sehingga masyarakat luas bisa mengetahui apa saja keunggulan dan keindahan wisata yang ada di Pesawaran, bukan hanya terkait wisata saja tapi juga adat dan budaya kita,” jelas dia. “Karena sejatinya semangat dalam penerbitan wisata virtual ini berawal dari kondisi pandemi Covid-19, dimana sebelumnya kita tahu luluh lantak, terutama sektor wisata sangat berpengaruh. Maka dari itu kita berinovasi agar wisatawan dari berbagai penjuru tahu destinasi wisata yang ada di Pesawaran bukan hanya laut saja, sehingga kita harapkan akan lebih meningkatkan minat kunjungan wisatawan yang datang ke Pesawaran,” tutupnya. (Red)

Inspektorat Pesawaran Disinyalir Main Mata, Dugaan Korupsi DD Bernung Terabaikan

Pesawaran (HO) – Inspektorat Kabupaten Pesawaran disinyalir main mata dalam menangani kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) yang di lakukan oknum Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Deswan. Demikian diungkapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) Randy Septian sehingga meminta, Inspektorat agar dalam bekerja agar profesional, jangan sampai masyarakat tidak percaya dengan kinerja Inspektorat. “Saya meminta Inspektorat Kabupaten Pesawaran harus tegas dan jangan melempem menindaklanjuti laporan yang di layangkan oleh DPP LSM BANKI beberapa minggu yang lalu,” kata Ketua Umum BANKI Randy Septian Saat di hubungi melalu telpon selulernya, Selasa (7/6/2022). Rendy pun menambahkan, apalagi Inspektorat Kabupaten Pesawaran saat ini dijabat Inspektur baru seharusnya ada semangat baru, kok gerakannya lambat, Ini ada apa..?? apakah ada main-main mata. “Ini tidak bisa dibiarkan, harus kita kawal sampai tuntas, jangan sampai ada dugaan permainan antara oknum Inspektorat dengan pelaku perongrong Dana Desa yang dapat merugikan uang negara,” tegasnya. Pernyataan dari Ketua LSM BANKI tersebut cukup beralasan karena saat Inspektorat Kabupaten Pesawaran ketika dikonfirmasi terkait dugaan korupsi Dana Desa Bernung dalam penanganan nya terkesan pembiaran dan jalan ditempat dengan alasan banyak masih menangani laporan desa lain. “Saat ini kami dari Inspektorat masih mempelajari laporan tersebut, dan kasus seperti ini kan banyak bukan di Desa Bernung aja,” ucap Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pesawaran Muhamad Aseva mewakili Inspektur Singgih Pebriantoro, S.E.,M.M.
Kepala Desa Bernung Deswan
Diberitakan sebelumnya, LSM BANKI bersama perwakilan warga melaporkan dugaan korupsi Dana Desa (DD) Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Deswan ke Inspektorat setempat, Jumat (27/5). Ketua DPP LSM BANKI, Randy Septian menuturkan, laporan yang dilayangkan diterima Sub Bagian Perencanaan Inspektorat Kabupaten Pesawaran, Eli Susanti. “Hari ini kami LSM BANKI melakukan pendampingan kepada warga Desa Bernung untuk melaporkan Kades Deswan atas dugaan korupsi DD dari 2018 hingga 2021 sebagai bentuk kepedulian LSM BANKI terhadap pembangunan desa melalui milliaran rupiah dana dari pemerintah pusat,” tuturnya di kantor Inspektorat setempat. Hal tersebut menurutnya dilakukan agar mempercepat proses penegakan hukum oleh Tipikor Polres Pesawaran yang memang sudah menunggu hasil investigasi dari Inspektorat Kabupaten Pesawaran. “Ya, dengan dilayangkan laporan secara resmi ini kami berharap bisa membantu Inspektorat dalam menegakkan aturan terkait penggunaan DD khususnya di Desa Bernung,” ujarnya. “Kami lampirkan data-data yang dihimpun tim investigasi internal LSM BANKI, jumlah anggaran maupun titik-titik pembangunan yang diduga kuat ada permainan baik mark-up maupun fiktif,” tambahnya. Terpisah, Perencanaan Inspektorat Kabupaten Pesawaran Eli Susanti menegaskan, pihaknya akan meneruskan laporan dari LSM BANKI kepada pimpinan dan memastikan akan menindaklanjuti laporan dari BANKI. “Pasti kita tindaklanjuti, karena memang tim investigasi dari Inspektorat sudah mulai turun kebawah sejak ramainya pemberitaan terkait dugaan korupsi di desa Bernung,” ungkapnya. Ditambahkan Eli, Inspektorat Kabupaten Pesawaran dalam waktu dekat akan memberikan hasil investigasi karena kata dia, hasil investigasi tersebut sebagai bahan pihak Polres Pesawaran untuk menindaklanjuti dugaan korupsi tersebut. “Sesuai kata Polres kemarin, jangan dibalik-balik, jadi Inspektorat dulu investigasi baru Polres mau mengambil langkah, jadi kami juga didesak agar melakukannya,” tambah Eli. (Red)

Prodi Ners UMITRA Indonesia MoU Dengan Desa Sungai Langka

Pesawaran (HO) – Prodi Ners Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) Bandar Lampung prodi Ners Fakultas Kesehatan bekerjasama dengan Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran sebagai desa binaan, Sabtu, (4/62022) di balai desa setempat. Demikian di katakan PLT Kepala Puskesmas Bernung Latifah, S.KM mengucapkan terima kasih dengan Prodi Ners Umitra yang telah menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran khusus nya wilayah kerja Puskesmas Bernung Desa Sungai Langka. “Semoga dengan adanya Desa Sungai Langka di jadikan desa binaan bisa mencapai derajat kesehatan masyarakat secara optimal, dan diharapakan kerjasama ini tetap berlanjut, dan dengan berakhirnya praktek keperawatan komunitas keluarga semoga mahasiswa Ners Umitra mendapatkan ilmu yang bermanfaat, bisa memberikan kontribusi yang baik untuk masyarkat Desa Sungai Langka,” pungkasnya. Di tempat terpisah Kaprodi Ners F. Kes UMITRA, Budi Antoro.S.Kep.Ns.M.Kep menyampaikan bahwa tujuan Kerjasama prodi Ners Fakultas Kesehatan UMiTRA dengan Desa Sungai Langka, adalah kelanjutan implementasi tri dharma Perguruan Tinggi para dosen keperawataan dalam membantu pemerintah mensukseskan program SDGs. “Seperti penyakit kronik maupun penyakit tidak menular melalui pemberian asuhan keperawatan keluarga, gerontik dan komunitas untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat beliau juga mengatakan besar harapan kerjasama ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Desa Sungai Langka,” jelasnya kepada Handalonline.com, Selasa (7/6/2022). Sementara itu Kepala Desa Sungai Langka Erwan Sukijo sangat mengapresiasi dan mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada prodi Ners Fakultas Kesehatan UMITRA. “Saya berharap selaku pemerintah desa dengan adanya kerja sama ini semoga masyarkat Desa Sungai Langka dapat menerapkan pola hidup sehat, kalau masyarakat nya sehat tentu nya perekonomian akan berjalan sebagai mana mestinya,” katanya. “Kami juga berharap untuk mahasiswa siswi yang selesai melaksanakan KKN di Desa Sungai Langka study nya cepat selesai bisa mengabdi kepada masyarakat dan negara serta menjadi orang-orang yang sukses berguna untuk keluarga, negara dan agamanya,” tambahnya. Dalam acara ini dihadiri oleh Camat Gedongtataan yang diwakili oleh kasi PMD, kemudian KUPT Puskesmas Bernung yang di wakili Kasi Kesehatan, dan seluruh perangkat Desa Sungai Langka, terlihat hadir juga Babinsa Serma Yunisman, Babhinkamtibmas Bripka Ruspanudin, diketahui acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (lndra Jaya)

Kemenag Pesawaran Pastikan 67 CJH Berangkat Ke Tanah Suci

Pesawaran (HO) – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, memastikan 67 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Pesawaran telah memenuhi syarat istitha’ah kesehatan haji untuk berangkat ke tanah suci. Kepala Kemenag Pesawaran diwakili Kasi Haji dan Umroh Paiman mengatakan, selama pemeriksaan kesehatan kepada para CJH yang akan berangkat pada bulan ini, semua dinyatakan sehat dan bisa berangkat semua. “Alhamdulillah kalau untuk kesehatan para CJH kita lolos semua dan siap akan diberangkatkan, tinggal nanti menunggu hasil tes PCR yang rencananya akan kita lakukan H-1 sebelum keberangkatan,” ujarnya. Senin (6/6/2022). Dirinya mengatakan, puluhan CJH Pesawaran akan diberangkatkan pada kloter 23 atau pada tanggal 17 Juni mendatang, maka pemeriksaan PCR direncanakan pada tanggal 16 Juni. “Rencananya kita akan melakukan PCR di kantor Kemenag, dengan tim medis dari rumah sakit umum yang memang sudah ditunjuk untuk melakukan tes PCR ini,” ujar dia. Menurut Paiman, sebelumnya Pesawaran mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 65 orang serta 6 cadangan, namun setelah dilakukan validasi terakhir dokumentasi masing-masing calon jemaah, kabupaten setempat mendapatkan cadangan dua orang yang akan berangkat ke tanah suci. “Berdasarkan nomor porsi urut di Provinsi Lampung, dua cadangan kita ini masuk diurutan teratas, mungkin karena ada CJH yang mengundurkan diri atau ada kendala, makanya dua cadangan ini bisa berangkat pada tahun ini, yang mana keduanya pasangan suami istri asal Way Ratai,” kata dia. Pada kesempatan ini juga, dirinya mengimbau kepada para CJH yang akan berangkat pada 17 Juni mendatang, agar dapat mengurangi mobilitas di tengah masyarakat salah satunya acara walimatul syukur sebelum berangkat haji. “Para CJH ini harus menjaga kesehatannya sebelum keberangkatan, karena sebelum berangkat mereka masih memiliki satu tes lagi yaitu PCR, maka dari itu saya mengimbau agar para CJH dapat menjaga diri, kesehatan maupun keselamatan sebelum berangkat,” katanya. (Red)