Dies Natalis ke 50, UBL Beri Award PWI Lampung

Bandar Lampung (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung akan menerima Universitas Bandar Lampung (UBL) Award pada puncak acara Dies Natalis ke-50 Universitas Bandar Lampung (UBL) yang akan diselenggarakan di UBL Convention Hall Mahligai Agung pada Kamis, (21/7/2022). Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA dalam lawatannya ke kantor PWI Lampung, Jumat (15/7/2022) menuturkan penghargaan (award) akan diberikan kepada empat institusi di Lampung. Keempatnya yakni Polda Lampung, PWI Lampung, Bank Indonesia, dan Protelindo. “Salah satunya PWI Lampung, Institusi yang memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat di Provinsi Lampung pada khususnya, atas dasar melihat kiprah PWI Lampung dan para wartawan khususnya yang dengan profesional sudah memberikan sumbangan, serta edukasi terhadap masyarakat yang mempunyai dampak sangat luar biasa untuk kehidupan masyarakat Lampung,” ujar M Yusuf S Barusman. Lebih lanjut pihaknya juga ke depannya akan ada kolaborasi antara UBL dengan PWI Lampung yang lebih intensif untuk bersama-sama membangun negeri khususnya di Provinsi Lampung. “Tentu melalui PWI Lampung ini, untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat untuk mengedukasi dalam berbagai hal termasuk isu-isu kontemporer kita siap karena ada 17 bidang studi yang siap untuk membedah isu-isu yang ada di Lampung,” tambahnya. Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah didampingi sekretaris dan jajaran berterima kasih dan mengapresiasi dengan diberikannya penghargaan terhadap lembaga yang dipimpinnya saat ini. “Semoga kami PWI Lampung mendapat berkah dan ilmunya dalam pertemuan kali ini, kami sangat mengapresiasi dengan pihak UBL yang memberikan penghargaan kepada kami. Semua ini karena hasil kerja keras dari kita semua dan tak lepas dari arahan para senior PWI Lampung,” ujar Wirahadikusumah. Menurut Wira, saat ini bukan lagi zamannya bersaing dengan saling menjatuhkan, akan tetapi dengan berkolaborasi demi kesuksesan bersama. “Ini adalah sebuah penghargaan yang sangat membanggakan dari Universitas Bandar Lampung untuk PWI Lampung, kami ucapkan terimakasih kepada pihak UBL,” pungkasnya. (Red)

Program KSAD, Koramil 421-02/GDT Gelar Baksos Jumat Berbagi

Sambut HUT Bakti Adyaksa, Koramil 421-02/GDT Berikan Latihan PBB

Pesawaran (HO) – Dalam rangka melaksanakan program Kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD), Koramil 421-02/GDT menggelar bakti sosial (Baksos) Jumat berbagi terhadap anak-anak status Stunting.

Danramil 421-02/GDT Kapten Inf Sukandi menerangkan Koramil 421-02/GDT menggelar kegiatan Baksos Jumat  berbagi terhadap anak-anak status Stunting di wilayah Koramil 421-02/Gdt  zona kerja Puskesmas Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran dalam  rangka melaksanakan program KSAD tentang orang tua asuh anak stunting.

“Acara ini juga di hadiri oleh Kepala Desa Grujugan Baru Bapak Ikhwan Muslim, KUPT Puskesmas Roworejo ibu Eni Widiastuti Skm, Danpos koramil Negeri Katon Serma Muslim, Babinsa Desa Roworejo Praka Solihin dan anggota Babinsa wilayah Kecamatan Negeri Katon dan perwakilan masyarakat, serta sebanyak 6 orang balita stunting sebagai penerima bantuan,” ujarnya, Jumat (15/7/2022).

Danramil melanjutkan, selain memberikan bantuan, tujuan dari kegiatan tersebut memberikan mensosialisasi tentang dampak dari kekurangan gizi kronis yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan bayi atau Balita Stunting.

“Selain itu hari ini juga kami memberikan latihan PBB Guna Mendukung Acara Hari Ulang Tahun Bakti Adyaksa  di Kejaksaan Negeri Pesawaran.

“Dengan jumlah Personil, Pelatih 3 Orang dan Peserta sebanyak 40 Orang terdiri dari PNS dan Honorer Kejaksaan,” katanya.

Untuk materi yang diberikan tambah Kapten Inf Sukandi, latihan bagi petugas upacara dalam rangka  mendukung upacara HUT Bhakti Adyaksa dan Latihan PBB.

“Alhamdulillah, kegiatan selesai pada pukul 11.00 Wib, berjalan dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkasnya.  (Red)

Koramil 421-01/Kedondong Dampingi Nakes Kota Dalom Sosialisasikan Stunting

Pesawaran (HO) – Anggota Babinsa Koramil 421-01/Kedondong  Serka Wahid Hasyim melaksanakan pendampingan Posyandu bertempat di Desa Paguyuban Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/7/22).

Kegiatan yang dilakukan Babinsa yakni melakukan pendampingan dan pengawasan pelaksanaan posyandu oleh Tim kesehatan dari Puskesmas Kota Dalom dibantu dari Kader Posyandu wilayah Desa Paguyuban dalam upaya mengantisipasi terjadinya Stunting.

Nakes Pita Purwandari menjelaskan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang dampak dari kekurangan gizi kronis yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan bayi atau Balita (STUNTING).

“Sehingga dapat melakukan upayakan untuk memenuhi gizi serta pemeriksaan bertahap terhadap ibu hamil, bayi, dan balita sehingga nantinya dapat melahirkan generasi muda yang tangguh,” terangnya.

Di sisi lain Babinsa Koramil 421-01/Kedondong Serka Wahid mengatakan, turut sertanya Babinsa sebagai aparat teritorial di wilayah binaannya itu untuk membantu pendampingan masyarakat dalam segala kegiatan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya dalam hal kesehatan.

“Kami sebagai pembina kewilayahan selalu membantu kegiatan positif masyarakat, seperti kali ini di Desa Paguyuban melaksanakan sosialisasi untuk mencegah terjadinya stunting dan sekaligus melakukan pelayanan Posyandu Balita untuk mengetahui tumbuh kembang anak Balita, ibu hamil serta bayi yang baru lahir,” ujar Serka Wahid.

Diketahui dalam Pelayanan Posyandu ini memeriksa perkembangan kesehatan balita dengan menimbang, memberikan informasi gizi yang sesuai kebutuhan bayi, memberikan vitamin bagi ibu hamil dan balita, serta memberikan penilaian untuk balita. (Rls/Red)

Pemdes Banjaran Kembali Bagikan BLT-DD Triwulan 2 Sebanyak 118 KPM

Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa (Pemdes), Banjaran Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, menyalurkan kembali Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Triwulan 2 untuk April, Mei dan Juni tahun 2022, dan disaksikan camat di wakili ibu Ramuri kasi pelayanan dan pendamping desa Sahrial, dalam kegiatan ini dilaksanakan dari Pukul 8.00 s/d 11.30 WIB dan juga terlihat hadir Bhabinkamtibmas Bripka Chandra dan seluruh perangkat desa di balai desa setempat. Kepala Desa Banjaran Mat Hamzah berharap kepada keluarga penerima manfaat agar uang Bantuan Langsung tunai tersebut yang jumlahnya sebesar Rp. 900 ribu dapat dikembangkan dan manfaatkan sesuai kebutuhan. “Ya hari ini pemerintah desa sedang ada kegiatan pembagian BLT DD sebanyak 118 Keluarga Penerima Manfaat untuk warga Desa Banjaran yang terdiri dari 7 Dusun,” kata Mat Hamzah Kades Banjaran kepada Handalonline.com Jumat (15/7/2022). “Saya juga menghimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan BLT DD untuk bersabar sekarang ini yang mendapatkan satu tahun agar nanti nya kita bergantian agar bantuan langsung tunai ini dapat di rasakan oleh masyarakat Desa Banjaran khususnya secara merata,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Sambut Dirgahayu Pesawaran Ke-15, Warga Desa Tajur Gelar Aksi Bersih-Bersih

Pesawaran (HO) – Dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15 tahun, Pemerintah Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Mengajak Masyarkat di Setiap Dusun untuk gotong royong bersih-bersih Desa.

Kepala Desa Tajur Nawawi yang biasa di sapa Ama mengatakan selain bergotong royong membersihkan lingkungan, masing-masing dusun masyarakat juga melakukan pembersihan Drainase di sepanjang jalan Provinsi.

“Ya sebelum Shalat Jumat kita bersama masyarakat mengadakan gotong royong di masing- masing dusun untuk menyambut hari ulang tahun Kabupaten Pesawaran Ke-15 dan HUT Republik Indonesia (RI) Ke- 77,” kata kades Nawawi kepada Handalonline.com Jumat (15/7/2022).

“Ini momen yang tepat bagi kita semua untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan menggagas kembali jiwa kegotong royong nya, serta ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat atas sambutan, serta partisipasinya yang sangat luar biasa dalam kegiatan bersih-bersih desa kali ini,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Polisi Gelar Olah TKP Kasus Pengeroyokan Di Pondok Darul Huffaz

0
Pesawaran (RN) – Polisi Polres Pesawaran Polda Lampung Gelar Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP) dalam kasus pengeroyokan sesama santri di Pondok pesantren Darul Huffaz Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin, S.H., M.H menjelasakan, hari ini dari kepolisian polres Pesawaran mendatangi TKP yang diduga terjadi peristiwa pengeroyokan atau penganiyayaan anak di bawah umur yang di lakukan sesama santri, yang terjadi di Pondok Darul Huffaz. “Kita turun di TKP untuk mencari tau sejauh mana keterangan tersebut, makanya kita datangi TKP dan Olah TKP dan ini kita lakukan supaya tidak ada simpang siur,” kata Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin, S.H., M.H, saat di hubungi melalui telpon selulernya, Kamis sore, (14/07/2022). Ia juga mengatakan, setelah melakukan olah TKP, nanti akan mengumpulkan saksi-saksi yang ada di sekitar dan mencari bukti- bukti lain dan membuat suatu kesimpulan membuat real suatu tindak pidana. “Dirinyapun menegaskan, apapun bentuknya walupun dalam pondok pesantren kalu sudah melakukan pengeroyokan atau penganiyayaan bersama -sama itu indikasi pidana, artinya tidak ada penyelesaian dengan cara pengeroyokan, jadi indikasi pidananya sudah ada, dan koraban sudah melakukan visum dan bekas lukanya ada,” pungkasnya. Sementara itu, Try Pryo Purnomo (41) warga Kota Bumi Lampung Utara ayah korban, mengatakan, sebelum melaporkan kejadian ini kepolres Pesawaran, masih mengutamakan penyelesian secara kekeluargaan, namu pihak pesantren pondok Darul Huffaz sendiri tidak pernah bisa di ajak komunikasi, makanya saya lapor polisi. “Saya berharap kepada kepolisian yaitu Polres Pesawaran agar menuntaskan kasus ini dan bisa menangkap pelaku pengeroyokan terhadap anak saya,” harapnya. (Red)

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Hingga Trauma, Santri Darul Huffas Lapor Polisi

Pesawaran (HO) – Nadif Adrilitra Perdana (14) warga Kota Bumi Lampung Utara menjadi korban pengeroyokan atau penganiayaan yang dilakukan oleh teman sesama santri di Pondok Pesantren Darul Huffas Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

Atas kejadian tersebut, Try Pryo Purnomo (41) merupakan ayah korban langsung melaporkan kejadian penganiayaan terhadap anaknya ke Polres Pesawaran.

“Hari ini kami melaporkan ke Polres Pesawaran terkait penganiayaan dibawah umur yang dialami anak saya, dengan NOMOR: LP/B/454/VII/2022/SPKT/POLRES PESAWARAN/POLDA LAMPUNG,” kata dia, Kamis (14/7/2022).

Menurutnya, kejadian tersebut sudah hampir satu bulan yang terjadi didalam lingkungan Pondok Pesantren Darul Huffas Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan.

“Kejadian itu kurang lebih satu bulan, dan saya mengetahui itu justru dari anak saya sendiri yang mungkin dia keceplosan. Kemudian saya telusuri ternyata benar kalau anak saya menjadi korban penganiayaan,” ujar dia.

Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya telah berusaha menghubungi pemilik maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Huffas untuk memediasi supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, namun hingga saat ini tidak ada respon dari pemilik Pondok Pesantren tersebut.

“Kejadian ini tidak ada konfirmasi sekali dari pihak Pondok Pesantren ke orang tua, mungkin kalau anak saya tidak keceplosan saya tidak mengetahui terkait penganiayaan yang dialami anak saya. Justru saya sudah pernah menghubungi pihak pondok namun hingga saat ini tidak ada respon, maka saya langsung menempuh jalur hukum,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, atas kejadian yang dialami, anaknya sekarang sudah trauma, ingin keluar dari sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolahnya di Pondok Pesantren tersebut.

“Saya harap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Nadif Adrilitra Perdana menceritakan kronologis kejadian saat dirinya menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan teman sesama santri.

“Karena selisih faham lalu saya berkelahi dengan satu pelaku, kemudian datang lima temannya yang juga ikut memukul dan mengeroyok saya,” jelasnya.

“Setelah itu selesai, tidak lama kemudian para pelaku mendatangi saya lagi bahkan lebih ramai hingga 15 orang yang mengeroyok saya. Atas kejadian itu saya mengalami luka dibagian tangan, dan dipunggung saya,” pungkasnya.

Sementara itu, sangat disayangkan, pihak Pondok Pesantren Darul Huffas melalui Ustad Hafizullah ketika akan dikonfirmasi terkait kejadian tersebut dengan Nomor Handphone +62 812-257x-xxxx, tidak di angkat walaupun keadaan aktif.  (Red)

Dekopin Berikan Penghargaan ke Bupati Pesawaran Sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Terbaik

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Terbaik, penghargaan ini diberikan pada peringatan ke-75 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2022 di prime plaza hotel Sanur Bali. Bupati menerima penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sebagai penggerak koperasi terbaik, atas dedikasi dan kontribusinya sebagai tokoh penggerak koperasi terbaik di Kabupaten Pesawaran. “Penghargaan ini menjadi tantangan tersendiri bagi diri saya, agar bekerja lebih baik lagi, guna meningkatkan semangat menggelorakan koperasi agar semakin berkembang di masyarakat. Saya juga berkomitmen dengan penghargaan ini untuk berbuat lebih baik lagi dalam melakukan pembinaan terhadap koperasi, supaya keberadaan usaha itu terus berkembang demi mendorong pembangunan di daerah,” ujarnya. Kamis 14 Juli 2022. Dirinya juga mengucapkan rasa syukur dengan diperolehnya penghargaan ini, dan berterima kasih kepada semua pihak khususnya penggiat dan pelaku koperasi, yang telah bekerja keras mengembangkan koperasi di Kabupaten Pesawaran. “Saya berharap, seluruh koperasi semakin termotivasi untuk meningkatkan inovasi dalam mengembangkan usahanya, serta kesejahteraan bagi anggotanya dan masyarakat, sehingga mampu bersaing dengan usaha lainnya,” ujar dia. “Saya juga ingin koperasi meningkatkan perannya, seperti memajukan UMKM melalui produk untuk media pemasaran kepada masyarakat, baik untuk tingkat Kabupaten Pesawaran maupun sampai keluar daerah,” kata dia. Maka dari itu, lanjutnya, untuk penggiat dan penggerak koperasi agar meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam memajukannya, karena dukungan dan kerja sama seluruh elemen sangat penting, untuk membangun Kabupaten Pesawaran di segala sektor termasuk koperasi. “Kami yakin dengan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat, mampu menjadikan koperasi di Kabupaten Pesawaran lebih baik menuju koperasi yang sejahtera,” katanya. (Red)

Jayadi Yasa Tantang Jago Poto, Video dan Penulis, Berlaga di Semarak Pesawaran

Pesawaran (HO) – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Jayadi Yasa menantang masyarakat Bumi Andan Jejama yang jago poto, vidio dan menulis untuk dapat berlaga pada perlombaan Semarak Pesawaran. Jayadi mengatakan bahwa siapapun masyarakat Kabupaten Pesawaran dapat menyalurkan bakatnya dalam perlombaan Photografi, Vidio Vlog dan Karya Jurnalistik berupa fiuture yang akan dilangsungkan mendatang dengan hadiah yang sangat menarik bagi para pemenang. “Kami tunggu karya karya terbaiknya dan segera daftarkan diri pada panitia, jangan khawatir hadiahnya juga lumayan serta dewan juri kita siapkan dari akademisi sehingga netralitasnya teruji,” kata Jayadi Yasa, Kamis (14/7/2022). Banyaknya hadiah menarik pada perlombaan yang digelar tersebut guna menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesawaran ke-15 yang jatuh pada tanggal 17 Juli mendatang agar lebih semarak. “HUT Kabupaten Pesawaran Ke-15 ini kita (Pemda) banyak laksanakan kegiatan, baik ditingkat desa kecamatan maupun kabupaten. Kegiatan yang dimaksud seperti bhakti sosial, beberapa perlombaan dan lainnya untuk merayakannya,” ujar dia. Pusat kegiatan nantinya akan dilangsungkan di Lapangan Pemda setempat dengan menggelar berbagai macam hiburan dan menghadirkan artis dan penyanyi Nasional. “Kita sudah persiapkan semuanya sehingga nantinya dapat berjalan sesuai dengan agenda yang ditetapkan. Kemudian, untuk para peserta perlombaan juga diharapkan dapat memberikan karya karya terbaiknya sebagai hadiah HUT Kabupaten Pesawaran ke-15,” tegas dia. Kabupaten Pesawaran merupakan Bumi Pariwisata Dengan Sejuta Pesona. Kondisi geografisnya sangat lengkap, berjajar bukit dan pegunungan dengan udara yang sejuk dan dingin menjadi tujuan wisata alam. Lalu, ratusan kilo meter bibir pantai dengan pulau pulau kecilnya juga cukup menawan bagi wisatawan lokal maupun manca negara. Kemudian, pesona karya para pengrajin yang sangat original juga melengkapi incaran para pemburu souvenir dan oleh-oleh khas Bumi Andan Jejama yang telah mendunia. “Di Pulau sekarang dapat menikmati fasilitas internet dan telepon salular, sehingga siapapun yang datang tidak perlu lagi khawatir soal signal. Pemda Kabupaten Pesawaran juga terus berbenah dan berinovasi melalui berbagai terobosan yang dilakukan Pak Bupati, baik dalam pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi serta digitalisasi yang terus diterapkan diberbagai sistem mengikuti perkembangan teknology,” pungkasnya. (Red)

Tidak Terima Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan, Orang Tua Lapor Polisi

0
Pesawaran (RN) – Diduga Nadif Adrilitra Perdana (14) warga Kota Bumi Lampung Utara menjadi korban pengeroyokan atau penganiayaan yang dilakukan oleh teman sesama santri di Pondok Pesantren Darul Huffas Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Atas kejadian tersebut, Try Pryo Purnomo (41) merupakan ayah korban langsung melaporkan kejadian penganiayaan terhadap anaknya ke Polres Pesawaran. “Hari ini kami melaporkan ke Polres Pesawaran terkait penganiayaan dibawah umur yang dialami anak saya, dengan NOMOR: LP/B/454/VII/2022/SPKT/POLRES PESAWARAN/POLDA LAMPUNG,” kata dia, Kamis (14/7/2022). Menurutnya, kejadian tersebut sudah hampir satu bulan yang terjadi didalam lingkungan Pondok Pesantren Darul Huffas Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan. “Kejadian itu kurang lebih satu bulan, dan saya mengetahui itu justru dari anak saya sendiri yang mungkin dia keceplosan. Kemudian saya telusuri ternyata benar kalau anak saya menjadi korban penganiayaan,” ujar dia. Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya telah berusaha menghubungi pemilik maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Huffas untuk memediasi supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, namun hingga saat ini tidak ada respon dari pemilik Pondok Pesantren tersebut. “Kejadian ini tidak ada konfirmasi sekali dari pihak Pondok Pesantren ke orang tua, mungkin kalau anak saya tidak keceplosan saya tidak mengetahui terkait penganiayaan yang dialami anak saya. Justru saya sudah pernah menghubungi pihak pondok namun hingga saat ini tidak ada respon, maka saya langsung menempuh jalur hukum,” ungkapnya. Dirinya mengungkapkan, atas kejadian yang dialami, anaknya sekarang sudah trauma, ingin keluar dari sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolahnya di Pondok Pesantren tersebut. “Saya harap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya. Sementara itu, Nadif Adrilitra Perdana menceritakan kronologis kejadian saat dirinya menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan teman sesama santri. “Karena selisih faham lalu saya berkelahi dengan satu pelaku, kemudian datang lima temannya yang juga ikut memukul dan mengeroyok saya,” jelasnya. “Setelah itu selesai, tidak lama kemudian para pelaku mendatangi saya lagi bahkan lebih ramai hingga 15 orang yang mengeroyok saya. Atas kejadian itu saya mengalami luka dibagian tangan, dan dipunggung saya,” pungkasnya. Sementara itu, pengurus Pondok Pesantren Darul Hufaz Ustadz Hafizullah mengatakan bahwa kejadian yang dialami NAP itu bukanlah pengeroyokan atau penganiayaan melainkan perkelahian. “Itu bukanlah pengeroyokan, tapi perkelahian antara NAP dengan temannya, kemudian teman satunya melerai namun malah dipukul oleh NAP,” kilahnya. “Kita juga dalam waktu dekat akan melakukan mediasi terhadap orang tua kedua belah pihak, supaya masalah tersebut selesai dengan cara kekeluargaan,” pungkasnya. (Red)