Hasilkan Data Akurat, Pemkab Pesawaran Kembangkan Program One Centre

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, tengah berupaya mengembangkan program satu data atau One Centre dengan tujuan agar berdaulat dalam menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan digunakan antara instansi. Plh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Syukur mengatakan, pengembangan program satu data tersebut tidak terlepas dari kemajuan zaman dan teknologi yang sampai saat ini terus bergerak maju, perubahan sosial masyarakat akibat pengaruh internet juga menjadi dasar yang mengharuskan kita membuat program ini agar masyarakat mengetahui segala pencapaian yang diperoleh oleh Kabupaten Pesawaran. “Adaptasi tata kelola pemerintahan terhadap perubahan sosial masyarakat ini perlu kita lakukan, meskipun sampai saat ini indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) Kabupaten Pesawaran belum maksimal, maka dari itu saat ini kita sedang menuju ke arah melengkapi segala fasilitas yang diperlukan dalam program tersebut dan juga menyiapkan SDM yang berkompeten serta siap dalam menerapkan program tersebut,” ujarnya, Selasa (12/7/2022). Dirinya juga mengatakan, program ini dijalankan sesuai dengan amanat undang-undang tentang satu data indonesia, kemudian kebijakan penyederhanaan birokrasi, serta sampai saat ini, banyak instansi yang ada masih bersifat komunitas atau berjalan sendiri-sendiri. “Maka dari itu, untuk mengubah kebiasaan cara konvensional menjadi digital, kita melakukan kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi dalam mensinergikan program, hal ini sebagai langkah solusi kekurangan anggaran dan SDM yang kita miliki, kemudian kita juga telah melakukan study komparasi ke Sumedang sebagai model best practice perencanaan program yang kita jalankan,” ujar dia. “Kemudian kita juga telah melakukan penyusunan perencanaan, pengembangan integrasi data sebagai model baru pelayanan publik dan media pengambil kebijakan kepala daerah, dan kita juga harus membangun komunikasi dengan seluruh perangkat daerah untuk perubahan mindset dan budaya baru tata kelola pemerintahan berbasis digital,” kata dia. Sementara itu, Kadis Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Jayadi Yasa mengatakan, masalah yang sudah lama hinggap di pemerintahan adalah terkait data, yang mana antara satu dinas dengan dinas lainnya sering terjadi ketidak serasian. “Untuk itulah, program satu data ini akan kita kerjakan di Kabupaten Pesawaran, mengingat arti penting data bagi pemerintahan ataupun kepala daerah sebagai referensi mengambil suatu kebijakan, kita juga tadi sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Lampung untuk memaksimalkan program ini,” katanya. Menurutnya, jika semua kebijakan, program dan kegiatan berbasiskan data, maka akan tepat sasaran, berdaya guna dan berhasil guna kepada masyarakat, dalam menghasilkan keputusan atau kebijakan. “Sebuah data jika dikorelasikan dengan data yang lain, akan menjadi sebuah informasi, kemudian kalau informasi dikasih atensi, akan menjadi pengetahuan, sedangkan pengetahuan dengan pengetahuan lainnya dikorelasikan, akan menjadi wawasan. Dari wawasan itulah yang nantinya akan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan serta memahami masalah yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya. (Red)

Dipanggil Polisi, Oknum DPRD Pesawaran Sempat Mangkir, Kasat Reskrim Persiapkan Gelar Perkara

Pesawaran (HO) – Setelah dua kali mangkir dari panggilan di Polres Pesawaran, oknum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Supriyadi akhirnya hadir dengan didampingi kuasa hukumnya. Diketahui, Oknum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Supriyadi telah dilaporkan ke Polres Pesawaran oleh rekan kerjanya sesama anggota DPRD. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasatreskrim AKP Supriyanto Husin mengatakan, setelah dua kali mangkir dari panggilan akhirnya yang bersangkutan hadir didampingi kuasa hukumnya. “Oknum anggota DPRD tersebut kemarin sudah hadir, dan kita juga sudah melakukan pemeriksaan dan keterangan dari yang bersangkutan,” kata Supriyanto, Selasa (12/7/2022). Dirinya menjelaskan, untuk sementara pihaknya hanya meminta keterangan dari yang bersangkutan. Dan dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan kembali. “Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan pemeriksaan kembali terhadap yang bersangkutan dan para saksi, lalu langkah selanjutnya akan kita gelar perkara,” ungkapnya. (Red)

Tingkatkan SDM Wartawan, PWI Pesawaran Teken MoU bersama Kampus Intera

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran menandatangani nota kesepahaman bersama Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Nusantara (Intera). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu berlangsung di komplek Kampus Intera, Desa Pejambon, Kecamatan Negerikaton, Kabupaten Pesawaran, Selasa (12/7/2022). Ketua PWI Pesawaran, M Ismail menyebut penandatanganan itu sebagai wujud kerjasama di bidang pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia, khususnya bagi wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI. “Kerjasama ini menandai dimulainya program berupa pemberian beasiswa kepada belasan anggota PWI Pesawaran, selain itu juga kami berkomitmen untuk memberikan wawasan jurnalistik kepada mahasiswa di Kampus Intera,” kata Ismail. Menurut Ismail, program kerjasama itu dapat memberikan kesempatan bagi wartawan anggota PWI Pesawaran untuk mengakses pendidikan tinggi hingga jenjang Strata I. Pendiri Intera sekaligus ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Pesawaran, Salamus Solikhin mengatakan pihaknya menyediakan sebanyak lima belas kuota beasiswa kapada wartawan anggota PWI kabupaten setempat. “Program kerjasama ini sebagai wujud kepedulian Nahdlatul Ulama guna meningkatkan sumber daya manusia, khususnya bagi wartawan anggota PWI Pesawaran,” kata Solikhin. “Dan ini satu-satu kampus di Lampung yang menerapkan pembelajaran Muatan Lokal (Mulok) berbasis pesantren,” tambahnya. Penandatangan dilakukan oleh Rektor Intera, Apri Candra Widiyawati, S.Kom, M.Ti mewakili lembaga pendidikan Intera, bersama Ketua PWI Pesawaran, M Ismail disaksikan oleh Kepala Desa Pejambon, Edi Wartoyo serta jajaran pengurus dan anggota PWI kabupaten setempat. (Red)

Pemkab Pesawaran Kembangkan Program Satu Data

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, tengah berupaya mengembangkan program satu data atau One Centre dengan tujuan agar berdaulat dalam menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan digunakan antara instansi. Plh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Syukur mengatakan, pengembangan program satu data tersebut tidak terlepas dari kemajuan zaman dan teknologi yang sampai saat ini terus bergerak maju, perubahan sosial masyarakat akibat pengaruh internet juga menjadi dasar yang mengharuskan kita membuat program ini agar masyarakat mengetahui segala pencapaian yang diperoleh oleh Kabupaten Pesawaran.  “Adaptasi tata kelola pemerintahan terhadap perubahan sosial masyarakat ini perlu kita lakukan, meskipun sampai saat ini indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) Kabupaten Pesawaran belum maksimal, maka dari itu saat ini kita sedang menuju ke arah melengkapi segala fasilitas yang diperlukan dalam program tersebut dan juga menyiapkan SDM yang berkompeten serta siap dalam menerapkan program tersebut,” ujarnya, Selasa (12/7/2022) Dirinya juga mengatakan, program ini dijalankan sesuai dengan amanat undang-undang tentang satu data indonesia, kemudian kebijakan penyederhanaan birokrasi, serta sampai saat ini, banyak instansi yang ada masih bersifat komunitas atau berjalan sendiri-sendiri. “Maka dari itu, untuk mengubah kebiasaan cara konvensional menjadi digital, kita melakukan kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi dalam mensinergikan program, hal ini sebagai langkah solusi kekurangan anggaran dan SDM yang kita miliki, kemudian kita juga telah melakukan study komparasi ke Sumedang sebagai model best practice perencanaan program yang kita jalankan,” ujar dia. “Kemudian kita juga telah melakukan penyusunan perencanaan, pengembangan integrasi data sebagai model baru pelayanan publik dan media pengambil kebijakan kepala daerah, dan kita juga harus membangun komunikasi dengan seluruh perangkat daerah untuk perubahan mindset dan budaya baru tata kelola pemerintahan berbasis digital,” kata dia. Sementara itu, Kadis Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Jayadi Yasa mengatakan, masalah yang sudah lama hinggap di pemerintahan adalah terkait data, yang mana antara satu dinas dengan dinas lainnya sering terjadi ketidak serasian.  “Untuk itulah, program satu data ini akan kita kerjakan di Kabupaten Pesawaran, mengingat arti penting data bagi pemerintahan ataupun kepala daerah sebagai referensi mengambil suatu kebijakan, kita juga tadi sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Lampung untuk memaksimalkan program ini,” katanya. Menurutnya, jika semua kebijakan, program dan kegiatan berbasiskan data, maka akan tepat sasaran, berdaya guna dan berhasil guna kepada masyarakat, dalam menghasilkan keputusan atau kebijakan. “Sebuah data jika dikorelasikan dengan data yang lain, akan menjadi sebuah informasi, kemudian kalau informasi dikasih atensi, akan menjadi pengetahuan, sedangkan pengetahuan dengan pengetahuan lainnya dikorelasikan, akan menjadi wawasan. Dari wawasan itulah yang nantinya akan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan serta memahami masalah yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya. (Red)

Tingkatkan Kualitas SDM, PWI Pesawaran Teken MoU bersama Kampus Intera

0

Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran menandatangani nota kesepahaman bersama Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Nusantara (Intera).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu berlangsung di komplek Kampus Intera, Desa Pejambon, Kecamatan Negerikaton, Kabupaten Pesawaran, Selasa (12-7-2022).

Ketua PWI Pesawaran, M Ismail menyebut penandatanganan itu sebagai wujud kerjasama di bidang pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia, khususnya bagi wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI.

“Kerjasama ini menandai dimulainya program berupa pemberian beasiswa kepada belasan anggota PWI Pesawaran, selain itu juga kami berkomitmen untuk memberikan wawasan jurnalistik kepada mahasiswa di Kampus Intera,” kata Ismail.

Menurut Ismail, program kerjasama itu dapat memberikan kesempatan bagi wartawan anggota PWI Pesawaran untuk mengakses pendidikan tinggi hingga jenjang Strata I.

Pendiri Intera sekaligus ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Pesawaran, Salamus Solikhin mengatakan pihaknya menyediakan sebanyak lima belas kuota beasiswa kapada wartawan anggota PWI kabupaten setempat.

“Program kerjasama ini sebagai wujud kepedulian Nahdlatul Ulama guna meningkatkan sumber daya manusia, khususnya bagi wartawan anggota PWI Pesawaran. Adapun jurus yang ada di kampus Itera,Agribisnis, kewirausahan dan Informatika,” kata Solikhin.

Ia juga menjelaskan, penandatangan dilakukan oleh Rektor Intera, Apri Candra Widiyawati, S.Kom, M.Ti mewakili lembaga pendidikan Intera, bersama Ketua PWI Pesawaran, M Ismail disaksikan oleh Kepala Desa Pejambon, Edi Wartoyo serta jajaran pengurus dan anggota PWI kabupaten setempat. (Red)

Bupati Pesawaran Sholat Bersama Danbrigif, Idul Adha Moment Musnahkan Perilaku Al-Bahimiyah

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran, pada perayaan Lebaran Idul Adha 1443Hijriyah menjadi momentum untuk memusnahkan perilaku kebinatangan (Al-Bahimiyah) dalam diri. Dendi mengatakan, pada perayaan Idul Adha identik dengan pemotongan hewan qurban, hal tersebut diperlukan pemahaman multidimensi atas makna dari pemotongan hewan kurban. “Harus kita pahami makna lain dari penyembelihan hewan qurban ini, satu diantaranya yang menarik adalah soal menghilangkan perilaku kebinatangan (Al-Bahimiyah) dan perilaku syaitoniyah (setan) dari diri manusia, yakni keserakahan serta ketakabburan,” ujarnya saat melaksanakan shalat ied di masjid Al-Bahrie Brigif 4 Marinir Desa Sanggi Kecamatan Padang Cermin. Minggu (10/7/2022). Dirinya mengatakan, dari waktu-ke waktu manusia selalu saja terjebak kepada sifat-sifat hewani, terlebih sifat keangkuhan, merasa hebat sehingga enggan menasehati dan merasa tidak perlu menerima nasehat, maka dari itu perlunya mengintropeksi diri, dan selalu senantiasa menjalankan perintah Allah SWT, sehingga sifat-sifat tercela tersebut dapat menghilang dari diri. “Dalam membangun Kabupaten Pesawaran, kami juga membutuhkan kerelaan serta segala masukan dari seluruh masyarakat Pesawaran, untuk memberikan kontribusi positif, sehingga terjadi interaksi saling memberi manfaat bagi sesama masyarakat dan masyarakat dengan pemerintah, demi mempercepat pembangunan di berbagai bidang,” ujar dia. “Kita juga perlu memahami, sudah sejauh mana kita mampu berkorban untuk sesama, maka dari itu, hewan yang kita korbankan pada hari ini adalah sebagai representasi, yang mengandung makna untuk membantu mereka yang membutuhkan, hal tersebut merupakan wujud kecintaan kepada Allah SWT yang diaktualisasikan dalam kecintaan terhadap sesama umat manusia,” kata dia. Diketahui, pada perayaan Idul Adha 1443Hijriyah saat ini, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan 11 ekor sapi dan 5 ekor kambing yang tersebar dibeberapa titik pemotongan hewan di Kabupaten Pesawaran. (Red)

Polres Pesawaran Gelar Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat, Potong Kurban 2 Sapi 5 Kambing

Pesawaran (HO) – Personel Polres Pesawaran dan masyarakat sekitar laksanakan Sholat Idul Adha 1443 H / 2022 M di Masjid An-Nabawi Polres Pesawaran, Minggu (10/7/2022) Pukul 07.00 Wib. Untuk perangkat Sholat Idul Adha Masjid An-Nabawi di Imammi oleh Ustad Endang Khaidir selaku Ketua MUI Kabupaten Pesawaran sekaligus sebagai Khatib kemudian Bilal Ustad Malik. Hadir dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han), Wakapolres Pesawaran Kompol Muhammad Riza T, S.H., M.H., serta Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polres Pesawaran. Selesai pelaksanaan Sholat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan Hewan Qurban yang dilaksanakan dihalaman belakang Mapolres Pesawaran. Kapolres Pesawaran mengatakan, untuk pemotongan Hewan Qurban tahun ini Polres Pesawaran menyediakan Hewan Qurban sebanyak 7 ekor yang terdiri dari 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing. “Untuk nanti daging Qurban ini akan kita bagikan kepada Masyarakat yang layak menerimanya disekitar lingkungan Mapolres Pesawaran dan juga Yayasan Panti Asuhan yang ada di wilayah Hukum Polres Pesawaran,” terang Kapolres. (Rls/Red)

Danbrigif 4 Marinir/BS Bersama Bupati Pesawaran Laksanakan Shalat Idul Adha DI Masjid AL-Bahrie Piabung

0

Pesawaran (RN) – Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto bersama Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona shalat Idul Adha 1443 H di Masjid Al -Bahrie Brigif 4 Marinir/BS Piabung Desa Sanggi Kecamatan Padang Cermin Pesawaran, Minggu (10/07/2022).

Kedatangan Bupati Pesawaran bersama rombongan disambut langsung oleh Komandan beserta Wadan dan seluruh Perwira Staf Brigif 4 Marinir/BS di loby Markas Komando Brigif 4 Marinir/BS.

Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerja samanya guna kemajuan Kabupaten Pesawaran.

“Saya ucapkan selamat hari raya Idul Adha 1443 H minal aidin walfa’izin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, semoga hari raya Idul Adha kali ini bisa di jadikan momentum guna introspeksi diri serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” kata Bupati Pesawaran,Dendi.

Sementara itu, Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto menyampaikan bahwa hadirnya Bupati Pesawaran beserta rombongan di masjid Brigif 4 Mar/BS merupakan salah satu bukti nyata adanya sinergitas Brigif 4 Marinir/BS dengan pemerintah daerah setempat sesuai dengan salah satu perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.

“Jaga kepercayaan Negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi Institusi, masyarakat, Bangsa dan Negara,” ujarnya.

Diketahui, Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto bersama Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona menyerahkan secara simbolis hewan kurban berupa sapi kepada panitia kurban usai pelaksanaan shalat Idul Adha. Danbrigif 4 Marinir/BS maupun Bupati Pesawaran masing- masing menyerahkan satu ekor sapi jenis limosin dengan berat sekitar 800 kg/ekor. (Red)

Meriahkan HUT Pesawaran Ke-15, Pemda Gelar Baksos dan Perlombaan

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial dan perlombaan dalam memeriahkan hari jadi Pesawaran ke-15 tahun yang jatuh pada 17 Juli mendatang. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Jayadi Yasa mengatakan, menyambut hari jadi Kabupaten Pesawaran yang ke-15, Pemkab telah menyiapkan beberapa perlombaan dan kegiatan bakti sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat Bumi Andan Jejama. “Pak Bupati menginginkan, segala rangkaian dalam hut Pesawaran ini, sebisa mungkin seluruh masyarakat yang berada di 144 desa ikut merasakan euforianya, sehingga beberapa kegiatan perlombaan akan kita laksanakan di tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya. Jumat (8/7/2022). “Seperti jalan sehat yang akan dilaksanakan dibeberapa kecamatan, kemudian perlombaan Tradisional dan PKK, serta lomba kebersihan dan keindahan desa yang diikuti seluruh desa yang ada, lalu lomba BBGRM,” ujar dia. Dirinya mengatakan, selain menyiapkan perlombaan, Pemkab juga telah menyiapkan program bakti sosial yang akan dilaksanakan, mulai dari sunatan massal, donor darah, pengobatan gratis sampai dengan pemasangan alat kontrasepsi dan implan. “Kegiatan bakti sosial ini rencananya akan dipusatkan di RSUD Pesawaran pada tanggal 13 Juli mendatang, jadi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi bisa langsung datang ke RSUD,” kata dia. Selain perlombaan di tingkat kecamatan, Pemkab Pesawaran juga telah menyiapkan perlombaan tingkat kabupaten, seperti kontes burung kicau, tour presisi, bulu tangkis, lomba video pariwisata, lomba vlog tentang potensi Pesawaran. “Kemudian kita juga akan menggelar lomba karya jurnalistik yang bertemakan dari masa ke masa Kabupaten Pesawaran, lomba ketipung Lampung, lomba mewarnai atau mural (Graffity), lomba budaya Andan Jejama (Tarian), pawai budaya, kendaraan hias, sepeda santai dan lomba kontes Koi, lomba Pramuka sampai adventure trail,” katanya. Selain perlombaan dan bakti sosial, Pemkab Pesawaran juga telah menyiapkan acara keagamaan seperti tabligh akbar, istighosah, dan Pesawaran Bersholawat, dilanjutkan dengan Jamus Kalimasada. “Kita juga ada hiburan rakyat, seperti wayang kulit, dan malam puncak Semarak Pesawaran yang rencananya akan kita pusatkan di lapang Pemkab Pesawaran pada akhir bulan Juli,” ujarnya. (Red)

Oknum DPRD Pesawaran Dilaporkan Ke Polisi, Diduga Tipu Ratusan Juta Rupiah

Pesawaran (HO) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran SP dilaporkan rekannya sesama anggota DPRD Rohman bin Zainal Rahim ke Polres setempat atas dugaan penipuan bernilai Rp.105.000.000,- (seratus lima juta rupiah). Hal tersebut tertuang dalam surat laporan bernomor LP/B/381/VI/2022/SPKT/POLRESPESAWARAN/POLDALAMPUNG tertanggal 15 juni 2022. Saat dihubungi, Rohman menceritakan kronologis dugaan penipuan yang membuat dirinya merugi lebih dari 100 juta rupiah tersebut. “Kejadian itu sejak tahun 2020, dia memijam uang ke saya untuk membayar hutang ke kawannya, janjinya 2021 akan dibayar, namun hingga sekarang tidak ada kabar,” terangnya, Jumat (8/7/2022). Ditambahkan Rohman, dirinya telah berulang kali meminta pertanggung jawaban dari terlapor namun tidak mendapat respon yang baik karena sulit untuk ditemui. “Sudah berulang kali, ya dari 2021 sampai sekarang, tapi dia tidak kooperatif dan susah ditemui,” tambahnya. “Jarang ngantor juga, kunjungan kerja juga jarang ikut, jadi saya bingung mau nagih kemana,” timpalnya. Rohman menyesalkan tindakan terlapor yang tidak ada kabar berita terkait pengembalian uang yang dipinjam tersebut karena menurutnya uang tersebut dibutuhkan dirinya sekarang ini. “Kalau bicara susah ya kita semua susah lah, harusnya komunikasi yang baik bagaimana penyelesaian yang ini,” sesalnya. Dirinya berharap pihak kepolisian dapat mengambil tindakan atas langkah hukum yang sudah dijalankan. “Kalau tidak ada niat baik ya saya minta untuk kepolisian menegakkan aturan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Sedangkan SP saat hendak dimintai keterangan di nomor ponsel 0857-694x-xxxx tidak aktif baik hp maupun WhatsAppnya. (Red)