Dies Natalis ke 50, UBL Beri Award PWI Lampung
Program KSAD, Koramil 421-02/GDT Gelar Baksos Jumat Berbagi
Sambut HUT Bakti Adyaksa, Koramil 421-02/GDT Berikan Latihan PBB
Pesawaran (HO) – Dalam rangka melaksanakan program Kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD), Koramil 421-02/GDT menggelar bakti sosial (Baksos) Jumat berbagi terhadap anak-anak status Stunting.
Danramil 421-02/GDT Kapten Inf Sukandi menerangkan Koramil 421-02/GDT menggelar kegiatan Baksos Jumat berbagi terhadap anak-anak status Stunting di wilayah Koramil 421-02/Gdt zona kerja Puskesmas Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran dalam rangka melaksanakan program KSAD tentang orang tua asuh anak stunting.
“Acara ini juga di hadiri oleh Kepala Desa Grujugan Baru Bapak Ikhwan Muslim, KUPT Puskesmas Roworejo ibu Eni Widiastuti Skm, Danpos koramil Negeri Katon Serma Muslim, Babinsa Desa Roworejo Praka Solihin dan anggota Babinsa wilayah Kecamatan Negeri Katon dan perwakilan masyarakat, serta sebanyak 6 orang balita stunting sebagai penerima bantuan,” ujarnya, Jumat (15/7/2022).
Danramil melanjutkan, selain memberikan bantuan, tujuan dari kegiatan tersebut memberikan mensosialisasi tentang dampak dari kekurangan gizi kronis yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan bayi atau Balita Stunting.
“Selain itu hari ini juga kami memberikan latihan PBB Guna Mendukung Acara Hari Ulang Tahun Bakti Adyaksa di Kejaksaan Negeri Pesawaran.
“Dengan jumlah Personil, Pelatih 3 Orang dan Peserta sebanyak 40 Orang terdiri dari PNS dan Honorer Kejaksaan,” katanya.
Untuk materi yang diberikan tambah Kapten Inf Sukandi, latihan bagi petugas upacara dalam rangka mendukung upacara HUT Bhakti Adyaksa dan Latihan PBB.
“Alhamdulillah, kegiatan selesai pada pukul 11.00 Wib, berjalan dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkasnya. (Red)
Koramil 421-01/Kedondong Dampingi Nakes Kota Dalom Sosialisasikan Stunting
Pesawaran (HO) – Anggota Babinsa Koramil 421-01/Kedondong Serka Wahid Hasyim melaksanakan pendampingan Posyandu bertempat di Desa Paguyuban Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/7/22).
Kegiatan yang dilakukan Babinsa yakni melakukan pendampingan dan pengawasan pelaksanaan posyandu oleh Tim kesehatan dari Puskesmas Kota Dalom dibantu dari Kader Posyandu wilayah Desa Paguyuban dalam upaya mengantisipasi terjadinya Stunting.
Nakes Pita Purwandari menjelaskan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang dampak dari kekurangan gizi kronis yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan bayi atau Balita (STUNTING).
“Sehingga dapat melakukan upayakan untuk memenuhi gizi serta pemeriksaan bertahap terhadap ibu hamil, bayi, dan balita sehingga nantinya dapat melahirkan generasi muda yang tangguh,” terangnya.
Di sisi lain Babinsa Koramil 421-01/Kedondong Serka Wahid mengatakan, turut sertanya Babinsa sebagai aparat teritorial di wilayah binaannya itu untuk membantu pendampingan masyarakat dalam segala kegiatan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya dalam hal kesehatan.
“Kami sebagai pembina kewilayahan selalu membantu kegiatan positif masyarakat, seperti kali ini di Desa Paguyuban melaksanakan sosialisasi untuk mencegah terjadinya stunting dan sekaligus melakukan pelayanan Posyandu Balita untuk mengetahui tumbuh kembang anak Balita, ibu hamil serta bayi yang baru lahir,” ujar Serka Wahid.
Diketahui dalam Pelayanan Posyandu ini memeriksa perkembangan kesehatan balita dengan menimbang, memberikan informasi gizi yang sesuai kebutuhan bayi, memberikan vitamin bagi ibu hamil dan balita, serta memberikan penilaian untuk balita. (Rls/Red)
Pemdes Banjaran Kembali Bagikan BLT-DD Triwulan 2 Sebanyak 118 KPM
Sambut Dirgahayu Pesawaran Ke-15, Warga Desa Tajur Gelar Aksi Bersih-Bersih
Pesawaran (HO) – Dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15 tahun, Pemerintah Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Mengajak Masyarkat di Setiap Dusun untuk gotong royong bersih-bersih Desa.
Kepala Desa Tajur Nawawi yang biasa di sapa Ama mengatakan selain bergotong royong membersihkan lingkungan, masing-masing dusun masyarakat juga melakukan pembersihan Drainase di sepanjang jalan Provinsi.
“Ya sebelum Shalat Jumat kita bersama masyarakat mengadakan gotong royong di masing- masing dusun untuk menyambut hari ulang tahun Kabupaten Pesawaran Ke-15 dan HUT Republik Indonesia (RI) Ke- 77,” kata kades Nawawi kepada Handalonline.com Jumat (15/7/2022).
“Ini momen yang tepat bagi kita semua untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan menggagas kembali jiwa kegotong royong nya, serta ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh perangkat desa dan masyarakat atas sambutan, serta partisipasinya yang sangat luar biasa dalam kegiatan bersih-bersih desa kali ini,” pungkasnya. (Indra Jaya)
Polisi Gelar Olah TKP Kasus Pengeroyokan Di Pondok Darul Huffaz
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Hingga Trauma, Santri Darul Huffas Lapor Polisi
Pesawaran (HO) – Nadif Adrilitra Perdana (14) warga Kota Bumi Lampung Utara menjadi korban pengeroyokan atau penganiayaan yang dilakukan oleh teman sesama santri di Pondok Pesantren Darul Huffas Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.
Atas kejadian tersebut, Try Pryo Purnomo (41) merupakan ayah korban langsung melaporkan kejadian penganiayaan terhadap anaknya ke Polres Pesawaran.
“Hari ini kami melaporkan ke Polres Pesawaran terkait penganiayaan dibawah umur yang dialami anak saya, dengan NOMOR: LP/B/454/VII/2022/SPKT/POLRES PESAWARAN/POLDA LAMPUNG,” kata dia, Kamis (14/7/2022).
Menurutnya, kejadian tersebut sudah hampir satu bulan yang terjadi didalam lingkungan Pondok Pesantren Darul Huffas Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan.
“Kejadian itu kurang lebih satu bulan, dan saya mengetahui itu justru dari anak saya sendiri yang mungkin dia keceplosan. Kemudian saya telusuri ternyata benar kalau anak saya menjadi korban penganiayaan,” ujar dia.
Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya telah berusaha menghubungi pemilik maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Huffas untuk memediasi supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, namun hingga saat ini tidak ada respon dari pemilik Pondok Pesantren tersebut.
“Kejadian ini tidak ada konfirmasi sekali dari pihak Pondok Pesantren ke orang tua, mungkin kalau anak saya tidak keceplosan saya tidak mengetahui terkait penganiayaan yang dialami anak saya. Justru saya sudah pernah menghubungi pihak pondok namun hingga saat ini tidak ada respon, maka saya langsung menempuh jalur hukum,” ungkapnya.
Dirinya mengungkapkan, atas kejadian yang dialami, anaknya sekarang sudah trauma, ingin keluar dari sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolahnya di Pondok Pesantren tersebut.
“Saya harap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Nadif Adrilitra Perdana menceritakan kronologis kejadian saat dirinya menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan teman sesama santri.
“Karena selisih faham lalu saya berkelahi dengan satu pelaku, kemudian datang lima temannya yang juga ikut memukul dan mengeroyok saya,” jelasnya.
“Setelah itu selesai, tidak lama kemudian para pelaku mendatangi saya lagi bahkan lebih ramai hingga 15 orang yang mengeroyok saya. Atas kejadian itu saya mengalami luka dibagian tangan, dan dipunggung saya,” pungkasnya.
Sementara itu, sangat disayangkan, pihak Pondok Pesantren Darul Huffas melalui Ustad Hafizullah ketika akan dikonfirmasi terkait kejadian tersebut dengan Nomor Handphone +62 812-257x-xxxx, tidak di angkat walaupun keadaan aktif. (Red)
Dekopin Berikan Penghargaan ke Bupati Pesawaran Sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Terbaik
Jayadi Yasa Tantang Jago Poto, Video dan Penulis, Berlaga di Semarak Pesawaran
Banyaknya hadiah menarik pada perlombaan yang digelar tersebut guna menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesawaran ke-15 yang jatuh pada tanggal 17 Juli mendatang agar lebih semarak.
“HUT Kabupaten Pesawaran Ke-15 ini kita (Pemda) banyak laksanakan kegiatan, baik ditingkat desa kecamatan maupun kabupaten. Kegiatan yang dimaksud seperti bhakti sosial, beberapa perlombaan dan lainnya untuk merayakannya,” ujar dia.
Pusat kegiatan nantinya akan dilangsungkan di Lapangan Pemda setempat dengan menggelar berbagai macam hiburan dan menghadirkan artis dan penyanyi Nasional.
“Kita sudah persiapkan semuanya sehingga nantinya dapat berjalan sesuai dengan agenda yang ditetapkan. Kemudian, untuk para peserta perlombaan juga diharapkan dapat memberikan karya karya terbaiknya sebagai hadiah HUT Kabupaten Pesawaran ke-15,” tegas dia.
Kabupaten Pesawaran merupakan Bumi Pariwisata Dengan Sejuta Pesona. Kondisi geografisnya sangat lengkap, berjajar bukit dan pegunungan dengan udara yang sejuk dan dingin menjadi tujuan wisata alam. Lalu, ratusan kilo meter bibir pantai dengan pulau pulau kecilnya juga cukup menawan bagi wisatawan lokal maupun manca negara.
Kemudian, pesona karya para pengrajin yang sangat original juga melengkapi incaran para pemburu souvenir dan oleh-oleh khas Bumi Andan Jejama yang telah mendunia.
“Di Pulau sekarang dapat menikmati fasilitas internet dan telepon salular, sehingga siapapun yang datang tidak perlu lagi khawatir soal signal. Pemda Kabupaten Pesawaran juga terus berbenah dan berinovasi melalui berbagai terobosan yang dilakukan Pak Bupati, baik dalam pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi serta digitalisasi yang terus diterapkan diberbagai sistem mengikuti perkembangan teknology,” pungkasnya. (Red) 