Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa Durian (Pemdes), Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahun 2022 sebanyak 118 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kepala Desa Durian Fauzi mengatakan hari ini pihaknya melaksanakan dua kegiatan, yang pertama pembagian BLT untuk tiga bulan sebanyak 118 penerima dan dihadiri oleh Kasi PMD dari kecamatan.
“Karena bapak Camat berhalangan dan tidak bisa hadir yaitu Bapak Habib ada juga dari pendamping Desa Bustamil dan Bapak Iqbal, serta seluruh perangkat desa,” jelasnya kepada Handalonline.com Senin (18//7/2022).
Kades juga menyebutkan, pihaknya melakukan pembahasan dengan aparat desa terutama rukun tetangga RT dan Kadus pembahasan untuk menghadapi hari ulang tahun kemerdekaan RI.
“Untuk Penerima BLT itu 1 bulan Rp. 300.000 artinya selama 3 bulan itu Rp. 900.000. diberikan kepada 118 penerima, yaitu seluruh masyarakat Desa Durian yang memang sudah kita data yang layak menerimanya dan ini pembagian Triwulan ke-2,” ujarnya.
Kades juga berharap mudah-mudahan KPM dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan kebutuhan dan keperluan yang ada.
“Utamakan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok untuk sehari-hari,” pungkas Kades Fauzi. (Indra Jaya)

“Dan untuk Desa Pekon Ampai kita menampilkan Sanggar Seni adat budaya Lampung kita menampilkan tari adat Lampung Tari Bedana yang di tampilkan Anak-Anak kemudian Tari Pedang pencak silat yang di bawakan remaja dan itu di perankan masyarakat saya dan memang penari-penari tersebut adalah binanan desa,” terang Kades Azhari.
Kades Azhari juga mengatakan dalam kegiatan ini di gelar di Dusun Induk Dusun 2 di Lapangan terbuka untuk acara tersebut masyarkat sangat antusias dan disaksikan langsung melalui video call kepada Camat Marga Punduh dan tim pembina Dinas Perijinan Kabupaten Pesawaran.
“Saya selaku Kades Pekon Ampai mewakili atas nama masyarakat dengan bertambah nya usia Kabupaten Pesawaran Bumi andan jejama yang Ke- 15, Semoga Kabupaten Pesawaran semakin Jaya dan Maju,” kata kades Pekon Ampai mewakili atas nama masyarakat.
Kades juga mengatakan dengan adanya lomba-lomba tingkat desa masing-masing mudah-mudahan kedepan nya itu bisa menjadi icon Bagi Kabupaten Pesawaran sendiri salah satunya mungkin seni budaya adat Lampung.
“Saya juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada warga masyarakat saya yang sudah sangat antusias dalam kegiatan ini semangat dan masyarakat saya juga sangat bangga dapat unjuk gigi dalam perlombaan ini dan saya juga sudah komunikasi dengan dengan Dinas Perijinan supaya sanggar seni budaya yang sudah di tampilkan kedepannya mendapatkan dukungan dari dinas-dinas terkait seperti Dinas Pariwisata dan kebudayaan,” pungkasnya. (Indra Jaya)
“Usia lima belas tahun menjadi tantangan bagi kita, untuk terus maju dan berkembang. Dengan potensi bentang alam dan pariwisata yang demikian besar, kita harus yakin dan percaya diri untuk bangkit,” kata Dendi saat membuka upacara peringatan HUT ke 15 Kabupaten Pesawaran di lapangan pemkab setempat, Minggu (17/7/2022).
Menurut Dendi, pemerintah terus memfokuskan diri pada program pengembangan pariwisata, karena itu pada peringatan hari jadi ke 15 kabupaten setempat mengangkat tema: Pesawaran bumi wisata sejuta pesona.
“Selama tiga tahun, kita terus melakukan branding ke berbagai event mulai dari nasional hingga internasional. Memang sebelumnya, Pesawaran hanya dikenal sebagai wilayah perkebunan, hutan register serta kawasan militer hingga saat ini berhasil menampilkan potensi pariwisata dengan kearifan lokal atau local wisdom,” tutur Dendi.
Dendi berharap, momentum hari jadi kabupaten setempat dapat membawa semangat pembenahan dengan
tetap menjaga suasana yang kondusif, karena dalam suasana yang aman, tenteram dan damai, dapat melaksanakan tahapan pembangunan dengan baik.
Kabupaten Pesawaran merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dan hasil integrasi
peran antara pemerintah (birokrasi), sektor swasta dan dan seluruh elemen masyarakat Pesawaran.
“Kita patut bersyukur sekaligus bangga karena Kabupaten Pesawaran dianugerahi berbagai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Berbagai potensi
unggulan yang tengah digenjot guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (Red)
AD. Irfantri, S.KM menjelaskan bahwa Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypty.
“Faktor penyebabnya bisa karena tempat penampungan air yang menjadi sarang nyamuk di mana air tergenang dan dibiarkan terbuka,” jelas AD.
Dia menguraikan, adapun hal yang bisa di lakukan bersama-sama untuk memberantas dan mencegah sarang nyamuk ialah dengan melakukan 3M Plus.
“Yaitu Menguras bak mandi dan tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air dan Mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air,” sebutnya.
Kemudian plusnya adalah Mendaur ulang barang-barang bekas agar menjadi suatu barang yang baru dan bisa digunakan kembali, kemudian penggunaan kelambu serta obat nyamuk dan menutup pentilasi menggunakan kasa.
Selanjutnya Rahadian Mareza selaku Ketua pelaksana memaparkan tujuan menyelenggarakan acara tersebut selain dari program kerja nyata KKN-DR juga juga bisa memberi kebermanfaatan khusus nya masyarakat desa Ceringin Asri.
“Semoga masyarakat bisa mengimplentasikan ilmu yang akan disampaikan oleh pemateri, dan tercipta lingkungan yang sehat,” jelas Reza. (Red)