Pesawaran (RN) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sampaikan batasan keterbukaan informasi publik (KIP) kepada puluhan Kepala Sekolah (Kepsek) yang ada di Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng, pada acara sosialisasi UU Pers dan Penyuluhan Hukum.Kasi Intel Kejari Pesawaran Andy Purnomo mengatakan, saat ini banyak kepala sekolah (Kepsek) yang mengeluhkan terkait dengan banyaknya oknum wartawan yang menanyakan terkait dengan program di sekolah.“Jadi, tentang keterbukaan informasi itu memang perlu diberikan kepada khalayak umum, namun ada batasan-batasan yang harus bapak ibu ketahui, tidak semuanya wajib dibuka,” ujarnya saat menjadi pemateri di SDN 13 Negeri Katon.Dirinya mengatakan, dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ada beberapa informasi yang merupakan rahasia negara yang tidak diperbolehkan untuk di publikasi ataupun diberikan kepada pihak media.“Jadi apabila ada suatu temuan ataupun permasalahan, yang berhak untuk memeriksa itu seperti Aparat Penegak Hukum (APH) ataupun pihak Inspektorat. Jadi ibu harus tau mana yang bisa dipublikasi mana yang tidak,” ujar dia.“Maka dari itu, dengan adanya kegiatan ini saya sangat mengapresiasi program yang dikeluarkan oleh PWI Pesawaran, sehingga para Kepsek ini dapat menanyakan secara langsung batasan tugas seorang wartawan, dan saya juga bisa memberikan informasi kepada ibu batasan apa saja yang bisa ibu berikan kepada pihak media,” kata dia.Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail mengatakan, Sosialisasi undang undang pers yang di gelar PWI ini guna memberikan pemahaman tentang UUD Pers, dan wartawan yang profisional dalam menjalan tugas jurnalistik.“PWI mensosialisasikan UU Pers dan KEJ kepada semua kalangan, sehingga mereka memahami peran dan kewenangan wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik di lapangan. Kali ini, kami mensosialisasikannya kepada para kepala sekolah,”ujarnya.Diketahui, pada kegiatan sosialisasi UU Pers dan Penyuluhan Hukum, pembicara yang dihadirkan, yakni Kanit Tipiter Polres Pesawaran IPDA Supandi, Kasi Intel Kejaksaan Negri Pesawaran Andi Pranomo. Ketua PWI Pesawaran M.Ismail. S.H. (Red)
Pesawaran (HO) – Pemerintah desa (Pemdes) Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung kembali salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) tahap 3 ke warga sebanyak 29 keluarga penerima manfaat (KPM) berlangsung di balai desa setempat Kamis (14/9/2023).
Kepala Desa Tajur Nawawi mengatakan pihaknya kemarin sudah menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) tahap 3 kepada 29 keluarga penerima manfaat.
Pemdes Tajur Bagikan BLT DD Tahap 3 Ke 29 KPM
“Ya alhamdulillah kemarin kami pemerintah desa sudah memberikan uang BLT DD sebesar Rp. 900 ribu kepada masyarakat yang memang berhak mendapatkan bantuan tersebut,” kata Kades Tajur Nawawi kepada Handalonline.com Jumat (15/9/2023).
Lebih lanjut dia mengatakan pembagian bantuan tersebut memang sudah melalui tahapan-tahapan proses penjaringan yang dilakukan oleh pihaknya secara ketat dan yang mendapatkan daripada bantuan tersebut memang memenuhi kriteria.
Tidak sampai di situ dia juga menghimbau kepada keluarga penerima manfaat yang mendapatkan bantuan langsung tunai dana desa agar dapat manfaatkan uang tersebut dengan sebaik-baiknya.
Pemdes Tajur Bagikan BLT DD Tahap 3 Ke 29 KPM
“Jadi saya berharap kepada warga saya yang mendapatkan bantuan tersebut untuk dapat memanfaatkan uang tersebut untuk keperluan sehari-hari mengingat saat ini kita sedang memasuki musim kemarau dan tentunya semoga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” pungkas nya.
Dalam pembagian bantuan langsung tunai (BLT DD ) tahap 3 yang berlangsung di balai desa berjalan dengan lancar aman dan kondusif dan juga dihadiri oleh perwakilan dari Kecamatan Marga Punduh Sekcam dan juga dihadiri oleh seluruh perangkat desa Desa Tajur. (Indra Jaya)
Pesawaran (HO) – Dalam rangka meningkatkan budaya membaca dan literasi masyarakat, Polres Pesawaran Polda Lampung menyalurkan bantuan buku bacaan secara simbolis di Desa Sukaraja dan Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, Kamis (14/9/2023).
Kapolres Pesawaran AKBP Maya H. Hitijahubessy saat memberikan buku secara simbolis mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait program Polri Peduli Budaya Literasi.
“Buku bacaan ini dalam rangka mendukung program Polri Peduli budaya literasi dan diharapkan bisa meningkatkan minat baca pada anak-anak, kalangan remaja dan masyarakat di Kecamatan Gedong Tataan sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi penerus yang berkualitas,” terang AKBP Maya.
Selain itu juga menurut Kapolres Maya, di jaman Digital ini banyak sekali kalangan remaja yang menggunakan handphone tapi tidak mau membaca. Untuk itu dengan program ini semoga anak anak bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas.
Tingkatkan Literasi Membaca, Kapolres Pesawaran Salurkan Buku di Dua Desa
“Semoga buku-buku ini bisa meningkatkan minat baca pada anak-anak dan masyarakat, sehingga dapat mewujudkan generasi penerus yang berkualitas,” kata Kapolres Maya saat menyerahkan buku di dusun 7 Desa Sukaraja.
Kapolres juga berharap apa yang telah dilakukannya dengan memberikan bantuan berupa buku tersebut dapat bermanfaat karena menambah jumlah buku bacaan bagi generasi penerus bangsa.
“Kebetulan di Sukaraja 7 ini para pelajar dan mahasiswa kalau sudah kegiatan mereka berkumpul disini untuk membaca, nah inikan bagus, kami juga sudah menyalurkan bantuan buku ke ponpes, dan hari ini pembagian buku di Desa Sukaraja dan Desa Bagelen,” tambah Kapolres.
Ditambahkan Kapolres, buku bacaan yang disalurkan tersebut terdiri dari pengetahuan tentang hukum, bahaya narkoba dan lain lain.
“Bantuan ini mendukung program peduli budaya literasi serta menambah koleksi buku di sekolah dan ponpes yang ada di wilayah kami,” pungkasnya.
Hadir mendampingi Kapolres, Kasatlantas Polres Pesawaran beserta jajaran, Kasatbinmas, dan Bhabinkamtibmas Desa Sukaraja. (Red)
Lampung (RN) – Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejati Lampung mensosialisasikan bahayanya narkoba dan penguna Media Sosial, kepada siswa-siswi SMAN 2 Bandar Lampung dengan tema. “Bijak Dalam Penggunaan Media Sosial dan Hindari Narkoba”.Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan., S.H., M.H., mengatakan, tim Penkum Kejati Lampung mensosialisasikan untuk bijak dalam penggunaan media sosial dan hindari narkoba.“Saat ini begitu mudahnya teknologi mengakses informasi sehingga apabila tidak dilakukan edukasi secara dini kepada para pelajar maka akan berdampak sekali untuk dijadikan sasaran kejahatan dunia maya,”kata Ricky, Rabu (13/09/2023).Ia juga menjelaskan tim kejati Lampung mensosialisasikan, tentang berbahayanya penggunaan narkoba yang tidak hanya merugikan diri sendiri, akan tetapi berdampak negatif kepada lingkungannya. “Kami menghimbau, pelajar jangan samapai mengunakan narkoba dan jangan membawa senjata tajam, dikarenakan sedang marak-maraknya tawuran antar pelajar. Bahkan dalam pemberitaan ada pelajar kedapatan membawa sejenis parang, golok dan alat -alat tajam untuk tawuran,”tegasnya.“Kejaksaan akan terus hadir ditengah-tengah masyarakat khususnya ke sekolah-sekolah untuk mengajak para peraktisi pendidikan khususnya pendidikan menengah agar saling bekerja sama dalam mensosialisasikan pengenalan hukum dan menjauhi hukuman,”ujarnya.Semetara itu, Waka Humas SMAN 2 Bandar Lampung Edi Pristiono mengatakan, apresiasi dan ucapan terimakasih atas kedatangan Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejati Lampung karena dengan kehadirannya, ini merupakan langkah positif dalam upaya penerangan hukum kepada kalangan pelajar.“Ini salah satu kegitan positif, dan sangat bermanfaat bagi pelajar kerena kegitan ini pelajar mengerti, tentang pengunaan mensos yang benar dan menjauhi bahayanya narkoba, sehingga tidak melanggar hukum,” ucapnya, (Red).
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran melaksanakan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dan serifikat lintas sektoral UKM, di Gedung Serba guna Komplek Pemkab setempat, Senin (11/9/2023).
Bupati Pesawaran DR. Dendi Romadhona mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran beserta jajaran atas kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy Bersama Kejaksaan dan Danramil bagikan sertifikat PTSL
“Sehingga sampai bulan Agustus 2023 telah menyelesaikan sebanyak 445 sertifikat PTSL dan 200 sertifikat lintas sektor UMKM, semoga sinergitas ini dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan,” kata Bupati Dendi.
Bupati juga mengatakan, bahwa sertifikat adalah salah satu alat bukti hak atas kepemilikan sebidang tanah oleh seseorang. Presiden menetapkan program tersebut sebagai implementasi undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok pokok agraria yang menjelaskan bahwa pemerintah wajib menyelenggarakan pendaftaran Tanah diseluruh Republik Indonesia.
Bupati Dendi Bersama Kepala BPN Pesawaran Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL
“Pembagian serifikat PTSL dan lintas sektor UMKM hari ini tentunya bertujuan untuk mempercepat pemberian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat yang secara pasti dilaksanakan secara sederhana, lancar, aman, adil, merata, dan terbuka sehingga dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat,” ucap Bupati.
Menurut Bupati Dendi, jika belum ada kepastian hukum atas tanah maka sering kali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan lahan dikalangan masyarakat.
“Untuk itu saya berharap program ini terus berlanjut sehingga pada saatnya seluruh bidang tanah di Kabupaten Pesawaran bisa bersertifikat karena program ini hajat hidup masyarakat banyak di Kabupaten Pesawaran,” kata Bupati.
“Saya optimis dengan program semacam ini dapat mengakomodir peningkatan jumlah tanah yang bersertifikat di Kabupaten Pesawaran,” terang bupati.
Bupati berharap tidak ada lagi terjadi perselisihan masalah tanah serta dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya pelaku lintas Sektor UMKM dalam meningkatkan Modal Usaha.
Bupati Dendi Bersama Kepala BPN Pesawaran Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL
“Hari ini akan dibagikan sebanyak 645 sertifikat, dengan rincian 445 sertifikat PTSL untuk 5 Desa di Kecamatan Gedong Tataan dan Kecamatan Negeri Katon serta 200 sertifikat Lintas Sektor UMKM untuk 1 Desa di Kecamatan Kedondong,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran Sri Rejeki menjelaskan, bahwa Kabupaten Pesawaran mempunyai mil 1.173.77 km terdiri dari 11 Kecamatan dan 148 Desa. dengan Bidang Tanah terpetakan seluas 49.180,07 Ha.
Ditambah Untuk Bidang Tanah Terdaftar 42.801,26 Ha (33 %). Sedangkan bidang Tanah belum terdaftar seluas 65.556,28 Ha (51%).
“Dengan Target Program Strategis Nasional pada Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran antara lain. UKM Tahun 2022 : 45 Bidang UKM Tahun 2023 : 268 Bidang
BMN Tahun 2023 : 35 Bidang, 33 Bidang Selesai. Untuk Nelayan Tahun 2022 sebanyak 225 Bidang. Nelayan Tahun 2023 sebanyak 75 Bidang Selesai. dan untuk tanah Wakaf Tahun 2023 sebanyak 30 Bidang. 20 Bidang Selesai. Sementara untuk PTSL Tahun 2023 sebanyak 3.500, bidang, dan sebanyak 1815 bidang telah Selesai,” kata Sri Rejeki.
Ditambahkan Sri, hari ini Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran akan menyerahkan Sertipikat PTSL Tahun 2023 sebanyak 445 Sertipikat dan Sertipikat Lintas Sektor UMKM sebanyak 200 Sertipikat dengan rincian sebagai berikut:
“Desa Tanjung Rejo Kecamatan Negeri Katon sebanyak 150 sertipikat PTSL, Desa Negeri Katon Kecamatan Negeri Katon
sebanyak 130 sertifikat PTSL. Kemudian, Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 20 sertipikat PTSL,” jelasnya.
“Kemudian Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataans sebanyak 45 sertifikat PTSL. Dan Desa Pampangan Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 100 sertipikat PTSL. Sedangkan untuk Desa Kedondong Kecamatan Kedondong sebanyak 200 sertipikat Lintas Sektor UMKM,” kata dia. (Red)
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran melakukan penyerahan 645 sertifikat tanah program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Gedung Serba Guna (GSG) setempat, Senin (11/09/2023).Bupati Pesawaran Dr.H. Dendi Ramadhona Mengatakan, Pembagian Sertifikat PTSL dan Lintas Sektor UMKM bertujuan untuk mempercepat pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat.“Dari 645 sertifikat tersebut, terbagi dengan rincian sebanyak 445 sertifikat PTSL dan 200 sertifikat Lintas Sektor UKM. Jadi peningkatan jumlah tanah yang bersertifikat di Kabupaten Pesawaran meningkat, kedepan tidak ada lagi terjadi perselisihan masalah tanah,” kata Dendi.Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, agar dapat menjaga dengan baik sertifikat yang sudah diterima, karena itu merupakan bukti sah dan jaminan kepastian hukum hak atas tanah yang Bapak/Ibu miliki.“Kami berharap di tahun yang akan mendatang Kabupaten Pesawaran menjadi Kabupaten tertib sertifikat,”harpnya.Sementara, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran Sri Rejeki mengatakan, terima kasih kepada Pemkab Pesawaran yang sudah memfasilitasi kegitan hari ini.“Kementerian ATR/BPN meluncurkan inovasi layanan pertanahan yaitu tujuh Layanan Prioritas Pertanahan yang terdiri dari Pengecekan Sertifikat, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), Hak Tanggungan Elektronik, Roya Manual dan Roya elektronik, Peralihan, Pendaftaran SK dan Perubahan Hak Guna Bangunan/Hak Pengelolaan (HGB/HP) menjadi Hak Milik (HM) untuk rumah tinggal, rumah toko dan rumah kantor,” kata dia.“Program tujuh Layanan Prioritas Pertanahan ini dijalankan secara sistematis, efektif, efisien dan tepat waktu sehingga diharapkan dengan adanya tujuh Layanan Prioritas Pertanahan ini dapat membantu mempercepat proses pelayanan pertanahan dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi Masyarakat,” jelasnya.Anggota DPR RI, Zulkifli Anwar yang turut menyaksikan penyerahan sertifikat mengucapkan selamat untuk warga yg menerima sertifikat PTSL pada hari ini. Selain itu, kedatangan Anggota DPR RI ini juga memberikan apresiasi kepada Kantor dan kepala BPN atas keluarnya sertifikat kepemilikan untuk warga yang menerima.“Apresiasi juga saya sampaikan kepada Pemkab Pesawaran beserta jajaran karena telah mendukung serta membantu proses penerbitan sertifikat dan menyukseskan acara hari ini,” tutup Zulkifli. (Rizal).
Pesawaran (RN) – Pemerintah Desa Sukajaya Punduh, Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai. Dana Desa (BLT-DD) tahap tiga yang bersumber dari dana desa tahun 2023. Pembagian BLT-DD di pusatkan di Balai Desa Setempat Senin, (11/09/2023).Kepala Desa Sukajaya Punduh Tohir mengatakan, bantuan BLT-DD tahap tiga ini, mudah- mudahan dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya, untuk keperluan sehari-hari maupun keperluan anak sekolah.“Hari ini Desa Sukajaya Punduh merealisasikan BLT-DD selama tiga bulan kepada 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tiap bulannya BLT-DD senilai Rp 300 ribu, karena ini pencairan selama 3 tiga bulan Juli, Agustus, September, maka setiap KPM menerima sebesar Rp 900 ribu,” kata Tohir.“Saya berharap dengan adanya bantuan BLT ini bisa meringankan beban masyarakat yang kesulitan ekonomi, kerena yang mendapatkan BLT ini benar – benar warga yang membutuhkan dan tergolong miskin Exstrem,” tambahnya.Ia juga menambahkan, tahapan demi tahapan pelaksanaan pembagian program BLT-DD dari tahap pertama hingga tahap ke tiga berjalan dengan lancar.“Saya berharap, warga dapat memahami proses dan mekanisme yang diterapkan, sehingga BLT-DD ini dapat menyasar tepat kepada masyarakat yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan,” ujarnya.Sementara itu salah satu masyarakat penerima BLT Hamsin (50), menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Desa Sukajaya Punduh, dan perangkatnya yang telah peduli terhadap keadaan warganya.“Alhamdulilah saya selaku, penerima bantuan BLT-DD ini sangat beterimkasih, adanya bantuan ini bisa meringankan beban kami,” ujarnya.Hadir dalam kegiatan tersebut, Slamet Basuki, Sekcam Marga Punduh, Hermansah Kasi Trantib Marga Punduh, Briptu Evan Budianto Bhabin Kamtibmas Desa Sukajaya Punduh, Serda Asri Budiyanto Babinsa Desa Sukajaya Punduh, Edi Jamhari Pendamping Desa Sukajaya Punduh. (Red)
Pesawaran (HO) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesawaran Polda Lampung, mencatat selama empat hari pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2023, ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat telah terjaring melakukan pelanggaran.
Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo mengatakan, dalam OZK 2023 di Lakukan di beberapa ruas jalan, seperti Simpang Tugu Pengantin Gedong tataan, Jalan raya Kedondong, Jalan Raya Teluk Pandan dan ruas Jalan Tegineneng, dan pelanggaran masih didominasi dengan kendaraan roda dua yang hampir mencapai 60%.
“Dari 105 pelanggar, roda dua masih paling banyak melakukan pelanggaran, seperti tidak membawa surat, tidak menggunakan helm dan tidak menggunakan spion, serta tidak memiliki SIM. Sedangkan kalau kendaraan roda empat pelanggaran paling banyak tidak menggunakan safety bell dan juga surat-surat,” terangnya, Jumat (8/9/2023).
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy pantau Operasi Zebra Krakatau 2023.
Dirinya mengatakan, dalam operasi ini juga pihaknya tidak langsung melakukan tindakan kepada para pelanggar, melainkan melakukan teguran dan sosialisasi.
“Sesuai dengan arahan, dalam operasi ini 40% Preventif, 40% Represif dan 20% nya tindakan. Jadi dalam operasi ini, bagaimana caranya kita mengingatkan kepada masyarakat tentang tata tertib berkendara yang baik dan tidak melanggar hukum,” ujar dia.
Menurutnya, pihak Satlantas juga telah masuk ke sekolah-sekolah yang ada di Pesawaran, untuk memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa anak dibawah umur belum diperbolehkan mengendarai kendaraan sendiri.
“Dalam tujuh prioritas pelanggaran ini, ada pelanggaran anak dibawah umur yang membawa kendaraan kita tindak juga, maka dari itu kita masuk ke sekolah agar mereka memahami terkait dengan aturan tersebut, sehingga kedepannya tidak ada anak dibawah umur yang membawa kendaraan ke sekolah,” kata dia.
Menurutnya, untuk menekan angka kecelakaan terhadap anak di bawah umur, memang perlu peran aktif dari para orang tua, karena selama ini banyak orang tua yang memberikan kendaraan kepada anaknya dengan alasan untuk pergi sekolah.
“Alasannya kan karena sekolah anak jauh, orang tua sibuk kerja sehingga tidak bisa mengantar, daripada orang tua memberi anak kendaraan bermotor alangkah baiknya mereka menyewa jasa abudemen, itu lebih baik dan juga lebih aman ketimbang anak di bawah umur membawa motor sendiri,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Maraknya pencurian kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pengaduan (ULP) Rayon Pringsewu, kali ini, dalam semalam Kamis (7/9/2023) dini hari, terjadi di dua gardu listrik tepatnya di Gardu BN 05 Dusun Srimenanti dan BN 06 Dusun Sinar Negeri yang ada di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan.
Salah satu petugas pelayanan teknis ULP Rayon Pringsewu Zulkifli Anas mengatakan dalam semalam pencuri kabel menggasak di dua titik gardu, yang pertama di Gardu 05 Dusun Srimenanti Simpang Natar dan Gardu 06 di Dusun Sinar Negeri dekat kuburan cina yang ada di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan.
“Sebelum nya juga di Kampung Tua Desa Negeri Sakti pernah terjadi pencurian juga, dan Bulan Agustus kemarin juga pencurian kabel listrik terjadi di Kecamatan Negeri Katon tepat nya di Desa Tanjungrejo,” ungkapnya kepada media Handalonline.com, Kamis (7/9/2023).
Dikatakan Zulkifli, pihaknya sedang memperbaiki kabel tembaga yang putus dan rusak tersebut.
“Ukuran kabel tersebut panjangnya mencapai tujuh meter dengan diameter 7×4 cm,” kata pria yang biasa di sapa Mas Zul.
Petugas PLN Rayon Pringsewu sedang memperbaiki Kabel Gardu 06 Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti
Untuk di Desa Tanjungrejo, pencuri juga menggasak dua jurusan kabel tembaga, Sebanyak delapan buah kabel di aliran gardu di sana hilang.
“Saya menduga pencuri mengambil kabel dengan mematikan aliran listrik pada trafo, baru setelahnya dieksekusi menggunakan benda tajam dengan cara dipotong, bahkan paralon yang melindungi kabel itu pun juga ikut dirusak,” ungkapnya.
“Para pencuri tersebut bisa dibilang beraksi cukup cepat, bahkan tidak sampai 10 menit,” timpalnya.
Masih kata Zulkifli, Dengan adanya kejadian itu membuat masyarakat harus mengalami pemadaman listrik dan tentu masyarakat juga merasa dirugikan selaku pelanggan.
Zulkifli mengungkapkan tak hanya kejadian malam ini dan bulan Agustus saja, terdata oleh pihaknya kejadian pencurian kabel berlangsung hingga puluhan kali.
“Kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah, dan pencurian ini tak hanya di Pesawaran saja, di Kabupaten Pringsewu juga kerapkali terjadi aksi serupa,” ucapnya.
Zul mengatakan, pihaknya akan melaporkan aksi pencurian kabel ini kepada aparat kepolisian setempat.
“Kami sudah menanggung kerugian, dan ini sudah berulangkali terjadi,” sebutnya.
“Saya menghimbau kepada masyarakat, jika ada hal-hal yang mencurigakan atau ada tiba-tiba listrik padam tanpa ada pemberitahuan dan pihak PLN, agar segera melaporkan kepada petugas terdekat atau ke call center 123, untuk segera di tindaklanjuti,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (RN) – Pencurian kabel gardu portal milik PLN di Pringsewu semakin marak. Kali ini, para pelaku menggasak kabel 7×4 jenis NYY di gardu distribusi Dusun Sri menanti Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Akibatnya listrik di desa tersebut padam beberapa jam.
Petugas pelayanan teknis ULP Pringsewu, Zulkifli Anas mengatakan, kawanan maling menyasar gardu portal PLN di Desa Negeri Sakti. Pencurian kabel NYY di gardu distribusi bertegangan 20 KV tersebut diketahui pada dini hari.
“Karena saat itu listrik di Desa Negeri Sakti tiba-tiba saja padam. Para pelaku memotong kabel berinti tembaga. Terdapat jalur kabel NYY yang digasak kawanan maling dari gardu portal Desa Negeri Sakti. Masing-masing panjangnya sekitar 7-8 meter. Dengan harga kabel ini mencapai Rp 1 juta per meter,” kata Zul, kamis (07/09/2023).
“Dalam satu malam, kawanan penncuri berhasil mengasak kabel tembaga milik PLN, gardu Dusun srimenanti Desa Negeri Sakti dan Gardu yang ada di Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, sejumlah upaya pencegahan sudah dilakukan PLN ULP Pringsewu. Dengan cara rutin melakukan patroli malam. Namun para pelaku biasa beraksi dini hari. Sosialisasi juga gencar dilakukan kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi.
“Saya meminta kepada masyarakat bisa turut serta mengawasi, jika ada pemadamanlistrik agar segera lapor ke ULP Pringsewu melalui call center 123,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, Sebelumnya, terjadi pencurian yang sama di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Negeri Kanton yang mengakibatkan hilang dua jalur kabel jenis NYY dan delapan potong kabel.
“Akibat kejadian ini pihak PLN Pringsewu akan melaporkan ke aparat kepolisian setempat. Pihak PLN sendiri mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah,” pungkasnya. (Rizal)