Tingkatkan Literasi Membaca, Kapolres Pesawaran Salurkan Buku di Dua Desa

Pesawaran (HO) – Dalam rangka meningkatkan budaya membaca dan literasi masyarakat, Polres Pesawaran Polda Lampung menyalurkan bantuan buku bacaan secara simbolis di Desa Sukaraja dan Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, Kamis (14/9/2023). Kapolres Pesawaran AKBP Maya H. Hitijahubessy saat memberikan buku secara simbolis mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait program Polri Peduli Budaya Literasi. “Buku bacaan ini dalam rangka mendukung program Polri Peduli budaya literasi dan diharapkan bisa meningkatkan minat baca pada anak-anak, kalangan remaja dan masyarakat di Kecamatan Gedong Tataan sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi penerus yang berkualitas,” terang AKBP Maya. Selain itu juga menurut Kapolres Maya, di jaman Digital ini banyak sekali kalangan remaja yang menggunakan handphone tapi tidak mau membaca. Untuk itu dengan program ini semoga anak anak bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas.
Tingkatkan Literasi Membaca, Kapolres Pesawaran Salurkan Buku di Dua Desa
“Semoga buku-buku ini bisa meningkatkan minat baca pada anak-anak dan masyarakat, sehingga dapat mewujudkan generasi penerus yang berkualitas,” kata Kapolres Maya saat menyerahkan buku di dusun 7 Desa Sukaraja. Kapolres juga berharap apa yang telah dilakukannya dengan memberikan bantuan berupa buku tersebut dapat bermanfaat karena menambah jumlah buku bacaan bagi generasi penerus bangsa. “Kebetulan di Sukaraja 7 ini para pelajar dan mahasiswa kalau sudah kegiatan mereka berkumpul disini untuk membaca, nah inikan bagus, kami juga sudah menyalurkan bantuan buku ke ponpes, dan hari ini pembagian buku di Desa Sukaraja dan Desa Bagelen,” tambah Kapolres. Ditambahkan Kapolres, buku bacaan yang disalurkan tersebut terdiri dari pengetahuan tentang hukum, bahaya narkoba dan lain lain. “Bantuan ini mendukung program peduli budaya literasi serta menambah koleksi buku di sekolah dan ponpes yang ada di wilayah kami,” pungkasnya. Hadir mendampingi Kapolres, Kasatlantas Polres Pesawaran beserta jajaran, Kasatbinmas, dan Bhabinkamtibmas Desa Sukaraja. (Red)

Tim JMS Kejati Lampung Sosialisasikan Bahaya Narkoba Para Pelajar

0
Lampung (RN) – Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejati Lampung mensosialisasikan bahayanya narkoba dan penguna Media Sosial, kepada siswa-siswi SMAN 2 Bandar Lampung dengan tema. “Bijak Dalam Penggunaan Media Sosial dan Hindari Narkoba”. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan., S.H., M.H., mengatakan, tim Penkum Kejati Lampung mensosialisasikan untuk bijak dalam penggunaan media sosial dan hindari narkoba. “Saat ini begitu mudahnya teknologi mengakses informasi sehingga apabila tidak dilakukan edukasi secara dini kepada para pelajar maka akan berdampak sekali untuk dijadikan sasaran kejahatan dunia maya,”kata Ricky, Rabu (13/09/2023). Ia juga menjelaskan tim kejati Lampung mensosialisasikan, tentang berbahayanya penggunaan narkoba yang tidak hanya merugikan diri sendiri, akan tetapi berdampak negatif kepada lingkungannya.  “Kami menghimbau, pelajar jangan samapai mengunakan narkoba dan jangan membawa senjata tajam, dikarenakan sedang marak-maraknya tawuran antar pelajar. Bahkan dalam pemberitaan ada pelajar kedapatan membawa sejenis parang, golok dan alat -alat tajam untuk tawuran,”tegasnya. “Kejaksaan akan terus hadir ditengah-tengah masyarakat khususnya ke sekolah-sekolah untuk mengajak para peraktisi pendidikan khususnya pendidikan menengah agar saling bekerja sama dalam mensosialisasikan pengenalan hukum dan menjauhi hukuman,”ujarnya. Semetara itu, Waka Humas SMAN 2 Bandar Lampung Edi Pristiono mengatakan, apresiasi dan ucapan terimakasih atas kedatangan Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejati Lampung karena dengan kehadirannya, ini merupakan langkah positif dalam upaya penerangan hukum kepada kalangan pelajar. “Ini salah satu kegitan positif, dan sangat bermanfaat bagi pelajar kerena kegitan ini pelajar mengerti, tentang pengunaan mensos yang benar dan menjauhi bahayanya narkoba, sehingga tidak melanggar hukum,” ucapnya, (Red).

Bupati Dendi Bersama Kepala BPN Pesawaran Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran melaksanakan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dan serifikat lintas sektoral UKM, di Gedung Serba guna Komplek Pemkab setempat, Senin (11/9/2023). Bupati Pesawaran DR. Dendi Romadhona mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran beserta jajaran atas kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy Bersama Kejaksaan dan Danramil bagikan sertifikat PTSL
“Sehingga sampai bulan Agustus 2023 telah menyelesaikan sebanyak 445 sertifikat PTSL dan 200 sertifikat lintas sektor UMKM, semoga sinergitas ini dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan,” kata Bupati Dendi. Bupati juga mengatakan, bahwa sertifikat adalah salah satu alat bukti hak atas kepemilikan sebidang tanah oleh seseorang. Presiden menetapkan program tersebut sebagai implementasi undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok pokok agraria yang menjelaskan bahwa pemerintah wajib menyelenggarakan pendaftaran Tanah diseluruh Republik Indonesia.
Bupati Dendi Bersama Kepala BPN Pesawaran Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL
“Pembagian serifikat PTSL dan lintas sektor UMKM hari ini tentunya bertujuan untuk mempercepat pemberian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat yang secara pasti dilaksanakan secara sederhana, lancar, aman, adil, merata, dan terbuka sehingga dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat,” ucap Bupati. Menurut Bupati Dendi, jika belum ada kepastian hukum atas tanah maka sering kali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan lahan dikalangan masyarakat. “Untuk itu saya berharap program ini terus berlanjut sehingga pada saatnya seluruh bidang tanah di Kabupaten Pesawaran bisa bersertifikat karena program ini hajat hidup masyarakat banyak di Kabupaten Pesawaran,” kata Bupati. “Saya optimis dengan program semacam ini dapat mengakomodir peningkatan jumlah tanah yang bersertifikat di Kabupaten Pesawaran,” terang bupati. Bupati berharap tidak ada lagi terjadi perselisihan masalah tanah serta dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya pelaku lintas Sektor UMKM dalam meningkatkan Modal Usaha.
Bupati Dendi Bersama Kepala BPN Pesawaran Serahkan Ratusan Sertifikat PTSL
“Hari ini akan dibagikan sebanyak 645 sertifikat, dengan rincian 445 sertifikat PTSL untuk 5 Desa di Kecamatan Gedong Tataan dan Kecamatan Negeri Katon serta 200 sertifikat Lintas Sektor UMKM untuk 1 Desa di Kecamatan Kedondong,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran Sri Rejeki menjelaskan, bahwa Kabupaten Pesawaran mempunyai mil 1.173.77 km terdiri dari 11 Kecamatan dan 148 Desa. dengan Bidang Tanah terpetakan seluas 49.180,07 Ha. Ditambah Untuk Bidang Tanah Terdaftar 42.801,26 Ha (33 %). Sedangkan bidang Tanah belum terdaftar seluas 65.556,28 Ha (51%). “Dengan Target Program Strategis Nasional pada Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran antara lain. UKM Tahun 2022 : 45 Bidang UKM Tahun 2023 : 268 Bidang BMN Tahun 2023 : 35 Bidang, 33 Bidang Selesai. Untuk Nelayan Tahun 2022 sebanyak 225 Bidang. Nelayan Tahun 2023 sebanyak 75 Bidang Selesai. dan untuk tanah Wakaf Tahun 2023 sebanyak 30 Bidang. 20 Bidang Selesai. Sementara untuk PTSL Tahun 2023 sebanyak 3.500, bidang, dan sebanyak 1815 bidang telah Selesai,” kata Sri Rejeki. Ditambahkan Sri, hari ini Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran akan menyerahkan Sertipikat PTSL Tahun 2023 sebanyak 445 Sertipikat dan Sertipikat Lintas Sektor UMKM sebanyak 200 Sertipikat dengan rincian sebagai berikut: “Desa Tanjung Rejo Kecamatan Negeri Katon sebanyak 150 sertipikat PTSL, Desa Negeri Katon Kecamatan Negeri Katon sebanyak 130 sertifikat PTSL. Kemudian, Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 20 sertipikat PTSL,” jelasnya. “Kemudian Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataans sebanyak 45 sertifikat PTSL. Dan Desa Pampangan Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 100 sertipikat PTSL. Sedangkan untuk Desa Kedondong Kecamatan Kedondong sebanyak 200 sertipikat Lintas Sektor UMKM,” kata dia. (Red)

Bupati Bersama BPN Pesawaran Serahkan 645 Sertipikat Ke Masyarakat

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran melakukan penyerahan 645 sertifikat tanah program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di Gedung Serba Guna (GSG) setempat, Senin (11/09/2023). Bupati Pesawaran Dr.H. Dendi Ramadhona Mengatakan, Pembagian Sertifikat PTSL dan Lintas Sektor UMKM bertujuan untuk mempercepat pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat. “Dari 645 sertifikat tersebut, terbagi dengan rincian sebanyak 445 sertifikat PTSL dan 200 sertifikat Lintas Sektor UKM. Jadi peningkatan jumlah tanah yang bersertifikat di Kabupaten Pesawaran meningkat, kedepan tidak ada lagi terjadi perselisihan masalah tanah,” kata Dendi. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, agar dapat menjaga dengan baik sertifikat yang sudah diterima, karena itu merupakan bukti sah dan jaminan kepastian hukum hak atas tanah yang Bapak/Ibu miliki. “Kami berharap di tahun yang akan mendatang Kabupaten Pesawaran menjadi Kabupaten tertib sertifikat,”harpnya. Sementara, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran Sri Rejeki mengatakan, terima kasih kepada Pemkab Pesawaran yang sudah memfasilitasi kegitan hari ini. “Kementerian ATR/BPN meluncurkan inovasi layanan pertanahan yaitu tujuh Layanan Prioritas Pertanahan yang terdiri dari Pengecekan Sertifikat, Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), Hak Tanggungan Elektronik, Roya Manual dan Roya elektronik, Peralihan, Pendaftaran SK dan Perubahan Hak Guna Bangunan/Hak Pengelolaan (HGB/HP) menjadi Hak Milik (HM) untuk rumah tinggal, rumah toko dan rumah kantor,” kata dia. “Program tujuh Layanan Prioritas Pertanahan ini dijalankan secara sistematis, efektif, efisien dan tepat waktu sehingga diharapkan dengan adanya tujuh Layanan Prioritas Pertanahan ini dapat membantu mempercepat proses pelayanan pertanahan dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi Masyarakat,” jelasnya. Anggota DPR RI, Zulkifli Anwar yang turut menyaksikan penyerahan sertifikat mengucapkan selamat untuk warga yg menerima sertifikat PTSL pada hari ini. Selain itu, kedatangan Anggota DPR RI ini juga memberikan apresiasi kepada Kantor dan kepala BPN atas keluarnya sertifikat kepemilikan untuk warga yang menerima. “Apresiasi juga saya sampaikan kepada Pemkab Pesawaran beserta jajaran karena telah mendukung serta membantu proses penerbitan sertifikat dan menyukseskan acara hari ini,” tutup Zulkifli. (Rizal).

Pemdes Sukajaya Punduh Bagikan BLT -DD ke 24 KPM

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Desa Sukajaya Punduh, Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai. Dana Desa (BLT-DD) tahap tiga yang bersumber dari dana desa tahun 2023. Pembagian BLT-DD di pusatkan di Balai Desa Setempat Senin, (11/09/2023). Kepala Desa Sukajaya Punduh Tohir mengatakan, bantuan BLT-DD tahap tiga ini, mudah- mudahan dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya, untuk keperluan sehari-hari maupun keperluan anak sekolah. “Hari ini Desa Sukajaya Punduh merealisasikan BLT-DD selama tiga bulan kepada 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tiap bulannya BLT-DD senilai Rp 300 ribu, karena ini pencairan selama 3 tiga bulan Juli, Agustus, September, maka setiap KPM menerima sebesar Rp 900 ribu,” kata Tohir. “Saya berharap dengan adanya bantuan BLT ini bisa meringankan beban masyarakat yang kesulitan ekonomi, kerena yang mendapatkan BLT ini benar – benar warga yang membutuhkan dan tergolong miskin Exstrem,” tambahnya. Ia juga menambahkan, tahapan demi tahapan pelaksanaan pembagian program BLT-DD dari tahap pertama hingga tahap ke tiga berjalan dengan lancar. “Saya berharap, warga dapat memahami proses dan mekanisme yang diterapkan, sehingga BLT-DD ini dapat menyasar tepat kepada masyarakat yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan,” ujarnya. Sementara itu salah satu masyarakat penerima BLT Hamsin (50), menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Desa Sukajaya Punduh, dan perangkatnya yang telah peduli terhadap keadaan warganya. “Alhamdulilah saya selaku, penerima bantuan BLT-DD ini sangat beterimkasih, adanya bantuan ini bisa meringankan beban kami,” ujarnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Slamet Basuki, Sekcam Marga Punduh, Hermansah Kasi Trantib Marga Punduh, Briptu Evan Budianto Bhabin Kamtibmas Desa Sukajaya Punduh, Serda Asri Budiyanto Babinsa Desa Sukajaya Punduh, Edi Jamhari Pendamping Desa Sukajaya Punduh. (Red)  

Satlantas Pesawaran Gelar OZK 2023, Ratusan Pelanggar Terjaring Razia

Pesawaran (HO) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesawaran Polda Lampung, mencatat selama empat hari pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2023, ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat telah terjaring melakukan pelanggaran. Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo mengatakan, dalam OZK 2023 di Lakukan di beberapa ruas jalan, seperti Simpang Tugu Pengantin Gedong tataan, Jalan raya Kedondong, Jalan Raya Teluk Pandan dan ruas Jalan Tegineneng, dan pelanggaran masih didominasi dengan kendaraan roda dua yang hampir mencapai 60%. “Dari 105 pelanggar, roda dua masih paling banyak melakukan pelanggaran, seperti tidak membawa surat, tidak menggunakan helm dan tidak menggunakan spion, serta tidak memiliki SIM. Sedangkan kalau kendaraan roda empat pelanggaran paling banyak tidak menggunakan safety bell dan juga surat-surat,” terangnya, Jumat (8/9/2023).
Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy pantau Operasi Zebra Krakatau 2023.
Dirinya mengatakan, dalam operasi ini juga pihaknya tidak langsung melakukan tindakan kepada para pelanggar, melainkan melakukan teguran dan sosialisasi. “Sesuai dengan arahan, dalam operasi ini 40% Preventif, 40% Represif dan 20% nya tindakan. Jadi dalam operasi ini, bagaimana caranya kita mengingatkan kepada masyarakat tentang tata tertib berkendara yang baik dan tidak melanggar hukum,” ujar dia. Menurutnya, pihak Satlantas juga telah masuk ke sekolah-sekolah yang ada di Pesawaran, untuk memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa anak dibawah umur belum diperbolehkan mengendarai kendaraan sendiri. “Dalam tujuh prioritas pelanggaran ini, ada pelanggaran anak dibawah umur yang membawa kendaraan kita tindak juga, maka dari itu kita masuk ke sekolah agar mereka memahami terkait dengan aturan tersebut, sehingga kedepannya tidak ada anak dibawah umur yang membawa kendaraan ke sekolah,” kata dia. Menurutnya, untuk menekan angka kecelakaan terhadap anak di bawah umur, memang perlu peran aktif dari para orang tua, karena selama ini banyak orang tua yang memberikan kendaraan kepada anaknya dengan alasan untuk pergi sekolah. “Alasannya kan karena sekolah anak jauh, orang tua sibuk kerja sehingga tidak bisa mengantar, daripada orang tua memberi anak kendaraan bermotor alangkah baiknya mereka menyewa jasa abudemen, itu lebih baik dan juga lebih aman ketimbang anak di bawah umur membawa motor sendiri,” pungkasnya. (Red)

Marak Pencurian Kabel PLN, Semalam Gasak Dua Gardu Listrik di Desa Negeri Sakti

Pesawaran (HO) – Maraknya pencurian kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pengaduan (ULP) Rayon Pringsewu, kali ini, dalam semalam Kamis (7/9/2023) dini hari, terjadi di dua gardu listrik tepatnya di Gardu BN 05 Dusun Srimenanti dan BN 06 Dusun Sinar Negeri yang ada di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan. Salah satu petugas pelayanan teknis ULP Rayon Pringsewu Zulkifli Anas mengatakan dalam semalam pencuri kabel menggasak di dua titik gardu, yang pertama di Gardu 05 Dusun Srimenanti Simpang Natar dan Gardu 06 di Dusun Sinar Negeri dekat kuburan cina yang ada di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan. “Sebelum nya juga di Kampung Tua Desa Negeri Sakti pernah terjadi pencurian juga, dan Bulan Agustus kemarin juga pencurian kabel listrik terjadi di Kecamatan Negeri Katon tepat nya di Desa Tanjungrejo,” ungkapnya kepada media Handalonline.com, Kamis (7/9/2023). Dikatakan Zulkifli, pihaknya sedang memperbaiki kabel tembaga yang putus dan rusak tersebut. “Ukuran kabel tersebut panjangnya mencapai tujuh meter dengan diameter 7×4 cm,” kata pria yang biasa di sapa Mas Zul.
Petugas PLN Rayon Pringsewu sedang memperbaiki Kabel Gardu 06 Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti
Untuk di Desa Tanjungrejo, pencuri juga menggasak dua jurusan kabel tembaga, Sebanyak delapan buah kabel di aliran gardu di sana hilang. “Saya menduga pencuri mengambil kabel dengan mematikan aliran listrik pada trafo, baru setelahnya dieksekusi menggunakan benda tajam dengan cara dipotong, bahkan paralon yang melindungi kabel itu pun juga ikut dirusak,” ungkapnya. “Para pencuri tersebut bisa dibilang beraksi cukup cepat, bahkan tidak sampai 10 menit,” timpalnya. Masih kata Zulkifli, Dengan adanya kejadian itu membuat masyarakat harus mengalami pemadaman listrik dan tentu masyarakat juga merasa dirugikan selaku pelanggan. Zulkifli mengungkapkan tak hanya kejadian malam ini dan bulan Agustus saja, terdata oleh pihaknya kejadian pencurian kabel berlangsung hingga puluhan kali. “Kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah, dan pencurian ini tak hanya di Pesawaran saja, di Kabupaten Pringsewu juga kerapkali terjadi aksi serupa,” ucapnya. Zul mengatakan, pihaknya akan melaporkan aksi pencurian kabel ini kepada aparat kepolisian setempat. “Kami sudah menanggung kerugian, dan ini sudah berulangkali terjadi,” sebutnya. “Saya menghimbau kepada masyarakat, jika ada hal-hal yang mencurigakan atau ada tiba-tiba listrik padam tanpa ada pemberitahuan dan pihak PLN, agar segera melaporkan kepada petugas terdekat atau ke call center 123, untuk segera di tindaklanjuti,” pungkasnya. (Red)

Listrik Padam, Kabel Gardu PLN Digasak Maling

0
Pesawaran (RN) – Pencurian kabel gardu portal milik PLN di Pringsewu semakin marak. Kali ini, para pelaku menggasak kabel 7×4 jenis NYY di gardu distribusi Dusun Sri menanti Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Akibatnya listrik di desa tersebut padam beberapa jam. Petugas pelayanan teknis ULP Pringsewu, Zulkifli Anas mengatakan, kawanan maling menyasar gardu portal PLN di Desa Negeri Sakti. Pencurian kabel NYY di gardu distribusi bertegangan 20 KV tersebut diketahui pada dini hari. “Karena saat itu listrik di Desa Negeri Sakti tiba-tiba saja padam. Para pelaku memotong kabel berinti tembaga. Terdapat jalur kabel NYY yang digasak kawanan maling dari gardu portal Desa Negeri Sakti. Masing-masing panjangnya sekitar 7-8 meter. Dengan harga kabel ini mencapai Rp 1 juta per meter,” kata Zul, kamis (07/09/2023). “Dalam satu malam, kawanan penncuri berhasil mengasak kabel tembaga milik PLN, gardu Dusun srimenanti Desa Negeri Sakti dan Gardu yang ada di Dusun Sinar Negeri Desa Negeri Sakti,” ujarnya. Ia juga menjelaskan, sejumlah upaya pencegahan sudah dilakukan PLN ULP Pringsewu. Dengan cara rutin melakukan patroli malam. Namun para pelaku biasa beraksi dini hari. Sosialisasi juga gencar dilakukan kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi. “Saya meminta kepada masyarakat bisa turut serta mengawasi, jika ada pemadamanlistrik agar segera lapor ke ULP Pringsewu melalui call center 123,” ujarnya. Dirinya juga menjelaskan, Sebelumnya, terjadi pencurian yang sama di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Negeri Kanton yang mengakibatkan hilang dua jalur kabel jenis NYY dan delapan potong kabel. “Akibat kejadian ini pihak PLN Pringsewu akan melaporkan ke aparat kepolisian setempat. Pihak PLN sendiri mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah,” pungkasnya. (Rizal)  

Syaifudin: Normalisasi Dan Bronjong Way Punduh Dianggarkan Tahun Depan

0
Wakil Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Partai Amanat Nasional (PAN). Syaifudin,
Pesawaran (RN) – Terkait Normalisasi dan Bronjong sungai Way Punduh Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, Wakil Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Partai Amanat Nasional (PAN). Syaifudin, siap kawal dan wujudkan harapan Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat Desa Sukajaya. “Normalisasi dan Bronjong dapat di realisasikan anggaran dari Pemkab Pesawaran melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bidang Sumber Daya Alam (SDA) yang dialokasikan pada tahun 2024 yang akan datang,” kata Syaifudin saat di hubungi melalui telepon selulernya, Kamis (07/09/2023). “Sebagai Wakil Rakyat di DPRD Kabupaten Pesawaran dari Dapil IV (Way Ratai, Punduh Pidada dan Marga Punduh). dari awal sudah menjadi kewajiban saya, dalam memperjuangkan aspirasi terutama daerah Marga Punduh tempat tinggal saya,” ucap Syaifudin Syaifudin menjelaskan, sungai yang akan di normalisasi pada tahun 2024 mendatang bukan hanya di Desa Sukajaya saja, namun Desa Pekon Ampai, Umbul Limus, Kekatang, dan desa yang ada di Marga Punduh dan Punduh Pidada memang membutuhkan normalisasi itu, “Beberapa tahun ini Pemkab Pesawaran tidak dapat menganggarkan, karena dana anggaran tidak ada, kalaupun ada itu tidak memadai. Dampaknya ke pekerjaan yang tidak sesuai harapan,” ujarnya. Dirinya juga mengatakan, sejak dilantik pada Tahun 2019, sampai saat ini, Dinas Pengairan tidak dapat menganggarkan untuk normalisasi itu, kerena tidak adanya anggaran. “Saya berharap Bupati Pesawaran melalui Dinas terkait dapat memberikan anggaran untuk melaksanakan program yang sangat signifikan dan dibutuhkan betul, dan saya tahu persis kalau banjir, karena saya orang sana,” harapnya. “Untuk itu saya siap mengawal sepenuhnya walaupun tidak menggunakan proposal, mudah-mudahan dapat dianggarkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran pada Tahun Anggaran 2024,” pungkasnya. (Red)    

Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pesawaran Tingkatkan Stabilitas Keamanan

Pesawaran (HO) – Menjelang Pemilihan Umum tahun 2024 dalam menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy meresmikan Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Dusun IV Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (6/9/2023). Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan, Hal itu dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan, ketentraman, dan kenyamanan menjelang Pemilu 2024 mendatang. “Kalau Siskamling yang sudah diresmikan baru ada dua, tapi kalau yang ada Siskamling yang sudah kita kunjungi baru ada 17 Siskamling,” kata Kapolres. “Pokoknya saya bersama Bhabinkamtibmas, disitu ada Siskamling saya datang, yah sudah saatnya saya bersilaturahmi dengan masyarakat pesawaran,” ujar dia.
Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pesawaran
Tingkatkan Stabilitas Keamanan
Kapolres Maya juga mengucapkan terimakasih kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di desa desa. Khususnya masyarakat di Desa Bagelen yang sudah membangun pos Kamling. “Malam ini sangat luar biasa, Dengan keberadaan Pos Kamling yang terbentuk secara sadar dan partisipasi langsung dari masyarakat, ini sangat bagus, karna kalau bukan kita yang menjaga lingkungan kita siapa lagi, karna kita tidak bisa sepenuhnya berharap kepada Polri, memang itu tugas kami, tapi menjaga keamanan di lingkungan juga kewajiban semua masyarakat,” ungkap Kapolres Maya. Kapolres Pesawaran juga mengapresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dan mewujudkan Harkamtibmas dengan Siskamling. “Ini merupakan wujud kepedulian bersama bahwa Harkamtibmas itu tanggung jawab bersama dan harus kita junjung tinggi,” ucap nya. Menurut Kapolres AKBP Maya, keberadaan Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini merupakan perpanjangan tangan dari Polri dan TNI untuk dapat hadir ditengah masyarakat khususnya di desa binaannya. “Saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang sangat luar biasa, karna tugas mereka 1×24 jam, atas segala dedikasinya atas pelayanan yang telah diberikan,” tandas. Diakhir Kapolres Maya mengimbau kepada masyarakat khususnya dikalangan pemuda untuk menjauhi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang. “Ditahun politik ini walaupun berbeda pilihan mari kita jaga persatuan dan kesatuan, stabilitas keamanan, kenyamanan, dan ketenangan,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Merdi Parmanto mengatakan, dirinya bersama masyarakat sangat mengapresiasi kunjungan Kapolres Pesawaran di desanya, dalam rangka peresmian Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). “Kami merasa senang dan terharu karena mendapat perhatian dari Kapolres Pesawaran. Dan semoga desa bagelen menjadi desa yang aman, tentram, dan aman,” kata Merdi. (Red)