Desa Umbul Limus Salah Satu Destinasi Wisata Budaya
Peringati Hari Lahir SMAN 2 Padang Cermin Ke-15 Diisi Dengan Berbagai Perlombaan


Bupati Pesawaran Sebut Literasi Digital Sediakan SDM Hadapi Dinamika Global

Bupati Dendi: Generasi Muda Harus Lebih Melek Teknologi
Pesawaran (RN)- Penggunaan teknologi dan media sosial harus selaras dengan kesadaran literasi digital yang tinggi. Hal itu bertujuan agar pemanfaatan teknologi lebih optimal, khususnya bagi generasi muda.
Pesan itu disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung sekaligus Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat membuka Festival Literasi Digital 2023 bagi segmen kelompok masyarakat dan komunitas wilayah sumatera.
Festival digelar di ruang pertemuan Graha Adora, Negerisakti, Kecamatan Gedongtataan, Kamis (31-8-2023).
“Penggunaan teknologi digital harus dibarengi dengan wawasan serta literasi yang luas, sehingga manfaatnya lebih optimal,” terangnya.
Menurut Dendi, masyarakat terutama generasi muda harus lebih melek teknologi dan mengikuti perkembangan zaman.
“Generasi muda harus menguasai teknologi digital seperti media sosial, e-comerce serta market place melalui berbagai platform,” katanya.
Selain itu, Dendi juga menuturkan pihaknya terus mengembangkan penyelenggaraan pemerintah berbasis elektronik atau e-governance.
“Pemkab Pesawaran berkomitmen menyelenggarakan pemerintah yang transparan dan akuntable, dengan mengembangkan sistem berbasis digital,” tutur Dendi.
Gelaran tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Lampung, Rycko Menoza, Plt. Kadis Kominfo Provinsi Lampung Achmad Syaifullah serta sejumlah anggota Forkopimda kabupaten setempat.
Festival juga dibuka secara virtual oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan. (Red)
Pemkab Pringsewu dan DPRD Sahkan Empat Ranperda Menjadi Perda
Penghargaan, Bupati Pesawaran Bersama Sekda Terima Lencana

Sementara, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) selaku pembina apel mengatakan meski sudah menginjak usia ke- 62, Gerakan Pramuka khususnya Lampung, untuk terus semangat tetap muda, selalu produktif dalam berkarya, inovatif, kreatif dan selalu menjadi yang terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Gerakan Pramuka Lampung harus menjadi garda terdepan perubahan di negeri kita yang kita cintai ini. Ingat Pramuka itu adalah Praja Muda Karana yang artinya jiwa muda yang suka berkarya,” ujar Nunik.
Menurut Nunik, untuk menjaga Gerakan Pramuka supaya selalu tetap bersemangat muda, ada di pundak semua terutama para generasi muda.
“Saya yakin generasi muda Indonesia adalah generasi yang unggul, generasi yang hebat, generasi yang kreatif, generasi petarung, dan bukan generasi pecundang. Teruslah berkreasi, berkarya dalam wadah Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Dalam rangkaian apel tersebut, Nunik menyerahkan Penghargaan Gerakan Pramuka berupa diantaranya Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Karya Bakti, Pancawarsa dan Pramuka Garuda. Diserahkan juga bantuan berupa paket sembako dan alat bantu kursi roda. (Red) Turunkan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Pringsewu Gelar Princes Gemeskan
Dari total produksi ikan pada 2022, lanjut Andi Erlansyah, sebesar 13.001 ton, tingkat konsumsi ikan masyarakat Pringsewu masih tergolong rendah yaitu hanya 34,49 kg/kap/tahun. Ini tentu memerlukan perhatian, mengingat upaya penurunan stunting yang saat ini menjadi salah satu concern pemerintah.
“Alhamdulillah, angka stunting Kabupaten Pringsewu dari tahun ke tahun menunjukkan penurunan yang berarti, dimana berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia SSGI dari 19% pada 2021 menjadi 16,2% pada 2022. Untuk 2023 ini penurunan angka stunting ditargetkan 13,50% dan 2024 sebesar 10,91%, dimana target nasional pada 2024 sebesar 14%,” kata dia.
Ia juga mejelaskan, beberapa upaya dalam penurunan stunting adalah peningkatan gizi, perbaikan sanitasi, persiapan calon pengantin dan penanganan keluarga beresiko.
“Jadi Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu melaksanakan kegiatan Princes-Gemeskan, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan),” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Provinsi Lampung Ny.Riana Sari Arinal mengatakan ikan merupakan sumber protein hewani yang mudah didapatkan.
“Pringsewu merupakan salah satu sentra ikan air tawar, sehingga potensi ini mesti dimanfaatkan untuk meningkatkan konsumsi ikan serta meningkatkan ekonomi keluarga,” ucapnya.
Ditempat yang sama kepala dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Pringsewu Debi Herdian mengatakan, pada kegiatan Princes – Gemeskan, Pemkab Pringsewu memberikan berbagai bantuan, yaitu di bidang perikanan untuk penurunan stunting 200 jiwa, penurunan kemiskinan ekstrem 94 jiwa (23 kk), bantuan stunting 200 orang (untuk Pagelaran Utara 76 orang), PMTAS bagi anak PAUD dan SD 300 orang, bantuan sarana prasarana budidaya ikan (5 kelompok), bantuan kemasan produk olahan ikan (5 kelompok), bantuan badan hukum kelompok perikanan (7 kelompok), asuransi nelayan berjaya (50 orang).
“Di bidang sosial berupa bantuan aksesibilitas bagi PPKS berupa 11 kursi roda, dan dari bidang ketahanan pangan berupa paket bibit ikan (11 kelompok), pembibitan dan demplot (1 kelompok), dan dari perwakilan Masbasko (Masyarakat Bapak Asuh Peduli Stunting dan Keluarga Beresiko) berupa 20 kantong ikan mas dari UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu,” jelasnya.
Dirinya juga mengatakan, Pemkab Pringsewu ada program Bangdikupang (Pengembangan Budidaya Ikan Cupang), dan memberikan ikan cupang sebanyak 500 ekor kepada anak PAUD dan SD.
“Ini salah satu inovasi Pemkab Pringsewu untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi tingkat ketergantungan anak-anak memainkan gadget,” pungkasnya. (MR) 