BPS Pusat kunjungi Pesawaran, Pemkab Sambut Program SDDI

Pesawaran (HO) – Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat Republik Indonesia mengunjungi Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam rangka kunjungan kerja terkait Satu Data Desa Indonesia (SDDI) di ruang Pesawaran One Centre pada Kamis, (2/11/2023). Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa diwakili Sekretaris Dinas Apriya menyambut baik kunjungan kerja tersebut. Apriya mengatakan salah satu yang menjadi faktor peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah satu data. “Dengan program satu data terlaksana, otomatis meningkatkan indeks SPBE di Kabupaten Pesawaran,” ucap Apriya. Dirinya berharap kolaborasi satu data dan pembinaan dari BPS dapat terlaksana menuju Satu Data Desa Indonesia. Sementara Perwakilan BPS Republik Indonesia Mohamad Fadilan Syah mengatakan kunjungan pada hari ini bertujuan untuk menginformasikan kegiatan Satu Data Desa Indonesia dan meminta masukan terkait grand design dan matriks peran kegiatan Satu Data Desa. Pria yang akrab disapa Pepen itu juga menambahkan kebutuhan desa menjadi objek dan subjek pembangunan sekaligus ujung tombak kegiatan statistik oleh Kementerian maupun Lembaga. “Peran ganda pemerintah desa selain menjadi narasumber data, juga menjadi pelaku pendataan, karena banyak permintaan data di tingkat desa yang isinya saling berkaitan dan Pemerintah Desa juga memerlukan dukungan untuk kegiatan Statistik di tingkat desa,” ucap Pepen. Ia menjelaskan satu data desa mengacu pada aturan terkait Satu Data Indonesia yaitu Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia meliputi Standar data, Metadata, Interoperabilitas dan Kode Referensi/Data Induk. Satu data indonesia dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan oleh instansi pusat dan instansi daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan. “Sehingga akurasi data tentang kependudukan dan administrasi wilayah data desa adalah hal yang sangat penting bagi Pemerintah Pusat dalam pengelolaan data,” tutup Pepen. Turut hadir perwakilan BPS Provinsi Lampung dan Kepala BPS Kabupaten Pesawaran, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesawaran. (Red)

Pria Ini Masuk Penjara Gegara Ayam 

0
Pesawaran (RN) – Gegara Ayam seorang pria ber inisial MA (22) masuk penjara diduga telah melakukan tindak pidana Penganiayaan. Kapolsek Padang Cermin IPTU Apri Sampanuju., S.H., mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.Ik., M.M, Menjelaskan kronologis kejadian sebelum insiden tragis ini terjadi. Korban SB (56) warga Desa Sukamaju Kecamatan Punduh Pedada, yang berprofesi sebagai petani, tengah menjaga tanaman pohon pisang di belakang rumahnya pada hari senin tanggal 30 Oktober 2023 sekitar pukul 12.30 WIB. Korban SB mencoba mengusir ayam milik pelaku MA yang mencoba merusak tanamannya. Pelaku MA tidak terima bahwa hewan peliharaannya tengah di usir oleh pemilik kebun tersebut hingga terjadi Perseteruan mulut antara keduanya berujung pada tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka serius. “Secara tiba-tiba, MA (22) muncul dengan menggenggam sebilah golok dan menghampiri korban SB. Tanpa ampun, pelaku membacok korban hingga 5 (lima) kali mengenai kepala, punggung sebelah kanan dan punggung tangan kanan korban. Akibat serangan brutal ini, korban SB mengalami luka robek serius dan punggung tangan kanannya hampir terputus,” kata  IPTU Apri, Kamis (02/11/2023). Atas kejadian tersebut lanjut Apri, MAI (19) merupakan anak dari korban SB (56) segera melaporkan insiden ini kepada pihak berwajib di Polsek Padang Cermin. “Setelah menerima laporan tersebut tim tekan 308 Polsek Padang Cermin melakukan penyelidikan dan penyidikan, setelah (2) Dua hari dari kejadian, hari Rabu tanggal 1 November 2023 sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku MA (22) berhasil ditangkap dikediaman nya di Desa Sukamaju, Kecamatan Punduh Pidada,” ujarnya. Dari tangan tersangka lanjut dia, berhasil disita satu bilah senjata tajam jenis golok dengan gagang kayu panjang sekitar 30 cm yang digunakan oleh pelaku untuk menyerang Korban serta satu helai kaos pendek berwarna kuning-biru yang merupakan milik korban yang dikenakan olehnya saat kejadian. “Untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Pelaku berikut barang bukti saat  ini berada di Polsek Padang Cermin,” pungkasnya. (Rizal)

Tingkatan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, BPS Pusat Kunjungi Pesawaran 

0

Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Satu Data Desa Indonesia (SDDI), Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat Republik Indonesia mengunjungi Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa diwakili Sekretaris Dinas Apriya mengatakan, kunjungan kerja BPS tersebut untuk kolaborasi tentang satu data dan pembinaan yang akan dilakukan oleh BPS Pusat. “Dengan program satu data terlaksana, otomatis meningkatkan indeks SPBE di Kabupaten Pesawaran,”kata Apriya diruang  Pesawaran One Centre Desa Kotoarjo Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (02/11/2023). Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia Mohamad Fadilan Syah mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk menginformasikan kegiatan Satu Data Desa Indonesia (SDDI)  dan meminta masukan terkait grand design dan matriks peran kegiatan Satu Data Desa.  “Kebutuhan desa menjadi objek dan subjek pembangunan sekaligus ujung tombak kegiatan statistik oleh Kementerian maupun Lembaga,”ujarnya. Ia juga menjelaskan, peran ganda pemerintah desa selain menjadi narasumber data, juga menjadi pelaku pendataan, karena banyak permintaan data di tingkat desa yang isinya saling berkaitan dan Pemerintah, desa juga memerlukan dukungan untuk kegiatan Statistik di tingkat desa. “Satu data desa mengacu pada aturan terkait Satu Data Indonesia, yaitu Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia meliputi Standar data, Metadata, Interoperabilitas dan Kode Referensi/Data Induk,”ungkapnya. Satu data indonesia lanjut dia, untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data yang dihasilkan oleh instansi pusat dan instansi daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan.  “Sehingga akurasi data tentang kependudukan dan administrasi wilayah data desa adalah hal yang sangat penting bagi Pemerintah Pusat dalam pengelolaan data,” ucapnya. (Rizal)  

Banyak Keluhan Oknum Wartawan, PWI, Kejari, Polres Pesawaran Lakukan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Kejaksaan Negeri dan Polres Pesawaran melakukan sosialisasi UU Pers dan penyuluhan hukum kepada kepala sekolah di tiga kecamatan terkait banyak nya keluhan atas kinerja oknum-oknum wartawan. Ketua PWI Kabupaten Pesawaran M. Ismail SH mengatakan, tujuan sosialisasi tersebut untuk memberikan edukasi pemahaman bagaimana wartawan dalam bekerja yang profesional sesuai dengan kode etik jurnalistiknya dan UU Pres no 40 1999.
Berikan Plakat saat Banyak Keluhan Oknum Wartawan, PWI, Kejari, Polres Pesawaran Lakukan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum
“Hari ini kembali kami besama kejari dan Polres Pesawaran memberikan sosialisasi UU Pers dan penyuluhan hukum kepada kepala sekolah di Kecamatan Way Ratai Marga Punduh dan Punduh Pidada, sebelumnya juga PWI telah melakukan sosialisasi di dua Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng.” terangnya Kamis (2/11/2023). Sehingga katanya, dengan ada nya sosialisasi ini kepala sekolah dapat membedakan wartawan profesional, dengan oknum oknum yang mengatas namakan wartawan, dan tidak khawatir lagi untuk menghadapi oknum-oknum yang mengatas namakan wartawan. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Kejari dan Polres Pesawaran yang sudah memberikan penyuluhan hukum kepada kepala sekolah, semoga sinergitas ini terus di tingkatkan dalam memajukan dunia pendidikan di Bumi Andan Jejama,” ujarnya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran melalui Feri Agustian menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dimana PWI adalah lembaga wartawan tertua yang tidak di ragukan kredibilitas nya. “Saya berharap kepada kepala sekolah yang mengikuti sosialisasi pada hari ini bisa benar-benar mengikuti kegiatan dengan baik,dimana rekan rekan media sebagai kontrol sosial, serta melakukan tanya jawab tentang sosialisasi jurnalistik dan hukum kepada pemateri,” ucapnya. Di ketahui sosialisasi dan penyuluhan hukum tersebut di ikuti oleh 52 kepala sekolah yang ada di 3 kecamatan dan di hadiri oleh Kasi Intel Kejari Pesawaran Andy Pranomo SH, Kasubsi Intelijen Ari Saputra, SH, MH, kemudian Kanit Tipiter Polres Pesawaran IPDA Supandi SH serta Dinas Pendidikan Feri Agustian dan jajarannya. (Red)

PWI Bersama Polres dan Kejari Kembali Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Sosialisasi Penyuluhan Hukum

0

Pesawaran (RN) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, kembali menggelar pelatihan jurnalistik bagi kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar yang ada di tiga kecamatan, kegiatan yang digelar di Aula Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 kecamatan Wayratai, Kamis (02/11/2023).

Diketahui, kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan setelah sebelumnya sukses mengelar pelatihan yang sama di Kecamatan Negeri Katon dan Kecamatan Tegineneng yang diikuti 80 kepala Sekolah Dasar (SD). Dengan menghadirkan pemateri dari Polres Pesawaran yang diwakili Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) IPDA Supandi, Kejaksaan Negeri Pesawaran yang diwakili Kasi Intel Andy Pramono dan Ari Saputra Kasubsi Intelijen. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail.,S.H., mengatakn Sosialisasi undang undang pers yang di gelar PWI ini guna memberikan pemahaman tentang UUD Pers, dan wartawan yang profisional dalam menjalan tugas jurnalistik. “PWI mensosialisasikan UU Pers dan KEJ kepada semua kalangan, sehingga mereka memahami peran dan kewenangan wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik di lapangan. Kali ini, kami mensosialisasikannya kepada para kepala sekolah,”ujarnya. Sementara itu kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama yang diwakili oleh kasubang umum dan kepegawaian Ferry Agustiawan mengatakan, pelatihan jurnalistik yang digelar oleh PWI Pesawaran ini sangat bagus. “Dinas pendidikan sangat Mendukung kegiatan ini, pentingnya pengetahuan jurnalistik bagi kepala sekolah yang ada kecamatan Way Ratai, Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pedada. Saya berharap pelatihan ini akan membantu dalam menyikapi ketika ada oknum wartawan yang mengintimidasi kepal sekolah,” ujarnya. (Red).  

Bupati Pesawaran Harapkan Seminar Pendidikan Momentum Keberlanjutan Merdeka Belajar

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran berharap melalui Seminar Pendidikan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk terus berinovasi dan merancang arah perjalanan pendidikan kedepan. Demikian disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi saat membuka kegiatan Seminar Pendidikan tentang Peran Media dalam Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di gedung Graha Adora Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Selasa (31/10/2023). Bupati Dendi juga berharap melalui Seminar Pendidikan tersebut dapat merefleksikan praktik guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan “Merdeka Belajar Merdeka Mengajar” dalam memajukan pendidikan di Bumi Andan Jejama.
Bupati Pesawaran Harapkan Seminar Pendidikan Momentum Keberlanjutan Merdeka Belajar
Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu mengatakan seminar pendidikan pada hari ini merupakan salah satu dari rangkaian upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menyukseskan Kurikulum Merdeka. “Kedepan masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar serta rintangan yang jauh lebih tinggi dan menantang. Kita harus selalu memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar Merdeka Mengajar demi suksesnya Kurikulum Merdeka di kabupaten yang kita cintai ini,” kata Bupati Dendi. Dendi yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung itu menjelaskan terkait Learning Loss adalah fenomena dimana menurunnya pengetahuan dan keterampilan siswa secara akademis sebagai akibat dari pembelajaran di rumah atau daring yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama akibat dampak dari Covid-19 yang melanda. Ia pun menitipkan pendidikan akhlak, karakter dan kompetensi anak-anak bangsa khususnya di Kabupaten Pesawaran kepada para pendidik di Bumi Andan Jejama yang turut serta pada acara. “Jadilah Role Model yang bekerja dengan hati agar lahir generasi penerus bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, juga kreatif. Kita titipkan masa depan Kabupaten Pesawaran dan Indonesia di pundak generasi muda Andan Jejama yang berprofil pelajar Pancasila,” pungkas Dendi. Pada kesempatan yang sama, Bunda Literasi yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi menyampaikan berbagai upaya dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Pesawaran sudah dilakukan. Upaya tersebut antara lain melantik Bunda Literasi di 11 Kecamatan yang merupakan istri dari para Camat yang bertujuan untuk meningkatkan budaya minat baca pada masyarakat khusunya di seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran. “Selain itu mengembangkan perpustakaan Desa dan menciptakan ruang baca publik, kemudian menginstrusikan kepada para Perangkat Daerah yang memberikan pelayanan publik, BUMN, BUMD, Swasta agar membuat pojok baca diruang tunggu pelayanannya,” ucap Nanda. Nanda mengimbau untuk membaca dan berdoa 15 menit sebelum belajar yang tujuannya nanti agar siswa siswi terbiasa membaca dan belajar materi diluar pelajaran untuk menumbuhkan wawasan dan terbentuknya generasi pembelajar sepanjang masa yang sudah diterapkan ditingkat SD, SMP, SMA/SMK. Seminar pendidikan itu diikuti kurang lebih 457 peserta se-Kabupaten Pesawaran yang terdiri dari Kepala TK Pembina, TK percontohan sebanyak 2 orang, Kepala Sekolah SD Negeri dan Swasta sebanyak 300 orang, Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta sebanyak 66 orang, Pengawas Sekolah sebanyak 35 orang, Penilik sekolah sebanyak 11 orang dan PGRI sebanyak 33 orang. Turut hadir Direktur Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidkan Kemedikbudristek RI, Pengembangan Teknologi Pembelajaran di Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Kemendikbudristek), Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, para pejabat struktural dilingkungan Kabupaten Pesawaran dan para Korwilcam se-Kabupaten Pesawaran. (Red)

Tandy Mualim Jabat Kajari Pesawaran, Dilantik Kajati Bersama Enam Kajari

Lampung (HO) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, S.H., M.H., melaksanakan Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah serta Serah Terima Jabatan kepada beberapa Kepala Kejaksaan Negeri dalam Wilayah Lampung.  Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Para Asisten, Kabag. TU, Para Koordinator dan Perwakilan kepengurusan Ibu-ibu Ikatan Adhyaksa Darmakarini Wilayah dan Daerah Se-Lampung, Selasa (31/10/2023) di Gedung Aula kejati setempat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut terdapat 7 (tujuh) Kepala Kejaksaan Negeri yang dilantik dan diambil sumpahnya berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-498/C/10/2023 tanggal 09 Oktober 2023 diantaranya yaitu Afni Carolina, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan menggantikan Dwi Astuti Beniyati, S.H., M.H., Nurvita Kusumawardani, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Metro menggantikan Virginia Hariztavianne, S.H., B.Bus., M.M., M.H., M Zainur Rochman, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat di Liwa menggantikan Deddy Sutendy, S.H., M.H., Tommy Adhiyaksahputra, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah di Gunung Sugih menggantikan Deddy Koerniawan, S.H., M.H., Agustinus Baka Tangdililing, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur menggantikan Nurmajayani, S.H., M.H., Nurmajayani, S.H., M.H. menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus menggantikan Yunardi, S.H., M.H., dan Tandy Mualim, S.H., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran.

Dalam sambutannya Kajati Lampung mengatakan bahwa mutasi ataupun pergantian pejabat dalam struktur organisasi adalah upaya penataan, pembenahan, perbaikan dan penyempurnaan yang dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka pembinaan karir guna mengoptimalkan kinerja itu sendiri. Sehingga pergantian Pejabat Baru tersebut sudah melalui evaluasi yang mendalam dan yang menduduki jabatan tersebut sudah dipandang mampu oleh pimpinan.

“Saya berharap, Para Kajari yang baru saja dilantik kiranya dapat melaksanakan tugas dengan baik, serta melanjutkan kinerja yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya, agar mengawasi dan mengendalikan penanganan serta penyelesaian tugas secara tuntas.

Kajati juga berharap kepada kajari yang baru dilantik untuk selalu memegang teguh nilai-nilai kejujuran, kebaikan dan realitas kebenaran, mengedepankan sikap dan sifat yang mencerminkan integritas, kapasitas dan profesionalitas serta segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru baik internal maupun eksternal.

“Selamat datang Kajari yang Baru dan segera menjalankan tugasnya, kepada rekan-rekan Kajari yang bertugas di luar Wilayah Lampung segera menjalankan amanatnya, semoga kita dapat berjumpa kembali dalam suasana yang lebih baik lagi,” pungkas Nanang Sigit Yulianto.  (Red)

Kepala Kantor ATR/BPN Pesawaran Lantik Empat Pejabat

Pesawaran (HO) – Kepala kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional, ATR/BPN Kabupaten Pesawaran, Sri Rejeki S. H. M. Kn. melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat pembuat akta tanah (PPAT) dan satu pejabat pembuat akte tanah sementara (PPATS) di wilayah kerja kabupaten setempat. Adapun pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang dilantik yakni, Arini Alvita S. H. M. Kn. Wiliam Hersan Persada, S. H. M. Kn. dan Tara Kaulika S. H. M. Kn. Sedangkan untuk PPATS dijabat Darlis S. E. Usai dilantik, keempatnya selanjutnya akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai PPAT dan PPATS di wilayah kerja BPN kabupaten Pesawaran.
Poto bersama saat Kepala Kantor ATR/BPN Pesawaran Lantik Empat Pejabat
Kepala Kantor ATR/BPN Pesawaran Sri Rejeki S. H. M. K. n, memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung dikantor BPN setempat, pada Selasa, (31/10/2023) pagi. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung khidmat disaksikan oleh pejabat pengawas, Kepala Sub, Tata Usaha, rohaniawan, dan keluarga. Dikatakan Sri Rejeki, bahwa PPAT dan PPATS yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatan untuk senantiasa mengupdate dan memedomani peraturan perundang-undangan terkait tugas PPAT dan PPATS. Menurut dia, PPAT dalam menjalankan tugasnya untuk senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi efektif dengan kantor pertanahan. “Alhamdulillah selamat atas pelantikan bapak dan ibu, sebagai PPAT dan PPATS, laksanakan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya guna mewujudkan kegiatan pelayanan pertanahan yang modern dan berkualitas kepada masyarakat pesawaran,” ucapnya. Dia juga mengimbau, setelah dilantik, seyogyanya PPAT dan PPATS bekerja dengan penuh tanggung jawab dan diminta untuk mempelajari pedoman dan perundang undangan serta tidak melanggar aturan yang berlaku. Hadir dalam kegiatan, Kepala Kantor ATR/BPN Provinsi Lampung yang mewakili, jajaran Kantor ATR/BPN Oesawaran, rohaniawan dan keluarga. (Red)

Kajati Lampung Lantik dan Ambil Sumpah Tujuh Kejari Baru

0
Lampung (RN) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, S.H., M.H., melantikan dan pengambilan sumpah serta Serah Terima Jabatan kepada tujuh Kepala Kejaksaan Negeri di Wilayah Lampung. Kegiatan digelar Aula Gedung Kejati Lampung, Selasa (30/10/2023). Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, S.H., M.H mengatakan, ketujuh kepala Kejaksaan Negeri yang dilantik dan diambil sumpahnya berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-498/C/10/2023 tanggal 09 Oktober 2023. “Mutasi ataupun pergantian pejabat dalam struktur organisasi adalah upaya penataan, pembenahan, perbaikan dan penyempurnaan yang dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka pembinaan karir guna mengoptimalkan kinerja itu sendiri,” kata Sigit. Ia juga menjelaskan, pergantian pejabat baru tersebut sudah melalui evaluasi yang mendalam dan yang menduduki jabatan tersebut sudah dipandang mampu oleh pimpinan. “Saya berharap, Para Kajari yang baru saja dilantik kiranya dapat melaksanakan tugas dengan baik, serta melanjutkan kinerja yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya, agar mengawasi dan mengendalikan penanganan serta penyelesaian tugas secara tuntas, selalu memegang teguh nilai-nilai kejujuran, kebaikan dan realitas kebenaran, mengedepankan sikap dan sifat yang mencerminkan integritas, kapasitas dan profesionalitas serta segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru baik internal maupun eksternal,”ujarnya. “Selamat datang Kajari yang Baru dan segera menjalankan tugasnya, kepada rekan-rekan Kajari yang bertugas di luar Wilayah Lampung segera menjalankan amanatnya, semoga kita dapat berjumpa kembali dalam suasana yang lebih baik lagi,” ucapnya. Diketahui ketujuh Kejari yang dilantik, Afni Carolina, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan menggantikan Dwi Astuti Beniyati, S.H., M.H., Nurvita Kusumawardani, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Metro menggantikan Virginia Hariztavianne, S.H., B.Bus., M.M., M.H., M Zainur Rochman, S.H., M.H.Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat di Liwa menggantikan Deddy Sutendy, S.H., M.H., Tommy Adhiyaksahputra, S.H. Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah di Gunung Sugih menggantikan Deddy Koerniawan, S.H., M.H., Agustinus Baka Tangdililing, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur menggantikan Nurmajayani, S.H., M.H., Nurmajayani, S.H., M.H. menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus menggantikan Yunardi, S.H., M.H., dan Tandy Mualim, S.H., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran. (Red).  

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati dan Ketua TP PKK Pesawaran Kenakan Busana Keraton

Pesawaran (HO) – Dengan mengenakan pakaian adat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Keraton Surakarta, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Ketua TP PKK Pesawaran Nanda Indira Dendi peringati Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Senin (30/10/2023). Selain Bupati, jajaran Pemkab Pesawaran juga mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Bupati Dendi mengatakan pakaian tersebut merupakan upaya menjujung tinggi dan melestarikan lambang keberagaman adat istiadat di nusantara. Pada kesempatan ini, Dendi amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023 yang mengusung tema ” Bersama Majukan Indonesia” dengan logo HSP ke-95. Ia menyatakan, logo HSP yang bermakna Heterogenitas tersebut merupakan sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia. “Logo yang membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna-warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya,” ucap Bupati Dendi. Dendi juga mengatakan pemerintahan telah membuka luas partisipasi pemuda pemudi generasi muda Indonesia dalam mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama. “Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional,” imbuhnya. Di sisi lain lanjut orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu, perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasaan terhadap teknologi dan informasi antar generasi. “Ditengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat, para Pemuda diharapkan mampu menguasai hal tersebut dengan serius, dan harus memiliki visi dan misi, serta peran strategis untuk menghadapi masa depan sehingga pembangunan dapat berlari lebih cepat,” tandas Bupati. Bupati Pesawaran yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung tersebut mengajak untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 sebagai momentum kebangkitan kolaborasi dalam memajukan negeri. Pada peringatan HSP itu juga digelar lomba fashion show parade busana yang di ikuti oleh seluruh perangkat Daerah/Kecamatan se – Kabupaten Pesawaran. (Red)