Kasus Bully Siswi SD, Jadi Perhatian Khusus Bupati Pesawaran 

0
Pesawaran (RN) – Terkait kasus bullying yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Teluk Pandan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bergerak cepat menindaklanjuti tindak bully tersebut, Rabu (29/11/2023).  Bupati Dendi memerintahkan langsung kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran dan Camat Teluk Pandan untuk bertindak cepat setelah mendapatkan kabar terkait tindak bullying di wilayahnya.  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Ancha Marta Utama mengatakan, telah memediasi antara pihak orang tua korban dengan orang tua pelaku.  “Disaksikan oleh Jajaran Polres Pesawaran, Polsek Padang Cermin, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Jajaran Perangkat Desa dan masyarakat setempat, mediasi menghasilkan kesepakatan untuk diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak,” ucapnya.  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas P3AP2KB Kabupaten Pesawaran akan terus mendampingi dan memantau perkembangan psikis serta menghilangkan trauma dari Sy. Agar mau kembali bersekolah.  “Selain itu, dalam rangka mencegah tindak kekerasan di lingkungan dunia pendidikan, Bupati Pesawaran telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran,”ujarnya. Sementara, Orang tua dari pelaku bullying, Purwanto telah memohon maaf yang sebesar – sebesarnya atas perlakuan buah hatinya kepada Sy yang terjadi kemarin (selasa, 28/11/23 – red).  Dirinya menyesalkan tindakan buah hatinya yang berada diluar kontrolnya dan berjanji memastikan buah hatinya tidak mengulangi perbuatan tersebut.  Menanggapi hal itu, Orang tua dari korban Sy.,  Sodikin menerima dengan lapang dada permohonan dari orang tua pelaku. Namun Ia berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kepada anaknya maupun kepada murid lainnya.  “Saya meminta peningkatan pengawasan di pihak sekolah untuk kenyamanan para murid dalam mengenyam pendidikan,”pintanya. Kepala Sekolah SDN 1 Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Meliana menyayangkan dan menyesali terjadinya pembullyan di Sekolah yang dipimpinnya. “Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan berjanji akan lebih meningkatkan pengawasan proses pembelajaran kedepannya,”ucapnya. (Rizal)

Usai Upacara, Bupati Pesawaran Berikan Penghargaan Kepada ASN Berprestasi

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan apresiasi kepada para ASN yang berprestasi dan berjasa di Lingkup Pemkab Pesawaran. Apresiasi tersebut diberikan Bupati Dendi pada Upacara Peringatan HUT ke-52 KORPRI, Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pesawaran di Lapangan Pemkab Pesawaran Selasa (28/11/2023). Bupati Dendi memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada perwakilan Pegawai Negeri Sipil Pesawaran yang telah bekerja selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. “Penghargaan ini diberikan secara simbolis oleh Pemerintah kepada perwakilan Pegawai Negeri Sipil Pesawaran yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah serta pengabdian, kejujuran dan disiplin yang baik,” ucap Dendi. Selain itu, Ia juga memberikan penghargaan kepada Guru SMP Negeri Satu Atap 9 Pesawaran sebagai Duta Korpri Kabupaten Pesawaran karena telah berhasil menjadi Runner Up Duta Korpri Berprestasi dalam pemilihan Duta Korpri Provinsi Lampung dalam rangka HUT ke-52 Korpri Tahun 2023. Penghargaan juga diberikan kepada pegawai negeri sipil anggota Korpri dilingkungan Pemkab Pesawaran sebanyak 7 kategori penghargaan diantaranya Kategori JPT/Eselon II, Kategori Administrator/ Eselon III, Kategori Pengawas/Eselon IV, Kategori Fungsional Umum, Kategori SMP/Pengawas, Kategori Guru SMP dan TK dan Kategori Pelaksana. Dendi menyerahkan penghargaan berupa piagam, plakat dan uang pembinaan dari Dewan Pengurus Kopri Kabupaten Pesawaran.
Ketua TP PKK Nanda Indira juga menyerahkan bantuan Benah Rumah dari Baznas Kabupaten Pesawaran
Pada kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira juga menyerahkan bantuan BENAR (Benah Rumah) dari Baznas Kabupaten Pesawaran kepada warga dari beberapa kecamatan se-Kabupaten Pesawaran. Bantuan tersebut diberikan kepada warga Desa Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan, warga Desa Way Harong Kecamatan Way Lima dan warga Desa Gedong Dalom Kecamatan Way Lima. Pada Upacara tersebut, Pemkab Pesawaran menerima penyerahan Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. (Red)

Dampak Perubahan Iklim, Bupati Pesawaran Berikan Inovasi Baru

Pesawaran (HO) – Dampak perubahan iklim tampaknya sangat dirasakan oleh semua pihak, sebagai contoh nelayan yang kesehariannya menangkap ikan, adanya gelombang tinggi tentunya membuat hasil tangkapannya menurun, karena banyak nelayan yang tidak berani melaut. Hal itu dikatakan Direktur Mitra Bentala Ahmad Rizani dalam Serial Diskusi Publik yang bertemakan dukungan multistakeholder untuk kebijakan pembangunan berketahanan iklim di Kabupaten Pesawaran di aula pemda setempat, Kamis, (23/11/2023). “Namun begitu Pemkab Pesawaran telah bentuk kelompok kerja yang hampir setiap minggu selalu berdiskusi, dan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah yang juga sejalan dengan kami,” kata dia. Sementara Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan Kabupaten Pesawaran pasti terdampak dengan kondisi perubahan iklim itu. “Namun begitu ada inovasi lain dari petani kita, dengan menanam tanaman lain dengan menanam cabe,” sebutnya. “Dan hal seperti itu yang harus kita dampingi, karenanya kita adakan diskusi, agar kita dapat pemahaman bersama stek holder lainya, tentang bagaimana kita mendapatkan inovasi inovasi baru untuk kita terapkan di masyarakat,” ujar bupati. Menurut Dendi, bukan hanya menjaga ketahanan Kabupaten Pesawaran, tetapi kelestarian lingkungan. Karena musim kemarau sangat berdampak terhadap produksi padi. “Nah diskusi ini sangat bermanfaat untuk sharing program, saling berdampingan dengan seluruh pihak,” terang dia. Dikatakan dia, Kabupaten Pesawaran sudah membentuk pokja pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim. “Pesawaran sebagai kabupaten penyangga harus siap dan sigap mengatasi hal ini, tentunya harus dibantu oleh semua pihak,” ucap dia. Di sisi lain, Anggota DPD RI Bustami Zainudin mengatakan Kabupaten Pesawaran tidak terlalu jauh beda dengan Bogor, yakni sebagai kota penyangga. Tentunya kata dia, kalau Pesawaran tidak terjaga, kota Bandar Lampung bisa tenggelam. Dataran tinggi sebagai reservoir terutama di Kabupaten Pesawaran ini karena Dunia tengah hadapi krisis FEW pertama soal food (pangan) (Energy) energi dan water (air). “Pertama soal Krisis pangan, saat ini anomali yang tidak bisa diprediksi lagi. Karena krisis pangan, energi dan air ada kaitannya dengan kita menjaga lingkungan,” ujar dia. Menurut Bustami, persoalan iklim bukan persoalan yang biasa biasa aja, bukan hanya tugas pemerintah saja untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi semua pihak bertanggung jawab dan penyelamatan lingkungan harus dilaksanakan secara bersama sama. “Pihak swasta jangan pasif dalam melakukan penyelamatan lingkungan. Dalam UU PT berkaitan dengan menjaga lingkungan sudah diatur di dalamnya,” pungkas. (Red)

Masa Kampanye Pemilu 2024, 75 Hari, Bawaslu Himbau Peserta Tertib

Pesawaran (HO) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menghimbau kepada seluruh kontestasi politik agar tertib dalam melakukan masa kampanye pada Pemilu 2024. Ketua Bawaslu Pesawaran, Fatihunnaja, mengatakan, pada tahun-tahun pemilu sebelumnya, masa kampanye berlangsung selama 120 hari, namun pada 2024 akan berlangsung selama 75 hari. “Ya, untuk pertama kalinya pemilu berlangsung singkat, jadi parpol memiliki waktu selama 75 hari untuk mulai masa kampanye,” terang Fatihunnaja saat Deklarasi Kampanye Damai Pemilu, Rabu (22/11/2023). “Masa kampanye akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024,” timpal Fatih. Sehingga katanya, karena masa kampanye berlangsung singkat, diharapkan para peserta pemilu untuk tertib, tidak melakukan money politik, tidak melakukan ujaran kebencian serta tidak berpolitik SARA yang dapat memecah belah persatuan masyarakat, terkhusus di Kabupaten Pesawaran. Dalam mengawasi tahapan kampanye di Pesawaran, lanjut Fatih, Bawaslu Pesawaran telah menyiagakan baik Panwascam dan PKD untuk bersiap. “Bawaslu Pesawaran memiliki sebanyak 33 Panwascam yang tersebar di 11 kecamatan, Kemudian ada 148 PKD yang siap mengawasi sampai dengan tingkatan desa yang ada di Pesawaran,” sebutnya. Fatih mengatakan, Panwascam dan PKD diharapkan dapat bersiap dengan segala rintangan dan diharapakan dapat mendedikasikan waktunya untuk berjalannya pemilu ini. “Saya berharap dalam berlangsungnya Pemilu serta pemungutan dan perhitungan suara yang terlaksana pada 14 Februari 2024 bisa berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. (Red)

Wujudkan Satu Data, Diskominfotiksan Bersama BPS Pesawaran Gelar Bimtek

Pesawaran (HO) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran melaksanakan Bimbingan Teknis Penyusunan Metadata Statistik Sektoral di ruang Pesawaran One Center (POC) pada Rabu (22/11/2023). Kepala Dinas Kominfotiksan Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa mengatakan Bimtek tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas Data Statistik Sektoral di Pemerintahan Kabupaten Pesawaran dan mewujudkan Satu Data Pesawaran. “Saya berharap dengan adanya bimtek ini, 40 peserta dari OPD se-Kabupaten Pesawaran yang mengikutinya bisa bersama – sama meningkatkan kapasitas kompetensi masing masing,” terangnya. Pria yang pernah menjabat Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Pesawaran itu menjelaskan telah intens membangun Satu Data Pesawaran. “Pada satu tahun belakangan ini kita juga intens dalam rangka membangun Satu Data Pesawaran, karena dalam membangun data secara proses dan secara prosedur kita melihat BPS yang memiliki kewenangan,” kata Jayadi. Hal Ini, sambungnya merupakan proses yang panjang. Dari awal tahun Diskominfotiksan sudah mengumpulkan data dari seluruh OPD. Selain itu, kualitas Data juga penting untuk di perhatikan. “Kemudian di-input di Pesawaran Satu Data sehingga terkumpul menjadi satu kesatuan, lalu kita olah dan diaktifkan,” ujarnya. “Harapannya bisa bersama sama satu frekuensi dalam menyusun Data yang ada di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. Turut hadir Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Kepala Bidang Sistem Informasi dan Statistik serta para Peserta Bimbingan Teknis. (Red)

Cooling System, AKBP Maya Henny, Jelang Pemilu 2024, Ingatkan Masyarakat

Pesawaran (HO) – AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H.,S.I.K.,M.M., Kapolres Pesawaran Polda Lampung melaksanakan kegiatan silaturahmi Kamtibmas dalam rangka Cooling system pemilu 2024 di Aula Saung Singgah, Desa Wates Kecamatan Way ratai, Kabupaten Pesawaran, Selasa, (21/11/ 2023). Hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Way ratai Kabupaten Pesawaran Data Trianda, S.E,M.M, Kasat Binmas Polres Pesawaran AKP Matera, Kasat Intelkam Polres Pesawaran PTU Dartiyo Santiko,S.H., Kapolsek Padang Cermin Pesawaran IPTU Apri Sampanuju,S.H, Kepala Desa Sekecamatan Way ratai, Bhabinkamtibmas Kecamatan Wayratai Polsek Padang Cermin, dan anggota Polres Pesawaran. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pentingnya sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa untuk menjaga stabilitas Harkamtibmas menjelang Pemilu 2024. Meskipun belum optimal dalam pelayanan satu Bhabinkamtibmas per satu Desa, laporan Bhabinkamtibmas tetap aktif dan berjalan baik. Kapolres juga mengingatkan kepada Camat, Kepala Desa, dan masyarakat untuk menjaga netralitas, khususnya dalam menghadapi perbedaan pilihan politik. Beliau menekankan pentingnya kepentingan masyarakat di atas segalanya. “Saya lebih berharap lagi bahwa kepala desa tetap menjunjung tinggi netralitas untuk menghadapi pemilu 2024 sebagaimana diatur dalam UU Nomor 06 tahun 2014 tentang bagaimana penyelenggaraan desa,” ujar Kapolres. Selain itu, Kapolres mengingatkan tentang peningkatan kasus Curanmor, terutama pada saat Magrib dan subuh. Beliau menghimbau agar rumah selalu dalam keadaan terkunci dan mengingatkan tentang bahaya judi di wilayah tersebut. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara Kepala Desa Wates Andes Irawan yang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Kapolres beserta jajaran. Kegiatan silaturahmi Kamtibmas ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2024. (Red)

Festival Wisata Pesawaran, Kadis Pariwisata: Diselenggarakan Non APBD

0

Pesawaran (RN) – Festival Celebrate Pesawaran bakal mengguncang Bumi wisata sejuta pesona di Kabupaten Pesawaran, dengan menampilkan enam (6) DJ berkualitas musik khas budaya lampung.

Disisi lain, event tersebut menyuguhkan berbagai atraksi seni budaya usai ruwat laut dalam acara dibuka oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona di Pantai Ketapang Bahari, Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (18/11/2023). “Ya, memang konsep ini digagas dengan menampilkan kearifan – kearifan lokal bernama Festival Wisata Pesawaran dan kita alihkan di darat dengan menampilkan festival culture (budaya, red) bertemakan Celebrate Culture,” jelas Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. Dendi juga menyebutkan, karena itu masih banyaknya potensi wisata lain, termasuk Pulau – Pulau bisa menghidupkan dan menyelenggarakan event sendiri dengan tujuan untuk membuat percontohan event di setiap destinasi itu seperti ini, dengan menyajikan atraksi-atraksi seni budaya. “Jadi, tahun depan di Desa Batu Menyan untuk setiap destinasi bisa membuat event seperti ini, tanpa adanya anggaran dari Pemda (APBD Kabupaten Pesawaran, red) sehingga bisa mencari anggaran dari sponsor, masyarakat dan para pelaku-pelaku wisata lainnya,” ujar Dendi. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Bobby Irawan menyampaikan, diselenggaranya event tersebut menjadikan ajang promosi wisata juga  mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pesawaran khususnya, dan masyarakat Provinsi Lampung pada umumnya. “Event itu tentu sejalan dengan tema Celebrate Culture dan kita di undang untuk menjelajahi keunikan budaya Kabupaten Pesawaran, dari kearifan lokal hingga tradisi yang memikat asli untuk dapat mengapresiasi dan memahaminya,”ucap Bobby Irawan mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat acara tersebut. Irawan juga menambahkan, jadi, betapa berharganya warisan budaya yang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pesona yang dimiliki oleh Kabupaten Pesawaran, dan Provinsi Lampung. Mari Festival wisata ini dijadikan sebagai momentum untuk bersatu dalam keberagaman. “Jalin silaturahmi, dan mempererat cinta kita terhadap bumi Pesawaran, dengan semangat Culture Celebrate. Untuk itu, mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya, agar dinikmati, dan menjadi kebanggaan generasi -generasi mendatang,” tandasnya. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, Anggun Saputra menjelaskan, Festival Celebrate Pesawaran tentu diselenggarakan non APBD, namun berkolaborasi dengan seluruh stokholder, dan ini membuktikan bahwa banyak dukungan dari beberapa perusahaan, perbankan, maupun perusahaan komoditi. “Sehingga dapat terselenggara, terutama mengangkat culture (budaya, red) pesisir yang ada di Desa Batu Menyan, meski adanya ticketing itu berkat combine (menggabungkan,red) beberapa perusahaan dan stekholder yang telah mendukung event tersebut,” jelasnya. Anggun menambahkan, selain dari itu juga didapat dari promosi maupun dari pendapatan terutama pajak daerah, maka dari itu satu diantaranya itu, tentu ini bisa dibuktikan tanpa APBD bisa dilaksanakan. “Bahkan ini bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan kita bisa mempromosikan wisata Kabupaten Pesawaran, jadi walaupun tanpa APBD sesuai arahan Pak Bupati, itu kita harus berinovasi sehingga kita bisa menyelenggarakan kegiatan ini,” tandasnya. Ia juga mengatakan Festival Wisata Pesawaran dengan konsep ini digagas dengan menampilkan kearifan – kearifan lokal dengan tema Culture Celebrate yang mengedepankan nilai budaya yang ada di bumi Andan Jejama. “Konsep Pariwisata 3A ,(Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas) serta dengan banyaknya jumlah Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran yang harus dipromosikan, maka kegiatan festival wisata pesawaran harus terus berjalan walaupun tanpa APBD dan terus berkolaborasi dengan beberapa perusahaan, perbankan, maupun perusahaan komoditi, guna kedepannya Festival Wisata Pesawaran dapat dikenal sebagai Festival baik ditingkat nasional maupun internasional melalui Kalender Event Nasional (KEN),” ujarnya. Dengan adanya Festival Wisata Pesawaran lanjut Anggun, tahun ini dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Pesawaran. “Festival Wisata Pesawaran 2023 ini digelar melibatkan sejumlah kesenian nasional dan khas budaya Lampung dan suku lainnya yang ada di Bumi Wisata Sejuta Pesona. Turut meramaikan juga pada gelaran tersebut yakni enam (6) DJ ternama baik Nasional maupun internasional dengan kualitas musik seperti DJ Katty Buterfly, Dj Vazektia, Sintya Marisca, Imam Dharma, Batas Senja, dan Instruktur Senam, sebagai daya tarik pada event tahun ini yang digelar di Pantai Ketapang Bahari Beach dengan target kunjungan 1.500 dengan sistem ticketing sesuai dengan Link yang ada di Kabupaten Pesawaran yaitu  https://festivalwisatapesawaran.com,” pungkasnya. (Red).  

Meriah, Dendi Ramadhona: Festival Wisata Pesawaran Tahun 2023 Tingkatkan PAD

Pesawaran (HO) – Festival Wisata Pesawaran Tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan di Pantai Ketapang Bahari Desa Batu Menyan Kec. Teluk Pandan, Sabtu (18/11/2023). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Ketua TP-PKK Kab. Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan sejarah Festival Tahunan yang bertemakan “Culture Celebrate” ini berasal dari Festival Pahawang yang sudah diselenggarakan dari tahun 2016-2022. “Tahun ini mengusung nama baru yaitu “Festival Wisata Pesawaran” yang harapannya Festival Wisata ini bisa di selenggarakan dimana saja dalam wilayah Bumi Wisata Sejuta Pesona Kabupaten Pesawaran Lampung,” ucap Bupati Dendi. Tujuan dari Festival Ketapang Bahari Beach ini untuk menyatukan berbagai komunitas dalam masyarakat dan pastinya mempromosikan UMKM yang nantinya akan berdampak positif bagi wisatawan dalam bidang ekonomi diantaranya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata.
Meriah, Dendi Ramadhona Festival Wisata Pesawaran Tahun 2023 Tingkatkan PAD
Bupati Dendi menambahkan selain memiliki potensi wisata, Kabupaten Pesawaran juga memiliki potensi budaya yang memiliki beraneka ragam jenis, baik itu adat istiadat, seni tari, seni musik, kain tenun hingga makanan khas daerah. “Untuk memacu kreatifitas seni dan budaya di Kabupaten Pesawaran agar tetap terjaga dan lestari, maka Pemkab Pesawaran melakukan upaya salah satunya Festival Wisata Pesawaran,” imbuhnya. Festival ini menampilkan beberapa seni dan budaya yang telah berkolaborasi dengan masyarakat setempat dan sanggar dari Kabupaten Pesawaran. “Seperti Ruwat Laut, Gitar Tunggal, Tari Seghampang 12, Tari Khatu Marga, Tari Kecah Pesisir, Tari Medley & Dance dan Drama Teatrikal Pejuangan Romusa,” ucap Dendi. Bupati yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung menjelaskan pada tahun ini merupakan momentum awal dilaksanakannya Festival dengan tema ”Culture Celebrate”. Tema tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Pemkab Pesawaran terhadap Program Karisma Even Nusantara (KEN) 2024 yang bertujuan mengangkat citra wisata Indonesia untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Pesawaran. Orang nomor satu di Bumi Andan Jejama berharap kegiatan ini dapat semakin meningkatkan keanekaragaman seni dan budaya di Bumi Andan Jejama. Juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan daya tarik wisatawan lokal maupun manca negara, sehingga Kabupaten Pesawaran menjadi bumi wisata yang maju, makmur dan sejahtera. Ia menghimbau sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak, baik dari unsur Pemerintah, Akademisi, Pelaku Bisnis, Media, para Komunitas, serta Stakeholder terkait guna mewujudkan Pesawaran sebagai Bumi Wisata 2025. Lebih lanjut Bupati Dendi juga mengatakan tujuan utama membuka destinasi besar di Kabupaten Pesawaran adalah untuk meningkatkan kunjungan masyarakat luar maupun dalam bukan hanya ke satu destinasi saja namun bisa melihat potensi lain yang ada di Bumi Andan Jejama. Ia juga mengajak untuk menyiapkan sumber daya manusia untuk membantu jalannya pembangunan pariwisata di kabupaten yang dipimpinnya. “Insya Alloh tahun depan hotel bintang 5 dan resort yang ada di Kabupaten Pesawaran akan dibuka. Saya menghimbau kepada Jajaran untuk menyiapkan sumber daya manusianya untuk membantu jalannya pembangunan tersebut,” tutup Dendi. Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan mengatakan Kabupaten Pesawaran memiliki sejuta pesona melalui pariwisatanya yang sangat beragam. “Kabupaten Pesawaran memang sudah tidak perlu diragukan lagi apabila berkenaan dengan dunia wisata, mulai dari wisata alam, budaya maupun buatan, semuanya pasti didatangi oleh pengunjung lokal maupun pelancong dari berbagai negara,” ucap Bobby. Sejalan dengan tema Festival yaitu “Culture Celebrate”, wisatawan diundang untuk menjelajahi keunikan budaya Pesawaran, dari kearifan lokal hingga tradisi yang memikat hati. “Melalui Festival ini, kita dapat mengapresiasi dan memahami betapa berharga warisan budaya kita, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari pesona Pesawaran,” imbuh Bobby. Dirinya mengajak menjadikan Festival Wisata ini sebagai momentum untuk bersatu dalam keberagaman, menjalin silaturahmi, dan mempererat rasa cinta kita terhadap Pesawaran. “Dengan semangat “Culture Celebrate” mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya kita agar dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang,” tutupnya. Dari pantauan terlihat para warga setempat sangat antusias untuk melihat prosesi seni budaya di dalam festival ini. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kab. Pesawaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Para Pejabat Struktural di lingkup Pemerintah Provinsi Lampung, Pejabat Struktural di lingkup Pemkab. Pesawaran,Ketua dan Anggota Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pesawaran. (Red)

Songsong Pemilu 2024, Sekdakab Pesawaran : Jaga Netralitas

Pesawaran (HO) – Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan memimpin pembacaan dan penandatangan ikrar netralitas ASN Pemerintah Kabupaten Pesawaran di Lapangan pemkab setempat, Jumat (17/11/2023). Penandatanganan ikrar tersebut dalam rangka pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 sebagai salah satu azas penyelenggaraan kebijakan manajemen ASN yaitu “NETRALITAS”. Ikrar dilaksanakan disela Upacara Bendera Bulanan dan Deklarasi Netralitas ASN Kabupaten Pesawaran. Pembacaan ikrar netralitas ASN diikuti oleh seluruh peserta upacara. Selain Sekda Kabupaten Pesawaran, turut serta menandantangani naskah ikrar Ketua KPU Pesawaran, Ketua Bawaslu Pesawaran dan seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Pesawaran. Sekda Wildan menyampaikan bahwa Netralitas ASN ini berarti setiap ASN tidak berpihak ataupun memihak kepada kepentingan siapapun sesuai dengan Undang -Undang. “Setiap ASN sebagai penyelenggara publik sekaligus pengayom masyarakat, memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah dan tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau suatu kelompok tertentu,” ucapnya. “ASN tidak boleh terpengaruh oleh sirkulasi kekuasaan dan politik, karena ASN merupakan suatu objek pengawasan yang tidak hanya oleh BAWASLU, tetapi juga terhadap Komisi ASN dan masyarakat umum,” imbuh Wildan. Pria yang pernah menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah di Bumi Andan Jejama itu berharap seluruh ASN yang berada di Kabupaten Pesawaran dapat menjaga netralitas sebagaimana telah diatur dalam peraturan. Aturan menyebutkan bahwa ASN dilarang memasang Spanduk/Baliho atau Alat peraga lainnya terkait bakal calon peserta pemilu dan pemilihan. Selain itu, ASN juga dilarang menyosialisasikan atau mengkampanyekan di media sosial/online bakal calon tertentu, dilarang membuat, memposting, mengomentari atau mem-follow dalam group maupun akun terkait bakal calon. “Para ASN dilarang menghadiri deklarasi atau kampanye dan memberikan tindakan/dukungan secara aktif, dilarang memposting pada media sosial/media lain yang dapat diakses oleh publik dan foto bersama bakal calon/tim sukses/alat peraga,” pungkasnya. Para ASN juga dilarang mengikuti deklarasi/kampanye bagi suami/istri calon dengan tidak dalam status cuti diluar tanggungan Negara (CLTN). Wildan mengajak seluruh ASN Kabupaten Pesawaran untuk dapat menjaga netralitas dalam penyelenggaran Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 mendatang. (Red)

Cegah Permasalahan Remaja, DP3AP2KB Pesawaran Gelar GenRe Goes to School

Pesawaran (HO) – Dalam upaya mengantisipasi permasalahan seputar remaja, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melaksanakan langkah preventif melalui program GenRe (Generasi Berencana) Goes to School di SMP/Sederajat dan SMA/SMK/Sederajat se – Kabupaten Pesawaran. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pesawaran, program GenRe Goes to School membahas mengenai pencegahan seks bebas, pernikahan di usia anak dan pencegahan seks pra nikah. Selain itu dibahas juga tentang Narkotika, Psykotropika,dan Zat Aditif Lainnya (NAPZA) dan stunting. Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pesawaran Maisuri mengatakan program ini menyasar 37 SMP dan SMA/SMK Negeri dan Swasta di wilayah Bumi Andan Jejama. “Kita mulai dari SMAN 1 Gedong Tataan pada hari ini dan berangsur sampai target kita selesai tanggal 28 November mendatang,” ucap Maisuri pada Jumat (17/11/2023). Ia menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). GenRe sendiri yakni singkatan dari Generasi Berencana, yang sasarannya adalah remaja usia sekolah di Kabupaten Pesawaran. Maisuri menjelaskan program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang permasalahan seputar dunia remaja. Ia berharap melalui program ini remaja akan mendapatkan informasi yang tepat tentang segala permasalahan seputar dunia remaja serta meningkatkan pengembangan PIK (Pusat Informasi dan Konseling) Remaja Unggulan Jalur Sekolah. Dirinya menghimbau kepada para Kepala Sekolah, setelah kegiatan ini untuk segera membentuk Kelompok PIK-R di Sekolah. “Karena PIK-R adalah wadah kegiatan program Generasi Berencana (GenRe) yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja dengan Programnya yaitu program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja,” ucapnya. Hal itu bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling mengenai kesehatan reproduksi dan juga tentang perencanaan kehidupan berkeluarga serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya bagi usia remaja, agar anak-anak menjadi generasi yang cerdas sehat dan bebas stunting. Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti pembinaan dengan serius yang selanjutnya untuk dapat mengaplikasikan di Sekolah dan tempat tinggalnya. “Sehingga dapat mewujudkan keluarga yang berketahanan yang pada akhirnya melahirkan generasi yang berkarakter,” pungkasnya. (Red)