Pemkab Pesawaran Gelar Safari Ramadan di Kecamatan Way Khilau dan Way Lima
Pesawaran (RN) –Perdana Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengelar safari Ramadhan 1447 H yang digelar di dua lokasi, yakni Masjid Al-Zauahir, Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, serta Masjid Nurul Huda, Desa Sidodadi, Kecamatan Way Lima Senin, (2/3/2026)
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda Safari Ramadhan pemerintah daerah dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat di 11 kecamatan.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menjadi wujud komitmen dalam membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan.
Bupati Pesawaran Nanda Indira mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Ia mengajak untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbanyak kebaikan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Pentingnya sinergi antara camat, kepala desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Nanda menyampaikan bahwa sejumlah pembangunan infrastruktur jalan kini tengah digenjot guna mendongkrak roda perekonomian masyarakat.
“Mari kita berdoa semoga niat baik ini dipermudah dan kita semua selalu dalam lindungan Allah dan dijauhkan dari mara bahaya,” ujarnya.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Pesawaran turut menyerahkan bantuan hibah untuk masjid sebesar Rp10 juta, bantuan ambal dan Al-Qur’an, santunan bagi anak yatim piatu, serta paket sembako untuk kaum duafa yang disalurkan melalui Baznas Pesawaran. (zal)
Harapan Suhono Miliki Rumah Layak Terwujud Lewat Program RTLH TMMD
Pesawaran (RN) – Harapan Suhono, warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran untuk bisa memiliki rumah yang layak dan aman kini terwujud.
Melalui Program Pembangunan RTLH TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digagas Kodim 0421/Lampung Selatan, rumah Suhono dinyatakan rampung dan siap huni pada Senin, (2/3/2026).
Suhono yang hidup sebatang kara, kini bisa menetap dengan tenang tanpa khawatir air bocor membanjiri lantai saat hujan deras tiba.
Sebelumnya, Suhono menceritakan bahwa rumahnya memang sudah tua dan keropos. Saat hujan deras disertai angin kencang tiang-tiang rumah tuanya tak lagi mampu menopang dan akhirnya roboh.
“Saya sebatang kara, rumahnya memang sudah tua, jadi waktu angin kenceng dan hujan deras kemarin rumah saya roboh,” ucapnya lirih.
Melihat kondisi tersebut, Satgas TMMD melalui program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mengusulkan agar rumah Suhono dibangun kembali.
Berkat kerja sama dan gotong royong yang dilakukan tim Satgas bersama warga rumah Suhono pun kini kembali berdiri lebih kokoh dari sebelumnya. Sohono mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan Kodim 0421/Lampung Selatan. Ia berharap rumah ini akan memberikan rasa aman untuk dirinya tinggal.
“Rasa syukur dan terima kasih saya ucapkan iepada semua yang telah membantu. Semoga membawa berkah untuk kita semua,” harapnya.
Sementara itu penerima manfaat lainnya, yakni rumah milik Khoirul Anwar kini dalam proses pengecatan dinding sebagai tahapan akhir sebelum bisa ditempati.
Sementara itu, rumah Bapak Ngadino memasuki tahap penguatan struktur dengan pengecoran slop atas dan pemasangan kusen pintu serta jendela.
Di sisi lain, rumah Ibu Yusmawati/Bapak Heri juga terus dikerjakan melalui proses plester dinding dan pemasangan kusen, sebagai persiapan menuju tahap akhir pembangunan. Adapun rumah Ibu Siti Hamdiah telah memasuki tahap pengacian dinding luar guna meratakan dan memperkuat permukaan sebelum pengecatan.
Seluruh tahapan tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh Satgas TMMD bersama warga, sebagai bagian dari upaya pengabdian menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat. (zal)
Dorong Peningkatan Infrastruktur Jalan, Bupati Pesawaran Dampingi Gubernur Tinjau Ruas Jalan Provinsi
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam agenda peninjauan sejumlah ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pesawaran, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap terjaga serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Peninjauan difokuskan pada sejumlah titik strategis, di antaranya ruas Jalan Gedong Tataan–Kedondong (sebelum Komplek Pemkab Pesawaran), ruas jalan Kecamatan Kedondong, Way Khilau, hingga jalur penghubung Branti – Gedong Tataan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kondisi infrastruktur di Pesawaran. Bupati menilai bahwa semua ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat lintas kabupaten, yakni Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus.
“Kami berharap kemantapan jalan ini dapat terus ditingkatkan, sehingga akses distribusi barang dan mobilitas warga semakin lancar. Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen dalam mendukung peningkatan infrastruktur di Pesawaran. Sebab, kondisi jalan yang mantap tidak hanya berdampak pada kelancaran arus barang dan jasa, tetapi juga berpengaruh terhadap keselamatan pengguna jalan serta efisiensi waktu tempuh masyarakat.
Selain peningkatan badan jalan, Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan drainase di sepanjang ruas yang diperbaiki agar konstruksi lebih tahan lama dan tidak mudah rusak akibat genangan air.
“Untuk itu saya turut mengimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga kebersihan saluran drainase demi keberlanjutan fungsi infrastruktur,” kata Gubernur.
Adapun rincian penanganan meliputi perbaikan ruas Gedong Tataan–Kedondong dengan rincian 100 meter rigid beton dan 800 meter hotmix. Kemudian ruas Simpang Kedondong–Pardasuka, Desa Kubu Batu–Kota Jawa Kecamatan Way Khilau, dengan penanganan 80 meter rigid beton dan 1,1 kilometer hotmix. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Branti–Gedong Tataan sepanjang 1,2 kilometer hotmix.
Seluruh pengerjaan dijadwalkan dilaksanakan pasca Hari Raya Idul Fitri, termasuk pembangunan drainase pada titik-titik prioritas. Sementara itu, jalan berlubang lainnya akan ditangani melalui alokasi dana pemeliharaan Pemerintah Provinsi Lampung sebelum musim mudik lebaran mendatang.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Pesawaran diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi konektivitas wilayah serta kesejahteraan masyarakat. (zal)
Bantuan ATENSI Kemensos RI Disalurkan untuk 90 Lansia di Kabupaten Pesawaran
Pesawaran (RN) – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersinergi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, telah menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 90 orang Lansia di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Sentra Handayani, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, Camat Tegineneng beserta jajaran, Kepala Desa Trimulyo, Ketua LKS Berkah Harapan, serta para penerima manfaat. Hadir mewakili Bupati Pesawaran, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pesawaran, Sunyoto, SE., MM, yang sekaligus membacakan sambutan Bupati Pesawaran. Dalam sambutan tersebut disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, khususnya Sentra Handayani, atas kepedulian dan perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran. Disampaikan pula bahwa bantuan ATENSI yang diserahkan merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak. Usulan bantuan dihimpun oleh LKS Berkah Harapan, direkomendasikan oleh Bupati melalui Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, hingga diteruskan dan direalisasikan oleh Kementerian Sosial RI. “Meskipun merupakan usulan tahun 2025 yang baru terealisasi pada awal tahun 2026, hal tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan hak-hak masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Sunyoto. Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan Sentra Handayani Kementerian Sosial RI dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat, guna mendorong peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia. Selain itu, para penerima manfaat pun diimbau agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kesehatan dan meningkatkan kemandirian keluarga. Penyaluran bantuan ATENSI ini menjadi bagian dari upaya negara untuk hadir di tengah masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkeadilan. (zal)Diduga Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan, PT P Kembalikan Uang Rp100 Miliar
Lampung (RN) – Kejaksaan Tinggi Lampung menerima titipan uang sebesar Rp 100 miliar atas perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan oleh Perusahaan Inisial PT P pada areal Perusahaan dengan Inisial PT I di Provinsi Lampung.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipemkum) Kejati Lampung Ricky Ramadan mengatakan, Proses penyidikan ini baru berjalan selama satu bulan lebih sesuai dengan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor PRIN-01/L8/Fd.2/01/2026 tanggal 05 Januari 2026.
“Dalam serangkaian tindakan Penyidikan yang sudah berjalan tersebut, Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 59 orang saksi. Diantaranya, saksi saksi dari PT I sebanyak 8 orang, PT P sebanyak 13 orang, Pemerintah Daerah dan Provinsi sebanyak 14 orang dan dari Kelompok Tani sebanyak 24 orang,” Kata Ricky Ramadan, Rabu (25/02/2026).
“Tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Ahli sebanyak 3 orang, dimana untuk jumlah saksi dan Ahli tersebut akan bertambah sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pembuktian perkara,” tambah dia.
Ia menjelaskan, mengenai jumlah kerugian keuangan negara sampai saat ini masih dalam proses perhitungan yang sedang dimintakan oleh Tim Penyidik kepada Ahli terkait.
“Tim Penyidik juga telah melaksanakan kegiatan penggeledahan di sejumlah titik baik di wilayah Lampung maupun di luar Wilayah Lampung, yaitu di Wilayah DKI Jakarta serta Jawa Barat,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, PT. P telah mengirimkan surat kepada Kejaksaan Tinggi Lampung Perihal Permohonan Penyelesaian Permasalahan Hukum. Selanjutnya pada tanggal 10 Februari 2026, PT P telah menyetorkan sebagian uang titipan Pengganti Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar rupiah) yang telah disetorkan melalui Rekening Pemerintah Lainnya atau (RPL) Kejaksaan Tinggi Lampung.
“Penitipan uang tersebut dilakukan PT P sebagai bentuk itikad baik dalam pengembalian Kerugian Keuangan Negara, dan terhadap uang titipan tersebut nantinya akan masuk ke kas Negara setelah perkara berjalan dan berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.
Adanya penitipan uang tersebut tidak menghapuskan unsur pidana dan tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan. Penyidik tetap melanjutkan proses penyidikan secara profesional, transparan dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kejaksaan Tinggi Lampung berkomitmen untuk menuntaskan perkara tindak pidana korupsi ini secara objektif serta akan melakukan pembenahan Tata Kelola penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan untuk perkebunan bersama pihak-pihak terkait,” pungkasnya. (Red)
Diskominfotiksan Pesawaran Berikan Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Penyebaran Hoaks
Pesawaran (RN) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran turut ambil bagian dalam kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan.
Kegiatan berupa sosialisasi bahaya judi online dan penyebaran hoaks tersebut digelar di Balai Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Rabu (25/2/2026).
Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Intan Baiduri, S.IP., selaku Pranata Humas Ahli Muda yang membawakan materi tentang pencegahan penyebaran hoaks di era digital, serta Firman Falani, S.Kom., M.M., Pranata Komputer Ahli Muda yang menyampaikan materi terkait pencegahan judi online. Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat dan perangkat Desa Tanjung Rejo.
Kabid PPIP Ihsan Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap persoalan sosial yang berkembang di ruang digital, khususnya judi online dan hoaks.
“Melalui sesi pemaparan dan diskusi, masyarakat diharapkan dapat berbagi pengalaman lebih dalam mengenai kedua persoalan tersebut dan mampu mengambil langkah pencegahan secara mandiri,” kata dia.
Dirinya juga mengatakan, bahwa judi online tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi ekonomi dan keharmonisan keluarga. Berbagai kasus bahkan menunjukkan pelaku mengalami kerugian finansial, terlilit utang, hingga memicu konflik rumah tangga.
“Saya mengingatkan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan, memecah persatuan, bahkan memicu konflik sosial,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan kebenaran informasi sebelum membagikannya, guna menciptakan suasana yang kondusif dalam bermedia sosial.
“Melalui program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat dalam menghadapi tantangan di era digital,” ujarnya. (zal)
Pemkab Pesawaran Raih Penghargaan UKPBJ Proaktif dari LKPP RI
Jakarta (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran meraih penghargaan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Proaktif Level 3 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Hj. Nanda Indira B dalam Rapat Koordinasi dan Penyerahan Piagam UKPBJ Proaktif pada Rapat Koordinasi UKPBJ Triwulan I Tahun 2026, yang digelar di Gedung LKPP, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemkab Pesawaran memenuhi kelengkapan atribut sembilan variabel (9/9) dalam mencapai tingkat kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif).
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala LKPP RI, Sarah Sadiqa didampingi Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM Suharti, Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan Wahyuni Kartianingsih, dan Kepala Bagian Barang dan Jasa Kabupaten Pesawaran Nanang Sumarlin.
“Capaian tersebut menempatkan UKPBJ Pesawaran sebagai unit yang telah berfungsi strategis dan tidak lagi sebatas administratif dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah,” kata Nanda.
Nanda mengatakan, Perencanaan pengadaan merupakan tahapan krusial dalam siklus pengadaan barang/jasa. Perencanaan yang matang berperan memastikan kebutuhan terpenuhi tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya, sekaligus mendorong efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
“Sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, UKPBJ didorong berperan sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pengadaan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, Fungsi tersebut mencakup identifikasi kebutuhan, pemilihan metode pengadaan, penganggaran, hingga pengelolaan sistem informasi untuk mencapai target kinerja, termasuk peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan UMKM.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memperkuat tata kelola pengadaan yang profesional dan akuntabel. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, khususnya UKPBJ, dalam membangun sistem pengadaan yang transparan dan berorientasi pada hasil,” pungkasnya. (zal)
Safari Ramadan Provinsi Lampung di Pesawaran, Perkuat Kolaborasi
Pesawaran (RN) – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Kunjungan Silaturahmi Ramadan 1447 H/2026 M di Kabupaten Pesawaran yang dipusatkan di Masjid Al Ikhlas, Dusun Salahuddin, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan memperkuat kolaborasi, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang diisi tausiah oleh Drs. Hi. Lukman Hakim ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam suasana bulan suci Ramadan.
Bupati Nanda Indira berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap berbagai program pembangunan di Pesawaran.
“Saya harapan kepada Pemerintah Provinsi Lampung, agar percepatan normalisasi sungai guna meningkatkan daya tampung air dan meminimalisir risiko banjir di tengah tingginya curah hujan,” kata Nanda.
Selain itu, ia juga mengatakan percepatan perbaikan beberapa ruas jalan provinsi di Kecamatan Gedong Tataan yang mengalami kerusakan akibat musim hujan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh rombongan Tim Safari Ramadhan Provinsi Lampung atas kunjungan Safari Ramadhan di Kabupaten Pesawaran ini. Mari kita manfaatkan Ramadan ini untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Diketahui Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan penyerahan bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp30 juta untuk Masjid Al Ikhlas, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurul Islah Desa Sukaraja, pemberian paket sembako kepada kaum dhuafa, serta santunan kepada 50 anak yatim piatu. (zal)
Safari Ramadan Provinsi Lampung di Pesawaran, Perkuat Sinergi dan Salurkan Bantuan untuk Masyarakat
Pesawaran (RN) – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Kunjungan Silaturahmi Ramadan 1447 H/2026 M di Kabupaten Pesawaran yang dipusatkan di Masjid Al Ikhlas, Dusun Salahuddin, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang diisi tausiah oleh Drs. Hi. Lukman Hakim ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam suasana bulan suci Ramadan.
Bupati Nanda Indira berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap berbagai program pembangunan di Pesawaran.
“Saya harapan kepada Pemerintah Provinsi Lampung, agar percepatan normalisasi sungai guna meningkatkan daya tampung air dan meminimalisir risiko banjir di tengah tingginya curah hujan,” kata Nanda.
Selain itu, ia juga mengatakan percepatan perbaikan beberapa ruas jalan provinsi di Kecamatan Gedong Tataan yang mengalami kerusakan akibat musim hujan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh rombongan Tim Safari Ramadhan Provinsi Lampung atas kunjungan Safari Ramadhan di Kabupaten Pesawaran ini. Mari kita manfaatkan Ramadan ini untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Diketahui Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan penyerahan bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp30 juta untuk Masjid Al Ikhlas, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurul Islah Desa Sukaraja, pemberian paket sembako kepada kaum dhuafa, serta santunan kepada 50 anak yatim piatu. (zal)
Pesawaran Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Bimtek Aplikasi Srikandi
Pesawaran (RN) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran melalui Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Desk Aplikasi Srikandi bagi para Admin Perangkat Daerah se- Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan M. Rinaldo Arbarino, pada Senin, 23 Februari 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran.
Kegiatan Bimtek implementasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) ini merupakan lanjutan yang diperuntukkan bagi perangkat daerah yang belum memiliki akun Srikandi. Adapun OPD yang belum memiliki akun adalah 8 Dinas, 1 RSUD, 10 Bagian dan 11 Kecamatan,” kata M. Rinaldo.
Ia juga mengatakan, lima perangkat daerah yang mengikuti kegiatan sesuai jadwal undangan hari ini ialah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (PERINDAG) dan Dinas Perikanan.
“Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pendampingan mulai dari proses pembuatan akun Srikandi hingga praktik langsung pembuatan surat melalui aplikasi tersebut . Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pemahaman teknis dan optimalisasi penggunaan aplikasi dalam mendukung tata kelola administrasi persuratan secara digital,” ujarnya.
M. Rinaldo Arbarino menyampaikan, kegiatan ini akan terus berlanjut hingga pertengahan Maret 2026 disesuaikan dengan jadwal undangan untuk perangkat daerah/kecamatan/bagian yang telah ditetapkan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat mengimplementasikan aplikasi Srikandi secara optimal guna mewujudkan tertib arsip dan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya. (zal)
