Sembilan Desa di Pesawaran Gelar PAW

Pesawaran (RN)- Sebanyak sembilan desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Pesawaran serentak melaksanakan Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa guna mengisi kekosongan jabatan. Sembilan desa yang menggelar PAW tersebut meliputi Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai, Desa Kertasana Kecamatan Kedondong; Desa Sinar Jati dan Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng. Selanjutnya, Desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin; Desa Negeri Ulangan Jaya, Desa Purworejo, dan Desa Bangun Sari Kecamatan Negeri Katon; serta Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan. Sekretaris Daerah Wildan menyampaikan bahwa PAW merupakan mekanisme pemerintahan desa yang harus dilaksanakan secara transparan dan sesuai aturan, guna memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan efektif hingga akhir masa jabatan. “Kepala desa hasil PAW diharapkan dapat segera beradaptasi, melanjutkan program pembangunan desa, serta menjaga kondusivitas dan persatuan masyarakat,” kata Wildan Saat menghadiri Pelaksana PAW Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan,” Rabu (4/02/2026) Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap kepala desa hasil PAW di sembilan desa tersebut dapat segera bekerja semaksimal mungkin untuk mensejahterakan masyarakat. “Saya berharap semolan Desa PAW dapat meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa,” pungkasnya. (zal)  

Bawa Sabu 100 Gram Pria Asal Bandar Lampung Diamankan Polisi

Pesawaran (RN) – Satuan Reserse Narkoba Polres Pesawaran berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu lebih dari 100 gram di jalur strategis Jalan Raya Branti, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (3/2/2026). “Seorang pria berinisial APW (28), warga Kota Bandar Lampung, yang diduga kuat berperan sebagai pengedar. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB saat pelaku melintas di jalur utama yang dikenal sebagai akses vital penghubung antar wilayah dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi,” kata Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito, melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Pesawaran AKP Rihamuddin Nur. Ia juga mengatakan, Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 1 (satu) bungkus plastik bening berukuran besar berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 100,68 gram. Selain itu, turut diamankan 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio S warna hitam hijau yang diduga digunakan pelaku sebagai sarana operasional. “Pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Pesawaran dalam menekan peredaran narkotika, khususnya di jalur-jalur strategis,” ujar dia. “Keberhasilan ini merupakan wujud keseriusan kami dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. Jalur Branti merupakan akses vital dengan aktivitas masyarakat yang padat, sehingga menjadi fokus pengawasan untuk mencegah peredaran barang terlarang,” tambahnya. Ia menjelaskan, pengungkapan tersebut tidak terlepas dari kejelian dan kecepatan personel Satresnarkoba dalam memantau pergerakan pelaku di lapangan. “Kami akan terus meningkatkan upaya penindakan, sekaligus melakukan pengembangan terhadap jaringan yang terkait, guna memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pesawaran,” tegasnya. Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dan/atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. “Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Pesawaran untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya. (zal)  

Diduga Lakukan Pemerasan, Tekab 308 Polres Pesawaran Ringkus Oknum Wartawan 

Pesawaran (RN) – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Satreskrim Polres Pesawaran menangkap Hendra Irawan (HI), oknum yang mengaku wartawan, bersama Hasyim Asmarantaka (HA), Satpam RSUD Pesawaran. Keduanya diduga melakukan pemerasan terhadap seorang kontraktor dengan memanfaatkan pemberitaan media online. Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha mengatakan, HI menulis berita terkait pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit dan meminta uang agar pemberitaan tidak diperluas. “HA berperan sebagai orang dalam karena bekerja di rumah sakit tersebut,” kata Alvie, Senin (2/2/2026). Awalnya HI meminta Rp10 juta, namun setelah negosiasi korban menyerahkan Rp2,5 juta sebagai pembayaran awal. Keesokan harinya, HI kembali menagih sisa uang melalui pesan singkat. Merasa terancam, korban melapor ke polisi. Pada Kamis (29/1/2026). korban menyerahkan sisa uang melalui HA, yang kemudian ditangkap bersama barang bukti amplop berisi Rp2,5 juta. HI ditangkap di rumahnya di Gedongtataan. “Hasil pemeriksaan, HI berperan sebagai otak dan pelaku utama, sementara HA membantu pelaksanaan. Keduanya juga menyebut seorang saksi berinisial IZ turut menikmati hasil kejahatan,” ujarnya. Kedua tersangka dijerat pasal pemerasan sesuai KUHP baru, pasal 482 dan/atau Pasal 483. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Sementara, korban berinisial MS menegaskan pembangunan yang ia kerjakan tidak bermasalah. Ia merasa dirugikan karena pemberitaan ditulis sepihak tanpa konfirmasi. “Saya ini sudah tua, malu diberitakan seperti itu, apalagi tidak benar. Kalau ada yang perlu diperbaiki, memang masih masa pemeliharaan,” pungkasnya. (Red)

Jaga Mutu Program Makan Bergizi Gratis, Tim Satgas MBG Pesawaran Tinjau Sejumlah SPPG di Gedong Tataan

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis melakukan Inspeksi Lapangan ke SPPG Bernung dan SPPG Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan pada Jumat, (30/1/2026).  Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh proses produksi makanan berjalan sesuai standar sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Inspeksi lapangan ini melibatkan lintas perangkat daerah, antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfotiksan, DPMPTSP, Camat Gedong Tataan, serta kepala desa setempat. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah dalam mengawal mutu layanan MBG, khususnya dari aspek higienitas, keamanan pangan, dan kelengkapan perizinan. Ketua Satgas MBG Kabupaten Pesawaran, Drs. Nur Asikin, M.I.P., menjelaskan bahwa tugas utama Satgas adalah melakukan koordinasi dengan mitra MBG sekaligus memastikan seluruh proses penyaluran dan tata kelola program berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. “Salah satu perhatian utama kami adalah penyesuaian dan validasi data penerima manfaat, karena data yang akurat menjadi kunci keharmonisan pelaksanaan program dan upaya pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Lebih lanjut, Nur Asikin juga menyebut bahwa inspeksi ini juga bertujuan untuk meminimalisasi potensi risiko, seperti kasus keracunan atau permasalahan lain yang dapat merugikan penerima manfaat. Oleh karena itu, Satgas MBG akan secara bertahap melakukan kunjungan dan pengecekan ke seluruh SPPG yang ada di Kabupaten Pesawaran. Dalam peninjauan tersebut, tim memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar pengelolaan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan air limbah, serta mendorong agar keberadaan SPPG memberikan manfaat kelembagaan bagi desa, baik melalui penyediaan bahan baku lokal maupun pemberdayaan tenaga kerja setempat. Dari hasil inspeksi lapangan, SPPG Bernung dinilai telah berjalan cukup baik dengan sistem pengelolaan sampah dan air limbah yang tertata. SPPG ini melayani 26 sekolah dengan total 3.430 porsi makanan per hari, serta melayani penerima manfaat kelompok B3 di Desa Bernung yang terdiri dari 500 penerima, meliputi 337 balita, 41 ibu hamil, dan 82 ibu menyusui. Sementara itu, pada SPPG Taman Sari, tim menemukan beberapa catatan teknis yang telah disampaikan langsung kepada pengelola untuk segera ditindaklanjuti. Pemerintah daerah juga akan melakukan kunjungan lanjutan guna memantau perbaikan yang dilakukan. “Melalui kegiatan inspeksi ini, Pemkab Pesawaran melalui Satgas MBG menjalankan perannya sebagai mitra sekaligus pengawas dalam memastikan program MBG berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan,” ujarnya. Maka dari itu, koordinasi yang baik antara SPPG, pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah daerah juga dinilai menjadi kunci penting dalam mengantisipasi kendala di lapangan, sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. (zal)

Perkuat Kepercayaan Publik, MPAL Pesawaran Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Komando Presiden 

Pesawaran (RN) – Majelis Penyeimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran mendukung penuh Polri tetap berada di bawah komando Presiden RI. Ketua MPAL Kabupaten Pesawaran, Farifki Zulkarnaen gelar Suntan Junjungan Makhga mengatakan, Polri di bawah Presiden sudah sesuai dengan konstitusi dan menjadi landasan penting agar Polri tetap profesional, netral, serta fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata dia, Kamis (29/01/2026). Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, melindungi masyarakat, serta memastikan hukum ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu. “Tentunya kejelasan posisi Polri, akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ujar dia. Dirinya menekankan, pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat Adat Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran, dalam menjaga persatuan, keamanan wilayah, serta kelestarian nilai-nilai budaya dan adat istiadat. “Kami mengajak seluruh masyarakat adat untuk bersatu menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Polri adalah mitra masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya. “Ini merupakan bentuk komitmen Penyeimbang Adat Lampung dalam mendukung pemerintahan yang sah, menjaga stabilitas keamanan, serta memperkuat persatuan bangsa demi terciptanya Indonesia yang aman, damai, dan berkeadilan,”pungkasnya. (Red)

Bangun Komunikasi Harmonis Kapolres Pesawaran Sambangi PWI

Pesawaran (RN) – Kapolres Pesawaran AKBP. Alvie Granito bersama jajaran sambangi Balai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran. Dalam pertemuan tersebut Kapolres menyampaikan, Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polres Pesawaran dan insan pers khususnya yang tergabung di PWI. “Pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi PWI Pesawaran dalam mendukung tugas kepolisian melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif. Silaturahmi ini dimanfaatkan sebagai sarana dialog dan tukar pikiran terkait situasi kamtibmas serta peningkatan sinergi antara kepolisian dan media di wilayah Kabupaten Pesawaran. “Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara Polres dan PWI Pesawaran dalam menjaga kondusivitas serta memberikan informasi yang positif dan terpercaya kepada masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M. Ismail mengatakan hadirnya pejabat tinggi Mapolres Pesawaran di Kantor PWI merupakan persembahan berharga dalam merawat tali silaturahmi. “Pertemuan ini, guna membangun sinergitas pers dengan kepolisian. Outputnya, dapat menyajikan informasi edukatif, karena mahkota berita adalah akurasi data berdasar fakta,” Kata Ismail. Ia juga mengatakan banyak dugaan kejahatan di kabupaten setempat, dan ini harus menjadi atensi bersama, baik aparat penegak hukum maupun insan pers serta berbagai lapisan masyarakat. “Kami juga memberikan atensi terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di desa, dan harapannya Polres Pesawaran bisa mengusut dugaan tersebut,” pungkasnya. (Red)

Wabup Pesawaran Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Ponpes Al Wujudi

Pesawaran (RN) – Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Wujudi, Dusun Cerita Dagang, Desa Way Harong, Kecamatan Way Lima, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.000 jamaah yang berasal dari masyarakat Desa Way Harong dan wilayah sekitarnya. Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan kehadiran artis nasional Ginanjar dari Grup Lawak Lima Sekawan, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Dadang Mubarok. Antonius Muhammad Ali menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam untuk memperkuat keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT. “Tidak ada yang mustahil apabila Allah SWT berkehendak, serta mengingatkan pentingnya shalat sebagai tiang agama,” kata dia. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memohon doa kepada para jamaah agar dirinya bersama Bupati Pesawaran, Nanda Indira, diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam memimpin Kabupaten Pesawaran selama lima tahun ke depan. “Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan persatuan umat,” ujarnya. (zal)

Bupati Pesawaran Resmi Lepas Peserta Perlombaan Muktamad RMI Tingkat Provinsi Lampung

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira B. secara resmi melepas peserta Perlombaan Muktamad Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Tingkat Provinsi Lampung yang akan mewakili Kabupaten Pesawaran. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Islamic Center pada Jum’at (23/1/2026).  Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan apresiasi kepada RMI dan PCNU Kabupaten Pesawaran atas perannya dalam memperkuat pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pengembangan sumber daya manusia. “Perlombaan Muktamad RMI menjadi wadah penting untuk membentuk generasi santri yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat regional hingga nasional,” kata Nanda. Dirinya juga mengatakan, para santri yang mengikuti perlombaan tersebut merupakan duta terbaik Kabupaten Pesawaran. Seluruh peserta agar membawa nama baik daerah, berusaha menjadi yang terbaik, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. “Untuk seluruh anak santri putra-putri, tetap jaga kesehatan, menjaga pola makan, dan istirahat yang cukup karena keikutsertaan kalian bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana menunjukkan nilai-nilai pesantren dan membuktikan bahwa santri Pesawaran mampu bersaing secara di level regional maupun nasional” ujarnya. Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pesawaran H. Ahmad Ulinnuha menyampaikan kegiatan ini akan terlaksana mulai dari tanggal 23-25 Januari dan ini adalah program Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung yang pertama kali dan Kabupaten Pesawaran bisa mengikuti lomba ini dengan jumlah 57 santri Putra-Putri dengan 4 official yang terdiri dari 9 pondok pesantren yg ada di Kabupaten Pesawaran. “Kami berharap kepada para santri untuk menjaga kesehatan dan menjaga pola makan karena kegiatan ini nanti tidak hanya mengikuti perlombaan yang sifatnya rohani tapi juga ada perlombaan yang sifatnya jasmani, semoga para santri asal Pesawaran bisa memberikan hasil yang maksimal berdasarkan kemampuannya masing-masing”, tutupnya. (zal)

Pemkab Pesawaran Pastikan Penanganan Terpadu Terkait Genangan Air di Sekitar RS Urip Gedong Tataan

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menindaklanjuti keluhan masyarakat dan pemberitaan media terkait terjadinya genangan air dan banjir di sekitar lokasi pembangunan Rumah Sakit (RS) Urip Gedong Tataan, Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan dengan melakukan peninjauan langsung ke lapangan pada Senin, (19/1/2026).  Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan serta merumuskan rekomendasi serta upaya penanganan yang komprehensif. Peninjauan dilakukan oleh tim terpadu yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pesawaran. Koordinator tim peninjau dari perwakilan Dinas DPMPTSP Hapni menyampaikan, berdasarkan hasil pengawasan dan verifikasi lapangan, diketahui bahwa secara tata ruang, lokasi pembangunan RS Urip Gedong Tataan telah sesuai dengan peruntukannya sebagai kawasan permukiman perkotaan. Hal ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesawaran, serta Rekomendasi Pemanfaatan Ruang Nomor: 600/87/IV.03/FPR/REKOM/2024 tertanggal 20 November 2024. Dari sisi perizinan dan lingkungan hidup, pelaku usaha pembangunan RS Urip juga telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Pelaku usaha tercatat telah mengantongi Persetujuan Lingkungan Nomor: 600/01/IV.09/X/2024 tertanggal 31 Desember 2024, serta Persetujuan Teknis (Pertek) Air Limbah Nomor: 660/01-Des/IV.09/2024 tertanggal 30 Desember 2024, terkait pemenuhan baku mutu air limbah yang dibuang atau dimanfaatkan ke badan air permukaan. Perwakilan RS Urip Gedong Tataan Arif Bastian Rasyid menyebut, sebagai bentuk antisipasi, pihak rumah sakit juga telah membangun saluran siring dan drainase, baik di dalam area rumah sakit maupun di luar lokasi pembangunan. Selain itu, pelaku usaha turut memfasilitasi warga sekitar untuk memanfaatkan saluran drainase rumah sakit sebagai jalur pembuangan limbah domestik warga, serta membangun jalan beton di lingkungan setempat. Hasil peninjauan lapangan juga mencatat bahwa kawasan di sekitar RS Urip Gedong Tataan memang merupakan wilayah yang secara historis kerap mengalami genangan air saat curah hujan tinggi, bahkan sebelum adanya pembangunan rumah sakit. Kondisi ini diketahui oleh masyarakat sekitar maupun pihak rumah sakit, sehingga sejak awal pihak RS telah menyiapkan sistem drainase untuk menampung limpasan air hujan. Meski demikian, tim menemukan bahwa saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, genangan air masih terjadi di ruas jalan depan RS Urip Gedong Tataan. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan kapasitas gorong-gorong di bawah jalan raya (jalan nasional) yang tidak mampu menampung debit air hujan dalam jumlah besar. Selain itu, saluran drainase milik desa yang berada di seberang jalan depan rumah sakit diketahui memiliki ukuran yang relatif kecil, terdapat timbunan sampah, serta kurangnya pemeliharaan, sehingga menghambat kelancaran aliran air. Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemkab Pesawaran merekomendasikan sejumlah langkah strategis. Pelaku usaha diimbau untuk membangun embung atau kolam retensi yang berfungsi menampung limpasan air dari area belakang rumah sakit. Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk melakukan kolaborasi pengendalian banjir dan normalisasi drainase bersama pemerintah desa, masyarakat sekitar, serta pihak-pihak terkait lainnya. Pemerintah daerah juga akan melakukan koordinasi dengan balai atau kementerian yang menangani jalan nasional guna mengkaji kemungkinan pelebaran atau peningkatan kapasitas gorong-gorong yang melintas di bawah jalan nasional tersebut. Pengawasan terhadap debit air dan kondisi saluran drainase akan dilakukan secara intensif sebagai langkah mitigasi ke depan. (zal)

Bupati Pesawaran Hadiri Pengajian Akbar Muslimat NU se-Kecamatan Tegineneng

Pesawaran (RN) – Ratusan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai desa di Kecamatan Tegineneng mengikuti Pengajian Akbar Triwulanan yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Hidayah, Dusun Sungai Kering, Desa Sinar Jati, Minggu (18/1/2026). Bupati Pesawaran menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Tegineneng atas terselenggaranya pengajian akbar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. “Pengajian ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus momentum untuk menguatkan ukhuwah islamiyah. Kegiatan seperti ini sangat positif dan telah beberapa kali saya ikuti. Saya menyambut gembira inisiatif dari PAC Muslimat NU Kecamatan Tegineneng,” kata Nanda. Bupati juga menegaskan bahwa Muslimat NU, sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, memiliki peran strategis dalam pembangunan umat, khususnya di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, kegiatan pengajian dinilai penting untuk terus dilaksanakan guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, terutama kaum perempuan. “Kami sangat mengapresiasi pengajian akbar ini. Semoga pesan-pesan yang disampaikan oleh penceramah, Ustazah Almaratus Sholihah, M.Sos., dapat memberikan manfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam semangat membangun Bumi Andan Jejama,” tambahnya. Lebih lanjut, Bupati Pesawaran mendorong Muslimat NU agar terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran siap memberikan dukungan seluas-luasnya bagi kemajuan organisasi tersebut. “Visi besar Pesawaran CAKEP tentu membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, termasuk perempuan-perempuan hebat yang tergabung dalam Muslimat NU. Pembangunan akan berhasil apabila seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi,” tegasnya. Pada kesempatan itu, Bupati juga berharap seluruh anggota Muslimat NU dapat menjadi teladan bagi kaum perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dengan menjunjung tinggi nilai akhlakul karimah sebagai bekal dalam mendidik generasi penerus. “Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh anggota Muslimat NU agar setiap upaya pembangunan yang kami lakukan senantiasa diridhoi oleh Allah SWT dan mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (zal)