Pj Gubernur Lampung dan Sekda Pesawaran Tinjau Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Teluk Pandan

Pesawaran (RN) – Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan mendampingi Pj Gubernur Lampung Samsudin dalam agenda peninjauan lokasi terdampak banjir yang menimpa perumahan warga di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Senin (20/1/2025). Sekda Pesawaran Wildan mengatakan, kondisi serta kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan, salah satunya Kecamatan Teluk Pandan. “Adapun lima kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Teluk Pandan, Kedondong, Negeri Katon, Padang Cermin dan Way Lima,” kata Wildan. Dirinya juga mengatakan, Kecamatan Teluk Pandan, banjir menyebabkan 170 rumah di Desa Sukajaya Lempasing terdampak, dengan tambahan kerusakan berupa satu talud ambrol sepanjang 15 meter. Sementara itu, di Desa Hanura, tiga rumah terdampak dan satu talud ambrol sepanjang 18 meter. Di Kecamatan Kedondong, banjir merendam delapan rumah di Desa Kertasana, 24 rumah di Desa Way Kepayang, dan sepuluh rumah serta satu unit SDN 3 Kedondong di Desa Gunung Sugih. Sementara itu, di Kecamatan Negeri Katon, banjir mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah di Desa Negeri Saka. “Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Padang Cermin, di mana banjir memutus satu tanggul, satu jembatan, satu ruas jalan, serta menyebabkan satu talud ambrol di Desa Banjaran. Sedangkan di Kecamatan Way Lima, Desa Sindang Garut menjadi wilayah paling terdampak, dengan total 50 rumah yang terendam,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sejak 25 November 2024 hingga April 2025 melalui Surat Keputusan Bupati Tentang Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi. Pemerintah juga telah mengeluarkan surat edaran peringatan kepada seluruh camat dan dinas terkait, serta melakukan sosialisasi melalui media sosial dan grup WhatsApp Desa Tangguh Bencana. “Upaya tanggap darurat juga turut dilakukan dengan melakukan evakuasi, pendistribusian logistik oleh BPBD dan Dinas Sosial, serta pembukaan pos pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Pesawaran di posko bencana,” ujarnya. Sementara itu, Pj Gubernur Samsudin, menegaskan bahwa langkah pencegahan akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur seperti tanggul dan jalur aliran air, sehingga air sungai tidak meluap ke permukiman warga. “Curah hujan yang terlalu besar di daerah yang terdampak banjir ini kita upayakan larikan ke laut, Pemprov bersama Deputi dari BNPB pusat sudah bersurat untuk melakukan modifikasi cuaca tersebut,” ujarnya. Tak hanya itu, kepada masyarakat yang terdampak, Samsudin menyebut bahwa Pemprov juga akan memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kerugian akibat gagal panen baik dalam bentuk penggantian bibit tanaman untuk sawah yang terdampak maupun bantuan lainnya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. “Kami ingin memastikan masyarakat, terutama di sektor pertanian, dapat bangkit kembali dan memperoleh dukungan yang maksimal,” ujarnya. (zal)  

Gudang Produksi Bantal Terbakar, Kerugian Hingga Ratusan Juta Rupiah

Pesawaran (RN)  – Sebuah gudang Produksi bantal guling milik Ust. Endang Zainal Khidir warga Dusun Menanti Kasih Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran ludes terbakar. Diduga, kebakaran tejadi diakibatkan oleh percikan api dari mesin disel giling bahan bakau yang rusak sehingga menimbulkan percikan api sekira pukul 11.00 Wib. “Tempat gudang produksi bantal guling karena dinding mengunakan kayu sehingga mudah terbakar,” kata Keluarga korban Amad saat di temui di lokasi kejadian, Senin (20/01/2025). Ia juga menjelaskan, kejadian, awal mula adanya percikan api dari mesin produksi, kemudian menyambar dibagian bahan yang mudah terbakar, lalu api dengan cepat menyebar ke seluruh bagian rumah produksi. “Ada berapa Kendaraan yang terbakar diantaranya 2 unit sepeda motor, 4 unit mesin jahit, 2 unit mesin disel penggiling bahan bakau, 1 unit mobil pick up jenis suzuki carry, dan bahan baku bantal guling,” ujarnya. “Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya. (zal)  

Bupati Dendi Hadiri Perayaan Natal Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja Pesawaran 

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhan menghadiri Perayaan Natal Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja Pesawaran (PGGP) di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Setempat dengan tema, Together We Are Strong. “Saya mengucapkan turut berbahagia atas dilaksanakannya ibadah perayaan Natal ini. Semoga melalui perayaan ini, semakin meneguhkan silaturahmi antara seluruh umat Kristiani di Kabupaten Pesawaran, dimana Umat Kristiani,” kata Dendi Minggu (19/01/2025). Dirinya juga mengatakan, perayaan natal hari ini merupakan upaya umat kristiani untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, melalui kesempatan ini kita merajut kerukunan antar umat. “Warga masyarakat dan pemerintah, dimana hal ini merupakan kekayaan dan modal dasar yang sangat penting demi kesinambungan pembangunan. Oleh karena itu, pembinaan kerohanian harus tetap dijaga dan dipelihara secara berimbang, sehingga dapat meningkatkan wujud kehidupan sebagai orang beriman,” ujarnya. Menurut nya, meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa yang menjadi wahana penyegaran rohani dalam rangka pembinaan karakter bangsa yang sangat diperlukan dalam kehidupan beragama. “Kita wajib bersyukur, bahwa masyarakat Kabupaten Pesawaran yang majemuk terdiri dari berbagai suku, agama, adat istiadat yang berbeda, namun kita dapat hidup berdampingan dengan keyakinan dan cara pandang yang berbeda, dengan aman dan damai. Mudah-mudahan melalui momen ini, dapat mempererat tali silaturahmi,” ucapnya. Dalam era globalisasi ini perlu diberdayakan sebagai langkah antisipasi timbulnya konflik. Untuk itu, kiranya para pemuka agama, tokoh masyarakat dan umat beragama hendaknya menumbuhkan suasana sejuk yang tercermin dalam sikap dan perilaku sesuai dengan ajaran agama. “Kerukunan hidup umat beragama sangat dibutuhkan sebagai salah satu landasan cita-cita besar bangsa Indonesia di tahun 2045, dimana Indonesia akan menjadi negara maju, dan diprediksi akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi ke empat terbesar di dunia. Mari kita sukseskan Indonesia emas di tahun 2045,” pungkasnya. (zal)  

Dendi Ramadhona Dorong Pemuda Andil dalam Antisipasi Permasalahan Sosial

Lampung Selatan (RN) – Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung sekaligus Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menghadiri pembukaan Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Cipta Karya, dengan tema Pemuda Sebagai Tonggak Budaya. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi Ramadhona mengatakan, Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan menjadi momentum untuk menunjukan keberadaan Karang Taruna di tengah-tengah masyarakat. “Generasi muda harus mampu hadir bersama masyarakat untuk mengantisipasi permasalahan sosial khususnya pada generasi muda,” kata Dendi, Jumat (17/01/2025). Dirinya juga mengatakan, pemuda-pemudi Karang Taruna se- Provinsi Lampung agar dapat aktif dalam kegiatan sosial, baik di tingkat Kabupaten maupun RT, sehingga meminimalisir kegiatan kepemudaan yang bersifat negatif seperti judi online dan sejenisnya. “Maka dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Provinsi Lampung untuk mengadakan kegiatan serupa, sehingga peran pemuda dalam pembangunan terus meningkat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan memberikan hiburan sekaligus pembelajaran bagi masyarakat, terutama generasi muda. “Event ini kami gelar sebagai ruang rekreasi sekaligus sarana edukasi kebudayaan. Kami percaya, gebyar ini dapat berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” jelasnya. Rangkaian Gebyar Karang Taruna Lampung Selatan 2025 berlangsung mulai 5 Januari hingga 2 Februari 2025. Agenda utamanya meliputi santunan anak yatim, Kompetisi Muli Mekhanai Karang Taruna (15-25 Januari), pagelaran seni dan budaya (21-24 Januari), pasar malam dan bazar UMKM. Ditempat yang sama, Bupati Lampung Selatan terpilih Radityo Egi Pratama, dalam sambutannya meminta agar seluruh pemuda-pemudi Lampung Selatan yang menjadi peserta Muli Mekhanai untuk menyadari pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan. “Saya titip pesan kepada seluruh pemuda Lampung Selatan agar menjadi agent of change demi kemajuan Lampung Selatan ke depan,” pungkasnya. (zal)

Bupati Dendi Tinjau Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Teluk Pandan

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama jajaran dan dinas terkait meninjau langsung lokasi terdampak banjir yang menimpa permukiman warga di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (18/01/2025). Peninjauan ini dilakukan setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah Lampung pada Jumat (17/01/2025), yang menyebabkan kerusakan infrastruktur, pemukiman, dan terganggunya aktivitas warga di beberapa kecamatan, yaitu Kedondong, Teluk Pandan, dan Way Khilau. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, Desa Sukajaya Lempasing, banjir merendam 170 rumah warga dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 cm. Rinciannya, 30 rumah terdampak di Dusun 2, 100 rumah di Dusun 3, 30 rumah di Dusun 5, dan 10 rumah di Dusun 6. Selain itu, talut sungai sepanjang 15 meter di Dusun 6 dilaporkan ambrol akibat derasnya aliran air. Hari ini kita, menyerahkan bantuan berupa sembako, alat kesehatan, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak. Bantuan berasal dari BPBD Pesawaran dan Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung,” kata Dendi. Bupati Dendi Ramadhona mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan tinggi. Ia juga meminta warga untuk menjaga aliran sungai agar tidak tersumbat dan menghindari pembangunan di daerah rawan banjir. “Normalisasi sungai sangat penting karena aliran air semakin menyempit akibat pemukiman warga,” tegasnya. Kepala BPBD Pesawaran Sopyan Agani, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi. “Saat ini situasi sudah terkendali, namun pendataan dan penanganan akan terus kami lakukan,” ujarnya. Ditempat yang sama, Camat Teluk Pandan Salfani mengatakan bahwa peristiwa banjir itu terjadi pada Jum’at, (17/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan deras yang terjadi selama kurang lebih 2 jam membuat air sungai meluap dan masuk ke permukiman warga. “Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di kawasan Villa Gardenia, Dusun 2 Ario, yang menimbun Jalan Raya RE. Martadinata dengan material tanah dan batu. Upaya pembersihan menggunakan alat berat dilakukan, dan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 20.00 WIB,” ujarnya. Diketahui, Selain Teluk Pandan, banjir juga melanda Kecamatan Kedondong dan Way Khilau. Di Kedondong, sebanyak 8 rumah di Desa Kertasana, 24 rumah di Desa Way Kepayang, dan 10 rumah di Desa Gunung Sugih terendam air. Bangunan SDN 3 Kedondong turut mengalami kerusakan akibat genangan air. Beruntung, air mulai surut pada pukul 20.00 WIB. (zal)  

Polda Lampung Berikan Bantuan Bedah Rumah Warga Tanggamus

Lampung (RN) – Surtini (48), warga Pekon Sindang Marga, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, menyampaikan rasa terima kasih kepada Polda Lampung atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepadanya.  Tinggal di rumah tidak layak huni bersama putranya, ia merasa terbantu oleh kepedulian aparat kepolisian. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah peduli dengan kondisi kami, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” kata Surtini, Kamis (16/1/2025). Bantuan berupa paket bahan pokok, mainan anak-anak, dan uang tali asih diberikan langsung di rumahnya, Rabu (15/1/2025). Tidak hanya itu, Polda Lampung juga berencana membedah rumah Surtini agar lebih layak huni. “Kami sangat terharu dengan rencana bedah rumah ini. Semoga semuanya bisa berjalan lancar. Terima kasih banyak atas kepedulian dan bantuan yang luar biasa ini,” lanjutnya. Surtini, yang kehilangan suaminya beberapa tahun lalu, mengungkapkan bahwa bantuan ini memberikan harapan baru bagi keluarganya. “Saya tidak menyangka ada perhatian sebesar ini untuk kami. Saya dan anak saya sangat bersyukur atas rencana ini,” tambahnya dengan mata berkaca-kaca. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. “Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga. Tidak hanya memberikan bantuan, kami juga memprioritaskan program bedah rumah untuk memastikan tempat tinggal mereka lebih layak,” ujar Kombes Umi. Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat. “Tugas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi nyata atas permasalahan sosial,” tutupnya. Dengan rencana bedah rumah yang segera dilakukan, Surtini dan putranya diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di tempat tinggal yang nyaman dan layak. (rls/red).

Kabag Hukum Pesawaran Gelar Sosialisasi Desa Sadar Hukum

Pesawaran (RN) – Bagian Hukum Setdakab Pesawaran, melaksanakan pembinaan Desa sadar hukum dan pembentukan kelompok keluarga sadar hukum di Desa Tebajawa Kecamatan Kedondong. Kepala Bagian Hukum Pesawaran Rizki Setiawan mengatakan, kegiatan sosialisasi ini memang menjadi agenda rutin yang dilaksanakan bagian hukum, guna mewujudkan kesadaran masyarakat terhadap hukum. “Dalam sosialisasi ini, kita memberikan pemahaman kepada masyarakat dan aparatur Desa Tebajawa, terkait dengan hukum yang sering terjadi di masyarakat, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hukum perkawinan dan juga perbuatan yang melanggar hukum di tengah masyarakat,” ujarnya. Rabu (15/01/2025). Dirinya mengatakan, semakin tinggi kesadaran hukum di suatu negara ataupun wilayah, maka akan semakin tertib pula kehidupan bermasyarakat yang ada di wilayah tersebut. “Kalau di desa itu tertib hukum, kemudian keamanan desanya baik, tentunya banyak sekali dampak positif yang bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti kunjungan wisatawan yang ingin berkunjung bahkan, pertimbangan bagi para investor untuk berinvestasi,” ujar dia. Menurutnya, dalam rangka mewujudkan desa sadar hukum, Bagian Hukum juga akan membentuk Kelompok Keluarga Sadar Hukum dengan jumlah anggota minimal 15 orang terdiri dari pemuda pemudi di desa. “15 orang itu hasil seleksi yang kita lakukan dari 30 orang perwakilan masyarakat, setelah diseleksi akan ditetapkan dengan Keputusan Bupati. Kemudian orang yang lolos seleksi itu juga mempunyai kesempatan untuk ikut perlombaan tingkat Provinsi yang diadakan Kakanwil Kemenkumham,” kata dia. Dirinya berharap, dengan adanya kelompok keluarga sadar hukum di setiap desa, dapat meningkatkan kadar kesadaran hukum baik bagi para anggotanya maupun bagi masyarakat pada umumnya serta dapat berpartisipasi dalam rangka penyelesaian permasalahan hukum yang terjadi di desa. “Saya inginnya, mereka yang terpilih dalam kelompok sadar hukum ini, dapat menyebarkan ilmu pengetahuan tentang hukum kepada para masyarakat lainnya, sehingga tingkat keamanan di desanya semakin tinggi,” katanya.(riz)

Bupati Dendi Lantik Tiga Pj Kepala Desa di Kecamatan Negeri Kanton

Pesawaran (RN)- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melantik Penjabat (Pj) Kepala Desa Grujugan Baru, Pujodadi dan Purworejo Kecamatan Negeri Katon, di Gedung Serba Guna (GSG) Lamban Agung, Komplek Rumah Dinas Bupati. Adapun Pj. Kepala Desa yang dilantik yakni Sutopo yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kasi Pemerintahan Kecamatan Negeri Katon menggantikan Ehwan Muslim sebagai Pj. Kepala Desa Grujugan Baru. Kemudian Pj. Kepala Desa Pujodadi diamanahkan kepada Sawi Efendi yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Kecamatan Negeri Katon menggantikan Penjabat Kepala Desa sebelumnya Junaedi Samsul. Serta Pj. Kepala Desa Purworejo diisi oleh Staf Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Pesawaran Dean Adi Nugroho menggantikan Penjabat sebelumnya Ardiansyah. Bupati Dendi Ramadhona mengatakan, bahwa pergantian masa kepemimpinan dan jabatan merupakan hal biasa, bukan hanya di lingkup desa tapi juga berbagai unsur lembaga dan instansi pemerintah. “Ini merupakan bukti berjalannya roda organisasi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran. Semua perangkat desa yang terlibat agar menjadikan penyegaran ini sebagai ajang untuk mengakselerasi pembangunan, administrasi desa, serta tercapainya program dan tujuan desa,” kata Dendi, Rabu (15/01/2025). Dendi juga mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk saling merangkul dan melupakan segala bentuk persinggungan dan pilihan politik. Karena perencanaan dan program ke depan jauh lebih penting untuk mewujudkan pemberdayaan desa yang sistematis, terarah, dan terpadu. “Mari kita bergerak bersama kokoh kan lagi dan songsong pembangunan masyarakat desa ke depan. Mana yang belum selesai tolong dikomunikasikan dengan baik agar dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya. Dirinya juga mengatakan, penyelenggaraan pembangunan di desa, kepada para penjabat Kepala desa untuk segera melanjutkan tugas-tugas Kepala desa sebelumnya serta ciptakan suasana yang aman dan kondusif sampai dengan terpilihnya Kepala desa definitif. “Maka dari itu kepada aparat dan perangkat desa yang lain, bila ada pergantian harus tetap jaga kekompakan agar keberhasilan dalam memimpin desa ini dapat tercapai berkat dukungan semua,” ucapnya. (zal)

Calon Kepala Daerah Harus Memiliki latar Belakang Pendidikan Yang Jelas

Pesawaran (RN) – Sosok Calon Kepala Daerah harus memiliki latar belakang pendidikan yang jelas, berjiwa seorang pemimpin, berintegritas dan mampu membawa suatu amanah yang diberikan masyarakat. “Ya itu yang diharapkan kami masyarakat bawah, sebab seorang calon kepala daerah yang pasti harus mempunyai pendidikan yang jelas selaku pejabat publik. Itu dasarnya, karena karakter sangat mempengaruhi latar belakang pendidikan,” kata Ardin salah satu warga yang ada di wilayah Pesisir Pesawaran, Selasa (14/01/2025). Sosok calon Kepala daerah ini sebelumnya pernah menjabat, namun belakangan ini sempat mengejutkan masyarakat bawah terkait ketiadaan Ijazah SMA dengan menggantikan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI). “Jadi sistem tatanan pemerintahan kabupaten Pesawaran bisa rusak, kalau begini gara-gara ketiadaan Ijazah tersebut, sampai-sampai gugatan di Makamah konstitusi (MK) bisa terungkap,” ujarnya. Dia juga menyebutkan, apakah benar-benar pernah lulus pendidikan tingkat atas, baik di sekolah reguler SMA negeri maupun swasta. Atau pernah ikuti ujian di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ataupun memang pernah ikuti pendidikan di lembaga pendidikan yang mengeluarkan ijazah nya, dimana. “Adanya gugatan ke MK bagus juga, buat edukasi kami karena begitu pentingnya pendidikan dan ketika lulus mendapatkan ijazah, apa bila hilang digantikan SKPI dan ada penguatan teman se-alumi satu sekolah atau PKBM,” ujarnya. Memang benar, SKPI berlaku pengganti ijazah SMA untuk mendaftar menjadi PPPK, PNS, TNI/Polri atau pejabat negara, DPR dan lain sebagainya tapi harus terpenuhi syarat tersebut sesuai aturan berlaku. “SKPI diakui negara tapi diperkuat adanya keterangan dari satu kelas alumni, kepala sekolah/lembaga pendidikan, serta laporan kepolisian, baru dinas pendidikan mengeluarkan SKPI,” ungkapnya. Jika seorang calon pemimpin, pendidikan nya saja sudah tidak jelas, bagaimana calon tersebut akan bekerja dengan profesional dan proporsional jika hal tersebut tidak di dasari dengan ilmu yang mumpuni niscaya akan membawa perubahan suatu daerah, melainkan penguatannya hanya kepentingan tertentu. “Bila ada seorang calon kepala daerah tidak jelas pendidikan nya maka suatu saat akan terungkap dan sejarah akan mencatat kejadian tersebut,” ucapnya. Ardin kembali membahas saat ini sedang terjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat bawah maupun di tingkat elit politik, jika salah satu calon bupati di Kabupaten Pesawaran tidak bisa menunjukkan ke aslian ijazah SMA sederajat, tentu bagi nya sangat miris, apalagi calon tersebut pernah menjabat bupati selama lima tahun sebelumnya, tepat nya pada tahun 2010-2015. “Kok bisa dulu pernah menjabat bupati, namun tiba-tiba saat pencalonan untuk periode 2024-2029, heboh dengan pembicaraan jika Aries Sandi di sebut tidak punya Ijazah,” sebutnya. Mirisnya lagi, saat mendaftar di KPU Pesawaran Provinsi Lampung sebagai calon bupati hanya bermodalkan Surat Keterangan Pengganti ijazah (SKPI) setingkat SMA sederajat tanpa ada keterangan nomor ijazah dan alamat jelas Aries Sandi pernah sekolah dimana, namun bisa lolos verifikasi dengan asumsi pernah menjadi bupati, hebat nya lagi dalam penghitungan suara Aries Sandi dapat mengungguli suara lawan politiknya. “Tentu hal ini menjadi pertanyaan besar di masyarakat, kok bisa sorangan calon bupati bisa lolos verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual sedangkan Ijazah SMU nya diduga bermasalah, ini ada apa,” tanyanya. (red)  

Dinkes Pesawaran Bersama Puskemas Terus Konsisten Lakukan Pencegahan DBD

0
Pesawaran (RN) – Meningkat nya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim penghujan, Puskesmas Kalirejo kecamatan Negeri Katon melakukan serangkaian upaya mitigasi di Desa Karang Rejo. Kepala Puskesmas Kalirejo Bety Nilasari, menjelaskan, langkah ini dilakukan sebagai respons atas laporan ditemukannya kasus DBD di desa tersebut. “Kondisi cuaca di musim penghujan membuat risiko penyebaran penyakit DBD semakin cepat. Untuk itu, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sangat penting untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus DBD,” kata Bety Nilasari, Senin (13/01/2025). Dirinya juga menjelaskan, Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pemberian serbuk Abate (abatesasi), fogging, serta Penyelidikan Epidemiologi (PE) untuk mendeteksi keberadaan jentik nyamuk. “Kegiatan fogging dan abatesasi dilakukan di tiga dusun, sementara penyuluhan dilaksanakan di Balai Desa setempat dengan menyasar aparatur desa, kader PKK dan Posyandu, serta masyarakat umum guna memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan pola hidup bersih,” ujarnya. Bety menyebut, gejala DBD harus ditangani dengan cepat dan dikenali oleh masyarakat. Gejala awal DBD yang biasanya timbul antara lain, seperti demam tinggi mendadak selama 2-7 hari, pendarahan ringan, bintik merah pada kulit, dan penurunan trombosit. “Ketika di rumah ada yang terkena gejala, siapkan dulu obat yang paling sederhana parasetamol bisa diminum, ketika paginya tak kunjung turun maka bisa dibawa ke Puskesmas terdekat,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Desa Karang Rejo Sutri Edi, menyambut baik langkah cepat yang diambil Puskesmas Kalirejo dalam merespon kasus DBD di lingkungannya. “Saya menerima laporan, ada dua warganya yang dinyatakan positif DBD. Untuk itu dengan adanya kegiatan ini, ia berharap tidak terjadi lonjakan kasus DBD di kemudian hari,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melakukan 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang), menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan gaya hidup sehat. Sebagai langkah pencegahan, aparatur desa juga telah mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan bekerja sama dengan Puskesmas dalam pelaksanaan fogging. “Kami juga telah meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten untuk menanggulangi DBD ini agar bisa teratasi dan tidak terjadi lonjakan menyeluruh,” ungkapnya. Terpisah, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Kesehatan, konsisten dan terus menerus melakukan penyuluhan tentang pencegahan dan bahaya DBD kepada masyarakat. “Guna menghindari terjadinya potensi lonjakan kasus, kami mengajak masyarakat untuk menerapkan PSN, pemberian Abate, melakukan pemeriksaan jentik secara berkala, penyelidikan epidemiologi apabila terdapat kasus DBD, serta melakukan fogging apabila terdapat kasus pasien positif DBD yang dibuktikan dengan hasil laboratorium,” kata Media Aprilia. Ia juga menyebut, hingga pertengahan bulan Januari 2025, kasus DBD sedang mengalami peningkatan kasus karena kondisi cuaca yang sedang masuk musim penghujan, akibatnya tempat perindukkan nyamuk juga ikut bertambah. “Akan tetapi meski begitu, data kasus DBD di Pesawaran masih relatif sama di banding tahun lalu,” pungkasnya. (Rizal)