Menteri Koperasi dan UKM RI, Dukung Pengolahan Kakao Pesawaran

Pesawaran (HO) – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Republik Indonesia, Teten Masduki mendukung Pemkab Pesawaran dalam mengembangkan pengolahan kakao di wilayah setempat. Hal itu terungkap saat menteri Teten Masduki meninjau sekaligus meresmikan Galeri Cokelat di Desa Negerisakti, Kecamatan Gedongtataan, Rabu (8/9/2021). Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyebut dalam kunjungan itu menteri Koperasi dan UKM menyampaikan apresiasi terkait ide pembuatan galeri. “Dalam kunjungan menteri Tetan Masduki mengapresiasi ide pembuatan galeri cokelat yang nantinya akan berfungsi sebagai ruang untuk menampilkan hasil produksi olahan cokelat yang dikerjakan oleh BUMD Pemkab Pesawaran,” terang Dendi Ramadhona. Dukungan itu dibuktikan dengan rencana pemasaran produk hasil olahan cokelat untuk tembus ke pasar nasional dan menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Pesawaran. Dalam kunjungan tersebut, Teten juga meninjau proses pembuatan kerajinan sulam tapis dengan motif Al-quran yang rencananya akan melibatkan sekitar 700 perajin tapis. “Selain itu pak menteri juga memberikan dukungan untuk pembuatan museum Tapis Akbar yang nantinya akan menjadi destinasi wisata religius di Kabupaten Pesawaran,” katanya. Dendi menyebut nantinya Teten akan menghubungkan dengan kemernterian terkait sebagai langkah pengembangan Museum Tapis Al-quran, kementerian itu antara lain: Kemendikbud, Kemenparekraf serta Kementerian Perdagangan. (Red)

Kabar Gembira, Bupati Pesawaran Segera Lakukan PTM Untuk Sekolah

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam waktu dekat akan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM), untuk sekolah-sekolah yang berada di zonasi rendah penyebaran covid-19. Ketua Satgas Covid-19 Sekaligus Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, setelah adanya kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bumi Andan Jejama, adanya kelonggaran yang diberikan untuk PTM secara langsung. “Beliau memberikan arahan, PTM boleh dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan, namun pak Presiden juga memberikan kewenangan atas PTM tersebut boleh dilaksanakan atau tidak sesuai dengan pertimbangan kepala daerah itu sendiri,” ujarnya. Rabu (8/9/2021. Dirinya mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam menggelar PTM, seperti persentase guru disekolah tersebut yang sudah di vaksin, kemudian anak muridnya juga sebagian harus sudah di vaksin. “Minimal itu tenaga pendidiknya harus sudah divaksin semua, kemudian lokasi sekolah juga harus berada di desa maupun lingkungan yang rendah kasus penyebaran covid-19 nya, kalau itu semua sudah terpenuhi maka sekolah tersebut boleh melaksanakan PTM,” ujar dia. “Kalau di Pesawaran dari kurang lebih 8 ribu jumlah guru yang ada, sudah 85% yang divaksin kemudian sampai saat ini kita masih terus melakukan vaksinasi ke guru yang beberapa waktu lalu belum bisa dilakukan vaksin, hingga mencapai 100%,” kata dia. Dendi mengatakan, PTM ini nantinya akan dibuka secara bertahap perzonasi, mengingat di Kabupaten Pesawaran vaksinasi untuk pelajar belum menyeluruh dan zonasi daerah sekitaran sekolah juga berbeda-beda. “Saat ini kita masih terus melakukan vaksinasi kepada para pelajar khususnya untuk umur 12 tahun keatas, memang belum maksimal tapi kita terus gulirkan kalau dapat 100 dosis ya kita langsung berikan ke para pelajar,” katanya. “Rencananya minggu ini kita akan menggelar PTM, tapi karena terbentur ada beberapa guru yang belum di vaksin karena penyintas, kemungkinan PTM akan kita langsungkan di hari senin depan ini,” ujarnya. (Red)

Resmi, Anizar Pimpin LPK GPI Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen ( LPK) Gerakan Perubahan Indonesia (GPI) Kabupaten Pesawaran Anizar resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum LPK GPI Provinsi Lampung Muhammad Ali, S.H, Rabu (8/9/20221), di Kantor DPD Jalan Lintas Sumatera Desa Bumi Agung Tegineneng Pesawaran. Ketua DPP Provinsi Lampung Muhammad Ali dalam sambutannya mengatakan, LPK merupakan Lembaga pelayanan dan cerminan hukum, pengawasan, pembinaan dan pengaduan yang akan disampaikan masyarakat.
Poto bersama
“Kita tidak boleh main hakim sendiri karena tugas kita harus bersinergi dengan aparat, oleh karena itu kita harus bangun komunikasi. Terutama dalam melayani pengaduan masyarakat terhadap masalah yang disampaikan,” ujarnya. Dengan hadirnya LPK tentu ini tantangan untuk membantu hal masyarakat. Insya Allah kalau berniat membantu mudah mudahan menjadi ibadah. “Nama besar ada di tangan teman – teman. Jadi strategi dan program kerja jangka pendek dan panjang harus bisa dilaksanakan,” tambahnya. Salah satu penasehat, Fabian Jaya dengan terbentuknya LPK Pesawaran akan membantu perlindungan kepada masyarakat. “Saya juga di LSM LIRA Pesawaran bisa membantu beberapa wali murid sekolah yang mendapat hambatan terutama saat mengambil ijasah. Mari kita kawal masalah dana BOS terutama program program pemerintah berjalan dan masyarakatnya semakin cerdas,” ujarnya. “LPK itu melindungi konsumen jadi saya tekankan agar seluruh anggota bisa diberi pelatihan atau Bimtek sehingga lebih profesional dalam menangani pengaduan-pengaduan dari masyarakat,” tambah nya. (Red)

Kompak, Bupati Bersama Kapolres Pesawaran Tinjau Vaksinasi Merdeka

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo melakukan tinjauan terhadap pelaksanaan program vaksinasi merdeka kepada masyarakat, di Masjid Nurul Iman, Desa Way Utang, Kecamatan Padang Cermin, Selasa (7/9/2021). Dalam kegiatan tersebut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, jika dalam pelaksanaan program vaksinasi di Kabupaten Pesawaran sering terlambat. “Saya meminta maaf kepada masyarakat jika kadang ketersediaan vaksin Covid-19 ini agak terlambat, sebab vaksin ini bersumber dari Pemerintah Pusat dan tidak bisa dibeli, tapi yakinlah semua masyarakat akan mendapatkannya, karena (program vaksinasi) akan terus dilakukan secara bergilir,” ungkap Dendi. Menurutnya, pemberian vaksin tersebut bukan sebagai obat Covid-19, namun lebih kepada untuk meningkatkan imunitas guna meminimalisir penyebaran Covid-19. “Masyarakat harus mendapatkan vaksin Covid-19 ini sebanyak dua kali, dengan rentang waktu satu bulan, makanya yang hari ini suntik dosis pertama nanti suntik lagi dosis kedua,” ujar dia. “Setelah vaksin disarankan jangan beraktifitas berat, jika tidak ada keperluan mendesak lebih baik dirumah saja, sebab daya tahan tubuh ini beda-beda, setelah mendapatkan vaksin Covid-19 ini,” timpal dia. Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo menuturkan bahwa pada kegiatan ini pihaknya menyiapkan ribuan vaksin untuk dosis pertama. “Hari ini ada 1500 vaksin untuk dosis pertama dan nanti untuk dosis kedua masyarakat bisa berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan aparatur desa masing-masing,” tutur dia. Dijelaskannya, saat ini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pesawaran mulai melandai, tapi masyarakat dihimbau untuk tetap selalu menerapkan Prokes. “Program vaksinasi ini merupakan sala satu upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, sekarang trend penyebaran Covid-19 di Pesawaran memang sudah menurun, tapi saya minta Prokes harus tetap dijaga, jangan justru kita jadi lalai,” tutupnya. (Red)

Jago Merah Lalap Bangunan Photo Copy, Korban Merugi Ratusan Juta Rupiah

“Ya pak selesai saya sholat Tahajud terdengar warga berteriak kebakaran kebakaran lalu saya keluar, api sudah membesar dan saya minta bantuan teman untuk memadam kan api,”

Pesawaran (HO) – Jago merah selalu ditakuti, kali ini kebakaran terjadi di sebuah warung gorengan di jalan A Yani, Kecamatan Gedong Tataan dan merembet ke bangunan Photo copy disebelahnya, korban di tafsir merugi ratusan juta rupiah, Minggu (5/8/2021) dini hari, tepat pukul 03.00 WIB. Api diduga berasal dari korsleting arus listrik di warung gorengan dan menghanguskan bangunan photo copy milik Lukman. “Mungkin dari korsleting, tapi saya kurang bisa memastikan karena warung gorengan itu kosong tidak ada yang nunggu,” ungkap Aris, salah seorang warga yang datang di TKP. “Ludes semua pak, itu kan photo copy banyak kertas didalamnya, warung juga terbuat dari kayu jadi api mudah membesar,” lanjutnya. Salah satu tokoh pemuda setempat, Randy Septian mengatakan ketika mendapat informasi tersebut langsung mengajak pemuda-pemuda untuk ikut memadamkan dengan alat seadanya tidak lama kemudian datang lah mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pesawaran. “Ya pak selesai saya sholat Tahajud terdengar warga berteriak kebakaran kebakaran lalu saya keluar, api sudah membesar dan saya minta bantuan teman untuk memadam kan api,” ujar pemuda yang gemar berpolitik ini dan pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Pesawaran. (Red)

Kades Kresno Widodo Jadi Tersangka Korupsi DD, Terancam Penjara Seumur Hidup

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Kresno Widodo, Kecamatan Tegineneng Kabupaten Provinsi Pesawaran Lampung, Suprapto (47) dijadikan tersangka tindak pidana korupsi Polres Pesawaran karena menyimpangkan Dana Desa (DD) tahun 2019, sebesar Rp. 479.782.499,00.

Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan modus operandi nya pada Tahun Anggaran 2019, di Desa Kresno Widodo diduga telah terjadi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keungan APBDes khususnya dalam bidang pembangunan yang diduga dilakukan oleh tersangka Suprapto selaku kades setempat, selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD), seluruh kegiatan pembangunan yang ada di tersebut senilai Rp. 734.080.000.

“Seluruh pembangunan tersebut dalam proses pembelian bahan bahan material dan pembayaran upah tenaga kerja semuanya dilakukan oleh tersangka Suprapto selaku Kepala Desa,” jelasnya melalui rilis humas polres setempat, Sabtu (4/9/2021).

Seharusnya lanjut Kapolres, proses pembangunan dalam melakukan melakukan pembelian bahan bahan material dan pembayaran upah tenaga kerja tersebut dilakukan oleh saksi Suhardi, selaku Kasi kesejahteraan yang juga merangkap selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dalam bidang pembangunan, yang dalam prosesnya mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) anggaran Dana Desa dengan meminta anggaran pembayaran kepada saksi Yanti Mandasari selaku Kaur Keuangan/Bendahara, namun hal tersebut tidak bisa dilaksanakan saksi selaku Kaur Keuangan/Bendahara karena uang Dana Desa tidak dipegang oleh Saksi melainkan uang Dana Desa dipegang langsung oleh Tersangka Suprapto selaku Kepala Desa, sehingga Tersangka Suprapto yang secara langsung melaksanakan proses pembangunan dengan cara membelikan bahan material dan melakukan pembayaran terhadap upah tenaga kerja.

“Namun anggaran yang dibayarkan oleh Tersangka Suprapto tidak sesuai dengan apa yang telah dibuat dan ajukan oleh sdr. Suhardi selaku Ketua TPK berdasarkan Surat Permintaan Pembayaraan (SPP), Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja, Tanda Bukti Pengeluaran Uang dan Bukti Pencairan SPP, yang telah disetujui oleh Tersangka Suprapto selaku Kepala Desa atas pengeluaran kegiatan seluruh pembangunan sebesar Rp. 734.080.000,- yang ditetapkan dalam APBDesa,” jelasnya.

Kemudian kata Kapolres, Tersangka Suprapto menyuruh Suhardi selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan,  Tantri Wibisono selaku Sekretaris Desa Kresno Widodo dan Yanti Mandasari selaku Kaur Keuangan/Bendahara untuk membuat Laporan Pertanggjawaban (SPJ) sesuai dengan apa yang telah dianggarankan sesuai dengan APBDes Kresno Widodo tahun 2019 dengan membuat bukti bukti permintaan pembayaran yang tidak sah dan lengkap, yang tidak sesuai dengan apa yang dibayarkan oleh Tersangka Suprapto.

“Sehingga terjadinya selisih harga pembayaran yang menguntungkan diri sendiri, setelah dilakukan audit oleh Inspektorat Kabupaten Pesawaran ditemukan adanya kerugian keuangan negara dalam dalam pengelolaan keuangan desa Kresno Widodo Tahun 2019 khususnya dalam bidang pembangunan tersebut.

“Dalam seluruh pembangunan Desa Kresno Widodo Tahun Anggaran 2019. kerugian keuangan negera/daerah sebesar Rp 479.782.499,00 yang dituangkan dalam Laporan hasil Audit nomor : 700/ 1329 /III.01/2020, tanggal 03 Agustus 2020,” terangnya.

Alat bukti yang diamankan sambungnya, Nota nota pembelian batu belah dari CV. BERLIAN, Nota nota pembelian pasir dari TOKO BAROKAH, APBDesa Tahun anggaran 2019 Desa Kreno Widodo berikut angggaran perubahannya. Laporan SPJ Tahun anggaran 2019 Desa Kreno Widodo khusunya dalam bidang pembangunan dan Keterangan saksi  Keterangan Ahli, Laporan Hasil Audit Perhitungan kerugaian keuangan negara atas pekerjaan pembangunan infrastruktur TA 2019 Desa Kresno Widodo dengan hasil temuan sebesar Rp. 479.782.499,00.

“Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang        pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah),” pungkasnya. (Red)

PWI Pesawaran Gelar Diklat Jurnalistik di Rumah Apung

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran menggelar pendidikan dan pelatihan jurnalistik bagi pengurus dan anggota PWI Pesawaran. Pelatihan kali ini digelar lain dari biasanya, karena diadakan di luar gedung, dengan memanfaatkan objek wisata rumah apung, diatas laut, kawasan konservasi mangrouv, Petengoran, Gebang, Jum’at-Sabtu (3-4/9/2021). Ketua PWI Kabupaten Pesawaran Lampung Ismail mengatakan saat ini, semua media tentu membutuhkan wartawan yang memiliki kualitas tinggi, sehingga media dapat memberikan informasi yang mendidik dan berkualitas. Untuk menjadi jurnalis yang berkualitas, seseorang harus terlebih dahulu dilatih dalam kemampuan jurnalistik, terutama kemampuan jurnalistik dasar. “Dengan menguasai keterampilan dasar jurnalistik, seseorang yang ingin menjadi jurnalis dapat lebih memahami bagaimana jurnalisme bekerja dengan baik dan profesional,” jelas Ismail saat memberikan sambutan pembukaan Diklat Jurnalistik di Wisata Petengoran, Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (3/9/2021). Jadi dia berharap kepada seluruh anggota PWI Kabupaten Pesawaran, nanti nya ketika pemateri memberikan pemaparan dan dalam pendidikan jurnalistik ini agar serius, agar nantinya ilmu yang didapat, bisa di terapkan. “Bagi rekan-rekan anggota PWI yang masih belajar dalam pembuatan berita dengan adanya pelatihan ini agar dapat ditingkatkan, dan bagi rekan-rekan yang sudah tahu membuat berita, pelatihan ini menjadi pendalaman ilmu jurnalistik,” ujar nya. “Saya mengutip kalimat dari Stephen Covey Yang mengatakan “Kunci sukses adalah dedikasi untuk belajar sepanjang hayat,” timpalnya. Sementar itu Bupati Kabupaten Pesawaran H. Dendi Ramadhona melalui Kepala Dinas Kominfo Razak dirinya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan jurnalistik yang di adakan PWI Kabupaten Paesawaran agar jurnalis bertambah profesional. “Kerena dalam rangka pembangunan di pemerintahan pres sebagai peran penting untuk penyebaran informasi yang efektif maka perlu di kembangkan melalui Pemerintah,” kata Razak membacakan Sambutan tertulis dari Bupati Pesawaran. Diketahui kegiatan Diklat Jurnalistik PWI dibuka oleh Bupati Kabupaten Pesawaran yang di wakilkan Kepala Dinas Kominfo Razak dan dihadiri oleh Kabid Kominfo Apriya, kemudian sebagai pemateri kegiatan pelatihan mengundang pembicara Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung Juniardi dan Wakil Ketua pendidikan Wirahadikusuma. (Red)

Tingkatkan Profesional, PWI Kabupaten Pesawaran Adakan Diklat Jurnalistik

Pesawaran (HO) – Guna meningkatkan hasil karya Jurnalistik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan Jurnalistik dalam mengemas suatu berita yang didapat dilapangan agar lebih menarik. Ketua PWI Kabupaten Pesawaran Lampung Ismail mengatakan saat ini, semua media tentu membutuhkan wartawan yang memiliki kualitas tinggi, sehingga media dapat memberikan informasi yang mendidik dan berkualitas. Untuk menjadi jurnalis yang berkualitas, seseorang harus terlebih dahulu dilatih dalam kemampuan jurnalistik, terutama kemampuan jurnalistik dasar. “Dengan menguasai keterampilan dasar jurnalistik, seseorang yang ingin menjadi jurnalis dapat lebih memahami bagaimana jurnalisme bekerja dengan baik dan profesional,” jelas Ismail saat memberikan sambutan pembukaan Diklat Jurnalistik di Wisata Petengoran, Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (3/9/2021). Jadi dia berharap kepada seluruh anggota PWI Kabupaten Pesawaran, nanti nya ketika pemateri memberikan pemaparan dan dalam pendidikan jurnalistik ini agar serius, agar nantinya ilmu yang didapat, bisa di terapkan. “Bagi rekan-rekan anggota PWI yang masih belajar dalam pembuatan berita dengan adanya pelatihan ini agar dapat ditingkatkan, dan bagi rekan-rekan yang sudah tahu membuat berita, pelatihan ini menjadi pendalaman ilmu jurnalistik,” ujar nya. “Saya mengutip kalimat dari Stephen Covey Yang mengatakan “Kunci sukses adalah dedikasi untuk belajar sepanjang hayat,” timpalnya. Sementar itu Bupati Kabupaten Pesawaran H. Dendi Ramadhona melalui Kepala Dinas Kominfo Razak dirinya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan jurnalistik yang di adakan PWI Kabupaten Paesawaran agar jurnalis bertambah profesional. “Kerena dalam rangka pembangunan di pemerintahan pres sebagai peran penting untuk penyebaran informasi yang efektif maka perlu di kembangkan melalui Pemerintah,” kata Razak membacakan Sambutan tertulis dari Bupati Pesawaran. Diketahui kegiatan Diklat Jurnalistik PWI dibuka oleh Bupati Kabupaten Pesawaran yang di wakilkan Kepala Dinas Kominfo Razak dan dihadiri oleh Kabid Kominfo Apriya, kemudian sebagai pemateri kegiatan pelatihan mengundang pembicara Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung Juniardi dan Wakil Ketua pendidikan Wirahadikusuma. (Red)

Presiden Kunjungi Pesawaran, Dendi Ramadhona Dapat Arahan, Semua Guru di Vaksin

Pesawaran (HO) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, akan menambahkan dosis vaksin yang dikhususkan untuk para pelajar yang ada di Kabupaten Pesawaran, hal ini disampaikannya dalam kunjungannya ke SMPN 1 Pesawaran melihat secara langsung vaksinasi perdana untuk para pelajar di Bumi Andan Jejama. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, dalam kunjungan presiden, dirinya diberi arahan untuk memastikan seluruh guru yang ada di Pesawaran harus sudah di vaksin semua. “Yang pertama pak Presiden ingin tau apakah guru sudah semuanya di vaksin, kemudian beliau juga mengatakan akan menambah dosis vaksin yang di khususkan untuk para pelajar,” ujarnya. Kamis (2/9/2021). Dendi mengatakan, penambahan dosis vaksin untuk pelajar dalam waktu dekat akan ditambah, dan pihaknya siap untuk melakukan vaksinasi tersebut baik di sekolah maupun di fasilitas kesehatan yang ada. “Kalau dari kami sudah siap dalam pelaksanaannya, namun kemarin itu terkendala dengan stok vaksin yang terbatas makanya kami belum bisa melaksanakan, namun karena sudah ada arahan akan ditambah dosis vaksinnya tentu kita siap,” ujar dia. “Jumlah pelajar di Kabupaten Pesawaran ini ada sekitar 48 ribu untuk semua jenjang, jadi kami butuh dosis vaksin itu sekitar 96 ribu dosis untuk dua kali vaksin. Saat ini menurut data kita baru 1,2% pelajar saja yang baru diberikan vaksin,” kata dia. Selain adanya penambahan dosis vaksin, lanjut Dendi, Presiden Joko Widodo juga memberi arahan terkait dengan peningkatan tracing yang harus dilakukan oleh satgas covid-19 yang ada di daerah. “Saat ini Pesawaran baru 1 banding 15 untuk tracing, maka dari itu kita disuruh untuk meningkatkan tracing, dan beliau juga akan memberikan tambahan swab antigen yang akan dikirimkan oleh beliau melalui menteri BUMN nanti,” katanya. (Red)

Dukung Bangun Masjid, Warga Srimenanti Apresiasi Kades Negeri Sakti

Pesawaran (HO) – Warga Dusun Srimenanti Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran mengapresiasi Gema Sukma Jaya kades setempat karena telah mendukung sepenuhnya dalam pembangunan Masjid Imaduddin. Kadus Srimenanti Hendri Dunan mengungkapkan atas bantuan Kepala Desa Negeri Sakti tahap demi tahap dalam meratakan lahan pembangunan Masjid Imaduddin berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah berkat bantuan Bapak Gema Sukma Jaya selaku kepala desa membantu alat berat, lahan masjid saat ini telah rata dan siap di bangun,” jelasnya Kamis (2/9/2021). Dia melanjutkan selain meratakan tanah dengan alat berat, panitia juga sudah melebarkan lahan dengan menutup pinggiran aliran sungai dan pada tahun 2022 nanti masjid telah siap untuk didirikan. “Mari kita bersama-sama mewujudkan mimpi kita untuk.memiliki rumah ibadah yang luas agar bisa menampung seluruh warga Dusun Srimenanti saat hari raya Idhul Adha maupun Idhul Fitri,” ujarnya. Sementara itu Kepala Desa Negeri Sakti Gema Sukma Jaya dirinya sangat mendukung dan apa yang menjadi harapan warga Dusun Srimenanti dapat terwujud sesuai dengan harapan. “Saya sangat mendukung dan semoga apa yang di harapan oleh warga Dusun Srimenanti Desa Negeri Sakti mudahan lancar tanpa ada hambatan apapun,” ujarnya. Diketahui kegiatan pemerataan lahan masjid tersebut dimulai pada Selasa 31 Agustus dan selesai Rabu 1 September 2021, selain dihadiri kepala desa dan kadus, juga dihadiri oleh Panitia kegiatan M. Saleh Sohor, Linmas Hairul serta puluhan masyarakat dusun setempat. (Indra Jaya)