Pastikan Prokes, Bupati Pesawaran Pantau Langsung PTM Sekolah

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran sekaligus Ketua Satgas covid-19 Dendi Ramadhona, memantau secara langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Menengah Kejurusan (SMK) Pelita yang berada di Kecamatan Gedongtataan. Dendi mengatakan, kunjungannya ke SMK Pelita ingin memastikan pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat, hal ini bertujuan tidak adanya penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. “Iya tadi saya sudah lihat secara langsung Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan PTM di tengah pandemi, mulai dari anak murid datang ke sekolah, masuk ke dalam kelas sampai para murid ini pulang sekolah, dan saya menilai semua sudah sesuai dengan prosedur,” jelas Dendi Ramadhona, Senin (13/9/2021). Dirinya juga mengatakan, pihaknya juga telah meminta kepada pihak sekolah agar merekrut pegawai tambahan yang bertugas untuk memastikan berjalannya prokes di sekolah. “Kalau ada petugas yang memang menangani permasalahan tersebut, bisa dijamin prokes dilingkungan sekolah ini dapat berjalan dengan baik serta tidak mengganggu para guru yang mengajar, sehingga prokes dan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujar dia. Selain itu, lanjut Dendi, pihaknya juga akan memerintahkan Satpol PP bersama BPBD Pesawaran untuk melakukan razia rutin setiap harinya, untuk memastikan tidak ada anak murid yang berkumpul di suatu lokasi. “Ditakutkan, karena anak-anak murid ini baru ketemu sewaktu pulang sekolah mereka kongkow-kongkow entah di warung atau di lokasi lainnya. Maka dari itu untuk memastikan mereka langsung pulang ke rumah kita akan adakan razia rutin untuk anak sekolah,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran Fauzan Suaidi, mengatakan untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) perdana di kabupaten setempat terdapat 572 sekolah dari semua tingkatkan yang sudah memulai PTM. “Iya kita mulai dari tingkat paud, TK, SD, SMP kemudian SMA, dan juga beberapa sekolah madrasah dari semua kalangan, namun kita belum bisa melaksanakan PTM seluruhnya hanya beberapa sekolah terlebih dahulu,” ujarnya. (Red)

Renovasi Masjid AS-Syuhada Desa Baturaja, Masyarakat Mohon Doa Restu dan Partisipasi

Pesawaran (HO) – Masyarakat Desa Baturaja Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran melakukan gotong royong bersama untuk pembangunan renovasi Masjid  AS -Syuhada, Minggu (12/9/2021).

Ketua Panitia Abdul Khafur mengatakan warga Dusun Sukabanjar Desa Baturaja secara bergotong royong dan bersama-sama dengan pemuda dan pemudi secara swadaya melakukan pembangunan renovasi masjid.

“Warga Dusun Sukabanjar secara bersama-sama bahu membahu untuk melakukan renovasi Masjid As-Shuhada dengan bantuan dana dari masyarakat maupun pengusaha,” jelasnya Ketua Panitia Abdul Khafur yang didampingi Sekretaris Ismail dan Bendahara Solihin, Minggu (12/9/2021).

Renovasi itu dilakukan katanya, karena bangunannya sudah lama dan harus di perbaharui.

“Gotong-royong ini juga melibatkan pemuda pemudi untuk membawa material batu maupun lainnya,” ujarnya.

Dalam melaksanakan renovasi masjid ini, lanjutnya, tak lepas dari bantuan para donatur yang berasal dari para pengusaha di daerah tersebut, dan warga juga sangat antusias membantu seperti menyiapkan makanan dan minuman untuk para pekerja.

“Kami mengucapkan kepada semua donatur yang telah memberikan bantuan baik uang tunai maupun bantuan berupa material, sekecil apapun bantuan tersebut sangat membantu dalam kelancaran renovasi Masjid As-Shuhada,” terangnya.

Dia juga menyebutkan jika ada para dermawan ataupun pengusaha yang akan ikut menyumbangkan sedikit rezeki nya untuk pembangunan masjid, bisa mengirimkan ke nomor rekening 400- 03 – 08 -62261-4, Bank Lampung atas nama Masjid AS-Syuhada atau ke Panitia masjid langsung.

“Kami berharap, masjid ini dalam pelaksanaan renovasi, tidak ada hambatan sehingga jika nanti sudah selesai, dapat dipergunakan untuk beribadah, baik hari-hari biasa maupun hari besar,” pungkasnya.  (Indra Jaya)

Ketua PWI Pesawaran Sebut Oknum Pemeras ASN Depag Bukan Wartawan

“Kami para wartawan di Kabupaten Pesawaran sangat dirugikan, kadang banyak juga orang ngaku wartawan tapi menulis berita tidak bisa,”

Pesawaran {HO) – Terkait adanya penangkapan seorang oknum yang mengaku wartawan di Kabupaten Pesawaran atas kasus pemerasan, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, M. Ismail angkat bicara. Dirinya memastikan bahwa apa yang dilakukan ZN bukanlah ciri seorang wartawan, Ismail menduga pemerasan dilakukan oknum untuk kepentingan diri sendiri dengan mengaku-ngaku sebagai wartawan. “Kalau dia wartawan tidak seperti itu kerjanya, jika ada dugaan korupsi kenapa tidak dipublikasikan, ini kok malah meminta uang,” Ungkapnya, Minggu (12/9) via telepon seluler. Dikatakan, perilaku melanggar hukum seperti itu dinilai merugikan profesi wartawan dan memberikan kesan buruk terkait wartawan ditengah masyarakat. “Kami para wartawan di Kabupaten Pesawaran sangat dirugikan, kadang banyak juga orang ngaku wartawan tapi menulis berita tidak bisa, ini kan gak benar,” kata dia. Ismail meminta aparat kepolisian dapat membongkar kasus tersebut emerasan ini sampai ke akar-akarnya siapa saja yang terlibat dibelakangnya harus ditindak secara hukum. “Dari pengakuan tersangka ini kan uang itu untuk 7 media, saya meminta APH telusuri pengakuan ini dan harus dilakukan tindakan,” tegasnya. “Itu sebagai bentuk keseriusan polisi dalam menangani kasus pemerasan ini dan kalau memang ada aktor lain dibelakangnya bisa ditangkap juga,” timpal Ismail. Namun Ismail mengaku akan menelusuri dugaan penyimpangan wewenang oleh ASN Depag Kabupaten Pesawaran tersebut dengan menurunkan tim investigasi dari PWI Kabupaten Pesawaran. “Ya kita akan telusuri juga sejauh mana dugaan penyimpangan itu, jika memang benar ada penyimpangan akan kita kawal terus dengan pemberitaan yang juga harus berimbang tanpa merugikan siapapun,” ujarnya. Untuk diketahui, aparat Polsek Tanjung Senang berhasil menangkap seorang pria ZN (32) yang mengaku wartawan sebuah media online dan diduga telah memeras seorang ASN Departemen Agama Kabupaten Pesawaran di sebuah rumah makan, di bawah flyover, Waykandis, Bandarlampung, Sabtu (11/9) pukul 21.00 WIB. Dengan dalih untuk menutupi berita terkait pengurusan surat nikah, ZN mewakili pengambilan uang yang diminta sebesar Rp. 21 juta. Namun hanya disanggupi 14 juta saja. Kapolsek Tanjungsenang, Ipda Rosali menyebut uang Rp14 juta tersebut atas permintaan 7 wartawan, yang menginginkan diberi Rp3 juta per orang, atau seluruhnya Rp21 juta. Kepada polisi, ASN Depag Pesawaran tersebut menyebut dirinya sering diteror dan didatangi di rumahnya di Way Kandis, Bandarlampung. Ia dan keluarganya juga diancam jika tidak memberikan uang. (Red)

Transaksi Narkoba, Rama dan Rajo di Ciduk Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Sering mendapatkan informasi dari masyarakat di sebuah warung (TKP) dijadikan para sopir Truk dan bus lintas kota sebagai tempat menggunakan Narkotika jenis sabu, akhirnya Rama Fardiansah (19) Dusun Bernai dan Muhammad Yusup Alias Rajo (38) Dusun Induk, keduanya warga Desa Kota Agung Kecamatan Tegineneng berhasil diamankan Polres Pesawaran. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, M.H, mengatakan untuk kronologis penangkapan nya, anggota Satres Narkoba melakukan undercover menjadi sopir truk kemudian menyamar dan berhenti diwarung tersebut tak lama kemudian anggota mencoba membeli sabu seharga Rp. 200.000 kepada tersangka saat akan memberikan sabu tersebut dengan sigap anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka Rama kemudian dilakukan penggeledahan ditemukan BB narkotika jenis sabu dan BB Uang hasil penjualan dari hasil introgasi sabu tersebut dibeli dari saudara Rajo. “Dasar penangkapan LP/A/647/IX/2021/SPKT. Res Narkoba/Polres Pesawaran/polda lampung, tanggal 11 September 2021, dan tempat penangkapan nya di Dusun Bernai Desa Kota Agung Kecamatan Kabupaten Pesawaran,” jelas Kapolres melalui rilis humas polres setempat, Minggu (12/9/2021). Untuk barang bukti yang di amankan lanjut Kapolres, dari tersangka Rama diamankan 6 (enam) bungkus plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1,06 gram, uang tunai Rp. 750.000,1 (satu) unit Handphone merk Oppo F11 pro, sedangkan dari Rajo barang bukti yang diamankan 1 (satu) bungkus plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu dengan Berat brutto : 0,50 gram, 1 (satu) unit Handphone merk Nokia warna hitam 1 (satu) dan unit handphone merek Redmi 9A warna biru dongker. “Dan kedua tersangka melanggar pasal Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (Red)

Jum’at Barokah, Srikandi Dermawan Kembali Bagikan Ratusan Nasi Bungkus

Pesawaran (HO) – Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran kembali menggelar aksi Jumat Barokah dengan membagikan 343 nasi bungkus kepada masyarakat yang usai melaksanakan Shalat Jumat. Pembagian nasi bungkus tersebut dilaksanakan di dua titik, di Masjid Arroyan Islamic Center Pesawaran dan Masjid Jami Almakhfiroh Desa Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Jumat (10/9/2021). Kordinator Srikandi Dermawan, Devi Meliasari Rama mengharapkan untuk kedepannya lebih banyak lagi hamba hamba Allah yang mau berpartisipasi untuk menyumbangkan rezekinya untuk berbagi. “Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap hari Jumat, dan berharap bagi para dermawan untuk ikut berbagi rejekinya, dan berapa pun kita terima,” kata Devi. “Ini bersifat umum tanpa ada unsur-unsur politik dan ini terbuka untuk umum tidak ada patokan, mau dari mana saja siapa saja yang ingin berpartisipasi dengan keikhlasan untuk berpartisipasi akan kami terima,” timpalnya. Dirinya mengatakan, sebanyak 343 nasi bungkus ini merupakan sumbangan dari 60 orang, dan itu bukan hanya dari anggota Srikandi Dermawan saja namun banyak dari majelis Taklim, Ibu DPRD Pesawaran, Ibu Kades juga serta ibu Bupati Nanda Indira Dendi yang ikut mensupport kegiatan ini. “Untuk kedepannya, mudah-mudahan Srikandi Dermawan akan menggelar aksi sosial ini dengan target 1000 nasi bungkus setiap hari Jumat, saya juga mohon doanya ya agar target tersebut bisa terpenuhi,” ujarnya. “Tak lupa saya ucapkan terimakasih banyak atas support dan sumbangsih dari ibu Nanda Indira Dendi yang telah membantu kami dengan memberikan 50 nasi bungkus,” tambahnya. Diketahui, kegiatan itu didampingi pengurus- pengurus Srikandi Dermawan dari beberapa kecamatan dan juga dampingi Ibu Cindawani beliau adalah salah satu badan inti dari Srikandi Dermawan juga sebagai penasehat Srikandi Dermawan, juga ide kegiatan ini atas gagasan dari beliau, serta kawan-kawan dari Majelis Taklim Muslimat dan rekan-rekan Srikandi Dermawan serta disuport langsung oleh ibu Bupati Nanda Indira Dendi. (Red)

Polres Pesawaran Gelar Vaksinasi Tahap II Sasar Lansia dan Pelayanan Publik

Pesawaran (HO) – Polres Pesawaran menggelar vaksinasi tahap II atau dosis kedua. Vaksinasi tersebut menyasar pelayan publik, lansia dan masyarakat umum di wilayah Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (10/9/2021) Pukul 08.00 Wib. Vaksinasi tersebut dilakukan oleh tenaga Vaksinator sebanyak 10 orang dengan jumlah Vaksin 230 Vial/Dosis. “Vaksinasi terus kami lakukan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal ini kegiatan Vaksinasi diketuai oleh Dr. Ratna Minanda Fitryani selaku Paur Dokkes Polres Pesawaran bersama team bekerja sama dengan RSUD Pesawaran dan RS GMC Kecamatan Gedung Tataan,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.Ik, M.H melalui Kasubbag Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar. Ia mengatakan, Vaksinasi ini adalah bagian dari ikhtiar untuk menekan angka penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19. Melalui Aris, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Pesawaran yang belum mendapatkan Vaksin Covid-19, agar segera melaporkan ke pihak Desa agar segera diberikan Vaksin. “Vaksin ini sangat penting, untuk imun kita. Maka diharuskan kita semua mendapat Vaksin,” kata Aris. Ia juga mengatakan, bahwa masyarakat tidak perlu takut dengan Vaksinasi yang dilakukan Pemerintah, karena ini adalah program yang sangat baik untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di masyarakat. “Saya berharap juga kepada masyarakat, agar tidak menyebar berita bohong atau informasi yang belum pasti kebenarannya, karena akan menimbulkan gangguan Kamtibmas,” pungkas Aris. (Red)

Bupati Hadiri Rapat Paripurna, DPRD Pesawaran di Apresiasi

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, dalam rangka persetujuan Ranperda APBD perubahan Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2021. Rapat Paripurna Persetujuan Ranperda APBD Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2021 dilaksanakan di Ruang Sidang DPRD setempat, Kamis (9/9/2021). Dalam sambutannya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sangat mengapresiasi kinerja anggota DPRD Pesawaran. “Pada kesempatan yang berbahagia ini saya selaku Kepala Daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD atas tanggung jawab dan komitmen bersama dalam proses pembangunan Kabupaten Pesawaran,” kata dia. Menurutnya, apresiasi tersebut diberikan karena anggota DPRD Peaawaran telah melalui dinamika yang sangat menyita perhatian dan konsentrasi serta tenaga dan waktu untuk menbahas Ranperda APBD Kabupaten Pesawaran. “Alhamdulillah semua ikhtiar tersebut telah dapat kita rampungkan dan rumuskan dalam satu pandangan dan komintmen yang sama yaitu bagaimana mayakinkan dan memastikan bahwa perubahan APBD yang telah kita bahas menjadi APBD yang aspiratif, responsif, akseleratif dan dapat mendatangkan manfaat yang besar bagi pembangunan di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. Dirinya mengatakan, persetujuan Bersama terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2021 yang makan menjadi Perda Perubahan APBD tahun anggaran 2021 akan menjadi legal formal terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan. “Adapun rinciannya yaitu, Pendapatan daerah pada perubahan APBD T.A 2021 semula sebesar Rp1.284 Triliyun lebih menjadi Rp1.282 Triliyun lebih, atau mengalami penurunan sebesar Rp2.550 Milyar lebih, dengan rincian PAD semula sebesar Rp77,331 Milyar lebih menjadi sebesar Rp91,836 Milyar lebih, atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 14,504 Milyar lebih,” ungkapnya. “Pendapatan Transfer semula sebesar Rp 1,128 Triliyun Milyar lebih menjadi sebesar Rp1,107 Triliyun lebih, atau mengalami penurunan sebesar Rp21,094 Milyar lebih, lainnya yang sah semula sebesar Rp78,435 Milyar lebih menjadi Rp82,474 Milyar Lebih, atau mengalami kenaikan sebesar Rp4,039 Milyar lebih,” timpalnya. Selanjutnya, belanja pada perubahan APBD T.A 2021 dilakukan penyesuaian terhadap belanja dari sebelumnya sebesar Rp1,325 Triliyun lebih menjadi sebesar Rp1,291 Triliyun lebih, atau menurun sebesar Rp33,733 Milyar lebih, dengan rincian yaitu belanja Operasi dari sebelumnya Rp923,103 Milyar lebih menjadi sebesar Rp906,296 Milyar lebih, atau mengalami penurunan sebesar Rp16,806 Milyar lebih. “Kemudian belanja modal dari Rp157,935 Milyar lebih menjadi sebesar Rp156,650 Milyar lebih, atau mengalami penurunan sebesar Rp1,284 Milyar lebih, belanja tidak terduga dari sebelumnya sebesar Rp5Milyar menjadi sebesar Rp3,744 Milyar lebih, atau mengalami penurunan sebesar Rp1,225 Milyar lebih dan belanja tranfer sebelumnya Rp239,231 Milyar lebih menjadi Rp224,845 Milyar lebih, atau mengalami penurunan sebesar Rp. 14,385 Milyar lebih,” paparnya. “Kemudian, pembiayaan, penerimaan sebelumnya sebesar Rp41,131 Milyar lebih menjadi Rp9,948 Milyar lebih, atau mengalami penurunan Rp31,182 Milyar lebih Pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan tetap Rp500 Juta. Dari total pendapatan sebesar Rp1.282Triliyun lebih dan total belanja sebesar Rp1,291Triliyun lebih, maka terdapat selisih kurang atau defisit sebesar Rp9,448 Milyar lebih, defisit tersebut dapar ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp. 9,448 Milyar lebih,” jelasnya. “Jadi Struktur Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 menjadi berimbang,” timpalnya. Dendi menururkan, Ranpeda Perubahan APBD tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Lampung untuk dilakukan evaluasi sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. “Evaluasi tersebut bertujuan untuk menguji kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang meliputi aspek teknis, aspek material dan aspek legalitas,” pungkasnya. (Red)

Sinergitas, PWI Pesawaran Jalin Koordinasi Dengan BNPP Provinsi Lampung

Lampung (HO) – Upaya penanganan bencana membutuhkan sinergitas berbagai pihak, salah satunya wartawan dalam menyajikan informasi kebencanaan kepada masyarakat. Demikian disampaikan kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Provinsi Lampung, Jumaril, dalam menyambut kedatangan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran di Kantor BNPP, Jalan Lintas Timur, Lampung Selatan, Kamis (9/9/2021). “Kami sangat membutuhkan peran media massa dalam pemberitaan terkait kebencanaan di provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran, untuk menyampaikan informasi obyektif kepada masyarakat,” sebut Jumaril. Karena itu, pihaknya siap memberikan pelatihan dasar pertolongan pertama bagi korban bencana serta pedoman keselamatan bagi wartawan yang bertugas di area terjadinya bencana. “Biasanya memang kami melatih sejumlah komunitas yang berpotensi menjadi sumber daya dalam melakukan pencarian dan pertolongan korban bencana,” ungkapnya. Jumaril juga mengungkap untuk melakukan operasi kebencanaan di Lampung pihaknya telah mendirikan tiga pos pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue di Kabuten Tanggamus, Lampung Selatan serta Tulang Bawang. Ketua PWI Pesawaran, M Ismail mengatakan kunjungan itu dalam rangka membangun sinergi dalam mengawal informasi kebencanaan serta pengetahuan dasar bagi wartawan yang meliput bencana alam di Pesawaran. “Sebab kita tahu bahwa Kabupaten Pesawaran juga menjadi salah satu daerah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, sehingga kita sebagai wartawan juga dituntut untuk memahami dasar-dasar kebencanaan,” kata Ismail. Diketahui, kunjungan pengurus PWI Pesawaran disambut oleh Kepala BNPP Jumaril, didampingi sejumlah pejabat. Sementara pengurus PWI Pesawaran: Ketua M Ismail, Sekretaris Sapto Firmansis, Bendahara Reza Utama, Organisasi Rama Diansyah serta anggota bidang pendidikan Rifat Arif. (Red)

Randy Septian, Raih Juara 2 Kompetisi Karya Tulis Perayaan Dua Dekade Partai Demokrat

“Sukses selalu untuk sahabat kami Randy Septian, Tingkatkan Prestasimu, Raih Kesuksesan mu,”

Lampung (HO) – Wartawan perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, Randy Septian berhasil menjadi juara ke-2 kompetisi karya tulis dalam perayaan dua dekade Partai Demokrat. Uang pembinaan dan Piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung Ridho Ficardo tersebut diserahkan, Kamis (9/9/2021) di Kantor DPD Partai Demokrat setempat. “Alhamdulillah dapat juara 2, semoga ini bisa jadi motivasi kedepan di dunia jurnalistik,” ujar Randy via sambungan telepon. Ditambahkan, dalam perlombaan tersebut dirinya membuat karya tulis seputar perjalanan Partai Demokrat dari awal hingga transformasi partai yang fokus dengan kader-kader mudanya. “Sesuai dengan tema Muda Adalah Kekuatan, saya ambil contoh kader Demokrat yang sukses dikancah politik dengan usia belia, pun dengan ketua umumnya AHY,” tambahnya. “Saya ucapkan terimakasih kepada Partai Demokrat yang memiliki perhatian kepada para jurnalis dengan menggelar lomba ini, semoga makin sukses kedepan,” timpalnya. Terpisah, ketua PWI Kabupaten Pesawaran M Ismail mengapresiasi apa yang telah diraih salah seorang anggotanya dalam lomba karya tulis tersebut. “Saya turut senang dan bangga, ini sebagai bentuk konsistensi anggota PWI Pesawaran dalam menjalankan tugas sebagai wartawan, karena sejatinya wartawan adalah para penulis,” ungkapnya. Ismail berharap hal ini dapat memberi semangat lebih kepada seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk lebih giat lagi dalam membuat karya jurnalistik. “Semoga akan lahir penulis-penulis lain yang hebat dari tanah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung pembangunan di Bumi Andan Jejama,” harapnya. “Sukses selalu untuk sahabat kami Randy Septian, Tingkatkan Prestasimu, Raih Kesuksesan mu,” pungkasnya. (Red)

Bangun Masjid Negeri Tua, Kades Negeri Sakti Lakukan Peletakan Batu Pertama

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Gema Sukma Jaya Lakukan Peletakan Batu Pertama untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin Dusun Negeri Tua. “Saya berharapkan dalam pembangunan Masjid Al Muttaqin ini, semoga berjalan sesuai dengan harapan, tanpa ada halangan sedikit pun,” ungkap Gema Sukma Jaya, kepada media Handalonline.com, saat melakukan peletakan batu pertama, Rabu (8/9/2020). Dia melanjutkan, dalam pembangunan masjid tersebut dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Dusun Negeri Tua, agar tanamkan jiwa persatuan saling bergotong royong dan bahu membahu untuk kebersamaan. “Agar apa yang di harapkan masyarakat Dusun Negeri Tua untuk memiliki rumah ibadah yang luas agar nanti nya dapat digunakan warga saat melaksanakan sholat di hari-hari besar,” katanya. Dia melanjutkan, dirinya selaku Kepala Desa Negeri Sakti, setiap saat akan selalu berada ditengah-tengah masyarakat, untuk menjadi pelayanan dalam pembangunan desa yang lebih maju, mandiri dan menjadi desa yang tangguh. “Saya berharap dalam pembangunan masjid ini selalu mohon doa dan dukungannya dari segala pihak agar cepat segera teralealisasi, karena untuk pendanaan nya memang swadaya dari masyarakat dan hamba allah,” katanya. Diketahui dalam acara peletakan batu pertama tersebut dihadiri juga Ketua pelaksana Rustam S,H. Kadus Dusun Kampung Tua Sahirul Dahlan, RT, serta bendahara, sekretaris dan tokoh masyarakat Kampung Tua. (Indra Jaya)