Luar Biasa, Pemkab Pesawaran Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, meraih perdana penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 kategori Tingkat Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang dilaksanakan secara virtual.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengatakan penghargaan ini merupakan penghargaan yang diberikan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang dilakukan dua tahun sekali.
“Verifikasi APE Tahun 2020, berkaitan dengan agenda nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah dilakukan tahun lalu, dengan tujuan meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, dimana sasarannya meningkatkan kualitas anak, perempuan dan pemuda,” ujarnya. Rabu (13/10/2021).
“Penghargaan ini diperoleh setelah melalui beberapa tahapan dan verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim verifikator yang dikirimkan oleh kementrian ke daerah untuk melihat secara langsung kesetaraan gender,” ujar dia.
Dendi juga menyampaikan apresiasi, dan himbauan kepada kelompok kerja PUG Pemkab setempat untuk terus melakukan pembenahan, peningkatan dan capaian kualitas dan kuantitas indikator PUG, sehingga akan memperoleh penghargaan pada level yang lebih tinggi.
“Penghargaan APE bukanlah menjadi tujuan akhir dari pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender, tujuan akhirnya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui PUG,” kata dia.
Dirinya mengatakan, kedepannya Pemkab setempat terus berupaya bukan hanya meningkatkan penghargaannya saja, tetapi juga kita berusaha agar Indeks Pertumbuhan Manusia (IPM), kemudian indeks kesetaraan gender terus meningkat, serta kualitas hidup layak anak lebih baik lagi.
“Tentu penghargaan ini dapat diraih karena inovasi yang telah dikeluarkan oleh masing masing dinas, serta segala program jangka menengah yang telah kita siapkan, semoga para OPD tidak merasa puas dengan pencapaian ini,” katanya. (Red)
Warga Desa Negeri Sakti Antusias, Lakukan Vaksinasi Astrazeneca
Pesawaran (HO) – Ratusan masyarakat Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran sangat antusias melakukan vaksinasi Astrazeneca di balai desa setempat. Rabu (13/10/2021).
Kepala Desa Negeri Sakti Gema Sukma Jaya mengatakan masyarakat sangat antusias melakukan vaksinasi di balai desa, dengan merk Astrazeneca sebanyak 250 Dosis.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Pesawaran khusus Polsek Gedong tataan yang telah memberikan Vaksin untuk warga Negeri Sakti,” terangnya.
Semoga katanya, dengan adanya vaksinasi ini warga masyarakat bisa mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19 dan warga bisa beraktivitas dengan normal kembali karena sudah di vaksin.
“Saya sangat senang masyarakat antusias mengikuti vaksinasi ini dan alhamdulilah kita laksanakan secara antrian dan tetap menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak memakai masker,” katanya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pesawaran dan Kapolsek Gedong tataan yang memantau langsung kegiatan vaksinasi di balai desa tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak AKBP Vero Arya Radmantyo dan Bapak Kompol Hapran, Bapak Bripka Brama Deni serta Kepala Puskemas Bernung, Ibu drg. Ida Farida, M.kes dan jajaran, yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi ini,” pungkasnya. (Indra Jaya)
Semoga katanya, dengan adanya vaksinasi ini warga masyarakat bisa mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19 dan warga bisa beraktivitas dengan normal kembali karena sudah di vaksin.
“Saya sangat senang masyarakat antusias mengikuti vaksinasi ini dan alhamdulilah kita laksanakan secara antrian dan tetap menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak memakai masker,” katanya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pesawaran dan Kapolsek Gedong tataan yang memantau langsung kegiatan vaksinasi di balai desa tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak AKBP Vero Arya Radmantyo dan Bapak Kompol Hapran, Bapak Bripka Brama Deni serta Kepala Puskemas Bernung, Ibu drg. Ida Farida, M.kes dan jajaran, yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi ini,” pungkasnya. (Indra Jaya) Putus Mata Rantai Covid-19, PTPN Way Berulu Lampung Gelar Vaksinasi 550 Dosis
Pesawaran (HO) – Guna memutus mata rantai Covid-19, PT Perkebunan Nusantara VII Way Berulu Lampung, akan menggelar Vaksinasi tahap 1, Kamis (14/10-red) sebanyak 550 dosis dengan menggunakan merk Sinovac, di aula PTPN setempat.
Asisten Personalia PT Perkebunan Nusantara VII Way Berulu Lampung, Ervan Kurniawan mewakili Manajer Sungeng Budi Prasongko mengatakan PTPN VII Way Berulu bekerja sama dengan Pemkab Pesawaran dan TNI Polri akan menggelar Vaksinasi sebanyak 550 dosis untuk karyawan masyarakat maupun pelajar di wilayah PTPN VII Way Berulu.
“Ya besok hari Kamis dimulai dari Pukul 08.00 Wib, PTPN VII Way Berulu akan menggelar Vaksinasi sebanyak 550 dosis untuk karyawan dan masyarakat penyangga di wilayah PTPN,” ungkap Asisten Personalia Ervan Kurniawan diruang kerjanya, Rabu (13/10/2021).
Pelaksanaan Vaksinasi tersebut lanjutnya, akan bekerja sama dengan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran dan dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah penyangga PTPN jika belum melakukan vaksin, silakan hadir di Aula PTPN VII Way Berulu.
“Saya menghimbau kepada masyarakat yang belum dan akan vaksin silakan hadir besok, dengan membawa potocopy KTP, kartu keluarga dan melampirkan nomor handphone yang aktip,” katanya.
Dia menerangkan ada 11 desa penyangga yang sudah terdata untuk melakukan vaksin tahap 1, di antaranta Desa Wiyono, Kebagusan, Taman sari, Bernung, Desa Sungai Langka, Desa Bogorejo, Karang Rejo, Kutoarjo, Tempel Rejo dan Desa Bagelen serta Desa Kagungan Ratu.
“Rencana besok akan dihadiri juga oleh Bupati Pesawaran, Dandim Lampung Selatan dan Kapolres Pesawaran dan Kapolsek Gedongtataan,” pungkasnya. (Red)
SDN 11 Geta, Gelar Gerakan Seniman Masuk Sekolah
Pesawaran (HO) – Kegiatan gerakan seniman masuk sekolah di adakan di SDN 11 Gedong Tataan yang terletak di Desa Suka Banjar Kecamatan Gedongttaan Kabupaten Pesawaran.
Adhitya Desilma Putra,S.H.,M.Kn selaku Pj Desa Suka Banjar mengatakan, SDN 11 Gedong tataan menggelar pementasan gerakan seni sekaligus penghargaan dalam rangka masa purna bakti salah satu guru di SDN 11 Gedong tataan.
“Ya hari ini ada gelaran pementasan gerakan seni tari sakai sembayan krasi dari murid-murid SDN 11 Geta, sekaligus masa purna bakti Bapak Suprapto, S.Pd yang juga salah satu guru di SD setempat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 11 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Leni Marlina, S.Pd mengatakan, Gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) adalah program yang dijalankan Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam bentuk program peningkatkan kesenian daerah dengan cara seniman mengajar kesenian pada kegiatan Ekstrakurikuler di sekolah.
“Saya berharap adanya pendidikan Gerakan Seniman Masuk Sekolah ini dapat bermanfaat bagi masarakat khususnya bagi anak sekolah dan khususnya orang tua murid dengan cara mengajar kesenian pada kegiatan Ekstrakurikuler di sekolah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan selain mengadakan Gerakan Seniman Masuk Sekolah Sekolah Dasar Negri 11 Juga memberikan Penghargaan Purna Bakti kepada Bapak Suprato,S.Pd yang telah mengabdi mengajar di sekolah SDN 11 gedong tataan.
Kegiatan ini juga tetap memerapkan protokol kesehatan dan di hadiri oleh Kabid Kebudayaan Hendri Perdopo, Kanit Binmas Polsek Gedong tataan Iptu Kasimudin,M.Pd, Danramil Gedong tataan diwakili oleh Pelda Sumardi, Bhabinkamtibmas Desa Sukabanjar, Babinsa Desa Sukabanjar, Korcam dan Ketua Komite. (Indra Jaya)
Program Vaksinasi, Polres Pesawaran Target 8000 Sehari, 11 Kecamatan
Pesawaran (HO) – TNI-POLRI beserta Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran akan menggalakkan program vaksinasi dengan target 8000 vaksin perhari untuk masyarakat umum yang ada di Bumi Andan Jejama.
Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo yang diwakili oleh Kasubaghumas AKP Aris Siregar mengatakan, kita akan terus menggalakkan vaksinasi tersebut, supaya masyarakat Pesawaran mendapatkan vaksin dengan merata.
“Jadi kita akan menargetkan dalam satu hari itu 8000 vaksin yang kita turunkan,” kata dia, Senin (11/10/2021).
“Dari 8000 itu kita sebarkan ke 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran,” timpalnya.
Menurutnya, program itu bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Pesawaran dalam tahun ini dapat tersentuh vaksinasi dengan menyeluruh.
“Kalau untuk sasarannya ini untuk masyarakat umum, dan kita targetkan sampai di akhir tahun ini kurang lebih 200 ribu masyarakat,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, kalau untuk hari ini sudah 3.550 vaksin dari Polri dan di tambah 2.200 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran yang telah dilaksanakan di 11 kecamatan.
“Ya mudah-mudahan dengan adanya program 8000 vaksin perhari ini, masyarakat Pesawaran dapat tersentuh vaksin seluruh nya,” jelasnya.
“Dan untuk jadwal vaksinasinya nanti akan kita sebarkan dan kita share melalui sosial media yang ada,” tandasnya. (Red)
Polsek Gedongtataan Salurkan Dosis Astrazeneca, Sebanyak 280 Warga Sukabanjar Divaksin
Pesawaran (HO) – Polsek Gedong tataan Polres Pesawaran Polda Lampung, memberikan vaksin dosis Astrazeneca kepada 280 masyarakat Desa Suka Banjar Kecamatan Gedong tataan, Senin (11/10/2021).
Kapolsek Gedong tataan Kompol Hapran mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Arya Radmantyo mengatakan, guna memutus mata rantai penularan virus covid 19, Polres Pesawaran melalui Polsek Gedong tataan menyalurkan dosis Vaksin untuk 280 masyarakat Desa Suka Banjar.
“Hari ini Polres Pesawaran menyalurkan sebanyak 280 dosis Vaksin dengan merk Astrazeneca untuk warga Desa Sukabanjar,” jelasnya.
Sementara itu Pj Desa Suka Banjar Adhitya Desilma Putra,S.H.,M.Kn menerangkan masyarakat sangat antusias melaksanakan Vaksin, warga secara bergiliran dan mengunakan nomor antrian dan dia berharap semoga dengan adanya vaksinasi ini masyarakat warga Desa Suka Banjar dapat mencegah dah memutus penularan virus covid 19.
“Saya sangat berterimakasih kepada Polsek Gedong tataan serta Dinas Kesehatan Kabuapten Pesawaran yang telah memberikan bantuan vaksin untuk warga Desa Suka Banjar semoga dengan adanya vaksinasi ini Masyarakat dapat beraktivitas dengan normal, seperti bepergian keluar kota dapat dengan mudah dan ini mengurangi penularan virus covid 19,” katanya.
Diketahui dalam pelaksanaan kegiatan petugas menggunakan APD sesuai dengan protokol kesehatan begitu juga dengan masyarakat tetap menetapkan prokes dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.
Terlihat hadir juga Iptu Sofiansyah Kanit Samapta Polsek Gedong Tataan
Aipda Alex Ps Kanit patroli Sat Samapta Polres Pesawaran. Aipda Rudi Antoni Ps Kanit Propam Polsek Gedong Tataan, Bripka Aldias Mardianto Ps Kanit Binkamsa Polres Pesawaran, Bripka Elvan Ap Ps Kasihumas Polsek Gedong Tataan, Bripka Desrik H Babinkamtibmas Desa Sukabanjar, Babinsa Desa Suka Banjar Sertu Rusdi Harif. (Indra Jaya)
Catattt, Jadwal Vaksin Senin 11 Oktober 2021
Diberitahukan Kepada Seluruh Masyarakat Kabupaten Pesawaran yang akan melakukan Vaksin Covid-19, ini tempat nya.
Catat dan Datang ya!!!, dengan membawa Poto Copy KTP dan Kartu Keluarga, ingat jangan lupa menggunakan masker.
Jadwal Vaksinasi Covid-19 Hari Senin 11 Oktober 2021 Pukul 08.00 Wib s/d Selesai.
@divisi Humas polri
@humas_poldalampung
@humaspolrespesawaran
(Sumber Humas Polres Pesawaran)
Bupati Pesawaran Tinjau Langsung, Penerapan Prokes Tempat Wisata
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Satgas penanganan covid-19 tingkat kabupaten, mengecek secara langsung penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tempat wisata yang ada di Pesisir Bumi Andan Jejama.
Ketua Satgas covid tingkat Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pihaknya telah menekankan kepada seluruh pelaku usaha tempat wisata yang ada agar dapat mengangaktifkan satgas covid-19 lokal yang dimiliki tempat wisata.
“Kalau ada tim satgasnya sendiri saya yakin prokes di tempat wisata ini dapat berjalan dengan baik tidak seperti ini. Hari ini saya melihat masih ada kerumunan pengunjung, kalau ada tim satgas sendiri yang mengontrol kan bisa menegur pengunjung yang berkerumun secara langsung, jangan menunggu tim dari kabupaten turun baru penerapan prokes,” ujarnya saat mengunjungi lokasi wisata Pantai Mutun dan Pantai Putra Mutun. Minggu (10/10/2021).
Dirinya mengatakan, selain membentuk tim satgas, para pelaku tempat wisata juga wajib menanyakan kepada para pengunjung terkait dengan kartu vaksin.
“Pemkab telah mengeluarkan surat edaran tentang izin pembukaan tempat wisata di tengah pandemi, ada beberapa point yang harus dipenuhi, salah satunya pengunjung harus menunjukan kartu vaksin maupun aplikasi vaksin kepada petugas penjaga,” ujar dia.
“Tadi saya sudah menanyakan langsung kepada pengunjung, rata-rata mereka sudah di vaksin semua, meskipun begitu itu bukan menjadi alasan pengunjung tidak menerapkan prokes di lokasi wisata,” kata dia.
Dendi juga mengatakan, akan kembali menutup lokasi wisata apabila para pelaku wisata tidak membuat tim satgas covid lokal di tempat wisata.
“Bagi para pelaku yang membandel dan tidak mengindahkan peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, mau tidak mau saya harus menutup lagi, karena ini demi kepentingan dan keselamatan masyarakat saya,” katanya.
“Kalau lokasi wisata ditutup lagi kan kasian masyarakat yang mencari nafkah di lokasi wisata, maka dari itu saya meminta kerja sama yang baik dari semua pihak agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Pesawaran, sehingga perekonomian tetap berjalan dan kesehatan masyarakat juga dapat terjaga,” ujarnya. (Red)
Dirinya mengatakan, selain membentuk tim satgas, para pelaku tempat wisata juga wajib menanyakan kepada para pengunjung terkait dengan kartu vaksin.
“Pemkab telah mengeluarkan surat edaran tentang izin pembukaan tempat wisata di tengah pandemi, ada beberapa point yang harus dipenuhi, salah satunya pengunjung harus menunjukan kartu vaksin maupun aplikasi vaksin kepada petugas penjaga,” ujar dia.
“Tadi saya sudah menanyakan langsung kepada pengunjung, rata-rata mereka sudah di vaksin semua, meskipun begitu itu bukan menjadi alasan pengunjung tidak menerapkan prokes di lokasi wisata,” kata dia.
Dendi juga mengatakan, akan kembali menutup lokasi wisata apabila para pelaku wisata tidak membuat tim satgas covid lokal di tempat wisata.
“Bagi para pelaku yang membandel dan tidak mengindahkan peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, mau tidak mau saya harus menutup lagi, karena ini demi kepentingan dan keselamatan masyarakat saya,” katanya.
“Kalau lokasi wisata ditutup lagi kan kasian masyarakat yang mencari nafkah di lokasi wisata, maka dari itu saya meminta kerja sama yang baik dari semua pihak agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Pesawaran, sehingga perekonomian tetap berjalan dan kesehatan masyarakat juga dapat terjaga,” ujarnya. (Red) Pemkab Gandeng HKTI dan Apindo Gelar Vaksinasi di Bumi Andan Jejama
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung dan Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar vaksinasi untuk petani yang ada di Bumi Andan Jejama.
Ketua HKTI Provinsi Lampung Umar Ahmad, mengatakan, saat ini semua pihak sedang bahu membahu agar masyarakat yang ada khususnya di Provinsi Lampung, agar dapat tersentuh vaksin secara keseluruhan.
“Hari ini HKTI bekerja sama dengan Apindo dalam pelaksanaan vaksinasi untuk petani dan masyarakat umum, memang saat ini perlu adanya kerja sama dari semua kalangan dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi petani di Desa Kebagusan Kecanatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran. Minggu (10/10/2021).
Dirinya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk petani ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran, dan rencananya pihaknya akan melanjutkan vaksinasi ke kabupaten kota yang ada di Provinsi Lampung.
“Untuk Pesawaran kita berikan 1000 dosis vaksin, dan rencananya kami akan membagikan 21 ribu dosis vaksin ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Lampung,” ujar dia.
“Jadi pada intinya kami hadir untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung, bukan hanya untuk petani saja tetapi juga untuk masyarakat umum yang menginginkan di vaksin,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan banyak terimakasih kepada HKTI dan Apindo yang telah menggelar vaksinasi untuk masyarakat yang ada di Bumi Andan Jejama.
“Memang saat ini kami menerima bantuan dari semua pihak yang ingin membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Pesawaran, dengan semakin banyak bantuan vaksin yang kita terima semakin cepat pula kita membentuk herd immunity di Pesawaran,” katanya.
Dirinya juga berharap, kepada seluruh masyarakat yang telah di vaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) yang telah dijaga dan dijalankan selama ini.
“Yang harus diketahui ini adalah, vaksin bukan obat untuk covid-19 tetapi vaksin ini salah satu cara terbaik agar mengurangi resiko terpapar covid, maka dari itu tetap jalankan prokes jangan terlena dengan menurunnya kasus terkonfirmasi positif yang ada di Pesawaran,” ujarnya. (Red)
Kadisparekraf Pesawaran Lakukan Random Percepat Akselerasi Pemulihan Pariwisata
Pesawaran (HO) – Hari libur dijadikan momentum melakukan kunjungan secara random pada destinasi wisata desa Bumi Andan Jejama oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa, Sabtu (9/10/2021).
Dirinya ingin mengetahui secara langsung realisasi program one village one destination dan branding pariwisata Kemilau Pesawaran yang telah dikumandangkan beberapa waktu lalu oleh pemerintah setempat.
“Ya, kami hanya memastikan dilapangan apa yang menjadi kendala atau usulan apa yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan destinasi wisata desa. Kemudian nantinya akan kita sinergikan dengan pihak terkait sehingga mempercepat akselerasi pemulihan pariwisata setelah sebelumnya vakum karena covid-19,” kata dia.
Menurutnya, sektor pariwisata akan menjadi salah satu konsentrasi pemerintah pada pemulihan ekonomi setelah penyebaran virus covid-19 mulai menurun dan pandemi corona tersebut segera berakhir.
“Kita sama doakan, semoga pandemi corona segera selesai sehingga aktifitas ekonomi yang semula stagnan menjadi pulih kembali terutama pada pariwisata,” ujar dia.
Dikegiatan tersebut, Ketut bersama jajaran mengunjungi sejumlah destinasi wisata desa diantaranya di Desa Harapan Jaya dan Desa Pesawaran Indah Kecamatan Way Ratai.
Masuk di Desa Pesawaran Indah, Ketut Partayasa disambut Pj Kepala Desa Kholibi bersama aparatur desa setempat. Sambil menikmati minuman segar air lira (aren)di depan Balai Desa setempat, beberapa diskusi soal destinasi wisata desa dibahas.
“Desa Pesawaran Indah memiliki destinasi wisata diantaranya Air Terjun Banyu Mandiri, Bumi Perkemahan Punggung Naga, Tourism Information Centre, Village Tour, Farm Park, Taman Dolan, Traditional Race, Agro Wisata, Galery, Kolam Mata Air, Air Terjun Batu Lapis dan sejarah,” kata Pj Kades Pesawaran Indah Kecamatan Way Ratai, Kholibi.
Menurutnya, kondisi pandemi yang mulai terkendali dan cenderung menurun merupakan momentum bangkitnya geliat wisata yang sebelumnya terhenti.
“Sekarang ini momentum bangkitnya ekonomi wisata, dimana seluruh destinasi mulai diburu pengunjung. Karenanya, kita harus terus berbenah melengkapi apa saja yang menjadi kebutuhan destinasi guna memanjakan wisatawan,” ujar dia.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh Kepala Harapan Jaya Kecamatan Way Ratai
Susalit Cokro Aminoto dihadapan Ketut dan jajarannya. Diterangkan, pihaknya memiliki destinasi wisata diantaranya Air Terjun Sinar Tiga, Air Terjun Tirta Yasa, Bumi Perkemahan Bukit Cendana, Bukit Lantana.
“Destinasi wisata Desa Harapan Jaya telah masuk 100 besar nominasi nasional dengan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2021 yang diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno beberapa waktu lalu,” kata dia.
Untuk diketahui, Ketut Partayasa belum lama menjabat sebagai Kadisparekraf Kabupaten Pesawaran. Karenanya, untuk mempercepat pemulihan ekonomi wisata di Bumi Andan Jejama pihaknya akan terus melakukan kunjungan di desa-desa yang memiliki potensi destinasi wisata dan meningkatkan promosi keluar daerah hingga nasional serta manca negara dengan branding Kemilau Pesawarannya.
Dan rencananya, besok Minggu (10/10-red), Kadisparekraf Ketut Partayasa akan mendampingi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengecek sejumlah tempat wisata di wilayah pesisir guna melihat apakah wisata dibuka dengan protokol kesehatan atau tidak serta branding Kemilau Pesawaran. (Red)
