PTM Tak Terapkan Prokes, Kadisdikbud Pesawaran Copot Kepsek
Pesawaran (HO) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran, akan mencopot Kepala Sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat saat di area sekolah.
Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, meskipun Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dilakukan satu bulan lebih, namun masih ditemukannya sekolah-sekolah yang cuek akan prokes anak murid saat berada di sekolah.
“Pagi ini saya sudah berkeliling ke sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Gedongtataan, hasilnya ada sekolah yang saya datangi belum ada satupun guru apalagi kepala sekolahnya, kalau seperti ini bagaimana bisa di jamin prokes di sekolah tersebut berjalan secara baik,” ujarnya. Rabu,(27/10/2021).
Selain itu, lanjutnya, masih ada sekolah yang tidak membagi jam masuk sekolah, sehingga adanya penumpukan di dalam kelas, hal ini yang akan pihaknya lakukan evaluasi ulang guna mencegah terjadinya klaster baru penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah.
“Saya sudah pesankan kepada pengawasnya, kalau sudah tidak mau menerapkan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah terkait prokes bilang saja, akan saya copot dia jadi kepala sekolah,” ujar dia.
“Saya tidak mau, akibat kelalaian kepsek dalam penerapan prokes di lingkungan sekolah mengakibatkan terjadinya penyebaran covid-19 di area sekolah. Apalagi Kecamatan Gedongtataan inikan ibu kota Pesawaran, seharusnya sekolah-sekolah yang ada disini menjadi rujukan bagi sekolah yang ada di kecamatan lain, bukan malah seperti ini,” kata dia.
Dirinya berharap, kepada para kepala sekolah yang disekolahnya sudah menerapkan prokes secara baik, agar dapat membagi kiat-kiat kepada kepala sekolah lainnya, sehingga penerapan prokes di sekolah dapat berjalan baik dan serempak.
“Sudah satu bulan lebih PTM ini dilangsungkan, seharusnya kalau kepala sekolah itu punya kesadaran tinggi terhadap keselamatan anak murid saya yakin mereka pasti melaksanakan prokes ketat. Jangan karena tidak ditemukan kasus baru di sekolah mereka langsung berleha-leha mengabaikan prokes,” katanya.
“Mereka dijadikan kepsek itukan karena kita percaya mereka bisa mengatur sekolah tersebut, tapi kalau masalah prokes ini saja tidak bisa dijalankan dengan baik berhenti saja jadi kepsek,” ujarnya. (Red)
Pemkab Pesawaran Jadi Barometer, Pemkot Prabumulih Bersama PWI Lakukan Kunker
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan kunjungi sekretariat pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Kunjungan bersama pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih itu dikemas dalam agenda study hubungan media, di aula sekretariat Pemkab Pesawaran, Selasa (26/10/2021).
Assisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Syamsu Rizal, SP. M.Si, mengatakan kunjungan itu guna peningkatan hubungan pemerintah bersama para pelaku media.
“Kami melihat Kabupaten Pesawaran menjadi barometer dalam membangun kerjasama yang baik antara pemerintah dan organisasi wartawan guna mendukung program pembangunan setempat,” ungkapnya.
Samsurizal menyebut, Pesawaran memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan menuju kabupaten yang maju dan berdaya saing.
Sementara, Kadis Kominfo Kabupaten Pesawaran, Jayadi Yasa, S.STP, menuturkan potensi daerah setempat sangat banyak, salah satunya di bidang pariwisata.
“Untuk memaksimalkan potensi daerah tersebut tentu kita perlu menjalin komunikasi yang intens kepada rekan wartawan guna mendukung program pembangunan,” ungkapnya.
Begitu Mulwadi, Ketua PWI Prabumulih, mengatakan kunjungan itu merupakan agenda tahunan yang digelar secara rutin guna meningkatkan kompetensi dan kemampuan wartawan.
“Seharusnya tahun kemarin, tetapi karena masih dalam situasi pandemi maka kita undur tahun ini, kami bersama rombongan sebanyak 90 orang mengunjungi Kabupaten Pesawaran” tuturnya.
Hal yang sama juga dikatakan Ketua PWI Kabupaten Pesawaran, Ismail sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan kerja PWI Kota Prabumulih bersama Kominfo Kota Prabumulih di Bumi Andan Jejama, semoga dari hasil kunker tersebut dapat bermanfaat dan bisa diterapkan untuk pembangunan dan kemajuan Kota Prabumulih.
“Saya mewakili rekan-rekan jurnalis PWI Kabupaten Pesawaran mengucapkan banyak terima, dan apa yang didapat dari Study layanan media hari ini, dapat di terapkan untuk kemajuan PWI dan Kemajuan pembangunan Kota Prabumulih, dan titip salam untuk Walikota Prabumulih Bapak Ridho Yahya,” ucapnya. (Red)
“Kami melihat Kabupaten Pesawaran menjadi barometer dalam membangun kerjasama yang baik antara pemerintah dan organisasi wartawan guna mendukung program pembangunan setempat,” ungkapnya.
Samsurizal menyebut, Pesawaran memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan menuju kabupaten yang maju dan berdaya saing.
Sementara, Kadis Kominfo Kabupaten Pesawaran, Jayadi Yasa, S.STP, menuturkan potensi daerah setempat sangat banyak, salah satunya di bidang pariwisata.
“Untuk memaksimalkan potensi daerah tersebut tentu kita perlu menjalin komunikasi yang intens kepada rekan wartawan guna mendukung program pembangunan,” ungkapnya.
Begitu Mulwadi, Ketua PWI Prabumulih, mengatakan kunjungan itu merupakan agenda tahunan yang digelar secara rutin guna meningkatkan kompetensi dan kemampuan wartawan.
“Seharusnya tahun kemarin, tetapi karena masih dalam situasi pandemi maka kita undur tahun ini, kami bersama rombongan sebanyak 90 orang mengunjungi Kabupaten Pesawaran” tuturnya.
Hal yang sama juga dikatakan Ketua PWI Kabupaten Pesawaran, Ismail sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan kerja PWI Kota Prabumulih bersama Kominfo Kota Prabumulih di Bumi Andan Jejama, semoga dari hasil kunker tersebut dapat bermanfaat dan bisa diterapkan untuk pembangunan dan kemajuan Kota Prabumulih.
“Saya mewakili rekan-rekan jurnalis PWI Kabupaten Pesawaran mengucapkan banyak terima, dan apa yang didapat dari Study layanan media hari ini, dapat di terapkan untuk kemajuan PWI dan Kemajuan pembangunan Kota Prabumulih, dan titip salam untuk Walikota Prabumulih Bapak Ridho Yahya,” ucapnya. (Red) Ketua Dekranasda Launching Tenun Pesawaran Sulam Jelujur, Bupati Dendi Bangga
Pesawaran (HO) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran akan memperkenalkan sulam jelujur, yang di sajikan dalam bentuk produk produk karya, produk unggulan hasil kolaborasi para pengrajin yang ada di Bumi Andan Jejama.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi saat launching tenun Pesawaran sulam jelujur Lampung yang dilaksanakan di Taman Bumi Andan Jejama, Senin (25/10/2021).
“Saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk menggali suatu potensi masyarakat desa yang berada di Kabupaten Pesawaran dan melestarikan kekayaan wastra Lampung sebuah kriya budaya dan sejarah pada tahun 1905, yang bersinerginya dengan hasil
kerajinan tangan Sulam Jelujur yang dihasilkan oleh tangan-tangan terampil para pengrajin Desa Sungai
Langka.
Dirinya Menjelaskan, hal ini dapat menjadi sebuah langkah awal yang baik bagi Kabupaten Pesawaran untuk menggali potensi masyarakat desa, dengan nilai sejarah dan warisan budaya yang terdapat dalam kain tenun Pesawaran yaitu sulam jelujur Lampung.
“Launching Tenun Pesawaran Sulam Jelujur Lampung ini akan memperkenalkan sulaman khas Kabupaten Pesawaran, yaitu Sulam Jelujur Pesawaran yang disajikan dalam bentuk produk-produk dan karya kreatif unggulan dari hasil kolaborasi karya para pelaku kreatif Sulam Jelujur yang dirangkum dalam kegiatan atau event seperti pameran dan fashion week Pesawaran 2021,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, tujuan diadakannya Launching Tenun Pesawaran Sulam Jelujur Lampung yaitu untuk mendorong kiprah para pelaku ekonomi kreatif, khususnya para pengrajin sulam jelujur sekaligus mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memunculkan dan meningkatkan kemajuan penunjang ekonomi dari tangan-tangan pelaku ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, dengan cerita dan latar belakang transmigrasi Lampung 1905 tersebut terwujudlah sulam jelujur hingga mendapatkan kesempatan dan kerjasama pada tahun 2018 dengan pihak seniman dan Pemerintahan Negara Nederlands untuk menciptakan hasil karya dari sulaman
jelujur yang dipajang di Station Central Metrohal Nederlands Dan Museum Textile Amsterdam. Selain itu, pada tahun 2019 sulam jelujur mendapatkan kesempatan untuk tampil pada acara Fashion Show dan Pameran di South Afrika-Afrika Selatan.
“Tentunya hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kami bahwa karya dari tangan para pengrajin di Kabupaten Pesawaran yang kaya akan adat istiadat dan budaya ini dapat hadir di event internasional. Harapannya agar sulam jelujur dan dan kain tapis dapat dikenal masyarakat internasional dan sebagai ajang promosi karya dari pengrajin ke masyarakat internasional,” katanya.
Menurutnya, produknya juga
bisa memasuki pasar internasional untuk meningkatkan ekonomi para pengrajin. Kita patur bersyukur dengan
pencapaian ini, tapi kebanggaan itu harusnya menjadi cambuk agar kita terus meningkatkan kepedulian pada budaya, dan selalu menjaga kebersamaan demi Pesawaran yang damai dan bersatu.
“Dalam rangka memacu pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendukung
dan terus berupaya mengembangkan ekonomi kreatif dengan memberi nilai tambah terhadap produk ekonomi
kreatif di wilayah Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.
Tak hanya itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan, salah satu kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk kerajinan menyulam yang berada di Lampung yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, baik dalam ragam hias bentuk sulam maupun dari teknik menyulamnya.
“Salah satunya adalah sulam jelujur, yang merupakan warisan yang berasal dari transmigrasi pertama di Indonesia tahun 1905 di provinsi Lampung, tepatnya di Kabupaten Pesawaran,” kata dia.
Dia menuturkan, selain kualitas,dan kreativitas pengrajin peran dan dukungan Pemerintah Daerah, stage holder dan masyarakat sangat dibutuhkan melalui regulasi, dukungan permodalan, pelatihan, penguasaan teknologi serta pemasaran yang berbasis digitalisasi.
“Diharapkan launching event tenun Pesawaran sulam jelujur Lampung ini bisa memberikan dampak ekonomi secara luas kepada masyarakat sekitar, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian daerah,” pungkasnya. (Red)
Dendi Ramadhona Apresiasi Bantuan Sosial PWI Pesawaran
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona sampaikan apresiasi kepada organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran.
Apresiasi itu disampaikan usai penyerahan paket sembako salam gelaran bakti sosial sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tahun 1443 Hijriyah di Kantor PWI Pesawaran, Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Jumat (22/10/2021).
Dendi Ramadhona menyebut organisasi wartawan tertua di Indonesia itu tak hanya aktif dalam kegiatan kewartawanan dan menyajikan pemberitaan yang mendukung pembangunan, namun juga di bidang sosial kemasyarakatan.
“Tak hanya sebagai wadah bagi profesi wartawan, tetapi juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kegiatan sosial,” kata Dendi.
Sementara, Ketua PWI Pesawaran, M Ismail menyebut pihaknya selama ini kerap menggelar kegiatan sosial guna menjaga eksistensi organisasi di luar kerja jurnalistik.
“Untuk diketahui, PWI Pesawaran juga dalam masa pandemi telah menggelar berbagai kegiatan, diantaranya bakti sosial bersama unsur TNI Polri, serta kampanye penerapan protokol kesehatan,” sebut Ismail.
Selain itu juga menggelar penanaman pohon di Tahura Wan Abdurahman serta aksi peduli bencana di wilayah Kabupaten Pesawaran.
“Selain kegiatan sosial, dalam bidang pendidikan kami juga telah melaksanakan sosialisasi Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers kepada guru dan pelajar,” tambahnya.
Ismail berharap PWI Pesawaran terus eksis dalam mengawal pemberitaan yang obyektif serta terus memberikan manfaat kepada masyarakat.
Diketahui, bakti sosial pembagian paket sembako kepada 360 duafa serta 23 anak yatim itu dihadiri sejumlah anggota Forkopimda dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Red)
Moment Maulid Nabi Muhammad SAW, PWI Pesawaran Bagikan 360 Paket Sembako
Pesawaran (HO) – Perayaan Maulid nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Pesawaran.
Terkait hal itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesawaran menggelar bakti sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada 360 duafa, serta santunan anak yatim sebanyak 23 orang, penerima bantuan merupakan warga Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan dan sekitarnya.
Penyerahan bantuan sembako tersebut merupakan bagian dari agenda bakti sosial bertajuk: Satu langkah kecil untuk kepedulian yang besar part IV. Acara digelar di halaman kantor PWI Pesawaran, Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Jumat (22/10/2021).
Ketua PWI Pesawaran, M Ismail menyebut bakti sosial itu dalam rangka memperingati hari Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriyah, juga sebagai wujud kepedulian organisasi wartawan terhadap masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi Covid-19.
“Penerima paket sembako adalah kelompok masyarakat terdampak pandemi, kaum duafa serta anak yatim piatu,” kata Ismail.
Ismail berharap agenda tersebut dapat meningkatkan kepedulian sosial kemasyarakatan, khususnya dalam masa pandemi Covid-19.
Gelaran tersebut juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan pembagian sembako dilakukan menggunakan kupon untuk menghindari kerumunan saat kegiatan berlangsung.
Diketahui, kegiatan bakti sosial rencananya akan dihadiri oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona untuk menyaksikan penyerahan paket sembako kepada masyarakat. (Red)
Tampung Aspirasi Masyarakat Anggota DPRD Fraksi PDIP Lakukan Kunker
Pesawaran (HO) – Guna menampung aspirasi masyarakat anggota DPRD Pujadi, S. Pd, MM, dari fraksi PDI Perjuangan daerah Pemilihan (Dapil) 2 melakukan Kunjungan Kerja.
Anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan Pujadi, S.Pd, MM mengatakan dalam rangka menampung aspirasi masyarakat dirinya melakukan kunjungan kerja di wilayah dapil 2 untuk Kecamatan Negeri Katon dan Kecamatan Tegineneng.
“Kunjungan reses 1 ini masa persidangan tahun 2021-2022, untuk menampung aspirasi masyarakat, nanti nya akan di bawa dalam pembahasan dengan organisasi perangkat daerah masing-masing,” jelasnya di Desa Trimulyo, Kamis (21/10/2021).
Dia juga selalu mengingatkan kepada warga, umumnya kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran khusus untuk Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng agar selalu menerapkan prokes dengan menggunakan masker dan selalu jaga jarak,” pungkasnya. (Red)
“Kunjungan reses 1 ini masa persidangan tahun 2021-2022, untuk menampung aspirasi masyarakat, nanti nya akan di bawa dalam pembahasan dengan organisasi perangkat daerah masing-masing,” jelasnya di Desa Trimulyo, Kamis (21/10/2021).
Dia juga selalu mengingatkan kepada warga, umumnya kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran khusus untuk Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng agar selalu menerapkan prokes dengan menggunakan masker dan selalu jaga jarak,” pungkasnya. (Red) Program Strategis Kementerian ATR/BPN, Kakon BPN Pesawaran: PTSL Meminimalisir Konflik Pertanahan
Pesawaran (HO) – Kepala Kantor BPN Kabupaten Pesawaran Lampung Darman Hutasoit mengatakan jika Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dapat meminimalisir konflik pertanahan menjadi permasalahan yang sering terjadi, khususnya untuk tanah belum bersertifikat.
Demikian diungkapkan saat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan sosialisasi program strategis Kementerian ATR/BPN yang salah satunya adalah PTSL, di Gedung Graha Adora Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongtataan, Kamis (21/10/2021).
“PTSL sangat banyak manfaat bagi keamanan aset yang masyarakat miliki. Dengan adanya sertifikat tanah, kita bisa terhindar dari konflik-konflik serta bisa dimanfaatkan sebagai akses permodalan. Selain bagi masyarakat, manfaat PTSL juga akan dirasakan oleh pemerintah dalam meningkatkan kualitas data pertanahan dan peningkatkan pendapatan daerah,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Bina Pendanaan dan Pencadangan Tanah, Nurhadi Putra mengatakan begitu pentingnya program PTSL guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi tanah masyarakat.
“Kepemilikan sertifikat tanah ini nanti bukan hanya sekedar terpenuhinya syarat administratif namun lebih dari itu, yaitu sebagai jaminan kepastian hukum,” kata dia.
“Saya imbau masyarakat untuk ikut membantu program PTSL ini mulai dari gerakan memasang batas tanah, hingga menyiapkan dokumen pendukung karena kita tidak boleh mempersulit apalagi untuk hal yang juga untuk kepentingan kita sendiri,” tambahnya.
Begitu juga disampaikan komisi ll Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Zulkifli Anwar, dirinya sangat mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan di Kabupaten Pesawaran.
“Saya sangat berterima kasih kepada Kementerian ATR/BPN sudah mengadakan acara di sini terkait sosialisasi program PTSL bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” katanya.
“Sosialisasi ini sangat penting dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait tentang program, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan yang sedang dijalankan dan pemerintah terus berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat,” timpalnya.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada masyarakat Pesawaran yang dilakukan oleh anggota DPR RI Zulkifli Anwar bersama pejabat yang mendampingi, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala bagian pemberitaan dan hubungan antar lembaga, Humas Kementerian Indra Gunawan, Kepala kantor wilayah BPN Provinsi Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar, Bupati Pesawaran yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, jajaran kepala Dinas Kabupaten Pesawaran, dan seluruh perwakilan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Diketahui dalam kegiatan tersebut telah dilakukan registrasi dan Swab Antigen kepada seluruh peserta sosialisasi dan telah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Red)
Pembina Jalasenastri Ranting C Cabang 7 PG Kormar Lampung Gelar Tatap Muka Anggota Jalasenastri Yonif 9 Mar/Beruang Hitam
Lampung (HO) – Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Marinir Bondan Wahyu Adi, M. Tr (Opsla) selaku pembina Ranting C mengadakan acara tatap muka dengan anggota Jalasenastri Yonif 9 Mar/Beruang Hitam bertempat di Gazebo Yonif 9 Mar pada Kamis (21/10/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting C Cabang 7 PG Kormar Ny. Ana Bondan Wahyu Adi beserta seluruh pengurus dan diikuti oleh perwakilan anggota Jalasenastri Yonif 9 Mar. Mengingat masih dalam suasana Pandemi Covid 19 untuk peserta yang ikut di batasi 100 orang dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker sesuai protokol kesehatan.
Kegiatan diawali dengan perkenalan Komandan selaku pembina Jalasenastri Ranting C Cabang 7 PG Kormar Lampung yang dalam arahannya menyampaikan bahwa anggota jalasenastri harus mendukung dan mendorong semangat suami dalam bertugas.
“Seorang istri harus mampu berperan sebagai ibu sekaligus peran yang lain terutama disaat suami bertugas,” terangnya.
Kemudian katanya, Sebagai seorang istri juga harus kreatif dan inovatif, bijak dalam menggunakan media sosial, mempunyai rasa empati kepada orang lain baik dengan keluarga ataupun masyarakat sekitar.
“Dan saya juga berpesan agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ciptakan rumah tangga yang baik dan jadikan organisasi Jalasenastri sebagai wadah dalam membina keluarga untuk meningkatkan potensi pribadi maupun organisasi,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab quiz serta pembagian Door Prize dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah serta tetap menetapkan protokol kesehatan. (Red)
“Seorang istri harus mampu berperan sebagai ibu sekaligus peran yang lain terutama disaat suami bertugas,” terangnya.
Kemudian katanya, Sebagai seorang istri juga harus kreatif dan inovatif, bijak dalam menggunakan media sosial, mempunyai rasa empati kepada orang lain baik dengan keluarga ataupun masyarakat sekitar.
“Dan saya juga berpesan agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ciptakan rumah tangga yang baik dan jadikan organisasi Jalasenastri sebagai wadah dalam membina keluarga untuk meningkatkan potensi pribadi maupun organisasi,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab quiz serta pembagian Door Prize dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah serta tetap menetapkan protokol kesehatan. (Red) Zulkifli Anwar Sosialisasikan Program Strategis Kementerian ATR/BPN PTSL
Pesawaran (HO) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menyosialisasikan program strategis Kementerian ATR/BPN yang salah satunya adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kali ini sosialisasi tersebut dilakukan di Gedung Graha Adora Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongttaan Kabupaten Pesawaran Lampung, yang dihadiri langsung oleh komisi ll Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Zulkifli Anwar, Kamis (21/10/2021).
Dalam sambutannya, Zulkifli Anwar sangat mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan di Kabupaten Pesawaran.
“Saya sangat berterima kasih kepada Kementerian ATR/BPN sudah mengadakan acara di sini terkait sosialisasi program PTSL bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran,” katanya.
“Sosialisasi ini sangat penting dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait tentang program, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan yang sedang dijalankan dan pemerintah terus berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat,” timpalnya.
Sementara itu, Direktur Bina Pendanaan dan Pencadangan Tanah, Nurhadi Putra mengatakan begitu pentingnya program PTSL guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi tanah masyarakat.
“Kepemilikan sertifikat tanah ini nanti bukan hanya sekedar terpenuhinya syarat administratif namun lebih dari itu, yaitu sebagai jaminan kepastian hukum,” kata dia.
“Saya imbau masyarakat untuk ikut membantu program PTSL ini mulai dari gerakan memasang batas tanah, hingga menyiapkan dokumen pendukung karena kita tidak boleh mempersulit apalagi untuk hal yang juga untuk kepentingan kita sendiri,” tambahnya.
Tak hanya itu saja, Kepala Kantor BPN Kabupaten Pesawaran Darman Hutasoit menambahkan jika PTSL ini dapat meminimalisir konflik pertanahan yang menjadi permasalahan yang sering terjadi, khususnya untuk tanah yang belum bersertifikat.
“PTSL sangat banyak manfaat bagi keamanan aset yang masyarakat miliki. Dengan adanya sertifikat tanah, kita bisa terhindar dari konflik-konflik serta bisa dimanfaatkan sebagai akses permodalan. Selain bagi masyarakat, manfaat PTSL juga akan dirasakan oleh pemerintah dalam meningkatkan kualitas data pertanahan dan peningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada masyarakat Pesawaran yang dilakukan oleh anggota DPR RI Zulkifli Anwar bersama pejabat yang mendampingi, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala bagian pemberitaan dan hubungan antar lembaga, Humas Kementerian Indra Gunawan, Kepala kantor wilayah BPN Provinsi Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar, Bupati Pesawaran yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, jajaran kepala Dinas Kabupaten Pesawaran, dan seluruh perwakilan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Diketahui dalam kegiatan tersebut telah dilakukan registrasi dan Swab Antigen kepada seluruh peserta sosialisasi dan telah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Red)
“Sosialisasi ini sangat penting dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait tentang program, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan yang sedang dijalankan dan pemerintah terus berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat,” timpalnya.
Sementara itu, Direktur Bina Pendanaan dan Pencadangan Tanah, Nurhadi Putra mengatakan begitu pentingnya program PTSL guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi tanah masyarakat.
“Kepemilikan sertifikat tanah ini nanti bukan hanya sekedar terpenuhinya syarat administratif namun lebih dari itu, yaitu sebagai jaminan kepastian hukum,” kata dia.
“Saya imbau masyarakat untuk ikut membantu program PTSL ini mulai dari gerakan memasang batas tanah, hingga menyiapkan dokumen pendukung karena kita tidak boleh mempersulit apalagi untuk hal yang juga untuk kepentingan kita sendiri,” tambahnya.
Tak hanya itu saja, Kepala Kantor BPN Kabupaten Pesawaran Darman Hutasoit menambahkan jika PTSL ini dapat meminimalisir konflik pertanahan yang menjadi permasalahan yang sering terjadi, khususnya untuk tanah yang belum bersertifikat.
“PTSL sangat banyak manfaat bagi keamanan aset yang masyarakat miliki. Dengan adanya sertifikat tanah, kita bisa terhindar dari konflik-konflik serta bisa dimanfaatkan sebagai akses permodalan. Selain bagi masyarakat, manfaat PTSL juga akan dirasakan oleh pemerintah dalam meningkatkan kualitas data pertanahan dan peningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada masyarakat Pesawaran yang dilakukan oleh anggota DPR RI Zulkifli Anwar bersama pejabat yang mendampingi, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala bagian pemberitaan dan hubungan antar lembaga, Humas Kementerian Indra Gunawan, Kepala kantor wilayah BPN Provinsi Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar, Bupati Pesawaran yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, jajaran kepala Dinas Kabupaten Pesawaran, dan seluruh perwakilan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Diketahui dalam kegiatan tersebut telah dilakukan registrasi dan Swab Antigen kepada seluruh peserta sosialisasi dan telah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Red) Transaksi Narkoba, Warga Bagelen Di Gulung Polres Pesawaran
Pesawaran (HO) – AM (24) warga Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran ditangkap Satres Narkoba Polres Pesawaran akibat sering melakukan transaksi Narkoba.
Kapolres Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, pihaknya menangkap AM sekitar pukul 20.00 WIB tadi malam di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.
“Awalnya itu dari informasi dan laporan masyarakat kalau tersangka AM ini sering sekali melakukan transaksi narkoba, dan dengan adanya laporan tersebut, tim kita langsung melakukan penyelidikan,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).
Kemudian anggota Satresnarkoba Polres Pesawaran melakukan penyamaran sebagai pembeli narkoba tersebut.
“Jadi waktu menyamar, anggota kita langsung melakukan pembelian dengan tersangka AM dipinggir jalan dan disaat itu juga langsung dilakukan penangkapan terhadap AM,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim langsung melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan tim berhasil mendapatkan barang bukti tersebut.
“AM digeledah dan ditemukan barang bukti sabu dan uang tunai hasil dari penjualan, setelah dimintai keterangan, ternyata tersangka memperoleh barang bukti dari WN yang saat ini masih dalam pencarian (DPO),” jelasnya.
Penangkapan terhadap AM berdasarkan laporan LP/743/X/ 2021/SPKT. Res Narkoba/Polres Pesawaran/Polda Lampung, tanggal 20 Oktober 2021.
“Tersangka AM dikenakan pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun penjara,”ungkapnya.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari hasil penangkapan yaitu diantaranya satu unit handphone merk VIVO hitam, uang tunai sebesar Rp 450 ribu, dan satu buah dompet warna hitam serta empat bungkus plastik sabu dengan berat 1,22 gram.
“Saat ini tersangka beserta barang bukti telah dibawa dan diamankan di Polres Pesawaran guna dilakukan penyelidikan serta pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya. (Red)
