Kompetisi Capture The Flag 2025, Tiga Tim Keluar Sebagai Juara

Pesawaran (RN) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran sukses menggelar kompetisi Capture The Flag (CTF) 2025. Kepala Diskominfotiksan Pesawaran, Jayadi Yasa, mengatakan, Kompetisi yang menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi ke-18 Kabupaten Pesawaran ini menjadi momentum penting dalam mendorong literasi digital dan penguatan kapasitas keamanan siber di kalangan generasi muda. “Sebanyak 12 tim peserta, terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas IT dari berbagai daerah di Lampung, terlibat dalam ajang ini. Mereka saling adu kecakapan menyelesaikan tantangan teknis berbasis dua bidang utama: Web Exploitation dan Cryptography, dengan pendekatan berbasis tantangan (challenge-based),” kata Kepala Diskominfotiksan Pesawaran, Jayadi Yasa, saat membuka kegiatan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten setempat, Rabu (30/07/2025). Dirinya mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya strategis membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman siber. “Output dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pencapaian kompetitif semata, tapi juga memantik tumbuhnya minat dan kecakapan generasi muda dalam dunia teknologi informasi, memperluas ekosistem literasi digital di Kabupaten Pesawaran, dan mendorong terciptanya bibit unggul yang kelak dapat berperan menjaga kedaulatan ruang digital Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Pesawaran, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Ir. Zainal Abidin, menjelaskan literasi digital dan kesadaran akan keamanan siber merupakan kebutuhan mendesak di era digital. Ia turut menyampaikan rasa bangganya karena kegiatan ini dirancang inklusif dan edukatif, ramah pemula, dan berfokus pada pembelajaran. Dengan pendekatan berbasis tantangan (challenge), para peserta tidak hanya dituntut menjawab soal, tetapi juga berpikir strategis, menganalisis masalah secara mendalam, serta berkolaborasi dalam tim. “CTF 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan masyarakat digital yang cerdas, tangguh, dan bertanggung jawab,” katanya. Setelah melalui proses kompetisi yang ketat, tiga tim terbaik berhasil keluar sebagai pemenang: Juara 1: Tim When Yah Jago (Erwin Wijaya & Ong Azis Saliem) Juara 2: Tim Code Create (Robani Diansyah dan Muhammad Rizky Pramata) Juara 3: Tim RPLXploit (Andika Dinata & Aqil Fadhil Murbantresna) “Juara 1 dalam kompetisi ini berhak membawa uang tunai sebesar Rp3.000.000 dan trip gratis ke Pulau Pahawang, Juara 2 Rp2000.000 dan Juara 3 Rp1.000.0000. Selain hadiah utama, seluruh peserta juga memperoleh sertifikat keikutsertaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat belajar mereka,” pungkasnya. Diketahui, Terselenggaranya CTF 2025, didukung MMS, Bank Lampung, Backland Caffe, Cap Delapan, Travelesia, Rumah Makan Minang Indah, Jaya Florist, Siptchan Food, My Snack, dan Yamaha. (zal)

Bupati Dendi Ajak Kepala Desa Se- Pesawaran Perkuat Pembangunan Desa

Kepulauan Riau – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan desa dan membuka akses ekonomi regional.  Hal tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan daya saing pemerintahan desa, maka Pemkab Pesawaran menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bagi seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, 25–28 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama dan capacity building antar daerah yang dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang turut didampingi oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, di Marriott Hotel Harbour Bay, Kota Batam, pada Juni 2025. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, mengatakan penguatan posisi dan kewenangan desa merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 serta Permendes PDT RI Nomor 2 Tahun 2024 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2025. “Peningkatan kapasitas kepala desa sangat penting agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik, pengelolaan keuangan, dan ketahanan pangan, terutama dalam menghadapi dinamika perubahan iklim,” kata dia, Senin ( 28/07/ 2025). “Desa harus menjadi aktor utama pembangunan lokal yang terhubung dengan isu global. Kita butuh Kepala Desa yang visioner, tangguh, dan mampu mendorong kemandirian masyarakat,” timpalnya. Dirinya menjelaskan, kegiatan ini juga sejalan dengan strategi pembangunan ekonomi daerah yang lebih luas. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Provinsi Lampung, Kepri, Jawa Tengah, dan Maluku Utara, kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun rantai pasok regional yang terintegrasi. “Dalam skema ini, Lampung mengandalkan kekuatan di bidang hortikultura dan peternakan, Kepri berperan sebagai gerbang ekspor ke Singapura dan Johor, sedangkan Jawa Tengah dan Maluku Utara menyokong dengan produksi pangan dan sumber daya kelautan,” ujarnya. “Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi UMKM dan petani Lampung untuk menjangkau pasar luar negeri secara lebih terstruktur, dengan dukungan tim teknis lintas OPD dan BUMD,” tambahnya. Dirinya menjelaskan, kegiatan Capacity Building ini menjadi langkah nyata membangun fondasi desa yang kuat, sekaligus bagian dari strategi daerah untuk mengangkat potensi lokal ke level regional dan global. Dengan sinergi antara penguatan kelembagaan desa dan ekspansi akses ekspor, Pesawaran menegaskan diri sebagai daerah yang tidak hanya membangun dari bawah, tetapi juga menatap pasar dunia. “Hal ini merupakan upaya berkelanjutan dalam rangka memberikan dukungan besar untuk memperkuat posisi Desa agar mampu profesional, efisien dan efektif, terbuka, serta bertanggung jawab dalam rangka meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat Desa,” ungkapnya. Menurutnya, peluang besar Desa sebagai sokoguru kemandirian bangsa dan negara bahkan telah menjadi salah satu grand design fundamental dalam pemerintahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, dengan diamanahkannya Desa melalui Keputusan Menteri Desa PDT RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan DD Untuk Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Swasembada Pangan, dengan demikian Desa berkesempatan besar mengelola potensi lokal unggulan Desa berbasis partisipasi dan pemberdayaan.

Respon sangat baik disampaikan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Pesawaran, diantaranya, Hermansyah Kades Bogorejo, Rio Remota Kades Hanura dan Ahmad Salim Kades Pulau Pahawang. Mereka mengungkapkan bahwa giat capacity building ini menambah wawasan keilmuan pengelolaan potensi desa, perencanaan keuangan sekaligus stimulus pemacu pembangunan desa. (Zal)

Kejati Lampung Tahan Terduga Pelaku Korupsi Pengelolaan BUMD Way Kanan

Lampung (RN) – Tim Penyidik Pidsus Kejari Way Kanan dan Kejati Lampung lakukan Penetapan Tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Pengelolaan Keuangan salah satu BUMD Kabupaten Way Kanan. Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung, Ricky Ramadhan mengatakan, tersangka AM diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait Penyalahgunaan Keuangan salah satu BUMD Kabupaten Way Kanan yang bersumber dari Penyertaan Modal (Investasi) Daerah Kabupaten Way Kanan Periode Tahun 2020 – 2023. “Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Way Kanan telah menerbitkan Surat Penetapan Tersangka, Penetapan tersangka didasarkan atas Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Nomor PRINT-03/L.8.17/Fd.2/11/2024 tanggal 05 November 2024 dan juga diikuti dengan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-600/L.8.17/Fd.2/07/2025 tanggal 24 Juli 2025,” kata dia, Jumat (25/07/2025). Ia juga menjelaskan, berdasarkan hasil Audit PKN dari Auditor pada Inspektorat Kabupaten Way Kanan. Penetapan Tersangka dan Penahanan dilakukan berdasarkan 2 alat bukti yang cukup serta telah terpenuhinya syarat subyektif dan obyektif untuk dilakukan penahanan. “Berdasarkan laporan hasil penghitungan Auditor Inspektorat Kabupaten Way Kanan didapatkan Kerugian Negara sebesar Rp. 661.000.000, kini tersangka ditahan di Rutan Kelas I Bandar Lampung selama 20 hari kedepan dimulai dari tanggal 24 Juli 2025,” pungkasnya. (Red)

Kembali Pesawaran Terima Tiga Penghargaan Pelayanan Publik dari Kementerian PANRB

Bandar Lampung (RN) – Kabupaten Pesawaran mencatat prestasi membanggakan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam audiensi bersama Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto, yang digelar di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung Kamis, (24/7/2025).  Melalui kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini, sejumlah unit pelayanan dari Kabupaten Pesawaran menerima penghargaan atas capaian kinerja mereka. “Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap unit pelayanan publik yang berhasil meraih predikat Pelayanan Prima (A) dan Pelayanan Sangat Baik (A−) dari Kementerian PANRB,” Kata Bupati Pesawaran Dendi yang di wakili Kepala Dinas Sosial Zuriadi. Zuriadi mengatakan, Dari Kabupaten Pesawaran, ada 3 unit kerja yang mendapat penghargaan dan diserahkan langsung kepada para kepala unit kerja sebagai bentuk penghormatan atas kepemimpinan dan dedikasi mereka. Dinas Sosial, menerima penghargaan atas pelayanan sosial yang dinilai sangat baik. “Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), menerima penghargaan atas capaian layanan administrasi kependudukan yang sangat baik, diterima oleh Plt. Kepala Dinas Chairuddin. Kemudian, RSUD Pesawaran menerima penghargaan atas peningkatan mutu layanan kesehatan yang juga mendapatkan peringkat sangat baik, diterima oleh Direktur dr. Dian Adhitama Lubis,” ujarnya. Sementara itu, Wamen PANRB Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto menekankan pentingnya menjaga konsistensi standar pelayanan publik serta mendorong inovasi sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran. Namun lebih dari itu, ini menjadi tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan ke depan. Pelayanan publik yang baik harus berbasis pada pengukuran data yang objektif, agar benar-benar berdampak dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pelayanan publik saat ini diarahkan pada sistem yang terpadu dan terintegrasi, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Salah satu bentuk implementasinya adalah pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam kerangka ekosistem digital nasional. “Pelayanan publik harus mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan multikanal, yang efisien dan mudah diakses. Ini perlu ditopang oleh SDM aparatur yang prima, yaitu ASN yang profesional, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Lampung terus berinovasi untuk mendorong peningkatan mutu layanan publik di seluruh kabupaten/kota. Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, percepatan digitalisasi pelayanan, serta penguatan budaya kerja aparatur yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. “Kami berkomitmen mendukung seluruh unit kerja di daerah agar dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan. Pelayanan publik yang baik adalah wajah dari birokrasi yang modern dan responsif terhadap kebutuhan rakyat,” pungkasnya. (zal)

Rangkaian Hari Jadi Ke-18, Pesawaran Bersholawat 

Pesawaran (RN) – Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru wilayah di Kabupaten Pesawaran memadati Lapangan Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, dalam gelaran Pesawaran Bersholawat yang diselenggarakan pada Rabu malam (23/7/2025).  Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-18, sekaligus menjadi ruang spiritual dan sosial yang mempererat kebersamaan warga. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya doa dan harapan bagi kemajuan daerah. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ikhtiar spiritual untuk terus memohon kebaikan bagi Kabupaten Pesawaran, sembari memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” ujar Dendi. Lebih dari sekadar ritual tahunan, Bupati menyebut Pesawaran Bersholawat menjadi ruang interaksi lintas elemen masyarakat. Mulai dari tokoh agama, organisasi keagamaan, penyeimbang adat, pelaku UMKM, hingga generasi muda. Disinilah wajah keberagaman Pesawaran bersatu dalam bingkai kebersamaan. “Kegiatan seperti ini penting untuk mendorong peningkatan ketaqwaan, mempererat silaturahmi, sekaligus mengevaluasi sejauh mana masyarakat mampu merefleksikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata,” ujarnya. (zal)  

Kejari Tulang Bawang Jebloskan 2 Tersangka Korupsi PKBM

Tulang Bawang (RN) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang menetapkan dua orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada PKBM Rawa Indah di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. “Kami menetapkan SM (Ketua Yayasan) dan S (Operator Yayasan) sebagai tersangka kasus korupsi PKBM Rawa Indah TA 2022 – 2023, dan melakukan penahanan badan terhadap keduanya mulai 23 Juli 2025 hingga 11 Agustus 2025,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Dennie Sagita, melalui Kasi Pidsus Ali Habib, didampingi Kasi Intel Rachmat Djati Waluya, dan Kasubbagbin Gita Arja Pratama, Rabu (23/7/2025). Ia menjelaskan, PKBM Rawa Indah kata dia menerima dana bantuan operasional sebesar Rp 1.046.600.000,- dan berdasarkan audit, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 887.089.000,00,-. “Modus yang dilakukan meliputi tutor fiktif, pemotongan honor tutor, pembelanjaan fiktif, pemalsuan nota, dan cap toko penyedia,” ujarnya. Para tersangka disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (Ran)

Peringati HAN, Pemkab Pesawaran Salurkan Bantuan ATENSI untuk 198 Anak

Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Sentra Handayani Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 198 anak dipusatkan di Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Rabu (22/07/2025). Bantuan ATENSI diberikan dalam bentuk kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, perlengkapan sekolah, dan dukungan psikososial. Sebanyak 62 anak dari Desa Banjaran termasuk dalam daftar penerima manfaat bantuan tersebut. Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, M. Zuriadi, mengatakan pentingnya peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjamin hak-hak anak. “Hari Anak Nasional adalah pengingat bahwa setiap anak berhak hidup bahagia, mendapatkan perlindungan, pendidikan, dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Tema, Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” Kata Zuriadi. Dirinya juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini, terutama Sentra Handayani Kemensos RI, Pokja Anak, para pendamping sosial, serta lembaga kesejahteraan sosial. “Program ATENSI ini bukan hanya bentuk bantuan material, melainkan juga bentuk dukungan moral dan psikososial. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara bagi anak-anak dalam situasi rentan,” ujarnya. (zal)

Bupati Dendi Ajak Asosiasi Perumahan Percepat Pembangunan Permukiman di Pesawaran

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona ajak para.Pengembang Perumahan untuk sinkronisasi program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut dikatakan Dendi saat menghadiri Rapat Koordinasi bersama Asosiasi dan Himpunan pengembang perumahan “Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan para pengembang dan asosiasi perumahan yang beroperasi di wilayah Pesawaran,” kata Dendi di Emersia Hotel Selasa, (22/07/2025). Menurutnya, Kolaborasi ini penting agar program-program pembangunan perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dapat terlaksana secara maksimal dan tepat sasaran. Salah satu program strategis yang turut dibahas adalah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), yakni program Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki rumah dengan suku bunga rendah dan syarat yang lebih terjangkau. Tahun 2025, Pemerintah menargetkan kuota FLPP sebanyak 350.000 unit, namun hingga saat ini baru terserap sekitar 124.000 unit. “Kabupaten Pesawaran terus mendukung program Pemerintah Pusat dengan mendorong pemanfaatan kuota FLPP ini oleh para pengembang di daerah melalui sejumlah kemudahan, seperti kemudahan dalam pengurusan izin,” ujarnya. Ia juga mengatakan, Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Pembangunan 3 Juta Rumah, Pemkab Pesawaran juga telah membebaskan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khusus untuk pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Namun ada berapa persyaratan pengajuan FLPP, Warga Negara Indonesia (WNI), Tidak memiliki rumah, Belum pernah menerima subsidi atau bantuan perumahan dari pemerintah, Batasan penghasilan maksimal, Rp10 juta/bulan (untuk yang sudah menikah), Rp8,5 juta/bulan (untuk yang belum menikah,”jelasnya. “Melalui langkah konkret ini, diharapkan pengembang lokal dapat berperan aktif dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap percepatan pembangunan kawasan permukiman di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (zal)  

Pemkab Pesawaran Dorong Literasi Budaya Lokal Lewat Bimtek Kepenulisan

Pesawaran (RN) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Kearifan Budaya Lokal sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya literasi yang berakar pada identitas daerah.  Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Dinas setempat dan diikuti oleh 60 peserta dari beragam latar belakang, mulai dari pustakawan, pegiat literasi, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halimah Zakaria melalui Sekertaris Darwin Firnandes, mengatakan bimtek ini tidak sekadar menjadi ajang pelatihan menulis, tetapi juga wadah pembinaan terhadap kemampuan riset budaya lokal. “Penyusunan konten naratif, serta pengemasan nilai-nilai kearifan lokal menjadi karya tulis yang relevan dengan generasi masa kini,” kata Darwin. Ia juga mengatakan, Para peserta dibekali materi bertahap dalam empat fase pelaksanaan, dimulai dari persiapan penulisan hingga finalisasi naskah untuk dibukukan. “Semoga pelatihan ini memberikan manfaat nyata, terutama dalam pengembangan budaya literasi yang berakar pada kearifan lokal,” ujarnya. Dirinya juga menjelaskan, Bimtek ini mencakup tiga materi utama yakni, pengantar teknik penulisan dan budaya lokal, teknik menulis esai dan artikel berbasis budaya, serta penyuntingan naskah. “Narasumber kegiatan ini adalah Fitri Restiana yang memiliki latar belakang seorang penulis. Jadikan kegiatan menulis sebagai peluang kreatif di era digital. “Jangan pernah ragu, karena setiap tulisan akan menemukan pembacanya,” ujarnya. Sementara itu, Kabid PPIP Dinas Kominfotiksan Pesawaran Ihsan Taufiq, yang menjadi moderator dalam kegiatan ini menekankan pentingnya membangun semangat belajar. “Gelas yang kita bawa kosong hari ini, bisa terisi penuh saat kegiatan ini selesai,” katanya. Menurut dia, Selain sebagai sarana ekspresi, literasi dipandang sebagai pilar peradaban. Dalam konteks ini, kemampuan menulis berbasis budaya lokal. “Saya berharap bimtek ini tidak hanya melahirkan karya, tetapi juga memperkuat jati diri daerah, menciptakan peluang ekonomi kreatif, serta mempersiapkan masyarakat menghadapi tantangan di era informasi,” pungkasnya. (zal)

Sunatan Massal, Donor Darah, dan Pap Smear Gratis Jadi Rangkaian Hari Jadi ke-18

Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pesawaran yang ke-18, Pemkab Pesawaran menggelar kegiatan pelayanan kesehatan terpadu berupa sunatan massal, donor darah, dan pemeriksaan pap smear secara gratis untuk masyarakat, di Aula RSUD Pesawaran, Selasa (22/07/2025). “Ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini juga telah dilaksanakan secara Serentak di 15 Puskesmas pada tanggal 17 Juli 2025,” kata Direktur RSUD Pesawaran, dr. Dian Adhitama Lubis. Ia juga menjelaskan, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran. Adapun rangkaian kegiatan yaitu Khitanan Massal, Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat), dan pemeriksaan Tripel Eliminasi. “Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan dalam rangka hari jadi kabupaten. Tahun ini, RSUD Pesawaran menggandeng BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan pemeriksaan pap smear sebagai upaya deteksi dini kanker serviks bagi kaum perempuan,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran, Nurhayati Marzuki yang juga turut hadir menunju, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah penting dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menyebutkan pentingnya penyuluhan yang berkelanjutan terkait pola hidup sehat, terutama bagi keluarga dan perempuan. “Kami berharap, kegiatan ini dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu kesehatan warga, dan mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ungkapnya. (zal)