Kembangkan Sepak Bola Tingkat Desa, Apdesi Way Ratai Kompak Semangat GAAS Pool

Pesawaran (HO) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan anak-anak usia dini dalam pengembangan bakat potensi sepakbola, masyarakat Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran mempunyai suatu Tim olahraga Sepak bola.

Asosiasi Perangakat Desa (Apdesi) Kecamatan Way Ratai, Andes Irawan yang juga Kepala Desa Wates Way Ratai menjelaskan tim sepak bola Remaja Kolot (Remako) saat ini sudah mempunyai sekretariat sendiri dan bisa menjadi wadah persepak bolaan, untuk di Kecamatan Way Ratai, baik usai dini, usia 18 ataupun dan usia di atas 40 tahun ada, sehingga bisa menjadi ajang pecinta sepak bola.

“Ya kami memiliki sebuah tim sepak bola yang bernama  Remaja kolot yang di singkat Remako terdiri dari penggiat pencinta olah raga sepak bola sekecamatan Way Ratai,” jelasnya Kepada Handalonline.com, Minggu (20/3/2022).

Kemarin katanya, Tim Remako sedang mengikuti pertandingan di Way Huwi, yang di ikuti sebanyak 16 tim sepak bola dengan usia minimal usia 40 yang di seponsori Duta Jati, Pisang Balap dan Siomay Budi serta ada beberapa sponsor lagi.

“Dan alhamdulilah masyarakat Kecamatan Way Ratai bisa di bilang hobi dalam sepak bola, kemarin setelah berdiskusi dan akhir nya menjadi satu wadah dan alhamdulilah pada saat itu pengukuhan nya di hadiri pak camat Way Ratai dan bapak Anggota Dewan yang ada di wilayah nya,” ujarnya.

Pada pertandingan Turnamen sepak bola Anniversary Pabas FC ke-3 dan Badak Lampung Soccer School ke-4 yang bertempat di lapangan sepak bola Way Hui Bandar Lampung tim usia 40 nya harus kandas di babak 8 besar namun tidak masalah artinya ajang tersebut sebagai cermin untuk yang usia dini agar lebih giat, kompak dan berlatih, dalam turnamen tersebut juga di ikuti oleh tim dari Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Way Kanan.

“Dan harapan saya kedepan nya kepada punggawa-punggawa tim Remako selain dari Kepala Desa itu banyak tokoh-tokoh serta penggiat yang selalu bersemangat berlatih dan bermain, kemudian ada juga dari Anggota TNI dari kesatuan Marinir yang juga ikut bermain berlatih,” terangnya.

“Saya berharap kedepan  Tim Remako dapat mencetak pemain-pemain berkualitas serta mencetak bibit-bibit untuk bangsa kita  kedepannya,” pungkasnya.  (Indra Jaya)

Tradisi Sedekah, Kades Gunungrejo Adakan Silaturahmi Bersama Masyarakat dan Tokoh Agama

Pesawaran (HO) – Berbagai cara Masyarakat Mempertahankan Kekompakan dan koordinasi serta menjalin silaturahmi antar sesama, seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Gunungrejo Kecamamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Kepala Desa Subagio menerangkan, guna mempertahankan adat istiadat pemerintah desa salah satunya menggelar tradisi sedekah dan doa bersama dengan kaum-kaum atau tokoh Agama yang mana masyarakatnya bisa digerakkan dengan unsur budaya dan mempertahankan kekompakan serta menjadi ajang silahturahmi dalam rangka mempersatukan masyarakat agar tetap tenteram dan rukun. “Selain untuk mempertahankan kekompakan antar warga kita juga melaksanakan sedekah kepada kaum-kaum atau dengan bahasa nya di desa kita sebagai tokoh Agama atau yang suka berdoa apa bila ada kegiatan keagamaan di desa ini juga sebagai bentuk wujud rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama warga,” terang Kades Kepada Handalonline.com Minggu (20/3/2022). Kegiatan ini juga kata Kades, sebagai bentuk makin mempererat hubungan emosional pemerintah desa dengan masyarkat serta menampung aspirasi masyarakat dan ruang saling berkoordinasi kepada tokoh agama yang ada di Desa Gunungrejo. “Kita juga berbagi beras sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan untuk mempererat tali silaturahmi Antar warga dan Alhamdulilah hampir seluruh perwakilan dari dusun masing-masing kita dapat berkumpul bersama,” ujarnya. Menurutnya, cara meningkatkan pembangunan sebua‎h desa bisa diawali dengan menggerakkan seluruh lapisan masyarakat, dengan memperkuat hubungan baik antara pejabat desa, pemuda dan warga demi satu tujuan, yakni terus menjadi lebih baik. “Seperti visi-misi desa, bersama kita kuat, bersama kita ‎mampu, bersama kita membangun Gunung rejo lebih baik‎ lagi,” ucapnya. “Kegiatan ini kita pusatkan di kediaman warga kita, Bapak ismail Dusun Gunungrejo II, dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini, saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. Dalam pantauan Media Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan dan juga terlihat hadir seluruh perangkat desa. (Indra Jaya)

DPP LSM BANKI Segera Laporkan Dugaan Korupsi Kades Negara Saka di Kejari Pesawaran

“Saya Ari mantu nya pak Saironi, kita ngobrol dan ketemu di kantor DPRD Pesawaran besok, Istri saya tiap hari ngantor di DPRD Kabupaten Pesawaran”

Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) akan melaporkan dugaan korupsi yang di lakukan Saironi Kepala Desa Negara Saka Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Ke Kejaksaan Negeri Pesawaran.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum DPP LSM BANKI Randy Septian Minggu (20/3/2022) di kediamannya.

“Dalam waktu dekat (melaporkan -Red), kita sudah mendapatkan hasil dari tim investigasi yang sudah mendapatkan data atau bukti tambahan informasi dari sumber yang merupakan masyarakat desa Negara saka,” tegasnya.

Ditambahkan Randy awal mula dugaan korupsi di Desa Negara Saka keluhan dari masyarakat namun menurut Randy masyarakat takut untuk melaporkan dugaan korupsi tersebut.

“Ya masyarakat masih sangat awam tentang pelaporan dugaan korupsi, karena nya kami dari LSM BANKI akan mendampingi masyarakat untuk membuka tabir dugaan penyalahgunaan wewenang kades,” terangnya.

“Laporan itu nantinya sebagai edukasi ke masyarkat agar tidak perlu takut untuk melaporkan dugaan korupsi, karena itu bentuk sinergitas masyarakat dengan aparat penegak hukum dalam kaitan pemberantasan korupsi,” timpalnya.

Ketika Kepala Desa Negara Saka Saironi Saat di konfirmasi ulang media Handalonline.com, terkait adanya dugaan korupsi Dana Desa dan akan dilaporkan masyarakat Saironi menjawab jika ingin tahu jelas anggaran agar datang dan ketemu terlebih dahulu.

“Kalau mau tau jelas tentang anggaran ketemu dulu di Negara Saka,” katanya.

Sementara itu ada salah satu nomor menghubungi ke Handphone wartawan media ini, mengaku jika bernama Ari anak mantu dari Kepala Desa Saironi mengajak untuk mengobrol dan ketemu di kantor DPRD Kabupaten Pesawaran dan menyebut jika istrinya (Ari-red) setiap hari ngantor di kantor DPRD.

“Saya Ari mantu nya pak Saironi Bisa bicara tidak masalah berita yang kau buat kemarin yaa ngobrol-ngobrol dulu, kalau tidak ketemu di kantor DPRD Pesawaran besok,” ucapnya.

“Istri saya tiap hari ngantor di DPRD Kabupaten Pesawaran, saya baru kenal sama sampean lo, padahal banyak media dan wartawan yang saya kenal di Negeri Katon,” tambahnya.

Terpisah masyarakat Desa Negara Saka dengan adanya laporan yang akan di lakukan DPP LSM BANKI, mereka sangat antusias dan berharap agar Aparat Penegak Hukum yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk segera mengkroscek dilapangan untuk melakukan pengumpulan dana dan pengumpulan bahan keterangan.

“Kami sebagai warga masyarakat siap untuk memberikan keterangan yang sebenar-benarnya dan kami sangat percaya kepada aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri Pesawaran dan tipikor Polres Pesawaran kami sangat percaya pasti mereka bekerja dengan sangat profesional,” ungkap salah satu masyarakat perwakilan dari Desa Negara Saka yang nama nya untuk sementara waktu di rahasiakan terlebih dahulu.

Diberitakan sebelumnya dengan Judul “Kades Negara Saka, Bakal Tersandung Hukum, Diduga Korupsi DD”

Saironi Kepala Desa Negara Saka Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran

“Masyarakat Mendesak, Aparat Penegak Hukum Memanggil dan Periksa Saironi”

Saironi Kepala Desa Negara Saka Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran bakal tersandung hukum, disinyalir dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2020 dan 2021 diduga banyak terjadi penyimpangan.

“Kami mendesak Kejaksaan Negeri serta Tipikor Polres Pesawaran untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait penggunaan Dana Desa, karena kami menduga Kades Saironi telah menyimpang kan anggaran DD hingga ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu masyarakat Dusun 3 MH (38) kepada Media Handalonline.com Kamis (17/3/2022).

Salah satu masyarakat Dusun II yang nama nya minta di rahasiakan untuk sementara waktu, mengatakan sejak awal tahun 2020 kades Saironi menjabat belum banyak perubahan yang signifikan begitu dalam pengelolaan Dana Desa dan BLT-DD terkesan kucing-kucingan tidak transparan dan kurang melibatkan masyarakat.

Diketahui untuk anggaran tahun 2020 Pembelian Ambulan Desa nama item Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 191.800.000,  ada juga Pelatihan Penyuluhan Sosialisasi kepada Masyarakat di Bidang Hukum dan Pelindungan Masyarakat Rp.10.000.000, kemudian Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa  pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 5.060.000, Koordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat dengan masyarakat instansi pemerintah daerah Rp. 12.000.000.

Ada juga Pembinaan group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 8.000.000, kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 5.760.000, kemudian Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp. 28.000.000, Kemudian Pemeliharaan Sumber Air Bersih Milik Desa Mata Air Pemeliharaan Sumber Air Bersih Rp. 4.350.000.

Selanjutnya Pembangunan Rehabilitasi.Peningkatan Balai Desa Balai Kemasyarakatan Rp. 24.639.000, Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa RPJMDes RKPDes Rp. 10.000.000, kemudian Penyediaan Insentif Operasional RT Rp. 8.125.000, Penanggulangan Bencana Rp. 55.000.000, Kordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat dengan masyarakat instansi pemerintah daerah Rp. 24.000.000.

Kemudian Pembinaan Group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 8.000.000 dan kembali item Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 5.060.000, Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Balai Desa Balai Kemasyarakatan Rp. 24.639.000.

“Itu semua Anggaran nya kami pertanyakan kemana Anggaran tersebut seperti pembelian mobil ambulan desa kemudian rehab balai desa menurut kami balai desa seperti itu saja tidak ada perubahan,” ungkapnya.

Selanjutnya di tahun 2021 Ada juga Penyelenggaraan Festival Kesenian Adat Kebudayaan, dan Keagamaan,perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan tingkat Desa Rp. 5.800.000, kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 10.390.000 dan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Drainase Rp. 115.817.000.

Ada juga Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum.MCK umum Rp. 36.460.000 dan Pengembangan serta Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar Rp. 9.000.000 kemudian Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD  Rp. 10.000.000.

Ada juga untuk Pembangunan. Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum Rp. 36.460.000, dan Pengembangan dan Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar Rp. 9.000.000 serta Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase Rp. 55.410.000.

Kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga pipanisasi Rp. 34.000.000, Kemudian Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 4.090.000, Penyelenggaraan Festival Kesenian adat Kebudayaan dan Keagamaan perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan, tingkat Desa Rp. 17.400.000.

Selain itu ada Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 17.406.00, Penguatan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp. 27.000.000, kemudian Peningkatan kapasitas kepala Desa Rp. 10.000.000, Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp. 8.000.000 dan Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 10.390.000 serta Penyediaan Insentif Operasional RT RW Rp. 63.000.000.

“Itu semua item Anggaran Dana Desa tahun 2021 banyak sekali kami pertanyakan dari mulai pipanisasi dan pembangunan gorong-gorong kemudian gaji RT semua nya kami pertanyakan dan kalau pun ada itu kami yakin SPJ nya di manipulasi kami sangat yakin kemudian untuk pos ronda itu tahun 2020 pembuatan pos ronda ini di anggarkan kembali di tahun 2021 itu juga kemana anggaran nya,” sebutnya.

Dia juga menambahkan Penguatan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp.27.000.000 itu kemana lagi anggaran nya kemudian ada juga MCK namun warga tidak melihat pembangunan nya, dan menurut nya kepala desa sangat tidak adil hanya orang-orang nya saja yang mendapatkan.

Terpisah sebanyak lima RT di setiap Dusun sangat mengeluhkan pembayaran gaji mereka yang tak kunjung di bayar oleh kepala desa.

“Kami ada lima Dusun dan ada 14 RT pembayaran gaji kami itu Rp.750.000 perbulan jadi kita kalikan dua bulan yang belum di bayar bulan November dan Desember, jadi kita kali kan saja bang total nya Rp. 21.000.000 sedangkan untuk desa desa yang lain itu sudah di bayar semua,” ucapnya.

“Kami punya keluarga bang yang harus di nafkahi bahkan istri dan keluarga kami menanyakan kapan gaji keluar dan bahkan kami juga pada saat itu di perintahkan oleh Sekdes untuk tanda tangan dan dia mengatakan kalau sudah tanda tangan gaji akan keluar namun hingga saat ini hak kami belum di bayar,” tambahnya.

Dirinya bersama masyarakat Desa Negara Saka berharap aparat penegak hukum, baik Kejari maupun Polres Pesawaran agar dapat menindak lanjuti keluhan masyarakat, terkait adanya dugaan korupsi Dana Desa maupun pembayaran Gaji RT yang sampai saat ini belum dibayar.

“Kami berharap aparat penegak hukum turun langsung kebawah untuk Puldata dan Pulbaket, bila nanti ada ditemukan indikasi korupsi agar dapat di proses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, dan jika nanti terbukti dapat menjadi efek jera dan cermin bagi koruptor-koruptor lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Negara Saka Saironi, saat dikonfirmasi terkait adanya indikasi penyimpangan Dana Desa pada tahun 2020 dan 2021, terkesan menghindar dan mengatakan dirinya sedang ada pengajian.

“Saya masih pengajian, kalau untuk pembayaran Gaji RT di Desa Negara Saka, semua sudah di bayar dan sudah beres semua,” sebutnya.  (Indra Jaya)

Kejar Target, Desa Khepong Jaya Jadikan Rumah Bidan Vaksinasi Warga

Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin terus melakukan upaya mempercepat program vaksinasi upaya itu digelar dalam rangka mengejar target 90 persen warga yang harus di vaksinasi.

Salah satu cara menggelar vaksinasi di rumah bidan desa di dusun Kebon Kelapa sehingga pun menjadi daya tarik sendiri bagi warga yang akan mengikuti suntik vaksin di Desa Khepong Jaya.

Bidan desa Ririn Eka Yuliyani A.Md.Keb mengatakan cara ini dilakukan untuk lebih mengajak atau merangkul warga dan Responsnya sendiri untuk suntik vaksin di rumahnya.

“Alhamdulillah warga sangat antusias mengikuti vaksinasi hari ini,” ungkapnya, Sabtu (19/3/2022).

Ditempat yang sama Kepala Desa Khepong Jaya, Juyani menyebutkan vaksinasi tersebut guna memutus mata rantai Covid-19 yang saat ini belum berakhir, sehingga pemerintah desa bersama Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kecamatan Padang Cermin terus menggalakkan Vaksinasi di desanya.

“Vaksin ini dosis kedua dan ketiga dengan menggunakan jenis Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer sebanyak 102 dosis,” ucapnya.

Kades menambahkan, kegiatan vaksinasi tersebut sesuai dengan himbauan pemerintah Kabupaten Pesawaran, pihaknya dari pemdes dan bidan desa terus mengejar target vaksinasi 90 persen.

“Alhamdulilah masyarakat saya sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena mereka sadar betapa penting nya vaksinasi ini untuk daya tahan tubuh dan bisa mencegah dan memutus mata rantai penularan virus covid 19,” ujarnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada dinas-dinas terkait yang sudah menyalurkan kembali vaksinasi ini untuk masyarakat, semoga pandemi virus Covid-19 ini segera berakhir di Bumi Andan Jejama,” pungkasnya.

Dalam pantauan Media Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan dan juga terlihat hadir dari UPT Puskesmas Kecamatan Padang Cermin kemudian Aparatur Desa Khepong Jaya dan di pantau langsung oleh dua Anggota TNI Serda Edi dan Serda Juremi.   (Indra Jaya)

Door to Door, Warga Desa Karangrejo Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Pesawaran (HO) – Secara Door to Door, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 door to door yang digelar oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kalirejo. Kades Karangrejo Sutriedi menuturkan dengan secara Door to Door pihaknya dari pemerintah Desa Karangrejo bersama Puskesmas Kalirejo melaksanakan Vaksinasi Covid-19. “Kita mengajak warga yang semula tidak bersedia divaksin karena sejumlah faktor, namun kita berikan pemahaman akhirnya warga bersedia untuk di vaksinasi,” terang nya kepada media Handalonline.com, Sabtu (19/3/2022). Kades menyebutkan vaksin hari ini sebanyak 100 dosis vaksin disiapkan untuk pelajar dan masyarakat secara door to door di dua lokasi masing-masing Dusun dua dan Dusun satu dengan merk Sinovac 50 dosis dan Astrazeneca 50 dosis,” jelasnya. Dilanjutkannya, Vaksinasi dilaksanakan sesuai dengan arahan pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi Covid-19 guna mewujudkan herd immunity untuk ketebalan tubuh. “Dalam kegiatan vaksin ini, Alhamdulillah masyarkat sangat antusias dan sudah sekitar 95 %, warga masyarakat saya sudah di vaksin harapan saya kepada masyarakat yang sudah di vaksin Semoga semakin sehat, fisik dan stamina nya semakin baik untuk menjaga segala macam virus yang menerjang serta dapat memutus mata rantai penularan virus Covid-19,” katanya. Kades juga berharap dan dan mengingatkan sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan dan Idul fitri jadi untuk masyarkat yang belum melakukan Vaksinasi mohon segera melakukan vaksin semua. “Ini demi menjaga kesehatan baik keluarga dan masyarakat agar perayaan lebaran nanti kita bisa berjabat tangan sesuai yang jadi harapan kita bersama untuk umat Islam serta kaum muslimin dan muslimat,” ujarnya. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah daerah dan dinas kesehatan yang telah melakukan vaksinasi di Desa Karangrejo, saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” pungkasnya. Dalam pantauan Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (porokes) dan juga terlihat hadir Aparatur Desa Karangrejo kemudian Bhabinkamtibmas Bripka Afrizal. (Indra Jaya)

Mabar Offroad Se-Nusantara, Bupati Pesawaran: Promosikan Produk Wisata

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengharapkan dengan digelarnya acara Mabar Offroad se-Nusantara dalam rangkaian hari jadi Provinsi Lampung ke-58 di Bumi Andan Jejama, dapat mengangkat kearifan lokal dan memperkenalkan segala potensi wisata yang ada di kabupaten setempat. Dendi mengatakan, dengan dilaksanakannya event berskala nasional pada hari ini, seluruh unsur yang terlibat pada kegiatan ini sudah secara bersama-sama, mempromosikan dan memasarkan produk-produk wisata yang ada. “Kegiatan pada hari ini saya rasa sangat positif, selain sebagai ajang silaturahmi antar anggota yang tergabung pada Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn), ada juga kolaborasi budaya lokal dengan entertaiment modern, yang secara tidak langsung mengangkat kearifan lokal dan meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujar Dendi saat membuka acara Mabar Offroad yang dimulai di Holtipark Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedongtataan. Sabtu (19/3/2022). Dendi mengatakan, Kabupaten Pesawaran memiliki potensi fisik kewilayahan berupa pegunungan sampai dengan daerah pesisir pantai, yang memberikan keragaman potensi alam. Dengan ketersediaan kekayaan alam yang dimiliki memberikan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dimanfaatkan secara optimal. “Pesawaran memiliki 18 pantai, 19 objek wisata air terjun, tiga sumber air panas, satu kampung tapis, dan satu kampung adat. Segala potensi yang kita miliki ini dapat kita promosikan kepada masyarakat luas melalui pemerintah, masyarakat ataupun kegiatan event event berskala nasional seperti yang digelar pada hari ini,” ujar dia. Sementara itu, Wawansyah ketua SKIn Pengda Lampung mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan pada hari ini berjumlah 86 mobil, yang berasal dari beberapa provinsi yang ada di Sumatera. “Mayoritas peserta dari Pulau Sumatera, ada yang dari Sumatera Selatan seperti Palembang, kemudian Jambi, Bengkulu kemudian Lampung karena kita tuan rumahnya. Jumlah ini juga kita batasi karena mengingat saat ini situasi masih dalam kondisi pandemi, makanya jumlah peserta kita batasi,” kata dia. “Sebelum peserta turun ke jalur, dari pihak panitia melakukan scrut kendaraan peserta terlebih dahulu, apakah memang sudah sesuai standarnya atau belum, dari 100 peserta yang mendaftar didapati 86 yang sudah layak untuk turun ke lintasan,” katanya. Menurutnya, dengan digelarnya event berskala nasional di Kabupaten Pesawaran, dapat membantu pemerintah Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran dalam memperkenalkan segala potensi wisata yang ada, serta menghidupkan kembali roda perekonomian setelah pandemi yang melanda selama ini. “Kita ketahui, Pesawaran memiliki banyak kekayaan alam, mulai dari Gunung sampai lautnya, selain itu juga karena para peserta ini banyak dari luar daerah mereka juga tentunya akan memburu cindera mata khas yang ada di Pesawaran, hal ini yang dapat menghidupkan kembali UMKM yang ada di Bumi Andan Jejama ini, itu tujuan dilaksanakannya kegiatan pada hari ini,” ujarnya. (Red)

Dimasa Pandemi, Komunitas Pesat Bersama Komil Gelar Baksos dan Himbau Prokes

Pesawaran (HO) – Dimasa Pandemi Covid-19, Pemerintah Desa Bunut Sebrang Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran menggandeng Komunitas Pesawaran Adventure Trail (Pesat) bersama Komunitas Independent Lampung (Komil), menggelar bakti sosial dengan mengendarai sepeda motor trail, memberikan bantuan usaha dan sembako kepada warga serta memberikan santunan kepada kaum duafa di Dusun Cadasari desa setempat.

Kepala Desa Bunut sebrang, Misbahush Shurur mengatakan, Tak hanya sekedar menyalurkan hobi berpetualang berkendara di alam bebas, komunitas Pesat dan Komil juga menunjukan kepedulian dengan menggelar Baksos untuk membantu sesama yang membutuhkan bantuan.

“Selain Hobby berpetualang, dimasa pandemi Covid-19, komunitas ini bersama pemerintah Desa Bunut Sebrang juga memberikan himbauan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan memberikan bantuan modal usaha dan sembako, kepada warga serta kaum duafa yang membutuhkan,” terangnya kepada media Handalonline.com, Jumat (18/3/2022).

Misbahush Shuru, kepala desa termuda di Kabupaten Pesawaran merasa sangat terbantu dengan adanya bakti sosial yang dilaksanakan, sebab saat ini sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan untuk segi perekonomian sedang dalam keadaan yang kurang stabil.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Bunut Sebrang ketika menjalankan aktivitasnya agar tetap menerapkan prokes, dan melakukan vaksinasi agar imun tetap terjaga sesuai dengan petunjuk pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ketika ditanya programnya dalam memimpin desa, Misbahush Shuru menjelaskan untuk prioritas utama melaksanakan pembangunan yang merata di setiap dusun yang ada di desanya, sesuai dengan Visi Misi dirinya menjadi kepala desa.

“Selain itu meningkatkan Sumber Daya manusia untuk meningkatkan kualitas melalui program pendidikan dan pelatihan agar menciptakan sebuah produk yang berkualitas untuk kesejahteraan warganya,” tuturnya.

“Dan saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan komunitas yang telah melaksanakan baksos di Desa Bunut Sebrang, semoga bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan ekonomi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” ucapnya.   (Indra Jaya)

Jalin Sinergitas, PWI Pesawaran Gelar Audensi Bersama PTPN VII Unit Way Berulu

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran mengunjungi PT. Perkebunan Nusantara VII Unit Way Berulu, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Kunjungan itu dalam rangka menjalin komunikasi dan sinergitas bersama jajaran managemen perusahaan perkebunan karet milik BUMN tersebut. Manager PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Unit Wayberulu, Kabupaten Pesawaran, Sugeng Budi Prasongko menyebut pihaknya siap membangun sinergi bersama insan media di Kabupaten Pesawaran. Sinergi itu antara lain dalam bentuk koordinasi dalam setiap agenda dan program kerja yang melibatkan masyarakat di wilayah berjuluk Bumi Andan Jejama. “Terimakasih atas kunjungan rekan-rekan pengurus PWI Kabupaten Pesawaran, dan kunjungan ini sebagai langkah yang baik guna membangun komunikasi bersama kami jajaran PTPN VII Unit Way Berulu,” kata Sugeng saat menyambut rombongan PWI Pesawaran di komplek PTPN VII Unit Way Berulu, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedongtataan, Sabtu (19/3/2022). Diketahui luas perkebunan yang dikelola PTPN VII Unit Way Berulu itu mencapai 1.065 hektare lahan produktif, dengan luasan tersebut setidaknya telah menyerap sebanyak 298 pekerja yang mayoritas diambil dari warga desa penyangga perkebunan. Sugeng juga memaparkan pertumbuhan produksi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, tercatat pada 2021 produksi karet rata-rata per hektar mencapai 2.400 kilogram. Selain itu, perkebunan plat merah itu juga masuk dalam sepuluh besar BUMN yang memberikan kontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. “Keberhasilan PTPN VII Way Berulu juga tak lepas dari dukungan stakeholder serta masyarakat di Pesawaran, dengan dua belas desa penyangga di sekitar areal perkebunan yang ada di dua kecamatan, Negerikaton dan Gedongtataan,” sebutnya. Bahkan, selama pandemi PTPN VII Unit Way Berulu tetap eksis untuk berproduksi, dengan dua pabrik pengolahan yang ada. Perkebunan itu menjalankan bisnis utama pengolahan karet khususnya produk olahan RSS (Rihbed Smoked Sheet) dan SIR (Standard Indonesia Rubber). Ketua PWI Kabupaten Pesawaran, M Ismail mengatakan kunjungan itu menjadi momentum yang tepat untuk menjalin komunikasi dan koordinasi terkait berbagai program khususnya yang berhubungan kemaslahatan masyarakat di wilayah setempat. “Kita juga berkomitmen untuk mendukung program PTPN VII Way Berulu yang bermanfaat bagi masyarakat, selain itu juga turut menjaga stabilitas serta mendukung perekonomian warga Pesawaran dengan penyerapan tenaga kerja di wilayah setempat,” katanya. Ismail berharap, ke depan kehadiran perkebunan warisan Belanda itu dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan perekonomian masyarakat. Selain itu, sinergitas bersama perlu terus dilakukan utamanya dalam mendukung program pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan warga setempat. (Red)

Kades Negara Saka, Bakal Tersandung Hukum, Diduga Korupsi Dana Desa

Masyarakat Mendesak, Aparat Penegak Hukum Memanggil dan Periksa Saironi

Pesawaran (HO) – Saironi Kepala Desa Negara Saka Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran bakal tersandung hukum, disinyalir dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2020 dan 2021 diduga banyak terjadi penyimpangan.

“Kami mendesak Kejaksaan Negeri serta Tipikor Polres Pesawaran untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait penggunaan Dana Desa, karena kami menduga Kades Saironi telah menyimpang kan anggaran DD hingga ratusan juta rupiah,” ungkap salah satu masyarakat Dusun 3 MH (38) kepada Media Handalonline.com Kamis (17/3/2022).

Salah satu masyarakat Dusun II yang nama nya minta di rahasiakan untuk sementara waktu, mengatakan sejak awal tahun 2020 kades Saironi menjabat belum banyak perubahan yang signifikan begitu dalam pengelolaan Dana Desa dan BLT-DD terkesan kucing-kucingan tidak transparan dan kurang melibatkan masyarakat.

Diketahui untuk anggaran tahun 2020 Pembelian Ambulan Desa nama item Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 191.800.000,  ada juga Pelatihan Penyuluhan Sosialisasi kepada Masyarakat di Bidang Hukum dan Pelindungan Masyarakat Rp.10.000.000, kemudian Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa  pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 5.060.000, Koordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat dengan masyarakat instansi pemerintah daerah Rp. 12.000.000.

Ada juga Pembinaan group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 8.000.000, kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 5.760.000, kemudian Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp. 28.000.000, Kemudian Pemeliharaan Sumber Air Bersih Milik Desa Mata Air Pemeliharaan Sumber Air Bersih Rp. 4.350.000.

Selanjutnya Pembangunan Rehabilitasi.Peningkatan Balai Desa Balai Kemasyarakatan Rp. 24.639.000, Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa RPJMDes RKPDes Rp. 10.000.000, kemudian Penyediaan Insentif Operasional RT Rp. 8.125.000, Penanggulangan Bencana Rp. 55.000.000, Kordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan Masyarakat dengan masyarakat instansi pemerintah daerah Rp. 24.000.000.

Kemudian Pembinaan Group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa Rp. 8.000.000 dan kembali item Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 5.060.000, Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Balai Desa Balai Kemasyarakatan Rp. 24.639.000.

“Itu semua Anggaran nya kami pertanyakan kemana Anggaran tersebut seperti pembelian mobil ambulan desa kemudian rehab balai desa menurut kami balai desa seperti itu saja tidak ada perubahan,” ungkapnya.

Selanjutnya di tahun 2021 Ada juga Penyelenggaraan Festival Kesenian Adat Kebudayaan, dan Keagamaan,perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan tingkat Desa Rp. 5.800.000, kemudian Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 10.390.000 dan Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Drainase Rp. 115.817.000.

Ada juga Pembangunan Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum.MCK umum Rp. 36.460.000 dan Pengembangan serta Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar Rp. 9.000.000 kemudian Peningkatan Pengadaan Sarana Prasarana Posyandu Polindes PKD  Rp. 10.000.000.

Ada juga untuk Pembangunan. Rehabilitas Peningkatan Fasilitas Jamban Umum MCK umum Rp. 36.460.000, dan Pengembangan dan Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar Rp. 9.000.000 serta Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase Rp. 55.410.000.

Kemudian Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga pipanisasi Rp. 34.000.000, Kemudian Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 4.090.000, Penyelenggaraan Festival Kesenian adat Kebudayaan dan Keagamaan perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan, tingkat Desa Rp. 17.400.000.

Selain itu ada Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp. 17.406.00, Penguatan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp. 27.000.000, kemudian Peningkatan kapasitas kepala Desa Rp. 10.000.000, Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp. 8.000.000 dan Pembinaan Karang Taruna Klub Kepemudaan Klub Olah raga Rp. 10.390.000 serta Penyediaan Insentif Operasional RT RW Rp. 63.000.000.

“Itu semua item Anggaran Dana Desa tahun 2021 banyak sekali kami pertanyakan dari mulai pipanisasi dan pembangunan gorong-gorong kemudian gaji RT semua nya kami pertanyakan dan kalau pun ada itu kami yakin SPJ nya di manipulasi kami sangat yakin kemudian untuk pos ronda itu tahun 2020 pembuatan pos ronda ini di anggarkan kembali di tahun 2021 itu juga kemana anggaran nya,” sebutnya.

Dia juga menambahkan Penguatan Pangan Tingkat Desa Lumbung Desa Rp.27.000.000 itu kemana lagi anggaran nya kemudian ada juga MCK namun warga tidak melihat pembangunan nya, dan menurut nya kepala desa sangat tidak adil hanya orang-orang nya saja yang mendapatkan.

Terpisah sebanyak lima RT di setiap Dusun sangat mengeluhkan pembayaran gaji mereka yang tak kunjung di bayar oleh kepala desa.

“Kami ada lima Dusun dan ada 14 RT pembayaran gaji kami itu Rp.750.000 perbulan jadi kita kalikan dua bulan yang belum di bayar bulan November dan Desember, jadi kita kali kan saja bang total nya Rp. 21.000.000 sedangkan untuk desa desa yang lain itu sudah di bayar semua,” ucapnya.

“Kami punya keluarga bang yang harus di nafkahi bahkan istri dan keluarga kami menanyakan kapan gaji keluar dan bahkan kami juga pada saat itu di perintahkan oleh Sekdes untuk tanda tangan dan dia mengatakan kalau sudah tanda tangan gaji akan keluar namun hingga saat ini hak kami belum di bayar,” tambahnya.

Dirinya bersama masyarakat Desa Negara Saka berharap aparat penegak hukum, baik Kejari maupun Polres Pesawaran agar dapat menindak lanjuti keluhan masyarakat, terkait adanya dugaan korupsi Dana Desa maupun pembayaran Gaji RT yang sampai saat ini belum dibayar.

“Kami berharap aparat penegak hukum turun langsung kebawah untuk Puldata dan Pulbaket, bila nanti ada ditemukan indikasi korupsi agar dapat di proses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, dan jika nanti terbukti dapat menjadi efek jera dan cermin bagi koruptor-koruptor lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Negara Saka Saironi, saat dikonfirmasi terkait adanya indikasi penyimpangan Dana Desa pada tahun 2020 dan 2021, terkesan menghindar dan mengatakan dirinya sedang ada pengajian.

“Saya masih pengajian, kalau untuk pembayaran Gaji RT di Desa Negara Saka, semua sudah di bayar dan sudah beres semua,” sebutnya.  (Indra Jaya)

Kepala SDN 1 Teluk Pandan Ciptakan Sekolah unggul Beradap Kreatif dan Berprestasi

Pesawaran (HO) – Selain mampu membaca arah perkembangan dunia pendidikan, berfikir kreatif dan inovatif adalah bagian dari penerapan Kepala sekolah yang memiliki jiwa wirausaha pada umumnya kepala sekolah memiliki tujuan dan pengharapan tertentu, melalui penjabaran dalam visi misi serta rencana strategis yang disesuaikan dengan sumber daya pendukung yang dimilikinya.

Semakin jelas tujuan yang ditetapkan semakin besar peluang untuk mensukseskannya seperti penerapan kewirausahaan Kepala Sekolah yang satu ini, Meliana S.Pd, Baru Dua bulan mengemban amanah sebagai kepala di SDN 1 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, kini sekolah itu miliki perubahan yang sangat signifikan.

Sekilas memang tampak biasa saja, namun jika diperhatikan, sekolah yang beralamat di jalan Jend. Suprapto No.1, Hanura, itu secara fisik miliki banyak perubahan,  yang tersedia di lingkungan sekolah adalah bukti perubahan SDN 1 Teluk Pandan.

Kepala SDN 1 Teluk Pandan Meliana S.P.d menerangkan sekolah yang baru dua bulan ini dipimpinnya kita sudah membenahi sedikit demi sedikit seperti penataan ruang guru dan kepala sekolah untuk memudahkan koordinasi dengan para dewan guru di dalam melaksanakan tugas.

“Saya ingin sekolah ini maju di segala bidang, untuk itu kebersamaan dan hubungan yang solid dengan segenap dewan guru, adalah hal yang harus terwujud agar terjalin nya rasa kekeluargaan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya Kepada Handalonline.com Jumat (18/3/2022).

Kepala sekolah mengungkapkan, dirinya juga sudah membeli komputer tentunya dengan adanya komputer yang saat ini sudah tersedia di sekolah dapat mempermudah dewan guru dalam melaksanakan tugas dan yang jelas mereka akan termotivasi dengan apa yang sudah terpenuhi seperti sarana maupun yang lainnya.

“Begitu juga buku, kami sudah mendata semua mata pelajaran yang menjadi kebutuhan di sekolah, kami dari pihak sekolah ke penerbit sudah berkoordinasi untuk meminta buku di kirim kan terlebih dahulu karena buku pelajaran juga sangat penting mendukung untuk dalam melakukan kegiatan belajar mengajar,” terangnya.

Kemudian katanya, dalam melaksanakan kegiatan di sekolah pihaknya juga menggunakan bel yang sudah di program baik itu jam istirahat dan pergantian guru mata pelajaran yang mengajar sehingga sekarang sudah dengan sendirinya untuk kegiatan belajar mengajar menjadi lebih tertib dan nyaman jadi murid guru sudah mendengar karena itu memakai pengeras suara.

“Kita juga sudah membuat tempat pencuci tangan di tempat-tempat yang mudah diakses untuk dewan guru serta murid-murid kita agar sekolah bisa dengan mudah mencuci tangan disebar ke berbagai titik strategis seperti di depan kelas sekolah,” katanya.

Dengan harapan tambahnya, pemasangan wastafel tersebut dapat dimanfaatkan warga sekolah agar selalu bersih dan terbebas dari virus corona kemudian program peningkatan pelayanan prokes  terhadap warga sekolah.

“Saya juga sudah mengadakan dua kali  Workshop peningkatan mutu guru di era DIGITALISASI penggunaan TIK dalam penataan admistrasi kelas dan penilaian dengan menerapkan sistem aplikasi,” ujarnya.

“Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan melatih menilai dan mengevaluasi peserta didik agar nanti nya kita dapat menciptakan murid-murid yang berprestasi,” pungkasnya.  (Indra Jaya)