Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pesawaran periode 2021-2026.
Diketahui, Zainal Mu’allimin resmi dilantik sebagai ketua PD DMI Kabupaten Pesawaran periode 2021-2026, kegiatan tersebut digelar di Masjid Agung Ar-Royyan Islamic Center Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan kabupaten setempat.
Bupati Dendi berpesan agar Ketua dan seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan roda organisasi dan mengembangkan organisasi sehingga dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Kiranya dibawah pimpinan kepengurusan yang baru, DMI dapat menjalankan roda organisasi dan mengembangkannya sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” kata Dendi, Jumat (1/7/2022).
“Dan saya harapan DMI mampu menjadi wadah pemersatu umat di Kabupaten Pesawaran sehingga keharmonisan dan silaturahmi antar sesama tetap terjaga,” timpalnya.
Sementara itu, Ketua PD DMI Pesawaran yang baru dilantik, Zainal Mu’allimin mengatakan, setelah dilantik dirinya memiliki Visi-Misi untuk berupaya melayani kebutuhan di Bidang Kemasjidan.
“Kita berupaya melayani kebutuhan di bidang kemasjidan atau tempat ibadah umat Islam agar kembali kepada fungsi masjid, yaitu sebagai tempat pemersatu umat, tempat kaderisasi keummatan, tempat pembinaan umat, serta Masjid sebagi raihlah umat,” kata dia.
Dirinya berharap, agar masjid-masjid yang ada di Bumi Andan Jejama bisa menjadi tempat aktivitas umat dan pemberdayaan umat.
“Pemberdayaan dan aktivitas umat melalui masjid, kembali ke masjid, ngaji di masjid, musyawarah di masjid, pemberdayaan umat melalui masjid, sehingga tercapai motto DMI untuk memakmurkan masjid dan dimakmurkan Masjid,” pungkasnya.
Diketahui hadir dalam Pelantikan Pimpinan Daerah (PD) DMI tersebut, Kabag Kesra Setdakab Pesawaran Ahmad Rosani, Pimpinan Wilayah DMI Provinsi Lampung, Forkopimda, Kepala OPD, Manager BSI (Bank Syariah Indonesia) Cabang Pringsewu – Pesawaran, jajaran Dewan Pembina, Dewan Mustasyar, Pimpinan ormas Islam, PD DMI Pesawaran, PC DMI se-Kabupaten Pesawaran, Para takmir DKM masjid dari Kecamatan Gedong Tataan dan Way lima. (Red)

“Dengan meningkatnya jenjang pangkat yang saudara terima, tugas-tugas saudara mendatang akan semakin berat dan banyak tantangan serta meningkat tugas pokoknya, karena Polri bukan hanya ingin dicintai masyarakat namun juga di tuntut profesional tugas dapat dipercaya sebagai Pelindung Pengayom dan Pelayan Masyarakat,” terangnya.
“Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan kepada kita semua selaku insan Polri, “Selamat Hari Bhayangkara Ke-76, Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi Dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh-Indonesia Tumbuh,” timpalnya.
Banyak rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, namun acara puncak peringatan Hari Bhayangkara pada Tanggal 5 Juli mendatang, tentunya hal ini tidak mengurangi semangat, teruslah memberikan pengabdian terbaik kepada Rakyat, Bangsa dan Negara, semoga tuhan yang maha kuasa senantiasa mempermudah dalam menjalankan amanah ini.
“Akhir kata marilah kita panjatkan Do’a kehadirat Allah Swt, semoga kita senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam mengemban tugas-tugas Kepolisian serta mendapat petunjuk dan perlindungan-nya dalam melanjutkan pengabdian kita terhadap Bangsa dan Negara,” tutupnya.
Kegiatan upacara dilanjutkan dengan penyiraman Bunga sebagai wujud Syukur atas Anugrah yang telah diberikan dilanjutkan pemberian selamat kepada personel yang naik pangkat.
Diketahui, Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han).
hadir dan diikuti oleh Waka Polres Pesawaran Kompol Muhammad Riza T, S.H., M.H., bersama dengan Para PJU Polres Pesawaran, Para Kapolsek, Perwira, Brigadir dan PNS Polri Polres Pesawaran dengan tetap menerapkan disiplin Prokes. (Rls/Red)
Ketua Dekranasda Pesawaran disebut sebagai salah satu nominator penerima award sebagai perempuan inspiratif di Lampung dalam kategori Perempuan Inspiratif dalam memajukan UMKM.
Seperti diketahui, sulam jelujur asal Pesawaran digagas oleh perempuan yang juga ketua PMI dan TP PKK ini.
Bahkan saat ini, sulas jelujur telah berhasil masuk sebagai salah satu kerajinan andalan Lampung, yang perlahan namun pasti bergerak ke beberapa negara di dunia.
Menanggapi hal ini, Nanda Indira menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepadanya, dan menyambut baik akan adanya kegiatan IKWI serta siap untuk berkolaborasi dalam banyak program ke depannya.
“Apa saja program IKWI yang bisa disupport pasti akan saya support . Bahkan segera urus supaya IKWI Pesawaran bisa masuk dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) agar bisa lebih dikenal dan lebih banyak kegiatannya,” demikian disampaikan perempuan cantik ini.
Seperti diketahui rangkaian HUT IKWI akan dimulai pada tanggal 2 Juli 2022 yaitu pemberian bingkisan kepada anak stunting serentak oleh IKWI se-Lampung, dilanjutkan Diskusi dengan tema Peran Ibu dalam Pencegahan Stunting dilanjutkan Award untuk 7 perempuan Inspiratif di Lampung, dan puncak acara pada tanggal 30 Juli yaitu Jalan sehat.
Dalam kunjungan ini turut hadir jajaran pengurus harian IKWI Provinsi Lampung dan IKWI Kabupaten Pesawaran.


Hal tersebut diketahui Randy saat mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten Pesawaran sesuai dengan surat undangan kepada warga pelapor, Selasa 28 Juni 2022.
“Kami diterima Irban Sabani, dan saat dilakukan wawancara tim investigasi malah menanyakan dari mana asal data dan motivasi melaporkan, tidak ada pertanyaan yang substansial dan terkesan mencari-cari pembenaran saja,” sesalnya.
Randy menilai kerja tim investigasi yang ditunjuk tidak profesional dan terkesan ada yang ditutup-tutupi terkait dengan dugaan korupsi di Desa Bernung.

“Sedangkan untuk ketersediaan minyak goreng kemasan, dapat dikatakan tersedia di pasaran dengan harga Rp25 ribu/liter dan Rp22 ribu untuk kemasan di bawah satu liter,” kata dia.
Menurutnya, dari hasil sidak yang dilakukan pada hari ini ditemukan ada bahan pangan pokok yang mengalami kenaikan harga yang signifikan, salah satunya cabai merah yang mana harga normal biasanya hanya Rp35 ribu, tetapi dalam kurun waktu dua bulan ini dan juga menjelang HBKN naik menjadi Rp90 ribu.
“Kalau untuk cabai, memang ada beberapa faktor yang mengakibatkan harganya menjadi melambung tinggi, salah satunya faktor cuaca dan penyakit tanaman. Sedangkan untuk beberapa barang pangan pokok yang lainnya mengalami kenaikan tetapi tidak signifikan hanya naik berkisar antara Rp2 ribu sampai dengan Rp3 ribu, seperti bawang, telur dan ayam,” ujarnya.
“Selain untuk memantau harga, kita juga melakukan pemeriksaan tanggal kadaluarsanya, dan hasilnya tidak ditemukan adanya produk pangan yang telah melewati masa kadaluarsa maupun penimbunan bahan pangan pokok yang dilakukan oleh pedagang,” pungkasnya. (Red)