Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Pesawaran, KLC, dan Dandim 0421/LS Panen Ikan Koi

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Koi Lampung Club (KLC) untuk pertama kalinya melakukan panen ikan Koi. Diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Kabupaten Pesawaran berpotensi sebagai daerah untuk budidaya ikan koi. “Ini yang pertama, uji coba budidaya ikan koi di Kabupaten Pesawaran dan hasilnya sangat baik, ini membuktikan bahwa Kabupaten Pesawaran bisa, dimana enam bulan yang lalu kita mulai bersama KLC saling berkolaborasi dan menghasilkan Koi varian Jadong persilangan Koi Japan dan Kedondong,” ungkap Dendi saat menghadiri acara panen ikan koi, Balai Benih Ikan (BBI), di Desa Way Kepayang, Kecamatan Kedondong, Selasa (26/7/2022). Menurutnya, kegiatan ini diharapkan bisa berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. “Dilihat dari hasilnya, kualitas ikan Koi yang dihasilkan juga tidak kalah dengan ikan koi dari luar negeri ataupun daerah lainnya berdasarkan ukuran dan motif warnanya, kedepan kita juga akan kembangkan di Kecamatan Way Ratai, tapi memang ada kendala ketersediaan fasilitas mengingat beberapa tahun terakhir kita cukup terdampak Covid-19,” ujar dia. Sementara itu, Dandim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin mengapresiasi Pemkab Pesawaran yang mendukung kegiatan Budidaya ikan Koi. “Saya melihat ini sangat luar biasa, dari dulu banyak budidaya ikan Koi di daerah lain, tapi disini pak Bupati mau turun dan mendukung, tentunya jadi motivasi dan semangat, apalagi ditengah ekonomi kita yang masih berupaya bangkit,” ucap dia. Terpisah, perwakilan Koi Lampung Club (KLC) Baikuni menuturkan jika kegiatan panen ikan Koi merupakan pertama kali di Provinsi Lampung. “KLC baru terbentuk kurang lebih dua tahun, tapi Alhamdulillah peminatnya sudah banyak yang terdiri dari berbagai macam latar belakang, dan ini merupakan yang pertama kali kita berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Pesawaran,” tutur dia. “Dan kebetulan memang kondisi air pegunungan di Kabupaten Pesawaran sangat cocok untuk budidaya ikan koi, Itulah kenapa disini cocok, dalam enam bulan bisa tumbuh luar biasa, tanpa mempengaruhi skin kulitnya,” timpal dia. Ia pun berharap kolaborasi bersama Pemkab Pesawaran dapat terus berlanjut. “Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa tumbuh menjadi ekonomi yang baru. Nanti juga bisa kita edukasi bareng bersama masyarakat, sehingga Koi bisa jadi salah satu budidaya ikan andalan di Pesawaran. Apalagi kita juga pertama kali akan mengadakan event bagi para pecinta koi di Provinsi Lampung, yang bertepatan dengan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15,” tutupnya. (Red)

TNI AL Tanam Sejuta Mangrove Serentak di 77 titik, Termasuk di Lampung

Lampung (HO) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI tanam sejuta mangrove di 77 titik jajaran TNI AL seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung, Selasa (26/7/2022). Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan ini adalah program pemerintah RI untuk pelaksanaan penanaman mangrove pada hari ini, bukan yang pertama dan terakhir. “Namun sudah menjadi program terus menerus yang dilaksanakan dan berkelanjutan yang menjadi program bersama karena mangrove sangat penting bagi kehidupan kedepan,” ucap Laksamana Yudo Margono usai memastikan di 77 titik jajaran TNI AL seluruh Indonesia melalui video conference (Vicon) dari Pantai Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyampaikan bahwa mangrove ini adalah agenda penting nasional, agenda bapak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi,red). Mangrove di Indonesia menjadi perhatian dunia, Indonesia punya mangrove kira-kira 23 persen dari dunia, luasnya 3,36 hektar. “Temanya itu sudah tepat dengan bertemakan Melalui sinergitas penanaman mangrove nasional secara serentak, TNI-AL bersama rakyat siap mendukung program penanggulangan bencana dan perubahan iklim dan sebagainya,” ujarnya. Ia juga menyampaikan, tadi sudah dilihat bersama aksi-aksi nyata, dan Pak Kasal tadi juga sudah sampaikan bahwa Pak Kasal sudah cukup lama merintis langkah ini. Inilah salah satu aspek sangat penting. “Dan ini ada kaitannya antara G-20 dan saya ingin melengkapi bahwa kita punya komitmen kepada dunia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, tadi juga sudah disebutkan bahwa mangrove bagian yang cukup strategis dan besar dalam rangka penurunan emisi gas rumah kaca,” jelas Menteri LHK RI. Lebih dari itu, Menteri LHK memastikan hal ini bukan peristiwa saat ini saja, namun sudah mengawalinya sejak tahun 2015, cita-cita untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, kemudian backup tahun 2016 tahun lalu dipertegas, kemudian komitmen itu oleh Indonesia dibuat semakin diperkuat. “Jadi kita akan mengurangi emisi gas rumah kaca untuk sektor kehutanan termasuk mangrove. Pada tahun 2030 itu sudah enggak emisi lagi ke atmosfir, tapi justru sudah menyerap, jadi akan membantu sektor yang lain seperti sektor industri utamanya, oleh karena itu patut di aplus TNI AL dengan langkah-langkah yang ada,” tandasnya. Di Lampung, jajaran TNI AL tanam 5000 batang mangrove di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, melalui Komandan TNI AL Lanal (Danlanal) Lampung, Letkol Laut (P) Zul Fahmi memastikan bahwa pihaknya melaksanakan tanam mangrove nasional secara serentak. “Dimana intinya di Jakarta bertempat di Pantai Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, dicanangkan oleh Bapak KASAL Laksamana TNI Yudo Margono, dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ibu Siti Nurbaya,” jelasnya. Menurutnya, ini adalah program nasional dilaksanakan di 77 titik, dalam rangka Hari Mangrove Sedunia, sedangkan untuk di Provinsi Lampung dalam hal ini TNI AL Lanal Lampung mengajak Gubernur, Bupati/Walikota untuk terus bersinergi dan berkolaborasi. “Melalui program tanam mangrove nasional ini, kami dari TNI AL Lanal Lampung pada tempatnya di Kabupaten Pesawaran. Disini akan dijadikan wisata mangrove nasional, yang mana sudah kita mulai bangun bersama Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona,” ucapnya. “Jadi langkah pertama pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesawaran Ke-15 ini adalah kami promosikan wisata mangrove Dusun Cuku Nyi-nyi di Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran,” pungkas Letkol Laut (P) Zul Fahmi. Diketahui pada acara tersebut menyambut Hari Mangrove Sedunia diperingati setiap tanggal 26 Juli di Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran dirangkai dalam kegiatannya bertemakan The Mangrove Save Our Eart Dengan Semangat Hari Mangrove Sedunia Kita Tumbuhkan Mangrove di 77 Titik jajaran TNI AL di Seluruh Indonesia. Hadir pada acara itu, Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto, Komandan Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Mayor Marinir Puji Nugraha, Kapolsek Padang Cermin, Iptu Apri Sampanuju, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han). Selain TNI AL dan Polri, turut hadir Asisten Bidang Umum Pemkab Pesawaran, Heriansyah, Kadis Pariwisata, Ketut Partayasa, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung (BPDASHL WSS) Idi Bantara, S.Hut, dan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, serta Camat Teluk Pandan, Edy Sutrisno, Kades Sidodadi, Tunggal beserta NGO, BNI, Bukit Asam serta masyarakat dilengkapi seluruh jajaran TNI AL Lanal Lampung. (Red)

Pemdes Tambangan Gelar Lomba Meriahkan HUT Pesawaran Ke-15

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Disdukcapil Pesawaran yang telah memberikan pelayanan” Pesawaran (HO) – Pemerintah Desa (Pemdes) Tambangan Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, menggelar lomba untuk masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran yang Ke-15, bertema Semarak Pesawaran Bumi Wisata Sejuta Pesona di desa setempat, Senin (25/7/2022). Kepala Desa Tambangan Hanafi mengatakan, tujuan dari perlombaan tersebut untuk memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran ke-15 yang di hadiri dari Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran diwakili Neni Puryanti serta camat Padang Cermin Darlis dan Seluruh Aparatur Desa Tambangan, BPD, Linmas dan seluruh lapisan masyarakat dan tetap mentaati prokes. “Dalam kegiatan kemarin di hadiri anak- anak rangkaian dan acara pelayanan dari Dukcapil di kantor Desa Tambangan kemudian lomba makan kerupuk anak-anak ada juga lomba makan kerupuk aparatur desa, dan lomba makan kerupuk ibu-ibu PKK serta lomba lari karung ibu-ibu,” jelasnya Selasa (26/7). Kades Hanafi juga mengungkapkan masyarakat dan anak-anak dan pemerintah desa sangat antusias merayakan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15 dengan adanya perlombaan tersebut dirinya mewakili elemen masyarakat desa mengucapkan terimakasih atas partisipasi pihak-pihak terkait sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan meriah. “Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Disdukcapil Kabupaten Pesawaran yang telah ikut memeriahkan HUT Pesawaran dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Tambangan,” katanya. “Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut dalam memeriahkan dan mensukseskan kegiatan ini,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Wujudkan Pesawaran Sejahtera, Bupati Buka TMMD Ke-114 Kodim 0421/LS

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona membuka langsung TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0421/LS yang Ke-114 tahun anggaran 2022, di Lapangan Tritura Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (26/7/2022). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan Program TNI Manunggal Membangun Desa ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, karena proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD. “Melalui kegiatan TMMD ke-114 ini, kita wujudkan Pesawaran lebih maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI, Polri, atas penyelenggaraan TMMD di Desa Babakan Loa Kecamatan Kedondong,” terangnya. Ini kata Bupati, merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Pemerintah Daerah karena untuk satu semangat dan aksi demi Ibu Pertiwi dan demi masyarakat yang sejahtera, berdikari dalam satu wadah NKRI. Hal ini selaras dengan tema yang diusung yaitu TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI. “Peran dan kerjasama yang erat dari semua stakeholder baik kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian pemerintah daerah, BUMD, swasta, yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD,” ujar bupati. Dendi melanjutkan, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga, betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan dan lain sebagainya. “Melalui TMMD seperti inilah yang menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini dengan solusi terbaik,” tutur dia. Program TMMD telah membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada prinsipnya, masyarakat harus benar-benar dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera. Selain itu sambung Bupati, pembangunan fisik berupa infrastruktur sebagai penunjang perekonomian, tentunya pembanguan non fisik juga turut dilaksanakan, berupa Pelayanan Posyandu, Pelayanan Posbindu, Pelayanan KB, Pembinaan Siskamling, Penyuluhan Stunting, Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, dan Penyuluhan Anti Narkoba. “Hal ini harus dimaknai dan dipahami sebagai perwujudan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dan TNI guna memberikan layanan prima berbasis partisipasi kolaboratif berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya. Bupati menyebutkan, TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, tetapi dalam TMMD juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap tantangan yang sedang dan akan dihadapi. “Selain itu, melalui program TMMD secara berkesinambungan, diharapkan akan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, yang muaranya akan berdaya guna bagi kepentingan pertahanan negara,” pungkasnya. (Red)

Jeruji Besi Bakal Jerat Kades Bernung, Inspektorat Pesawaran Temukan Indikasi KKN

Pesawaran (HO) – Dugaan Korupsi yang dilakukan Deswan Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung terkait penggunaan Dana Desa Tahun 2018-2019-2020 dan 2021, akhirnya Tim Investigasi Inspektorat Melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), telah menemukan adanya Indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Demikian di sampaikan Kepala Inspektur Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto, saat dikonfirmasi Handalonline.com, Senin (25/7/2022).

“Ya sudah ada hasilnya temuan oleh tim investigasi, besok mereka melaporkan hasil pemeriksaan, Sudah ada beberapa temuan indikasi penyimpangan Dana Desa dan besok mereka akan laporan ke saya,” ungkap Singgih.

Ditambahkannya, setelah Laporan Hasil Pemeriksaan selesai, maka akan segera mungkin di serahkan ke aparat penegak hukum untuk di proses lebih lanjut.

“Untuk saat ini sudah dalam proses tahap penyelesaian LHP nya mungkin Minggu-Minggu ini bisa terselesaikan. Untuk temuannya yang pasti besok mereka akan ada laporan dan nantinya kita akan koordinasi ke aparat penegak hukum Polres Pesawaran,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Deswan, karena diduga melakukan penyimpangan dan Mark, Up anggaran Dana Desa (DD), hingga ratusan juta rupiah.

“Kami mendesak dan berharap aparat penegak hukum untuk melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap Deswan karena kami duga telah menyimpangkan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021,” ungkap salah satu masyarakat Dusun Menanti Kasih Kepada Handalonline.com yang namanya minta di rahasiakan, untuk sementara waktu, Rabu (11/5/2022).

Pasalnya kata dia, banyak pembangunan di Desa Bernung yang menggunakan Dana Desa tidak sesuai dalam realisasi dengan anggaran Dana Desa yang yang telah dikucurkan pemerintah pusat.

“Ini sudah jelas kita lihat dengan kasat mata seperti pada tahun 2018 Pagu Rp. 886.401.000, di tahun 2019 Pagu Rp. 926.625.000, kemudian tahun 2020 Pagu Rp. 952.408.000 dan tahun 2021 Pagu Rp. 1.022.505.000,” sebutnya.

Maka katanya, permasalahan tersebut tidak bisa dibiarkan, karena dia menilai bagaimana suatu desa mau maju, jika anggaran Dana Desa banyak disimpangkan, jadi sekali lagi mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan kepada Deswan selaku Kades Bernung.

“Dan jika nanti terbukti kami berharap segera diproses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, sebagai efek jera dan sebagai pelajaran untuk kades-kades lainnya,” pungkasnya.

Kepala Desa Bernung Tantang Aparat Penegak Hukum

Kepala Desa Bernung Deswan

Sementara itu Kepala Desa Bernung Deswan Saat di konfirmasi terkait realisasi Dana Desa selama dirinya menjabat terkesan menghindari dan mempersilakan untuk di publikasikan dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Di Desa Bernung tidak ada Drainase, itu PKT, kita juga tidak bisa belanja bahan material hanya mempekerjakan masyarakat, kalau untuk Sumur Bor tahun 2019 ada di Bernung Satu,” ucapnya, Rabu (11/5/2021).

“Ya kalau ini  sudah cari-cari dong. masa dari tahun 2019 Sampai drainase sampai ini segala macam bahkan sampai 2021. Ya yang kira-kira masuk diakal sajalah. Ya silahkan tidak apa-apa, berita yang mana yang mau diberitakan Ya bukan yang mana dulu beritanya kan perlu kebenarannya juga. Ya sudah terserah oke. tidak apa kalau ingin diserahkan ke APH silahkan,” tantangnya.  (Indra Jaya)

Pasca Libur Panjang, Nanda Indira Dendi Tinjau Lomba Kebersihan Sekolah

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar lomba kebersihan antar sekolah tingkat kabupaten, guna menjamin kebersihan dan kenyamanan anak murid pasca libur panjang kenaikan kelas beberapa waktu lalu. Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi yang melakukan peninjauan secara langsung dalam penilaian lomba kebersihan tersebut mengatakan, dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) 100%, pihak sekolah diwajibkan untuk mengedepankan terkait dengan Protokol Kesehatan (Prokes) dan juga kebersihan lingkungan sekolah. “Kalau lingkungan sekolah bapak ibu bersih, tentunya anak murid kita ini menjalankan aktifitas belajar mengajarnya kan menjadi nyaman, apalagi di tengah pandemi saat ini selain penerapan prokes, kebersihan sekolah juga menjadi salah satu cara untuk menekan penyebaran virus covid-19 di lingkungan sekolah,” ujarnya di TK Negeri Pembina Desa Sukadadi Kecamatan Gedongtataan. Senin (25/7/2022). Dirinya mengatakan, yang paling penting dari lomba tersebut bukan pada lombanya semata, melainkan bagaimana lomba kebersihan sekolah tersebut bisa menumbuhkan kesadaran akan budaya bersih dan peduli pada lingkungan yang sejauh ini sudah jauh terkikis. “Dengan adanya lomba ini, diharapkan seluruh pihak sekolah, akan lebih giat menjaga lingkungannya, kalau kegiatan ini secara berkelanjutan terus dilakukan, maka lama kelamaan akan menjadi budaya atau kebiasaan di lingkungan sekolah,” ujar dia. Sementara itu Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 33 sekolah dari 11 kecamatan yang mana setiap kecamatannya mengirimkan perwakilan satu sekolah disetiap tingkatannya mulai dari Paud, SD dan SMP. “Sebelum perlombaan tingkat kabupaten, kita sudah menggelar perlombaan di tingkat kecamatan, dan yang saat ini mengikuti perlombaan ini merupakan pemenang dari tingkat kecamatan di tingkatannya masing-masing,” kata dia. Dirinya mengatakan, dalam perlombaan ini terdapat sejumlah poin yang dilakukan penilaian, mulai dari kebersihan ruang pimpinan, ruang guru, ruang kelas, ruang perpustakaan, kemudian halaman sekolah, dan juga kebersihan kamar mandi di lingkungan sekolah. “Lomba ini selain dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran ke-15, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan pihak sekolah telah siap dalam pelaksanaan PTM 100% di tengah pandemi covid-19, selain kebersihan kita juga melakukan penilaian terhadap penerapan prokes di areal sekolah,” katanya. (Red)

Inspektorat Temukan Indikasi Korupsi Yang Dilakukan Kades Bernung, Hotel Prodeo Menanti

Kepala Inspektur Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto,
Pesawaran (RN) – Dugaan Korupsi yang dilakukan Deswan Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung terkait pengggunaan Dana Desa Tahun 2018-2019-2020 dan 2021, akhirnya Tim Investigasi Inspektorat Melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Temukan Indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Demikian di sampaikan Kepala Inspektur Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto, saat dikonfirmasi, Senin (25/7/2022). “Ya sudah ada hasilnya temuan oleh tim investigasi, besok mereka melaporkan hasil pemeriksaan, Sudah ada beberapa penemuan dan besok mereka akan laporan ke saya,” ungkap Singgih. Ditambahkannya, setelah Laporan Hasil Pemeriksaan selesai, maka akan segera mungkin di serahkan ke aparat penegak hukum untuk di proses lebih lanjut. “Untuk saat ini sudah dalam proses tahap penyelesaian LHP nya mungkin Minggu-Minggu ini bisa terselesaikan. Untuk temuannya yang pasti besok mereka akan ada laporan dan nantinya kita akan koordinasi ke aparat penegak hukum Polres Pesawaran,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Deswan, karena diduga melakukan penyimpangan dan Mark, Up anggaran Dana Desa (DD), hingga ratusan juta rupiah. “Kami mendesak dan berharap aparat penegak hukum untuk melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap Deswan karena kami duga telah menyimpangkan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021,” ungkap salah satu masyarakat Dusun Menanti Kasih, yang namanya minta di rahasiakan, untuk sementara waktu, Rabu (11/5/2022). Pasalnya kata dia, banyak pembangunan di Desa Bernung yang menggunakan Dana Desa tidak sesuai dalam realisasi dengan anggaran Dana Desa yang yang telah dikucurkan pemerintah pusat. “Ini sudah jelas kita lihat dengan kasat mata seperti pada tahun 2018 Pagu Rp. 886.401.000, di tahun 2019 Pagu Rp. 926.625.000, kemudian tahun 2020 Pagu Rp. 952.408.000 dan tahun 2021 Pagu Rp. 1.022.505.000,” sebutnya. Maka katanya, permasalahan tersebut tidak bisa dibiarkan, karena dia menilai bagaimana suatu desa mau maju, jika anggaran Dana Desa banyak disimpangkan, jadi sekali lagi mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan kepada Deswan selaku Kades Bernung. “Dan jika nanti terbukti kami berharap segera diproses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, sebagai efek jera dan sebagai pelajaran untuk kades-kades lainnya,” pungkasnya. Kepala Desa Bernung Tantang Aparat Penegak Hukum Sememtara itu Kepala Desa Bernung Deswan Saat di konfirmasi terkait realisasi Dana Desa selama dirinya menjabat terkesan menghindari dan mempersilakan untuk di publikasikan dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum. “Di Desa Bernung tidak ada Drainase, itu PKT, kita juga tidak bisa belanja bahan material hanya mempekerjakan masyarakat, kalau untuk Sumur Bor tahun 2019 ada di Bernung Satu,” ucapnya, Rabu (11/5/2021). “Ya kalau ini sudah cari-cari dong. masa dari tahun 2019 Sampai drainase sampai ini segala macam bahkan sampai 2021. Ya yang kira-kira masuk diakal sajalah. Ya silahkan tidak apa-apa, berita yang mana yang mau diberitakan Ya bukan yang mana dulu beritanya kan perlu kebenarannya juga. Ya sudah terserah oke. tidak apa kalau ingin diserahkan ke APH silahkan,” tantangnya. (Red)

HUT Pesawaran Ke-15, Pemkab Pesawaran Gelar Wayang Kulit

Pesawaran (HO) – Serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran ke 15, Bupati Pesawaran menghadiri Pagelaran Wayang Kulit yang digelar di Pasar Malam Taman Jejama Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pagelaran wayang kulit ini merupakan kegiatan yang di gelar dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke 15 sekaligus menjadi momen silaturahmi antara Pemkab dan masyarakat setempat. “Pagelaran ini merupakan bentuk memeriahkan HUT Kabupaten kita yang ke 15 tahun sekaligus juga menjadi wahana silaturahmi antara Pemkab Pesawaran dan masyarakat sekitar serta bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan, Minggu (24/7/2022) malam. Dendi juga turut mengajak dan menghimbau masyarakat agar menjadikan momentum pagelaran ini sebagai bentuk introspeksi bagi kedua belah pihak guna mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera. “Marilah kita jadikan momentum pagelaran ini sebagai bentuk introspeksi antara pemerintah dan masyarakat agar mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera,” kata dia. “Serta menjadi himbauan agar kita dapat memanfaatkan pagelaran sebagai media untuk memahami makna-makna dan filosofi yang terkandung didalamnya,” timpalnya. Dirinya berharap agar pagelaran ini dapat mempermudah penyampaian pesan-pesan dalam kehidupan bermasyarakat. “Semoga pagelaran ini dapat memudahkan penyampaian pesan-pesan dan makna dari lakon pewayangan kepada masyarakat tentang internalisasi dan aktualisasi dalam bermasyarakat khususnya di Kabupaten Pesawaran,” harapnya. Disamping itu, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo turut menyampaikan dukungan dan support kepada pemkab setempat. “Kabupaten Pesawaran ini merupakan tempat yang aman dan nyaman untuk di tinggali. Karenanya, marilah terus kita dukung Bupati Pesawaran dalam membangun Kabupaten tercinta ini dan juga mendoakan agar beliau senantiasa diberi kesehatan sehingga dapat terus menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin,” pungkasnya. (Red)

Meriahkan HUT Pesawaran Ke-15, Dua Kecamatan di Pesisir Gelar Turnamen Bola Volly

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Pesawaran Bumi Sejuta Pesona yang Ke-15, Kecamatan Padang Cermin dan Way Ratai Gelar Turnamen Bola Volly Putri yang di helad di lapangan Desa Trimulyo dusun 3 Kecamatan Padang Cermin. Kepala Desa Trimulyo Tasman SE, mengatakan Kegiatan turnamen bola volly untuk 2 kecamatan yaitu Padang Cermin dan Way Ratai di gelar di Pekon Trimulyo di ikuti oleh sebanyak 8 tim perwakilan dari 2 kecamatan masing-masing. “Dari 8 tim yang mengikuti kegiatan Turnamen bola volly putri Juara 1 tim sembada dari Desa Ceringin Asri Kecamatan Way Ratai sementara juara ke- 2 PSI dari Desa Pesawaran Indah Kecamatan Way Ratai dan untuk Juara 3 Amfibi dari Desa Kalirejo Kecamatan Way Ratai Sementara Juara 4 Tim Revo dari Desa Banjaran Kecamatan Padang Cermin,” kata Kades Tasman SE kepada Media Handalonline.com Minggu (24/7/2822). Kades melanjutkan rangkaian acara ini di laksanakan bertujuan untuk memeriahkan semarak Kabupaten Pesawaran dimulai dari Pukul 7 pagi sampai Pukul 7 malam, sebelumnya pertandingan Bola Volly acara dibuka dengan senam masal Lampung berjaya. “Harapan saya kedepannya untuk pihak-pihak terkait dengan adanya pertandingan olah raga Bola Volly Putri yang di suguhkan untuk meningkatkan potensi Pesawaran khususnya olah raga bola volly di wilayah kita khususnya di wilayah pesisir, karena di wilayah kita potensinya sangat besar namun butuh pembinaan,” jelasnya. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala desa dari dua kecamatan masing-masing dan dihadiri oleh DPRD Provinsi Hanifa, SE dan dibuka oleh Camat Padang Cermin dan diwakilkan oleh Sekcam Eko Noviyan, kemudian dari Dinas pertanian Kabupaten Pesawaran. (Indra Jaya)

HUT ke-61, IKWI Pesawaran Bagikan 50 Paket Sembako di Dua Desa

“Kami PWI Pesawaran bukan hanya aktip mencari berita dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, namun kami selalu peduli kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, ini suatu bentuk dukungan kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19” Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati hari Ulang tahun Ikatan keluarga wartawan indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran Lampung Tahun 2022, menggelar Bakti Sosial berupa membagikan 50 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Desa Wiyono dan Desa Kebagusan Kecamatan Gedongtataan. Pembagian 50 paket Sembako yang dibagikan secara simbolis, pada acara arisan bulanan Persatuan wartawan indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran di kediaman Reza Utama bendahara PWI Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Sabtu (23/07/2022). Ketua Ikatan Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran Putri Ayuna Ismail menjelaskan, kegiatan itu merupakan dalam serangkaian HUT IKWI yang ke-61, Ini merupakan bentuk kepedulian ibu- ibu IKWI kepada warga kurang mampu dan yang membutuhkan. “Saya berharap, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat penerima, dan menjadi berkah untuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran,” harapnya. Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Ismail mengatakan, Hari ini selain Bakti sosial yang di gelar IKWI berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, PWI juga melaksanakan arisan bulanan. “Arisan PWI ini sengaja kita gelar satu bulan sekali guna memperat tali silaturahmi antara anggota PWI Kabupaten Pesawaran,” kata Ketua PWI Pesawaran Ismail. “Dan ini Kami PWI Pesawaran bukan hanya aktip mencari berita dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, namun kami selalu peduli kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, ini suatu bentuk dukungan kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19,” timpalnya.
Ketua PWI Pesawaran, Ismail saat menyampaikan sambutan dalam acara arisan keluarga PWI setempat
Ditempat yang sama Penaesehat PWI Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan anggota PWI Kabupaten Pesawaran yang telah mengadakan berbagai kegiatan bakti sosial. “Melalui kegiatan bakti sosial dan arisan setiap bulan yang kita gelar seperti ini mudah-mudahan bisa menambah hubungan keluarga PWI dan masyarakat,” ucapnya. (Red)