Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona membuka langsung TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0421/LS yang Ke-114 tahun anggaran 2022, di Lapangan Tritura Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa (26/7/2022).
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan Program TNI Manunggal Membangun Desa ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, karena proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD.
“Melalui kegiatan TMMD ke-114 ini, kita wujudkan Pesawaran lebih maju dan sejahtera dengan masyarakat yang produktif, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI,
Polri, atas penyelenggaraan TMMD di Desa Babakan Loa Kecamatan Kedondong,” terangnya.
Ini kata Bupati, merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi Pemerintah Daerah karena untuk satu semangat dan aksi demi Ibu Pertiwi dan demi masyarakat yang
sejahtera, berdikari dalam satu wadah NKRI. Hal ini selaras dengan tema yang diusung yaitu TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI.
“Peran dan kerjasama yang erat dari semua
stakeholder baik kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian pemerintah daerah, BUMD, swasta, yang didukung
partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD,” ujar bupati.
Dendi melanjutkan, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga, betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan dan lain sebagainya.
“Melalui TMMD seperti inilah yang menjadi
suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini dengan solusi terbaik,” tutur dia.
Program TMMD telah membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada prinsipnya, masyarakat harus benar-benar dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera.
Selain itu sambung Bupati, pembangunan fisik berupa infrastruktur sebagai penunjang perekonomian, tentunya pembanguan non fisik juga turut dilaksanakan, berupa Pelayanan Posyandu, Pelayanan Posbindu, Pelayanan KB, Pembinaan Siskamling,
Penyuluhan Stunting, Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, dan Penyuluhan Anti Narkoba.
“Hal ini harus dimaknai dan dipahami sebagai perwujudan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dan TNI guna memberikan layanan prima berbasis partisipasi kolaboratif berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bupati menyebutkan, TMMD bukan semata
membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, tetapi dalam TMMD juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki
serta kesiapsiagaan menghadapi setiap tantangan yang sedang dan akan dihadapi.
“Selain itu, melalui program TMMD secara berkesinambungan, diharapkan akan dapat
mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, yang muaranya akan berdaya guna bagi kepentingan pertahanan negara,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Dugaan Korupsi yang dilakukan Deswan Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung terkait penggunaan Dana Desa Tahun 2018-2019-2020 dan 2021, akhirnya Tim Investigasi Inspektorat Melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), telah menemukan adanya Indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Demikian di sampaikan Kepala Inspektur Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto, saat dikonfirmasi Handalonline.com, Senin (25/7/2022).
“Ya sudah ada hasilnya temuan oleh tim investigasi, besok mereka melaporkan hasil pemeriksaan, Sudah ada beberapa temuan indikasi penyimpangan Dana Desa dan besok mereka akan laporan ke saya,” ungkap Singgih.
Ditambahkannya, setelah Laporan Hasil Pemeriksaan selesai, maka akan segera mungkin di serahkan ke aparat penegak hukum untuk di proses lebih lanjut.
“Untuk saat ini sudah dalam proses tahap penyelesaian LHP nya mungkin Minggu-Minggu ini bisa terselesaikan. Untuk temuannya yang pasti besok mereka akan ada laporan dan nantinya kita akan koordinasi ke aparat penegak hukum Polres Pesawaran,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Deswan, karena diduga melakukan penyimpangan dan Mark, Up anggaran Dana Desa (DD), hingga ratusan juta rupiah.
“Kami mendesak dan berharap aparat penegak hukum untuk melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap Deswan karena kami duga telah menyimpangkan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021,” ungkap salah satu masyarakat Dusun Menanti Kasih Kepada Handalonline.com yang namanya minta di rahasiakan, untuk sementara waktu, Rabu (11/5/2022).
Pasalnya kata dia, banyak pembangunan di Desa Bernung yang menggunakan Dana Desa tidak sesuai dalam realisasi dengan anggaran Dana Desa yang yang telah dikucurkan pemerintah pusat.
“Ini sudah jelas kita lihat dengan kasat mata seperti pada tahun 2018 Pagu Rp. 886.401.000, di tahun 2019 Pagu Rp. 926.625.000, kemudian tahun 2020 Pagu Rp. 952.408.000 dan tahun 2021 Pagu Rp. 1.022.505.000,” sebutnya.
Maka katanya, permasalahan tersebut tidak bisa dibiarkan, karena dia menilai bagaimana suatu desa mau maju, jika anggaran Dana Desa banyak disimpangkan, jadi sekali lagi mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan kepada Deswan selaku Kades Bernung.
“Dan jika nanti terbukti kami berharap segera diproses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, sebagai efek jera dan sebagai pelajaran untuk kades-kades lainnya,” pungkasnya.
Kepala Desa Bernung Tantang Aparat Penegak Hukum
Kepala Desa Bernung Deswan
Sementara itu Kepala Desa Bernung Deswan Saat di konfirmasi terkait realisasi Dana Desa selama dirinya menjabat terkesan menghindari dan mempersilakan untuk di publikasikan dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum.
“Di Desa Bernung tidak ada Drainase, itu PKT, kita juga tidak bisa belanja bahan material hanya mempekerjakan masyarakat, kalau untuk Sumur Bor tahun 2019 ada di Bernung Satu,” ucapnya, Rabu (11/5/2021).
“Ya kalau ini sudah cari-cari dong. masa dari tahun 2019 Sampai drainase sampai ini segala macam bahkan sampai 2021. Ya yang kira-kira masuk diakal sajalah. Ya silahkan tidak apa-apa, berita yang mana yang mau diberitakan Ya bukan yang mana dulu beritanya kan perlu kebenarannya juga. Ya sudah terserah oke. tidak apa kalau ingin diserahkan ke APH silahkan,” tantangnya. (Indra Jaya)
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar lomba kebersihan antar sekolah tingkat kabupaten, guna menjamin kebersihan dan kenyamanan anak murid pasca libur panjang kenaikan kelas beberapa waktu lalu.
Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi yang melakukan peninjauan secara langsung dalam penilaian lomba kebersihan tersebut mengatakan, dengan diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) 100%, pihak sekolah diwajibkan untuk mengedepankan terkait dengan Protokol Kesehatan (Prokes) dan juga kebersihan lingkungan sekolah.
“Kalau lingkungan sekolah bapak ibu bersih, tentunya anak murid kita ini menjalankan aktifitas belajar mengajarnya kan menjadi nyaman, apalagi di tengah pandemi saat ini selain penerapan prokes, kebersihan sekolah juga menjadi salah satu cara untuk menekan penyebaran virus covid-19 di lingkungan sekolah,” ujarnya di TK Negeri Pembina Desa Sukadadi Kecamatan Gedongtataan. Senin (25/7/2022).
Dirinya mengatakan, yang paling penting dari lomba tersebut bukan pada lombanya semata, melainkan bagaimana lomba kebersihan sekolah tersebut bisa menumbuhkan kesadaran akan budaya bersih dan peduli pada lingkungan yang sejauh ini sudah jauh terkikis.
“Dengan adanya lomba ini, diharapkan seluruh pihak sekolah, akan lebih giat menjaga lingkungannya, kalau kegiatan ini secara berkelanjutan terus dilakukan, maka lama kelamaan akan menjadi budaya atau kebiasaan di lingkungan sekolah,” ujar dia.
Sementara itu Kadisdikbud Pesawaran Anca Martha Utama mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 33 sekolah dari 11 kecamatan yang mana setiap kecamatannya mengirimkan perwakilan satu sekolah disetiap tingkatannya mulai dari Paud, SD dan SMP.
“Sebelum perlombaan tingkat kabupaten, kita sudah menggelar perlombaan di tingkat kecamatan, dan yang saat ini mengikuti perlombaan ini merupakan pemenang dari tingkat kecamatan di tingkatannya masing-masing,” kata dia.
Dirinya mengatakan, dalam perlombaan ini terdapat sejumlah poin yang dilakukan penilaian, mulai dari kebersihan ruang pimpinan, ruang guru, ruang kelas, ruang perpustakaan, kemudian halaman sekolah, dan juga kebersihan kamar mandi di lingkungan sekolah.
“Lomba ini selain dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran ke-15, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan pihak sekolah telah siap dalam pelaksanaan PTM 100% di tengah pandemi covid-19, selain kebersihan kita juga melakukan penilaian terhadap penerapan prokes di areal sekolah,” katanya. (Red)
Kepala Inspektur Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto,Pesawaran (RN) – Dugaan Korupsi yang dilakukan Deswan Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung terkait pengggunaan Dana Desa Tahun 2018-2019-2020 dan 2021, akhirnya Tim Investigasi Inspektorat Melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Temukan Indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).Demikian di sampaikan Kepala Inspektur Kabupaten Pesawaran Singgih Pebrianto, saat dikonfirmasi, Senin (25/7/2022).“Ya sudah ada hasilnya temuan oleh tim investigasi, besok mereka melaporkan hasil pemeriksaan, Sudah ada beberapa penemuan dan besok mereka akan laporan ke saya,” ungkap Singgih.Ditambahkannya, setelah Laporan Hasil Pemeriksaan selesai, maka akan segera mungkin di serahkan ke aparat penegak hukum untuk di proses lebih lanjut.“Untuk saat ini sudah dalam proses tahap penyelesaian LHP nya mungkin Minggu-Minggu ini bisa terselesaikan. Untuk temuannya yang pasti besok mereka akan ada laporan dan nantinya kita akan koordinasi ke aparat penegak hukum Polres Pesawaran,” pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Deswan, karena diduga melakukan penyimpangan dan Mark, Up anggaran Dana Desa (DD), hingga ratusan juta rupiah.“Kami mendesak dan berharap aparat penegak hukum untuk melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap Deswan karena kami duga telah menyimpangkan Dana Desa tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021,” ungkap salah satu masyarakat Dusun Menanti Kasih, yang namanya minta di rahasiakan, untuk sementara waktu, Rabu (11/5/2022).Pasalnya kata dia, banyak pembangunan di Desa Bernung yang menggunakan Dana Desa tidak sesuai dalam realisasi dengan anggaran Dana Desa yang yang telah dikucurkan pemerintah pusat.“Ini sudah jelas kita lihat dengan kasat mata seperti pada tahun 2018 Pagu Rp. 886.401.000, di tahun 2019 Pagu Rp. 926.625.000, kemudian tahun 2020 Pagu Rp. 952.408.000 dan tahun 2021 Pagu Rp. 1.022.505.000,” sebutnya.Maka katanya, permasalahan tersebut tidak bisa dibiarkan, karena dia menilai bagaimana suatu desa mau maju, jika anggaran Dana Desa banyak disimpangkan, jadi sekali lagi mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan kepada Deswan selaku Kades Bernung.“Dan jika nanti terbukti kami berharap segera diproses sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku, sebagai efek jera dan sebagai pelajaran untuk kades-kades lainnya,” pungkasnya.Kepala Desa Bernung Tantang Aparat Penegak HukumSememtara itu Kepala Desa Bernung Deswan Saat di konfirmasi terkait realisasi Dana Desa selama dirinya menjabat terkesan menghindari dan mempersilakan untuk di publikasikan dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum.“Di Desa Bernung tidak ada Drainase, itu PKT, kita juga tidak bisa belanja bahan material hanya mempekerjakan masyarakat, kalau untuk Sumur Bor tahun 2019 ada di Bernung Satu,” ucapnya, Rabu (11/5/2021).“Ya kalau ini sudah cari-cari dong. masa dari tahun 2019 Sampai drainase sampai ini segala macam bahkan sampai 2021. Ya yang kira-kira masuk diakal sajalah. Ya silahkan tidak apa-apa, berita yang mana yang mau diberitakan Ya bukan yang mana dulu beritanya kan perlu kebenarannya juga. Ya sudah terserah oke. tidak apa kalau ingin diserahkan ke APH silahkan,” tantangnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran ke 15, Bupati Pesawaran menghadiri Pagelaran Wayang Kulit yang digelar di Pasar Malam Taman Jejama Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pagelaran wayang kulit ini merupakan kegiatan yang di gelar dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke 15 sekaligus menjadi momen silaturahmi antara Pemkab dan masyarakat setempat.
“Pagelaran ini merupakan bentuk memeriahkan HUT Kabupaten kita yang ke 15 tahun sekaligus juga menjadi wahana silaturahmi antara Pemkab Pesawaran dan masyarakat sekitar serta bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan, Minggu (24/7/2022) malam.
Dendi juga turut mengajak dan menghimbau masyarakat agar menjadikan momentum pagelaran ini sebagai bentuk introspeksi bagi kedua belah pihak guna mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera.
“Marilah kita jadikan momentum pagelaran ini sebagai bentuk introspeksi antara pemerintah dan masyarakat agar mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang lebih maju dan sejahtera,” kata dia.
“Serta menjadi himbauan agar kita dapat memanfaatkan pagelaran sebagai media untuk memahami makna-makna dan filosofi yang terkandung didalamnya,” timpalnya.
Dirinya berharap agar pagelaran ini dapat mempermudah penyampaian pesan-pesan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga pagelaran ini dapat memudahkan penyampaian pesan-pesan dan makna dari lakon pewayangan kepada masyarakat tentang internalisasi dan aktualisasi dalam bermasyarakat khususnya di Kabupaten Pesawaran,” harapnya.
Disamping itu, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo turut menyampaikan dukungan dan support kepada pemkab setempat.
“Kabupaten Pesawaran ini merupakan tempat yang aman dan nyaman untuk di tinggali. Karenanya, marilah terus kita dukung Bupati Pesawaran dalam membangun Kabupaten tercinta ini dan juga mendoakan agar beliau senantiasa diberi kesehatan sehingga dapat terus menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Pesawaran Bumi Sejuta Pesona yang Ke-15, Kecamatan Padang Cermin dan Way Ratai Gelar Turnamen Bola Volly Putri yang di helad di lapangan Desa Trimulyo dusun 3 Kecamatan Padang Cermin.
Kepala Desa Trimulyo Tasman SE, mengatakan Kegiatan turnamen bola volly untuk 2 kecamatan yaitu Padang Cermin dan Way Ratai di gelar di Pekon Trimulyo di ikuti oleh sebanyak 8 tim perwakilan dari 2 kecamatan masing-masing.
“Dari 8 tim yang mengikuti kegiatan
Turnamen bola volly putri Juara 1 tim sembada dari Desa Ceringin Asri Kecamatan Way Ratai sementara juara ke- 2 PSI dari Desa Pesawaran Indah Kecamatan Way Ratai dan untuk Juara 3 Amfibi dari Desa Kalirejo Kecamatan Way Ratai Sementara Juara 4 Tim Revo dari Desa Banjaran Kecamatan Padang Cermin,” kata Kades Tasman SE kepada Media Handalonline.com Minggu (24/7/2822).
Kades melanjutkan rangkaian acara ini di laksanakan bertujuan untuk memeriahkan semarak Kabupaten Pesawaran dimulai dari Pukul 7 pagi sampai Pukul 7 malam, sebelumnya pertandingan Bola Volly acara dibuka dengan senam masal Lampung berjaya.
“Harapan saya kedepannya untuk pihak-pihak terkait dengan adanya pertandingan olah raga Bola Volly Putri yang di suguhkan untuk meningkatkan potensi Pesawaran khususnya olah raga bola volly di wilayah kita khususnya di wilayah pesisir, karena di wilayah kita potensinya sangat besar namun butuh pembinaan,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala desa dari dua kecamatan masing-masing dan dihadiri oleh DPRD Provinsi Hanifa, SE dan dibuka oleh Camat Padang Cermin dan diwakilkan oleh Sekcam Eko Noviyan, kemudian dari Dinas pertanian Kabupaten Pesawaran. (Indra Jaya)
“Kami PWI Pesawaran bukan hanya aktip mencari berita dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, namun kami selalu peduli kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, ini suatu bentuk dukungan kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19”Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati hari Ulang tahun Ikatan keluarga wartawan indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran Lampung Tahun 2022, menggelar Bakti Sosial berupa membagikan 50 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Desa Wiyono dan Desa Kebagusan Kecamatan Gedongtataan.
Pembagian 50 paket Sembako yang dibagikan secara simbolis, pada acara arisan bulanan Persatuan wartawan indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran di kediaman Reza Utama bendahara PWI Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Sabtu (23/07/2022).
Ketua Ikatan Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran Putri Ayuna Ismail menjelaskan, kegiatan itu merupakan dalam serangkaian HUT IKWI yang ke-61, Ini merupakan bentuk kepedulian ibu- ibu IKWI kepada warga kurang mampu dan yang membutuhkan.
“Saya berharap, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat penerima, dan menjadi berkah untuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran,” harapnya.
Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Ismail mengatakan, Hari ini selain Bakti sosial yang di gelar IKWI berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, PWI juga melaksanakan arisan bulanan.
“Arisan PWI ini sengaja kita gelar satu bulan sekali guna memperat tali silaturahmi antara anggota PWI Kabupaten Pesawaran,” kata Ketua PWI Pesawaran Ismail.
“Dan ini Kami PWI Pesawaran bukan hanya aktip mencari berita dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, namun kami selalu peduli kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, ini suatu bentuk dukungan kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19,” timpalnya.
Ketua PWI Pesawaran, Ismail saat menyampaikan sambutan dalam acara arisan keluarga PWI setempat
Ditempat yang sama Penaesehat PWI Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan anggota PWI Kabupaten Pesawaran yang telah mengadakan berbagai kegiatan bakti sosial.
“Melalui kegiatan bakti sosial dan arisan setiap bulan yang kita gelar seperti ini mudah-mudahan bisa menambah hubungan keluarga PWI dan masyarakat,” ucapnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran kembali meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Madya Tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI yang dilaksanakan secara virtual, di Ruang Teluk Ratai Pemkab Pesawaran.
Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga mengatakan, penerimaan penghargaan KLA telah mengalami peningkatan, sebelumnya berjumlah 275 menjadi 312 dari tingkat Pratama, Madya, Nindya dan Utama.
“Dalam rangka mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, secara umum anak memiliki empat hak dasar yaitu: hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan serta hak partisipasi. Sebagaimana isu-isu yang melindungi anak sangat kompleks dan multisektoral,” kata dia, Jumat (22/7/022) malam.
Menurutnya, lintas sektoral menjadi sangat esensial dan menjadi syarat terpenuhinya hak anak dan perlindungan khusus anak.
“KLA merupakan sistem pembangunan berbasis hak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha,” ujar dia.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada daerah yang menerima penghargaan KLA, atas segala upaya dan kerjasama yang telah diberikan semoga penghargaan ini tidak hanya sebagai tujuan akhir tetapi sebagai penyemangat untuk melindungi anak di daerah masing-masing.
“Besar harapan kami kepada pemerintah daerah yang telah mendapatkan penghargaan dapat menjadi inspirasi dapat membagikan praktik- praktik baik kepada daerah lain dengan bergandengan tangan bersinergi, berkolaborasi dimana pemangku kepentingan menciptakan lingkungan positif, sportif, dan ramah anak,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Pesawaran Maisuri mengatakan, tahun 2022 Kabupaten Pesawaran kembali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya untuk kedua kalinya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (kemen PPPA) yang diumumkan secara virtual.
“Prestasi tersebut didapat berkat komitmen yang tinggi dari Bupati Pesawaran, wujud kerja nyata pemerintah dan dukungan mitra kerja dan stakeholder di Kabupaten Pesawaran.
“Pemerintah Kabupaten Pesawaran sangat bersyukur mendapat Penghargaan KLA Kategori Madya. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkat lagi tahun depan untuk mendapat kategori Nidya,” timpalnya.
Dirinya menjelaskan, Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga memberikan langsung predikat tersebut secara Virtual. Penghargaan diberikan kepada Daerah yang mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan hak anak dan perlindungan terhadap anak.
“Indikator pemenuhan hak anak dan perlindungan anak tercermin dalam lima klaster, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus bagi anak,” ujarnya.
“Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha. Hal itu dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (RN)- Dalam rangka memperingati hari Ulang tahun Ikatan keluarga wartawan indonesia (IKWI) Kabupaten PesawaranTahun 2022, menggelar Bakti Sosial berupa membagikan 50 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.Pembagian 50 paket Sembako yang dibagikan secara simbolis, pada acara arisan bulanan Persatuan wartawan indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran di kediaman Reza Utama bedahara PWI Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, sabtu (23/07/2022)Ketua Ikatan Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran Putri Ayuna Ismail menjelaskan, kegiatan itu merupakan dalam serangkaian HUT IKWI yang ke-61, Ini merupakan bentuk kepedulian ibu- ibu IKWI kepada warga kurang mampu dan yang membutuhkan.“Saya berharap, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat penerima, dan menjadi berkah untuk Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Pesawaran,” harapnya.Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan inidonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Ismail mengatakan, Hari ini selain Bakti sosial yang di gelar IKWI berupa pembagian paket sembako kepada masarakat yang membutuhkan, PWI juga melaksanakan arisan bulanan.“Arisan PWI ini sengaja kita gelar satu bulan sekali guna memperat tali silaturahmi antara angota PWI Kabupaten Pesawaran,” kata Ketua PWI Pesawaran Ismail.Ditempat yang sama Panesehat PWI Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi mengucapakan terimakasih kepada pengurus dan anggota PWI kabupaten Pesawaran yang telah mengadakan berapa kegiatan bakti sosial.“Melalui kegiatan bakti sosial dan arisan setiap bulan yang kita gelar seperti ini mudah- mudahan bisa menambah hubungan keluarga PWI dan masarakat bisa mengenal PWI,” ucapnya. (Red)
Pesawaran (RN) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran kembali meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Madya Tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI yang dilaksanakan secara virtual, di Ruang Teluk Ratai Pemkab Pesawaran.Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga mengatakan, penerimaan penghargaan KLA telah mengalami peningkatan, sebelumnya berjumlah 275 menjadi 312 dari tingkat Pratama, Madya, Nindya dan Utama.“Dalam rangka mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, secara umum anak memiliki empat hak dasar yaitu: hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan serta hak partisipasi. Sebagaimana isu-isu yang melingkungi anak sangat kompleks dan multisektoral,” kata dia, Jumat (22/7/2022) malam.Menurutnya, lintas sektoral menjadi sangat esensial dan menjadi syarat terpenuhinya hak anak dan perlindungan khusus anak. “KLA merupakan sistem pembangunan berbasis hak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha,” ujar dia.Dirinya juga memberikan apresiasi kepada daerah yang menerima penghargaan KLA, atas segala upaya dan kerjasama yang telah diberikan semoga penghargaan ini tidak hanya sebagai tujuan akhir tetapi sebagai penyemangat untuk melindungi anak di daerah masing -masing. “Besar harapan kami kepada pemerintah daerah yang telah mendapatkan penghargaan dapat menjadi inspirasi dapat membagikan praktik- praktik baik kepada daerah lain dengan bergandengan tangan bersinergi, berkolaborasi dimana pemangku kepentingan menciptakan lingkungan positif, sportif, dan ramah anak,” ungkapnya.Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Pesawaran Maisuri mengatakan, tahun 2022 Kabupaten Pesawaran kembali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya untuk kedua kalinya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (kemen PPPA) yang diumumkan secara virtual.“Prestasi tersebut didapat berkat komitmen yang tinggi dari Bupati Pesawaran, wujud kerja nyata pemerintah dan dukungan mitra kerja dan stakeholder di Kabupaten Pesawaran.“Pemerintah Kabupaten Pesawaran sangat bersyukur mendapat Penghargaan KLA Kategori Madya. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk lebih meningkat lagi tahun depan untuk mendapat kategori Nidya,” timpalnya.Dirinya menjelaskan, Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga memberikan langsung predikat tersebut secara Virtual. Penghargaan diberikan kepada Daerah yang mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan hak anak dan perlindungan terhadap anak.“Indikator pemenuhan hak anak dan perlindungan anak tercermin dalam lima klaster, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus bagi anak,” ujarnya.“Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak yang dilakukan melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha. Hal itu dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)