Pesawaran (RN)- Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto pimpin Rapat Komando dan staf (Rakostaf) Jajaran Brigif 4 Marinir/BS di Ruang rapat Markas Komando Brigif 4 Marinir/BS, Piabung Padang Cermin, Pesawaran Lampung.Rakostaf diikuti oleh Wakil Komandan Brigade Infanteri (Wadan Brigif) 4 Marinir/BS, Perwira Staf Brigif 4 Marinir/BS, Komandan Satuan Pelaksana Brigif 4 Mar/BS, dan Komandan Puslatpur Marinir 8 Teluk Ratai Lampung secara luring dan daring dari Ruang Rapat Brigif 4 Mar/BS. Rabu (31/08/2022).Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Harry Indarto menyampaikan beberapa poin yang menjadi atensi Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, SE., MM. tentang pengawasan dan pengedalian serta kedisiplinan prajurit oleh Komandan Satuan yang disampaikan pada saat Apel Komandan Satuan yang sudah dilaksanakan di Surabaya 2 hari sebelumnya.“Untuk meningkatkan Kesiapsiagaan tempur satuan menindak lanjuti perintah Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto yaitu tentang kesiapan Personel, Material, dan Profesionalisme sebagai Prajurit Marinir menghadapi dinamika perkembangan situasi ke depan,” kata Kolonel Harry Indarto.Ia juga menegaskan kepada seluruh Komandan Satuan Pelaksana (Dansatlak) dalam menyiapkan Satuannya, dan melaksanakan seluruh kegiatan dengan penuh Kedisiplinan sesuai dengan peraturan dan larangan yang telah ditetapkan Komando atas, sehingga meminimalisir pelanggaran serta bersinergi dengan seluruh Komponen masyarakat.“Kegiatan tersebut sesuai dengan salah satu Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono tentang Pembangunan SDM TNI AL yang Unggul,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Kemampuan dan keterampilan serta ketekunan seorang kepala sekolah sangat berarti dalam mewujudkan visi dan misi suatu lembaga sekolah bahkan maju dan mundurnya suatu lembaga sekolah yang tertuang dalam visi dan misi sekolah sebagian besar terletak pada peran seorang kepala sekolah dalam menjalankan roda kepemimpinannya, untuk mewujudkan visi dan misi sekolah menjadi sebuah aksi, kepala sekolah harus mampu melaksanakan perannya sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, innovator, motivator, figur dan mediator.
Semakin jelas tujuan yang ditetapkan semakin besar peluang untuk mensukseskannya seperti penerapan kewirausahaan.
Kepala SMAN 1 Punduh Pedada Payudi, M.Pd.
Kepala Sekolah yang satu ini, Payudi, M.Pd Sejak Tahun 2020 mengemban amanah sebagai kepala Sekolah Menengah Atas Negeri, SMAN 1 Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, kini sekolah itu miliki Prestasi dan juga menjadi sekolah favorit di wilayah pesisir kabupaten setempat.
A.Visi SekolahMembentuk Insan Berkarakter Yang Cerdas dan BertakwaB. Misi Sekolah1.Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif dan berkualitas.2.Menumbuhkan semangat berprestasi di bidang akademik dan non akademik yang berkarakter kebangsaan3.Menjadikan sekolah sebagai tempat pengembangan ilmu dan kemandirian4.Menumbuhkan dan mendorong warga sekolah untuk menghayati dan melaksanakan ajaran agama yang dianut serta budaya bangsa5.Menyediakan sarana agar tercipta pelajaran yang bermutu6.Meningkatkan profesionalisme dan kualitas guru, dan tenaga kependidikanC. Harapan ke depan1.Terpenuhinya standar pendidik dan tenaga kependidikan2.Terlaksananya proses pembelajaran yang efektif3.Tidak ada lagi anak-anak khususnya di sekitar Marga Punduh yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya.Kepala SMAN 1 Punduh Pedada Payudi, M.Pd menjelaskan sekolah yang di Pimpin nya sejak Tahun 2020 ini sudah banyak meluluskan Siswa Siswi terbaik dan prestasi-prestasi yang diperoleh.
“Alhamdulillah sekolah kita menjadi sekolah favorit yang ada di Pesisir Kabupaten Pesawaran,” jelasnya kepada Handalonline.com Rabu (31/8/2022).
“Semoga kedepannya kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Punduh Pedada ini semakin efektif dan terpenuhnya standar guru pendidik untuk diketahui karena kita banyak guru honor,” katanya.
Payudi juga mengatakan saat ini sekolahnya masih kekurangan guru PNS jadi dia berharap kepada kepala dinas pendidikan jika ada guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bandar Lampung agar dapat di mutasi ke SMAN 1 Punduh Pedada.
“Saya ingin sekolah ini maju di segala bidang, untuk itu kebersamaan dan hubungan yang solid dengan segenap dewan guru, adalah hal yang harus terwujud agar terjalin nya rasa kekeluargaan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” pungkas Kepsek Payudi M.Pd. (Indra Jaya)
Lampung Timur (RN) – Karang Taruna Provinsi Lampung, menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti seluruh ketua karang taruna se-kabupaten/kota, guna mengoptimalisasi peran dan fungsi Karang Taruna, dalam usaha kesejahteraan sosial, pengembangan jaringan kerja dan kemitraan antar Karang Taruna, dengan instansi terkait termasuk masyarakat.Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi Ramadhona dan juga bupati kabupaten Pesawaran mengatakan, dengan digelarnya rakor pada hari ini dapat melahirkan program dan agenda kegiatan yang dapat meningkatkan eksistensi dan peran Karang Taruna agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya generasi muda di Provinsi Lampung.“Rakor Karang Taruna se-Provinsi Lampung ini, merupakan kegiatan yang strategis untuk melakukan evaluasi terhadap program yang telah dan akan dilaksanakan oleh Karang Taruna Provinsi Lampung kedepannya, oleh karena itu, Rakor ini hendaknya dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kinerja Karang Taruna di Provinsi Lampung,” ujarnya di aula Randu Mas Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur, Rabu (31/08/2022).Dirinya mengatakan, karang taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan kreativitas generasi muda yang berkelanjutan, untuk menjalin persaudaraan dan rasa kebersamaan membangun masyarakat melalui organisai pemuda. Baik dalam bidang sosial kemasyarakatan maupun kegiatan-kegiatan yang lain seperti kegiatan keagamaan, olah raga maupun ekonomi kretif.“Saya berharap agar Karang Taruna mampu menjalankan tuntutan sosial di masyarakat, menjadi organisasi yang mandiri, dan mampu mempersatukan komponen bangsa khususnya generasi muda baik diinternal maupun eksternal Karang Taruna, serta masyarakat pada umumnya. Sehingga menjadi wahana yang kontributif dalam mencegah, mengendalikan, dan mengatasi masalah aktual bangsa,” ujar dia.“Karang Taruna sebagai oranisasi yang dipercaya oleh negara untuk membantu pemerintah dalam masalah kepemudaan khususnya di bidang sosial, harus bisa menjadi pelaku aktif dalam pembangunan. Disinilah arti pentingnya karang taruna, yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan peningkatan kesejahteraan sosial, antara lain dengan memposisikan diri sebagai pelaksana pendampingan sosial yang dapat menjembatani program pemerintah dalam menggerakkan masyarakat dan potensi kesejahteraan sosial lainnya, khususnya kepada generasi muda,” katanya.Sementara itu, Bupati Lampung Timur M. Dawam Raharjo mengatakan, saat ini karang taruna dituntut agar dapat memanfaatkan setiap peluang, dengan penuh rasa tanggungjawab dan secara terus menerus, mengembangkan prakarsa dan kwalitas, serta menjadi pendorong bagi kemajuan masyarakat.“Sebagai organisasi sosial masyarakat, karang taruna saat ini menempati posisi yang cukup strategis, karena memiliki potensi dan mampu menanggulangi permasalahan sosial, serta ikut memacu jalannya pembangunan di daerahnya masing-masing,” ujarnya. “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur, saya ucapkan terimakasih serta apresiasi dan penghargaan, kepada seluruh peserta Rapat Koordinasi Karang Taruna yang hadir hari ini. Kehadiran Saudara sekalian mencerminkan tingginya komitmen, dengan melakukan koordinasi dalam melaksanakan program, untuk senantiasa berpartisipasi dan berkontribusi, dalam upaya percepatan pembangunan daerah,” kata dia. (Red)
Pesawaran (HO) – Ketua Himpunan Majelis Taklim (HMT) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi, hadiri pengajian Akbar yang dilakukan pengurus pengajian Al-Hidayah kabupaten setempat.
Ketua HMT Kabupaten Pesawaran berikan apresiasi kepada Pengurus Pengajian Al-Hidayah atas terselenggaranya pengajian akbar tersebut.
“Semoga pengajian ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua, terutama bagi peningkatan iman dan taqwa kepada Allah SWT,” kata Nanda saat menghadiri pengajian Akbar di Masjid Agung Ar-Royyan Islamic Center Gedong Tataan, Selasa (30/8/2022).
Selain itu, lanjutnya, dia berharap pengajian Akbar itu dapat memperlancar komunikasi dalam sebuah kerangka silaturrahmi yang semakin erat dari berbagai komponen dan potensi umat Islam, sehingga mampu memperkokoh Ukhuwah Islamiyah.
“Adapun Pengajian Akbar ini dapat menjadi pondasi bermuara pada terpeliharanya rasa persatuan dan kesatuan,” ujar dia.
“Seperti kita ketahui bersama, Majelis Taklim adalah salah satu lembaga pendidikan diniyah non formal yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan akhlak mulia bagi jamaahnya, serta mewujudkan rahmat bagi alam
semesta,” timpalnya.
Menurutnya, dalam prakteknya, majelis taklim merupakan tempat pangajaran atau pendidikan agama Islam yang paling fleksibel dan tidak terikat oleh waktu.
“Jika kita melihat tema yang diusung pada pengajian akbar kali ini, yaitu ”Dengan menghafal asmaul husna hati menjadi sejuk, tenang dan barokah”, maka majelis taklim seperti sekarang ini merupakan sarana efektif untuk lebih mendekatkan diri serta meningkatkan derajat keimanan dan
ketaqwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.
“Saya berharap para pengurus pengajian Al Hidayah dapat terus melakukan pembinaan umat menuju masyarakat Islam yang kaffah dan dikelola secara sungguh- sungguh dengan mengedepankan pada pembentukan akhlaq dan perilaku yang sesuai dengan norma, nilai dan adat istiadat,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Dalam rangka peringatan puncak HUT Jalasenastri TNI AL KE- 76 Brigif 4 Marinir/BS mengadakan bakti sosial berupa donor darah di Gedung Balai Prajurit (Bapra) Rudianto Brigif 4 Marinir/BS Piabung Padang Cermin Pesawaran Lampung.
Donor tersebut dilaksanakan atas kerja sama Brigif 4 Marinir/BS dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Selasa (30/8/2022).
Duta donor darah Provinsi Lampung Luke mengatakan PMI Provinsi Lampung menyiapakan 15 tenaga medis dengan target sekitar 200 kantong dalam donor darah saat ini.
“Kerja sama ini sudah kesekian kalinya dan kami sangat berterima kasih kepada Brigif 4 Marinir/BS yang telah banyak membantu PMI dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat,” ulas Luke.
Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto menyampaikan kegiatan donor darah dilaksanakan Brigif 4 Marinir/BS dalam rangka Acara Puncak HUT KE -76 Jalasenastri TNI AL sekaligus mewujudkan kerja nyata prajurit Korps Marinir khususnya dalam membantu saudara – saudara diluar sana yang membutuhkan darah.
“Sebanyak 200 prajurit Brigif 4 Marinir/BS kita siapkan dalam donor darah kali ini dan semoga apa yang telah laksanakan ini bisa membantu kebutuhan darah PMI Provinsi Lampung,” kata Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto.
Danbrigif 4 Marinir/BS menambakan kegiatan donor darah ini merupakan bentuk sinergitas dalam mambantu masyarakat sesuai dengan salah satu perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono.
“Tentang Jalin soliditas dengan segenap komponen pertahanan dan keamanan negara menuju sinergitas dalam kesemestaan,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh perwira staf Brigif 4 Marinir/BS, Danyonif 9 Marinir, Dankimabrig 4 Marinir/BS dan prajurit Brigif 4 Marinir/BS. (Red)
Pesawaran (HO) – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Pesawaran melakukan sosialisasi dan penyerahan simbolis bantuan bangunan baru Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat prasejahtera kabupaten setempat tahun anggaran 2022.
Kepala Dinas PRKP Kabupaten Pesawaran Firman Rusli mengatakan, menurut undang-undang nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman menjadi urusan wajib pelayanan dasar pemerintah.
“Maka dari itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran secara aktif melakukan peningkatan rumah rumah tidak layak huni dan pembangunan baru RLH yang diprioritaskan bagi masyarakat prasejahtera,” kata Firman, Selasa (30/8/2022).
Dirinya menjelaskan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pesawaran sudah di mulai sejak tahun 2017 dengan rincian tahun 2016 sebanyak 1.732 unit, 2017 sebanyak 624 unit, 2018 sebanyak 534 unit, 2019 sebanyak 410 unit, 2020 sebanyak 896 unit, 2021 sebanyak 145 unit.
“Untuk tahun 2022 Kabupaten Pesawaran melaksanakan pembangunan baru RLH sebanyak 60 unit, dengan rincian Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 20 unit, Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng 20 unit dan Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan sebanyak 20 unit,” jelasnya.
“Dan di tahun 2022 ini besaran bantuan yang diterima masyarakat mengalami kenaikan sebesar Rp35 juta,” timpalnya.
Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan ucapan selamat kepada penerima bantuan tersebut, dan berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat penerimanya.
“Tolong pastikan bantuan Rp35 juta tersebut bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan sebaik mungkin, sehingga bangunan rumah tersebut bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona hadiri Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2022 yang dilaksanakan di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (30/8/2022).
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, sejak tahun 2019 hingga 2022 terdapat banyak sekali penggunaan-penggunaan anggaran dana yang secara regulasi dan kebermanfaatannya terkadang sering ada perbedaan persepsi.
“Seperti contohnya peraturan dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat, tidak sinkron dengan arah pembangunan desa. Karena itu sering saya sampaikan dan berikan pengarahan kepada para kades, karena mau tidak mau, jika ada turunan kebijakan dari pemerintah daerah seperti yang kita ketahui, terkadang tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di desa,” kata Dendi.
“Misalnya kebijakan Covid-19, kondisi pandemi ditiap daerah pasti berbeda-beda, di DKI Jakarta dan di Lampung berbeda, jumlah penyebaran kasus nya berbeda, begitupun dengan jumlah kebutuhan dan keperluan masyarakatnya juga berbeda-beda,” timpalnya.
Dendi berharap, pada Workshop ini kiranya dapat memberikan dan membuka persepsi kita bersama, antar keinginan desa dengan kebijakan regulasi yang ada di pemerintah.
“Semua kebijakan bagus, tapi mohon agar bisa dilakukan klaster, karena kendala di Kota Metropolitan tidak bisa disamakan dengan kendala di daerah pedesaan apalagi pedalaman,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Sumitro menuturkan, tujuan dilaksanakannya workshop ini, ialah untuk meningkatkan kapasitas para pegawai pemerintah, baik kecamatan maupun perangkat desa dalam mengelola dana desa sesuai dengan yang diprioritaskan pemerintah, yakni bantuan langsung tunai, ketahanan pangan, dan penanganan covid 19 di desa.
“Ini juga bertujuan untuk mendorong agar pengelolaan dana desa lebih transparan dan akuntabel serta memperoleh informasi mengenai pengelolaan dana desa dan pemanfaatan hasil pembangunan desa, baik pada tingkat kabupaten maupun desa,” pungkasnya.
Diketahui dalam workshop tersebut, Anggota Komite IV DPD RI KH. Abdul Hakim, Direktur Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan, Tata Kelola Pemerintah Desa BPKP Wasis Prabowo, Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementrian Dalam Negeri Dr. Elfin Ilyas, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Sumitro, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan Provinsi Lampung Mohamad Dody Fachrudin serta jajaran Kades se Kabupaten Pesawaran. (Red)
Pesawaran (HO) – Diduga akibat konsleting listrik, satu rumah warga di Desa Pekon Ampai Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran rata dengan tanah dilalap si jago merah.
Camat Marga Punduh Zulkifli Nuh mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa 30 Agustus 2022 sekitar pukul 08:30 wib di rumah milik Jamiyah (51) warga Desa Pekon Ampai.
“Atas peristiwa tersebut, rumah semi permanen milik korban Jamiyah ludes terbakar,” kata Zulkifli, saat dihubungi melalui sambungan pesan WhatsApp, Selasa (30/8/2022).
“Saat peristiwa kebakaran tersebut, rumah sedang dalam keadaan kosong,” timpalnya.
Dirinya menjelaskan, penyebab kebakaran tersebut, diperkirakan api berasal dari korsleting listrik yang terjadi dirumah tersebut.
“Akibat kencangnya angin, sehingga api cepet membesar dan menyambar keseluruh bagian atap rumah,” ujar dia.
Dirinya menjelaskan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.
“Kita juga sudah memberikan pemberitahuan kepada Dinas Sosial dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona,” jelasnya.
“Saya berharap korban tersebut bisa menerima bantuan dari dinas terkait,” pungkasnya. (Indra Jaya)
Bandar Lampung (RN) – Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung geledah Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung. Pengeledahan setelah mendapatkan persetujuan dari Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor : 1/Pen.Pid.Sus-TPK/2022/PN.Tjk Tanggal 30 Agustus 2022 dan Surat Perintah Penggeledahan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung : Nomor. PRINT – 4328/L.8/Fd.1/08/2022 Tanggal 29 Agustus 2022.Penggeledahan berlangsung selama 2 Jam, dengan hasil Tim Penyidik membawa sejumlah dokumen terkait. Selanjutnya dokumen yang diperoleh dari penggeledahan langsung dibawa ke kantor Kejaksaan Tinggi Lampung untuk diteliti. “Dokumen-dokumen tersebut sangat diperlukan untuk memperkuat pembuktian dan menetapkan calon tersangka, serta untuk memperkuat bukti tindak pidana korupsi yang dilakukan,” kata kasi penkum kejati lampung I Made Agus Putra., A., S.H., M.H. selasa (30/08/2022).Dirinya menjelaskan, pengelolaan retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung sejak Tahun 2019 sampai 2021 diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan dimana terdapat objek retribusi yang di pungut namun tidak disetorkan kekas negara.“Ruangan yang dilakukan penggeledahan, ruang sekertaris dinas Lingkungan Hidup, ruangan sub bagian umum dan Kepegawaian,ruangan bagian pengelolaan retribusi,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona hadiri Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2022 yang dilaksanakan di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (30/8/2022).Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, sejak tahun 2019 hingga 2022 terdapat banyak sekali penggunaan-penggunaan anggaran dana yang secara regulasi dan kebermanfaatannya terkadang sering ada perbedaan persepsi.“Seperti contohnya peraturan dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat, tidak sinkron dengan arah pembangunan desa. Karena itu sering saya sampaikan dan berikan pengarahan kepada para kades, karena mau tidak mau, jika ada turunan kebijakan dari pemerintah daerah seperti yang kita ketahui, terkadang tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di desa,” kata Dendi.“Misalnya kebijakan Covid-19, kondisi pandemi ditiap daerah pasti berbeda-beda, di DKI Jakarta dan di Lampung berbeda, jumlah penyebaran kasus nya berbeda, begitupun dengan jumlah kebutuhan dan keperluan masyarakatnya juga berbeda-beda,” timpalnya.Dendi berharap, pada Workshop ini kiranya dapat memberikan dan membuka persepsi kita bersama, antar keinginan desa dengan kebijakan regulasi yang ada di pemerintah.“Semua kebijakan bagus, tapi mohon agar bisa dilakukan klaster, karena kendala di Kota Metropolitan tidak bisa disamakan dengan kendala di daerah pedesaan apalagi pedalaman,” ujar dia.Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Sumitro menuturkan, tujuan dilaksanakannya workshop ini, ialah untuk meningkatkan kapasitas para pegawai pemerintah, baik kecamatan maupun perangkat desa dalam mengelola dana desa sesuai dengan yang diprioritaskan pemerintah, yakni bantuan langsung tunai, ketahanan pangan, dan penanganan covid 19 di desa.“Ini juga bertujuan untuk mendorong agar pengelolaan dana desa lebih transparan dan akuntabel serta memperoleh informasi mengenai pengelolaan dana desa dan pemanfaatan hasil pembangunan desa, baik pada tingkat kabupaten maupun desa,” pungkasnya.Diketahui dalam workshop tersebut, Anggota Komite IV DPD RI KH. Abdul Hakim, Direktur Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan, Tata Kelola Pemerintah Desa BPKP Wasis Prabowo, Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementrian Dalam Negeri Dr. Elfin Ilyas, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Sumitro, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan Provinsi Lampung Mohamad Dody Fachrudin serta jajaran Kades se Kabupaten Pesawaran. (Red)