Pesawaran (HO) – Warga Dusun Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negri Katon (Nekat) Kabupaten Pesawaran geger adanya penemuan mayat di desa tersebut.
Mayat berjenis kelamin perempuan ini, ditemukan warga yang akan menyadap karet di kebun lokasi penemuan mayat.
Iwan (45) salah satu saksi mata warga setempat mengungkapkan, korban ditemukan oleh rekannya yang akan hendak menyadap pohon karet dikebunnya.
Namun saat hendak melakukan aktifitasnya, rekannya dikejutkan dengan melihat seorang wanita yang tergeletak dibawah pohon karet dikebun miliknya tersebut.
“Saat didekati, dia kaget. Karena perempuan itu sudah meninggal, dengan darah dibagian wajah dan kepala. Lalu dia melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa setempat,” jelasnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Haidir (40) warga Kalirejo yang menambahkan bahwa, korban yang merupakan gadis belia yang masih duduk dibangku SMP ini, di diduga dibunuh. Sebab, kata dia, ada luka dikepala dan luka sayatan dibagian leher.
“Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal. Dengan luka dikepala dan dileher korban seperti digorok. Dan disekitar mayat ada pecahan botol minuman keras. Mungkin itu alatnya yang untuk bunuh korban ini,” terangnya.
Dia juga mengungkapkan, bahwa korban bernama Ina ini sedang dicari oleh pihak keluarganya, karena keluar dari rumah tanpa berpamitan sejak tadi malam (Senin, 5/9/2022, red).
Dan akhirnya, kata dia, keluarga dikabarkan Ina (korban, red) ditemukan sudah meninggal disalah satu kebun milik warga desa setempat.
“Informasinya, korban pergi dengan temannya semalam sekitar pukul 8 malam (20.00 Wib). Dan warga ada yang melihat korban pergi berboncengan dengan sesorang. Namun karena tidak pamit, keluarganya pergi mencari korban. Dan ditemukan pagi ini (Selasa, 6/9/2022) sudah meninggal,” ungkapnya.
Diketahui, korban bernama Ina Talia yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun, yang masih duduk dibangku sekolah kelas 3 SMPN.18 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.
Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Pesawaran. Dan saat ini, korban sudah dibawa pihak kepolisian ke rumah sakit setempat, untuk dilakukan otopsi. (red)
Pesawaran (HO) – Guna menyongsong pemilu 2024, Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Pesawaran menggelar rapat bulanan bersama jajaran pengurus daerah maupun Kecamatan, Senin (5/9/2022) di kantor DPD Golkar, Desa Gedongtataan kecamatan setempat.
Ketua DPD Golkar Pesawaran Yusak menuturkan, rapat yang diadakan merupakan rutinitas bulanan Partai untuk menyatukan program kerja dan menjalin silaturahmi antar kader.
“Rapat kali ini kita menitik beratkan kepada persiapan Partai menjelang verifikasi, dan hari ini kita koordinasi dengan seluruh pengurus untuk persiapan caleg sementara sampai nanti penetapan caleg,” ungkap Yusak.
Hal tersebut menurutnya menjadi bahan pembahasan karena adanya rencana perubahan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Pesawaran pada pemilu 2024.
“Kemungkinan besar mempengaruhi jumlah dapil dan pembagian wilayah dapil, jadi kita bahas dengan seluruh pengurus,” ujar nya.
“Kami juga membuka forum tanya jawab kepada pengurus Kecamatan untuk menjawab pertanyaan yang mungkin ada,” timpalnya.
Turut hadir dalam rapat anggota Fraksi Partai Golkar Pesawaran Mustika Bahrum, dan Erlinda Widiastuti berikut sejumlah pengurus DPD. (Randy Septian)
Pesawaran (HO) – Dalam rangka terus memacu pembangunan baik sarana dan prasarana berskala prioritas, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sebagai penjabaran dari strategi, tindakan, dan tahapan dalam usaha mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan serta memenuhi kebutuhan warga di bidang kesehatan, warga Desa Sukamaju Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran saat ini telah memiliki mobil ambulance guna melayani untuk mewujudkan desa maju, mandiri dan berkembang.
Demikian diterangkan Kepala Desa Sukamaju Virman Ardana yang juga Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Punduh Pidada.
Bantu Pelayanan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju, Kades Virman Ardana sediakan Ambulance gratis
“Mobil ambulance ini diperoleh dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019, yang merupakan hasil rapat desa,” terang Kepala Desa Sukamaju Virman Ardana, kepada media Handalonline.com, Minggu (4/9/2022).
Dikatakan Virman, Pelayanan ambulance diberikan secara gratis. Warga setempat yang butuh berobat, baik itu dalam keadaan darurat atau untuk rawat jalan ke rumah sakit maupun membawa jenazah ke pemakaman tidak repot lagi menunggu ambulance dari Pukesmas.
“Dimana usulan masyarakat yang menginginkan keberadaan mobil angkutan khusus untuk layani kebutuhan kesehatan. Saat ini alhamdulillah sudah terlihat manfaatnya. Armada ambulance dan drivernya siap siaga 24 jam, yang terparkir di kantor desa terang,” ujar Virman.
Kepala Desa Virman Ardana melanjutkan
yang membuat beda dari desa-desa yang lain yang ada di kecamatan paling ujung pesisir Pesawaran yaitu Punduh Pidada
Itikad dari Ambulance ini untuk melayani masyarakat perlu diketahui daerah ke desanya bisa dibilang paling ujung pesisir Kabupaten Pesawaran maka dari itu dengan jarak tempuh ke Puskesmas menempuh jarak kurang lebih 15 KM.
Bukti nyata, mobil Ambulance sangat bermanfaat bantu warga Desa Sukamaju yang sedang sakit
“Sehingga memang masyarakat di tempat kita sangat bersyukur dengan adanya Ambulance dan pada saat kita belum memiliki ambulans tetap rutin melayani masyarakat menggunakan kendaraan pribadi namanya kita mengabdi bolak-balik menggunakan mobil saya untuk mengantarkan masyarakat yang sakit dan lain sebagainya tidak mengenal siang dan malam,” katanya.
Kades juga mengatakan semenjak dirinya merealisasikan ambulans menggunakan dana desa masyarakat yang sakit langsung cepat ditangani langsung di antarkan berobat jadi sangat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat manfaat dari mobil ambulans tersebut.
“Jadi untuk mobil ambulance tersebut yang saat ini sudah ada di desa itu tugasnya tidak hanya mengantarkan orang sakit melainkan menjemput juga yang sedang sakit dan sudah pulih dan sejauh ini untuk jarak tempuh ambulance desa milik kami dan sudah pernah menjemput warga desa yang meninggal itu di bandara Soekarno Hatta Tangerang,” ungkapnya.
“Dan memang pada saat itu ada warga saya yang mengalami laka lantas kecelakaan di Bangka Belitung dan jenazah dikirim melalui pesawat dan kita jemput ke sana,” jelasnya.
Kades Virman Ardana juga menyampaikan
Ambulance tersebut milik bersama dan seluruh masyarakat Desa Sukamaju jadi semua warga berhak menggunakan ambulance karena itu atas nama desa.
Mobil Ambulance sedang digunakan untuk membawa warga Desa Sukamaju yang sedang sakit
Virman menyebutkan, untuk ambulans tersebut pihaknya menggunakan plat merah
Dan sepengetahuan nya kalau berkaca ke desa-desa yang lain ada yang menggunakan plat hitam, namun ambulance Desa Sukamaju menggunakan plat merah artinya tergantung dari Kepala desanya masing-masing.
“Saat ini mobil ambulance sangat dirasakan masyarakat manfaatnya karena ambulans milik bersama yang artinya harus sama-sama saling merasa memiliki peduli untuk menjaga kendaraan supaya pada saat di butuhkan kendaraan tersebut siap dan selalu sehat,” timpalnya.
Mobil Ambulance pemerintah desa Sukamaju Kecamatan Punduh Pidada
Kepala desa juga mengatakan terkait ambulans tersebut itu tidak ada penarikan untuk masyarakat yang menggunakan semua sudah di tanggung dari desa jadi setiap Ambulance jalan atau mengantarkan masyarakat yang sedang sakit atau yang terkena musibah itu operasional langsung dari desa baik itu bensin uang makan.
“Intinya uang uang transport dari desa jadi ambulance tersebut untuk melayani masyarakat dan memang milik masyarakat itu gratis dan dan siap melayani masyarakat selama 24 jam,” pungkasnya.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Sukamaju, H. Selamet mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah desa terkhusus untuk Virman Ardana, karena dengan adanya kendaraan ambulance yang di sediakan sangat membantu masyarakat, karena selama berpuluh-puluh tahun dan beberapa kali ganti kepala desa, baru semenjak Kepala Desa Virman Ardana yang peduli dan banyak melakukan perubahan di desa, baik di bidang kesehatan, pembangunan, pendidikan, sosial maupun lainnya, yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat Desa Sukamaju.
“Saya mewakili masyarakat Desa Sukamaju mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Virman Ardana, yang telah melakukan banyak perubahan di desa, dan semenjak Bapak Virman menjabat, banyak kemajuan, kami selaku warga dapat merasakan langsung pembangunan-pembangunan baik sarana, prasarana maupun lainnya,” ujarnya.
“Dan kami akan terus berdoa untuk Bapak Virman beserta keluarga dan seluruh perangkat desa, semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, sehingga roda pemerintahan desa terus berjalan dengan baik untuk tujuan membangun desa dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukamaju,” ucap H. Selamet yang juga salah satu tokoh agama desa setempat. (Indra Jaya)
Pesawaran (HO) – Satuan lalu lintas (Polres) Pesawaran Polda Lampung melakukan Monitoring antisipasi pasca pengumuman kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongtataan.
Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo, S.I.P, M.H. mewakili Kapolres AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han), mengatakan dalam rangka mengantisipasi untuk menjaga situasi kamtibmas dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di jalan lintas barat (jalinbar) satlantas Polres Pesawaran melakukan monitoring di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya.
“Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, melaksanakan pengaturan lalu lintas, serta monitoring arus lalu lintas antisipasi pasca pengumuman kenaikan BBM di SPBU Kurungan Nyawa,” terangnya kepada Handalonline.com Sabtu (3/9/2022).
Kemudian lanjut AKP Martoyo melakukan kegiatan pengaturan lalu lintas agar pengguna jalan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Tujuan nya untuk menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di jalinbar aman lancar dan terkendali,” katanya.
“Untuk personil pelaksananya adalah, selain saya sendiri ada juga Ipda Samsul Ridwan, Aiptu Caca dan Briptu Ivan Zen,” sebutnya. (Red)
Pesawaran (RN) – Pasca Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Polres Pesawaran Polda Lampung lakukan Pengaman di sejumblah SPBU yang berada diwilayah hukum wilayah setempat.Hal ini di lakukan untuk menjaga hal- hal yang tidak diinginkan di SPBU. Tampak juga masyarakat tetap melakukan aktifitas pembelian BBM secara normal, baik sepeda motor maupun mobil.”Personil Polres dan Polsek Jajaran sudah kami tempatkan di SPBU untuk membuat kondusif, tidak ada penimbunan maupun gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) didampingi Kabag Ops Polres Pesawaran Kompol Maryanto, SH., M.H, sabtu (03/09/2022).Menurutnya, pengamanan di SPBU yang ada diwilayah hukum Polres Pesawaran itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca kenaikan harga BBM.Kapolres menambahkan.Dari SPBU yang ada diwilayah Hukum Polres Pesawaran pasca pengumuman kenaikan harga BBM sore tadi, tidak ada antrian panjang yang berarti dan dilaporkan juga bahwa stok BBM di SPBU yang ada di Kabupaten Pesawaran juga cukup.“Kami juga memberikan Himbauan kepada para pengendara terkait kenaikan harga BBM hari ini untuk tidak panik dan juga kepada pemilik usaha SPBU dalam pengisian BBM kepada pengendara untuk tetap melayani masyarakat dengan baik tanpa dipersulit,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Pengurus Persatuan guru Republik Indonesia, (PGRI) Kecamatan Teluk pandan serta seluruh Kepala SMP, SDN Paud dan, TK, melaksanakan rapat untuk persiapan lomba simulasi mengajar dan lomba membuat kerajinan Tapis Lampung tingkat Kabupaten dalam rangka menyambut HUT PGRI ke- 77 dan Hari Guru Nasional tahun 2022 yang akan dilaksanakan pada bulan November tahun 2022 mendatang.
Hasil rapat yang dipimpin Ketua PGRI Kecamatan Teluk Pandan Sahelna, S.Pd didampingi Korwilcam setempat Sri Madudari, S.Pd, mengatakan sebelumnya terlebih dahulu pada bulan Oktober tahun 2022, lomba simulasi mengajar ditingkat kecamatan yang akan diikuti oleh seluruh sekolah Paud, TK, SD, dan SMP Sekecamatan Teluk Pandan. Pemenangnya akan mengikuti lomba ditingkat kabupaten.
“Sedangkan lomba membuat kerajinan Tapis Lampung tingkat Kabupaten, Teluk Pandan akan diwakili oleh SMP Satap 11 Pesawaran Kepala Sekolah Mis Dahlia,” katanya.
Sahelna, S.Pd yang juga Kepala Sekolah SDN 3 Teluk Pandan menjelaskan ibu Mis Dahlia terpilih mewakili Teluk Pandan karena memiliki usaha kerajinan Tapis Lampung di rumahnya.
“Rapat tersebut untuk diketahui membahas tentang persiapan lomba yang akan diadakan di tingkat kabupaten Lomba tersebut terdiri dari simulasi mengajar durasi selama 10 menit, kemudian ada juga lomba membuat kerajinan tapis Lampung kata,” Sahelna, S.Pd Ketua PGRI Kecamatan Teluk Pandan.
Sahelna, S.Pd Juga mengatakan dengan adanya rapat ini dia berharap untuk kecamatan Teluk Pandan membawa nama baik Kecamatan Teluk Pandan khususnya, kemudian membawa nama baik untuk Kabupaten Pesawaran Bumi Andan Jejama.
“Dan harapan kami semua dari kepala sekolah yang ada di kecamatan Teluk Pandan kemudian, dewan guru yang ada di Teluk Pandan. semoga di tahun yang akan datang Teluk Pandan khususnya untuk Sekolah Dasar belum memiliki guru penggerak Insya Allah di tahun yang akan datang akan lahir guru penggerak kemudian kepala sekolah penggerak yang berasal dari Teluk Pandan,” ujar Sahelna, S.Pd.
Senada juga disampaikan Sri Madudari, S.Pd korwilcam Kecamatan Teluk Pandan menjelaskan seluruh peserta rapat hari ini optimis dan antusias untuk mengikuti lomba ditingkat kabupaten dan sangat mensuport kegiatan ini agar melalui lomba simulasi mengajar di tahun yang akan datang akan lahir guru penggerak dan kepala sekolah penggerak dari Kecamatan Teluk Pandan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada kita semua yang tidak bisa saya sebut satu persatu yang mana pada hari ini kita telah melakukan rapat semoga apa yang sudah menjadi kesepakatan apa yang sudah kita rapatkan menjadi yang terbaik untuk kedepannya dan bisa mengharumkan nama kecamatan Teluk Pandan,” pungkas Sri Madudari, S.Pd.
Dalam pantauan media ini untuk rapat tersebut digelar di ruang laboratorium SDN 2 Teluk Pandan, yang terletak di Desa Hanura dan dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah yang ada di kecamatan Teluk Pandan dan tetap mentaati protokol kesehatan. (Indra Jaya)
Pesawaran (RN) – Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) bersama Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Drs. Syukur menghadiri acara Pengukuhan Polsubsektor Way Lima Polsek Kedondong Polres Pesawaran di Desa Baturaja, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Kamis (01/09/22).Dalam kesempatan tersebut Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Pesawaran Kompol Waryono mengawali kata sambutan menyampaikan, pada hari ini kita berkumpul disini melaksanakan kegiatan pengukuhan Polsubsektor Way Lima Polres Pesawaran Polda Lampung.“Dapat kami sampaikan bahwa sebelumnya sejak 2007 Polsubsektor bernama Pos Polisi Way Lima kemudian kami mengusulkan yang tadinya Pos Polisi menjadi Polsubsektor Way Lima lalu dari program Kapolri yang baru kemudian berubahlah nama menjadi Polsubsektor Way Lima yang terletak di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran yang nantinya berisikan 9 anggota Polri dan membawahi 16 desa,” ucapnya.Pada tahun ini Polres Pesawaran mendapat 2 (dua) yaitu Polsubsektor Way Lima dan Satpolairud Polres Pesawaran yang terletak di Dermaga Ketapang, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan yang rencananya akan segera dibentuk.Untuk diketahui, Polres Pesawaran memiliki 4 (empat) Polsek dan 2 (dua) Polsubsektor yakni Polsek Gedong Tataan, Polsek Kedondong, Polsek Tegineneng dan Polsek Padang Cermin yang membawahi 5 (lima) Kecamatan yakni Kecamatan Teluk Pandan, Padang Cermin, Way Ratai, Marga Punduh dan Kecamatan Punduh Pidada kemudian untuk Polsubsektor Negeri Katon dibawah naungan Polsek Gedong Tataan dan Polsubsektor Way Lima dibawah naungan Polsek Kedondong Polres Pesawaran.“Saya selaku ketua Panitia mengucapkan banyak Terimakasih atas bantuan dari semua pihak, mohon kerjasamanya untuk bersama-sama mendukung, membangun dan menjaga Harkamtibmas diwilayah Kabupaten Pesawaran terutama Kecamata Way Lima,” tambahnya.Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Camat Way Lima oleh Bapak Al Ikhsan Iskafi yang mengatakan bahwa dengan luasan wilayah 99 Km persegi, dengan penduduk sekitar 37 Ribu jiwa sangat diperlukan adanya Polsubsektor guna memberikan rasa aman.“Masalah keamanan dan ketertiban menjadi persoalan bersama sehingga masyarakat Way Lima membentuk dengan musyawarah bersama guna dibangun Polsubsektor Way Lima dan tahun 2016 telah dilakukan peletakan batu pertama sampai akhirnya berdiri gedung. Alkhamdulillah, hari ini kita resmi memiliki Polsubsektor,” kata dia.Harapannya, kedepan keamanan lebih kondusif dan tidak ada lagi angka kriminalitas. Mengingat, gedung tersebut dibangun dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan donatur lainnya. “Masyarakat dan para donatur, ASN Tokoh Masyarakat Tokoh Agama dan Tokoh lainnya bahu membahu meskipun tertatih-tatih namun akhirnya dapat membangun gedung Polsubsektor ini,” ungkapnya.Dikesempatan tersebut, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo juga mengatakan bahwa Polsubsektor nantinya dikepalai oleh Ipda Hidayat guna melayani berbagai persoalan keamanan dan bersinergi dalam pembangunan didesa-desa. “Hadirnya Polisi ditengah masyarakat membawa pengaruh Positif keamanan ditengah masyarakat, dan perlu diketahui Polsubsektor ini dibangun dari sumbangan atau dukungan dari berbagai pihak setempat karenanya harus benar-benar bermanfaat, silahkan nanti masyarakat juga ikut mengawasi jangan sampai tidak ada personil disini,” ujar dia. Polsubsektor Way Lima akan diisi Personil Sat Samapta dan beberapa Bhabinkamtibmas guna memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.“Pengukuhan Polsubsektor Way Lima Polsek Kedondong tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Lampung Nomor : Kep / 410 / VI / 2022 Tanggal 24 Juni 2022 Tentang pembentukan 10 (Sepuluh) Polsubsektor di Jajaran Polda Lampung, semoga dapat memberikan manfaat terutama soal Kamtibmas,” tegas dia. Melengkapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Plh Sekda Kabupaten Pesawaran Bapak Syukur mengatakan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan. Hal tersebut ditandai dengan terjaminnya Keamanan, Ketertiban, dan Tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman.“Maka dari itu, dalam hal ini peran Polri sangatlah penting, karena berhubungan dengan iklim demokrasi yang ingin dibangun di era reformasi ini, terlebih dalam rangka menciptakan rasa aman, memelihara stabilitas kamtibmas, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang dilakukan secara proaktif, dan menjadi problem solving dengan membangun kemitraan bersama masyarakat,” kata dia.Dijelaskan, kebutuhan akan terwujudnya stabilitas Kamtibmas yang kondusif tentunya tidak hanya menjadi keinginan dari aparat penegak hukum saja, tetapi juga bagi masyarakat itu sendiri.“Oleh karena itu, yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana antara masyarakat dan Polri terjalin suatu hubungan yang sinergis dalam mengupayakan terwujudnya kondisi Kamtibmas yang stabil, sehingga dapat mendukung pembangunan nasional menuju masyarakat yang adil dan makmur, baik dari segi spiritual maupun material,” pungkasnya.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Waka Polres Pesawaran Kompol M. Riza, T, S.H., M.H, Para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran Polres Pesawaran, Danramil Kedondong yang diwakili oleh Serka Marsudi, Camat Way Lima Bapak Al Ihsan Iskafi, S.E MM, Camat Kedondong Drs. Minak Yakin, Camat Way Khilau diwakili oleh Sekcam Way Khilau Yung Martinus, Kapolsubsektor Way Lima Ipda M. Hidayatullah, Para Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Bapak Roliansyah, Saptoni dan Heri Yurizal, Kepala Desa Se-Kecamatan Way Lima, Tokoh Agama, Adat, Masyarakats dan Tokoh Pemuda Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.Terakhir peresmian atau pengukuhan ini dilakukan secara simbolis dengan pemotongan nasi tumpeng kemudian pembukaan selubung papan nama Polsubsektor Way Lima dan Pengguntingan pita oleh Plh Sekda Kabupaten Pesawaran didampingi Kapolres Pesawaran dan diikuti para tamu undangan. (Red)
Pesawaran (HO) – Polres Pesawaran melakukan pengukuhan gedung kantor Kepolisian Sub Sektor (Polsubsektor) Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan, berdirinya kantor Polsubsektor ini merupakan berkah bagi semua untuk menjaga ketertiban, keamanan masyarakat di Kecamatan Way Lima.
“Adanya Polsubsektor ini bisa saling bersinergi dengan semua stakeholder. Dan mari kita rawat bersama gedung Polsubsektor ini, sehingga pelayanan masyarakat bisa maksimal,” kata Pratomo, Kamis (1/9/2022).
Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Sekertaris Daerah Syukur berharap, Polsubsektor ini dapat segera berkarya dan memberikan yang terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kecamatan Way Lima.
“Karena peran Polri sangat penting bagi masyarakat, dalam menciptakan rasa aman dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” kata dia.
“Jadi, masyarakat dan polri harus selalu menjalin hubungan yang sinergis dalam mengupayakan terwujudnya Kamtibmas yang stabil,” timpalnya.
Dirinya mengatakan, ada beberapa yang dapat dilakukan masyarakat dalam mendukung Kamtibmas yaitu, tokoh masyarakat dan tokoh agama secara aktif memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait Kamtibmas yang terjadi di wilayahnya, dan mengaktifkan kembali gerakan sadarkum ditengah masyarakat, serta komponen masyarakat secara rutin menjalani kerjasama dan komunikasi dengan APH.
“Dengan dikukuhkan gedung Polsubsektor Kecamatan Way Lima ini saya berharap semua persoalan yang menyangkut keamanan di wilayah Kecamatan Way Lima dapat diatasi, sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Kepala SMPN 2 Pesawaran memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten setempat, karena melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), karena akan memberikan dampak positif bagi anak-anak didik disekolah, Senin (29/8/2022).
Kepala SMPN 2 Pesawaran, Riya Afrida S.Pd.,M.M, menyampaikan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk anak didik, selain mengenali hukum, juga mendapat pembinaan hukum sejak dini sehingga tidak terjerumus pelanggaran hukum seperti tawuran, narkoba dan masalah kriminal lainnya.
“Karena itu diharapkan kepada anak didik agar melek hukum sejak dini dan kelak mampu menjadi generasi penerus bangsa yang selalu taat dan disiplin menjalani kehidupannya sesuai koridor dan peraturan hukum yang berlaku di negara yang kita cintai ini,” jelas Riya Afrida, Rabu (31/8/2022).
Ia juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran peduli dunia pendidikan melalui penyuluhan hukum dalam kegiatan program Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 2 Pesawaran.
“Ini program positif dan bermanfaat sebagai pencegahan dan edukasi hukum sejak dini bagi anak-anak didik, dalam kegiatannya dihadiri Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran, yakni Kasi Intelijen bapak Andy Pranomo, S.H., Kasubsi Prodsarin, bapak Try Kesuma Wijaya A., S.H., Kasubsi Ekmon Bapak Ari Saputra, S.H., M.H,” pungkas Riya. (Red)
Pesawaran (HO) – Sebagai bentuk apresiasi dalam menjalankan tugas pada dirgahayu Republik Indonesia yang ke 77, seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran, bersama muspika memberikan reward atau penghargaan kepada 45 siswa-siswi Pasukan Pengibar Bendera, (Paskibra) dari Sekolah Menengah Atas Negeri SMAN 2 Padang Cermin.Ketua Asosiasi perangkat Desa (Apdesi) Kecamatan Way Ratai, Andes Irwan mengatakan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi siswa-siswi SMAN 2 Padang Cermin yang telah sukses dan menjalankan tugas nya saat dirgahayu Republik Indonesia yang ke- 77, sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), pihaknya memberikan penghargaan dan melakukan liburan ke Wisata Pulau Pahawang.
“Hari ini kita bersama Kapolsek Padang Cermin kemudian seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Way Ratai Kemudian dari Koramil Padang Cermin serta muspika dan sebanyak 45 siswa-siswi yang berasal dari SMAN 2 Padang Cermin melaksanakan liburan
Di pulau Pahawang,” terang nya kepada Handalonline.com, Kamis (1/9/2022).
Andes Irawan yang juga Kepada Desa Wates melanjutkan selain bentuk apresiasi kegiatan ke Pulau Pahawang juga sebagai bentuk kekompakan dalam menumbuhkan kebersamaan dan keakraban kepada generasi-generasi penerus bangsa.
“Maka dari itu kami seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Way ratai mensiasati dan memang sudah merencanakan untuk mengajak anak-anak ini untuk berlibur dan Alhamdulillah kita sudah sampai dan bisa berkumpul bersama-sama di sini,” ujarnya.
“Saya juga mengucapkan dan mewakili atas nama kepala desa yang ada di Kecamatan Way ratai turut berduka cita atas dan berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu orang tua dari pembina Paskibra yaitu Peltu Parji, semoga almarhum dilapangkan kuburnya dan diterima di sisi Allah Subhana wa ta’ala amin,” pungkasnya. (Indra Jaya)