Pasien RSUD Pesawaran Jadi Sasaran Srikandi Dermawan Melakukan Kebaikan

0
Pesawaran (RN) – Setiap hari jumat selalu menjadi warna untuk Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran. Kali ini Srikandi Dermawan membagikan nasi kotak kepada puluhan pasien di RSUD Pesawaran. Ketua Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran Devi Meliasari Rama mengatakan, setiap Jum’at Srikandi Dermawan selalu mengelar bakti sosial. Membantu meringankan beban sodara- sodara kita khususnya yang ada di kabupaten Pesawaran. “Kali ini kami Srikandi Dermawan membagikan langsung nasi kotak kepada para pasien yang ada di RSUD Pesawaran sebanyak 60 pasien, tapi kami siapkan 81 nasi kotak untuk dibagikan,” kata Devi, usai membagikan nasi kotak kepada pasien di RSUD Pesawaran, Jumat 9 September 2022. Dirinya menjelaskan, untuk Srikandi Dermawan yang ada di Kecamatan Gedong Tataan, Teluk Pandan, dan Negerikaton juga melakukan kegiatan Jumat Barokah dengan berbagi nasi kotak kepada masyarakat setempat. “Untuk Kecamatan Gedong Tataan membagikan 75 nasi kotak di Masjid Darussalam Desa Sukaraja, dan Kecamatan Teluk Pandan bagikan 100 nasi kotak di Masjid Al Islah Desa Batu Menyan,” ujar dia. “Kalau untuk Srikandi Dermawan Kecamatan Negeri Katon melakukan Jumat Barokah dengan memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu kepada keluarga korban pembunuhan anak dibawah umur, yang ada di Dusun Kamulyan Desa Kalirejo Kecamatan Negerikaton,” timpalnya. Dirinya berharap, kedepan Srikandi Dermawan bisa mendapatkan donatur yang lebih banyak lagi, sehingga Jumat Barokah yang akan datang bisa lebih banyak lagi membantu masyarakat. “Saya juga ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung, mensupport kegiatan sosial ini, dan mudah-mudahan Srikandi Dermawan bisa terus kompak menjalankan kegiatan yang mulia ini,” ucapnya. Sementara itu, Erma Bidang Kepegawaian RSUD Kabupaten Pesawaran menyampaikan ucapan terimakasih kepada Srikandi Dermawan yang sudah mau memberikan perhatiannya kepada pasien di RSUD tersebut. “Kami sangat mendukung kegiatan Srikandi Dermawan ini, karena kegiatan yang mereka lakukan ini cukup mulai dan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata dia. “Semoga kegiatan sosial yang dilakukan Srikandi Dermawan ini bisa memotivasi semua pihak untuk saling membantu dan berbagi kepada sesama masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu,” pungkasnya. (Red)

Doni Alfarobi Jabat Pjs Sekretaris SMSI Pesawaran

Pesawaran (HO) – Ketua Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI) Pesawaran M. Heri Kodri mengangkat pejabat sementara (Pjs) Sekretaris Doni untuk mengisi kekosongan Jabatan Sekretaris atas meninggalnya Triadi Pramono beberapa waktu lalu. Dengan dihadiri 9 Owner atau yang mewakili pemilik Media dari anggota yang berjumlah 15, rapat tetap dilaksanakan mengingat sudah dianggap memenuhi syarat sesuai dengan AD/ART. Menurut Ketua yang kesehariannya di panggil Pak Cik Heri, rapat ini merupakan rangkaian dari rapat sebelumnya, dimana beberapa agenda kerja SMSI harus jalan sesuai dengan mekanisme. “Untuk membantu kinerja Ketua, memang harus ada sekretaris agar roda organisasi berjalan. Banyak agenda yang harus segera dilaksanakan,” ujar Heri Kodri, Kamis (8/9/2022) di sekretariat SMSI jalan Cokro Suarno 027 Sukaraja Gedong Tataan Pesawaran. Sedangkan usulan dari penasehat SMSI Ismail, menyarankan kepada seluruh owner yang tergabung untuk segera mempersiapkan dan melengkapi berkas untuk diusulkan ke dewan pers. Terpisah Pjs Sekretaris SMSI Pesawaran Doni Alfarobi mengatakan terimakasih atas kepercayaan rekan-rekan mengusulkan saya menjadi Pjs Sekretaris. “Mudah-mudahan saya bisa amanah dalam menjalankan tugas sebagai Pjs Sekretais,” tegasnya. (Red)

Sulam Jelujur Tenunan Khas Pesawaran Ramaikan New York Indonesia Fashion Week

Pesawaran (HO) – Sulam Jelujur kain tenunan khas Kabupaten Pesawaran, hasil kerajinan tangan besutan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Bumi Andan Jejama, akan meramaikan panggung New York Indonesia Fashion Week yang akan digelar pada 11 September mendatang. Arismansyah selaku desainer asal Lampung mengatakan, sulam jelujur merupakan bagian dari sebuah peristiwa sejarah transmigrasi pertama di Indonesia pada tahun 1905 di Kabupaten Pesawaran. Dimana pada waktu itu meninggalkan rekam jejak dan warisan sastra Lampung yaitu kain tenun dengan teknik jelujur yang membentuk keragaman motif serta gambaran peristiwa yang terjadi pada sejarah transmigrasi tersebut. “Pada masa itu, sulam jelujur hanya digunakan untuk pajangan saja, akan tetapi seiring perkembangan zaman dan adanya peluang masyarakat dalam meningkatnya ekonomi kreatif di sekitar Desa Sungai Langka, sulam jelujur kemudian dimodifikasi dalam bentuk seni kriya yang berupa fashion, interior, aksesoris dan produk unggulan lainnya, untuk meningkatkan perekonomian,” ujarnya. Dirinya mengatakan, berkat kreatifitas pengarajin sulam jelujur yang ada di Pesawaran, membuka peluang memasuki pasar internasional bermula pada tahun 2018, melalui kerjasama dengan Negara Belanda sulam jelujur dapat dipajang di bandara Netherland, kemudian pada tahun 2019 museum textile Netherland mendapatkan kesempatan dari Kedubes Afrika Selatan untuk mengikuti pameran dan fashion show di pasar Indonesia-Afrika Selatan. “Dan pada tahun ini tepatnya tanggal 11 September 2022 mendatang ini, dari kedutaan New York dan para Travel Agent di New York, memberikan kesempatan kepada kita untuk memamerkan keindahan sulam jelujur melalui acara New York Indonesia Fashion Week,” ujar dia. “Nantinya pada acara tersebut, sulam jelujur diperkenalkan dengan cara Fashion Show dan lewat brosur, serta menampilkan hasil karya desainer terutama desainer dari Indonesia sekaligus pengenalan budaya dan berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia, hal ini juga berguna untuk mempromosikan kerajinan khas Pesawaran Lampung yaitu Sulam Jelujur,” kata dia. Sebelum dipilih untuk mengikuti kegiatan tersebut, lanjutnya, pihak penyelenggara mengamati media sosial sulam jelujur di Sekura Art terlebih dahulu, sampai akhirnya mereka menilai sulam jelujur layak untuk diikut sertakan dalam pameran tersebut. “Sebelumnya kan dilakukan pengamatan terlebih dahulu, layak atau tidaknya, kemudian mereka menilai sulam jelujur sangat layak diikut sertakan dalam event NYIFW di Amerika Serikat, dikarenakan sulam jelujur sebuah warisan budaya dan sejarah transmigrasi pertama di Indonesia serta dalam kiprah sulam jelujur mengangkat perekonomian para pengrajin setempat,” katanya. (Red)

Sulam Jelujur Pesawaran Ramaikan Pangung New York Indonesia Fashion Wek

0
Pesawaran (RN) – Sulam Jelujur kain tenunan khas Kabupaten Pesawaran, hasil kerajinan tangan besutan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Bumi Andan Jejama, akan meramaikan panggung New York Indonesia Fashion Week yang akan digelar pada 11 September mendatang. Arismansyah selaku desainer asal Lampung mengatakan, sulam jelujur merupakan bagian dari sebuah peristiwa sejarah transmigrasi pertama di Indonesia pada tahun 1905 di Kabupaten Pesawaran. Dimana pada waktu itu meninggalkan rekam jejak dan warisan sastra lampung yaitu kain tenun dengan teknik jelujur yang membentuk keragaman motif serta gambaran peristiwa yang terjadi pada sejarah transmigrasi tersebut.  “Pada masa itu, sulam jelujur hanya digunakan untuk pajangan saja, akan tetapi seiring perkembangan zaman dan adanya peluang masyarakat dalam meningkatnya ekonomi kreatif di sekitar Desa Sungai Langka, sulam jelujur kemudian dimodifikasi dalam bentuk seni kriya yang berupa fashion, interior, aksesoris dan produk unggulan lainnya, untuk meningkatkan perekonomian,” ujarnya, kamis ( 08/09/2022). Dirinya mengatakan, berkat kreatifitas pengarajin sulam jelujur yang ada di Pesawaran, membuka peluang memasuki pasar internasional bermula pada tahun 2018, melalui kerjasama dengan Negara Belanda sulam jelujur dapat dipajang di bandara Netherland, kemudian pada tahun 2019 museum textile Netherland mendapatkan kesempatan dari Kedubes Afrika Selatan untuk mengikuti pameran dan fashion show di pasar Indonesia-Afrika Selatan. “Dan pada tahun ini tepatnya tanggal 11 September 2022 mendatang ini, dari kedutaan New York dan para Travel Agent di New York, memberikan kesempatan kepada kita untuk memamerkan keindahan sulam jelujur melalui acara New York Indonesia Fashion Week,” ujar dia. “Nantinya pada acara tersebut, sulam jelujur diperkenalkan dengan cara Fashion Show dan lewat brosur, serta menampilkan hasil karya desainer terutama desainer dari Indonesia sekaligus pengenalan budaya dan berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia, hal ini juga berguna untuk mempromosikan kerajinan khas Pesawaran Lampung yaitu Sulam Jelujur,” kata dia. Sebelum dipilih untuk mengikuti kegiatan tersebut, lanjutnya, pihak penyelenggara mengamati media sosial sulam jelujur di Sekura Art terlebih dahulu, sampai akhirnya mereka menilai sulam jelujur layak untuk diikut sertakan dalam pameran tersebut. “Sebelumnya kan dilakukan pengamatan terlebih dahulu, layak atau tidaknya, kemudian mereka menilai sulam jelujur sangat layak diikut sertakan dalam event NYIFW di Amerika Serikat, dikarenakan sulam jelujur sebuah warisan budaya dan sejarah transmigrasi pertama di Indonesia serta dalam kiprah sulam jelujur mengangkat perekonomian para pengrajin setempat,” katanya. (Red)

Target 60 Emas, KONI Pesawaran Mantapkan Persiapan Porprov Lampung 2022

Pesawaran (HO) – Pelaksanaan Pekan Olehraga Provinsi (Porprov) Lampung 2022 yang akan berlangsung pada 3 hingga 14 Desember mendatang akan mempertandingkan 30 cabang olahraga dengan target 60 medali emas, saat ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesawaran terus memantapkan persiapan jelang pelaksanaan. Ketua KONI Pesawaran, Sonny Zainhard Utama mengatakan Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung, nomor: G/452/V.17/HK/2022 tertanggal 12 Agustus 2022, pelaksanaan Porprov yang akan berlangsung pada 3 hingga 14 Desember mendatang akan mempertandingkan 30 cabang olahraga dan telah menyiapkan sebanyak 300 atlet serta 50 official untuk terlibat dalam helatan empat tahunan itu. “Persiapan sejauh ini sudah berjalan baik, training center terus kita monitoring agar capaian target bisa kita kejar,” kata Sonny usai memimpin rapat koordinasi di Gedung KONI Pesawaran, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedongtataan, Rabu (7/9/2022). Karena itu, Sonny meminta seluruh pengurus cabang olahraga di wilayah setempat untuk menyiapkan diri dengan terus berlatih. Sementara, Sekretaris Umum KONI Pesawaran, Toto Sumedi mengatakan helatan Porprov Lampung akan melibatkan sebanyak 300 atlet serta 50 official. “Atlet dan official ini nanti yang akan memperjuangkan 60 medali emas sesuai dengan target yang akan kita capai dalam Porprov IX Lampung,” kata Toto. Menurut dia, sejumlah cabang olahraga unggulan telah dipersiapkan menghadapi atlet dari kabupaten/ kota, antara lain: Tinju, Gulat, Karate serta Panahan. “Persiapan sudah sekitar 70 persen untuk menghadapi Porprov Lampung, sejauh ini kota masih terkendala dengan fasilitas training center yang terbatas. Meski begitu, kami siasati dengan berlatih di wilayah lain, misalnya di Bandarlampung,” sebut Toto. (Red)

Kejari Dikabarkan Puldata dan Pulbaket Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Tajur

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri (Kejari), Pesawaran Provinsi Lampung dikabarkan telah melakukan pengumpulan data (Puldata) dan Pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait adanya dugaan penyimpangan data Badan Usaha milik Desa (BUMDes) yang ada di Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh. Informasi tersebut dibenarkan Muhidin salah satu perwakilan bujang gadis desa setempat. “Ya kemarin Tim dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran sudah turun langsung ke Desa Tajur untuk melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dengan BUMDes yang di ketuai oleh Harpanji,” terang nya kepada Handalonline.com, Rabu (7/9/2022). Dikatakannya, apa yang menjadi harapan masyarakat Desa Tajur akan segera terjawab, karena kejari telah turun kebawah untuk memastikan laporan yang telah masuk di kejari. “Semoga kejari dapat mengungkap dugaan penyimpangan Dana BUMDes yang di kelola Harpanji di tahun 2018 dan tahun 2019,” ujarnya. “Yang luar biasa, ketika ditanya Kejari terkait kegunaan dana BUMDes, Harpanji menjawab dia pakai untuk Uang lelah, dan bukan hanya Harpanji yang dimintai keterangan, namun pihak pemerintah Desa Tajur juga,” pungkasnya.
Harpanji Ketua BUMDes Tajur Kecamatan Marga Punduh
Diberitakan sebelumnya, Mantan Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Tajur Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Harpanji diduga menggelapkan dana BUMDes hingga mencapai puluhan juta rupiah. Dengan mencuatnya dugaan pelanggaran wewenang tersebut Bujang Gadis Muda-mudi Bersama Tokoh masyarakat setempat dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan Korupsi Ke Aparat Penegak Hukum. Beberapa Tokoh masyarakat dan Muda-mudi Bujang gadis Desa Tajur mengungkapkan adanya indikasi KKN yang dilakukan Harpanji selaku mantan Ketua Bumdes Tahun 2018 2019 semenjak dia menjabat diduga tidak sesuai dengan anggaran yang ada, banyak terjadi penyimpangan dan pelaporan pertanggungjawaban diduga fiktif. “Untuk diketahui anggaran yang bersumber dari Dana Desa tahun 2018 Badan usaha milik desa (Bumdes) Sebesar Rp. 100.000.000 kemudian 2019 Sebesar Rp. 100.000.000,” terang salah satu warga yang juga tokoh masyarakat setempat mewakili masyarakat lainnya, Jumat (24/6/2022). Salah satu perwakilan Muda-mudi Bujang gadis menanyakan kemana Anggaran Bumdes Tahun 2019 anggaran Itu hanya dibelikan salon, keyboard, perahu bekas, kemudian mesin perahu merk Yamaha. “Kalau dalam perkiraan kami kalau perahu itu paling menghabiskan anggaran antara 7 juta sampai 8 juta karena itu bekas tidak layak pakai di pakai,” jelasnya. Masyarakat kata dia, mempertanyakan sisa uang BUMDes karena menurutnya harga barang yang dibeli tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah. “Sebenarnya kalau mesin baru itu kalau dia 5 PK setengah harga sekarang ini harganya Rp 4.300.000, kemudian 13.000.000 untuk pembelian perahu kalau sound sistem kita ambil Rp 20.000.000 dan jumlahnya Rp 35.000.000 itu kita hitung boros nya pajak segala macam terus sekarang kemana sisanya,” kata dia. “itu yang kami cari hingga saat ini tidak ada kejelasan sama sekali bahkan kami menunggu tidak ada kejelasan dan uang tersebut di kemanakan saya siap bila diminta keterangan oleh APH yang ada di Kabupaten Pesawaran karena itu adalah hak saya sebagai masyarakat,” cetusnya. Dengan adanya keluhan dari ratusan masyarakat Desa Tajur, pihaknya mendesak APH agar turun ke bawah menyelidiki dugaan korupsi tersebut. “Jadi kami mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Pesawaran untuk mengusut sampai tuntas adanya Indikasi penyimpangan Dana Desa Badan usaha milik desa (Bumdes),” harapnya. “Dan kami masyarakat Desa Tajur siap memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya dengan dasar fakta-fakta dan bukti yang ada serta dalam waktu dekat ini akan kami mulai dengan membuat laporan di Kejaksaan Pesawaran,” timpalnya. Sementara itu mantan Ketua Bumdes Desa Tajur Saat di Konfirmasi mengungkapkan bahwa dirinya akan mengkonfirmasi kepada sekdes terkait dugaan Mark up tersebut. “Nanti saya konfirmasi dulu sama sekdes, nanti saya kabarin kalau yang 100 juta kemarin itu saya sudah dipanggil Dengan Aparat Penegak Hukum waktu dulu perkiraan tahun 2019 dan awal tahun 2020 kalau tidak salah itu, nah dari itu posisinya kan saya mengundurkan diri karena saya sudah tidak dipakai lagi dengan mereka di desa,” jelasnya. Terkait hal itu kan bantuan dana gadis itu pengajuan kapal laut dengan mesin 1 set dan salon dan piano menurutnya sudah diambil pihak desa. “Itu kerjasama BUMDes semua. Kalau duit sudah habis karena untuk di belanjakan barang-barang itu tadi. Kalau ibaratnya tidak makan yang tidak mungkin namanya kita kan uang lelah barang-barangnya apa saja saya tidak memahami seperti keyboard segala macam itu ada semua. Saya masih ada semua rincian nya, bisa saya fotokan semuanya. Makanya kemarin kalau mereka mengungkit permasalah kecil seperti itu saya tunjukan semua yang lain nya,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Ringankan Beban Sopir Angkot, Polres Pesawaran Bersama Polda Lampung Bagikan Sembako

Pesawaran (HO) – Guna meringankan beban pengemudi mobil angkutan kota dan Pedesaan pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang melintas di jalan lintas barat, jajaran Polres Pesawaran bersama Polda Lampung membagikan sembilan bahan pokok (sembako), Rabu (7/9/2022). Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.IK.,M.Si. (Han) menjelaskan adapun yang dibagikan Polda Lampung bersama Polres Pesawaran memberikan bantuan berupa sembako beras dan minyak goreng kepada pengemudi mobil angkutan kota dan Pedesaan (angkot). “Pembagian sembako ini untuk meringankan beban pengemudi angkutan desa dan angkutan kota pasca kenaikan BBM. Sebagai bentuk peduli Polres Pesawaran,” terangnya. Kapolres mengatakan bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng kepada pengemudi mobil angkutan desa dan angkutan kota. “Personil yang dilibatkan diantaranya Kompol Maryanto, AKP Martoyo, AKP Mulyadi, Iptu Matera, Ipda Samsul Ridwan dan beberapa personil Polres Pesawaran,” sebutnya. (Rls/Red)

Kabid Humas Polda Lampung Ungkap Motif Mayat Gadis di Kebon Karet

Pesawaran (HO) – Ditemukan mayat gadis belia di perkebunan karet milik warga Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran ternyata korban pencurian handphone.

Demikian diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat konferensi pers di Mapolres Pesawaran, Rabu (7/9/2022).

“Terduga pelaku inisial KRS, lelaki berusia 21 tahun berprofesi sebagai buruh warga Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon. Pelaku memiliki motif menguasai secara paksa terhadap gawai milik korban,” ungkap Pandra.

Korban yang diketahui berinisial IT, gadis belia berusia 15 tahun, warga Kecamatan Negeri Katon itu sebelumnya dijemput dirumahnya pada Senin (5-9-2022) malam sekira pukul 20.00 WIB oleh pelaku.

“Peristiwa bermula saat korban dijemput olah pelaku, kemudian pihak keluarga berusaha mencari, dan ditemukan meninggal dunia pada Selasa pagi pukul 06.00 WIB oleh warga yang bernama Mugi, saat akan menyadap karet di ladang miliknya,” tuturnya.

Dikatakan Kombes Pol Zahwani Pandra, setelah pelaku berusaha merampas gawai milik korban, lantas korban melakukan perlawanan dan pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan bermodal pecahan botol kaca. KRS mengaku melakukan kekerasan dengan mengambil pecahan botol kaca di sekitar lokasi kejadian dan menyayat leher korban.

“Sebelum terjadi peristiwa tragis tersebut, KRS mengaku sempat menyetubuhi korban,” sebutnya.

Kemudian lanjut Kombes Pol Zahwani Pandra, terduga pelaku berhasil ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan. Barang bukti yang diamankan berupa: motor honda beat, cover pelindung handphone, kotak gawai merk Oppo seri A3 serta pecahan botol kaca.

“KRS diganjar pasal berlapis tentang Pasal 365 ayat 1 dan 4 KUHP tentang pencurian kekerasan dengan ancaman pidana minimal sembilan tahun, pasal 76 UU RI tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana minimal lima tahun serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan sengaja ancaman pidana 15 tahun dan maksimal seumur hidup,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Warga Dusun Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negri Katon (Nekat) Kabupaten Pesawaran geger adanya penemuan mayat di desa tersebut.

Mayat berjenis kelamin perempuan ini, ditemukan warga yang akan menyadap karet di kebun lokasi penemuan mayat.

Iwan (45) salah satu saksi mata warga setempat mengungkapkan, korban ditemukan oleh rekannya yang akan hendak menyadap pohon karet dikebun nya.

Namun saat hendak melakukan aktifitasnya, rekannya dikejutkan dengan melihat seorang wanita yang tergeletak dibawah pohon karet dikebun miliknya tersebut.

“Saat didekati, dia kaget. Karena perempuan itu sudah meninggal, dengan darah dibagian wajah dan kepala. Lalu dia melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa setempat,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Haidir (40) warga Kalirejo yang menambahkan bahwa, korban yang merupakan gadis belia yang masih duduk di bangku SMP ini, di diduga dibunuh. Sebab, kata dia, ada luka di kepala dan luka sayatan di bagian leher.

“Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal. Dengan luka di kepala dan dileher korban seperti digorok. Dan disekitar mayat ada pecahan botol minuman keras. Mungkin itu alatnya yang untuk bunuh korban ini,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan, bahwa korban bernama Ina ini sedang dicari oleh pihak keluarganya, karena keluar dari rumah tanpa berpamitan sejak tadi malam (Senin, 5/9/2022-red).

Dan akhirnya, kata dia, keluarga dikabarkan Ina (korban, red) ditemukan sudah meninggal disalah satu kebun milik warga desa setempat.

“Informasinya, korban pergi dengan temannya semalam sekitar pukul 8 malam (20.00 Wib). Dan warga ada yang melihat korban pergi berboncengan dengan seseorang. Namun karena tidak pamit, keluarganya pergi mencari korban. Dan ditemukan pagi ini (Selasa, 6/9/2022) sudah meninggal,” ungkapnya.

Diketahui, korban bernama Ina Talia yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun, yang masih duduk di bangku sekolah kelas 3 SMPN.18 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.

Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Pesawaran. Dan saat ini, korban sudah dibawa pihak kepolisian ke rumah sakit setempat untuk dilakukan otopsi.  (Red)

Ratusan Aparat Gabungan Pringsewu Amankan Pengajian Akbar Ustadz Das’ad Latif

0
Pringsewu (RN) – Ratusan aparat gabungan akan diterjunkan untuk pengamanan pengajian akbar bersama Ustadz Das’ad Latif di Lapangan Pemkab Pringsewu, Pusat Pemerintahan Kabupaten Pringsewu, Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Kamis (08/09/22). Acara tersebut digelar dalam rangka kunjungan kerja Gubernur Lampung ke Bumi Jejama Secancanan. Menurut Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi diwakili Kabag Ops Komisaris Pol. Kisron Bastiar, aparat yang diterjunkan seluruhnya sebanyak 317 personel, terdiri dari 142 personel Polri, 65 personel TNI-AD, 60 personel Dinas Perhubungan dan 50 personel Satpol PP Pemkab Pringsewu. “Para personel ini akan ditempatkan di sejumlah titik yang telah ditentukan, baik di lokasi pengajian, area parkir, dan jalur yang dilalui rombongan serta masyarakat. Dengan maksimalnya pengamanan, diharapkan akan meminimalisir potensi gangguan keamanan”, katanya. Sementara itu, secara terpisah, Kabag Kesra Setdakab Pringsewu Rustiyan, M.Pd. kepada RRI mengatakan kegiatan pengajian akbar akan dihadiri sekitar 7.200 ribu jamaah dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Pringsewu dan sekitarnya. Pihaknya juga memastikan hal-hal terkait acara tersebut sudah dinyatakan siap, baik tempat acara, perlengkapan, pengerahan jamaah dan lain sebagainya. “Termasuk masalah pengamanan selama acara berlangsung, kami sudah berkoordinasi dengan Polres Pringsewu dan Kodim 0424 Tanggamus, Satpol PP maupun Banser”, katanya. Rustiyan juga mengimbau masyarakat dan jamaah yang akan hadir di acara pengajian akbar tersebut untuk berhati-hati dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (MR)

Terkuak” Pelaku Pembunuhan Siswi SMP Negeri Katon Pesawaran

0
Pesawaran (RN) – Terkuak, Mayat gadis belia yang ditemukan di perkebunan karet milik warga Desa Kalirejo, Kecamatan Negerikaton ternyata korban pencurian handphone. Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat konferensi pers di Mapolres Pesawaran, Rabu (7/9/2022). “Terduga pelaku inisial KRS, lelaki berusia 21 tahun berprofesi sebagai buruh, warga Dusun Mekarsari, Desa Kalirejo, Kecamatan Negerikaton. Pelaku memiliki motif menguasai secara paksa terhadap gawai milik korban,” ungkap Pandra. Korban yang diketahui berinisial IT, gadis belia berusia 15 tahun, warga Kecamatan Negerikaton itu sebelumnya dijemput dirumahnya pada Senin (5-9-2022) malam sekira pukul 20.00 WIB oleh pelaku. “Peristiwa bermula saat korban dijemput olah pelaku, kemudian pihak keluarga berusaha mencari, dan ditemukan meninggal dunia pada Selasa pagi pukul 06.00 WIB oleh warga yang bernama Mugi, saat akan menyadap karet di ladang miliknya,” tuturnya. Menurut Pandra, setelah pelaku berusaha merampas gawai milik korban, lantas korban melakukan perlawanan dan pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan bermodal pecahan botol kaca. KRS mengaku melakukan kekerasan dengan mengambil pecahan botol kaca di sekitar lokasi kejadian dan menyayat leher korban. “Sebelum terjadi peristiwa tragis tersebut, KRS mengaku sempat menyetubuhi korban,” katanya. Terduga pelaku berhasil ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan. Barang bukti yang dimankan berupa: motor honda beat, cover pelindung handphone, kotak gawai merk Oppo seri A3 serta pecahan botol kaca. “KRS diganjar pasal berlapis tentang Pasal 365 ayat 1 dan 4 KUHP tentang pencurian kekerasan dengan ancaman pidana minimal sembilan tahun, pasal 76 UU RI tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana minimal lima tahun serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan sengaja ancaman pidana 15 tahun dan maksimal seumur hidup,” katanya.