Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Pesawaran melakukan sosialisasi dan penyerahan simbolis bantuan bangunan baru Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat prasejahtera kabupaten setempat tahun anggaran 2022.
Kepala Dinas PRKP Kabupaten Pesawaran Firman Rusli mengatakan, menurut undang-undang nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman menjadi urusan wajib pelayanan dasar pemerintah.
“Maka dari itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran secara aktif melakukan peningkatan rumah rumah tidak layak huni dan pembangunan baru RLH yang diprioritaskan bagi masyarakat prasejahtera,” kata Firman, Selasa (30/8/2022).
Dirinya menjelaskan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pesawaran sudah di mulai sejak tahun 2017 dengan rincian tahun 2016 sebanyak 1.732 unit, 2017 sebanyak 624 unit, 2018 sebanyak 534 unit, 2019 sebanyak 410 unit, 2020 sebanyak 896 unit, 2021 sebanyak 145 unit.
“Untuk tahun 2022 Kabupaten Pesawaran melaksanakan pembangunan baru RLH sebanyak 60 unit, dengan rincian Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 20 unit, Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng 20 unit dan Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan sebanyak 20 unit,” jelasnya.
“Dan di tahun 2022 ini besaran bantuan yang diterima masyarakat mengalami kenaikan sebesar Rp35 juta,” timpalnya.
Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan ucapan selamat kepada penerima bantuan tersebut, dan berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat penerimanya.
“Tolong pastikan bantuan Rp35 juta tersebut bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan sebaik mungkin, sehingga bangunan rumah tersebut bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(Red)




Selain itu juga Sandiaga Uno menambahkan, ditetapkannya 50 desa wisata di Kabupaten Pesawaran oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona tentu itu harus dilakukan Inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Itu yang harus dilakukan.
“Masuk 50 desa berprestasi tentu kita sangat apresiasi, karena itu juga kita akan terus mendorong peningkatan SDM bersama Bupati melalui program kata kreatif kabupaten/kota untuk melakukan workshop dan peningkatan SDM disini,” tandasnya.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menambahkan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Pesawaran cukup bagus dan mengacu pada regulasi terutama terkait pangsa pasar. Karena ini pangsa pasar untuk di Provinsi Lampung dan marketnya ada di Kabupaten Pesawaran menjadi destinasi tujuannya ada di Pesawaran.
“Mau, enggak mau harus bisa Inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang harus digiatkan kreatifitas dan SDM dengan adanya program yang akan dilauching oleh Pak Menteri di Kota Bandarlampung, Insyaallah di Kabupaten Pesawaran. Jadi ini sesuai disampaikan Pak Menteri Inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” ujarnya. (Red)
Ia menyebutkan, olahraga paddle ini setidaknya diikuti 60 peserta dari berbagai provinsi, termasuk peserta dari Rusia dalam rangka mendukung promosi wisata pada event olahraga paddle tersebut.
“Sehingga kami ikut terlibat dan mensupport kegiatan tersebut agar dikenal dan familier di masyarakat karena olahraga ini asik, dan menarik,” jelas Anton.
Salah satu Tokoh Pemuda Pesawaran, Rispaili menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI), Sandiaga Uno hadir pada acara Stand Up Paddle Series 2022.
“Ini menambah promosi wisata dan promosi olahraga baru di Kabupaten Pesawaran, khususnya Provinsi Lampung, ini salah satu olahraga aman, meski demikian juga bisa diikuti semua kategori baik anak-anak, pemuda, bahkan emak-emak,” jelas Rispaili.
Untuk itu, sambung Rispaili menjelaskan, hadirnya olahraga paddle series 2022 di Provinsi Lampung merupakan kali pertama untuk level tingkat nasional.
“Karena itu siap mendukung Pantai D’Rajash Beach sebagai arena olahraga paddle series-series berikutnya, terutama layak sebagai tempat berlatih dan bermain olahraga dayung bagi pemula dan atlit,” pungkasnya.
Benny Hardiyuga (25) satu dari atlet Stand Up Paddle asal Lampung ini memastikan
olahraga paddle ini asik dan menarik untuk terus di populerkan meskipun membangkitkan penasaran banyak masyarakat.
“Sehingga animo masyarakat banyak terdorong untuk bisa ikut lomba maupun berlatih mendayung karena olahraga ini baru, makanya olahraga ini dipopulerkan kembali di tahun ini di ajang event nasional,” ucap Benny.
Ia juga menyampaikan, olahraga ini sudah digeluti satu (1) tahun ini terus berlatih
setiap minggu apalagi mendekati event series nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah di Stand Up Paddle Series 2022 level nasional meraih juara satu (1) kategori 12,6 km di D’rajash Beach melawan atlit level Internasional asal Provinsi Bangka Belitung, Jakarta, Jawa Barat, Bali dan Sumba,” jelasnya.
Benny menambahkan, tentunya alhasil ini akan mempersiapkan untuk menghadapi series kedua level nasional di Jawa Barat, Jakarta, dan terakhir di Bali series Internasional.
“Kemarin series nasional pertama di D’rajash Beach, Kabupaten Pesawaran, alhamdulillah mewakili Provinsi Lampung meraih juara satu (1) tentu kita akan terus berlatih menempati lokasi latihan arena Pantai D’Rajash Beacch,” pungkasnya. (Red)