Pemkab Pesawaran Prioritaskan Masyarakat Prasejahtera, Bantuan Bangunan Baru RLH

0

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Pesawaran melakukan sosialisasi dan penyerahan simbolis bantuan bangunan baru Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat prasejahtera kabupaten setempat tahun anggaran 2022.

Kepala Dinas PRKP Kabupaten Pesawaran Firman Rusli mengatakan, menurut undang-undang nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman menjadi urusan wajib pelayanan dasar pemerintah.

“Maka dari itu Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran secara aktif melakukan peningkatan rumah rumah tidak layak huni dan pembangunan baru RLH yang diprioritaskan bagi masyarakat prasejahtera,” kata Firman, Selasa (30/8/2022).

Dirinya menjelaskan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pesawaran sudah di mulai sejak tahun 2017 dengan rincian tahun 2016 sebanyak 1.732 unit, 2017 sebanyak 624 unit, 2018 sebanyak 534 unit, 2019 sebanyak 410 unit, 2020 sebanyak 896 unit, 2021 sebanyak 145 unit.

“Untuk tahun 2022 Kabupaten Pesawaran melaksanakan pembangunan baru RLH sebanyak 60 unit, dengan rincian Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 20 unit, Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng 20 unit dan Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan sebanyak 20 unit,” jelasnya.

“Dan di tahun 2022 ini besaran bantuan yang diterima masyarakat mengalami kenaikan sebesar Rp35 juta,” timpalnya.

Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan ucapan selamat kepada penerima bantuan tersebut, dan berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat penerimanya.

“Tolong pastikan bantuan Rp35 juta tersebut bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan sebaik mungkin, sehingga bangunan rumah tersebut bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(Red)

Dugaan Korupsi KPU Pesawaran, Kejari Bentuk Timsus

Pesawaran (HO) – Kasus dugaan korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran tahun anggaran 2019 yang menyeret nama ketua Yatin Putro Sugino menemui titik terang. Hal tersebut terungkap berdasarkan informasi dari sumber tepercaya Kejari Pesawaran yang menyebutkan bahwa pihak Kejari akan terus menindaklanjuti dugaan korupsi dengan anggaran lebih dari 30 Milyar tersebut. “Tetap lanjut, Kejari sudah membentuk tim khusus (Timsus) untuk membuka dugaan korupsi KPU Pesawaran,” ungkap sumber, Sabtu (27/8/2022). Dikatakan, dalam waktu tidak lama tim bentukan Kejari tersebut akan bergerak. “Dalam satu atau dua Minggu ini saya yakin terlihat progresnya,” tegas dia.
Ketua KPU Kabupaten Pesawaran Yatin Putro Sugino
Hal tersebut tentunya dapat menjadi jawaban dari teka-teki dugaan korupsi KPU Pesawaran bernilai fantastis tersebut. Pasalnya dugaan korupsi tersebut telah santer dibicarakan ditengah masyarakat Kabupaten Pesawaran. Terlebih kasus tersebut sudah dilaporkan DPP LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) sejak akhir tahun 2021 lalu. Diberitakan sebelumnya, fakta baru Dana sebesar Rp 30 Milliar lebih yang dikucurkan pemerintah melalui KPUD Pesawaran Provinsi Lampung, untuk tahapan pemilihan Bupati dan Wakil bupati diduga dijadikan Bancakan untuk kepentingan segelintir oknum yang dilakukan secara (Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). “Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme dalam penggunaan dana Pilkada kemarin itu dana nya lebih dari Rp 30 Milliar, saya tahu, seperti apa permainan oknum yang ada di KPU Pesawaran,” ungkap sumber terpercaya kepada media ini, Kamis (17/12/2020). Modus itu katanya, sama dengan modus yang dilakukan saat pemilihan presiden dan wakil presiden tahun kemarin. “Selain ada kegiatan Fiktif, Mark’up, Manipulasi data, ada juga kalimat ” Titipan”, saat penyaluran dana tersebut,” ucapnya. “Kegiatan di KPU Pesawaran itu kalau ditelusuri banyak kegiatan fiktip, kenapa aparat penegak hukum tidak jeli, atau memang ada apanya,” sindirnya. Dalam Rincian Anggaran Belanja (RAB) tahun anggaran 2020 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran sebesar Rp 27.621.219.500, dengan di antaranya untuk Tahapan Persiapan dan Pelaksanaan, senilai Rp 9.445.233.500, kemudian untuk Operasional dan Administrasi Perkantoran, senilai Rp 4.657.636.000, dan Honorarium Kelompok Kerja Pemilihan, senilai Rp 1.685.800.000 serta Honorarium Penyelenggara Pemilihan, senilai Rp 11.832.550.000. Dari total anggaran sebesar Rp 27.621.219.500, di tambah dengan rincian Anggaran Belanja tahun 2019 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran tahun 2020 sebesar Rp 350.000.000, kemudian penambahan anggaran untuk Pilkada 2020 di Pesawaran sebesar Rp4,9 miliar, yang bersumber dari APBD sebesar Rp2 miliar dan APBN sebanyak Rp2,9 miliar jadi total Rp 32.871.219.500. Dalam penggunaan dana tersebut ada dugaan Kegiatan Fiktif, Mark’up anggaran dan Manipulasi data yang dilakukan oleh Oknum KPUD Pesawaran diantaranya sewa kantor Sekretariat KPU, sewa gudang, kegiatan bimbingan teknis, jalan sehat, iklan media, belanja ATK di setiap kegiatan dan masih banyak lainnya dengan total kerugian negara mencapai miliaran rupiah. Tidak sampai disitu, KPUD Kabupaten Pesawaran diduga memotong dana pembuatan TPS di 1021 TPS yang tersebar se-Kabupaten Pesawaran. anggaran yang digelontorkan pemerintah Rp.1 juta rupiah per TPS hanya diberikan Rp. 500 ribu tanpa alasan yang jelas. “Kami menerima dana Rp. 5.073.400,- termasuk honor dan uang makan berikut dengan operasional direkap,” ungkap salah seorang Ketua KPPS di Kecamatan Gedong Tataan. “Kami hanya terima itu, saya gak tau kalau dana itu lebih atau kurang, makan 2 kali sejak makan Rp.20 ribu, kalau katanya 30 ribu ya saya kurang faham,” tambahnya. (Red)

Komunitas Dcab-Id Chapter Lampung Gelar Anniversary Yang Ke-7 dan Baksos 

0
Lampung (RN) – Komunitas otomotive Double Cabin Indonesia Chapter Lampung atau biasa disebut Dcab-Id Chapter Lampung menggelar Anniversary yang Ke-7 pada tanggal 27-28 Agustus 2022 di Bukit Mabar Way Tenong Lampung Barat. Anniversary Dcab-Id Chapter Lampung tepatnya pada tanggal 17 Agustus bertepatan dengan hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan Anniversary Dcab-Id Chapter Lampung sudah di mulai pada tanggal 17 Agustus 2022 dan puncaknya pada tanggal 27-28 Agustus 2022. Ketua Komunitas Double Cabin Indonesia Chapter Lampung Turono mengungkapkan, Anniversary Dcab-Id Chapter Lampung ini mengambil tema, Double Cabin Indonesia Chapter Lampung Berbagi Untuk Bahagia.Kegiatan Baksos Alquran, sajadah dan sembako serta mengadakan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI dengan membaur bersama warga Way Tenong. “Kegiatan baksos dilaksanakan di Masjid, pondok pesantren, rumah Biarawati, panti jompo dan warga sekitar, bingkisan sembako yg berisikan beras, minyak goreng, tepung terigu dan mie instan. Program ini terlaksana dengan donasi dari member Dcab-Id Chapter Lampung.,” kata Turono yang biasa disapa Papi plend, Minggu (28/08/2022). “Saya berharap dengan adanya program Double Cabin Indonesia Berbagi untuk bahagia dapat meringankan sedikit beban warga kurang mampu dan gemar membaca Alquran,”tambahnya. Dirinya menjelaskan, kegiatan seperti ini sudah di mulai dari semenjak berdirinya Double Cabin Indonesia Chapter Lampung, termasuk bedah Masjid / Mushola dan membagikan Al-Qur’an.  “Pada perinsipnya kami dari komunitas Double Cabin Indonesia Chapter Lampung tidak lah komunitas yang di pandang masyarakat hura-hura dan kami bisa menunjukan kepada masyakarat kami peduli dengan kegiatan-kegiatan sosial,” ujar dia. “Mudah-mudahan untuk kedepannya semakin banyak lagi masyarakat yang dapat kita bantu, dan semoga kegiatan hari ini bisa bermanfaat bagi masyarakat penerimanya,” pungkasnya. (Red)

Kasus Dugaan Korupsi Pungutan Retribusi Sampah Bandar Lampung, Kejati :Naik Ketahap Penyidikan

0
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung I Made Agus Putra, A. S.H., M.H
Bandar Lampung (RN) – Tim Jaksa Penyidik pada bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung resmi menaikkan status penanganan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pemungutan Retribusi Sampah Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2019, 2020 Dan 2021. “Ini berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor : Print-07/L.8/Fd.1/06/2022 Tanggal 09 Juni 2022 menjadi tahap Penyidikan Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nomor: Print – 03/L.8/Fd.1/08/2022 Tanggal 25 Agustus 2022,”kata Kasi Penkum kejati lampung I Made Agus Putra A. S.H., M.H melalui siaran pers, senin (29/08/2022). Ia juga menjelaskan,dalam Pemungutan Retribusi Sampah Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2019, 2020 dan 2021 telah ditemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana korupsi sehingga kegiatan penyelidikan perlu ditingkatkan ke penyidikan untuk mencari serta mengumpulkan bukti sehingga membuat terang peristiwa pidana korupsi tersebut dan menemukan tersangkanya. Dari hasil penyelidik kegiatan pengelolaan retribusi pengolaan sampah Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar tahun Anggaran 2019, 2020 dan 2021.Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung tidak memiliki data induk wajib retribusi sesuai dengan penetapan dari Kepala Dinas sehingga tidak diketahui potensi pendapatan real (nyata) dari hasil pemungutan retribusi pelayanan persampahan di Bandar Lampung,” jelasnya. Dalam pelaksanaan penagihan retribusi sampah dari tahun 2019 sampai tahun 2021 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung ditemukan adanya fakta perbedaan antara jumlah karcis yang dicetak dengan jumlah karcis yang diporporasi serta karcis yang diserahkan Kepada petugas pemungut retribusi. “Retribusi sampah dari tahun 2019 sampai tahun 2021 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung ditemukan adanya fakta hasil pembayaran retribusi yang dipungut oleh petugas penagih retribusi baik dari dinas Lingkungan hidup maupun penagih dari UPT pelayanan persampahan di kecamatan yang tidak disetorkan ke kas daerah dalam waktu 1 X 24 jam serta adanya penagih retribusi yang tidak memilki surat tugas resmi,” ucapnya. Tahun 2019 sampai tahun 2021 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung ditemukan adanya fakta hasil pemungutan retribusi yang tidak sepenuhnya disetorkan ke kas daerah namun dipergunakan untuk kepentingan lain dan kepentingan pribandi. Dalam pengelolaan retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung sejak Tahun 2019 sampai 2021 diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan dimana terdapat objek retribusi yang di pungut namun tidak disetorkan kekas negara. “Retribusi persampahan pada tahun 2019 sampai 2021 Dinas Lingkungan Hidup di kenakan targen pemasukan retribusi dari pemungutan sampah dari Kota Bandar Lampung yang besarnya,Tahun 2019 target senilai Rp.12.050.000.000,- realisasi Rp.6.979.724.400,-  9. b. Tahun 2020 target senilai Rp.15.000.000.000,- realisasi Rp.7.193.333.000,- 10. c. Tahun 2021 target senilai Rp.30.000.000.000,- realisasi Rp. 8.200.000.000,” ujarnya. Pada tahun 2019 sampai tahun 2021 Pemerintah kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup tidak memiliki data wajib retribusi berdasarkan penetapan objek retribusi dan Nomor Pokok Wajib Retribusi Daerah ( NPWRD) sehingga untuk mengetahui jumlah keseluruhan objek retribusi di Bandar Lampung hanya berdasarkan Data Induk Objek retribusi dari penagih Dinas Lingkunga hidup dan penagih UPT di Kecamatan. (Red)

Kejari Bongkar Dugaan Korupsi Di Tubuh KPU Pesawaran

0
Foto Ilustrasi
Pesawaran (RN)- Kasus dugaan korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran tahun anggaran 2019 yang menyeret nama ketua KPU Yatin Putro Sugino menemui titik terang. Hal tersebut terungkap berdasarkan informasi dari sumber tepercaya Kejari Pesawaran yang menyebutkan bahwa pihak Kejari akan terus menindaklanjuti dugaan korupsi dengan anggaran lebih dari 30 Milyar tersebut. “Tetap lanjut, Kejari sudah membentuk tim untuk membuka dugaan korupsi KPU Pesawaran,” ungkap sumber, Sabtu (27/8). Dikatakan, dalam waktu tidak lama tim bentukan Kejari tersebut akan bergerak. “Dalam satu atau dua Minggu ini saya yakin terlihat progresnya,” tegas dia. Hal tersebut tentunya dapat menjadi jawaban dari teka-teki dugaan korupsi KPU Pesawaran bernilai fantastis tersebut. Pasalnya dugaan korupsi tersebut telah santer dibicarakan ditengah masyarakat Kabupaten Pesawaran. Terlebih kasus tersebut sudah dilaporkan DPP LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) sejak akhir tahun 2021 lalu. Diberitakan sebelumnya, fakta baru Dana sebesar Rp 30 Milliar lebih yang dikucurkan pemerintah melalui KPUD Pesawaran Provinsi Lampung, untuk tahapan pemilihan Bupati dan Wakil bupati diduga dijadikan Bancakan untuk kepentingan segelintir oknum yang dilakukan secara (Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). “Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme dalam penggunaan dana Pilkada kemarin itu dana nya lebih dari Rp 30 Milliar, saya tahu, seperti apa permainan oknum yang ada di KPU Pesawaran,” ungkap sumber terpercaya kepada media ini. Modus itu katanya, sama dengan modus yang dilakukan saat pemilihan presiden dan wakil presiden tahun kemarin. “Selain ada kegiatan Fiktif, Mark’up, Manipulasi data, ada juga kalimat ” Titipan”, saat penyaluran dana tersebut,” ucapnya. “Kegiatan di KPU Pesawaran itu kalau ditelusuri banyak kegiatan fiktip, kenapa aparat penegak hukum tidak jeli, atau memang ada apanya,” sindirnya. Dalam Rincian Anggaran Belanja (RAB) tahun anggaran 2020 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran sebesar Rp 27.621.219.500, dengan di antaranya untuk Tahapan Persiapan dan Pelaksanaan, senilai Rp 9.445.233.500, kemudian untuk Operasional dan Administrasi Perkantoran, senilai Rp 4.657.636.000, dan Honorarium Kelompok Kerja Pemilihan, senilai Rp 1.685.800.000 serta Honorarium Penyelenggara Pemilihan, senilai Rp 11.832.550.000. Dari total anggaran sebesar Rp 27.621.219.500, di tambah dengan rincian Anggaran Belanja tahun 2019 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran tahun 2020 sebesar Rp 350.000.000, kemudian penambahan anggaran untuk Pilkada 2020 di Pesawaran sebesar Rp4,9 miliar, yang bersumber dari APBD sebesar Rp2 miliar dan APBN sebanyak Rp2,9 miliar jadi total Rp 32.871.219.500. Dalam penggunaan dana tersebut ada dugaan Kegiatan Fiktif, Mark’up anggaran dan Manipulasi data yang dilakukan oleh Oknum KPUD Pesawaran diantaranya sewa kantor Sekretariat KPU, sewa gudang, kegiatan bimbingan teknis, jalan sehat, iklan media, belanja ATK di setiap kegiatan dan masih banyak lainnya dengan total kerugian negara mencapai miliaran rupiah. Tidak sampai disitu, KPUD Kabupaten Pesawaran diduga memotong dana pembuatan TPS di 1021 TPS yang tersebar se-Kabupaten Pesawaran. anggaran yang digelontorkan pemerintah Rp.1 juta rupiah per TPS hanya diberikan Rp. 500 ribu tanpa alasan yang jelas. “Kami menerima dana Rp. 5.073.400,- termasuk honor dan uang makan berikut dengan operasional direkap,” ungkap salah seorang Ketua KPPS di Kecamatan Gedong Tataan. “Kami hanya terima itu, saya gak tau kalau dana itu lebih atau kurang, makan 2 kali sejak makan Rp.20 ribu, kalau katanya 30 ribu ya saya kurang faham,” tambahnya. (Red)

Temuan Inspektorat Dinilai Tak Masuk Akal, BANKI Laporkan Dugaan Korupsi Desa Bernung

Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) segera melengkapi berkas dugaan Korupsi Dana Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran dari 2018-2021 dilakukan Kades setempat Deswan untuk dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPP LSM BANKI Randy Septian, Jumat (26/8), dirinya mengatakan laporan akan dilayangkan menyikapi hasil temuan Inspektorat Kabupaten Pesawaran yang dinilai tidak masuk akal.

“Kita akan laporkan kasus ini ke Kejari Pesawaran berdasarkan hasil penulusuran dan data yang sudah dihimpun tim investigasi dari LSM BANKI, karena sudah kita ketahui bahwa temuan kerugian negaranya kecil sekali,” ungkapnya.

Ditambahkan, laporan yang dilayangkan akan lebih detail, karena meliputi pembangunan fisik dari tahun 2018 hingga ke anggaran sosial kepemudaan hingga program-program posyandu.

“Semua kan dianggarkan oleh pemdes Bernung, kita sudah melakukan investigasi dan diperoleh keterangan dari warga setempat tentang pelaksanaan yang dinilai tidak sesuai,” tambahnya.

Disinggung atas temuan Inspektorat Pesawaran, dia sangat menyayangkan Inspektorat yang tidak maksimal dalam melakukan penyelidikan dan hal itu akan berdampak pada kurangnya kepercayaan masyarakat kepada Inspektorat dan ini bisa juga berdampak pada pemerintah daerah.

“Kita dengar bahwa terdapat kerugian negara Rp.25 juta lebih dan sudah diganti oleh yang bersangkutan (Deswan-red), kami laporkan ke Kejari untuk menjangkau dugaan korupsi yang mungkin belum disentuh Inspektorat,” ujarnya.

Jika katanya, Tim Inspektorat kerjanya bagus tidak mungkin LHPnya saat 2019 diterima, nyatanya masih juga ditemukan kerugian negara, artinya patut dievaluasi kinerja dari tim yang ada di Inspektorat.

“Aneh saja, laporan masyarakat dari 2018 sampai dengan 2021, kok yang diperiksa cuman 2021, itupun hanya satu item kegiatan fisik, ini ada apa…? wajar dong cuman temuan Rp 25 juta lebih,” ucapnya.

Dijabarkan, kasus dugaan korupsi Desa Bernung bermula dari laporan masyarakat setempat yang menilai bahwa ada kejanggalan dalam pengelolaan dana desa Bernung, jadi LSM BANKI akan terus mengawal dugaan korupsi tersebut sampai ada titik terang dari aparat penegak hukum.

“Kita tidak akan berhenti sampai apa yang dikeluhkan masyarakat terakomodir dengan baik, apalagi kita punya data-datanya lengkap,” pungkasnya.  (Red)

Wisata Pahawang ADWI 2022, Tembus Desa Terbaik Se-Indonesia, Bupati Pesawaran Lakukan Kolaborasi

Pesawaran (HO) – Pulau Pahawang salah satu desa wisata di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, berhasil tembus 50 besar desa terbaik se-Indonesia di penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022, termasuk 50 desa wisata untuk menjadikan wisata utama. Melalui apresiasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI) Sandiaga Uno, Sabtu malam (27/08/2022), menyampaikan ADWI ini adalah visi kasih formal, ini adalah bagian dari anugerah desa wisata. “Pulau Pahawang berhasil menembus 50 besar, ini khusus kita apresiasi untuk kita nilai tujuh katagori mulai dari hometay, toilet umum sampai CHSE dan kelembagaan. Jadi, Pulau Pahawang ini satu tarikan dua prestasi Culture Festival dan desa wisatanya mendapatkan prestasi tembus 50 besar,” jelasnya. Selain itu juga Sandiaga Uno menambahkan, ditetapkannya 50 desa wisata di Kabupaten Pesawaran oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona tentu itu harus dilakukan Inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Itu yang harus dilakukan. “Masuk 50 desa berprestasi tentu kita sangat apresiasi, karena itu juga kita akan terus mendorong peningkatan SDM bersama Bupati melalui program kata kreatif kabupaten/kota untuk melakukan workshop dan peningkatan SDM disini,” tandasnya. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menambahkan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Pesawaran cukup bagus dan mengacu pada regulasi terutama terkait pangsa pasar. Karena ini pangsa pasar untuk di Provinsi Lampung dan marketnya ada di Kabupaten Pesawaran menjadi destinasi tujuannya ada di Pesawaran. “Mau, enggak mau harus bisa Inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang harus digiatkan kreatifitas dan SDM dengan adanya program yang akan dilauching oleh Pak Menteri di Kota Bandarlampung, Insyaallah di Kabupaten Pesawaran. Jadi ini sesuai disampaikan Pak Menteri Inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” ujarnya. (Red)

Sandiaga Uno Saksikan Stand Up Paddle Series Ramaikan D’rajash Beach

Pesawaran (HO) – Lomba Stand Up Paddle Series 2022 di D’rajash_beach Pesawaran kali pertama di Lampung dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI), Sandiaga Uno, Sabtu (27/8/2022). Acara yang telah digelar selama dua hari tersebut (27-28 Agustus 2022) kembali dipopulerkan terutama bagi penggiat olahraga Indonesia stand up Paddle Series 2022, salah satu alternatif daya tarik wisatawan nasional dan mancanegara. Owner D’Rajash Beach Anton Firmansyah menyampaikan, lomba stand up paddle series 2022 yang digelar tersebut menjadi momentum penting promosi wisata di Kabupaten Pesawaran. “Melalui event yang digelar oleh PUMIC Paddling Club bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, BPBD Provinsi Lampung, dan Komandan Pangkalan TNI AL Lampung (Danlanal) Lampung,”ujar Anton kepada wartawan di Pantai D’Rajash Beach, Minggu (28/8/2022). Ia menyebutkan, olahraga paddle ini setidaknya diikuti 60 peserta dari berbagai provinsi, termasuk peserta dari Rusia dalam rangka mendukung promosi wisata pada event olahraga paddle tersebut. “Sehingga kami ikut terlibat dan mensupport kegiatan tersebut agar dikenal dan familier di masyarakat karena olahraga ini asik, dan menarik,” jelas Anton. Salah satu Tokoh Pemuda Pesawaran, Rispaili menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI), Sandiaga Uno hadir pada acara Stand Up Paddle Series 2022. “Ini menambah promosi wisata dan promosi olahraga baru di Kabupaten Pesawaran, khususnya Provinsi Lampung, ini salah satu olahraga aman, meski demikian juga bisa diikuti semua kategori baik anak-anak, pemuda, bahkan emak-emak,” jelas Rispaili. Untuk itu, sambung Rispaili menjelaskan, hadirnya olahraga paddle series 2022 di Provinsi Lampung merupakan kali pertama untuk level tingkat nasional. “Karena itu siap mendukung Pantai D’Rajash Beach sebagai arena olahraga paddle series-series berikutnya, terutama layak sebagai tempat berlatih dan bermain olahraga dayung bagi pemula dan atlit,” pungkasnya. Benny Hardiyuga (25) satu dari atlet Stand Up Paddle asal Lampung ini memastikan olahraga paddle ini asik dan menarik untuk terus di populerkan meskipun membangkitkan penasaran banyak masyarakat. “Sehingga animo masyarakat banyak terdorong untuk bisa ikut lomba maupun berlatih mendayung karena olahraga ini baru, makanya olahraga ini dipopulerkan kembali di tahun ini di ajang event nasional,” ucap Benny. Ia juga menyampaikan, olahraga ini sudah digeluti satu (1) tahun ini terus berlatih setiap minggu apalagi mendekati event series nasional maupun internasional. “Alhamdulillah di Stand Up Paddle Series 2022 level nasional meraih juara satu (1) kategori 12,6 km di D’rajash Beach melawan atlit level Internasional asal Provinsi Bangka Belitung, Jakarta, Jawa Barat, Bali dan Sumba,” jelasnya. Benny menambahkan, tentunya alhasil ini akan mempersiapkan untuk menghadapi series kedua level nasional di Jawa Barat, Jakarta, dan terakhir di Bali series Internasional. “Kemarin series nasional pertama di D’rajash Beach, Kabupaten Pesawaran, alhamdulillah mewakili Provinsi Lampung meraih juara satu (1) tentu kita akan terus berlatih menempati lokasi latihan arena Pantai D’Rajash Beacch,” pungkasnya. (Red)

Menparekraf Puji Keindahan, Yakin Pulau Pahawang Wisata Kelas Dunia

Bupati Pesawaran Ajak Masyarakat Tingkatkan Dunia Wisata Pesawaran (HO) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, datangi Desa Pulau Pahawang dalam rangka penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022. Pada kesempatan ini, menteri dengan didampingi Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berkeliling meninjau beberapa lokasi yang ada di Pulau Pahawang. “Saya ucapkan terimakasih kepada para masyarakat Desa Pahawang, yang telah menyambut kedatangan saya dan telah berkenan untuk saya menginap disini, saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ADWI ini,” ujarnya. Dirinya mengatakan, saat ini semua pihak baik dari masyarakat, pemerintah daerah, maupun pihak-pihak swasta, harus bisa mengembangkan ekonomi kreatif di lokasi-lokasi wisata yang ada. “Selama ini, kita selalu terfokus untuk mencari dan mengembangkan destinasi saja, namun kita melupakan tentang ekrafnya, padahal kalau ada destinasi yang terkenal disuatu daerah tentunya itu dapat berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar juga, dengan menjual segala kerajinan yang dimiliki di daerah tersebut,” ujar dia. “Dengan segala keindahan yang ada di Desa Pahawang ini, saya yakin kedepannya Pahawang bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia, tentunya itu perlu dukungan dari semua pihak, terutama dari pemerintah,” kata dia. Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, selama pandemi covid-19 melanda berdampak pada berkurangnya kunjungan wisatawan yang datang ke lokasi wisata yang ada di Bumi Andan Jejama, salah satunya Pulau Pahawang. “Saya berharap, pasca pandemi ini dunia pariwisata dapat bangkit dan pulih seperti sediakala, dengan bangkitnya dunia pariwisata tentunya itu berdampak pada pemulihan kembali perekonomian masyarakat kita. Maka dari itu saya meminta bimbingan dari pak menteri, dan juga bagi masyarakat mari kita berjuang bersama untuk meningkatkan dunia pariwisata ini,” katanya. Diketahui, Desa Pulau Pahawang masuk dalam 50 besar desa wisata di Indonesia yang mengikuti ADWI tahun 2022, dengan menampilkan keindahan wisata pantai, camping, snorkling, diving, keanekaragaman hayati bawah laut, wisata budaya pahawang, wisata kuliner (dodol mangrove, makanan seafood), oleh-oleh kaos lampung, batik, tapis dengan menggunakan bahan-bahan alami. (Red)

Hujan Deras Tak Menyurutkan Warga Desa Bernung Meriahkan HUT RI Ke-77

Pesawaran (HO) – Hujan deras tak menyurutkan semangat warga Dusun Tambak Rejo Desa Bernung Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran untuk memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-77.

Ketua panitia acara perlombaan, Markus menerangkan dalam rangka ikut memeriahkan HUT RI ke-77, masyarakat Dusun Tambak Rejo Desa Bernung mengadakan berbagai perlombaan yang di ikuti oleh anak-anak dengan usia 6 tahun sampai dengan usia 14 tahun.

“Alhamdulillah, walaupun hari ini hujan dan membuat lapangan tempat perlombaan becek dan berlumpur, tidak menyurutkan anak-anak untuk mengikuti perlombaan 17 agustus, malah sebaliknya, anak-anak dengan didampingi orang tua nya, tambah bersemangat dan sangat antusias,” terangnya kepada Handalonline.com, Minggu (28/8/2022).

Markus menyebutkan, perlombaan yang di adakan seperti lomba makan kerupuk, lomba lari karung memakai helm, lomba mindahin belut, dan lomba mengambil uang dalam pepaya serta lomba panjat pinang untuk usia 13 tahun ke atas.

“Alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar, hadiah bukan menjadi suatu prioritas, namun yang utama, menjaga kekompakan, kebersamaan dan menjalin silaturahmi antar lingkungan,” pungkasnya.

Salah satu peserta lomba Hafiz (6) mengatakan sangat senang mengikuti lomba tersebut, dirinya bersama teman-teman sepermainan dapat memeriahkan HUT RI ke-77.

“Iya Om, saya bersama teman-teman sangat senang, walaupun hujan hari ini, namun kami semua nya gembira ikut lomba,” ucapnya (Andirian)