Resmikan Ponpes Baitul Madani Lampung, Dendi Ramadhona Harapkan Pusat Pengembangan SDM
Bupati Pesawaran : Pondok Pesantren Menjadi Pertahanan Moral dan Pengembangan SDM
Pesawaran (RN) – Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan moral sekaligus pusat pengembangan Sumber Daya Manusia.
Hal itu disampaikan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat meresmikan Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung di Dusun Banjar Negeri, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan.
“Selamat atas diresmikannya Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung ini. Semoga momentum ini akan menjadikan Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung sebagai perguruan yang mencerdaskan umat dan mencetak generasi Islami di Kabupaten Pesawaran,” kata Dendi, Minggu (25/9/2022).
Dirinya menjelaskan, kondisi kehidupan masyarakat saat ini adalah tantangan terbesar, karena dengan kemajuan ilmu dan teknologi yang demikian pesat terkadang memberikan dampak negatif bagi kondisi generasi muda.
Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh para Ustadz dan Ustadzah, akan menumbuhkan generasi yang arif dan berakhlak mulia.
“Sejalan dengan hal itu, Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan Islam merupakan tempat untuk menciptakan Sumber Daya Manusia agar lebih unggul dan mempunyai kualitas terutama berakhlakul kharimah,” ujar dia.
Menurutnya, hal itu akan sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan yang dihadapi saat ini yang semakin berat dan kompleks, terutama kaitannya dengan dekadensi (kemerosotan) moral dan akhlak yang semakin memprihatinkan.
“Pesantren juga mempunyai fungsi-fungsi tertentu dalam proses perkembangan kehidupan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan. Melalui pesantren, para santri dapat memperoleh dasar-dasar pendidikan yang dirasa cukup dan sangat bermanfaat, guna menghadapi persoalan lingkungan dan perjalanan hidupnya,” jelasnya.
Sementara itu, Pembina Ponpes Baitul Madani Lampung Subhan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Dendi yang telah menyempatkan hadir pada peresmian Ponpes Baitul Madani Lampung ini.
“Pembangunan Ponpes Baitul Madani Lampung ini murni merupakan partisipasi dari masyarakat dan para jamaah,” kata dia.
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu pembangunan Ponpes ini. Semoga Pondok Pesantren Baitul Madani Lampung ini bisa menciptakan akhlak yang baik dan berkualitas bagi santri-santri,” pungkasnya. (Red)
Bupati Pesawaran Tinjau Langsung Korban Angin Puting Beliung
Ditolak Berhubungan Badan, Warga Nekat Tusuk Istri 7 Kali

HUT Ke-67 Lalu Lintas, Tampilkan Aksi Pocil Polres Pesawaran
Pemkab Pesawaran Lakukan Penelitian UMKM Go Internasional
TNI Bersama Warga Perbaiki Rumah Akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang
Menolak Diajak Berhubungan Intim, Seorang Suami Tikam Istri 7 Kali Dengan Pisau
Peringati HUT Polantas ke-67, Dirayakan Bersama Pocil
Sempat Vakum, Rapi Pesawaran Berbenah, Gelar Muswil Bentuk Pengurus Baru
Pesawaran (HO) – Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah II Kabupaten Pesawaran mulai berbenah dan segera menggelar musyawarah wilayah (muswil) guna membentuk kepengurusan yang baru kedepan.
Kegiatan tersebut dilangsungkan setelah Pengurus Daerah RAPI Provinsi Lampung mengeluarkan Surat Keputusan Pengurus Daerah RAPI Provinsi Lampung dengan nomor : 048.09.08.0822 tentang pengesahan pengurus sementara wilayah II RAPI Kabupaten Pesawaran.
“Diantara tugas yang harus dilaksanakan oleh pengemban mandat tersebut adalah untuk menertibkan administrasi organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia di wilayah Kabupaten Pesawaran,” kata Ketua RAPI Daerah Provinsi Lampung Maryati/JZ08CDF, Kamis (22/09/2022).
Selain itu, lanjutnya, pengurus sementara wilayah II Radio Antar Penduduk Indonesia wilayah II Kabupaten Pesawaran harus melaksanakan dan mempersiapkan pelaksanaan musyawarah wilayah Radio Antar Penduduk Indonesia di wilayah II Kabupaten Pesawaran.
“Sebelum digelar muswil, pengurus tersebut mesti membentuk pengurus lokal terlebih dahulu. Dan, administrasi seluruh anggota RAPI juga harus diperhatikan. Bagi yang memegang kartu namun sudah habis masa berlakunya ya segera diperpanjang,” ujar dia.
Dalam Surat Keputusan Pengurus Daerah RAPI Provinsi Lampung dengan nomor : 048.09.08.0822 tentang pengesahan pengurus sementara wilayah II RAPI Kabupaten Pesawaran, ada empat nama yang tercatat pemegang mandat.
Pertama adalah Neni Puryanti/JZ08ANI sebagai Ketua Pengurus RAPI sementara, Fadilah Somad/JZ08LFS sebagai Wakil Ketua, Yuli Herwanto/JZ08LYH selaku Sekretaris dan Linda Widiastuti/JZ08LIN selaku Bendaharanya.

Menanggapinya, Ketua Pengurus Wilayah sementara RAPI Kabupaten Pesawaran Neni Puryanti mengatakan bahwa pihaknya mendapat mandat dengan waktu tiga bulan untuk segera menyelesaikan hingga digelarnya Muswil.
“Kita sudah langsung konsolidasi ke lapangan, dibeberapa tempat juga telah kita gelar rapat guna membahas segala sesuatunya baik soal penertiban kartu anggota, kepengurusan lokal dan lain sebagainya,” kata dia.
Menurutnya, muswil yang nantinya menentukan kepengurusan definitif akan digelar setelah pihaknya menyelesaikan pembentukan pengurus lokal dan kecamatan.
“Untuk kepengurusan lokal baru terbentuk satu yaitu lokal 3 yang melingkupi Kecamatan Teluk Pandan, Padang Cermin, Way Ratai, Marga Punduh dan Kecamatan Punduh Pidada. Terpilih sebagai Ketua Lokal adalah Edi Chaniago dengan Callsign JZ 08 AMB. Dan, insha Allah akhir tahun 2022 sudah terbentuk pengurus wilayahnya,” ujar dia.
Ditegaskan, mengingat kegiatan RAPI merupakan hal yang sifatnya sosial yang biayanya harus ditanggung sendiri maka pembentukan pengurus lokal dilakukan ketika adanya waktu luang.
“Mengumpulkan orang lumayan sulit, karena ini kan sosial ya. Jadi, kita harus mencari persamaan waktu luang agar semua dapat berkumpul guna menggelar rapat dan pembentukan kepengurusan di setiap lokal. Dalam waktu dekat ini kita akan gelar pembentukan lokal Kedondong, Way Lima dan Way Ratai,” tegas dia.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki aktifitas dengan menggunakan perangkat radio amatir untuk dapat segera bergabung melalui RAPI.
“Bagi rekan rekan yang kartunya mungkin masa berlakunya sudah habis ya segera diperpanjang dan bagi masyarakat yang memiliki perangkat radio amatir ya kami himbau dapat bergabung, sehingga segala bentuk aktifitas di udara dapat dipertanggungjawabkan dan meminimalisir potensi mengganggu radio komunikasi milik TNI dan Polri serta Bandara ataupun yang lainnya,” pintanya.
Pembenahan organisasi RAPI tersebut mendapat perhatian dari Tokoh Masyarakat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi, yang memang aktif pada kegiatan radio komunikasi baik ditingkat nasional maupun internasional.
“Kalau nantinya sudah dibenahi, RAPI kedepan harus lebih aktif sehingga keberadaannya memiliki manfaat bagi masyarakat dan dapat membantu kinerja pemerintah maupun TNI-Polri khususnya soal komunikasi udara,” kata Erland yang akrab dipanggil Datuk Erland. (Red)
