Paripurna Bersama DPRD Pesawaran, Bupati Sebut Empat Catatan

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sebut empat catatan pada Rapat Paripurna bersama DPRD Kabupaten Pesawaran, Kamis (29/9/2022). Hal tersebut disampaikan Bupati Dendi melalui Plh Sekda Wildan saat membacakan sambutan pada Rapat Paripurna dalam rangka Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat DPRD setempat. “Empat catatan tersebut telah dirangkum dari pembahasan Perubahan APBD tahun 2022, yakni sebagai berikut : 1. Penyesuaian dan penataan belanja antar kegiatan, 2. Penyesuaian alokasi belanja Jamkesda dan Penggunaan SiLPA Dana JKN-BLUD Tahun 2021 berdasarkan hasil audit BPK-RI diformulasikan dalam RKA Perubahan T.A 2022 dengan melakukan penyesuaian pagu belanja yang bersifat Given, 3. Penyesuaian pendapatan Dana Transfer Umum (DTU) transfer Pusat, 4. Penyesuaian pendapatan Lain-lain PAD yang Sah objek pendapatan JKN-BLUD,” ujarnya. Dijelaskan, Perubahan APBD dilakukan untuk mengakomodir penyesuaian pendapatan, belanja dan pembiayaan dengan mempertimbangkan asumsi makro ekonomi serta kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. “Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan memfokuskan pada upaya untuk menjawab isu-isu strategis yang dirumuskan dalam Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022, serta Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022,” jelasnya. Lebih lanjut, menurutnya, setelah melalui proses pembahasan yang komprehensif, dimulai dari pembahasan tingkat Komisi dan dilanjutkan pada ditingkat Badan Anggaran serta dimuat dalam Laporan Hasil Badan Anggaran DPRD dan terakhir dilakukan persetujuan bersama terhadap Rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2022 yang diwujudkan melalui penandatanganan dokumen persetujuan bersama. “Kemudian untuk persetujuan Bersama terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2022 yang selanjutnya akan menjadi Perda Perubahan APBD tahun anggaran 2022,” kata dia. “Selanjutnya akan menjadi legal formal terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan baik dari sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan, serta dapat menjadi APBD yang aspiratif, responsif, akseleratif dan dapat mendatangkan manfaat yang besar bagi pembangunan di Bumi Andan Jejama,” pungkasnya. (Red)

PWI-IKWI Pesawaran Salurkan 100 Paket Sembako dari BAZNAS, Ringankan Beban Masyarakat

Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia-Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (PWI-IKWI) telah selesai menyalurkan bantuan 100 paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran. Ketua PWI Kabupaten Pesawaran Ismail mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah secara rutin dilaksanakan disetiap acara silaturahim dan arisan serta bhakti sosial dilingkungan tempat tinggal para anggotanya. “PWI dan IKWI bersama BAZNAS terus berupaya melakukan kegiatan sosial ditengah masyarakat guna membantu meringankan beban baik ekonomi ataupun yang lainnya, ” kata Ismail, Kamis (29//9/2022). Bantuan paket sembako tersebut sengaja didistribusikan ditengah masyarakat dan dilakukan dilingkungan dimana para anggota PWI Kabupaten Pesawaran bertempat tinggal. Dan kali ini, 100 paket sembako tersebut didistribusikan di Desa Sungai Langka dan Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan. “Selain itu, masyarakat juga perlu mengetahui bahwa sebagai wartawan, kita juga terlibat aktif pada proses sosial ditengah lajunya pembangunan Bumi Andan Jejama ke arah yang lebih baik,” ujar dia. Ditegaskan, para penerima bantuan tersebut juga telah dilakukan verifikasi sehingga dapat tepat sasaran. BAZNAS sebagai suporter juga terus mendukung langkah dan upaya PWI Kabupaten Pesawaran dalam berperan selain sebagai kontrol sosial. “Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk dapat memilah dalam menyerap informasi, sehingga tidak terprovokasi dengan berita yang belum diketahui kebenarannya. Nah, bersama BAZNAS kita juga aktif melakukan kegiatan sosial lainnya,” tegas dia. Melengkapinya, Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid mengatakan bahwa BAZNAS bersama PWI Kabupaten Pesawaran memang telah menjalin komunikasi dan terus melaksanakan kegiatan sosial secara bersama sama yaitu saling mendukung. “Pendistribusian paket sembako oleh PWI merupakan wujud nyata keterlibatan wartawan yang ada didalamnya dalam berimpati terhadap persoalan sosial di lingkungannya. Mereka sangat paham dan sensitif terhadap isu yang berkembang, karenanya kami juga berharap agar persoalan sosial ekonomi ditengah masyarakat dapat secara dini diidentifikasi guna secara cepat diberikan solusi,” kata dia. Untuk diketahui, BAZNAS Kabupaten Pesawaran telah banyak memberikan manfaat dengan berbagai bantuan dan santunan yang terus diberikan kepada masyarakat Bumi Andan Jejama. Baik dibidang pendidikan, ekonomi, keagamaan dan kesehatan serta lainnya. (Red)

Jaga Aset, AKBP Pratomo Widodo: PTPN VII Jadi Bagian Tanggung Jawab Kepolisian

Pesawaran (HO) – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pesawaran AKBP Pratomo Widodo menegaskan bahwa seluruh aset PTPN VII menjadi bagian dari tanggung jawab Kepolisian. Hal ini disampaikan AKBP Pratomo Widodo saat menyambangi karyawan PTPN VII Unit Wayberulu, Gedongtataan di kebun karet Afdeling II, Rabu (28/9/2022). Bersama Manajer PTPN VII Unit Wayberulu Sugeng Budi Prasongko, Kapolres bergelar Magister Ilmu Pertahanan ini disambut 50-an karyawan. Menggelar terpal biru, Pratomo yang didampingi Kasat Intel, Kasat Lantas, Kabid Propam, dan Kasi Humas Polres Pesawaran memberikan beberapa pesan dalam suasana silaturahmi ringan.
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo memberikan arahan, saat berkunjung ke PTPN VII Unit Wayberulu, Gedongtataan di kebun karet Afdeling II, Rabu (28/9/2022).
Sugeng Budi Prasongko menyampaikan apresiasi kepada Kapolres yang menyempatkan hadir di kebun. Ia mengaku surprised karena inisiatif bertemu karyawan lini lapangan PTPN VII datang dari sang tamu. “Atas nama seluruh karyawan PTPN VII, utamanya Unit Wayberulu, saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pak Kapolres. Ini surprised karena kemarin telpon dan sekarang kita ketemu di sini. Salut kami untuk Bapak Kapolres dan jajaran Polres Pesawaran,” kata dia. Sugeng menyampaikan beberapa poin tentang PTPN VII Unit Wayberulu. Ia mengatakan, pihaknya saat ini mengelola kebun dan pabrik karet yang berada di tengah masyarakat desa di Kecamatan Gedongtataan. Selama ini, kata dia, hubungan dengan masyarakat berlangsung cukup baik sehingga proses bisnis BUMN ini berjalan baik. “Alhamdulillah selama ini masih cukup kondusif sehingga proses bisnis kami berjalan dengan baik. Bahkan, pada 2020 dan 2021 kami mendapatkan predikat sebagai salah satu kebun dan pabrik terbaik se Holding Perkebunan Nusantara,” ujar dia. Meskipun demikian, Sugeng mengakui adanya potensi kerawanan yang bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu, Sugeng meminta dukungan kepada pihak Polri dan TNI dalam rangka membangun harmoni dengan masyarakat sekitar. “Kami menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri, terutama Polres Pesawaran atas dukungannya selama ini. Tanpa sinergi ini, saya kira mustahil kami bisa membangun harmoni dengan masyarakat,” ucap manajer ramah ini. Menanggapi itu, Pratomo Wibowo menyatakan komitmen penuh mendukung PTPN VII, terutama pada unit kerja yang berada di wilayah teritorial Polres Pesawaran. “Saya atas nama Polri dan Polres Pesawaran menyatakan siap dan berkomitmen penuh untuk mendukung PTPN VII dalam menjaga aset-asetnya. PTPN VII adalah aset negara yang dalam hal ini menjadi salah satu tanggung jawab Polri juga untuk menjaga. Saya jamin!” kata polisi yang sempat mengajar mata kuliah “Resolusi Konflik” di Universitas Pertahanan ini. Perwira menengah lulusan PTIK berusia 44 tahun ini memaparkan logika asal-usul aset yang saat ini dimiliki PTPN VII, terutama di Unit Wayberulu. Menurut dia, sebagian besar aset PTPN VII, terutama lahan, termasuk di Unit Wayberulu, adalah peninggalan pemerintahan zaman Belanda. Setelah merdeka, terang dia, aset itu dinasionalisasi oleh pemerintah dan pengelolaannya diserahkan kepada BUMN, yakni PTPN VII. “Logikanya gimana kalau ada pihak-pihak yang mengklaim aset lahan PTPN VII, terutama di Wayberulu ini. Nah, bahkan orang-orang itu belum lahir ketika lahan ini sudah menjadi milik negara. Artinya, logika yang dipakai oknum-oknum itu tidak masuk akal. Karena tidak masuk akal, maka masyarakat jangan percaya,” pungkas AKBP Pratomo Widodo. (Red)

Alzier Desak Kejari Pesawaran Buka Kasus Dugaan Korupsi KPU Secara Terang Benderang

Pesawaran (HO) – Dugaan korupsi milyaran rupiah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran pada pelaksanaan Pilkada 2020 lalu memantik reaksi tokoh masyarakat sekaligus tokoh adat Lampung M. Alzier Dianis Thabranie. Pria kelahiran 8 November 1957 yang terkenal kritis dan tegas tersebut menuturkan, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran harus menindaklanjuti laporan masyarakat tentang dugaan korupsi tersebut secara terang benderang, agar tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. “Itu Kejari Pesawaran harus proses cepat (dugaan korupsi – red) dengan terang benderang,” tegas Alzier via sambungan Whattsapp, Rabu (28/9) pagi. Hal tersebut dinilai penting karena menurutnya daerah keterbukaan informasi seperti sekarang masyarakat harus tahu ada atau tidaknya dugaan korupsi tersebut. “Jadi khalayak ramai tahu secara terang benderang apakah betul atau tidaknya dana milyaran rupiah jadi bancakan KPU Pesawaran pada Pilkada 2020 lalu,” kata dia. Hal tersebut tentunya menjadi sentilan keras bagi Kejari Pesawaran yang belum menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan korupsi KPU Pesawaran milyaran rupiah oleh Ketua KPU setempat Yatin Putro Sugino. Diketahui, awal mula dugaan korupsi tersebut diungkap LSM BANKI dengan melaporkannya ke Kejari Pesawaran pada 15 Desember 2021.
Ketua KPU Kabupaten Pesawaran Yatin Putro Sugino
Beberapa saksi sudah diundang wawancara oleh pihak Kejari Pesawaran untuk menggali informasi terkait dugaan korupsi tersebut. Bahkan, salah satu sumbernya yang merupakan orang di dalam KPU Pesawaran sendiri pernah dihadirkan di Kejari Pesawaran dan menjelaskan secara gamblang dan detail hingga mengerucut pada beberapa nama. “Kami tau persis, karena saat saksi hadir di kantor Kejari Pesawaran BANKI melakukan pendampingan, bahkan materi yang ditanyakan BANKI tau, tapi yang mengherankan pasca dimintai keterangan kasus ini jadi redup,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP LSM BANKI Rudi Sapari. “Ini ada Kejari Pesawaran, kok melempem?” Pungkas Rudi Sapari. Sebelum nya pernah diberitakan juga dengan Link: https://handalonline.com/2022/05/30/dugaan-korupsi-kpu-segera-dilimpahkan-ke-pidsus-kejari-pesawaran/ (Rendy. S)

BBKT Provinsi Lampung Ke-62,Gelar Bhakti Sosial

0
Tubaba (RN) — Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-62, Karang Taruna (KT) Provinsi Lampung menggelar berbagai perlombaan dan bhakti sosial yang digelar di Tulang Bawang Barat (Tubaba). Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi Ramadhona mengatakan, pada BBKT yang ke-62 pihaknya menggelar kegiatan donor darah, pengobatan gratis bagi masyarakat, dan penanaman pohon serta penyebaran bibit ikan. “Pada BBKT ini, kita sengaja menggelar berbagai kegiatan yang sifatnya menyentuh langsung kepada masyarakat, seperti pengobatan gratis, kemudian selain itu juga kita ingin ikut andil dalam perbaikan alam dengan menanam pohon,” ujarnya, rabu (28/09/2022). Dirinya mengatakan, pada pelaksanaan BBKT ini setiap kontingen Karang Taruna se Provinsi Lampung yang hadir, sengaja ditempatkan di rumah-rumah sekitar BBKT dilaksanakan, karena hal ini menunjukan bahwa KT tumbuh dari masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat itu kembali. “Karena tumbuhnya KT dari masyarakat, sistem terintegrasi dari rumah ke rumah dan sudah menjadi budaya setiap BBKT kumpul di rumah- rumah warga, selain itu dengan seperti itu para pengurus KT juga dapat mengetahui secara langsung apa masalah yang ada di tengah masyarakat,” ujar dia. Dendi juga mengungkapkan, bahwa KT saat ini bukan hanya mengurusi bidang sosial saja, melainkan juga ikut serta dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah untuk daerahnya masing-masing. “Alhamdulillah KT bertransformasi bukan hanya mengurusi sosial saja, tetapi lebih luas lagi, membantu pembangunan di daerah, menjaga ekosistem alam dengan ikut melakukan penghijauan,” kata dia. Ia menyatakan, berdasarkan pleno KT Lampung, BBKT ke 62 ini dilaksanakan di Kabupaten Tubaba. Kemudian kegiatan BBKT ini berjalan serentak di seluruh Indonesia. “BBKT tingkat nasional sampai desa, dijadikan manifest membawa kemaslahatan di Indonesia. Jangan sampai esensi BBKT berubah,” katanya. Sedangkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan, KT sebagai salah satu organisasi kepemudaan, harus mampu menunjukan dedikasi dalam keikut sertaannya dalam membangun Provinsi Lampung yang dinamis dan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. “Sebagai Agent Of Change atau agen perubahan untuk pemuda Lampung, KT hendaknya dapat memberdayakan para pemuda untuk terus berkarya, dan mengasah kreatifitas dengan memaksimalkan potensi yang ada. Jadikan pemuda kita yang kreatif, Produktif, responsive dan berdayaguna bagi diri sendiri maupun lingkungan,” kata dia. “Saya berharap, bentuk nyata keikutsertaan KT dalam pembangunan Provinsi Lampung, dengan ikut berpartisipasi untuk menjadi pendamping dalam rangka mensukseskan program petani berjaya bagi para petani yang ada di Lampung,” katanya. Pada kesempatan ini, Arinal juga berpesan agar para pengurus KT dapat menyusun program kerja yang berdedikasi untuk membangun bangsa, dan juga dapat bersinergi dengan program Pemprov Lampung. “Sekali lagi saya ucapkan selamat hari jadi ke-62, teruslah berperan dengan memberikan sumbang saran, pikiran serta gagasan demi kemajuan Provinsi Lampung yang kita cintai,” ujarnya.  Sementara, PJ Bupati Tulang Bawang Barat, Zaidirina mengucapkan KT di Lampung Provinsi Lampung ini sejak diketuai oleh Dendi Ramadhona dan Ketua MPKT Umar Ahmad semakin terlihat kegiatannya. “Penilaian pribadi saya, sejak dipimpin Ketua KT Dendi dan Ketua MPKT Umar Ahmad kiprahnya lebih terdengar di setiap daerah, dan kami berharap KT dapat ikut serta dalam mendukungan pembangunan di Tubaba,” katanya. (Red)

Dugaan Korupsi KPU Pesawaran, Alzier Dianis Thabranie : Kejari Harus Proses Cepat

0
Pesawaran (RN) – Dugaan korupsi milyaran rupiah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran pada pelaksanaan Pilkada 2020 lalu memantik reaksi tokoh masyarakat sekaligus tokoh adat Lampung M. Alzier Dianis Thabranie. Pria kelahiran 8 November 1957 yang terkenal kritis dan tegas tersebut menuturkan, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran harus menindaklanjuti laporan masyarakat tentang dugaan korupsi tersebut secara terang benderang, agar tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.  “Itu Kejari Pesawaran harus proses cepat (dugaan korupsi – red) dengan terang benderang,” tegas Alzier via sambungan Whattsapp, Rabu (28/9) pagi. Hal tersebut dinilai penting karena menurutnya daerah keterbukaan informasi seperti sekarang masyarakat harus tau ada atau tidaknya dugaan korupsi tersebut. “Jadi khalayak ramai tau secara terang benderang apakah betul atau tidaknya dana milyaran rupiah jadi bancakan KPU Pesawaran pada Pilkada 2020 lalu,” kata dia. Hal tersebut tentunya menjadi sentilan keras bagi Kejari Pesawaran yang belum menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan korupsi KPU Pesawaran milyaran rupiah oleh Ketua KPU setempat Yatin Putro Sugino. Diketahui, awal mula dugaan korupsi tersebut diungkap LSM BANKI dengan melaporkannya ke Kejari Pesawaran pada 15 Desember 2021. Beberapa saksi sudah diundang wawancara oleh pihak Kejari Pesawaran untuk menggali informasi terkait dugaan korupsi tersebut. Bahkan, salah satu sumbernya yang merupakan orang di dalam KPU Pesawaran sendiri pernah dihadirkan di Kejari Pesawaran dan menjelaskan secara seksama hingga mengerucut pada beberapa nama. “Kami tau persis, karena saat saksi hadir di kantor Kejari Pesawaran BANKI melakukan pendampingan, bahkan materi yang ditanyakan BANKI tau, tapi yang mengherankan pasca dimintai keterangan kasus ini jadi redup,” ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP LSM BANKI Rudi Sapari. “Ini ada Kejari Pesawaran, kok melempem?” Pungkas Rudi Sapari. (Red)

Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni, Kejati Lampung Periksa Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Umum

0
kasi penkum kejati lampung I Made Agus Putra., A., S.H., M.H.
Lampung (RN) – Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan pendalaman dengan kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Hibah komite olaraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2020. “FN, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Lampung tahun 2020. Dan SBO, sebagai Sekretaris Umum Pada KONI Provinsi Lampung tahun 2020 keduanya di perikasa sebagai saksi,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung I Made Agus Putra A. S.H., M.H melalui siaran pers, selasa (27/09/2022) Dirinya mengatakan, dengan kembali dilakukannya pemeriksaan terhadap beberapa saksi dalam kasus KONI tersebut merupakan pendalaman serta untuk memenuhi kelengkapan terkait Perhitungan Kerugian Negara dan pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan. Pemeriksaan ini guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam penyalahgunaan dana hibah KONI tahun anggaran 2020,” pungkasnya. (Red)

Plh. Setdakab Syukur Tutup Usia, Ketua Apdesi Pesawaran Sampaikan Bela Sungkawa

Pesawaran (HO) – Kabar meninggalnya Plh. Setdakab Pesawaran Drs. Syukur terdengar sekitar pukul 02.30 dini hari Senin (26/9/2022), Sejumlah kalangan menyampaikan belasungkawa dan duka cita serta mendo’akan almarhum. Almarhum Syukur yang tidak lama lagi purna bakti tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bumi Waras akibat penyakit asam lambung yang dideritanya, Senin pukul 02.25. WIB. Ketua APDESI Kabupaten Pesawaran Suranto, menyampaikan pesan duka cita dan atas nama pribadi dan Keluarga Besar APDESI Kabupaten Pesawaran Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Bapak Syukur. “Semoga amal ibadah beliau di terima Allah SWT dan diampuni segala dosanya. Bagi keluarga yang ditinggalkannya semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamin ya robbal alamin,” kata Suranto. “Beliau orang yang sangat baik, Arif, dan bijaksana, penyabar, banyak ilmu yang diajarkan beliau kepada kami,” tutur Suranto. Dia mengatakan, semasa hidupnya dalam menjalankan tugas dan mengabdi di pemerintahan, almarhum sangat berwibawa, dan semangatnya patut dijadikan contoh. “Semangat beliau itu luar biasa, dan penuh tanggung jawab, itu yang saya tahu, dan kami semua sangat kehilangan sosok beliau, tandasnya. (Indra)

Sulam Jelujur Pesawaran Raih Penghargaan Kriyanusa dan Dapatkan Logam Emas

Pesawaran (HO) – Kerajinan tangan Sulam Jelujur asal Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan, mendapatkan dua penghargaan sebagai produk unggulan berpotensi pada acara Kriyanusa yang digagas oleh pemerintah pusat dalam rangka pameran kerajinan nusantara, yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Ketua Dekranasda Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan, penghargaan yang diterima oleh dua pengerajin asal Desa Sungai Langka ini, menjadi salah satu kebanggaan bagi Kabupaten Pesawaran.
Pengrajin Sulam Jelujur Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan pada acara Kriyanusa dan Dapatkan Logam Emas
“Tentunya dengan diraihnya penghargaan sebagai produk unggulan ini, membuktikan bahwasannya kerajinan tangan kita ini sudah mulai dikenal oleh khalayak luas dan sudah mulai diminati,” terang nya. Senin (26/9/2022). Dirinya mengatakan, dalam penghargaan yang diterima tersebut para pengerajin juga mendapatkan sertifikat dari dewan kerajinan nasional Indonesian, yang langsung ditanda tangani oleh Ketua umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin serta mendapatkan logam emas 0,5 gram. “Saya berharap, dengan segala pencapaian yang telah diraih oleh sulam jelujur ini, bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi-potensi lainnya yang ada di Pesawaran, mulai dari dunia pariwisata, pertanian dan lainnya, baik di Nasional maupun Internasional,” ujar dia.
Pengrajin Sulam Jelujur Kabupaten Pesawaran Raih Penghargaan pada acara Kriyanusa dan Dapatkan Logam Emas
Sementara itu, salah satu pengerajin Sulam Jelujur yang mendapatkan penghargaan Yeni Kristiyowati mengatakan, dengan diraihnya penghargaan pada acara Kriyanusa ini, menjadi semangat tersendiri bagi para pengerajin untuk lebih meningkatkan kualitas kedepannya. “Pastinya kami para pengerajin sangat bangga dengan penghargaan yang kita raih ini, karena karya kami bisa diterima oleh masyarakat, baik nasional maupun internasional,” kata dia. Menurutnya, dengan diraihnya dua penghargaan sekaligus tersebut, pada akhir bulan Oktober mendatang, Sulam Jelujur akan ikut serta dalam menghadiri kegiatan ocean city gift expo di Washington DC serta Pameran Ekraf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Washington DC Amerika Serikat. “Kami berharap, dengan semakin luas pangsa pasar sulam jelujur, kedepannya dapat meningkatkan pemesanan sulam jelujur kepada kami, sehingga kami bisa ikut membantu meningkatkan perekonomian bagi masyarakat khsusunya yang berada di sekitaran Desa Sungai Langka dan pada umumnya Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.(Red)

Paripurna DPRD Pesawaran, Ini Yang Disampaikan Dendi Ramadhona

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sampaikan lima hal yang menjadi pertimbangan pada Rapat Paripurna DPRD Pesawaran dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah APBD tahun 2022, Senin (26/9/2022). Hal tersebut disampaikannya Plh Sekda Wildan mewakili Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dihadapan 30 anggota DPRD beserta jajaran Forkompinda lainnya. “Terdapat lima hal, pertama Penyesuaian Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan berdasarkan peraturan Perundang-undangan yang berlaku, kemudian yang kedua perubahan rincian APBN terkait antara lain penyesuaian dana DBH dan DAK sehingga Pemerintah Provinsi /Kab/Kota juga harus menyesuaikan postur dan rincian APBD,” ungkapnya. “Selanjutnya yang ketiga yakni adanya kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi Tahun 2022, keempat penyesuaian SiLPA berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan terakhir penataan kembali belanja Operasi, Belanja Modal dan belanja lainnya sesuai dengan realisasi dan prognosis sampai akhir tahun,” timpalnya. Dijelaskan, Perubahan APBD merupakan sebuah siklus dalam pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana ketentuan Pasal 161 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. “Yakni Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja serta keadaan yang menyebabkan SiLPA tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan serta keadaan darurat dan atau keadaan luar biasa,” jelasnya. Lebih lanjut, dirinya menerangkan, terdapat tiga Struktur Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022. “Pertama pendapatan, total pendapatan daerah dalam rancangan perubahan APBD T.A 2022 sejumlah Rp. 1,310 Triliyun lebih, kemudian yang kedua belanja, total Belanja Daerah dalam rancangan perubahan APBD T.A 2022 sejumlah Rp. 1,404 Triliyun lebih,” terangnya. “Dan terakhir pembiayaan, terdapat dua point dalam pembiayaan, pertama penerimaan pembiayaan pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp. 94,9 Milyar lebih dan kedua pengeluaran pembiayaan setelah perubahan sebesar Rp. 1 Milyar,” pungkasnya. (Red)