Balai Besar TNGGP Audensi dengan Pemkab Sukabumi “Pengelolaannya Harus Profesional dan Bermanfaat”

Sukabumi (RN) – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri di Pendopo, Selasa 10 Januari 2023. Dalam kesempatan tersebut, H. Iyos menerima cinderamata dari Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo. Audiensi tersebut, membahas tentang pengelolaan TNGGP dan peluang kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo mengatakan, kehadirannya ke Pendopo Sukabumi untuk menyampaikan beberapa hal terkait pengelolaan TNGGP. Hal tersebut termasuk update terkini TNGGP. “Kami hadir ke sini, berkeinginan menyampaikan beberapa hal terkait pengelolaan TNGGP,” ujarnya. Selain itu, mengajak Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk bersinergi dalam pengelolaan TNGGP. Sehingga, kawasan tersebut bisa terkelola dengan baik. “Tanpa kerjasama dan dukungan pemda, mustahil pengelolaan TNGGP yang profesional terwujud,” ucapnya. Maka dari itu, dirinya meminta dukungan Pemkab Sukabumi. Sehingga pengelolaannya tidak sekadar profesional, namun bermanfaat bagi masyarakat. “Dukungan pemda diharapkan agar pengelolaannya profesional dan bermanfaat untuk masyarakat secara luas,” ungkapnya. Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri mengatakan, keberadaan TNGGP memberikan multiflier efek kepada masyarakat. Sebab, tidak hanya Balai Besar TNGGP yang kebanjiran pengunjung, masyarakat sekitar pun ikut terangkat perekonomian lewat hadirnya wisatawan. “Efeknya bukan sekadar PNBP (penerimaan negara bukan pajak) saja, tapi masyarakat pun terkena efek positifnya,” terangnya. Maka seharusnya, kerjasama harus dibangun sebaik mungkin. Semua itu tentu saja demi kesejahteraan masyarakat. “Paling penting dalam kerjasama ini, zona inti teramankan, masyarakat sejahtera,” pungkasnya. (Erik)

Pemkot Sukabumi dan BPJS Ketenagakerjaan Santuni Keluarga Almarhum PMI

Sukabumi (RN) – Sehat itu mahal, momen pemberian santunan kepada keluarga almarhum Pekerja Migran Indonesia (PMI) Andra Anriana yang diserahkan ke rumah duka oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja juga BPJS Ketenagakerjaan. Bertempat Jalan Pelabuan II Gang Arjuna, No 39 RT 02 RW 02 Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang, Senin (16/1/2023). Momen yang dilakukan ini sebagain bentuk kepedulian kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seperti diketahui almarhum Andra Anriana meninggal dunia di Korea Selatan ketika bekerja di negara tersebut karena sakit yang diagnosa dokter karena tumor otak. “Kami memproses kepulangan PMI yang bekerja di Korea dan meninggal disana , pemulangan jenazahnya juga telah dilakukan dengan baik dan almarhum sudah dimakamkan,” ujar Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi. Fahmi menuturkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan dukungan sebagaiamana diamanatkan ke BPJS senilai Rp 85 juta. Di mana bantuan ini sudah diserahkan secara resmi. Perwakilan keluarga almarhum yakni Euis Hidayati (51) menyampaikan, keluarga menyampaikan terimakasih atas bantuan semua pihak dalam pemulangan almarhum ke Indonesia dan perhatian lainnya. “Semua pihak mulai dari RT, RW Kelurahan hingga kecamatan dan pemkot serta KBRI membantu,” kata dia. (Erik)

Masyarakat Rejo Agung Desak Kejari Pesawaran Panggil Edi Purwanto

Diduga Korupsi Dana Desa, Ada Indikasi Fiktip dan Mark’Up Anggaran

Pesawaran (HO) – Mayarakat Desa Rejo Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung kembali mengeluh, dan mendesak Kejari Pesawaran untuk segera melakukan Pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan Pengumpulan data (Puldata), pasalnya diduga anggaran dana desa tahun 2022 syarat akan penyimpangan terindikasi fiktip kegiatan dan Mark’Up anggaran.

Salah satu masyarakat Dusun Purwodadi mengatakan pihaknya menduga anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dikarenakan mereka menduga banyak sekali indikasi Item-Item sarat akan penyimpangan.

“Dan tidak hanya itu kami selaku masyarakat juga mengeluhkan terkait pembagian bantuan langsung tunai BLT DD yang tidak tepat sasaran,” ucap perwakilan kepada Handalonline.com, Minggu (15/1/2023).

“Pada tahun 2022 masyarakat tidak tahu di mana titik-titik pembangunan nya seperti pembangunan Item Onderlagh dan pembangunan sumur bor yang ada di dua titik, kalau pun ada kami yakin tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan,” timpalnya.

Dikatakan nya, Pada Tahun 2022 anggaran Dana Desa Rejo Agung Pagu Rp. 1.080.908.000, namun banyak dugaan penyimpangan, seperti Item Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Pengadaan barang alat Fogging Covid-19 Rp. 15.000.00 yang dianggarkan sebanyak dua kali jika digabungkan Rp. 30.000.000.

“Terkait Item tersebut kami menduga tidak direalisasikan sebagaimana mestinya karena diketahui pada tahun tersebut pandemi sudah mulai berkurang tidak seperti di awal-awal tahun 2020,” kata masyarakat.

Masyarakat juga mengatakan mereka menduga dalam item pengadaan barang alat fogging covid 19 itu ada indikasi korupsi kolusi dan nepotisme karena mereka mengatakan pemerintah desa tidak memberikan bantuan apa-apa dan tidak ada penyemprotan yang menggunakan fogging.

“Kami juga mempertanyakan terkait Item Pemeliharaan Sumber Air Bersih sumur bor kelompok Tani Dusun Purworejo 1 Rp. 32.163.150, saya selaku masyarakat Dusun Purworejo 1 tidak mengetahui di mana pembangunan tersebut berada karena yang saya ketahui sumur bor yang ada di Dusun Kami adalah sumur bor yang dibangun pada tahun sebelumnya,” jelas warga.

Kemudian perwakilan warga Dusun Purwodadi juga mempertanyakan terkait Item pemeliharaan Sumber Air Bersih sumur bor kelompok Tani  Rp 32.163.150.

“Itu anggaran sumur bor yang dianggarkan di 2 dusun yang berbeda itu menurut kami selaku warga tidak ada pembangunan sumur bor yang baru jadi ke mana lagi anggaran tersebut dan kalaupun untuk pemeliharaan itu tidak mungkin menghabiskan anggaran seperti layaknya membangun sumur bor yang baru,” ungkap masyarakat.

Selanjutnya warga Dusun Pancur juga mempertanyakan terkait Item Pengadaan Pos Covid-19. 3 X 3 M Rp. 22.000.000.

“Ini ke mana lagi anggarannya dulu pernah beredar kabar bahwa akan dibangunkan di Dusun pancur namun hingga saat ini keberadaan pos tersebut tidak ada kemana lagi anggaran ini,” tanya warga.

Perwakilan masyarakat juga mempertanyakan terkait Item Pembayaran insentif linmas sebanyak 14 orang yang dianggarkan sebanyak 2 kali masing-masing Rp. Rp. 13.750.000 dan  Rp. 37.500.000 pihak yang menduga terkait item tersebut banyak sekali penyimpangan dan mereka yakin tidak tersalurkan sebagaimana juknis nya.

Perwakilan masyarakat juga kembali menduga Item BLT dana desa yang dianggarkan sebanyak 2 kali Rp. 219.600.000 dan Rp. 329.400.000 masyarakat menduga itu tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami juga mempertanyakan terkait anggaran Item biaya konsumsi vaksinasi Rp. 1.070.000 dan Rp. 10.700.000 serta anggaran Item penyemprotan desinfektan Covid-19 Rp. 9.750.000, itu ke mana lagi anggarannya,” tanya masyarakat.

Selanjutnya perwakilan masyarakat juga mempertanyakan terkait Item pembayaran honor posyandu yang dianggarkan sebanyak 2 kali masing-masing Rp. 11.750.000 dan Rp. 23.500.000.

“Terkait anggaran tersebut itu juga banyak sekali yang kami pertanyakan Karena untuk posyandu untuk kader itu bisa dihitung jadi tinggal kita kalikan saja dan itu kami duga juga syarat akan penyimpangan,” jelas nya.

Kemudian masyarakat juga mempertanyakan terkait pembangunan Item jalan usaha tani Onderlagh Rp. 76.930.000 dan Pembangunan badan jalan PKTD Rp. 29.295.000.

“Saya ulangi terkait pembangunan tahun 2022 baik itu sumur bor maupun jalan order lah dan pembangunan badan jalan kami selaku masyarakat merasa tidak ada pernah item-item itu terlaksana terkait sumur bor itu setahu Kami adalah sumur tahun 2020 dan di 2021 jadi untuk anggaran tahun 2022 itu tidak ada,” tegas perwakilan masyarakat.

Jadi tambahnya, pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, karena yang digunakan Edi Purwanto selaku Kepala Desa Rejo Agung adalah Dana Pemerintah pusat, jadi harus dipertanggungjawabkan, bukan digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Kami berharap kepada penegak hukum yang ada di Bumi Andan Jejama, khususnya Kejari Pesawaran untuk segera mengambil langkah dan melakukan pemanggilan terhadap kepala desa dan memeriksa semua Item-Item realisasi dana desa tahun anggaran 2022, jika nanti terindikasi korupsi agar di proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu Edi Purwanto Kepala Desa Rejo Agung saat di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan Dana Desa Tahun 2022 mengatakan jika anggaran Dana Desa sudah direalisasikan, begitu juga dengan pembangunan sumur bor, Orderlagh maupun lain nya.

“Sumur bor untuk tahun anggaran 2022 itu sudah kita bangunkan, untuk sumur bor pertanian itu ada di dua titik masing-masing di Purworejo 1, dan Purwodadi itu dibangunkan di persawahan terkait Onderlagh di Purworejo 1,” terang nya dengan suara gugup. (Indra Jaya)

Nahas Liburan Ke Pantai, Bocah 6 Tahun Asal Palembang Tewas Tenggelam di Lampung

0
Pesawaran (RN)- Sunguh Nahas Seorang bocah bernama Faisal Riando (6) asal Palembang Sumatra Selatan tewas tenggelam di Pantai Mahitam Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Lampung pada siang tadi. Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo melalui Kapolsek Padang Cerimin Iptu Apri Sampanuju membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kejadian itu terjadi siang tadi, sekitar pukul 13.30 WIB. “Benar, peristiwanya siang tadi. Korban atas nama Faisal Riando berusia 6 tahun asal Palembang. Dia tewas setelah tenggelam saat bermain bola di pantai bersama keluarganya,”kata Kapolsek Padang Cermin, Minggu (15/1/2023). Menurut Kapolsek, usai mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut tim gabungan diantaranya, Ditpolairud Polda Lampung Bripka Wartadi, Anggota Sat Polairud Polres Pesawaran, Anggota Posmat Ketapang Lanal Lampung melakukan pencarian. “Petugas gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian. Lebih satu jam pencarian, sekira Pukul 14 35 Wib korban ditemukan disamping KM. Doa Ibu 01,”kata Kapolsek. Kapolsek melanjutkan, setelah ditemukan korban langsung dibawa ke puskesmas rawat inap Hanura untuk dilakukan pemeriksaan, kemudian setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas jaga Puskesmas Hanura korban dinyatakan sudah meninggal dunia. “Namaun ketika akan dilakukan Otopsi keluarga menyatakan sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Kemudian Pihak Keluarga berencana akan membawa Korban menuju ke rumah duka di Palembang Sumatera Selatan untuk dimakamkan,”ucap Kapsek. (Rizal)

Ketua Umum SMSI Resmi Lantik Ketua SMSI Lampung

0
Bandar Lampung (RN) – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus secara resmi melantik ketua SMSI Provinsi Lampung 2022-2027 yang di gelar di Novhotel Bandar Lampung, Minggu (15/01/2022). Dalam sambutanya ia mengatakan, SMSI itu merupakan organisasi para pemilik media siber.Dan SMSI ini lahir pada tahun 2017 dan di gagas oleh organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di celegon pada 7 maret 2017. “SMSI ini di dalamnya tergabung para pengusaha media yang didominasi oleh Media Online (Siber) bukan si wartawannya. Jadi di SMSI itu bergerak di bidang profit keuntungan untuk pengusaha media itu sendiri melalui hal-hal yang didapati dari media yang dikelola, hingga mendapatkan hasil untuk media itu sendiri, bukan pencari berita seperti wartawan yang tergabung di organisasi profesi,”ujar Firdaus. Firdaus menjelaskan SMSI Bediri dari gagasan PWI tapi harus di bedakan antara SMSI dan PWI. Kalau PWI di dalamnya beisikan wartawan, tapi kalau SMSI itu isinya para pemilik media. “Media siber ini bersingungaan dengan UUD IT, maka dari itu hari ini selain pelantikan ketua SMSI Provinai alampung ada juga Pelatikan Lembanga Bantuan Hukum (LBH). tetap mengawal angota smsi yang dan melalukan pembinaan dan konsultasi hukum agar tidak terjadi menyimpang dalam bekerja,” ujar dia. Semetara itu Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) lampung Doni Irawan mengatakan, Hari ini selain melantik Ketua SMSi lampung dan melantik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SMSI. “SMSI Lampung hadir untuk membantu program program pembangunan yang ada di Peovinsi Lampung yang kita cintai ini. Para pemilik media yang tergabung di SMSI akan berkomitmen melakukan pendamping masalah masalah yang ada di masyarakat,” pungkasnya (Red)

Peduli Stunting Ketua TP-PKK Pesawaran Raih Penghargaan SMSI Award

0

Pesawaran (RN) – Kerja keras Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi dalam menangani kasus stunting, mendapat perhatian dari Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung.

Terbukti dalam pelantikan Ketua SMSI Provinsi Lampung masa bakti 2022- 2027 Lampung yang di ketuai Doni Irawan menganugrahi istri Bupati Pesawaran penghargaan sebagai Ketua TP-KK Peduli Stuting.

Nanda Indira Dendi dinilai sebagai sosok inspiratif dengan semangat serta inovasinya, dalam mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Pesawaran.

Penghargaan tersebut, diserahkan secara langsung oleh Ketua terpilih SMSI Lampung, Doni Irawan di Novhotel Bandar Lampung, Minggu (13/01/2023).

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengucapkan terimakasih kepada SMSI Provinsi Lampung yang telah menganugrahkan penghargaan dalam kata gori Peduli Stuting.

“Saya mengucapkan terimakasih, sebesar besarnya kepada SMSI Lampung. Semoga penghargaan ini dapat menjadi penyemangat dirinya beserta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), untuk terus berupaya dalam penuntasan stunting di Kabupaten Pesawaran,” ujarny.

“Disini saya merasa belum banyak yang dilakukan, tapi ini menjadi support untuk meningkatkan upaya penuntasan stunting khususnya di Kabupaten Pesawaran.Mudah mudahan cita-cita Indonesia zero stunting tahun 2024 dapat tercapai,”jelasnya.

Diketahui Kabupaten Pesawaran membetuk 256 tim pendamping PKK yang tediri dari 768 kader yang tediri dari bidan, kader institusi ke masyarakatan pedesaan. (Rizal)

Polisi Tangkap Dua Pengedar Ganja Asal Tanggamus, Sita 4,75 Gram

0

Pesawaran (RN) -Dua pemuda asal Desa Suka Agung Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus ditangkap Sat Narkoba Polres Pesawaran Polda Lampung. Kerena kedapatan membawa ganja seberat 4,75 Gram terbungksus kertas coklat dari dalam jaket.

“Personil Opsnal Sat Narkoba Polres Pesawaran saat itu melakukan Patroli Hunting di Jalan Desa Negara Saka, Kecamatan Negeri Katon, dan melakukan penangkapan terhadap dua (2) orang tersangka di TKP tersebut,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.I.K., M.Si (Han) melalui Kasat Resnarkoba Iptu Widodo Prasojo, S.Tr.K., S.I.K., Sabtu (14/01/23).

Kasat Resnarkoba menyebutkan, pengungkapan tersebut pada hari Senin tanggal 09 Januari 2023 sekitar Pukul 17.30 Wib atas Dasar LP / A / 1 / I / 2023 / SPKT Res Narkoba / Polres Pesawaran / Polda Lampung tanggal 09 Januari 2023, dengan modus operandi dari barang bukti jenis ganja tersebut dibeli dari DN yang ditemukan dikantong jaket yang dipakai AO.

“Barang bukti Narkotika jenis ganja tersebut diamankan berikut kedua tersangka di Sat Resnarkoba Polres Pesawaran guna pemeriksaan lebih lanjut. Kedua tersangka itu adalah AO (20) dan LF (21) warga Desa Suka Agung, Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus,” jelas Kasat Res Narkoba.

Iptu Widodo Prasojo juga menambahkan, dari tangan tersangka tersebut didapati barang bukti satu (1) bungkus kertas coklat berisi bahan / daun diduga Narkotika jenis ganja seberat 4,75 gram, satu (1) Unit Hp Merek Xiaomi warna abu-abu dan satu (1) unit Hp Merek Vivo warna hitam.

“Kedua tersangka itu telah melanggar Pasal yang dilanggar sebagaimana Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) atau pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, paling singkat hukuman empat (4) tahun penjara bagi kedua tersangka tersebut,” ungkap Iptu Widodo Prasojo. (Rizal)

Hasil Uji Kompetensi, Bupati Pesawaran Lantik Enam Pejabat Eselon II

Pesawaran (HO) – Sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dilantik oleh Bupati Dendi Ramadhona. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pelantikan yang dilakukan pada hari ini berdasarkan hasil dari job fit atau uji kompetensi yang telah dilakukan pada akhir tahun 2022. “Jadi pelantikan ini bukan karena saya ataupun karena sekda, tetapi ini hasil dari uji kompetensi yang telah saudara lakukan dan dari hasil itu pula saudara diyakini mampu menempati jabatan yang saat ini diamanahkan,” jelas Bupati saat melantik enam pejabat eselon II di Aula Kantor Pemkab Pesawaran. Jumat (13/1/2023). Dirinya mengatakan, pelantikan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan tanggung jawab ASN dalam mewujudkan sumber daya aparatur yang berkualitas. “Saudara yang dilantik, harus mempunyai komitmen dan dedikasi yang tinggi di dalam bekerja. Sebab, dengan komitmen dan dedikasi itu, saya optimis saudara akan mampu dan berhasil menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan kepada kalian,” kata dia. Dirinya berharap, para pejabat yang ada di lingkungan Pemkab dapat berprestasi, serta mempunyai jiwa kepemimpinan yang dapat mengayomi dan melayani masyarakat. “Teruslah gali potensi yang ada, berfikir kreatif, inovatif dan senantiasa berfikir maju kedepan dengan membuat perubahan-perubahan kinerja kearah yang lebih baik. Karena saat ini kita membutuhkan orang-orang yang mau dan mampu bekerja dengan sepenuh hati demi memajukan kabupaten yang kita cintai ini,” terangnya. “Buat inovasi setinggi mungkin, namun satu yang harus yang diketahui seperti apapun inovasi yang kalian buat harus tetap berkoordinasi dengan pimpinan serta stakeholder lainnya,” pungkas bupati. Diketahui, enam pejabat yang dilantik adalah Zuriadi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Anggun Saputra menjabat sebagai Kadis Pariwisata, Awaludin Kepala BKPSDM, Joni Arizoni staf ahli bupati, Razak Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sunyoto Asisten I Setdakab Pesawaran. (Red)

HUT Ke-2 Srikandi Dermawan, Nanda Indira Dendi: Jadikan Moment Berbagi

Pesawaran (HO) – Berbagi merupakan hal yang sangat dianjurkan, sehingga mampu memupuk nilai – nilai kepekaan terhadap lingkungan sosial disekitar. Demikian disampaikan penasehat Srikandi Dermawan Nanda Indira Dendi pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-2 Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran yang berlangsung di Aula Islamic Center Gedong Tataan Jumat, (13/1/2023). Penasehat Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan. “Sejalan dengan tema yang diusung pada hari ini yaitu”Bermanfaat Melangkah Untuk Lebih Manfaat” Saya mengajak kepada segenap pengurus dan anggota Srikandi Dermawan, mari kita jadikan momentum ini untuk merenung, mengevaluasi dan mensyukuri akan apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan dicapai, sehingga ke depan Srikandi Dermawan akan semakin baik,” kata Nanda.
Poto bersama, setelah acara, HUT Ke-2 Srikandi Dermawan, Nanda Indira Dendi: Jadikan Moment Berbagi
Pada kesempatan itu, Penasehat Srikandi Dermawan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi tingginya atas kinerja dan perjuangan Srikandi Dermawan selama ini. “Saya ucapkan terimakasih kepada segenap pengurus organisasi Srikandi Dermawan, pada hari ini saya merasa bangga kepada Srikandi Dermawan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan ini terus meningkat, kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat pra sejahtera,” tuturnya. Menurutnya, peringatan HUT pada hari ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhana wataala Tuhan Yang Maha Esa. “Peringatan HUT ke-2 Srikandi Dermawan dibalut dengan kegiatan bakti sosial berupa bantuan sembako untuk kaum dhuafa, janda, dan anak yatim, dimana kegiatan ini tentunya bertujuan untuk berbagi kasih bagi seluruh masyarakat pra sejahtera secara finansial, agar dapat menyumbangkan sebagian hartanya, dan disumbangkan untuk mereka yang belum beruntung,” ujarnya. Disisi lain, Ketua Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran Devi Melia Rama mengungkapkan terimakasih kepada Penasehat Srikandi Dermawan Nanda Indira Dendi, dan Pelindung Srikandi Dermawan Dendi Ramadhona yang telah mendukung kegiatan sosial Srikandi Dermawan di Bumi Andan Jejama Ini. “Hari ini peringatan ulang tahun Srikandi Dermawan yang ke-2, sebetulnya HUT Srikandi Dermawan jatuh pada bulan Desember yang lalu,” kata Devi. Menurut Devi, meski peringatan HUT Srikandi Dermawan dilaksanakan di bulan Januari ini, tapi tidak menghilangkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, terlebih pada masyarakat pra sejahtera. “Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Penasehat dan pelindung Srikandi Dermawan yakni Ibu Nanda Indira Dendi dan Bapak Bupati Dendi Ramadhona, yang selalu mensuport kegiatan kami,” tambahnya. Diakhir Devi berharap, agar para pengurus Srikandi Dermawan baik ditingkat desa maupun tingkat kecamatan terus berjuang bersama sama dalam rangka kegiatan sosial bagi masyarakat di Bumi Andan Jejama. “Jaga kekompakan, hindari provokasi, tetap solid, dan mari sama sama kita bekerja untuk masyarakat, dan terimakasih saya ucapkan kepada segenap Donatur, OPD, yang selama ini telah mendukung kegiatan Srikandi Dermawan,” pungkasnya. Momentum peringatan HUT Srikandi Dermawan di isi dengan pembagian paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan Janda jompo. Hadir dalam kegiatan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Wakil Bupati Pesawaran Marzuki, Anggota DPRD Pesawaran, Baznas, Pesawaran, Dinas Sosial, segenap pengurus Srikandi Dermawan. Dan tamu undangan lainnya. (Red)

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Gelar Program Kapolri Serap Aspirasi Masyarakat

Pesawaran (HO) – Guna menjalankan program Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Kapolres Pesawaran Polda Lampung AKBP Pratomo Widodo, S.I.K., M.Si (Han) dan jajarannya melakukan jumat curhat dengan membangun Komunikasi aktif bersama ulama, untuk menjaga Kamtibmas diwilayah hukum Kabupaten Pesawaran.

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo menyampaikan, kemarin Jum’at Curhat dilaksanakan di Desa Negeri Sakti, ada beberapa permasalahan sehingga bisa langsung ditanggapi dari hasil Program ini, dengan menyerap aspirasi masyarakat secara bergilir dari Desa ke Desa diwilayah hukum Polres Pesawaran, mengingat Kabupaten Pesawaran di Tahun 2022 ada peningkatan kasus 50%, dan terselesaikan 70 %.

Poto bersama, setelah acara Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Gelar Program Kapolri Serap Aspirasi Masyarakat

“Semoga di Tahun 2023 ini bisa kita selesaikan terutama permasalahan yang paling tinggi adalah kasus Pencurian, dan kasus Pencabulan yang banyak korbannya adalah anak-anak,” ujar AKBP Pratomo Widodo, saat acara di Kediaman Ustad Ulin Noha Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jum’at (13/1/2023).

Untuk itu, lanjut Kapolres mengajak untuk sama-sama mengawasi anak-anaknya. Kasus pencabulan ini merupakan pelaku manfaatkan ketidak tahuan anak untuk melakukan bujuk rayu. Mari gelorakan kegiatan-kegiatan Positif kepada anak-anak muda, mulai dari olahraga atau kerja bakti. Kegiatan tersebut dapat mengisi kekosongan kegiatan di masyarakat, karena ada kasus pencabulan kepada anak tiri yang di lakukan oleh bapak tiri.

“Selain itu juga, saya akan berikan penghargaan yang dapat menangkap pelaku-pelaku pencurian berupa reward, tapi jangan dipukuli karena kalau tersangkanya mati, kita tidak bisa menanyakan lagi dan kita tidak bisa kembangkan lagi,” jelasnya.

Disisi lain, masih disampaikan Kapolres, Tahun 2023-2024 merupakan tahun Politik dan kehidupan semakin berat karena ekonomi dunia disinyalir akan mengalami krisis di Pulau Jawa, bahan pokok seperti beras ada yang naik, ketika bahan pokok naik, masyarakat tidak ada penghasilan, maka kejahatan akan ikut menaik pula, sementara jumlah anggota Polres Pesawaran baru 400 saat ini hanya 50% seharusnya 800 anggota.

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Gelar Program Kapolri Serap Aspirasi Masyarakat

“Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk mengadakan kembali Pos Kamling, apabila ada Pos Kamling, maka maling juga mikir-mikir. Indikasi kriminalitas akan naik itu pasti ada nantinya, termasuk juga saya mohon tidak terprovokasi, jaga emosi, dan jangan sampai memutus silaturahmi. Apabila ada permasalahan sampaikan kepada Pak Bhabin dan Kepala Desa setempat apabila tidak selesai baru laporkan ke Polres,” terangnya.

Ustad Ulin Noha selaku tuan rumah berharap dari tujuan silaturahmi ini berbuah komunikasi aktif antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan Ulama melalui wadah NU Kabupaten Pesawaran sehingga terbangun koordinasi yang baik, begitu juga kepada aparat Desa dan Pengurus NU bersama Kapolres Pesawaran, dalam hal ini Bapak AKBP Pratomo Widodo.

“Melalui Jum’at Curhat ini, juga saya sampaikan, beberapa minggu lalu di Desa Sukaraja ini adanya pencurian sepeda motor, akibat kelalaian dari warga, ketika itu saya mendapatkan informasi tersebut, namun demikian perlu disosialisasikan untuk tetap waspada agar tidak terulang kembali dan tidak terjadi lagi pencurian kedepannya,” ucapnya, juga merupakan Ketua Ponpes Miftahul Ulum.

Kepala Desa Sukaraja, Dimas Malfinas juga menyampaikan terimakasih kepada Bapak Kapolres. Ini suatu kebanggaan hadir ditengah-tengah masyarakat melalui program Jum’at Curhat, yang mana untuk menyaring keluh kesah masyarakat di Desa Sukaraja.

“Desa Sukaraja ini pintu masuknya banyak, wilayah dan masyarakatnya juga banyak, masalah yang dialami masyarakat banyak, ada perselisihan, pencurian, narkoba, sengketa tanah dan harta, jadi cukup banyak, tentunya berharap kepada Bapak Kapolres dapat menanggapi masalah-masalah di Desa ini,” jelasnya.

Turut mendampingi Kapolres Pesawaran, Kasi Humas Kompol Darwin, S.H, Kasat Binmas AKP Matera, Kasat Intelkam Iptu Dartiyo Santiko, Kasi Propam Iptu Yurisman, dan kegiatan dihadiri oleh Wakil Ketua 1 PCNU Kabupaten Pesawaran Bapak Tedy, Kades Sukaraja Bapak Dimas Malfinas, S.E., Ustad Ulin Noha selaku Tuan rumah, Pengurus Cabang NU Kecamatan Gedong Tataan, Para Kadus Desa Sukaraja, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama Desa Sukaraja.  (Rls/Red)