Kadis Prindag : Saya Tegaskan Tanah Pasar Kedondong Sah Milik Pemkab Pesawaran

0

Pesawaran (RN) – Terkait tanah lokasi pasar Kedondong yang di klim milik Masyarakat Adat Sai Bhatin Marga Way Lima, dibantah keras oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Prindag) Razak, S.Sos.

“Saya tegaskan tanah lokasi Pasar Kedondong sah milik Pemkab Pesawaran dan jelas bersertifikat,” tegasnya kepada Media, Sabtu (21/1/2023).

Kepala Dinas Prindag menjelaskan tanah lokasi pasar tersebut awal nya milik pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan kemudian di hibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan bersertifikat dengan nomor : 08.11.07.04.4.00003, dan bisa di cek di aplikasi sentuhtanahku dengan nomor : AV635114.

“Jadi itu jelas tanah milik Pemkab Pesawaran yang telah di hibah oleh pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” terangnya.

Jika katanya, ada masyarakat yang kurang jelas silakan bertanya dengan BPN Kabupaten Pesawaran, jangan bertanya dengan orang-oeang yang tidak tahu atau dengan orang-orang yang hanya mempunyai kepentingan pribadi.

“Kalau mau jelas silakan tanyakan dengan instansi terkait atau dengan BPN Pesawaran, terkait keabsahan sertipikat tanah lokasi Pasar Kedondong,” ucapnya.

“Atau jika mereka punya sertipikat silakan tanah lokasi pasar Kedondong, silakan bawa kesini, mari kita lihat keabsahan nya,” pungkasnya. (Red)

Ciptakan Desa Maju dan Mandiri, Kades Kresno Widodo Harapkan Dukungan Masyarakat

Pesawaran (HO) – Guna terciptanya Desa Maju, berkembang dan mandiri, Kepala Desa Kresno Widodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Hariyanto meminta dukungan dari masyarakat baik dari segi pemikiran maupun dukungan di dalam melaksanakan roda kepemerintahan.

Kepala Desa Kresno Widodo Hariyanto mengatakan dirinya menjabat menjadi kepala desa sejak tahun 2022 dan berakhir di tahun 2028.

“Motivasi saya pada saat saya mencalonkan diri menjadi kepala desa yang jelas untuk membangun desa supaya lebih maju lagi dari segi infrastruktur jalan kemudian sumber daya manusia,” kata Kades Hariyanto Kepada Handalonline.com Jumat (20/1/2023).

Lebih lanjut dia juga mengatakan sesudah dirinya dilantik sebelum anggaran dana desa turun dia juga sudah mengadakan kegiatan pada saat minyak goreng sedang langka dan mahal.

“Merasa itu keluhan dari warga saya tergugah hati saya karena di sini saya adalah kepala desa dan melihat masyarakat saya sedang dalam kesusahan pada saat itu saya mengajukan ke kabupaten sesuai dengan KK yang ada di desa alhamdulillah bisa terealisasi bantuan minyak goreng itu terlaksana terbagi dengan merata di 5 dusun yang terdiri dari 1600 kepala keluarga,” ucap nya.

Dirinya juga mengutarakan peran penting seorang Kepala desa dalam membantu masyarakat mensubsidikan minyak goreng tersebut.

“Meskipun masyarakat menebus minyak goreng tersebut namun dengan harga yang terbilang sangat murah dan saya juga mengeluarkan dari kantong pribadi saya  untuk masyarakat saya apa yang menjadi keluhan mereka saya bisa menutupinya dan memang itu adalah tugas kita selaku kepala desa selalu bersama masyarakat,” timpal nya.

Masih kata kata Kades Haryanto tidak hanya itu pihaknya juga sudah merealisasikan jaringan aliran listrik di pemukiman warga sudah terpasang walaupun belum semua dirinya mengatakan 13 titik sudah terpasang sudah 85% sudah dirasakan masyarakat juga manfaatnya.

“Pada saat itu saya juga mengajukan terkait untuk jalan lingkungan di desa di Dusun Kresno Krajan 2 titik dan perbatasan Dusun kresno aji Kresno baru 1 titik dengan panjang kurang lebih 1 KM,” jelas nya.

Dikatakannya, pada saat itu dirinya mengajukan ke pemerintah Kabupaten di kawal oleh DPRD Kabupaten Pesawaran.

“Saya rasa masyarakat sudah tahu siapa orangnya kami juga ucapan terima kasih dan alhamdulillah berkat pengawalan beliau sudah dapat dirasakan oleh masyarakat dan mereka sangat senang terkait jalan lingkungan tersebut,” papar nya.

Kemudian kepala desa juga menerangkan pertama kali dirinya mengelola dana desa juga sudah banyak item-item yang sudah ia bangun untuk masyarakat.

“Kita juga sudah merealisasikan pembangunan fisik yang menggunakan dana desa atau DD yaitu jalan usaha tani masing-masing di Dusun Kresno di kerjakan 1 titik dan di Dusun Kresno aji 2 titik dan tidak hanya itu kita juga sekalian membangun badan jalan pada saat itu pembebasan lahan dari masyarakat,” ungkap nya.

Dirinya juga menyampaikan dalam pembangunan tersebut kita juga melalui proses tahapan musyawarah dusun sudah terealisasi dapat dirasakan oleh masyarakat yang hendak berkebun.

“Harapan saya untuk di tahun 2023 agar masyarakat saya khususnya bisa membantu pemerintah desa dalam membangun desa saling mengisi tentang pembangunan kalau tanpa bantuan masyarakat dan warga kami pemerintah desa itu tidak bisa apa-apa,” terang nya.

Kades Haryanto juga menyampaikan untuk infrastruktur jalan pertanian karena setiap jalan harus ada pembebasan lahan dari warga.

“Agar nanti nya tanah tersebut bisa dibuatkan jalan kami selaku pemerintah desa siap untuk memprioritaskan jalan pertanian yang menggunakan dana desa karena memang dana desa tersebut adalah hak dari masyarakat,” tegas nya.

Kemudian kepala desa juga menghimbau Kepada masyarakat untuk meminta doanya serta dukungan.

“Karena saya baru memimpin desa masih banyak belajar supaya amanah dalam memimpin desa yang kita cintai ini kemudian bisa melakukan fungsi saya  jadi saya harap dukungan serta pemikiran agar terciptanya desa maju berkembang dan mandiri baik dari segi infrastruktur dan sumber daya manusianya,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Sat Lantas Polres Pesawaran Sosialisasi Kamseltibcar SMK Pelita

0
Pesawaran (RN) – Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran Polda Lampung AKP Martoyo Pimpin sosialisasi Kamseltibcar (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran) berlalu lintas, anti tawuran, dan narkoba di Aula SMK Pelita Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Senin (16/01/23). Sosialisasi yang digelar Satlantas Polres Pesawaran bertujuan meminimalisir kenakalan remaja. “Kami Gelar Sosialisasi ini guna mencegah para remaja yang identik menunjukan jati dirinya dengan cara-cara yang salah,” ungkap Martoyo. Ia menuturkan, jaman sekarang banyak kasus remaja yang melakukan aksi tawuran dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. “Semua itu kami lakukan imbauan kepada siswa di sini agar tidak ikut atau terprovokasi untuk melakukan tawuran apalagi sampai mengkonsumsi obat-obatan terlarang,” Lanjutnya. Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Pesawaran Aiptu Gunawan mensosialisasikan dari sudut keamanan dan kelancaran berlalu lintas. “Saya ingatkan kepada para siswa dan siswi untuk tetap mematuhi pertautan rambu lalu lintas. Keamanan dan keselamatan pengguna jalan paling utama dalam berlalu lintas,” ujarnya. (Rizal)

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Segera Perbaiki Jalan yang Kembali Amblas di Palabuhanratu

Sukabumi (RN) – Dinas Pekerjaan Umun (PU) Kabupaten Sukabumi segera melakukan perbaikan jalan jalur alternatif menuju kawasan wisata pantai Palabuhanratu, yang kembali amblas dan retak. Jalur alternatif yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kampung Gunungsumping, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, itu amblas kembali dengan panjang sekitar 20 meter serta kedalaman sekitar 60 sentimeter dan lebar 5 meter. “Perbaikan jalan amblas itu sudah kami usulkan untuk program tahun ini. Metode pengerjaannya akan dilakukan secara menyeluruh. Terutama perbaikan pada saluran air yang menjadi penyebab jalan sering amblas di lokasi itu,” kata Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi dilansir @dinasPUkabupatensukabumi. Senin, 16 Januari 2023. Edi mengatakan sebelum libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Dinas PU telah berupaya melakukan perbaikan jalan amblas dengan cara pengurukan dan penambalan. Namun, akibat sering diguyur hujan selama beberapa hari, jalan tersebut kembali amblas. “Kebutuhan anggaran perbaikan jalan amblas sudah dihitung tim teknis dari UPTD. Bahkan, hasilnya sudah diajukan ke Dinas PU untuk dimasukkan pada program kegiatan tahun ini. Idealnya memang ruas Jalan Jenderal Sudirman itu dirabat beton. Termasuk bagian bahu jalan juga dibetonisasi. Sehingga, umur teknis jalan lebih awet dan tahan ambles akibat guyuran hujan,” ujar Edi. Edi mengaku akan terus mengawal usulan perbaikan jalan yang amblas tersebut agar bisa segera diperbaiki. “Mudah-mudahan bisa menjadi skala prioritas. Karena jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat umum dan PNS yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Edi. Untuk diketahui, selain sebagai jalur alternatif menuju pantai Palabuhanratu, jalan tersebut juga adalah akses menuju komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD Kabupaten Sukabumi. (Rick)

Tingkatkan Literasi Baca, Dispursip Pesawaran Bangun Gedung Perpustakaan

Pesawaran (HO) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Pesawaran akan bangun Gedung Perpustakaan Daerah guna meningkatkan literasi membaca bagi masyarakat di Bumi Andan Jejama. Hal tersebut dikemukakan Kepala Dispursip Pesawaran Halimah Zakaria saat diwawancarai awak media diruang kerjanya, Kamis (19/1/2023). Dirinya mengatakan, pihaknya akan segera membangun Gedung Perpustakaan Daerah guna menyokong kembali minat baca masyarakat di Kabupaten Pesawaran yang saat ini mulai menurun. “Sudah mulai progres nya, untuk saat ini sedang menyelesaikan administrasi. Nanti kalau administrasi sudah selesai, maka akan dilanjutkan dengan tim kita yang dibawah,” ujarnya. Dijelaskan, nantinya gedung tersebut tidak hanya diisi oleh sekumpulan buku-buku saja, melainkan juga dengan berbagai fasilitas lainnya, seperti mesin komputer hingga taman bermain anak-anak. “Karena memang kita mendapatkan bantuan Dana DAK dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan nominal Rp. 11 Milyar. Yang mana rinciannya, yakni Rp. 10 Milyar untuk gedung dan Rp. 1 Milyar untuk peralatan. Nah salah satunya untuk komputer dan pembuatan taman bermain tersebut,” jelasnya. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat saat ini literasi membaca masyarakat di Kabupaten Pesawaran sedang tidak baik-baik saja. Terlebih, sekarang sudah jarang ditemui masyarakat yang membaca buku, baik di ruang terbuka maupun ruang tertutup. “Memang saat ini literasi membaca masyarakat sedang turun, karena itu kami (Dispursip) sudah ada program kedepan untuk kembali meningkatkan literasi membaca tersebut, salah satunya dengan pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah tersebut,” kata dia. Oleh karena itu, dirinya berharap kedepan dengan adanya gedung baru tersebut, dapat mewujudkan cita-cita Dispursip Pesawaran yakni meningkatkan Literasi membaca bagi masyarakat Bumi Andan Jejama. “Karena itu, saya mohon doanya untuk rekan-rekan semua agar turut mensupport dan mendukung program tersebut, sehingga kedepannya apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujudkan,” pungkasnya. (Red)

Indikasi Korupsi Dana Desa, Masyarakat Desak Polres Pesawaran Periksa Kades Sinarjati

Pesawaran (HO) – Masyarakat Desa Sinarjati Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mendesak Polres Pesawaran Polda Lampung melalui Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan jika terbukti penjarakan Atin Paryitno selaku kepala desa setempat, karena diduga menyimpangkan anggaran dana desa tahun 2020, 2021, 2022 yang nilai nya mencapai  ratusan juta rupiah demi kepentingan pribadi.

Perwakilan masyarakat mengatakan pihaknya berharap kepada Polres Pesawaran Polda Lampung untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan demi kemajuan Desa Sinarjati dan memeriksa laporan pertanggungjawaban serta SPJ karena mereka menilai banyak sekali item-item anggaran diduga menjadi ajang korupsi.

“Ya semoga apa yang menjadi keluhan kami segera direspon oleh aparat penegak hukum yang ada di bumi Andan jejama agar terciptanya desa kami yang terbebas dari korupsi sehingga kedepannya pemerintah desa transparan dalam mengelola anggaran dana desa,” terang perwakilan masyarakat kepada Handalonline.com Rabu (18/1/2023).

Mereka juga mengatakan dalam hal ini sangat mempercayai kinerja dari Polres Pesawaran yang mana pada waktu lalu sudah mengungkap dugaan korupsi dana desa dan semoga apa yang menjadi harapan nya aparat segera terjawab dan segera direspon oleh aparat penegak hukum yang ada di kabupaten Pesawaran.

“Kami selaku masyarakat juga akan menunjukkan mana saja yang menjadi item-item yang terindikasi merugikan negara dan menyengsarakan kami selaku masyarakat karena pembangunan baik pemberdayaan itu tidak dapat dirasakan secara merata,” ucap masyarakat.

Diberitakan sebelumnya dengan Link: https://handalonline.com/2023/01/16/menjabat-tiga-tahun-atin-paryitno-diduga-simpangkan-dd-untuk-kepentingan-pribadi/ (Indra Jaya)

Kembalikan Minat Baca Masyarakat, Dispursip Pesawaran Bangun Gedung

0
Pesawaran (RN) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Pesawaran akan bangun Gedung Perpustakaan Daerah guna meningkatkan literasi membaca bagi masyarakat di Bumi Andan Jejama. Hal tersebut dikemukakan Ka Dispursip Pesawaran Halimah Zakaria saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (19/01/23). Dirinya mengatakan, pihaknya akan segera membangun Gedung Perpustakaan Daerah guna menyokong kembali minat baca masyarakat di Kabupaten Pesawaran yang saat ini mulai menurun. “Sudah mulai progres nya, untuk saat ini sedang menyelesaikan administrasi. Nanti kalau administrasi sudah selesai, maka akan dilanjutkan dengan tim kita yang dibawah,” ujarnya. Dijelaskan, nantinya gedung tersebut tidak hanya diisi oleh sekumpulan buku-buku saja, melainkan juga dengan berbagai fasilitas lainnya, seperti mesin komputer hingga taman bermain anak-anak. “Karena memang kita mendapatkan bantuan Dana DAK dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan nominal Rp. 11 Milyar. Yang mana rinciannya, yakni Rp. 10 Milyar untuk gedung dan Rp. 1 Milyar untuk peralatan. Nah salah satunya untuk komputer dan pembuatan taman bermain tersebut,” jelasnya. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat saat ini literasi membaca masyarakat di Kabupaten Pesawaran sedang tidak baik-baik saja. Terlebih, sekarang sudah jarang ditemui masyarakat yang membaca buku, baik di ruang terbuka maupun ruang tertutup. “Memang saat ini literasi membaca masyarakat sedang turun, karena itu kami (Dispursip) sudah ada program kedepan untuk kembali meningkatkan literasi membaca tersebut, salah satunya dengan pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah tersebut,” kata dia. Ia juga mengatakan, ini mewujudkan salah satu misi Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona mewujudkan tata kelola pemerintah yang efektif, dan layanan publik yang berkualitas akuntabel dan berkinerja. Dan Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing. “Karena itu, saya mohon doanya untuk rekan-rekan semua agar turut mensupport dan mendukung program tersebut, sehingga kedepannya apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujudkan,” pungkasnya. (Rizal)

Korupsi Ratusan Juta, Mantan Direktur RSUD Kota Makassar Dijebloskan Penjara

0

Makasar (RN) Korupsi hingga ratusan juta mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar di tangkap Tim Tabur Kejagung pada Rabu 18 Januari 2023 sekitar pukul 17:45 WIB bertempat di Jalan Flamboyan 12B, Cipete Utara, Jakarta Selatan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Dr. Ketut Sumedana mengatakan, sebelum di tangkap tim Tabur Kejagung tersangka masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Makassar. Kerena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut.

Setelah berhasil diamankan, Terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk dititipkan sementara sambil menunggu kedatangan Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Makassar guna proses eksekusi. 

“Tepidana dr. Hj. ST Saenab (67) merupakan warga Jalan Lembang No. 2 Bukti Baruga Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar, Pensiunan PNS, Mantan Staff Ahli Keuangan Pemerintah Kota Makassar dan Mantan Direktur RSUD Kota Makassar,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana, Kamis (19/1/2023)

Ketut menjelaskan Terpidana, dalam aksinya, korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar tahun 2012, dengan total anggaran senilai Rp3.900.0000.000. Akibat perbuatannya, Terpidana mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp893.119.160.

“Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1673 K/Pid.Sus/2018, Terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, dan oleh karenanya dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun 9 bulan dan pidana denda sebesar Rp100.000.000 subsidiair 3 bulan kurungan,” ujar Ketut.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

“Saya menghimbau untuk seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” pungkasnya. (Red)

Menjabat Tiga Tahun, Atin Paryitno Diduga Simpangkan DD Untuk Kepentingan Pribadi

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selama menjabat Tiga tahun selama ini, di duga menyimpangkan Dana Desa hingga ratusan juta rupiah untuk kepentingan pribadi.

Demikian diungkapkan salah satu masyarakat setempat dan mereka mendesak aparat penegak hukum untuk turun kebawah dengan tujuan memeriksa realisasi anggaran Dana Desa dari tahun 2020, 2021 dan 2022.

“Ya selama desa kami dipimpin oleh Atin Paryitno banyak sekali kejanggalan-kejanggalan baik dari infrastruktur pemberdayaan kemudian kemajuan desa bisa kita lihat sendiri Desa Sinar Jati sangat jauh dari kata makmur dibandingkan desa-desa tetangga,” ungkap masyarakat Dusun Sinar Mulya Kepada Handalonline.com Senin (16/1/2023), yang minta nama nya untuk sementara waktu di rahasiakan.

Pada tahun 2020 Pagu Desa Sinar Jati Rp. 889.978.000 banyak masyarakat menduga ada beberapa Item-Item yang dibangun tapi syarat dengan penyimpangan seperti contoh Item Pelatihan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Rp. 45.955.000.

Menjabat Tiga Tahun, Atin Paryitno Diduga Simpangkan DD Untuk Kepentingan Pribadi

“Terkait anggaran tersebut itu tidak dan kalaupun ada saya ini adalah petani jadi bilamana ada pelatihan untuk produksi tanaman pangan saya juga pasti dilibatkan namun biar realisasinya itu tidak ada,” kata masyarakat Dusun Sinar Mulya.

Tidak sampai di situ masyarakat juga mempertanyakan di awal kepala desa memimpin desa ada Item Pembangunan Paving blok Halaman Balai Desa sebesar Rp. 127.852.400.

“Kami selaku masyarakat memang tidak banyak mengerti tentang pembangunan karena memang kami ahli di pertanian namun secara logika saja halaman paving blok tersebut jika menelan anggaran sebesar itu, sudah pasti ada indikasi korupsinya dan itu saja sudah bisa menjadi bahan kami untuk melaporkan ke penegak hukum,” ucap nya.

Masih lanjut masyarakat Dusun Sinar mulya pihaknya juga mempertanyakan terkait Item Pembangunan Paving Blok Dusun Sinar Mulya 100 M dan 50 Rp. 38.649.000 dipertanyakan masyarakat.

Kemudian salah satu masyarakat Dusun Sinar Jati juga mengeluh menurut mereka di pimpin Kades Atin Paryitno desa nya semakin jauh dari kata maju setiap pembangunan.

“Contohnya Item Pembangunan TPT Dusun Sinar Jati 400 M Rp. 49.792.000 pembangunan tersebut sangat tidak bermanfaat bagi masyarakat karena itu hanya dibangunkan siring dan jika menelan anggaran sebesar itu,” cetus nya.

Hal senada juga diungkapkan oleh masyarakat Dusun Sungai Kering mereka mengungkapkan ada Item Sumur Bor Rp. 34.462.900, dirinya yakin jika dalam pelaporan pertanggungjawaban ada indikasi manipulasi.

“Selain itu ada Item untuk terselenggaranya pelayanan tanggap darurat bencana Rp. 69.350.000 dan pembagian bantuan langsung tunai BLT DD Rp. 163.500.000.

“Itu nanti akan kami laporkan kepada aparat penegak hukum terkait item tersebut karena kami duga di situ menjadi tempat ajang korupsi,” terang nya.

Menjabat Tiga Tahun, Atin Paryitno Diduga Simpangkan DD Untuk Kepentingan Pribadi

Kemudian pada tahun 2021 Pagu sebesar Rp. 914.592.000 pihaknya juga sangat yakin pada tahun tersebut banyak sekali indikasi korupsi kolusi dan nepotisme KKN yang dilakukan oleh Kepala desa.

“Seperti Item Kegiatan Konsering Pembangunan PAMSIMAS Rp. 35.000.00 itu kami pertanyakan karena tidak jelas keperuntungannya tidak dirasakan oleh masyarakat manfaatnya itu kami yakin anggaran tersebut untuk kepentingan pribadi kepala desa,” sebut salah satu perwakilan masyarakat

Masyarakat Dusun Karang Rejo juga mempertanyakan terkait Item TPT 300 M yang dianggarkan sebanyak dua kali Tahap 1 Rp. 62.934.000, Tahap 3 Rp. 62.934.000 mereka mengatakan terkait pembangunan tersebut mereka tidak tahu di mana tempat dibangunkannya yang mereka ketahui ada pembangunan orderlagh pun sudah lama pembangunan nya.

“Kami juga mempertanyakan terkait realisasi bantuan langsung tunai (BLT-DD) Rp. 70.500.000 itu tidak disalurkan sebagaimana mestinya,” kata nya.

Masyarakat Dusun Sungai Kering juga mempertanyakan terkait pembangunan sumur bor tahun 2021 Rp. 34.592.000, dirinya tidak tahu dimana letak nya, karena setiap pembangunan di Desa Sinar Jati tidak ada plang maupun pemberitahuan.

“Ada lagi Item yang ada pada tahun 2021 ada Item Galian Drainase sebesar Rp. 11.147.000 dan TPT Dusun Sinar Jati 305 M Rp. 64.239.000, terindikasi bermasalah,” ujarnya.

“Untuk anggaran POS Keamanan desa Covid Rp. 22.197.000 kemudian Pelatihan Peningkatan Gizi Ibu Hamil Dan Kesehatan Ibu Hamil SDGs 3 Rp. 3.520.000 dan Sosialisasi Dan Penyuluhan Parenting Rp. 5.895.000 serta Operasional PKK Rp. 9.000.000, Jadi item-item tersebut pada tahun 2021 itu syarat akan penyimpangan kami yakin itu SPJ nya dimanipulasi,” timpal nya.

Begitu juga perwakilan masyarakat Sinar Mulya mereka juga menanyakan terkait insentif  RT sebanyak 8 RT Rp. 72.000.000,, Kemudian untuk item-item yang di keluhkan ini masih di tahun 2021 terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19 Rp. 14.250.000 dan rumah Isolasi Covid Rp. 8.900.000.

“Serta Penyelenggaraan Posko PPKM Covid Rp. 9.875.000 ke mana anggaran-anggaran ini,” tanya dia.

Dirinya juga mempertanyakan anggaran tahun 2022 Pagu Rp. 729.615.000 terkait Item BLT DD Rp. Rp. 147.600.000 dan Kapasitas Satgas Covid 19 yang dianggarkan sebanyak dua kali masing-masing Rp. 10.000.000 dan Rp. 48.194.444.

“Kami selaku masyarakat juga mengeluhkan terkait Item Pelatihan Tentang Membangun ketahanan pangan di Era Pandemi Rp. 10.000.000 itu tidak berjalan sebagaimana mestinya dan menurut kami itu tidak ada pelatihan-pelatihan seperti itu,” cetus nya.

Selain itu lanjutnya, ada Item terselenggaranya pembinaan PKK Rp. 16.090.000 dan Jumlah alat produksi dan pengolahan pertanian yang diserahkan Rp. 19.985.000.

“Terkait dua item ini kami selaku masyarakat menduga itu tidak terlaksana sebagaimana mestinya,” ungkap nya.

Ditambahkan nya ada anggran operasional pemerintah desa Rp. 23.000.000, Rehabilitasi sumur bor Rp. 20.710.000 dan Jalan Usaha Tani Rp. 85.015.000.

“Terkait rehabilitasi apa yang direhab itu sudah jelas tidak kemudian jalan usaha tani itu dibangunkan di dusun apa karena kami selaku masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam segi pembangunan, serta bantuan langsung tunai BLT DD  tahun anggaran 2022 Rp. 221.400.000,bahwasanya pembagian tersebut tidak merata dan harus kembali di audit,” terang nya.

Jadi  dia berharap untuk aparat penegak hukum agar dapat turun ke desa dan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan beserta perangkat desa lainnya yang terlibat dalam pusaran di pemerintahan Desa Sinar Jati.

“Karena kami sangat yakin banyak sekali anggaran yang dimanipulasi dan kami dalam waktu dekat akan meminta bantuan kepada pihak media untuk mengawal kami untuk melaporkan dugaan indikasi ini ke aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sinar Jati Atin Paryitno ketika konfirmasi media Handalonline.com dirinya mengatakan tidak ada yang sempurna di dalam roda kepemerintahan ibarat makan nasi kadang-kadang nasi di piring itu masih tersisa.

“Berita jangan naik dulu jangan bunuh karakter saya karena istri saya sedang mengandung dan saya tidak mau istri saya nanti stres,” ucap nya.

Sehingga media ini memancing kepala desa dan kepala desa pun mengatakan dirinya siap membayar dan memberikan kontribusi untuk menunggu ganti pemberitaan dan meminta pihak media menemuinya di kantor desa dan ingin menanyakan terkait teknis dan mekanis untuk pembayaran kontribusi.

“Jangan seperti itu Jangan bunuh karakter dengan pemberitaan yang kurang baik, kasian sama istri saya karena masih hamil, dan anak anak saya, tapi kalo itu tetap adinda lakukan saya gak bisa apa apa,” pungkasnya.   (Indra Jaya)

Bentuk Karakter Anak, Kemenag Pesawaran Himbau Guru Lakukan PDKT

Pesawaran (HO) – Untuk menjaga anak-anak sekolah, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, minta para tenaga pendidik (Guru) agar dapat melakukan pendekatan (PDKT) secara baik dan ramah dengan para murid. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter anak menjadi lebih baik, dan juga mencegah para anak untuk bergabung ke dalam kelompok geng motor. “Kalau para dewan guru melakukan pendekatan kepada anak secara ramah dan lembut, tentunya ini dapat membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Begitu juga sebaliknya kalau guru mengajarkan dengan keras tentunya karakter anak juga menjadi keras,” jelas Kepala Kantor Kemenag Pesawaran Wasril Purnawan. Senin (16/1/2023). Dirinya juga mengatakan, pihaknya telah melakukan komitmen dengan seluruh kepala sekolah madrasah maupun pimpinan pondok pesantren yang ada di Pesawaran, untuk menciptakan sekolah ramah anak. “Kalau sekolah ramah anak ini sudah menjadi program kita dari dua tahun lalu, dan sampai saat ini program itu masih terus kita lakukan, diharapkan dengan program ini anak murid kita dapat lebih nyaman dan senang saat berada di lingkungan sekolah,” ujar dia. “Kemudian juga adanya kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sangat diperlukan, karena dengan adanya kegiatan tersebut diluar jam sekolah anak-anak murid tersebut dapat melakukan kegiatan yang lebih positif dibandingkan dengan kumpul-kumpul yang dapat memicu adanya kegiatan kriminal yang akan mereka lakukan,” kata dia. Sementara itu, Wakil Kepsek SMA Negeri 1 Gedongtataan Sriwahyuni Eko Wati mengatakan, guna mencegah anak muridnya ikut aksi tawuran dan geng motor, pihak sekolah selalu melakukan imbauan kepada anak-anak setiap hari. “Setiap pagi dan pulang sekolah, kita selalu melakukan razia kepada anak murid agar memastikan anak-anak itu tidak membawa senjata tajam, kemudian kita juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar mau melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada anak murid kami,” pungkasnya. (Red)