Komandan Kodim 0607 Sukabumi Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Kwartir Cabang

Sukabumi (RN)- Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Dedy Ariyanto, S.I.P., M.M.Han., M.I.Pol menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang Andalan Kwartir Cabang 2022 – 2027. Kegiatan tersebut bertempat di Pundak Arum Pendopo Sukabumi Jl. Ahmad Yani no.12 Kel. Nyomplong, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.  (Kamis,02/02/2023).

Kehadiran Dandim 0607/Kota Sukabumi, sekaligus mengikuti pelaksanaan Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang Andalan Kwartir Cabang Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sukabumi Masa Bakti 2022 – 2027, dengan penanggung jawab Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, SH, MM sebagai Ketua (Gerakan Pramuka Kwarcab kabupaten Sukabumi) dihadiri sekitar 200 orang.

Drs. H. Marwan Hamami, M.M (Bupati Sukabumi sebagai ketua Gerakan Pramuka Mabicab Kabupaten Sukabumi) dalam sambutannya, Pada pagi hari ini kita bersyukur bisa berkumpul dalam rangka pelantikan, Semangat kepramukaan nya menciptakan kader kader anak bangsa yang handal. Peran saka di Sukabumi ini semua ada, perlu perhatian untuk generasi muda, dalam pembinaan karakter.

Kepada para kepala sekolah, saya harapkan lebih giat untuk membina gugus depan, dan diharapkan para saka Bpk Dandim, Bpk Kapolres, Bpk Danyon, dan lainya untuk meningkatkan dan memberikan semangat para Pramuka, gugus dan lainnya.

“Terima kasih banyak buat Kakak “Atalia Praratya” Kamil yang dapat hadir dan melantik acara ini, di pendopo Sukabumi semoga kita semua diberi kesehatan, keselamatan dan kesuksesan,” Pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ibu Atalia Praratya Kamil (Isteri Gubernur Jabar sebagai ketua Gerakan Pramuka Kwarda prov Jabar), AKBP Sy Zainal Abidin S.IK (Kapolres Sukabumi Kota), Letkol Inf. Anjar Prabowo (Dandim 0622/ Sukabumi), Letkol Arm Dwi Sutaryo, SE, M. Han (Danyon Armed 13/ Nanggala), Letda Mar. Komarudin (Perwakilan Puslatpur 6- Antralina TNI – AL), Letda Laut Ayi Jalaludin (Pos TNI – AL Plara), Ade Suryaman, SH, MM (Sekda Kab. Sukabumi sebagai ketua Gerakan Pramuka Kwarcab kab. Sukabumi). (Pendim 0607). (Erick)

Resmikan Kampung KB, Nanda Indira Dendi Lakukan Pembinaan di Tresnomaju

Pesawaran (HO) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi melakukan pembinaan kepada pada kader sekaligus meresmikan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) yang berlangsung di Desa Trisnomaju Kecamatan Negeri Katon, Rabu (1/2/2023). Nanda mengatakan, Kampung KB tersebut merupakan satuan wilayah setingkat desa, dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya. “Guna meningkatkan sumber daya manusia, keluarga, dan masyarakat melalui intervensi program dan kegiatan dengan pendekatan siklus kehidupan manusia,” ujarnya. Dijelaskan, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa, maka diharapkan dapat dibentuk dan di kembangkan nya Kampung Keluarga Berkualitas tersebut, baik secara kuantitas di setiap desa maupun secara kualitas dengan semakin bertambahnya klasifikasi Kampung Keluarga Berkualitas pada tingkat mandiri dan berkelanjutan. “Hal itu sebagaimana tertuang pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas mendukung keterlibatan lintas sektor di Kampung Keluarga Berkualitas dengan mensinergikan program dan kegiatan dari Kementerian/Lembaga berbasis desa,” jelasnya. “Dan salah satu strategi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas yakni melalui pengintegrasian program pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga,” katanya. Disamping itu, PKK sendiri yang juga merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk berpartisipasi dalam pembangunan, mempunyai tugas membantu pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. “Melalui 10 program pokok kerja yang ada, PKK kini telah banyak berperan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat, mulai dari dari tingkat Dasawisma, Rukun Tetangga, Dusun, Desa sampai ke tingkat Nasional,” jelasnya. Oleh sebab itu, Nanda berharap, kedepannya kepala desa setempat dapat dapat memprioritaskan program percepatan desa penurunan stunting dengan dukungan dana desa dalam rangka pemenuhan gizi bagi remaja calon pengantin, ibu hamil, ibu ifas anak baduta dan anak balita. “Lalu kepada Tim Penggerak PKK desa, saya berharap agar ibu-ibu dapat mengoptimalkan kegiatan tentang pola asuh terhadap anak dan pemberian asupan makanan bergizi,” harapnya. Tak hanya itu, dirinya juga mengingatkan kepada Tim Penggerak PKK desa agar dapat mengupayakan pencegahan kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Pesawaran. “Mari bersama-sama Tim Penggerak PKK Desa serta seluruh masyarakat untuk memaksimalkan perannya dengan membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di setiap Desa,” ingat Nanda. Sementara itu, Camat Negeri Katon Enggo Pratama mengingatkan agar para kader dapat mengikuti kegiatan pembinaan tersebut dengan baik dan konsentrasi penuh, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. “Dan dari pembinaan ini, semoga nantinya ibu-ibu juga dapat membina seluruh kader lainnya, sehingga kedepannya keluarga-keluarga di Negeri Katon ini khususnya Trisnomaju dapat lebih berkualitas,” ujar Enggo. “Sebab, jika ingin daerahnya maju, maka harus dimulai dari kualitas SDM nya yang ditingkatkan,” pungkasnya. (Red)

Bupati Pesawaran Lantik 4 Kepala Desa, Sobri Hakiki Resmi Jabat Kades Tanjung Agung

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melantik 4 Kepala Desa Tanjung Agung, Gedong Dalom, Padang Manis dan Kepala Desa Guyuban yang ada di Kecamatan Way Lima, Kamis (2/2/2023) di halaman kantor kecamatan setempat. Dalam acara pelantikan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berharap, agar Kepala Desa terpilih dapat merangkul segenap komponen masyarakat untuk dapat bersatu kembali dan melupakan segala perbedaan ketika Pilkades yang lalu dan bersama-sama membangun desa. “Saya ucapkan selamat kepada Kepala Desa terpilih, Hilangkan rasa dendam kalian, tidak ada lagi ini yang itu rangkul semua komponen masyarakat, jangan ada lagi kubu-kubuan demi suksesnya pembangunan yang ada di desa,” ujar bupati. Dendi Ramadhona juga mengatakan, pesta demokrasi Pilkades 17 desember tahun 2022 yang lalu berjalan dengan sukses, Kepala Desa terpilih secara demokrasi. “Pesta demokrasi telah selesai. Sekarang bagaimana kita melaksanakan tanggungjawab dan tuntutan masyarakat yang menginginkan suatu perubahan disegala bidang. Jika kita masih menanamkan permusuhan, itu akan menimbulkan dampak yang negatif untuk desa kita, Dibutuhkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan. “Setiap Lingkungan desa-desa ada anggota DPRD dan bisa berkordinasi konsultasi agar pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Desa Tanjung Agung yang baru dilantik Sobri Hakiki mengucapkan banyak terimakasih kepada semua masyarakat Desa Tanjung Agung, tanpa bantuan dari masyarakat dirinya atas nama Sobri Hakiki Tidak bisa memimpin dan mewujudkan cita-cita nya untuk memajukan desa yang di cintai ini. “Dan saya juga mengucapkan permohonan maaf apabila saya dan keluarga besar Zulkifli Ilyas Ada salah, baik secara sengaja atau secara tidak sengaja, saya yakin dengan niat tulus dan ikhlas kita semua bisa bersama-sama, saling bantu-membantu, Setawitan, Sebabangan dan Seuyunan untuk mewujudkan Desa Tanjung Agung lebih baik lagi,” ucapnya. Diketahui acara pelantikan selain dihadiri Bupati Pesawaran beserta jajaran, Kapolres Pesawaran, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas PMD, Camat Way Lima Beserta Jajaran, Kepala desa se- kecamatan Way Lima, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat dan Masyarakat lainnya. (Red)

Penilaian PPD, Bupati Pesawaran Paparkan Potensi Bumi Andan Jejama

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memaparkan seluruh potensi Bumi Andan Jejama pada acara Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten Pesawaran Tahap ll Tahun 2023 yang berlangsung di Aula Pemkab setempat, Kamis (2/2/2023). Dendi mengatakan, Kabupaten Pesawaran merupakan daerah penyangga antara Kota Bandar Lampung dengan kabupaten-kabupaten lainnya. “Yang mana memang sebagian diantaranya merupakan wilayah register,” ujarnya. Dijelaskan, kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama tersebut juga memiliki beberapa program unggulan yang sudah berjalan. “Ada beberapa program yang sudah berjalan sampai saat ini, diantaranya yakni BENAR, BERKAT, BAPASIJI, BUJANG dan GADIS,” jelasnya. Tak hanya itu, menurutnya saat ini Pemkab Pesawaran pun sedang turut memfokuskan Program Bina Murid yang mana tujuannya yakni memberikan bantuan kepada para pelajar di Bumi Andan Jejama. “Dan ini yang masih menjadi PR kita, karena itu kedepannya kami akan fokusnya program ini untuk memberikan bantuan kepada pelajar yang berprestasi dan tidak mampu,” kata dia. Disamping itu, tampak pula sejumlah pelaku UMKM yang turut dihadirkan pada acara penilaian tersebut. “Sengaja kita hadirkan mereka sebagai bagian portofolio bahwa UMKM kita sudah berjalan, bahkan yang hadir saat ini salah satunya sudah mengekspor produknya sampai ke Korea dan Australia,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Utama Provinsi Lampung Ir. Andria Yunila Hastuti menuturkan, hingga saat ini terkumpul lima kabupaten dan dua kota yang akan merebut PPD Tahun 2023. “Yang mana tujuh kabupaten/kota tersebut dipilih berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Tim Penilai dari Pusat dan juga Tim Penilai dari Provinsi Lampung,” tutur Andria. Menurutnya, penilaian yang dilakukan tersebut berdasarkan empat aspek, diantaranya sebagai berikut. “Aspek Pencapaian Pembangunan, Aspek Kualitas Dokumen RKPD, Aspek Proses Penyusunan RKPD dan Aspek inovasi daerah,” ujar dia. Oleh sebab itu, dirinya mengimbau agar para OPD yang hadir untuk dapat memberikan informasi seluas-luasnya guna memudahkan penilaian yang akan dilakukan. “Karenanya, mari tolong semua yang hadir disini untuk membantu memberikan seluruh informasi seluas-luasnya agar memudahkan kami dan tim dalam melakukan penilaian,” imbaunya. Untuk diketahui, turut hadir bersama Tim Penilai Utama, yakni Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Teknis Provinsi Lampung. (Red)

Bupati Pesawaran Lantik Kades Terpilih  Di Tiga Kecamatan

0

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona secara resmi Melantik Kepala desa terpilih di tiga Kecmatan, sekaligus Mengambil sumpah Jabatan Kepala Desa (Kades), Terpilih Masa Bakti 2022-2028 pada Pemilihan Kades Serentak 17 Desember 2022 yang lalu, yang digelar di aula kantor Camat Way Lima. Kamis, (02/02/2023.

Bupati Pesawaran menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak atas peran serta dan keterlibatannya sehingga pilkades serentak dapat terlaksana dengan baik, khususnya kepada Jajaran Forkopimda dan masyarakat yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi dengan tertib, aman dan sehat.

“Selamat dan sukses kepada Kepala Desa yang baru saja dilantik dan kepada masyarakat desa yang telah berhasil mempunyai pemimpin baru, semoga pemimpin baru bisa menjalankan amanah dengan baik,” ucapnya.

Dendi juga mengajak seluruh Kepala Desa terpilih dan yang baru dilantik untuk tidak hanyut pada uforia kemenangan saja, akan tetapi setelah pelantikan ini, Kepala Desa segera melaksanakan tugasnya yang disesuaikan dengan RPJMDes yang memuat visi-misi, tujuan, strategi, kebijakan dan program yang disusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh.

“Oleh karena itulah, peraturan perundang-undangan yang bersifat pokok serta peraturan pelaksanaannya yang mengatur tentang “Desa” maupun “Pemerintahan Desa” termasuk kegiatan harus dilaksanakan secara tertib dan terarah,” ucap Dendi.

Dendi juga mengharapkan, Kepala Desa, bahwa di dalam menyelenggarakan pemerintahan desa, terutama di dalam menyusun anggaran desa, hendaknya dapat menumbuh kembangkan sikap terbuka atau transparansi baik kepada masyarakat maupun kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Kerena akhir tahun anggaran Kepala Desa juga berkewajiban menyampaikan Laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) kepada BPD,” katanya.

Diketahui pelantikan kepal desa (Kades) terpilih kecamatan Way Lima, Desa Padang Manis, Desa Paguyuban, Tanjung Agung, Kota Dalom. Kecamatan Waykhilau, Desa Gunung Sari, Tanjung Rejo, Sukajaya Kecamatan Kedondong, Desa Way Kepayang, Suka Maju. (Rizal)

Polres Pesawaran Bakal Pasang Kamera E- TLE di 9 Titik

0
Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Martoyo
Pesawaran (RN) – Polres Pesawaran Polda Lampung dalam waktu dekat ini akan menerapkan tilang elektronik dan memasang kamera electronic traffic laws enforcement (ETLE) di sembilan titik tahun 2023 ini. “Iya benar, nantinya Polres Pesawaran akan pasang kamera ETLE di sembilan titik salah satunya di simpang Tuggu Pengantin Gedong Tataan dan Simpang Tuggu Coklat Negeri Sakti, dengan dua arah yang akan dioperasikan,” ujar Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Martoyo, Kamis (02/02/2023). Dirinya juga menjelaskan, penentuan pemasangan kamera e-tle terdiri dari tim korlantas dan tim sat lantas polres pesawaran didamping instansi terkait menentukan titik tersebut sehubungan untuk jangka panjang. “Rencana penentuan lokasi etle bersama Dishub, Dinas PU, Telkom, Tata Kota dan PLN, kami upayakan secepatnya,” ujar dia. Martoyo menjelaskan, Penerapan ETLE akan menggantikan tilang manual yang telah dihapus. Penerapan tilang secara elektronik merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah pungutan liar (pungli) oleh oknum polisi saat menilang pelanggar lalu lintas. Dengan begitu, ETLE diharapkan dapat menjawab keresahan masyarakat mengenai pungli di jalanan. “Nantinya tilang manual ditarik semua, tidak ada anggota yang pegang sesuai instruksi Kapolri. Penerapan tilang secara elektronik sangat efektif karena tidak bersentuhan langsung, pelanggar bisa langsung transfer ke bank untuk dendanya,” jelas dia. (Rizal)  

Tokoh Masyarakat Dorong Polres Pesawaran Periksa Kades Sinarjati Dugaan Korupsi DD

Pesawaran (HO) – Viralnya berita dugaan penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa yang di lakukan oleh oknum Kades Sinarjati Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, akhirnya salah satu tokoh masyarakat di Bumi Andan Jejama angkat bicara dan mendorong Polres Pesawaran Polda Lampung untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Atin Paryitno, jika nanti terbukti agar dapat diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Saya mendorong Polres Pesawaran untuk melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan, jika nanti ada indikasi korupsi dalam penggunaan Dana Desa di Sinarjati Kecamatan Tegineneng agar dapat di proses hukum,” ungkap Drs Erlan Syofandi, kepada Handalonline.com, Rabu (1/2/2023).

Atin Paryitno Kepala Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung

Karena katanya, apapun itu, Dana Desa adalah anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan, bukan untuk kepentingan segelintir oknum-oknum kades yang hanya mementingkan kepentingan pribadi.

“Hal ini jangan sampai dibiarkan berlarut-larut, harus segera di tuntaskan, supaya ada efek jera bagi pemegang anggaran,” katanya.

Erlan Syofandi menyebutkan, adanya penandatanganan dengan pihak-pihak terkait di pusat, terkadang menjadi tameng mereka, namun kepala desa juga harus tahu apa tujunan dari MoU tersebut.

“Mereka harus ingat, tujuan penandatanganan MoU itu untuk terwujudnya pengelolaan dana desa yang efektif, efisien dan akuntabel, jadi jangan sampai mereka salah menafsirkan, sehingga mereka berpikir sudah kebal hukum,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya dengan Link: https://handalonline.com/2023/01/16/menjabat-tiga-tahun-atin-paryitno-diduga-simpangkan-dd-untuk-kepentingan-pribadi/ (Indra Jaya)

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perangkat Desa Harus Bentuk DRPPA

0

Pesawaran (RN)  – Untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak dan memaksimalkan perannya, tim pengerak PKK yang ada di desa harus membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di setiap Desa.

Hal tersebut di katakan Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran,  Nanda Indira Dendi saat menghadir acara Pembinaan Kampung Terpadu dan Pembinaan Kegiatan-Kegiatan PKK tingkat Kabupaten Pesawaran tahun 2023 di Desa Trisnomaju Kecamatan Negeri Katon dan Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng, Rabu (01/02 2023).

Nanda mengatakan, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa.

“Saya berharapkan dapat dibentuk dan dikembangan Kampung Keluarga Berkualitas, baik secara kuantitas di setiap desa maupun secara kualitas dengan semakin bertambahnya klasifikasi Kampung Keluarga Berkualitas pada tingkat mandiri dan berkelanjutan,” ujar Nanda.

Nanda menjelaskan, instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas mendukung keterlibatan lintas sektor di Kampung Keluarga Berkualitas dengan mensinergikan program dan kegiatan dari Kementerian/Lembaga berbasis desa. Salah satu strategi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas adalah pengintegrasian program pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga.

“PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk berpartisipasi dalam pembangunan, mempunyai tugas membantu pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Melalui 10 program pokok kerjanya, PKK telah banyak berperan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat, mulai dari dari tingkat Dasawisma, Rukun Tetangga, Dusun, Desa sampai ke tingkat Nasional, ” ucapnya.

Bersama pemerintah kabupaten pesawaran ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan berupa visual rumah, modal UP2K, SATEPUAN, Bansos Program Keluarga harapan, bantuan kawasan cabai, dan PMT untuk ibu hamil. Selain itu diberikan juga bantuan berupa Polibag, waring, bibit buah, bibit sayuran, gembor dan pupuk untuk 2 KWT serta 1 paket bantuan KUB untuk desa gerning

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan peran aktifnya pada Pembinaan Kampung KB Terpadu dan Pembinaan Kegiatan-Kegiatan PKK Tingkat Kabupaten Pesawaran, dengan harapan kita juga dapat membantu program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada kepala desa agar dapat memprioritaskan program percepatan penurunan stunting dengan dukungan dana desa dalam rangka pemenuhan gizi bagi remaja calon pengantin, ibu hamil, ibu ifas anak baduta dan anak balita.

“Saya berharap kepada Tim Penggerak PKK desa agar mengoptimalkan kegiatan tentang pola asuh terhadap anak dan pemberian asupan makanan bergizi,” tutupnya. (Rizal)

Walikota Sukabumi dan Dinas PU diduga Tidur, Proyek Jalan Baru Satu Bulan Kembali Hancur Lebur

Sukabumi (RN) – Parah! proyek peningkatan atau pengaspalan jalan Nangela yang berumur kurang lebih satu bulan baru selesai dikerjakan kini kembali ruksak hancur lebur dan menjadi sorotan warga sekitar para pengguna jalan. Pasalnya, proyek pengaspalan jalan Nangela Kota Sukabumi tersebut disinyalir menelan dana ratusan juta rupiah melalui sumber anggaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kota Sukabumi, diduga sarat dengan korupsi kontruksi tidak sesuai spesipikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkesan asal jadi. Proyek pengaspalan jalan Nangela tersebut berada di perbatasan tiga wilayah antara kecamatan Baros, Cibeureum Kota Sukabumi dan kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi. Tepatnya yang menghubungkan dari kampung Nangela jalan baros kota Sukabumi, melalui jalan perlintasan kecamatan Kebonpedes, menuju jalan tembusan ke terminal sukaraja Kabupaten Sukabumi. Sedangkan menurut sumber informasi salahsatu warga masyarakat selaku pemerhati pembangunan dan lingkungan sosial, Yana mengatakan kepada radarnusantara.co bahwa proyek pekerjaan pengaspalan jalan yang baru selesai dikerjakan kira-kira kurang lebih dari satu bulan, sudah kembali ruksak berlobang. Saat itu, ketika awal pelaksanaan pengaspalan dilakukan, diduga tanpa terpasang papan proyek di sekitar dilokasi pekerjaan tersebut. Sekarang kondisi jalan itu kembali ruksak dan berlubang, seperti kumbangan tempat pemandian kodok belut atau lubang. “Apakah seperti contoh pekerjaan itu, yang dikatakan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui sumber anggaran pemerintah, guna meningkatkan pertumbuhan serta pemerataan pembangunan dan kesejahtraan masyarakat dalam perputaran ekonomi di daerah??? Saya rasa, kalau kwalitas pembangunan hasilnya seperti proyek pengaspalan jalan Nangela perbatasan tersebut, lama-lama sumber dana negara bisa bangkrut dan tidak bermanfaat bagi seluruh masyarakat, terkecuali sebagai ahli pesulap uang rakyat,” ujarnya. Yana, lanjut menjelaskan bahwa yang saya tau ketika awal proyek pengaspalan jalan tersebut dilaksanakan, pada pertengahan bulan Desember 2022 tahun lalu. Tapi kenyataannya saat ini, baru saja memasuki bulan Januari 2023 ternyata kondisi pembangunan proyek pengaspalan jalan tersebut sudak ruksak kembali dan berlobang di sejumlah titik sepanjang jalan. “Masa proyek jalan yang baru selesai dikerjakan sudah begini bentuknya, artinya kemungkinan kalau satu bulan lagi jalan baru yang di aspal tersebut dibiarkan pasti hasilnya seperti jalur track Offroader dan motorcros. Sedangkan jalan ini, tidak pernah dilalui kendaraan tank lapis baja atau panser maupun truk fuso yang bermuatan tonase berat, tapi hanya dilalui kendaran roda dua maupun roda empat (kecil) seperti angkutan umum (angkot) jurusan terminal Sukaraja – terminal Jubleg Baros, itu pun jarang dilalui hingga sore hari,” ungkap Yana. Selain itu, warga di sekitar lokasi lainnya turut menyoroti terkait hasil kwalitas dari kontruksi pekerjaan proyek pengaspalan tersebut yang terkesan asal jadi. Seperti pengendara ojek online (Ojol) yang diketahui selalu aktif sebagai pemuda karang taruna (Desa) Rohendi, mengaku kecewa ketika melihat hasil pekerjaan proyek pengaspalan yang belum lama selesai kini sudah ruksak kembali. Saya menilai, bahwa proyek pengaspalan tersebut tidak mengutamakan kualitas pekerjaan yang baik dan terkesan di aspal asal jadi. “Dengan kondisi dilapangan saat ini, sudah jelas bahwa kualitas pekerjaan pengaspalan jalan yang baru selesai dikerjakan tersebut tidak diperhatikan oleh pihak rekanan selaku pelaksana. Seharusnya, pihak penanggungjawab sebagai pucuk pimpinan Wali Kota Sukabumi dan dinas PU pun jangan tutup mata, harus segera ambil tindakan supaya pihak terkait bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Walau pun yang saya tau, ketika masih ada waktu masa pemeliharaan yang harus loncat ke bulan Januari 2023, maka segera lakukan perbaikan jangan keenakan,” paparnya. Selanjutnya, radarnusantara.co mencoba melakukan konfirmasi melalui virtual contak via WhatsApp terhadap kepala bidang (KABID) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kota Sukabumi, Lutfi tetapi kontak pesan konfirmasi kami hanya di baca, dengan seksama dalam tempo yang sesingkat-singkatnya tanpa memberikan balasan kata komentar keterangan apapun. Lebih lanjut, radarnusantara.co mencoba komunikasi dan berpesan kepada rekan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Sukabumi, Elut Haikal agar turut mengetahui informasi yang terjadi terhadap penanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Kota Sukabumi sebagai pengelola sumber anggaran terkait proyek pembangunan pengaspalan jalan Nangela tersebut. “Apa yang telah disampaikan oleh staf pegawai dinas PU Kota Sukabumi, Tuti katanya terkait proyek pengaspalan jalan Nangela yang kembali ruksak tersebut akan di perbaiki oleh pihak pelaksana, pada hari Jumat, 27 Januari 2023 yang lalu. Tetapi kenyataannya terhitung sampai hari ini, Rabu 1 Februari 2023 bahwa masa waktu pemeliharaan perbaikan jalan Nangela tersebut tidak terbukti (HOAK) huntu. Sebab, pihak radarnusantara.co setiap hari selalu krocek ke lokasi jalan Nangela tersebut karena tempat tinggalnya di sekitaran wilayah itu,” ujar Elut Haikal. Terkait seluruh informasi keterangan yang diterima radarnusantara.co berharap, agar pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Sukabumi, melakukan pengecekan ulang terkait kontruksi peningkatan proyek pengaspalan tersebut menggunakan alat penguji (LAB) selaku penanggungjawab dalam pengawasan selaku pengguna anggaran, untuk menilai kwalitas dari kekuatan maupun ketebalan pengaspalan jalan dan lainnya oleh pihak pelaksana apakah layak atau tidak. Jika kwalitas proyek pengaspalan tersebut ditemukan tidak sesuai spesipikasi RAB, agar pihak pelaksana tersebut dilakukan pemeriksaan lebih dalam oleh yang berwenang dan di coret dari daftar hitam selaku rekanan perusahaan. BERSAMBUNG… (Erick)

Diduga BEGAL Dana PIP SMP di Sukabumi, TIM Monev Komisi X DPR RI Tantang APH

Sukabumi (RN) – Parah dan Konyol! terduga pelaku BEGAL aksi potong memotong dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari sumber anggaran pemerintah/ negara melalui aspirasi untuk penerima manfaat (siswa) sebesar Rp.750,000,00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) kenyataannya, dana bantuan PIP tersebut diduga di potong senilai Rp.350,000,00 (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per/Siswa, yang terjadi di SMP 1 Negeri Kebonpedes Kabupaten Sukabumi.

Sedangkan, terduga pelaku BEGAL pemotong dana bantuan PIP tersebut di duga menantang Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemangilan terhadap dirinya.

 “Melalui kutipan balasan pesan kontak WhatsApp dengan bahasa daerah TOS BIASA DI BAP APH SOK WE DI ATOS SERAT PANGILAN RESMINA,  yang di artikan dalam bahasa indonesia ” Sudah biasa di BAP Aparat Penegak Hukum (APH) silahkan saja di kirim surat pangilan resminya,” kepada radarnusantara.co ketika di konfirmasi pada hari Sabtu, 28 Januari 2023 sekira pukul 09.56 WIB.

Sedangkan, diketahui bahwa terduga pelaku BEGAL pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi tersebut mengaku sebagai TIM Monev Komisi X DPR RI yang tempat tinggalnya berdomisili di Garut – Jawa Barat.

Adapun menurut sumber informasi dan hasil investigasi radarnusantara.co bahwa terduga pelaku BEGAL yang melakukan pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi terhadap siswa-siswi SMP 1 Negeri Kebonpedes tersebut, sebelumnya melakukan cara modus pertemuan atau mengumpulkan para calon penerima manfaat (siswa/orangtua) terlebih dahulu di salahsatu tempat yang sudah ditentukan.

Selanjutnya sumber informasi penerima manfaat (siswa) selaku orangtua, GT menyampaikan kepada radarnusantara.co bahwa dari sejak pertemuan itulah mereka yang mengaku sebagai TIM Monev Komisi X DPR RI melakukan dugaan modus BEGAL pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi terhadap seluruh para penerima manfaat tersebut, juga katanya turut di saksikan oleh pihak pendamping dari sekolah.

“Sebelumnya, mereka sudah sejak awal dalam pertemuan itu meminta paraf dari kesepakatan seluruh penerima manfaat (siswa/orangtua) yang dituangkan pada lembaran persyaratan para calon penerima manfaat dana bantuan PIP Aspirasi tersebut, berupa surat pernyataan berita acara (dokumentasi). Seolah-olah apa yang dilakukan oleh mereka sudah sesuai aturan resmi secara prosedur, tetapi yang terjadi kenyataan ketika saat pencairan dana bantuan PIP Aspirasi masuk melalui no rekening atas nama masing-masing penerima bantuan di salahsatu Bank, saya menduga seluruh penerima manfaat dana bantuan PIP Aspirasi untuk (siswa/orangtua) mau tidak mau harus siap dilakukan pemotongan oleh pelaku BEGAL tersebut dengan berbagai alasan untuk kepentingan tabungan siswa siswi dan lainnya,” ungkap GT.

GT, lebih lanjut menjelaskan kalau menurut dari penilaian saya selaku orangtua (siswa) penerima manfaat dana bantuan PIP Aspirasi tersebut, saya merasa di jebak oleh modus operandi mereka sebagai TIM Monev Komisi X DPR RI yang meminta kesepakatan terhadap penerima manfaat (siswa/orangtua) berupa paraf dari sejak awal dalam pertemuan tersebut, sebelum dana bantuan PIP Aspirasi itu di cairkan nya.

“Sebab, setelah para penerima manfaat (siswa) selesai mencairkan di Bank, diduga pelaku Begal dana bantuan PIP Aspirasi yang mengaku sebagai TIM Monitoring dan Evaluasi Komisi X DPR RI melakukan pemotongan tanpa kendala,” Jelas GT.

Selain itu, salahsatu penggiat sosial Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) IBSW, Elut Haikal di Sukabumi turut menyoroti kasus dugaan BEGAL yang melakukan pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi untuk penerima manfaat (siswa/orangtua) di SMP 1 Negeri Kebonpedes tersebut, yang terbukti mengakui sebagai TIM Monitoring dan Evaluasi Komisi X DPR RI.

Terkait kejadian tersebut, Elut Haikal mengatakan “miris jika pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi itu terbukti dan terjadi di SMP 1 Negeri Kebonpedes dengan nilai sangat fantastis, jika dikalikan para penerima manfaat SD, SMP dan SMA/SMK se-JAWA BARAT. Bahwa, dana bantuan PIP Aspirasi untuk para penerima manfaat (siswa/orangtua) tersebut diduga telah di potong oleh BEGAL yang mengaku sebagai TIM Monitoring dan Evaluasi Komisi X DPR RI sebesar Rp. 350,000,00 (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per/Siswa. Seharusnya, dana bantuan PIP Aspirasi untuk para penerima manfaat tersebut utuh sebesar Rp.750,000,00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

“Dengan kejadian tersebut, kami selaku LSM IBSW akan segera melayangkan surat Laporan Dugaan (LAPDU) kepada pihak pihak Aparat Penegak Hukum (APH) agar terduga pelaku BEGAL yang diduga melakukan pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi untuk penerima manfaat (siswa/orangtua) di SMP 1 Negeri Kebonpedes tersebut semoga ditindak lanjuti, atau dilakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku dan dilakukan pemeriksaan lebih dalam sesuai kewenangannya untuk menindak Tindak Pidana Korupsi atau Pungutan Liar (PUNGLI) dengan berbagai modus cara yang dilakukannya,” Katanya.

Elut Haikal, menambahka apa lagi terduga pelaku BEGAL dana bantuan PIP Aspirasi tersebut, telah mengakui bahwa ia seakan-akan sudah terbiasa dilakukan pemanggilan/pemeriksaan, melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh para Aparat Penegak Hukum (APH). Dia juga seolah-olah menangtang, maupun melecehkan seluruh Institusi Penegak Hukum di Negara Hukum ini, yang mengatakan “Sok we di Antos Serat Panggilan Resmina, artinya Silahkan saja di Tunggu Surat Panggilan Resmi nya”.

“Jadi pertanyaan kami adalah, ada apa sebenarnya dengan dia yang mengaku sebagai TIM Monitoring dan Evaluasi Komisi X DPR RI tersebut, kenapa dia berani bawa-bawa nama baik APH. Apakah dia diduga terlalu kenyang memakan fee dana bantuan PIP Aspirasi se-JAWA BARAT yang bukan hak nya, juga apakah mungkin pihak sekolah yang katanya sebagai pendamping tidak mengetahui dan merasakan rasa gula nya. Seolah-olah dana bantuan PIP Aspirasi yang mereka telah salurkan kepada penerima manfaat melalui cara modus operandinya tidak ada masalah atau kendala. Karena, mereka diduga berdalih sudah dilengkapi dokumen surat pernyataan berita acara kesepakatan bersama di atas matrai dan berparaf basah, pada saat awal dilakukan pertemuan antara TIM Monitoring dan Evaluasi Komisi X DPR RI dengan seluruh penerima manfaat (siswa/orangtua) di suatu tempat sebelum dana bantuan PIP Aspirasi tersebut di carikan melalui Bank, entah lah,” Ujar Elut Haikal LSM IBSW Sukabumi.

Terkait informasi tersebut, LSM IBSW Sukabumi dan radarnusantara.co berharap, kepada pihak pihak yang berwenang atas terjadinya dugaan potongan begal dana bantuan PIP Aspirasi Komisi X DPR RI di SMP 1 Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi sebagai semple langkah awal agar ditindak lanjuti, juga dilakukan penyelidikan lebih dalam oleh Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Mabes Polri, Direktorat Penyidikan Jam Pidsus Kejaksaan Agung RI, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jabar, Direktorat Pidsus Kejaksaan Tinggi Jawabarat, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polres Sukabumi Kota, dan Direktorat Pidsus Kejaksaan Kabupaten Sukabumi.

Jika mana diketemukan adanya unsur Tidak Pidana Korupsi (TPK) dalam pungutan liar (PUNGLI) dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi Komisi X DPR RI se-JAWA BARAT tersebut, agar segera dilakukan pemeriksaan sesuai aturan hukum yang berlaku dengan azas praduga tak bersalah untuk menetapkan para tersangka sebagai pelaku tindak pidana korupsi. (Erick)