Menjabat Tiga Tahun, Atin Paryitno Diduga Simpangkan DD Untuk Kepentingan Pribadi

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selama menjabat Tiga tahun selama ini, di duga menyimpangkan Dana Desa hingga ratusan juta rupiah untuk kepentingan pribadi.

Demikian diungkapkan salah satu masyarakat setempat dan mereka mendesak aparat penegak hukum untuk turun kebawah dengan tujuan memeriksa realisasi anggaran Dana Desa dari tahun 2020, 2021 dan 2022.

“Ya selama desa kami dipimpin oleh Atin Paryitno banyak sekali kejanggalan-kejanggalan baik dari infrastruktur pemberdayaan kemudian kemajuan desa bisa kita lihat sendiri Desa Sinar Jati sangat jauh dari kata makmur dibandingkan desa-desa tetangga,” ungkap masyarakat Dusun Sinar Mulya Kepada Handalonline.com Senin (16/1/2023), yang minta nama nya untuk sementara waktu di rahasiakan.

Pada tahun 2020 Pagu Desa Sinar Jati Rp. 889.978.000 banyak masyarakat menduga ada beberapa Item-Item yang dibangun tapi syarat dengan penyimpangan seperti contoh Item Pelatihan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Rp. 45.955.000.

Menjabat Tiga Tahun, Atin Paryitno Diduga Simpangkan DD Untuk Kepentingan Pribadi

“Terkait anggaran tersebut itu tidak dan kalaupun ada saya ini adalah petani jadi bilamana ada pelatihan untuk produksi tanaman pangan saya juga pasti dilibatkan namun biar realisasinya itu tidak ada,” kata masyarakat Dusun Sinar Mulya.

Tidak sampai di situ masyarakat juga mempertanyakan di awal kepala desa memimpin desa ada Item Pembangunan Paving blok Halaman Balai Desa sebesar Rp. 127.852.400.

“Kami selaku masyarakat memang tidak banyak mengerti tentang pembangunan karena memang kami ahli di pertanian namun secara logika saja halaman paving blok tersebut jika menelan anggaran sebesar itu, sudah pasti ada indikasi korupsinya dan itu saja sudah bisa menjadi bahan kami untuk melaporkan ke penegak hukum,” ucap nya.

Masih lanjut masyarakat Dusun Sinar mulya pihaknya juga mempertanyakan terkait Item Pembangunan Paving Blok Dusun Sinar Mulya 100 M dan 50 Rp. 38.649.000 dipertanyakan masyarakat.

Kemudian salah satu masyarakat Dusun Sinar Jati juga mengeluh menurut mereka di pimpin Kades Atin Paryitno desa nya semakin jauh dari kata maju setiap pembangunan.

“Contohnya Item Pembangunan TPT Dusun Sinar Jati 400 M Rp. 49.792.000 pembangunan tersebut sangat tidak bermanfaat bagi masyarakat karena itu hanya dibangunkan siring dan jika menelan anggaran sebesar itu,” cetus nya.

Hal senada juga diungkapkan oleh masyarakat Dusun Sungai Kering mereka mengungkapkan ada Item Sumur Bor Rp. 34.462.900, dirinya yakin jika dalam pelaporan pertanggungjawaban ada indikasi manipulasi.

“Selain itu ada Item untuk terselenggaranya pelayanan tanggap darurat bencana Rp. 69.350.000 dan pembagian bantuan langsung tunai BLT DD Rp. 163.500.000.

“Itu nanti akan kami laporkan kepada aparat penegak hukum terkait item tersebut karena kami duga di situ menjadi tempat ajang korupsi,” terang nya.

Menjabat Tiga Tahun, Atin Paryitno Diduga Simpangkan DD Untuk Kepentingan Pribadi

Kemudian pada tahun 2021 Pagu sebesar Rp. 914.592.000 pihaknya juga sangat yakin pada tahun tersebut banyak sekali indikasi korupsi kolusi dan nepotisme KKN yang dilakukan oleh Kepala desa.

“Seperti Item Kegiatan Konsering Pembangunan PAMSIMAS Rp. 35.000.00 itu kami pertanyakan karena tidak jelas keperuntungannya tidak dirasakan oleh masyarakat manfaatnya itu kami yakin anggaran tersebut untuk kepentingan pribadi kepala desa,” sebut salah satu perwakilan masyarakat

Masyarakat Dusun Karang Rejo juga mempertanyakan terkait Item TPT 300 M yang dianggarkan sebanyak dua kali Tahap 1 Rp. 62.934.000, Tahap 3 Rp. 62.934.000 mereka mengatakan terkait pembangunan tersebut mereka tidak tahu di mana tempat dibangunkannya yang mereka ketahui ada pembangunan orderlagh pun sudah lama pembangunan nya.

“Kami juga mempertanyakan terkait realisasi bantuan langsung tunai (BLT-DD) Rp. 70.500.000 itu tidak disalurkan sebagaimana mestinya,” kata nya.

Masyarakat Dusun Sungai Kering juga mempertanyakan terkait pembangunan sumur bor tahun 2021 Rp. 34.592.000, dirinya tidak tahu dimana letak nya, karena setiap pembangunan di Desa Sinar Jati tidak ada plang maupun pemberitahuan.

“Ada lagi Item yang ada pada tahun 2021 ada Item Galian Drainase sebesar Rp. 11.147.000 dan TPT Dusun Sinar Jati 305 M Rp. 64.239.000, terindikasi bermasalah,” ujarnya.

“Untuk anggaran POS Keamanan desa Covid Rp. 22.197.000 kemudian Pelatihan Peningkatan Gizi Ibu Hamil Dan Kesehatan Ibu Hamil SDGs 3 Rp. 3.520.000 dan Sosialisasi Dan Penyuluhan Parenting Rp. 5.895.000 serta Operasional PKK Rp. 9.000.000, Jadi item-item tersebut pada tahun 2021 itu syarat akan penyimpangan kami yakin itu SPJ nya dimanipulasi,” timpal nya.

Begitu juga perwakilan masyarakat Sinar Mulya mereka juga menanyakan terkait insentif  RT sebanyak 8 RT Rp. 72.000.000,, Kemudian untuk item-item yang di keluhkan ini masih di tahun 2021 terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19 Rp. 14.250.000 dan rumah Isolasi Covid Rp. 8.900.000.

“Serta Penyelenggaraan Posko PPKM Covid Rp. 9.875.000 ke mana anggaran-anggaran ini,” tanya dia.

Dirinya juga mempertanyakan anggaran tahun 2022 Pagu Rp. 729.615.000 terkait Item BLT DD Rp. Rp. 147.600.000 dan Kapasitas Satgas Covid 19 yang dianggarkan sebanyak dua kali masing-masing Rp. 10.000.000 dan Rp. 48.194.444.

“Kami selaku masyarakat juga mengeluhkan terkait Item Pelatihan Tentang Membangun ketahanan pangan di Era Pandemi Rp. 10.000.000 itu tidak berjalan sebagaimana mestinya dan menurut kami itu tidak ada pelatihan-pelatihan seperti itu,” cetus nya.

Selain itu lanjutnya, ada Item terselenggaranya pembinaan PKK Rp. 16.090.000 dan Jumlah alat produksi dan pengolahan pertanian yang diserahkan Rp. 19.985.000.

“Terkait dua item ini kami selaku masyarakat menduga itu tidak terlaksana sebagaimana mestinya,” ungkap nya.

Ditambahkan nya ada anggran operasional pemerintah desa Rp. 23.000.000, Rehabilitasi sumur bor Rp. 20.710.000 dan Jalan Usaha Tani Rp. 85.015.000.

“Terkait rehabilitasi apa yang direhab itu sudah jelas tidak kemudian jalan usaha tani itu dibangunkan di dusun apa karena kami selaku masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam segi pembangunan, serta bantuan langsung tunai BLT DD  tahun anggaran 2022 Rp. 221.400.000,bahwasanya pembagian tersebut tidak merata dan harus kembali di audit,” terang nya.

Jadi  dia berharap untuk aparat penegak hukum agar dapat turun ke desa dan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan beserta perangkat desa lainnya yang terlibat dalam pusaran di pemerintahan Desa Sinar Jati.

“Karena kami sangat yakin banyak sekali anggaran yang dimanipulasi dan kami dalam waktu dekat akan meminta bantuan kepada pihak media untuk mengawal kami untuk melaporkan dugaan indikasi ini ke aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sinar Jati Atin Paryitno ketika konfirmasi media Handalonline.com dirinya mengatakan tidak ada yang sempurna di dalam roda kepemerintahan ibarat makan nasi kadang-kadang nasi di piring itu masih tersisa.

“Berita jangan naik dulu jangan bunuh karakter saya karena istri saya sedang mengandung dan saya tidak mau istri saya nanti stres,” ucap nya.

Sehingga media ini memancing kepala desa dan kepala desa pun mengatakan dirinya siap membayar dan memberikan kontribusi untuk menunggu ganti pemberitaan dan meminta pihak media menemuinya di kantor desa dan ingin menanyakan terkait teknis dan mekanis untuk pembayaran kontribusi.

“Jangan seperti itu Jangan bunuh karakter dengan pemberitaan yang kurang baik, kasian sama istri saya karena masih hamil, dan anak anak saya, tapi kalo itu tetap adinda lakukan saya gak bisa apa apa,” pungkasnya.   (Indra Jaya)

Bentuk Karakter Anak, Kemenag Pesawaran Himbau Guru Lakukan PDKT

Pesawaran (HO) – Untuk menjaga anak-anak sekolah, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, minta para tenaga pendidik (Guru) agar dapat melakukan pendekatan (PDKT) secara baik dan ramah dengan para murid. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter anak menjadi lebih baik, dan juga mencegah para anak untuk bergabung ke dalam kelompok geng motor. “Kalau para dewan guru melakukan pendekatan kepada anak secara ramah dan lembut, tentunya ini dapat membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Begitu juga sebaliknya kalau guru mengajarkan dengan keras tentunya karakter anak juga menjadi keras,” jelas Kepala Kantor Kemenag Pesawaran Wasril Purnawan. Senin (16/1/2023). Dirinya juga mengatakan, pihaknya telah melakukan komitmen dengan seluruh kepala sekolah madrasah maupun pimpinan pondok pesantren yang ada di Pesawaran, untuk menciptakan sekolah ramah anak. “Kalau sekolah ramah anak ini sudah menjadi program kita dari dua tahun lalu, dan sampai saat ini program itu masih terus kita lakukan, diharapkan dengan program ini anak murid kita dapat lebih nyaman dan senang saat berada di lingkungan sekolah,” ujar dia. “Kemudian juga adanya kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sangat diperlukan, karena dengan adanya kegiatan tersebut diluar jam sekolah anak-anak murid tersebut dapat melakukan kegiatan yang lebih positif dibandingkan dengan kumpul-kumpul yang dapat memicu adanya kegiatan kriminal yang akan mereka lakukan,” kata dia. Sementara itu, Wakil Kepsek SMA Negeri 1 Gedongtataan Sriwahyuni Eko Wati mengatakan, guna mencegah anak muridnya ikut aksi tawuran dan geng motor, pihak sekolah selalu melakukan imbauan kepada anak-anak setiap hari. “Setiap pagi dan pulang sekolah, kita selalu melakukan razia kepada anak murid agar memastikan anak-anak itu tidak membawa senjata tajam, kemudian kita juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar mau melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada anak murid kami,” pungkasnya. (Red)

Balai Besar TNGGP Audensi dengan Pemkab Sukabumi “Pengelolaannya Harus Profesional dan Bermanfaat”

Sukabumi (RN) – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri di Pendopo, Selasa 10 Januari 2023. Dalam kesempatan tersebut, H. Iyos menerima cinderamata dari Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo. Audiensi tersebut, membahas tentang pengelolaan TNGGP dan peluang kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Kepala Balai Besar TNGGP Sapto Aji Prabowo mengatakan, kehadirannya ke Pendopo Sukabumi untuk menyampaikan beberapa hal terkait pengelolaan TNGGP. Hal tersebut termasuk update terkini TNGGP. “Kami hadir ke sini, berkeinginan menyampaikan beberapa hal terkait pengelolaan TNGGP,” ujarnya. Selain itu, mengajak Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk bersinergi dalam pengelolaan TNGGP. Sehingga, kawasan tersebut bisa terkelola dengan baik. “Tanpa kerjasama dan dukungan pemda, mustahil pengelolaan TNGGP yang profesional terwujud,” ucapnya. Maka dari itu, dirinya meminta dukungan Pemkab Sukabumi. Sehingga pengelolaannya tidak sekadar profesional, namun bermanfaat bagi masyarakat. “Dukungan pemda diharapkan agar pengelolaannya profesional dan bermanfaat untuk masyarakat secara luas,” ungkapnya. Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri mengatakan, keberadaan TNGGP memberikan multiflier efek kepada masyarakat. Sebab, tidak hanya Balai Besar TNGGP yang kebanjiran pengunjung, masyarakat sekitar pun ikut terangkat perekonomian lewat hadirnya wisatawan. “Efeknya bukan sekadar PNBP (penerimaan negara bukan pajak) saja, tapi masyarakat pun terkena efek positifnya,” terangnya. Maka seharusnya, kerjasama harus dibangun sebaik mungkin. Semua itu tentu saja demi kesejahteraan masyarakat. “Paling penting dalam kerjasama ini, zona inti teramankan, masyarakat sejahtera,” pungkasnya. (Erik)

Pemkot Sukabumi dan BPJS Ketenagakerjaan Santuni Keluarga Almarhum PMI

Sukabumi (RN) – Sehat itu mahal, momen pemberian santunan kepada keluarga almarhum Pekerja Migran Indonesia (PMI) Andra Anriana yang diserahkan ke rumah duka oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja juga BPJS Ketenagakerjaan. Bertempat Jalan Pelabuan II Gang Arjuna, No 39 RT 02 RW 02 Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang, Senin (16/1/2023). Momen yang dilakukan ini sebagain bentuk kepedulian kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seperti diketahui almarhum Andra Anriana meninggal dunia di Korea Selatan ketika bekerja di negara tersebut karena sakit yang diagnosa dokter karena tumor otak. “Kami memproses kepulangan PMI yang bekerja di Korea dan meninggal disana , pemulangan jenazahnya juga telah dilakukan dengan baik dan almarhum sudah dimakamkan,” ujar Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi. Fahmi menuturkan BPJS Ketenagakerjaan memberikan dukungan sebagaiamana diamanatkan ke BPJS senilai Rp 85 juta. Di mana bantuan ini sudah diserahkan secara resmi. Perwakilan keluarga almarhum yakni Euis Hidayati (51) menyampaikan, keluarga menyampaikan terimakasih atas bantuan semua pihak dalam pemulangan almarhum ke Indonesia dan perhatian lainnya. “Semua pihak mulai dari RT, RW Kelurahan hingga kecamatan dan pemkot serta KBRI membantu,” kata dia. (Erik)

Masyarakat Rejo Agung Desak Kejari Pesawaran Panggil Edi Purwanto

Diduga Korupsi Dana Desa, Ada Indikasi Fiktip dan Mark’Up Anggaran

Pesawaran (HO) – Mayarakat Desa Rejo Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung kembali mengeluh, dan mendesak Kejari Pesawaran untuk segera melakukan Pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan Pengumpulan data (Puldata), pasalnya diduga anggaran dana desa tahun 2022 syarat akan penyimpangan terindikasi fiktip kegiatan dan Mark’Up anggaran.

Salah satu masyarakat Dusun Purwodadi mengatakan pihaknya menduga anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dikarenakan mereka menduga banyak sekali indikasi Item-Item sarat akan penyimpangan.

“Dan tidak hanya itu kami selaku masyarakat juga mengeluhkan terkait pembagian bantuan langsung tunai BLT DD yang tidak tepat sasaran,” ucap perwakilan kepada Handalonline.com, Minggu (15/1/2023).

“Pada tahun 2022 masyarakat tidak tahu di mana titik-titik pembangunan nya seperti pembangunan Item Onderlagh dan pembangunan sumur bor yang ada di dua titik, kalau pun ada kami yakin tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan,” timpalnya.

Dikatakan nya, Pada Tahun 2022 anggaran Dana Desa Rejo Agung Pagu Rp. 1.080.908.000, namun banyak dugaan penyimpangan, seperti Item Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Pengadaan barang alat Fogging Covid-19 Rp. 15.000.00 yang dianggarkan sebanyak dua kali jika digabungkan Rp. 30.000.000.

“Terkait Item tersebut kami menduga tidak direalisasikan sebagaimana mestinya karena diketahui pada tahun tersebut pandemi sudah mulai berkurang tidak seperti di awal-awal tahun 2020,” kata masyarakat.

Masyarakat juga mengatakan mereka menduga dalam item pengadaan barang alat fogging covid 19 itu ada indikasi korupsi kolusi dan nepotisme karena mereka mengatakan pemerintah desa tidak memberikan bantuan apa-apa dan tidak ada penyemprotan yang menggunakan fogging.

“Kami juga mempertanyakan terkait Item Pemeliharaan Sumber Air Bersih sumur bor kelompok Tani Dusun Purworejo 1 Rp. 32.163.150, saya selaku masyarakat Dusun Purworejo 1 tidak mengetahui di mana pembangunan tersebut berada karena yang saya ketahui sumur bor yang ada di Dusun Kami adalah sumur bor yang dibangun pada tahun sebelumnya,” jelas warga.

Kemudian perwakilan warga Dusun Purwodadi juga mempertanyakan terkait Item pemeliharaan Sumber Air Bersih sumur bor kelompok Tani  Rp 32.163.150.

“Itu anggaran sumur bor yang dianggarkan di 2 dusun yang berbeda itu menurut kami selaku warga tidak ada pembangunan sumur bor yang baru jadi ke mana lagi anggaran tersebut dan kalaupun untuk pemeliharaan itu tidak mungkin menghabiskan anggaran seperti layaknya membangun sumur bor yang baru,” ungkap masyarakat.

Selanjutnya warga Dusun Pancur juga mempertanyakan terkait Item Pengadaan Pos Covid-19. 3 X 3 M Rp. 22.000.000.

“Ini ke mana lagi anggarannya dulu pernah beredar kabar bahwa akan dibangunkan di Dusun pancur namun hingga saat ini keberadaan pos tersebut tidak ada kemana lagi anggaran ini,” tanya warga.

Perwakilan masyarakat juga mempertanyakan terkait Item Pembayaran insentif linmas sebanyak 14 orang yang dianggarkan sebanyak 2 kali masing-masing Rp. Rp. 13.750.000 dan  Rp. 37.500.000 pihak yang menduga terkait item tersebut banyak sekali penyimpangan dan mereka yakin tidak tersalurkan sebagaimana juknis nya.

Perwakilan masyarakat juga kembali menduga Item BLT dana desa yang dianggarkan sebanyak 2 kali Rp. 219.600.000 dan Rp. 329.400.000 masyarakat menduga itu tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami juga mempertanyakan terkait anggaran Item biaya konsumsi vaksinasi Rp. 1.070.000 dan Rp. 10.700.000 serta anggaran Item penyemprotan desinfektan Covid-19 Rp. 9.750.000, itu ke mana lagi anggarannya,” tanya masyarakat.

Selanjutnya perwakilan masyarakat juga mempertanyakan terkait Item pembayaran honor posyandu yang dianggarkan sebanyak 2 kali masing-masing Rp. 11.750.000 dan Rp. 23.500.000.

“Terkait anggaran tersebut itu juga banyak sekali yang kami pertanyakan Karena untuk posyandu untuk kader itu bisa dihitung jadi tinggal kita kalikan saja dan itu kami duga juga syarat akan penyimpangan,” jelas nya.

Kemudian masyarakat juga mempertanyakan terkait pembangunan Item jalan usaha tani Onderlagh Rp. 76.930.000 dan Pembangunan badan jalan PKTD Rp. 29.295.000.

“Saya ulangi terkait pembangunan tahun 2022 baik itu sumur bor maupun jalan order lah dan pembangunan badan jalan kami selaku masyarakat merasa tidak ada pernah item-item itu terlaksana terkait sumur bor itu setahu Kami adalah sumur tahun 2020 dan di 2021 jadi untuk anggaran tahun 2022 itu tidak ada,” tegas perwakilan masyarakat.

Jadi tambahnya, pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, karena yang digunakan Edi Purwanto selaku Kepala Desa Rejo Agung adalah Dana Pemerintah pusat, jadi harus dipertanggungjawabkan, bukan digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Kami berharap kepada penegak hukum yang ada di Bumi Andan Jejama, khususnya Kejari Pesawaran untuk segera mengambil langkah dan melakukan pemanggilan terhadap kepala desa dan memeriksa semua Item-Item realisasi dana desa tahun anggaran 2022, jika nanti terindikasi korupsi agar di proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu Edi Purwanto Kepala Desa Rejo Agung saat di konfirmasi Handalonline.com, terkait penggunaan Dana Desa Tahun 2022 mengatakan jika anggaran Dana Desa sudah direalisasikan, begitu juga dengan pembangunan sumur bor, Orderlagh maupun lain nya.

“Sumur bor untuk tahun anggaran 2022 itu sudah kita bangunkan, untuk sumur bor pertanian itu ada di dua titik masing-masing di Purworejo 1, dan Purwodadi itu dibangunkan di persawahan terkait Onderlagh di Purworejo 1,” terang nya dengan suara gugup. (Indra Jaya)

Nahas Liburan Ke Pantai, Bocah 6 Tahun Asal Palembang Tewas Tenggelam di Lampung

0
Pesawaran (RN)- Sunguh Nahas Seorang bocah bernama Faisal Riando (6) asal Palembang Sumatra Selatan tewas tenggelam di Pantai Mahitam Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Lampung pada siang tadi. Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo melalui Kapolsek Padang Cerimin Iptu Apri Sampanuju membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kejadian itu terjadi siang tadi, sekitar pukul 13.30 WIB. “Benar, peristiwanya siang tadi. Korban atas nama Faisal Riando berusia 6 tahun asal Palembang. Dia tewas setelah tenggelam saat bermain bola di pantai bersama keluarganya,”kata Kapolsek Padang Cermin, Minggu (15/1/2023). Menurut Kapolsek, usai mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut tim gabungan diantaranya, Ditpolairud Polda Lampung Bripka Wartadi, Anggota Sat Polairud Polres Pesawaran, Anggota Posmat Ketapang Lanal Lampung melakukan pencarian. “Petugas gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian. Lebih satu jam pencarian, sekira Pukul 14 35 Wib korban ditemukan disamping KM. Doa Ibu 01,”kata Kapolsek. Kapolsek melanjutkan, setelah ditemukan korban langsung dibawa ke puskesmas rawat inap Hanura untuk dilakukan pemeriksaan, kemudian setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas jaga Puskesmas Hanura korban dinyatakan sudah meninggal dunia. “Namaun ketika akan dilakukan Otopsi keluarga menyatakan sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Kemudian Pihak Keluarga berencana akan membawa Korban menuju ke rumah duka di Palembang Sumatera Selatan untuk dimakamkan,”ucap Kapsek. (Rizal)

Ketua Umum SMSI Resmi Lantik Ketua SMSI Lampung

0
Bandar Lampung (RN) – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus secara resmi melantik ketua SMSI Provinsi Lampung 2022-2027 yang di gelar di Novhotel Bandar Lampung, Minggu (15/01/2022). Dalam sambutanya ia mengatakan, SMSI itu merupakan organisasi para pemilik media siber.Dan SMSI ini lahir pada tahun 2017 dan di gagas oleh organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di celegon pada 7 maret 2017. “SMSI ini di dalamnya tergabung para pengusaha media yang didominasi oleh Media Online (Siber) bukan si wartawannya. Jadi di SMSI itu bergerak di bidang profit keuntungan untuk pengusaha media itu sendiri melalui hal-hal yang didapati dari media yang dikelola, hingga mendapatkan hasil untuk media itu sendiri, bukan pencari berita seperti wartawan yang tergabung di organisasi profesi,”ujar Firdaus. Firdaus menjelaskan SMSI Bediri dari gagasan PWI tapi harus di bedakan antara SMSI dan PWI. Kalau PWI di dalamnya beisikan wartawan, tapi kalau SMSI itu isinya para pemilik media. “Media siber ini bersingungaan dengan UUD IT, maka dari itu hari ini selain pelantikan ketua SMSI Provinai alampung ada juga Pelatikan Lembanga Bantuan Hukum (LBH). tetap mengawal angota smsi yang dan melalukan pembinaan dan konsultasi hukum agar tidak terjadi menyimpang dalam bekerja,” ujar dia. Semetara itu Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) lampung Doni Irawan mengatakan, Hari ini selain melantik Ketua SMSi lampung dan melantik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SMSI. “SMSI Lampung hadir untuk membantu program program pembangunan yang ada di Peovinsi Lampung yang kita cintai ini. Para pemilik media yang tergabung di SMSI akan berkomitmen melakukan pendamping masalah masalah yang ada di masyarakat,” pungkasnya (Red)

Peduli Stunting Ketua TP-PKK Pesawaran Raih Penghargaan SMSI Award

0

Pesawaran (RN) – Kerja keras Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi dalam menangani kasus stunting, mendapat perhatian dari Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung.

Terbukti dalam pelantikan Ketua SMSI Provinsi Lampung masa bakti 2022- 2027 Lampung yang di ketuai Doni Irawan menganugrahi istri Bupati Pesawaran penghargaan sebagai Ketua TP-KK Peduli Stuting.

Nanda Indira Dendi dinilai sebagai sosok inspiratif dengan semangat serta inovasinya, dalam mengatasi permasalahan stunting di Kabupaten Pesawaran.

Penghargaan tersebut, diserahkan secara langsung oleh Ketua terpilih SMSI Lampung, Doni Irawan di Novhotel Bandar Lampung, Minggu (13/01/2023).

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengucapkan terimakasih kepada SMSI Provinsi Lampung yang telah menganugrahkan penghargaan dalam kata gori Peduli Stuting.

“Saya mengucapkan terimakasih, sebesar besarnya kepada SMSI Lampung. Semoga penghargaan ini dapat menjadi penyemangat dirinya beserta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), untuk terus berupaya dalam penuntasan stunting di Kabupaten Pesawaran,” ujarny.

“Disini saya merasa belum banyak yang dilakukan, tapi ini menjadi support untuk meningkatkan upaya penuntasan stunting khususnya di Kabupaten Pesawaran.Mudah mudahan cita-cita Indonesia zero stunting tahun 2024 dapat tercapai,”jelasnya.

Diketahui Kabupaten Pesawaran membetuk 256 tim pendamping PKK yang tediri dari 768 kader yang tediri dari bidan, kader institusi ke masyarakatan pedesaan. (Rizal)

Polisi Tangkap Dua Pengedar Ganja Asal Tanggamus, Sita 4,75 Gram

0

Pesawaran (RN) -Dua pemuda asal Desa Suka Agung Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus ditangkap Sat Narkoba Polres Pesawaran Polda Lampung. Kerena kedapatan membawa ganja seberat 4,75 Gram terbungksus kertas coklat dari dalam jaket.

“Personil Opsnal Sat Narkoba Polres Pesawaran saat itu melakukan Patroli Hunting di Jalan Desa Negara Saka, Kecamatan Negeri Katon, dan melakukan penangkapan terhadap dua (2) orang tersangka di TKP tersebut,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.I.K., M.Si (Han) melalui Kasat Resnarkoba Iptu Widodo Prasojo, S.Tr.K., S.I.K., Sabtu (14/01/23).

Kasat Resnarkoba menyebutkan, pengungkapan tersebut pada hari Senin tanggal 09 Januari 2023 sekitar Pukul 17.30 Wib atas Dasar LP / A / 1 / I / 2023 / SPKT Res Narkoba / Polres Pesawaran / Polda Lampung tanggal 09 Januari 2023, dengan modus operandi dari barang bukti jenis ganja tersebut dibeli dari DN yang ditemukan dikantong jaket yang dipakai AO.

“Barang bukti Narkotika jenis ganja tersebut diamankan berikut kedua tersangka di Sat Resnarkoba Polres Pesawaran guna pemeriksaan lebih lanjut. Kedua tersangka itu adalah AO (20) dan LF (21) warga Desa Suka Agung, Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus,” jelas Kasat Res Narkoba.

Iptu Widodo Prasojo juga menambahkan, dari tangan tersangka tersebut didapati barang bukti satu (1) bungkus kertas coklat berisi bahan / daun diduga Narkotika jenis ganja seberat 4,75 gram, satu (1) Unit Hp Merek Xiaomi warna abu-abu dan satu (1) unit Hp Merek Vivo warna hitam.

“Kedua tersangka itu telah melanggar Pasal yang dilanggar sebagaimana Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) atau pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, paling singkat hukuman empat (4) tahun penjara bagi kedua tersangka tersebut,” ungkap Iptu Widodo Prasojo. (Rizal)

Hasil Uji Kompetensi, Bupati Pesawaran Lantik Enam Pejabat Eselon II

Pesawaran (HO) – Sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dilantik oleh Bupati Dendi Ramadhona. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, pelantikan yang dilakukan pada hari ini berdasarkan hasil dari job fit atau uji kompetensi yang telah dilakukan pada akhir tahun 2022. “Jadi pelantikan ini bukan karena saya ataupun karena sekda, tetapi ini hasil dari uji kompetensi yang telah saudara lakukan dan dari hasil itu pula saudara diyakini mampu menempati jabatan yang saat ini diamanahkan,” jelas Bupati saat melantik enam pejabat eselon II di Aula Kantor Pemkab Pesawaran. Jumat (13/1/2023). Dirinya mengatakan, pelantikan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan tanggung jawab ASN dalam mewujudkan sumber daya aparatur yang berkualitas. “Saudara yang dilantik, harus mempunyai komitmen dan dedikasi yang tinggi di dalam bekerja. Sebab, dengan komitmen dan dedikasi itu, saya optimis saudara akan mampu dan berhasil menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan kepada kalian,” kata dia. Dirinya berharap, para pejabat yang ada di lingkungan Pemkab dapat berprestasi, serta mempunyai jiwa kepemimpinan yang dapat mengayomi dan melayani masyarakat. “Teruslah gali potensi yang ada, berfikir kreatif, inovatif dan senantiasa berfikir maju kedepan dengan membuat perubahan-perubahan kinerja kearah yang lebih baik. Karena saat ini kita membutuhkan orang-orang yang mau dan mampu bekerja dengan sepenuh hati demi memajukan kabupaten yang kita cintai ini,” terangnya. “Buat inovasi setinggi mungkin, namun satu yang harus yang diketahui seperti apapun inovasi yang kalian buat harus tetap berkoordinasi dengan pimpinan serta stakeholder lainnya,” pungkas bupati. Diketahui, enam pejabat yang dilantik adalah Zuriadi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Anggun Saputra menjabat sebagai Kadis Pariwisata, Awaludin Kepala BKPSDM, Joni Arizoni staf ahli bupati, Razak Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Sunyoto Asisten I Setdakab Pesawaran. (Red)