Satreskrim Polres Pesawaran Terus Buru Pelaku, Tokoh Adat: Ingatkan Wartawan Berpedoman KEJ

Pesawaran (HO) – Tim TEKAB 308 Satreskrim Polres Pesawaran masih terus memburu terduga pelaku pembacokan pada oknum wartawan beberapa waktu lalu. Perburuannya selama dua pekan dilakukan hingga ke Pulau Jawa. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin mengatakan bahwa terkait perkara penganiayaan terhadap salah satu oknum wartawan, pihaknya masih memproses penyidikannya dan terus memburu terduga pelakunya. “Saat ini sudah sampai tahap penyidikan dan Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Pesawaran. Dari hasil gelar perkara penyidik telah menetapkan satu orang tersangka dan saat ini masih DPO,” kata dia, Selasa (24/1/2023). Ia juga menerangkan, jajaran Tim TEKAB 308 Satreskrim Polres Pesawaran telah memburu selama dua pekan di Pulau Jawa. Namun, terduga pelaku selalu berpindah pindah tempat hingga kemudian lolos dari buruan petugas. “Kemarin petugas selama dua minggu memburu pelaku di Banten Pulau Jawa sana, namun yang bersangkutan selalu berpindah tempat dan berganti handphone sehingga tidak terlacak keberadaannya, namun kami optimis pelaku segera ditangkap,” terang dia. Kepada, pelapor juga diharapkan dapat membantu memberikan informasi terkait keberadaan pelaku yang dimaksud guna mempermudah pengungkapannya. “Kalau pelapor tau keberadaan pelaku, bisa segera diinformasikan ke kami. Ini sangat membantu kami dalam mengungkap kasus tersebut, ” ucap dia. Untuk diketahui, kasus tersebut terjadi pada tanggal 5 Desember 2022 lalu, di Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran melalui Laporan dengan nomor LP / B – 774 / XII / 2022 / SPKT/ Polres Pesawaran yang sudah diproses sejak masuknya laporan. “Sejumlah saksi yang ada di TKP ataupun diluar telah dilakukan pemeriksaan seluruhnya dan sudah melaksanakan olah TKP serta pra rekonstruksi. Tinggal kita amankan pelakunya, jadi harap sabar karena kami tetap menyidik dan memburu pelaku,” tegas dia. Hal tersebut juga mendapat respon dari salah satu Tokoh Adat Lampung Bumi Andan Jejama yakni Suttan Penatih yang menyebut bahwa apa yang dilakukan kepolisian terkait ungkap kasus yang dimaksud sudah sesuai dengan ketentuan. “Kami sangat apresiasi, kepolisian Pesawaran sangat cepat merespon setiap laporan yang masuk. Banyak kok, kasus pembunuhan aja terungkap, apalagi soal pembacokan. Soal waktu aja, tapi itu petugas terus memburu artinya kan tidak berhenti, hanya kita memang harus sabar,” kata dia. Ia juga mengingatkan kepada seluruh rekan media yang melakukan liputan di lapangan agar waspada dan tetap berpedoman pada Kaidah Etika Jurnalistik (KEJ) sehingga terhindar dari perbuatan anarkis. “Kejadian Paisal ini dapat dijadikan contoh, untuk rekan rekan media kami ingatkan agar tetap berpedoman pada KEJ sehingga terhindar dari aksi kriminalitas atau main hakim sendiri. Wartawan itu intelektual, artinya ketika dilapangan tidak boleh bersikap seperti preman yang tidak paham hukum,” ujar dia. (Red)

PPNI Pesawaran Siapkan Satgas Penanganan Dampak Korban Bencana

0

Pesawaran (RN) – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran, siapkan Satuan Tugas (Satgas) yang akan diterjunkan apabila terjadi bencana alam di Bumi Andan Jejama.

Ketua PPNI Pesawaran Wahyan mengatakan, saat ini PPNI harus dapat berperan aktif dan dapat menyentuh secara langsung kepada masyarakat, terutama dalam penanganan dampak korban bencana yang terjadi di Pesawaran sebagai bagian dari aksi kemanusiaan dan solidaritas. “Dalam penanganan korban bencana, memang diperlukan tim pelayanan yang sigap, profesional dan terorganisir serta mempunyai hubungan baik dengan pemerintah maupun unsur terkait, maka dari itu kami siap hadir ketika terjadi bencana,” ujarnya. Selasa 24 Januari 2023. “Jadi kalau kita sudah memiliki Satgas, ketika ada bencana yang terjadi di wilayah Pesawaran tanpa adanya komando pun para Satgas ini sudah langsung menuju ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban bencana,” ujar dia. Dirinya mengatakan, saat ini terdapat 20 perawat yang dibagi menjadi 4 tim, yang telah diberikan pelatihan dalam pemberian pelayanan kesehatan di lokasi bencana. “Kesigapan bagi tenaga perawat dalam mengatasi dampak korban bencana baik sebelum, disaat maupun sesudah terjadinya bencana menjadi prioritas keahlian yang perlu dimiliki dan diharapkan implementasinya,” kata dia. Dirinya mengatakan, dengan adanya tim ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata perawat dalam rangka ikut membantu penanganan bencana sesuai dengan kesiapsiagaan dan pertolongan kedauratan bencana di wilayah Pesawaran. “Perawat sejatinya memiliki peran yang sangat strategis dan penting dalam kebencanaan, karena perawat memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang dapat diaplikasikan langsung kepada masyarakat,” katanya. (Rizal)

Tim Tekab Polres Pesawaran Terus Buru Pelaku Pembacokan Oknum Wartawan

0
Pesawaran (RN) – Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Pesawaran hingga saat ini masih terus memburu terduga pelaku pembacokan pada oknum wartawan yang terjadi beberapa waktu lalu. Anggota Satreskrim Polres Pesawaran melakukan pemburuan selama dua pekan ini hingga ke Pulau Jawa. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin mengatakan, bahwa terkait perkara penganiayaan terhadap salah satu oknum wartawan, pihaknya masih memproses penyidikannya dan terus memburu terduga pelakunya. “Saat ini sudah sampai tahap penyidikan dan Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Pesawaran. Dari hasil gelar perkara penyidik telah menetapkan satu orang tersangka dan saat ini masih DPO,” kata Supriyanto, Selasa (24/1/2023). Dirinya menjelaskan, jajaran Tim Tekab 308 telah memburu selama dua pekan di Pulau Jawa. Namun, terduga pelaku selalu berpindah pindah tempat hingga kemudian lolos dari buruan petugas. “Kemarin selama dua minggu anggota memburu pelaku di Serang Provinsi Banten sana, namun yang bersangkutan selalu berpindah tempat dan berganti nomor dan handphone, sehingga tidak terlacak keberadaannya, namun kami optimis pelaku segera ditangkap,” ujar dia. Ia juga mengatakan, pelapor juga diharapkan dapat membantu memberikan informasi terkait keberadaan pelaku yang dimaksud guna mempermudah pengungkapannya. “Kalau pelapor tau keberadaan pelaku, bisa segera diinformasikan ke kami. Ini sangat membantu kami dalam mengungkap kasus tersebut,” jelasnya. Untuk diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada tanggal 5 Desember 2022 lalu, di Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran melalui Laporan dengan Nomor LP/B – 774/XII/2022/SPKT/Polres Pesawaran, yang sudah diproses sejak masuknya laporan. “Sejumlah saksi yang ada di TKP ataupun diluar telah dilakukan pemeriksaan seluruhnya dan sudah melaksanakan olah TKP serta pra rekonstruksi. Tinggal kita amankan pelakunya, jadi harap sabar karena kami tetap menyidik dan memburu pelaku,” pintanya. Menanggapi hal tersebut, salah satu Tokoh Adat Lampung Bumi Andan Jejama yakni Erland Syofandi gelar Suntan Penatih menyebut bahwa apa yang dilakukan Kepolisian terkait ungkap kasus yang dimaksud sudah sesuai dengan ketentuan. “Kami sangat apresiasi, Kepolisian Pesawaran sangat cepat merespon setiap laporan yang masuk. Banyak kok, kasus pembunuhan aja terungkap, apalagi soal pembacokan. Soal waktu aja, tapi itu petugas terus memburu artinya kan tidak berhenti, hanya kita memang harus sabar,” kata Erland. Ia juga mengingatkan kepada seluruh rekan media yang melakukan liputan di lapangan agar waspada dan tetap berpedoman pada Kaidah Etik Jurnalistik (KEJ) sehingga terhindar dari perbuatan anarkis. “Kejadian Paisal ini dapat dijadikan contoh, untuk rekan-rekan media, kami ingatkan agar tetap berpedoman pada KEJ sehingga terhindar dari aksi kriminalitas atau main hakim sendiri. Wartawan itu intelektual, artinya ketika di lapangan tidak boleh bersikap seperti preman yang tidak paham hukum,” pungkasnya. (Red)

Apdesi Kabupaten Pesawaran Dukung Jabatan Kades 9 Tahun

Pesawaran (HO) – Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Pesawaran, mendukung terkait adanya permintaan dari para Kepala Desa (Kades) penambahan masa jabatan menjadi 9 tahun. Ketua APDESI Pesawaran Suranto mengatakan, permintaan dari para Kades tersebut dinilai masuk akal, mengingat dengan masa jabatan yang pendek saat ini terkadang para Kades belum maksimal melakukan pembangunan di desa. “Tentunya sebelum mereka menyampaikan aspirasi tentang masa jabatan ini pastinya ada alasan terlebih dahulu, salah satu alasannya dengan bertambahnya masa jabatan, Kades memiliki banyak waktu untuk lebih berkreasi dalam menentukan arah pembangunan di desa,” terang nya, Senin (23/1/2022). Disinggung adanya potensi besar penyimpangan anggaran Dana Desa (DD), dalam masa jabatan yang cukup panjang, dirinya meminta kepada pihak pemerintah untuk lebih memperketat segala regulasi dalam penggunaan DD tersebut. “Potensi itu pasti ada, berarti disini pemerintah harus lebih memperketat lagi segala regulasinya, kalau dirasa oleh pemerintah regulasi yang ada saat ini sudah cukup, berarti perlu adanya penambahan wawasan yang diberikan oleh pemerintah untuk para Kades dan juga pendampingan dalam penggunaan DD bahkan pengawasannya juga harus lebih diperketat,” katanya. “Dalam mengubah suatu undang-undang, tentunya ada dampak positif dan negatifnya, dampak positifnya Kades memiliki peluang yang besar untuk mengkreasikan pembangunan desa, dampak negatifnya juga harus dicarikan solusi oleh pemerintah,” ucap dia. Menurutnya, dalam aksi yang dilakukan oleh para Kades tersebut tidak ada Kades asal Pesawaran yang ikut menyampaikan aspirasinya ke Jakarta. “Kalau kita tidak ada yang berangkat, namun pada dasarnya kami setuju dengan usulan yang disampaikan oleh para Kades beberapa waktu lalu di Jakarta tentang penambahan masa jabatan,” pungkas Suranto. (Red)

Jaga Kebugaran Personil, Polres Pesawaran Adakan Olahraga Bersama

Pesawaran (HO) – Untuk menjaga kebugaran tubuh dalam mendukung menjalankan tugas seluruh personil Polres Pesawaran Polda Lampung rutin melaksanakan olahraga bersama di lapangan mapolres setempat, Sabtu (21/1/2023). Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.I.K., M.Si (Han) mengingatkan Kepada Personel Polres Pesawaran agar selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan dengan cara meluangkan waktu untuk berolahraga agar tetap fit dan tidak mudah sakit. “Kegiatan olahraga ini rutin di setiap hari Sabtu, mengingat padatnya kegiatan personel Polres Pesawaran diperlukan olahraga untuk selalu menjaga kesehatan dan stamina dalam melaksanakan tugas-tugas Kepolisian,” terang AKBP Pratomo Widodo. “Dengan giat olahraga setiap hari, ini diharapkan dapat menunjang kesiapan fisik setiap personil dalam beraktifitas tanpa terkendala faktor kesehatan,” pungkas Kapolres. (Red)

Kadis Prindag Tegaskan Tanah Pasar Kedondong Milik Pemkab Pesawaran, Jelas Bersertipikat

Pesawaran (HO) – Terkait tanah lokasi pasar Kedondong yang di klim milik Masyarakat Adat Sai Bhatin Marga Way Lima, dibantah keras oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Prindag) Razak, S.Sos.

“Saya tegaskan tanah lokasi Pasar Kedondong sah milik Pemkab Pesawaran dan jelas bersertipikat,” tegasnya kepada Media Handalonline.com, Sabtu (21/1/2023).

Kepala Dinas Prindag menjelaskan tanah lokasi pasar tersebut awal nya milik pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan kemudian di hibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan bersertifikat dengan nomor : 08.11.07.04.4.00003, dan bisa di cek di aplikasi resmi kementrian ATR/BPN, sentuhtanahku dengan nomor : AV635114.

“Jadi itu jelas tanah milik Pemkab Pesawaran yang telah di hibah oleh pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” terangnya.

Jika katanya, ada masyarakat yang kurang jelas silakan bertanya dengan BPN Kabupaten Pesawaran, jangan bertanya dengan orang-orang yang tidak tahu atau dengan orang-orang yang hanya mempunyai kepentingan pribadi.

“Kalau mau jelas silakan tanyakan dengan instansi terkait atau dengan BPN Pesawaran, terkait keabsahan sertipikat tanah lokasi Pasar Kedondong,” ucapnya.

“Jadi apa dasar mereka meng klim, Atau jika mereka punya sertipikat tanah lokasi pasar Kedondong, silakan bawa kesini, mari kita lihat keabsahan nya,” pungkasnya. (Red)

Kadis Prindag : Saya Tegaskan Tanah Pasar Kedondong Sah Milik Pemkab Pesawaran

0

Pesawaran (RN) – Terkait tanah lokasi pasar Kedondong yang di klim milik Masyarakat Adat Sai Bhatin Marga Way Lima, dibantah keras oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Prindag) Razak, S.Sos.

“Saya tegaskan tanah lokasi Pasar Kedondong sah milik Pemkab Pesawaran dan jelas bersertifikat,” tegasnya kepada Media, Sabtu (21/1/2023).

Kepala Dinas Prindag menjelaskan tanah lokasi pasar tersebut awal nya milik pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan kemudian di hibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan bersertifikat dengan nomor : 08.11.07.04.4.00003, dan bisa di cek di aplikasi sentuhtanahku dengan nomor : AV635114.

“Jadi itu jelas tanah milik Pemkab Pesawaran yang telah di hibah oleh pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” terangnya.

Jika katanya, ada masyarakat yang kurang jelas silakan bertanya dengan BPN Kabupaten Pesawaran, jangan bertanya dengan orang-oeang yang tidak tahu atau dengan orang-orang yang hanya mempunyai kepentingan pribadi.

“Kalau mau jelas silakan tanyakan dengan instansi terkait atau dengan BPN Pesawaran, terkait keabsahan sertipikat tanah lokasi Pasar Kedondong,” ucapnya.

“Atau jika mereka punya sertipikat silakan tanah lokasi pasar Kedondong, silakan bawa kesini, mari kita lihat keabsahan nya,” pungkasnya. (Red)

Ciptakan Desa Maju dan Mandiri, Kades Kresno Widodo Harapkan Dukungan Masyarakat

Pesawaran (HO) – Guna terciptanya Desa Maju, berkembang dan mandiri, Kepala Desa Kresno Widodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Hariyanto meminta dukungan dari masyarakat baik dari segi pemikiran maupun dukungan di dalam melaksanakan roda kepemerintahan.

Kepala Desa Kresno Widodo Hariyanto mengatakan dirinya menjabat menjadi kepala desa sejak tahun 2022 dan berakhir di tahun 2028.

“Motivasi saya pada saat saya mencalonkan diri menjadi kepala desa yang jelas untuk membangun desa supaya lebih maju lagi dari segi infrastruktur jalan kemudian sumber daya manusia,” kata Kades Hariyanto Kepada Handalonline.com Jumat (20/1/2023).

Lebih lanjut dia juga mengatakan sesudah dirinya dilantik sebelum anggaran dana desa turun dia juga sudah mengadakan kegiatan pada saat minyak goreng sedang langka dan mahal.

“Merasa itu keluhan dari warga saya tergugah hati saya karena di sini saya adalah kepala desa dan melihat masyarakat saya sedang dalam kesusahan pada saat itu saya mengajukan ke kabupaten sesuai dengan KK yang ada di desa alhamdulillah bisa terealisasi bantuan minyak goreng itu terlaksana terbagi dengan merata di 5 dusun yang terdiri dari 1600 kepala keluarga,” ucap nya.

Dirinya juga mengutarakan peran penting seorang Kepala desa dalam membantu masyarakat mensubsidikan minyak goreng tersebut.

“Meskipun masyarakat menebus minyak goreng tersebut namun dengan harga yang terbilang sangat murah dan saya juga mengeluarkan dari kantong pribadi saya  untuk masyarakat saya apa yang menjadi keluhan mereka saya bisa menutupinya dan memang itu adalah tugas kita selaku kepala desa selalu bersama masyarakat,” timpal nya.

Masih kata kata Kades Haryanto tidak hanya itu pihaknya juga sudah merealisasikan jaringan aliran listrik di pemukiman warga sudah terpasang walaupun belum semua dirinya mengatakan 13 titik sudah terpasang sudah 85% sudah dirasakan masyarakat juga manfaatnya.

“Pada saat itu saya juga mengajukan terkait untuk jalan lingkungan di desa di Dusun Kresno Krajan 2 titik dan perbatasan Dusun kresno aji Kresno baru 1 titik dengan panjang kurang lebih 1 KM,” jelas nya.

Dikatakannya, pada saat itu dirinya mengajukan ke pemerintah Kabupaten di kawal oleh DPRD Kabupaten Pesawaran.

“Saya rasa masyarakat sudah tahu siapa orangnya kami juga ucapan terima kasih dan alhamdulillah berkat pengawalan beliau sudah dapat dirasakan oleh masyarakat dan mereka sangat senang terkait jalan lingkungan tersebut,” papar nya.

Kemudian kepala desa juga menerangkan pertama kali dirinya mengelola dana desa juga sudah banyak item-item yang sudah ia bangun untuk masyarakat.

“Kita juga sudah merealisasikan pembangunan fisik yang menggunakan dana desa atau DD yaitu jalan usaha tani masing-masing di Dusun Kresno di kerjakan 1 titik dan di Dusun Kresno aji 2 titik dan tidak hanya itu kita juga sekalian membangun badan jalan pada saat itu pembebasan lahan dari masyarakat,” ungkap nya.

Dirinya juga menyampaikan dalam pembangunan tersebut kita juga melalui proses tahapan musyawarah dusun sudah terealisasi dapat dirasakan oleh masyarakat yang hendak berkebun.

“Harapan saya untuk di tahun 2023 agar masyarakat saya khususnya bisa membantu pemerintah desa dalam membangun desa saling mengisi tentang pembangunan kalau tanpa bantuan masyarakat dan warga kami pemerintah desa itu tidak bisa apa-apa,” terang nya.

Kades Haryanto juga menyampaikan untuk infrastruktur jalan pertanian karena setiap jalan harus ada pembebasan lahan dari warga.

“Agar nanti nya tanah tersebut bisa dibuatkan jalan kami selaku pemerintah desa siap untuk memprioritaskan jalan pertanian yang menggunakan dana desa karena memang dana desa tersebut adalah hak dari masyarakat,” tegas nya.

Kemudian kepala desa juga menghimbau Kepada masyarakat untuk meminta doanya serta dukungan.

“Karena saya baru memimpin desa masih banyak belajar supaya amanah dalam memimpin desa yang kita cintai ini kemudian bisa melakukan fungsi saya  jadi saya harap dukungan serta pemikiran agar terciptanya desa maju berkembang dan mandiri baik dari segi infrastruktur dan sumber daya manusianya,” pungkasnya. (Indra Jaya)

Sat Lantas Polres Pesawaran Sosialisasi Kamseltibcar SMK Pelita

0
Pesawaran (RN) – Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran Polda Lampung AKP Martoyo Pimpin sosialisasi Kamseltibcar (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran) berlalu lintas, anti tawuran, dan narkoba di Aula SMK Pelita Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Senin (16/01/23). Sosialisasi yang digelar Satlantas Polres Pesawaran bertujuan meminimalisir kenakalan remaja. “Kami Gelar Sosialisasi ini guna mencegah para remaja yang identik menunjukan jati dirinya dengan cara-cara yang salah,” ungkap Martoyo. Ia menuturkan, jaman sekarang banyak kasus remaja yang melakukan aksi tawuran dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. “Semua itu kami lakukan imbauan kepada siswa di sini agar tidak ikut atau terprovokasi untuk melakukan tawuran apalagi sampai mengkonsumsi obat-obatan terlarang,” Lanjutnya. Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Pesawaran Aiptu Gunawan mensosialisasikan dari sudut keamanan dan kelancaran berlalu lintas. “Saya ingatkan kepada para siswa dan siswi untuk tetap mematuhi pertautan rambu lalu lintas. Keamanan dan keselamatan pengguna jalan paling utama dalam berlalu lintas,” ujarnya. (Rizal)

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Segera Perbaiki Jalan yang Kembali Amblas di Palabuhanratu

Sukabumi (RN) – Dinas Pekerjaan Umun (PU) Kabupaten Sukabumi segera melakukan perbaikan jalan jalur alternatif menuju kawasan wisata pantai Palabuhanratu, yang kembali amblas dan retak. Jalur alternatif yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kampung Gunungsumping, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, itu amblas kembali dengan panjang sekitar 20 meter serta kedalaman sekitar 60 sentimeter dan lebar 5 meter. “Perbaikan jalan amblas itu sudah kami usulkan untuk program tahun ini. Metode pengerjaannya akan dilakukan secara menyeluruh. Terutama perbaikan pada saluran air yang menjadi penyebab jalan sering amblas di lokasi itu,” kata Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi dilansir @dinasPUkabupatensukabumi. Senin, 16 Januari 2023. Edi mengatakan sebelum libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Dinas PU telah berupaya melakukan perbaikan jalan amblas dengan cara pengurukan dan penambalan. Namun, akibat sering diguyur hujan selama beberapa hari, jalan tersebut kembali amblas. “Kebutuhan anggaran perbaikan jalan amblas sudah dihitung tim teknis dari UPTD. Bahkan, hasilnya sudah diajukan ke Dinas PU untuk dimasukkan pada program kegiatan tahun ini. Idealnya memang ruas Jalan Jenderal Sudirman itu dirabat beton. Termasuk bagian bahu jalan juga dibetonisasi. Sehingga, umur teknis jalan lebih awet dan tahan ambles akibat guyuran hujan,” ujar Edi. Edi mengaku akan terus mengawal usulan perbaikan jalan yang amblas tersebut agar bisa segera diperbaiki. “Mudah-mudahan bisa menjadi skala prioritas. Karena jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat umum dan PNS yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Edi. Untuk diketahui, selain sebagai jalur alternatif menuju pantai Palabuhanratu, jalan tersebut juga adalah akses menuju komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD Kabupaten Sukabumi. (Rick)