Angka Kemiskinan di Pesawaran Turun dari 15,11% Menjadi 13,85% 2022

0
Pesawaran (RN) – Berdasarkan data rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Kabupaten Pesawaran berhasil turun 1,26% di tahun 2022 (penurunan terbesar ke-2 se- Provinsi Lampung) dari 15,11% menjadi 13,85%. Juga terjadi peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 66,14 menjadi 66,70. Hal tersebut dikatakan Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona saat menghidiri Musrenbang di Kecamatan Negeri Katon dan Kecamatan Tegineneng, Selasa, (14 Februari 2023). “Capaian ini tentu menjadi semangat dan motivasi untuk bekerja lebih optimal lagi dan saya juga meminta kepada seluruh jajaran Perangkat Daerah hingga Kecamatan dan Desa bahwa semua program dan aksi yang kita lakukan semua harus mengerucut pada fokus penurunan angka kemiskinan dan permasalahan lainnya seperti stunting dan perlindungan terhadap anak,” ujarnya. Dalam kegitan musrenbang Kecamatan ini, kata Dendi, agar dimanfaatkan sebagai Forum Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Rembuk Stunting, dan Forum Anak, sehingga dapat bersama-sama, bahu-membahu menyelesaikan permasalahan satu-persatu dari hulu ke hilir baik melalui APBD maupun APBDes. “Saya tekankan para camat agar lebih cepat tanggap terhadap situasi dan kejadian yang ada di wilayahnya dengan senantiasa memantau situasi dan kondisi wilayahnya masing-masing kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah kita,” ucapnya. Bupati juga menjelaskan musrenbang Kecamatan tahun ini mempunyai arti penting bagi perencanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran pasca Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran 2024 yang akan datang. “Saya berharap rencana kerja yang diusulkan benar-benar merupakan program/kegiatan prioritas dan mendesak yang ada di wilayah kerja masing-masing, serta merupakan hasil kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara hasil Musrenbang Kecamatan Tahun 2024,” kata Dendi. “Hasil kesepakatan tersebut lanjut Dendi, masih memerlukan proses sinkronisasi dengan Rencana Kerja Tingkat Kabupaten yang akan dipertajam dalam Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Kabupaten yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada Bulan Maret,” pungkasnya. Diketahui dalam acara Musrenbang Bupati memberikan bantuan secara simbolis berupa Pembangunan jalan usaha tani dan pembangunan jaringan irigasi tingkat usaha tani bagi kelompok tani. Kemudian bantuan Bumil KEK serta Balita Kurus untuk Puskesmas setempat. Lalu diberikan juga bantuan berupa bantuan mesin dan peralatan IKM kepada KUB, bantuan perlengkapan siswa SD dan SMP dan bantuan Polibag, Waring, bibit buah, bibit sayuran, gembor dan pupuk. (Rizal)

Pengabdian Marta Diana Rizal Jabat Kepala SDN 12 Punduh Pidada Patut di Apresiasi

Pesawaran (HO) – Suka Duka Marta Diana Rizal menjadi Kepala SDN 12 Punduh Pidada Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung sejak tahun 2018 hingga saat ini patut diapresiasi. Demikian dikatakan oleh Kepala Sekolah Marta Diana Rizal, di ungkapkan nya, menjabat atau menjadi kepala sekolah di SDN 12 Punduh Pidada sejak tahun 2018 sampai saat ini, banyak sukaduka dan pengalaman yang tidak terlupakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah sesuai dengan visi misi Bupati Pesawaran. “Benar saya diberikan amanah dan menjadi kepala sekolah itu sejak tahun 2018 hingga saat ini perlu diketahui SDN 12 itu terletak di desa Legundi di pulau namun itu tidak menyurutkan semangat saya untuk mengabdi dan mendidik anak-anak yang ada di pulau di ujung pesisir Kabupaten Pesawaran,” terang Marta Diana Rizal kepada Handalonline.com Senin (13/2/2023).
Pengabdian Marta Diana Rizal Jabat Kepala SDN 12 Punduh Pidada Patut di Apresiasi
Dirinya juga menceritakan suka duka dalam memimpin SDN 12 yang terletak di pesisir Pesawaran atau di pulau terpencil harus benar-benar ekstra berjuang memberikan ilmu pendidikan kepada anak-anak. “Namun alhamdulillah sedikit demi sedikit kalau yang tadinya kami tidak memiliki kantor untuk beristirahat sekarang sudah punya kantor atau ruang guru pertama kali saya memimpin SDN 12 bisa dibilang sangat sedih namun sekarang semenjak saya memimpin SDN 12 ini ruang untuk beristirahat guru sudah ada walaupun masih gabung di ruang perpustakaan,” kata Marta Diana Rizal. Kemudian dirinya juga menambahkan untuk kegiatan anak-anak di SDN 12 di bidang Pramuka sejak pulihnya pandemi Covid 19 mereka unjuk gigi dan hadir di kecamatan ikut partisipasi kegiatan Pramuka perlu diketahui dari daratan untuk menuju ke SDN 12 harus menaiki kapal karena dari darat menuju ke Desa Legundi itu hampir 2 jam setengah.
Pengabdian Marta Diana Rizal Jabat Kepala SDN 12 Punduh Pidada Patut di Apresiasi
“Saya segenap dewan guru sangat mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran perhatian dari dinas pendidikan sangat kami rasakan,” timpal nya. Hanya saja mereka kekurangan tenaga guru jadi mereka berharap tenaga pendidik nya pasal nya banyak dewan guru-guru yang sudah berkembang dan tidak bisa menghambat karir mereka ada yang meningkat menjadi kepala sekolah atau yang di PLT. “Harapan saya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran untuk penambahan tenga pengajar sama dengan tenaga pengajar yang ada di darat kegiatan belajar mengajar tidak terhambat ke depannya,” jelas nya. Dirinya juga berharap kepada dewan guru yang ada di SDN 12 Punduh Pidada harus benar-benar mengabdi karena mereka adalah seorang guru pahlawan tanpa jasa jadi di manapun tempat bertugas untuk memberikan ilmu kepada anak-anak keadaan apapun dan di mana pun harus siap. “Harapan saya kepada murid-murid yang saya cintai siswa-siswi yang menimba ilmu di SDN 12 Punduh Pidada harapan saya mereka tidak minder meskipun tinggal di pulau harus tetap semangat seperti sekolah-sekolah yang ada di darat cita-citanya jangan sampai putus di tengah jalan teruslah belajar bersemangat dan kelak bisa membanggakan orang tua jug nusa dan bangsa,” harap nya. Dirinya lebih lanjut juga mengatakan pada saat ini dipercayai sebagai PLT koordinasi wilayah atau korwilcam Kecamatan Punduh Pidada. “Ya saya mendapatkan tambahan tugas dan ini pun menjadi beban berat buat saya tapi akan saya jalani saja karena ini adalah amanah dan perintah kalau untuk sekolah yang saya naungi bisa dikatakan itu meliputi 3 SMP dan 12 SDN,” papar nya. Dia juga mengatakan semoga Kecamatan Punduh Pidada ini semakin baik semakin maju dan berkembang baik dari segi pendidikan maupun dari segi ekstrakurikuler anak-anak kita bisa belajar dengan maksimal karena beberapa tahun terakhir hampir vakum kegiatan ekstrakurikuler saat ini harus kembali di tonjolkan. “Saya kepada rekan-rekan sejawat kepada kepala sekolah yang ada di Kecamatan Punduh Pidada yang sudah kita ketahui ini ada kurikulum terbaru kurikulum merdeka diadakan pelatihan harapan saya update jangan sampai tertinggal dengan hal-hal semacam itu karena pastinya pemerintah juga mengadakan kurikulum itu sudah dengan bahan pertimbangan dan dengan tujuan baik,” ungkap nya. Untuk seluruh kepala masih kata Marta Diana Rizal sekolah-sekolah untuk update mengikuti kegiatan tersebut agar pendidikan lebih maju lagi. “Tentunya saya juga ingin menyampaikan kepada rekan-rekan kepala sekolah masing-masing sekolah setiap manusia ini butuh masukkan serta saran agar kita tidak vakum saya juga butuh saran dan masukan dari rekan-rekan agar lebih baik lagi mungkin ada ide-ide dari rekan-rekan mari kita bersama-sama demi kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar demi kemajuan pendidikan terkhusus di Kecamatan Punduh Pidada,” pungkas nya. (Indra Jaya)

Miris !! Rania Putri Penderita Keterbelakangan Mental Butuh Bantuan

0
Bandar Lampung (RN) – Sungguh miris nasib yang dialami Rania Putri (12) Rania yang memiliki keterbelakangan mental sejak lahir ini harus mengalami penderitaan tanpa batas waktu. Rania putri pertama dari pasangan Mad Yani (45) dan Rijemah (51) warga Kampung Karang Jaya, RT 12 Lingkungan 1, Kelurahan Karang Maritim Kecamatan Panjang Bandar Lampung. Rania Putri saat ini tinggal bersama sang bibik Oviah (47) lantaran sang ayah, Mad Yani telah berpisah dengan sang ibu, dan ibu Rania Putri sudah 14 hari pergi ke Negri Jiran untuk merubah nasib. “Kalau harapannya untuk sembuh kayanya ga bisa ya, ponakan saya Rania Putri ini belum pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah, program Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas). Juga belum masuk,” kata Oviah kepada media ini, Senin (13/02/2023). Ditambahkan Oviah, dirinya berharap agar pemerintah setempat dapat membantu beban Rania untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. “Kami ini terus terang sangat kesulitan, suami saya kerja di Riau, bapaknya Rania pergi entah kemana, sedangkan ibunya baru dua Minggu ini berangkat kerja keluar Negri, saya nya bingung untuk menutupi kebutuhan Rania,”ungkap Oviah dengan nada sedih. Menurutnya, walaupun Rania Putri memiliki keterbelakangan mental, namun Rania tetap sekolah seperti layaknya anak anak yang lain. “Iya, Rania harus tetap sekolah, kasian dia kalau ga sekolah,”tukas dia. Oviah berharap, agar pemerintah setempat dapat mendengar dan mau mengulurkan tangannya untuk membantu Rania Putri. “Saya ini Ga muluk -muluk pak, asal Rania itu dapat bantuan aja saya sudah bersyukur, apa lagi sekarang Rania sudah mengalami haid, tolong kami pak, bantu Ponakan saya Rania,”tutupnya. (Rizal).

Masyarakat Desa Karang Anyar, Desak Wasiman Maju Calonkan Diri Pileg Mendatang

Pesawaran (HO) – Mantan Kepala Desa Tiga Periode, Wasiman tokoh masyarakat Desa Karang Anyar Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung di dukung dan di desak masyarakat untuk maju pada pemilihan legislatif (Pileg) mendatang. Demikian dikatakan oleh Wasiman mantan kepala desa yang sudah banyak makan asam garam di dunia kepemerintahan dirinya menceritakan menjabat sejak tahun 2001 dilantik menjadi Kepala Desa Karang Anyar dan pada saat itu belum ada yang namanya anggaran dana desa atau (DD). “Ya pada saat saya memimpin desa pertama kali itu belum ada yang namanya anggaran dana desa, masih bandes saat itu kita masih bagian dari Kabupaten Lampung Selatan,” ujar mantan Kades tiga periode Wasiman Kepada Handalonline.com Kamis (9/2/2023). Bapak Wasiman sapaan akrabnya lanjutkan dengan berjalannya waktu sampai pada tahun 2009, kemudian keluarlah undang-undang baru masa jabatan selama 6 tahun pada saat itu pun diri nya sudah tidak berniat lagi untuk menjadi kepala desa yang jelas karena keterbatasan diri nya namun atas keinginan masyarakat yang masih mempercayai nya. “Pada saat pemilihan di tahun 2009 itu saya menang lagi dan pada tahun 2016 saya mencalonkan diri kembali atas dukungan dan keinginan masyarakat dan terpilih kembali dan berakhir jabatan di tahun 2023 ini,” kata Wasiman. Wasiman juga menceritakan pada tahun 2016 itulah dia mengelola anggaran dana desa. “Jadi setelah ada anggaran dana desa sudah banyak dari segi infrastruktur maupun pemberdayaan yang sudah saya realisasikan berdasarkan musyawarah desa serta aspirasi dari masyarakat saya sangat memprioritaskan apa yang diinginkan oleh masyarakat,” papar nya. Dia juga menceritakan bahwasanya dia sangat memprioritaskan tempat belajar mengajar perjuangan untuk SMP 26 pada saat itu sangat luar biasa perjuangan pemerintah desa maupun perjuangan masyarakat dan sudah terwujud. “Kemudian saya juga membangun tempat sekolah dari dana desa yaitu gedung TK dan PAUD tujuan saya membangun gedung tersebut untuk memprioritaskan di bidang pendidikan untuk desa kemudian infrastruktur jalan tugas sudah saya realisasikan dan sudah dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelas nya. Dirinya juga mengatakan pahit manisnya dalam memimpin desa itu adalah tanggung jawab dari seorang pemimpin desa. “Saya pada saat memimpin desa jangan kan jalan aspal jalan onderlagah batu pun belum ada tapi dengan berjalannya waktu artinya perjuangan masyarakat serta kami dari pemerintah desa apa yang diharap masyarakat paling tidak sudah terwujud,” ucap nya. Kemudian saat ditanya bilamana sudah tidak aktif lagi di pemerintahan desa Pakde wasiman sapaan akrabnya mengatakan Dalam bahasa Jawanya itu mosok pak Kades 3 periode ora wani nyalon anggota DPRD. “Jadi dalam bahasa Jawa tersebut saya menjawab keinginan dari masyarakat saya bukan tidak berani untuk mencalonkan diri namun saya masih belum memikirkan ke sana karena saya sudah cukup lama di dunia ke pemerintahan hampir 20 tahun lebih lebih memimpin desa jadi keinginan dari masyarakat belum bisa saya pastikan karena masih banyak pertimbangan,” timpal nya. Dirinya juga melanjutkan masyarakat berkeinginan untuk mempunyai anggota DPRD yang asli dari Desa Karang anyar tentunya itu pun akan di pikirkan namun untuk saat ini belum bisa di jawab. “Mungkin untuk saat ini saya akan memiliki keinginan untuk menyewa lahan dan akan berfokus untuk bertani dan berkebun memang di dasari saya adalah seorang petani namun tidak menutup kemungkinan karena kita seorang manusia bisa kita hanya berencana kalau tuhan berkehendak apa yang menjadi keinginan masyarakat akan terwujud dan saya pun siap,” tegas nya. Dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada nya, serta arahan dan bimbingan nya sehingga hampir 20 tahun lebih bisa memimpin desa. “Jika ada kekurangan saya pada saat memimpin desa, saya mohon kiranya dapat memaafkan, karena saya adalah ciptaan tuhan semoga kedepannya desa kita ini menjadi desa yang maju makmur dan berkembang,” ucap nya. Wasiman juga berharap kepada kepala desa terpilih yang sudah dilantik semoga amanah karena diri nya dipilih oleh masyarakat harus bermasyarakat harus selalu ada di tengah-tengah masyarakat. “Kemudian program-program yang artinya belum terealisasi selama masa jabatan saya karena keterbatasan anggaran kedepannya dapat di tingkatkan demi kemajuan dan kesejahteraan desa kita tercinta meskipun saya sudah tidak menjadi kepala desa lagi saya akan tetap peduli terhadap masyarakat,” kata nya. (Indra Jaya)

Ciptakan Rasa Nyaman, Kadis Pariwisata Pesawaran Bahas Perbub No 64/2022

Pesawaran (HO) – Guna menciptakan rasa nyaman dan aman bagi para pengunjung wisata di Bumi Andan Jejama, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menggelar rapat silaturahmi membahas Perbub No 64/2022 bersama pelaku usaha dan travel agent, Kamis (9/2/2023).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra, S.E., M.M, mengatakan rapat silaturahmi tersebut membahas Perbub No 64/2022 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di Kabupaten Pesawaran.

“Banyak pembahasan yang di bahas terkait dengan Perbub No 64/2022, di antaranya akan Menertibkan Semua Travel Agent di Kabupaten Pesawaran agar segera berizin dan segera membentuk Dewan Pengurus Cabang Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies,” terangnya.

Selain itu lanjut Anggun, setiap Travel Agent Wajib melaporkan kunjungan wisatawan ke Wisata Pesawaran dengan sistem aplikasi yang sudah ditetapkan.

“Dalam Peraturan Bupati Nomor 64/2022 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan setiap Travel Agent dan Pelaku Wisata Pesawaran agar dapat dipedomani sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Anggun menambahkan, sistem kunjungan wisatawan maupun skema asuransi akan diperbaiki agar setiap pengunjung wisatawan merasa nyaman dan aman saat berwisata di Kabupaten Pesawaran.

“Pengembangan seluruh objek wisata di Kabupaten Pesawaran agar membuat paket wisatanya guna sebagai informasi dan pelayanan publik bagi setiap pengunjung wisatawan yang berkunjung,” katanya.

Diketahui hadir dalam siilaturahmi tersebut, Pelaku Wisata La Nadia, Ketapang Bahari, Bronjong, Mahitam, Airud, Kopi Komando, Pemerhati Pariwisata, Arter Anglo, Pokdarwis, dan Mitra Pariwisata yaitu Jalan Jalan Geh. (Red)

Dinas Pariwisata Gelar Rapat Dengan Pelaku Wisata, Bahas Perbub

0
Pesawaran (RN) – Guna menciptakan rasa nyaman dan aman bagi para pengunjung wisata di Bumi Andan Jejama, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menggelar rapat silaturahmi membahas Perbub No 64/2022 bersama pelaku usaha dan travel agent, Kamis (9/2/2023). Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra, S.E., M.M, mengatakan rapat silaturahmi tersebut membahas Perbub No 64/2022 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di Kabupaten Pesawaran. “Banyak pembahasan yang di bahas terkait dengan Perbub No 64/2022, di antaranya akan Menertibkan Semua Travel Agent di Kabupaten Pesawaran agar segera berizin dan segera membentuk Dewan Pengurus Cabang Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies,” terangnya. Selain itu lanjut Anggun, setiap Travel Agent Wajib melaporkan kunjungan wisatawan ke Wisata Pesawaran dengan sistem aplikasi yang sudah ditetapkan. “Dalam Peraturan Bupati Nomor 64/2022 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan setiap Travel Agent dan Pelaku Wisata Pesawaran agar dapat dipedomani sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. Anggun menambahkan, sistem kunjungan wisatawan maupun skema asuransi akan diperbaiki agar setiap pengunjung wisatawan merasa nyaman dan aman saat berwisata di Kabupaten Pesawaran. “Pengembangan seluruh objek wisata di Kabupaten Pesawaran agar membuat paket wisatanya guna sebagai informasi dan pelayanan publik bagi setiap pengunjung wisatawan yang berkunjung,” katanya. Diketahui hadir dalam siilahturahmi tersebut, Pelaku Wisata La Nadia, Ketapang Bahari, Bronjong, Mahitam, Airud, Kopi Komando, Pemerhati Pariwisata, Arter Anglo, Pokdarwis, dan Mitra Pariwisata yaitu Jalan Jalan Geh. (Rizal)

Dihadapan Joko Widodo, Bupati Pesawaran Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

0
Medan (RN) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menerima secara langsung trophy Abyakta (Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia) pada acara puncak peringatan HPN (Hari Pers Nasional) tahun 2023 di Gedung GSG Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/2). Bupati Dendi bersama 9 bupati/walikota di seluruh Indonesia yang berhasil terpilih sebagai penerima penghargaan AK-PWI tahun 2023, menerima trophy yang diserahkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari dihadapan Presiden RI Joko widodo, Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Duta Negara Sahabat, Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Pejabat Daerah setempat serta tamu undangan. Pemberian penghargaan ini ditetapkan setelah melalui proses panjang yang meliputi seleksi administrasi, penjurian berkas proposal dan video, hingga presentasi dan tanya jawab. Bupati Dendi mengucap syukur dan berbangga atas diraihnya penghargaan AK PWI Tahun 2023 ini serta ucapan terima kasih kepada kwan kawan media yang telah banyak membantu di Kabupaten Pesawaran. “Tentunya terima kasih kepada kawan kawan media yang telah membantu kami, Pemkab Pesawaran dalam menyebarluaskan informasi dan mengangkat budaya di Kabupaten Pesawaran terutama Sulam Jelujur, sehingga dapat diraih penghargaan hari ini”, ucap Bupati. Dendi menambahkan trophy Abyakta AK PWI Tahun 2023 didedikasikan kepada mereka yang telah menjaga kerajinan budaya Sulam Jelujur dari masa transmigran 1905 sampai dikembangkan seperti saat ini. Menurut ketua PWI Pusat, Atal S. Depari, AK-PWI diberikan sebagai apresiasi kepada bupati/walikota di Indonesia yang mampu dan tetap mempertahankan budayanya ditengah kemajuan teknologi. “PWI ingin mengapresiasi sosok para Bupati/Walikota yang sukses menginovasi pangan, sandang dan papan berbasis kebudayaan (kearifan lokal)”, ucap Ketua PWI Pusat. Menurut Atal, sebagai bangsa yang besar ia ingin bangsa ini benar-benar berswasembada pangan, sehingga tidak bergantung import. Sandangnya berkepribadian dan tidak sekedar menutupi aurat, dan papannya, tempat tinggalnya, langgam arsitekturnya laras dengan alam. “Kepala Daerah merupakan aktor inovasi penting, dalam hal ini para Bupati dan Walikota yang mempunyai visi kebudayaan dan literasi informasi, perlu diberikan apresiasi,” kata Bang Atal-sapaan akrab-Ketua PWI Pusat. Pesawaran dengan Sulam Jelujurnya dan bermacam terobosan yang dikembangkan oleh Bung Dendi (sapaan akrab Bupati Pesawaran) berhasil membawa Nama Bupati Pesawaran menjadi salah satu penerima trofi Abyakta AK PWI tahun 2023. Sementara itu, dalam menyambut Hari Pers Nasional tahun 2023 Sumatera Utara Presiden RI, Joko Widodo mengatakan bahwa di era gempuran informasi yang begitu bebas di harapkan media mampu menyajikan informasi yang akurat dan berimbang agar tujuan mencerdaskan bangsa dapat tercapai. Presiden menegaskan, dirinya mendeadline keputusan presiden tentang Kerjasama Pers selesai dalam sebulan ini. “Saya targetkan keputusan presiden tentang media tuntas dalam waktu sebulan. Presiden akan turun membahas keppres tersebut,” kata Presiden Jokowi. Jokowi menyatakan keprihatinannya, berdasarkan survei 60 persen porsi iklan diambil oleh platform media asing. Hal ini semakin menyulitkan media mainstream. Untuk itu media mainstream harus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Disamping media mainstream sendiri harus berinovasi untuk bisa terus bertahan. (Red)

Mahasiswa KKN Unila Ciptakan Apotek Hidup di Negararatu

0
Waykanan (RN) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung menciptakan taman apotek hidup pada pekarangan warga di Kampung Negararatu, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan. “Taman apotek hidup merupakan pemanfaatan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari,” kata Defid Ferdinand, koordinator Desa Negararatu, Rabu (8-2-2023). Menurut dia, kegiatan itu terlaksana karena inisiatif dari para mahasiswa yang KKN di wilayah setempat. “Pembuatan taman apotek hidup juga bertujuan untuk memperindah pekarangan sekitar GSG Tinera Kampung Negararatu, awalnya lahan yang digunakan untuk apotek hidup hanya ditumbuhi rumput liar dan tempat pembuangan sampah. Melihat permasalahan itu, munculah gagasan untuk pembuatan taman apotek hidup ini,” kata dia. Selain ditumbuhi rumput liar, lahan tersebut juga bahkan dijadikan untuk tempat pembuangan sampah sehingga mengurangi kenyamanan ketika warga hendak menggunakan gedung. “Ditambah lagi setiap Senin hingga Sabtu gedung tersebut digunakan sebagai tempat anak-anak TK melakukan kegiatan belajar sementara, karena gedung sekolah di kampung ini masih dalam rencana pembangunan,” papar dia. Dengan adanya pembuatan taman apotek hidup ini, mahasiswa KKN Unila di Desa Negararatu berharap dapat membantu perekonomian masyarakat setempat serta meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan kesehatan. Siti Hafsyoh Aldila, salah satu mahasiswa KKN Unila di Kampung Negararatu sekaligus penanggung jawab kegiatan itu menjelaskan kelak apotek hidup ini diharapkan menjadi bank tanaman herbal khususnya untuk warga Kampung Negararatu. “Kami juga berharap agar nantinya warga bisa mengambil tanaman herbal dari apotek hidup ini untuk selanjutnya ditanam di pekarangan rumahnya masing-masing,” pungkas Dilla–sapaan akrabnya–. Dila menambahkan pembuatan taman apotek hidup ini dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.(Red)

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi Tak Pernah Surut

0
Jakarta (RN) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap pemberantasan korupsi tidak pernah surut. Menurutnya, upaya pencegahan juga terus dilakukan dengan membangun sistem pemerintahan dan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. “Pemerintah terus mengembangkan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kemudian perizinan Online Single Submission (OSS) dan pengadaan barang dan jasa melalui e-Katalog,” ujar Presiden dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 Februari 2023. Dalam hal penindakan, Presiden melanjutkan, pemerintah antara lain telah dan akan terus melakukan pengejaran dan penyitaan terhadap aset-aset obligor BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) yang tidak kooperatif. “Aparat penegak hukum telah melakukan penindakan tegas terhadap sejumlah kasus megakorupsi seperti kasus Asabri dan Jiwasraya. Hal serupa juga akan dilakukan untuk kasus-kasus yang lainnya,” imbuhnya. Untuk itu, Kepala Negara kembali mengingatkan segenap jajaran penegak hukum untuk memproses tindakan pidana tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih. “Pemerintah tidak akan campur tangan terhadap penegakan hukum dan aparat penegak hukum harus profesional dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” lanjut Presiden. Selanjutnya, Presiden mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dalam Tindak Pidana dapat segera diundangkan. Selain itu, Presiden juga mendorong agar RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal segera dimulai pembahasannya. “Dalam konteks hubungan antarnegara, keketuaan Indonesia dalam G20 telah menyepakati bahwa agenda prioritas dalam pemberantasan korupsi akan terus dilakukan dan sebagai Ketua ASEAN, Indonesia akan menguatkan komitmen pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di kawasan,” ungkapnya. “Saya tegaskan kembali, saya tidak akan pernah memberikan toleransi sedikit pun kepada pelaku tindak pidana korupsi,” tandasnya. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung St. Burhanuddin, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Rls/Red)  

Pasca Tawuran, Kades Bernung Berikan Arahan Puluhan Anak-Anak Remaja

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran, Deswan memediasi serta memberi arahan kepada anak-anak dan mengundang orang tua serta remaja yang melakukan tawuran di perkebunan karet PTPN VII Desa Taman Sari kecamatan setempat beberapa waktu lalu. Kepala Desa Bernung menyampaikan kepada remaja atau anak-anak yang terlibat tawuran, agar tidak mengulangi perbuatannya dan berfokuslah untuk belajar dalam menggapai cita-cita karena mereka adalah penerus bangsa untuk masa depan yang akan datang. “Ya alhamdulillah malam ini kita bisa berkumpul, saya selaku kepala desa berpesan kepada orang tua dari anak-anak kita ini untuk bisa mengawasi, karena anak-anak seusia mereka yang masih duduk di bangku SMP itu masih nakal-nakalnya atau labil dan perlu pemantauan ekstra dari orang tua sebab anak-anak sedang mencari jati diri untuk beranjak dewasa,” terang Kades Deswan Kepada Handalonline.com Selasa Malam (7/2/2023). Kepala Desa Deswan juga mengatakan semoga dengan adanya malam hari ini dapat memberikan edukasi serta arahan yang dapat dicerna anak-anak. “Jadi harapan saya kepada anak-anak yang bertikai beberapa waktu lalu agar tidak mengulangi kejadian yang serupa orang tua daripada anak-anak ini dapat memantau dan memberikan arahan yang positif untuk mereka,” kata Kades Deswan. Kedepan, lanjut Deswan, pemerintah desa akan berupaya untuk memberikan anak-anak kesibukan dan kegiatan yang positif yaitu bergelut di bidang sosial youtuber agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan berperilaku yang tidak baik,” ujarnya. “Alhamdulillah pada hari ini pertemuan kita ini untuk kita semua dan anak-anak sudah berjanji tidak akan mengulang lagi serta orang tua akan lebih efektif lagi ekstra lagi dalam memantau dari pada anak-anak,” ucap nya. Masih di tempat yang sama Gema Sukama Jaya Kepala Desa Negeri Sakti juga menyampaikan hal yang senada, semoga anak-anak serta orang tua yang di kumpulkan pada malam hari dapat saling mengawasi sehingga kejadian yang sudah terjadi tidak terulang kembali. “Saya berharap kepada anak-anak dengan kejadian ini dapat menjadi pelajaran tidak mengulangi dan kedepan dapat membuat kegiatan-kegiatan yang positif,” terangnya. “Selain itu antara Desa Negeri Sakti dan Bernung kemudian Desa Suka Banjar kita adalah saudara untuk anak-anak berfokuslah belajar gapailah mimpi dan cita-cita kalian karena kalian adalah generasi penerus bangsa,” pungkas Kades Gema Sukma Jaya. Dalam kegiatan ini juga dihadiri puluhan anak-anak yang terlibat keributan dan juga dihadiri seluruh perangkat Desa Bernung dan juga dihadiri orang tua daripada anak-anak serta Babinsa Sertu Donny Ramadhan dan Bhabinkamtibmas Bripka Desril Mamid. S.Psi.      (Indra Jaya)