Pesawaran (HO) – Guna menciptakan rasa nyaman dan aman bagi para pengunjung wisata di Bumi Andan Jejama, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menggelar rapat silaturahmi membahas Perbub No 64/2022 bersama pelaku usaha dan travel agent, Kamis (9/2/2023).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra, S.E., M.M, mengatakan rapat silaturahmi tersebut membahas Perbub No 64/2022 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di Kabupaten Pesawaran.
“Banyak pembahasan yang di bahas terkait dengan Perbub No 64/2022, di antaranya akan Menertibkan Semua Travel Agent di Kabupaten Pesawaran agar segera berizin dan segera membentuk Dewan Pengurus Cabang Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies,” terangnya.
Selain itu lanjut Anggun, setiap Travel Agent Wajib melaporkan kunjungan wisatawan ke Wisata Pesawaran dengan sistem aplikasi yang sudah ditetapkan.
“Dalam Peraturan Bupati Nomor 64/2022 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan setiap Travel Agent dan Pelaku Wisata Pesawaran agar dapat dipedomani sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Anggun menambahkan, sistem kunjungan wisatawan maupun skema asuransi akan diperbaiki agar setiap pengunjung wisatawan merasa nyaman dan aman saat berwisata di Kabupaten Pesawaran.
“Pengembangan seluruh objek wisata di Kabupaten Pesawaran agar membuat paket wisatanya guna sebagai informasi dan pelayanan publik bagi setiap pengunjung wisatawan yang berkunjung,” katanya.
Diketahui hadir dalam siilaturahmi tersebut, Pelaku Wisata La Nadia, Ketapang Bahari, Bronjong, Mahitam, Airud, Kopi Komando, Pemerhati Pariwisata, Arter Anglo, Pokdarwis, dan Mitra Pariwisata yaitu Jalan Jalan Geh. (Red)

Kepala Desa Deswan juga mengatakan semoga dengan adanya malam hari ini dapat memberikan edukasi serta arahan yang dapat dicerna anak-anak.
“Jadi harapan saya kepada anak-anak yang bertikai beberapa waktu lalu agar tidak mengulangi kejadian yang serupa orang tua daripada anak-anak ini dapat memantau dan memberikan arahan yang positif untuk mereka,” kata Kades Deswan.
Kedepan, lanjut Deswan, pemerintah desa akan berupaya untuk memberikan anak-anak kesibukan dan kegiatan yang positif yaitu bergelut di bidang sosial youtuber agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan berperilaku yang tidak baik,” ujarnya.
“Alhamdulillah pada hari ini pertemuan kita ini untuk kita semua dan anak-anak sudah berjanji tidak akan mengulang lagi serta orang tua akan lebih efektif lagi ekstra lagi dalam memantau dari pada anak-anak,” ucap nya.
Masih di tempat yang sama Gema Sukama Jaya Kepala Desa Negeri Sakti juga menyampaikan hal yang senada, semoga anak-anak serta orang tua yang di kumpulkan pada malam hari dapat saling mengawasi sehingga kejadian yang sudah terjadi tidak terulang kembali.
“Saya berharap kepada anak-anak dengan kejadian ini dapat menjadi pelajaran tidak mengulangi dan kedepan dapat membuat kegiatan-kegiatan yang positif,” terangnya.
“Selain itu antara Desa Negeri Sakti dan Bernung kemudian Desa Suka Banjar kita adalah saudara untuk anak-anak berfokuslah belajar gapailah mimpi dan cita-cita kalian karena kalian adalah generasi penerus bangsa,” pungkas Kades Gema Sukma Jaya.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri puluhan anak-anak yang terlibat keributan dan juga dihadiri seluruh perangkat Desa Bernung dan juga dihadiri orang tua daripada anak-anak serta Babinsa Sertu Donny Ramadhan dan Bhabinkamtibmas Bripka Desril Mamid. S.Psi. (Indra Jaya)