Terlibat Tawuran Belasan Siswa SMP Di Pesawaran Diamankan Polisi

0
Pesawaran (RN) – Tim gabungan Polsek Gedong Tataan dan Polres Pesawaran amankan pelaku tawuran antara remaja SMP di perkebunan karet PTPN VII Desa Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Minggu (05/02/23) Pukul 00.30 WIB. Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan, ada sebanyak 11 orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terlibat tawuran, kemudian digiring ke Polsek Gedong Tataan untuk dilakukan pendataan. “Kita ambil foto dan sidik jari ini untuk memudahkan penyidik melakukan identifikasi, dan pendataan terhadap 11 remaja tersebut dan kita pulangkan kerumah masing masing,” kata Kapolres, Minggu (05/02/2023). Kapolres juga menjelasakan, dari hasil penyelidikan, bahwa pelajar yang tertangkap ini mengaku ingin membalas dendam dikarenakan salah satu teman mereka yang dikeroyok oleh pemuda desa lain. “Alhamdulilah dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, dan personel juga sudah mengambil foto wajah, identitas dan lainnya. Jadi nanti mudah untuk mengidentifikasi, bisa mencocokan dari sidik jari atau foto,” ujar kapolres. Kedua belah pihak sudah membuat surat perjanji dan berjanji tidak mengulangi hal serupa, apa bila mengulang lagi dengan konsekuesi bersedia diproses secara hukum yang berlaku. “Kami menghimbau kepada seluruh orang tua yang mempunyai anak sekolah agar selalu mengawasi semua aktifitasnya, jangan sampai hal seperti terulang kembali kerena anak adalah masa depan bangsa,” ucap kapolres. (Rizal)

GEMAPATAS Pecahkan Rekor Muri, BPN Pesawaran Pasang 1.530 Batas Tanah di Dua Desa

Pesawaran (HO) – Dalam rangka menyukseskan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PSTL) tahun 2023, Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pesawaran Lampung, melaksanakan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS), sebanyak 1530 patok batas di dua Kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama, Jumat, (3/2/2023). Kepala Kantor Kementerian ATR/BPN Kabupaten Pesawaran Aan Rosmana, S.SiT.,M.M.,M.H, menerangkan pada rangkaian acara GEMAPATAS yang berlangsung secara luring di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Penyerahan Anugerah MURI sebagai “Rekor Pemasangan Patok Batas Bidang Tanah dengan Jumlah Terbanyak.
GEMAPATAS Pecahkan Rekor Muri, BPN Pesawaran Pasang 1.530 Batas Tanah Dua Desa
“Sudah dilaksanakan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas secara serentak di seluruh Indonesia, sebanyak satu juta batas tanah atau patok. Jumlah satu juta patok ini menjadi angka baru yang dicatatkan dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Rekor Pemasangan Patok Batas Bidang Tanah dengan Jumlah Terbanyak,” jelasnya.
GEMAPATAS Pecahkan Rekor Muri, BPN Pesawaran Pasang 1.530 Batas Tanah Dua Desa
Aan Rosmana mengungkapkan untuk BPM Kabupaten Pesawaran saat ini sudah terpasang patok atau tanda batas di dua desa, yaitu Desa Sungai Langka Kecamatan Gedong tataan sebanyak 1.500 patok dan sebanyak 30 patok di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Pesawaran. “Jadi jumlah nya yang sudah terpasang saat ini, 1.530 tanda batas dari target 1.500 Patok atau tanda batas,” sebut nya.
GEMAPATAS Pecahkan Rekor Muri, BPN Pesawaran Pasang 1.530 Batas Tanah Dua Desa
“Untuk pelaksanaan GEMAPATAS pada Kantor BPN Kabupaten Pesawaran dipusatkan di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng, Pesawaran,” timpalnya. Aan Rosmana berharap dengan adanya pencanangan GEMAPATAS tersebut, para pemilik tanah, baik perorangan, Badan Hukum maupun Instansi pemerintahan dapat meningkatkan kesadarannya untuk menjaga batas-batas tanahnya secara pasti sehingga memberikan kepastian terkait batas-batas letak tanahnya. “Dan tidak sengketa dengan tanah tetangga. saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini, terutama kepada masyarakat Indonesia. Semoga PTSL semakin cepat selesai menuju Indoensia Lengkap,” pungkasnya. Diketahui hadir dalam pelaksanaan GEMAPATAS tersebut, Kepala Kantor Wilayah Provinsi Lampung Ir. Dadat Dariatna, M.Si dan para kabid, Kepala BPN Kabupaten Pesawaran Aan Rosmana, S.SiT.,M.M.,M.H, beserta jajarannya, Kepala Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran Ariasnsyah, S.E, M.M, PLT Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan kawasan Pemukiman Kabupaten Pesawaran Evans Saggita R,S.E,M.M, Camat Tegineneng Santori, dan Kepala Desa Bumi Agung Jamaluddin. (Red)

Sulam Jelujur Asal Pesawaran Sampai ke New York

0
Membentangkan wastra sulam jelujur bersama tim juri. Ki-ka: Agus Dermawan T, Yusuf Susilo Hartano, Bupati Dendi Ramadona, Nungki Kusumastuti, Atal S. Depari, dan Ninok Leksono. (Foto: Malik AKPWI

Jakarta (RN) – Pekan Mode New York atau New York Fashion Week adalah salah satu dari empat besar pekan mode yang diselenggarakan di seluruh dunia bersama Pekan Mode Paris, London, dan Milan. 

Pekan Mode New York diselenggarakan pada bulan Februari dan September setiap tahunnya di New York City, Amerika Serikat. Pekan mode yang awalnya disebut “Press Week” ini mulai diselenggarakan tahun 1943 saat Perang Dunia II sedang meletus. 

Kini Pekan Mode New York telah menjadi kiblat pada mode dunia di samping Paris, London, dan Milan. Ke Pekan Mode New York, itulah Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona K., S.T.,M.Tr.I.P., membawa sulam jelujur dari Kabupaten Pesawaran terbang tinggi pada  11 September 2022.

“Pemerintah Daerah Pesawaran mengenalkan produk kerajinan sulam jelujur  pada event Indonesia Fashion Week di New York dengan tema Sang Dewi,” kata Bupati  Dendi dengan bangga di depan Tim Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2023 di Kantor PWI Pusat, Kebon Sirih, Jakarta Pusat ,Sabtu (4/2/2023).

“Sang Dewi adalah sebuah dedikasi terhadap pengrajin sulam jelujur Pesawaran di Desa Sungai Langka yang mayoritas pengrajinnya adalah perempuan yang tangguh dalam menghadapi sebuah kondisi dan keadaan yang mereka alami. Para wanita  itu menjadi simbol sang dewi,” jelas Bupati.

Saat presentasi sulam jelujur di depan tim juri. Bupati Dendi (kanan) didampingi PWI, desainer, dan para kepala dinas Kab. Pesawaran. (Foto: Malik AKPWI)

Saat tampil di Pekan Mode New York itu desainer Ariesmansyah membawa 12 desain sulam jelujur dengan tema Sang Dewi. Saat tampil di depan Tim Juri, Bupati Dendi  mengajak Ariesmansyah ikut serta bersama stafnya. Dendi juga memamerkan sejumlah produk sulam jelujur di depan juri.

Sulam jelujur terus terbang tinggi. Usai Pekan Mode New York, sulam jelujur dipamerkan di Ocean City Gift Expo di Washington DC, lalu ikut tampil di panggung  Dubai Fashion Week.

Sulam jelujur mulai tampil di panggung di dunia internasional sejak tahun 2018.

“Tahun 2018 ada kerja sama dengan  Negara Belanda  berkaitan dengan  sulam jelujur. Motif sulam jelujur  dipajang di Bandara Internasional Netherlands, Museum Tektile Netherlands, dan Stasiun Metrohal Netherlands,” kata Bupati Dendi. 

Lalu, tahun 2019 sulam jelujur ditampilkan  di Kedubes RI di  Afrika Selatan untuk pameran dan fashion show. Tahun 2021 ikut serta dalam beberapa pameran yakni Lampung Craft, Innacraft, dan Bali TTI Expo.

Sulam jelujur sebetulnya bukan khas Pesawaran dan Lampung pada umumnya. Kain khas Lampung adalah Tapis Lampung. Dedi mengungkapkan penemuan sulam jelujur terjadi secara kebetulan tahun 2017.

“Saat bertamu di rumah warga, ada telapak meja dan hiasan dinding yang menarik. Ternyata itu sulam jelujur,” ungkap Bupati Dendi. Sulam jelujur dibawa oleh transmigran dari Jawa ke Pesawaran tahun 1905.

Keterampilan membuat sulam jelujur dipertahankan terus oleh keturunan transmigran dari Jawa itu terutama di Desa Sungailangka, Kecamatan Gedongtataan. Kerajinan itu hanya digunakan sebagai pajangan atau hiasan rumah.

Setelah digali, ternyata ada narasi yang besar di balik sulam jelujur itu. Motif-motifnya mengandung pesan filosofi atau kearifan yang luar biasa. Juga ada motif yang mengisahkan perjalanan transmigran dari Jawa ke Pesawaran, yaitu motif kapal dan jung, yaitu alat transportasi laut yang diperkirakan membawa transmigran dari Jawa ke Lampung, khususnya Pesawaran pada masa lalu.

Tiap motif memiliki makna atau filosofi. Misalnya, motif Bintang Pak mempunyai makna kita harus menjadi terang bagi orang yang ada di sekeliling kita. Bila ingin dihormati dan dimuliakan  orang, maka hormatilah  dan muliakan orang lain lebih dahulu.

Dengan visi jauh ke depan Bupati Dendi memutuskan untuk mengembangkan sulam jelujur menjadi salah satu  kekhasan Pesawaran. Ia mendorong melakukan pembinaan dan pengembangan hingga diversifikasi produk dari kerajinan sulam jelujur itu melalui Dekranasda Kabupaten Pesawaran.

Upaya mengembangkan sulam jelujur mendapat dukungan  dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran,  Pemerintah Provinsi Lampung, dan Yayasan Cinta Tenun Indonesia (CTI) dengan memberikan pembinaan-pembinaan yang intensif.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyediakan  Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) di Rumah Galeri Sulam Jelujur yang dapat digunakan oleh para pengrajin di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, yang jadi sentra sulam jelujur.

Tidak hanya memproduksi sulam jelujur, Pemerintah Kabupaten juga membuka  pasarnya. Misalnya ikut pameran di tingkat nasional dan internasional.

Lalu bagaimana sulam jelujur di Pesawaran sendiri? “Saat ini saya mewajibkan hotel-hotel di Pesawaran untuk menggunakan sulam jelujur untuk  home decoration, table runner, bed runner, true sofa, pouch bag, kotak tisu, dll,” kata Bupati.

Dan, puncaknya wastra sulam jelujur hadir di pekan mode bergengsi dunia, yakni Pekan Mode New York, pekan mode pertama yang diselenggarakan di dunia dan menjadi salah satu pekan mode dunia yang jadi acuan mode di samping Paris, London, dan Milan. (Red)

Aliran Terlarang JAI Muncul Lagi, Forkopimda Sukabumi Sepakat STOP Semua Aktivitas

Sukabumi (RN) – Semua sepakat tegas Stop hentikan, akivitas aliran Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang kembali muncul di wilayah Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi. Putusan kesepakatan tersebut, setelah pemerintah melakukan Rapat Badan Kehormatan Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakor Pakem) melibatkan seluruh unsur Forkopimda yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, Kamis (02/02/2023). Rapat koordinasi Bakor Pakem dilaksanakan dengan pembahasan aliran Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang kembali melaksanakan aktivitas di wilayah Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami ketika ditemui awak media usai pertemuan dengan jajaran Forkopimda menegaskan, Pemerintah secara tegas menyatakan jika Aliran Ahmadiyah merupakan aliran terlarang di Indonesia, hal tersebut dikuatkan dengan telah dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) dari 3 Kementerian. “Ini kan mencari kesepakatan, untuk mengingatkan teman – teman, saudara kita di Parakansalak yang tentunya secara aturan SKB tiga menteri itu kan sudah tidak diperbolehkan,” tegasnya. Kamis (02/02/23). Ditambahkan, bahwa segala apapun Aktivitas Aliran Ahmadiyah di Parakansalak dibuktikan dengan adanya rencana pembangunan dugaan sarana peribadatan. Jadi, hasil pertemuan bersama dengan jajaran Forkopimda semua sepakat, seluruh aktivitas pembangunan maupun aktivitas lain dari JAI dihentikan atau dilarang. “Hari ini dengan posisi mereka mulai pembangunan, dan berdasarkan laporan tadi, semua unsur mempunyai kesepakatan untuk mengeluarkan surat bukan teguran lagi tetapi untuk menghentikan pembangunan dan menghentikan ajaran,” ungkapnya Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Setelah itu, ditempat yang sama awak media menemui Ketua MUI Kecamatan Parakansalak, Endang Abdul Karim, menyebut bahwa pihaknya meminta tindakan penyegelan seluruh aktivitas Ahmadiyah di wilayahnya. “Permintaan kami adalah agar disegel ataupun dibekukan, karena kami sudah lelah berhadapan dengan mereka, kalaupun itu datang lagi datang lagi. Jumlah jemaat yang terdata sekitar 200 orang lebih, akhirnya yang pusing juga Forkopimcam dan Forkopimda,” ungkap Endang. Selain itu, dengan kembali adanya aktivitas pembangunan sarana Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) diwilayahnya, Ketua MUI Parakansalak mengaku riskan, hal tersebut bisa kembali berpotensi konflik masyarakat seperti yang pernah terjadi tahun 2008 silam. “Dikhawatirkan adalah masyarakat sekitar dan dari luar Parakansalak karena di sana bukan hanya Ahmadiyah saja namun umat islam pun ada. Sekali lagi keinginan kami disegel atau dibekukan pembangunan dan kegiatan penyebaran pemahamannya.” tegas Endang.(Erick)  

Komandan Kodim 0607 Sukabumi Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Kwartir Cabang

Sukabumi (RN)- Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Dedy Ariyanto, S.I.P., M.M.Han., M.I.Pol menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang Andalan Kwartir Cabang 2022 – 2027. Kegiatan tersebut bertempat di Pundak Arum Pendopo Sukabumi Jl. Ahmad Yani no.12 Kel. Nyomplong, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.  (Kamis,02/02/2023).

Kehadiran Dandim 0607/Kota Sukabumi, sekaligus mengikuti pelaksanaan Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang Andalan Kwartir Cabang Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sukabumi Masa Bakti 2022 – 2027, dengan penanggung jawab Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, SH, MM sebagai Ketua (Gerakan Pramuka Kwarcab kabupaten Sukabumi) dihadiri sekitar 200 orang.

Drs. H. Marwan Hamami, M.M (Bupati Sukabumi sebagai ketua Gerakan Pramuka Mabicab Kabupaten Sukabumi) dalam sambutannya, Pada pagi hari ini kita bersyukur bisa berkumpul dalam rangka pelantikan, Semangat kepramukaan nya menciptakan kader kader anak bangsa yang handal. Peran saka di Sukabumi ini semua ada, perlu perhatian untuk generasi muda, dalam pembinaan karakter.

Kepada para kepala sekolah, saya harapkan lebih giat untuk membina gugus depan, dan diharapkan para saka Bpk Dandim, Bpk Kapolres, Bpk Danyon, dan lainya untuk meningkatkan dan memberikan semangat para Pramuka, gugus dan lainnya.

“Terima kasih banyak buat Kakak “Atalia Praratya” Kamil yang dapat hadir dan melantik acara ini, di pendopo Sukabumi semoga kita semua diberi kesehatan, keselamatan dan kesuksesan,” Pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ibu Atalia Praratya Kamil (Isteri Gubernur Jabar sebagai ketua Gerakan Pramuka Kwarda prov Jabar), AKBP Sy Zainal Abidin S.IK (Kapolres Sukabumi Kota), Letkol Inf. Anjar Prabowo (Dandim 0622/ Sukabumi), Letkol Arm Dwi Sutaryo, SE, M. Han (Danyon Armed 13/ Nanggala), Letda Mar. Komarudin (Perwakilan Puslatpur 6- Antralina TNI – AL), Letda Laut Ayi Jalaludin (Pos TNI – AL Plara), Ade Suryaman, SH, MM (Sekda Kab. Sukabumi sebagai ketua Gerakan Pramuka Kwarcab kab. Sukabumi). (Pendim 0607). (Erick)

Resmikan Kampung KB, Nanda Indira Dendi Lakukan Pembinaan di Tresnomaju

Pesawaran (HO) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi melakukan pembinaan kepada pada kader sekaligus meresmikan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) yang berlangsung di Desa Trisnomaju Kecamatan Negeri Katon, Rabu (1/2/2023). Nanda mengatakan, Kampung KB tersebut merupakan satuan wilayah setingkat desa, dimana terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya. “Guna meningkatkan sumber daya manusia, keluarga, dan masyarakat melalui intervensi program dan kegiatan dengan pendekatan siklus kehidupan manusia,” ujarnya. Dijelaskan, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa, maka diharapkan dapat dibentuk dan di kembangkan nya Kampung Keluarga Berkualitas tersebut, baik secara kuantitas di setiap desa maupun secara kualitas dengan semakin bertambahnya klasifikasi Kampung Keluarga Berkualitas pada tingkat mandiri dan berkelanjutan. “Hal itu sebagaimana tertuang pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas mendukung keterlibatan lintas sektor di Kampung Keluarga Berkualitas dengan mensinergikan program dan kegiatan dari Kementerian/Lembaga berbasis desa,” jelasnya. “Dan salah satu strategi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas yakni melalui pengintegrasian program pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga,” katanya. Disamping itu, PKK sendiri yang juga merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk berpartisipasi dalam pembangunan, mempunyai tugas membantu pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. “Melalui 10 program pokok kerja yang ada, PKK kini telah banyak berperan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat, mulai dari dari tingkat Dasawisma, Rukun Tetangga, Dusun, Desa sampai ke tingkat Nasional,” jelasnya. Oleh sebab itu, Nanda berharap, kedepannya kepala desa setempat dapat dapat memprioritaskan program percepatan desa penurunan stunting dengan dukungan dana desa dalam rangka pemenuhan gizi bagi remaja calon pengantin, ibu hamil, ibu ifas anak baduta dan anak balita. “Lalu kepada Tim Penggerak PKK desa, saya berharap agar ibu-ibu dapat mengoptimalkan kegiatan tentang pola asuh terhadap anak dan pemberian asupan makanan bergizi,” harapnya. Tak hanya itu, dirinya juga mengingatkan kepada Tim Penggerak PKK desa agar dapat mengupayakan pencegahan kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Pesawaran. “Mari bersama-sama Tim Penggerak PKK Desa serta seluruh masyarakat untuk memaksimalkan perannya dengan membentuk Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di setiap Desa,” ingat Nanda. Sementara itu, Camat Negeri Katon Enggo Pratama mengingatkan agar para kader dapat mengikuti kegiatan pembinaan tersebut dengan baik dan konsentrasi penuh, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. “Dan dari pembinaan ini, semoga nantinya ibu-ibu juga dapat membina seluruh kader lainnya, sehingga kedepannya keluarga-keluarga di Negeri Katon ini khususnya Trisnomaju dapat lebih berkualitas,” ujar Enggo. “Sebab, jika ingin daerahnya maju, maka harus dimulai dari kualitas SDM nya yang ditingkatkan,” pungkasnya. (Red)

Bupati Pesawaran Lantik 4 Kepala Desa, Sobri Hakiki Resmi Jabat Kades Tanjung Agung

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melantik 4 Kepala Desa Tanjung Agung, Gedong Dalom, Padang Manis dan Kepala Desa Guyuban yang ada di Kecamatan Way Lima, Kamis (2/2/2023) di halaman kantor kecamatan setempat. Dalam acara pelantikan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berharap, agar Kepala Desa terpilih dapat merangkul segenap komponen masyarakat untuk dapat bersatu kembali dan melupakan segala perbedaan ketika Pilkades yang lalu dan bersama-sama membangun desa. “Saya ucapkan selamat kepada Kepala Desa terpilih, Hilangkan rasa dendam kalian, tidak ada lagi ini yang itu rangkul semua komponen masyarakat, jangan ada lagi kubu-kubuan demi suksesnya pembangunan yang ada di desa,” ujar bupati. Dendi Ramadhona juga mengatakan, pesta demokrasi Pilkades 17 desember tahun 2022 yang lalu berjalan dengan sukses, Kepala Desa terpilih secara demokrasi. “Pesta demokrasi telah selesai. Sekarang bagaimana kita melaksanakan tanggungjawab dan tuntutan masyarakat yang menginginkan suatu perubahan disegala bidang. Jika kita masih menanamkan permusuhan, itu akan menimbulkan dampak yang negatif untuk desa kita, Dibutuhkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan. “Setiap Lingkungan desa-desa ada anggota DPRD dan bisa berkordinasi konsultasi agar pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Desa Tanjung Agung yang baru dilantik Sobri Hakiki mengucapkan banyak terimakasih kepada semua masyarakat Desa Tanjung Agung, tanpa bantuan dari masyarakat dirinya atas nama Sobri Hakiki Tidak bisa memimpin dan mewujudkan cita-cita nya untuk memajukan desa yang di cintai ini. “Dan saya juga mengucapkan permohonan maaf apabila saya dan keluarga besar Zulkifli Ilyas Ada salah, baik secara sengaja atau secara tidak sengaja, saya yakin dengan niat tulus dan ikhlas kita semua bisa bersama-sama, saling bantu-membantu, Setawitan, Sebabangan dan Seuyunan untuk mewujudkan Desa Tanjung Agung lebih baik lagi,” ucapnya. Diketahui acara pelantikan selain dihadiri Bupati Pesawaran beserta jajaran, Kapolres Pesawaran, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas PMD, Camat Way Lima Beserta Jajaran, Kepala desa se- kecamatan Way Lima, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat dan Masyarakat lainnya. (Red)

Penilaian PPD, Bupati Pesawaran Paparkan Potensi Bumi Andan Jejama

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memaparkan seluruh potensi Bumi Andan Jejama pada acara Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten Pesawaran Tahap ll Tahun 2023 yang berlangsung di Aula Pemkab setempat, Kamis (2/2/2023). Dendi mengatakan, Kabupaten Pesawaran merupakan daerah penyangga antara Kota Bandar Lampung dengan kabupaten-kabupaten lainnya. “Yang mana memang sebagian diantaranya merupakan wilayah register,” ujarnya. Dijelaskan, kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama tersebut juga memiliki beberapa program unggulan yang sudah berjalan. “Ada beberapa program yang sudah berjalan sampai saat ini, diantaranya yakni BENAR, BERKAT, BAPASIJI, BUJANG dan GADIS,” jelasnya. Tak hanya itu, menurutnya saat ini Pemkab Pesawaran pun sedang turut memfokuskan Program Bina Murid yang mana tujuannya yakni memberikan bantuan kepada para pelajar di Bumi Andan Jejama. “Dan ini yang masih menjadi PR kita, karena itu kedepannya kami akan fokusnya program ini untuk memberikan bantuan kepada pelajar yang berprestasi dan tidak mampu,” kata dia. Disamping itu, tampak pula sejumlah pelaku UMKM yang turut dihadirkan pada acara penilaian tersebut. “Sengaja kita hadirkan mereka sebagai bagian portofolio bahwa UMKM kita sudah berjalan, bahkan yang hadir saat ini salah satunya sudah mengekspor produknya sampai ke Korea dan Australia,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Utama Provinsi Lampung Ir. Andria Yunila Hastuti menuturkan, hingga saat ini terkumpul lima kabupaten dan dua kota yang akan merebut PPD Tahun 2023. “Yang mana tujuh kabupaten/kota tersebut dipilih berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Tim Penilai dari Pusat dan juga Tim Penilai dari Provinsi Lampung,” tutur Andria. Menurutnya, penilaian yang dilakukan tersebut berdasarkan empat aspek, diantaranya sebagai berikut. “Aspek Pencapaian Pembangunan, Aspek Kualitas Dokumen RKPD, Aspek Proses Penyusunan RKPD dan Aspek inovasi daerah,” ujar dia. Oleh sebab itu, dirinya mengimbau agar para OPD yang hadir untuk dapat memberikan informasi seluas-luasnya guna memudahkan penilaian yang akan dilakukan. “Karenanya, mari tolong semua yang hadir disini untuk membantu memberikan seluruh informasi seluas-luasnya agar memudahkan kami dan tim dalam melakukan penilaian,” imbaunya. Untuk diketahui, turut hadir bersama Tim Penilai Utama, yakni Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Teknis Provinsi Lampung. (Red)

Bupati Pesawaran Lantik Kades Terpilih  Di Tiga Kecamatan

0

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran H.Dendi Ramadhona secara resmi Melantik Kepala desa terpilih di tiga Kecmatan, sekaligus Mengambil sumpah Jabatan Kepala Desa (Kades), Terpilih Masa Bakti 2022-2028 pada Pemilihan Kades Serentak 17 Desember 2022 yang lalu, yang digelar di aula kantor Camat Way Lima. Kamis, (02/02/2023.

Bupati Pesawaran menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak atas peran serta dan keterlibatannya sehingga pilkades serentak dapat terlaksana dengan baik, khususnya kepada Jajaran Forkopimda dan masyarakat yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi dengan tertib, aman dan sehat.

“Selamat dan sukses kepada Kepala Desa yang baru saja dilantik dan kepada masyarakat desa yang telah berhasil mempunyai pemimpin baru, semoga pemimpin baru bisa menjalankan amanah dengan baik,” ucapnya.

Dendi juga mengajak seluruh Kepala Desa terpilih dan yang baru dilantik untuk tidak hanyut pada uforia kemenangan saja, akan tetapi setelah pelantikan ini, Kepala Desa segera melaksanakan tugasnya yang disesuaikan dengan RPJMDes yang memuat visi-misi, tujuan, strategi, kebijakan dan program yang disusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh.

“Oleh karena itulah, peraturan perundang-undangan yang bersifat pokok serta peraturan pelaksanaannya yang mengatur tentang “Desa” maupun “Pemerintahan Desa” termasuk kegiatan harus dilaksanakan secara tertib dan terarah,” ucap Dendi.

Dendi juga mengharapkan, Kepala Desa, bahwa di dalam menyelenggarakan pemerintahan desa, terutama di dalam menyusun anggaran desa, hendaknya dapat menumbuh kembangkan sikap terbuka atau transparansi baik kepada masyarakat maupun kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Kerena akhir tahun anggaran Kepala Desa juga berkewajiban menyampaikan Laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) kepada BPD,” katanya.

Diketahui pelantikan kepal desa (Kades) terpilih kecamatan Way Lima, Desa Padang Manis, Desa Paguyuban, Tanjung Agung, Kota Dalom. Kecamatan Waykhilau, Desa Gunung Sari, Tanjung Rejo, Sukajaya Kecamatan Kedondong, Desa Way Kepayang, Suka Maju. (Rizal)

Polres Pesawaran Bakal Pasang Kamera E- TLE di 9 Titik

0
Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Martoyo
Pesawaran (RN) – Polres Pesawaran Polda Lampung dalam waktu dekat ini akan menerapkan tilang elektronik dan memasang kamera electronic traffic laws enforcement (ETLE) di sembilan titik tahun 2023 ini. “Iya benar, nantinya Polres Pesawaran akan pasang kamera ETLE di sembilan titik salah satunya di simpang Tuggu Pengantin Gedong Tataan dan Simpang Tuggu Coklat Negeri Sakti, dengan dua arah yang akan dioperasikan,” ujar Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Martoyo, Kamis (02/02/2023). Dirinya juga menjelaskan, penentuan pemasangan kamera e-tle terdiri dari tim korlantas dan tim sat lantas polres pesawaran didamping instansi terkait menentukan titik tersebut sehubungan untuk jangka panjang. “Rencana penentuan lokasi etle bersama Dishub, Dinas PU, Telkom, Tata Kota dan PLN, kami upayakan secepatnya,” ujar dia. Martoyo menjelaskan, Penerapan ETLE akan menggantikan tilang manual yang telah dihapus. Penerapan tilang secara elektronik merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah pungutan liar (pungli) oleh oknum polisi saat menilang pelanggar lalu lintas. Dengan begitu, ETLE diharapkan dapat menjawab keresahan masyarakat mengenai pungli di jalanan. “Nantinya tilang manual ditarik semua, tidak ada anggota yang pegang sesuai instruksi Kapolri. Penerapan tilang secara elektronik sangat efektif karena tidak bersentuhan langsung, pelanggar bisa langsung transfer ke bank untuk dendanya,” jelas dia. (Rizal)