Kenalkan Sejarah dan Budaya, Siswa SDN 47 Geta Kunjungi Museum Lampung

0
Pesawaran (RN) – Guna mengenalkan sejarah dan budaya Lampung puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 47 Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran mengunjungi Museum Lampung berapa waktu yang lalu. Kunjungan yang diikuti 50 siswa didampingi 10 tenaga pengajar, dari kelas empat, lima dan enam tersebut bertujuan untuk mengenal dan menambah wawasan serta pengetahuan para siswa tentang sejarah dan budaya Lampung. Kepala sekolah SDN 47 Irmayati, M.Pd mengatakan, anak-anak sengaja dibawa ke museum lampung agar bisa tahu benda-benda dan sejarah budaya Lampung. “Kunjungan ini, Selain menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah dan budaya Lampung, para siswa juga diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan secara nyata. Dan bisa melihat secara langsung benda-benda sejarah yang dipakai pahlawan dari Lampung Raden Intan,” kata Irma. Selasa (02/03/2023). Irma juga menjelaskan, kunjungan tersebut memakai taurged (Pemandu), agar para siswa bisa melihat berbagai jenis benda bersejarah yang ada di museum seperti, alat musik tradisional, pakaian adat pengantin, kerajinan tradisional, kain tapis. “Setelah kunjungan tersebut para siswa diwajibkan membuat portofolio sederhana dan menulis benda benda sejarah yang ada di musium tersebut,” ujarnya. Dirinya juga mengatakan, kegitan ini sengaja dilakukan agar para siswa khusunya SDN 47 Geta sedini mungkin mengenal sejarah kebudayaan Lampung dan profil masyarakat Lampung. Baik Pepadun maupun Saibatin. “Walupun di sekolah mayoritas bersuku jawa, namaun para siswa wajib mengenal sejarah adat istiadat kebudayaan Lampung, dan mencintai tanah klahirannya,” pungkasnya. (Rizal)

Tingkatkan Iman Dan Taqwa, SDN 46 Geta Menyelenggarakan Isra’ Mi’raj

0
Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri SDN 46 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H tahun 2023. Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah setempat itu, diikuti ratusan murid mulai dari Kelas satu hingga Kelas enam. Kamis (02/03/2023). Peringatan Isra’ Mi’raj yang bertemakan” Ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjadi pelajar Pancasila” diawali pembacaan shlawat Nabi. Kepala Sekolah SDN 46 Gedong Tataan Ayu Veronica Rahayu mengatakan, kegiatan Isra’ Mi’raj SDN 46 ini menjadi salah satu agenda tahunan memeperingati peristiwa penting keagamaan. Yang mana bertujuan untuk mempererat tali salaturrahmi antara dewan guru dan peserta didik serta sebagai sarana meningkatkan nilai-nilai ibadah kepada Allah SWT. “Melalui kegitan Isra’ Mi’raj ini semoga anak-anak bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta. Tidak bermalas-malasan dalam menjalankan sholat lima waktu karena ini merupakan tiang agama,”ucap Ayu. Ayu juga berharap peringatan Isra’ Mi’raj ini, anak-anak dapat berperilaku sesuai dengan tuntunan agamanya, sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW serta dapat membedakan yang baik dan buruk yang ada dalam lingkungannya masing masing. Sementara itu ustad Fahrudin saat mengisi tausiah meyapaikan, Isra’ Walmiraj Nabi Muhammad SAW, kita ambil hikmah dibalik Perjalan Rosullallah, dengan perintah Sholat 5 waktu. “Saya minta sejarah Isra’ Mi’raj ini dapat mengambil hikmahnya serta menerapkan apa yang Allah dan Rasul perintahkan, dan menjadi orang yang mau berusaha dan ikhlas menjalankan perintaahnya dan menjauhi larangannya,” jelasnya. Hadir dalam kegitan tersebut, Ketua Komite SDN 46, Ponco Suwarjo, Bhabinkamtibmas, Yekti Andi, Babinsa, Sertu Haryono, Ustadz, Fahrudin, Pengawas wilayah I, Seluruh Dewan Guru, dan Segenap Siswa siswi SDN 46 Gedong Tataan. (Rizal)  

Tingkatkan Sinergitas, Ketua PWI Lampung Sambangi Markas Brigif 4 Marinir/BS

Lampung (HO) – Untuk meningkatkan sinergitas yang baik antara insan pers bersama TNI, PWI Lampung berkunjung ke markas Brigade Infanteri 4 Marinir/BS di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Selasa, (28/2/2023). Kegiatan Coffe morning yang digelar Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar bersama dengan media masa dan organisasi profesi yang ada di Provinsi Lampung menjadi wadah untuk saling menjalin silaturahmi berbagi informasi. Hadir dalam acara coffe morning ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung H. Wirahadikusumah., S.I.P, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Rico Amir, Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Senen, dan Kepala RRI Lampung Zahral, Ketua PFI Adi, Ketua Jurnalis Polda Lampung Kusmawati, Para Pimred media cetak dan online.
Poto bersama, Ketua Jurnalis Polda Lampung Kusmawati dengan Danbrigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar
Ketua PWI Lampung Wira Hadikusumah dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan coffe morning oleh brigif 4 Piabung, dimana saat pandemi, prajurit marinir sangat berperan aktif menempatkan dirinya sebagai anak kandung rakyat. Di hari pers Nasional Medan beberapa waktu lalu pak Presiden Jokowi mengatakan dalam sambutannya, bahwa dunia pers sedang tidak baik baik saja, bahwa kebebasan pers yang benar benar bebas, namun yang menjadi pekerjaan rumah adalah bagaimana menjadi pers yang bertanggung jawab. “Koridor kami diatur dalam undang-undang pers no 40 tahun 1999. Saat ini kami diterpa badai disrupsi digital dan kami harus beradaptasi kami harus multi taskig dalam memproduksi berita. Kami ingin berkolaborasi dengan marinir ke depannya untuk membangun Lampung lebih baik. “Pers pilar demokrasi, kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan berkesinambungan. Kami tetap dalam tupoksi yakni memberitakan sesuai dengan fakta,” tegasnya. Kemudian, Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/ Kolonel Marinir Bob Osianto Siregar mengajak para undangan berjalan mengelilingi markas Brigif 4 dan Latihan menembak yang disambut antusias oleh insan media. (Red)

Capai UHC, Dewas BPJS Apresiasi Pemkab Pesawaran

Pesawaran (HO) – Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Siruaya Utamawan, SE., CACP, apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Pesawaran, yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program JKN. Hal ini dibuktikan dengan telah tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yang mencapai 95% cakupan peserta JKN di Pesawaran ini,” terang nya, saat berdiskusi dengan PPNI dan IBI Pesawaran. Selasa (28/2/2023). Dirinya mengatakan, dengan banyaknya masyarakat tercover BPJS Kesehatan, tentunya berdampak baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun para tenaga medisnya dalam peningkatan ekonomi baik itu perawat maupun para bidan. “Namun, terlepas dari itu semua, saya ingin berpesan kepada para tenaga medis yang ada di Pesawaran, agar lebih humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan harus mengedepankan sisi kemanusiaan dalam bekerja,” ujar dia. Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Daerah, agar terus meningkatkan mutu layanan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit dalam hal pemenuhan sarana prasarana dan ketersediaan tenaga medis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. “Program JKN ini memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan bahkan sampai terlayani di seluruh wilayah Indonesia, ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkas Siruaya Utamawan, SE., CACP. Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran DR, Wahyan, Amd, Kep, SE, MM, mengatakan, saat ini para perawat yang ada di kabupaten setempat, telah melakukan peningkatan kompetensi diri dan meningkatkan keterampilan dan saat ini kita telah memberikan peluang dan pedoman bagi perawat untuk melakukan praktik mandiri. “Tentunya kita siap mendukung dan mensukseskan program JKN ini di Bumi Andan Jejama, karena kita ketahui peran perawat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program JKN yang merupakan program pemerintah Indonesia tersebut,” katanya. (Red)

Target 5 Milyar, Dinas Pariwisata Pesawaran Terapkan Sistem 5 K

Ketua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata pada tahun 2023 menjadi Rp 5 milyar., untuk mencapai target tersebut Dinas Pariwisata menerapkan 5 K, yaitu konsolidasi Komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan konkrit. Hal tersebut di katakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra saat mengelar diskusi publik yang di selenggarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran. Dengan tema” Peran Media Online Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata di Era Digital” di Embung Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon, Selasa (28/2/2023).
Katua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera
“Tahun 2023 ini Dinas Pariwisata Pesawaran targetkan Pendapatan Daerah sebanyak Rp 5 milyar, apa bila target tidak tercapai secara otomatis masyarakat tidak sejahtera,” kata Anggun. Anggun juga menuturkan, Dinas Pariwisata sekarang ini terus memfokuskan promosi aplikasi dengan Sistem Aplikasi Pariwisata Daerah (SAPDA) pariwisata daerah yang telah di lounchingkan pada tanggal 6 Febuari 2023. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran non tunai. “Alhamdulillah di terapkan nya aplikasi SAPDA pengunjung wisata Januari – Febuari sudah mencapai 5.434 pengunjung, dan sistem aplikasi ini sudah koneksi dengan Perbank kan daerah,” tutur dia.
Katua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera
Makanya itu lanjut Anggun, peran media sangat penting untuk mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran. Seperti mempromosikan Festival Pahawang, itu semua di lakukan untuk meng genjot pengunjung wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber mengatakan, Pariwisata daerah adalah salah satu faktor utama dalam membantu percepatan pembangunan. Selain itu, citra suatu daerah juga sangat ditentukan oleh sektor pariwisatanya.
Target 5 Milyar, Dinas Pariwisata Pesawaran Terapkan Sistem 5 K
“Dalam menunjang pengunjung sangat di butuhkan peran media untuk mempromosikan wisata, Saya meminta Kepala Dinas Pariwisata agar selalu bersinergi terhadap media,” kata Ismail. Dirinya juga berharap Dinas Pariwisata bisa melakukan study banding untuk keluar provinsi melihat wisata yang ada di wilayah lain dalam memajukan destinasi pariwisata. “Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera, sebab Bumi Andan Jejama kita ini, lengkap, dari mulai pantai, pulau, gunung maupun wisata alam, bahari, budaya, sejarah dan kuliner,” sebutnya. Menggapai hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, pemerintah Kabupaten Pesawaran fokuskan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), maka diperlukan teman yang mengelola wisata dalam meningkatkan SDM. “Saya minta bagi pengelola wisata yang ada di kabupaten Pesawaran untuk meningkatkan SDM dan memperkerjakan anak muda, kerena anak muda masih energik, dan mempunyai jaringan,” tutupnya. Diketahui dalam diskusi hadir, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber dan Kepala Bapeda Adhitya Hidayat. (Red)

Capaian UHC 95 Persen, Dewas BPJS Apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran

0
Pesawaran (RN) – Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Siruaya Utamawan, apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Pesawaran, yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program JKN. Hal ini dibuktikan dengan telah tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yang mencapai 95% cakupan peserta JKN di Pesawaran ini,” ujarnya saat berdiskusi dengan PPNI dan IBI Pesawaran. Selasa 28 Februari 2023. Dirinya mengatakan, dengan banyaknya masyarakat tercover BPJS Kesehatan, tentunya berdampak baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun para tenaga medisnya dalam peningkatan ekonomi baik itu perawat maupun para bidan. “Namun, terlepas dari itu semua, saya ingin berpesan kepada para tenaga medis yang ada di Pesawaran, agar lebih humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan harus mengedepankan sisi kemanusian dalam bekerja,” ujar dia. Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Daerah, agar terus meningkatkan mutu layanan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit dalam hal pemenuhan sarana prasarana dan ketersediaan tenaga medis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. “Program JKN ini memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan bahkan sampai terlayani di seluruh wilayah Indonesia, ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata dia. Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran Wahyan mengatakan, saat ini para perawat yang ada di kabupaten setempat, telah melakukan peningkatan kompetensi diri dan meningkatkan keterampilan dan saat ini kita telah memberikan peluang dan pedoman bagi perawat untuk melakukan praktik mandiri. “Tentunya kita siap mendukung dan mensukseskan program JKN ini di Bumi Andan Jejama, karena kita ketahui peran perawat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program JKN yang merupakan program pemerintah Indonesia tersebut,” katanya. (Red)

Sekali Dayung, Lapas Perempuan Bandung Gandeng 21 Instansi Tandatangi Kerja Sama

0
Bandung (RN) – Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung mengadakan penandatanganan perjanjian kerjasama, sekaligus pembukaan kegiatan rehabilitasi sosial dan pelatihan kemandirian tahun 2023 bagi narapidana, kegitan berlangsung di aula setempat, Selasa (28/02/2023). Acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan narapidana hasil dari proses pembinaan di dalam Lapas yang berupa tarian “Subali Sugriwa”, yang diangkat dari kisah Ramayana, performance fashion show yang diiringi oleh The Lamor’s Band, kolaborasi antara petugas dan warga binaan Lamoria. Kepala Lembaga Pemasarakatan (Kalapas) Perempuan Bandung, Prihartati, menyampaikan, tugas lapas bukan hanya membina narapidana, namun memberikan bekal pembinaan kepribadian maupun keterampilan agar warga binaan siap ketika kembali ke lingkungan masyarakat. “Lapas Perempuan Bandung menggandeng 21 instansi baik yang berasal dari pemerintah daerah, organisasi, LSM yang bergerak di bidang pengamanan, pembinaan rohani, kesenian, pelatihan keterampilan untuk melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka perbaikan kualitas hidup narapidana sekaligus menciptakan suasana Lapas yang kondusif dan aman,” kata Prihartati. Priharti juga mengatakan selain melakukan pendatangan 21 instasi, lapas perepuan Bandung mengadakan Fashion show yang diperagakan oleh narapidana sekaligus mempromosikan hasil karya dari pembinaan keterampilan narapidana, seperti sepatu rajut, baju hasil jahitan narapidana, tas dari bahan mote, aneka snack dan roti produksi narapidana. “Saya berharapan dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan pelayanan dan pembinaan yang maksimal bagi warga binaan agar siap kembali ke lingkungan masyarakat serta menciptakan Lapas yang aman, tertib dan kondusif,” harapnya. Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Jawa Barat, Kusnali, mengatakan, terima kasih kepada semua stake holder yang telah berkenan ikut berperan dalam pelaksanaan tugas di Lembaga Pemasyarakatan. “Saya yakin semua kegiatan pembinaan yang ada di Lapas akan terlaksana dengan baik jika sinergitas antara semua pihak dan stake holder terkait terjalin dengan baik,” ujarnya. (Red)  

Kabar Gembira, Hotel JW Mariot Bintang Lima Oktober Beroperasi

0
Kepala Dinas Pariwisata, Anggun Saputra
Pesawaran (RN) – Hotel Bintang Lima yang berlokasi di Desa Hurun Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, dikabarkan akan mulai beroperasi pada bulan Oktober tahun 2023 mendatang. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra mengatakan, manajemen JW Mariot tengah mengebut pengerjaan hotel tersebut agar pada bulan Oktober mendatang sudah dapat beroperasi. “Mereka sudah menginformasikan kepada kami, saat ini sudah terdapat 140 kamar yang telah siap, dan diperkirakan pada awal bulan Oktober mendatang, mereka sudah mulai membuka pelayan bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata kita di pesisir,” ujarnya. Selasa 28 Februari 2023. Dirinya mengatakan, dalam bangunan Hotel JW Mariot itu juga, nantinya terdapat ciri khas dari Kabupaten Pesawaran yaitu Sulam Jelujur yang akan menghiasinya. “Jadi pak Bupati minta, pihak dari JW Mariot ini menyiapkan lokasi yang strategis untuk kita meletakan kain khas Pesawaran yaitu Sulam Jelujur, sehingga di hotel tersebut terdapat identiti kita (Pesawaran) di dalamnya, mudah-mudahan di akomodir oleh pihak manajemen,” ujar dia. Dirinya juga berharap, dengan adanya JW Mariot yang dalam waktu dekat ini akan beroperasi di Pesawaran, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Pariwisata yang pada tahun 2023 ini ditargetkan menjadi 5 Miliar. “Tentunya, adanya hotel ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk lebih lama lagi berdiam di Pesawaran, dan juga diharapkan mampu menarik waisatawan lebih banyak untuk datang ke Bumi Andan Jejama,” kata dia. “Kami juga berharap, dengan adanya JW Mariot ini bukan hanya meningkatkan PAD kita saja tetapi juga dapat menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat kita khususnya yang ada di Pesawaran,” katanya. (Rizal)

Targetkan 5 Miliar Dinas Pariwisata Terapkan Sistem 5 K

0
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata pada tahun 2023 menjadi Rp5 miliar. Dinas Pariwisata terapkan sistem ( 5 K) konsolidasi, Komunikasi, kordinisasi, kolaborosi, konkrit. Hal tersebut di katakan kepala dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra, saat mengelar diskusi publik yang di selengarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran. Dengan tema” Peran Media Online Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata di Era Digital” di Embug Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon, Selasa (28/02/2023). “Tahun 2023 ini dinas Pariwisata Pesawaran targetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 5 miliar, apa bila target tidak tercapin secara otaomatis masyarakat tidak sajetra,” kata Anggun. Anggun juga menuturkan, dinas Pariwisata sekarang ini terus mefokuskan promosi aplikisai Sistem Aplikasi Pariwisata Daerah (SAPDA), yang telah di lonchingkan pada tanggal 6 Febuari 2023. Aplikasi ini digunkan untuk penbayaran non tunai. “Alahamdulilah setelah di terpkanya aplikasi SAPDA pengunjung wisata Januari – Febuari 2023 ini, sudah mencapai 5.434 pengunjung, dan sistem aplikasi ini sudah koneksi dengana Perbanka daerah,” tutur dia. Makanya itu lanjut Anggun, peran media sangat penting untuk mempromosikan tempat – tempat wisata yang ada di kabupaten Pesawaran. Seperti mempromosikan Festival Pahawang, itu semua di lakukan untul mengenjot pengunjung wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber mengatakan, wisata salah satu yang bisa menunjang kemajuan daerah itu sendiri dan masyarakat, wisata yang ada di Pesawaran salah satu tujuan paporit yang di incar wisata. “Dalam menunjang pengunjung sangat di butuhkan peran media untuk mempromosikan wisata” Saya meminta kepala dinas Pariwisata agar selalu bersinergi terhadap media,” kata Ismail. “Dirinya juga berharap dinas Pariwisata bisa melakukan study banding untuk keluar kota, melihat wisata yang ada di wilyah lain, jadikan wisata Pesawaran bali ke 2, kerena wisata yang ada di Pesawaran sangat di minati para pengunjung di luar kota,” pintanya. Mengagapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, pemerintah Kabupaten Pesawaran fokuskan pengelolahan Sumber Daya Manusia (SDM), kita perlukan teman – teman yang mengelolah wisata meningkatkan SDM. “Saya minta bagi pengelola wisata yang ada di kabupaten pesawaran untuk meningkatkan SDM dan memperkerjakan anak muda, kerena anak muda masih enerjik, dan mempunyai jaringan,” tutupnya. Diketahui dalam diskusi hadir, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, kepala dinas Patiwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber, Kepala Bapeda Aditya. (Rizal)

Samsat Pesawaran Terus Sosialiasikan Aturan Penunggak Pajak, Dua Tahun Kena Blokir

0
Pesawaran (RN) – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pesawaran Terus Sosilisasikan aturan penungakan pajak dua tahun kena blokir. Kepala Samsat Kabupaten pesawaran Dimas Aditya mengatakan, adanya undang-undang nomor 22 Tahun 2009 pasal 74 tentang, bagi pelanggar yang lalai untuk memperpanjang STNK kendaraan bermotor akan dikenai sanksi jika masa berlaku STNK telah melebihi dua tahun, nomor kendaraan akan di hapus oleh pihak regident kendaraan bermotor jika tidak dilakukan registrasi. “Jadi ketika kendaraan tersebut sudah di hapus registrasinya, secara otomatis kendaraan tersebut bodong, walupung kendaraan tersebut ada STNK dan BPKB nya,” ujar Kepala Samsat Kabupaten pesawaran Dimas Aditya saat di hubungi melalui telpon selulernya, Kamis (23/02/2023). Dirinya juga mengatakan, samsat Pesawaran terus gaspol sosialisasi, sebelum diberlakukan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK) pada tahun 2023 ini, bila para pengguna kendaraan itu tidak melakukan perpanjangan setelah masa berlakunya yang 5 tahun sekali habis 2 tahun berturut – turut. “Sejauh ini kami sudah melakukan sosialisasi ke pasar, tukang ojek dan para pengendara lainnya, agar tidak terlambat melakukan pembayaran pajak. Kerena pemerintah akan mulai melaksanakan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK) pada tahun 2023 ini,” ucannya. Dimas juga menjelaskan, penghapusan atau pemblokiran bagi kendaraan yang tidak membayar pajak 2 tahun akan dianggap kendaraan bodong. “Sebenarnya masyarakat masih bisa mengurusnya walupun dudah diblokir, namun prosesnya cukup panjang dan sulit. Maka dari itu saya menghimbau masyarakat agar secepatnya membayar pajak kendaraanya, sebelum di blokir secara permanen,” pungkasnya. (Rizal)