Dihadapan Joko Widodo, Bupati Pesawaran Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

0
Medan (RN) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menerima secara langsung trophy Abyakta (Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia) pada acara puncak peringatan HPN (Hari Pers Nasional) tahun 2023 di Gedung GSG Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/2). Bupati Dendi bersama 9 bupati/walikota di seluruh Indonesia yang berhasil terpilih sebagai penerima penghargaan AK-PWI tahun 2023, menerima trophy yang diserahkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari dihadapan Presiden RI Joko widodo, Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Duta Negara Sahabat, Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Pejabat Daerah setempat serta tamu undangan. Pemberian penghargaan ini ditetapkan setelah melalui proses panjang yang meliputi seleksi administrasi, penjurian berkas proposal dan video, hingga presentasi dan tanya jawab. Bupati Dendi mengucap syukur dan berbangga atas diraihnya penghargaan AK PWI Tahun 2023 ini serta ucapan terima kasih kepada kwan kawan media yang telah banyak membantu di Kabupaten Pesawaran. “Tentunya terima kasih kepada kawan kawan media yang telah membantu kami, Pemkab Pesawaran dalam menyebarluaskan informasi dan mengangkat budaya di Kabupaten Pesawaran terutama Sulam Jelujur, sehingga dapat diraih penghargaan hari ini”, ucap Bupati. Dendi menambahkan trophy Abyakta AK PWI Tahun 2023 didedikasikan kepada mereka yang telah menjaga kerajinan budaya Sulam Jelujur dari masa transmigran 1905 sampai dikembangkan seperti saat ini. Menurut ketua PWI Pusat, Atal S. Depari, AK-PWI diberikan sebagai apresiasi kepada bupati/walikota di Indonesia yang mampu dan tetap mempertahankan budayanya ditengah kemajuan teknologi. “PWI ingin mengapresiasi sosok para Bupati/Walikota yang sukses menginovasi pangan, sandang dan papan berbasis kebudayaan (kearifan lokal)”, ucap Ketua PWI Pusat. Menurut Atal, sebagai bangsa yang besar ia ingin bangsa ini benar-benar berswasembada pangan, sehingga tidak bergantung import. Sandangnya berkepribadian dan tidak sekedar menutupi aurat, dan papannya, tempat tinggalnya, langgam arsitekturnya laras dengan alam. “Kepala Daerah merupakan aktor inovasi penting, dalam hal ini para Bupati dan Walikota yang mempunyai visi kebudayaan dan literasi informasi, perlu diberikan apresiasi,” kata Bang Atal-sapaan akrab-Ketua PWI Pusat. Pesawaran dengan Sulam Jelujurnya dan bermacam terobosan yang dikembangkan oleh Bung Dendi (sapaan akrab Bupati Pesawaran) berhasil membawa Nama Bupati Pesawaran menjadi salah satu penerima trofi Abyakta AK PWI tahun 2023. Sementara itu, dalam menyambut Hari Pers Nasional tahun 2023 Sumatera Utara Presiden RI, Joko Widodo mengatakan bahwa di era gempuran informasi yang begitu bebas di harapkan media mampu menyajikan informasi yang akurat dan berimbang agar tujuan mencerdaskan bangsa dapat tercapai. Presiden menegaskan, dirinya mendeadline keputusan presiden tentang Kerjasama Pers selesai dalam sebulan ini. “Saya targetkan keputusan presiden tentang media tuntas dalam waktu sebulan. Presiden akan turun membahas keppres tersebut,” kata Presiden Jokowi. Jokowi menyatakan keprihatinannya, berdasarkan survei 60 persen porsi iklan diambil oleh platform media asing. Hal ini semakin menyulitkan media mainstream. Untuk itu media mainstream harus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Disamping media mainstream sendiri harus berinovasi untuk bisa terus bertahan. (Red)

Mahasiswa KKN Unila Ciptakan Apotek Hidup di Negararatu

0
Waykanan (RN) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung menciptakan taman apotek hidup pada pekarangan warga di Kampung Negararatu, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan. “Taman apotek hidup merupakan pemanfaatan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari,” kata Defid Ferdinand, koordinator Desa Negararatu, Rabu (8-2-2023). Menurut dia, kegiatan itu terlaksana karena inisiatif dari para mahasiswa yang KKN di wilayah setempat. “Pembuatan taman apotek hidup juga bertujuan untuk memperindah pekarangan sekitar GSG Tinera Kampung Negararatu, awalnya lahan yang digunakan untuk apotek hidup hanya ditumbuhi rumput liar dan tempat pembuangan sampah. Melihat permasalahan itu, munculah gagasan untuk pembuatan taman apotek hidup ini,” kata dia. Selain ditumbuhi rumput liar, lahan tersebut juga bahkan dijadikan untuk tempat pembuangan sampah sehingga mengurangi kenyamanan ketika warga hendak menggunakan gedung. “Ditambah lagi setiap Senin hingga Sabtu gedung tersebut digunakan sebagai tempat anak-anak TK melakukan kegiatan belajar sementara, karena gedung sekolah di kampung ini masih dalam rencana pembangunan,” papar dia. Dengan adanya pembuatan taman apotek hidup ini, mahasiswa KKN Unila di Desa Negararatu berharap dapat membantu perekonomian masyarakat setempat serta meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan kesehatan. Siti Hafsyoh Aldila, salah satu mahasiswa KKN Unila di Kampung Negararatu sekaligus penanggung jawab kegiatan itu menjelaskan kelak apotek hidup ini diharapkan menjadi bank tanaman herbal khususnya untuk warga Kampung Negararatu. “Kami juga berharap agar nantinya warga bisa mengambil tanaman herbal dari apotek hidup ini untuk selanjutnya ditanam di pekarangan rumahnya masing-masing,” pungkas Dilla–sapaan akrabnya–. Dila menambahkan pembuatan taman apotek hidup ini dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.(Red)

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi Tak Pernah Surut

0
Jakarta (RN) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap pemberantasan korupsi tidak pernah surut. Menurutnya, upaya pencegahan juga terus dilakukan dengan membangun sistem pemerintahan dan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. “Pemerintah terus mengembangkan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Kemudian perizinan Online Single Submission (OSS) dan pengadaan barang dan jasa melalui e-Katalog,” ujar Presiden dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 Februari 2023. Dalam hal penindakan, Presiden melanjutkan, pemerintah antara lain telah dan akan terus melakukan pengejaran dan penyitaan terhadap aset-aset obligor BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) yang tidak kooperatif. “Aparat penegak hukum telah melakukan penindakan tegas terhadap sejumlah kasus megakorupsi seperti kasus Asabri dan Jiwasraya. Hal serupa juga akan dilakukan untuk kasus-kasus yang lainnya,” imbuhnya. Untuk itu, Kepala Negara kembali mengingatkan segenap jajaran penegak hukum untuk memproses tindakan pidana tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih. “Pemerintah tidak akan campur tangan terhadap penegakan hukum dan aparat penegak hukum harus profesional dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” lanjut Presiden. Selanjutnya, Presiden mendorong agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dalam Tindak Pidana dapat segera diundangkan. Selain itu, Presiden juga mendorong agar RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal segera dimulai pembahasannya. “Dalam konteks hubungan antarnegara, keketuaan Indonesia dalam G20 telah menyepakati bahwa agenda prioritas dalam pemberantasan korupsi akan terus dilakukan dan sebagai Ketua ASEAN, Indonesia akan menguatkan komitmen pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di kawasan,” ungkapnya. “Saya tegaskan kembali, saya tidak akan pernah memberikan toleransi sedikit pun kepada pelaku tindak pidana korupsi,” tandasnya. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung St. Burhanuddin, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. (Rls/Red)  

Pasca Tawuran, Kades Bernung Berikan Arahan Puluhan Anak-Anak Remaja

Pesawaran (HO) – Kepala Desa Bernung Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran, Deswan memediasi serta memberi arahan kepada anak-anak dan mengundang orang tua serta remaja yang melakukan tawuran di perkebunan karet PTPN VII Desa Taman Sari kecamatan setempat beberapa waktu lalu. Kepala Desa Bernung menyampaikan kepada remaja atau anak-anak yang terlibat tawuran, agar tidak mengulangi perbuatannya dan berfokuslah untuk belajar dalam menggapai cita-cita karena mereka adalah penerus bangsa untuk masa depan yang akan datang. “Ya alhamdulillah malam ini kita bisa berkumpul, saya selaku kepala desa berpesan kepada orang tua dari anak-anak kita ini untuk bisa mengawasi, karena anak-anak seusia mereka yang masih duduk di bangku SMP itu masih nakal-nakalnya atau labil dan perlu pemantauan ekstra dari orang tua sebab anak-anak sedang mencari jati diri untuk beranjak dewasa,” terang Kades Deswan Kepada Handalonline.com Selasa Malam (7/2/2023). Kepala Desa Deswan juga mengatakan semoga dengan adanya malam hari ini dapat memberikan edukasi serta arahan yang dapat dicerna anak-anak. “Jadi harapan saya kepada anak-anak yang bertikai beberapa waktu lalu agar tidak mengulangi kejadian yang serupa orang tua daripada anak-anak ini dapat memantau dan memberikan arahan yang positif untuk mereka,” kata Kades Deswan. Kedepan, lanjut Deswan, pemerintah desa akan berupaya untuk memberikan anak-anak kesibukan dan kegiatan yang positif yaitu bergelut di bidang sosial youtuber agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan berperilaku yang tidak baik,” ujarnya. “Alhamdulillah pada hari ini pertemuan kita ini untuk kita semua dan anak-anak sudah berjanji tidak akan mengulang lagi serta orang tua akan lebih efektif lagi ekstra lagi dalam memantau dari pada anak-anak,” ucap nya. Masih di tempat yang sama Gema Sukama Jaya Kepala Desa Negeri Sakti juga menyampaikan hal yang senada, semoga anak-anak serta orang tua yang di kumpulkan pada malam hari dapat saling mengawasi sehingga kejadian yang sudah terjadi tidak terulang kembali. “Saya berharap kepada anak-anak dengan kejadian ini dapat menjadi pelajaran tidak mengulangi dan kedepan dapat membuat kegiatan-kegiatan yang positif,” terangnya. “Selain itu antara Desa Negeri Sakti dan Bernung kemudian Desa Suka Banjar kita adalah saudara untuk anak-anak berfokuslah belajar gapailah mimpi dan cita-cita kalian karena kalian adalah generasi penerus bangsa,” pungkas Kades Gema Sukma Jaya. Dalam kegiatan ini juga dihadiri puluhan anak-anak yang terlibat keributan dan juga dihadiri seluruh perangkat Desa Bernung dan juga dihadiri orang tua daripada anak-anak serta Babinsa Sertu Donny Ramadhan dan Bhabinkamtibmas Bripka Desril Mamid. S.Psi.      (Indra Jaya)

Dialog Kebudayaan Bersama 10 Bupati/Wali Kota, Ketua PWI Pusat Berikan Apresiasi

0
Medan (RN) – Rangkaian kegiatan Jelang hari puncak anugerah kebudayaan yang di berikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat sepuluh Bupati/ Wali kota yang di gelar di Hotel Santika Pramiera Dyandra Kota Medan, Selasa (7/02/2023). Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari mengatakan, jurnalis bukan hanya mengeritik kinerja pemerintah tapi jurnalis harus memberikan sosialisasi kebudayaan dan memberikan kontribusi pemikiran pembangunan daerah maupun pusat. “Kerena jurnalis adalah bagian dari pilar ke 4 dalam kontrol sosial yang sangat berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa dalam keadaan kondusif dan untuk kemajuan pembangunan,” ujar Atal saat memberi sambutan pembukaan dialog. “Ia juga menjelaskan anugrah kebudayaan PWI ini sudah berlangsung dari tahun 2016 yang berlangung di lombok sampai sekarang ini tahun 2023 di medan,” jelasnya. Menurut Atal, insan pers juga turut terlibat dalam membangun budaya yang bernilai positif bagi pembangunan. “Karena itu, penting kiranya bagi wartawan untuk mengerti dan turut mengkampanyekan budaya asli Indonesia, agar tetap terjaga,” katanya. Atal juga turut mengapresiasi kepada sepuluh kepala daerah yang akan menerima penghargaan anugerah kebudayaan dari PWI pusat dan disaksikan oleh presiden republik indonesia, Joko widodo. (Red)

Bupati Terima Anugerah Kebudayaan Dari PWI Pusat, Masyarakat Pesawaran Bangga

0

Medan (RN) – Masyarakat Kabupaten Pesawaran patut berbangga dengan khazanah budaya asal wilayah setempat, salah satunya dalam bentuk kerajinan tenun sulam jelujur.

Bahkan, kain tenun khas bumi andan jejama itu berhasil mewakili Provinsi Lampung dalam anugerah kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Kepala Dinas Kominfotiksan Pesawaran, Jayadi Yasa menyebut anugerah kebudayaan itu akan diterima oleh Bupati Dendi Ramadhona pada puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) Kamis 9 febuari 2023.

“Momentum perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 ini, Bupati Dendi Ramadhona akan menerima anugerah kebudayaan dari PWI Pusat bersama sembilan bupati/ walikota lain dari seluruh Indonesia,” kata Jayadi mewakili Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona usai dialog kebudayaan di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (7-2-2023).

Ketua PWI Lampung, Wira Hadikusumah mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan bagi warga provinsi setempat, sebab karya sulam jelujur telah menjadi warisan budaya yang mencerminkan kearifan lokal dari bumi ruwa jurai.

“Tentu ini menjadi kebanggan masyarakat Lampung, kami juga turut mengapresiasi atas penghargaan yang diterima Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona,” kata Wira.

Penghargaan anugerah kebudayan itu rencananya akan diserahkan oleh Ketua PWI Pusat Atal S Depari, didampingi Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah serta Ketua PWI Kabupaten Pesawaran, M Ismail.

Selain itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga turut menyaksikan penyerahan panghargaan tersebut.

“Sebelumnya Lampung juga telah menerima penghargaan anugerah kebudayaan yang diwakili oleh Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad,” katanya. (Red)

Bank Rakyat Indonesia Waspada, Diduga Ada BEGAL Dana PIP, Aspirasi Komisi X DPR RI Tantang APH (UU ITE)

Sukabumi (RN) – Bank Rakyat Indonesia (BRI) di seluruh pelosok nusantara, WASPADA dan HATI-HATI jika terjebak dalam memberikan keputusan untuk mendukung sejumlah program unggulan Pemerintah saat mencairkan dana bantuan kepada penerima manfaat masyarakat, khususnya dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui giringan Aspirasi perwakilan rakyat yang mengaku sebagai modus TIM Monitoring Evaluasi PIP Komisi X DPR RI. Tampak ada surat mengirim” PERMOHONAN VISITTING” kepada pihak BRI, agar segera menyalurkan dana bantuan PIP tersebut ke nomer rekening atas nama para penerima manfaat (siswa-siswi) Pendidikan Sekolah di sejumlah daerah. Pasalnya, dana bantuan PIP Aspirasi yang seolah-olah melalui giringan TIM Monitoring Evaluasi PIP Komisi X DPR RI tersebut, diduga ada penyimpangan penyaluran bantuan oleh modus pelaku pungutan liar (PUNGLI) atau aksi BEGAL pemotongan kepada para penerima manfaat (siswa) ketika uang sudah di cairkan dari Bank, dengan berbagai modus alasan bahwa dana bantuan PIP Aspirasi harus siap di potong untuk kepentingan tabungan dan lainnya. Seperti halnya yang terjadi kegaduhan terhadap penerima manfaat orangtua (siswa-siswi) di SMP 1 Kebonpedes Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat. Terduga pelaku saat melakukan aksi BEGAL potong memotong dana bantuan PIP yang bersumber anggaran pemerintah/ negara melalui giringan Aspirasi untuk (siswa-siswi) sebesar Rp.750,000,00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) tersebut, ketika para penerima manfaat mencairkan melalui rekening atas nama masing-masing di salahsatu Bank atas petunjuk sebelumnya, ternyata diduga pelaku BEGAL langsung melakukan pemotongan senilai Rp.350,000,00 (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per/Siswa. Sedangkan, terduga pelaku BEGAL pemotongan dana bantuan PIP tersebut ketika di konfirmasi radarnusantara.co mengaku, bahwa seolah-olah sudah terbiasa diperiksa melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan terkesan menangtang APH ditunggu surat pemanggilan kepada dirinya. Seperti kutipan kata ia sampaikan melalui contak pesan alat transaksi elektronik (UU ITE) WhatsApp, “sudah biasa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Aparat Penegak Hukum (APH) ditunggu Surat Pemanggilan Resminya”. Sabtu, 28 Januari 2023 sekira pukul 09.56 WIB. Diketahui, bahwa terduga pelaku BEGAL pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi tersebut mengaku sebagai TIM Monev Komisi X DPR RI yang tempat tinggalnya berdomisili di Garut – Jawa Barat. Adapun menurut sumber informasi dan hasil investigasi radarnusantara.co bahwa terduga pelaku BEGAL yang melakukan pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi terhadap siswa-siswi SMP 1 Negeri Kebonpedes, sebelumnya melakukan cara modus pertemuan terlebih dahulu dari sejak awal atau mengumpulkan para calon penerima manfaat (siswa/orangtua) di salahsatu tempat yang sudah mereka tentukan. Setelah itu, mereka seolah-olah untuk melaksanakan sosialisasi Pendatanganan berkas kesepakatan bersama, dengan dalih jika nanti dana bantuan tersebut sudah tersalurkan (CAIR) atau diterimanya melalui nomer rekening atas nama (siswa) masing masing di Bank, diduga agar semua para penerima bantuan harus siap dilakukan pemotongan dengan berbagai alasan untuk kepentingan tabungan dan lainnya, Selanjutnya sumber informasi penerima manfaat (siswa) selaku orangtua, GT menyampaikan kepada radarnusantara.co bahwa dari sejak pertemuan itulah mereka yang mengaku sebagai TIM Monev Komisi X DPR RI melakukan dugaan modus BEGAL pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi terhadap seluruh para penerima manfaat tersebut, juga katanya turut di saksikan oleh pihak pendamping dari sekolah. “Sebelumnya, mereka sudah sejak awal dalam pertemuan itu meminta paraf dari kesepakatan seluruh penerima manfaat (siswa/orangtua) yang dituangkan pada lembaran persyaratan para calon penerima manfaat dana bantuan PIP Aspirasi tersebut, berupa surat pernyataan berita acara (dokumentasi). Seolah-olah apa yang dilakukan oleh mereka sudah sesuai aturan resmi secara prosedur, tetapi yang terjadi kenyataan ketika saat pencairan dana bantuan PIP Aspirasi masuk melalui no rekening atas nama masing-masing penerima bantuan di salahsatu Bank, saya menduga seluruh penerima manfaat dana bantuan PIP Aspirasi untuk (siswa/orangtua) mau tidak mau harus siap dilakukan pemotongan oleh pelaku BEGAL tersebut dengan berbagai alasan untuk kepentingan tabungan siswa siswi dan lainnya,” ungkap GT. GT, lebih lanjut menjelaskan kalau menurut dari penilaian saya selaku orangtua (siswa) penerima manfaat dana bantuan PIP Aspirasi tersebut, saya merasa di jebak oleh modus operandi mereka sebagai TIM Monev Komisi X DPR RI yang meminta kesepakatan terhadap penerima manfaat (siswa/orangtua) berupa paraf dari sejak awal dalam pertemuan tersebut, sebelum dana bantuan PIP Aspirasi itu di cairkan nya. “Sebab, setelah para penerima manfaat (siswa) selesai mencairkan di Bank, diduga pelaku Begal dana bantuan PIP Aspirasi yang mengaku sebagai TIM Monitoring dan Evaluasi Komisi X DPR RI melakukan pemotongan tanpa sedikit pun kendala,” Jelas GT. Terkait informasi tersebut,masyarakat berharap kepada pihak-pihak yang berwenang atas terjadinya dugaan pelecehan terhadap Institusi Kepolisian aparat penegak hukum (APH) tindak pidana (UU ITE) juga melakukan pemotongan dana bantuan PIP Aspirasi Komisi X DPR RI di SMP 1 Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi sebagai temuan awal agar ditindak lanjuti, untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam oleh Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polri, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Mabes Polri, Direktorat Penyidikan Jam Pidsus Kejaksaan Agung RI, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jabar, Direktorat Pidsus Kejaksaan Tinggi Jawabarat, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polres Sukabumi Kota, dan Direktorat Pidsus Kejaksaan Kota/Kabupaten Sukabumi. Jika mana kutipan kata bahasa yang disampaikan terhadap radarnusantara.co melalui contak pesan WhatsApp bahwa, ia seolah-olah sudah terbisa di periksa melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Aparat Penegak Hukum (APH), dan bila ternyata dari hasil kajian ahli bahasa diketemukan tindak pidana ada unsur pelecehan, atau ujaran kebencian melalui transaksi elektronik (UU ITE) maupun tersangkut Tidak Pidana Korupsi (TPK) dalam pungutan liar (PUNGLI) dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi Komisi X DPR RI se-JAWA BARAT tersebut. “Segera dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku, juga pemeriksaan sesuai aturan hukum yang berlaku dengan azas praduga tak bersalah untuk menetapkan para tersangka,” pungkasnya (Erick)

Kejutan HPN 2023 di Medan, Pengamat Sejarawan Bonkar Pelopor Pers Perjuangan

0

Medan (RN) – Ada Kejutan Dalam Seminar dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) yang di gelar di Medan Sumetra Utara dari pemaparan sebagai narasumber, Dr  Phil Ichwan Azhari pengamat media dan sejarawan pengajar dan ahli filogi infonesia yang memaparkan para pelopor pers perjuangan yang ada di indonesia.

Menurutnya Dr. Phil Ichwan Azhari pengamat media dan sejarawan pengajar dan ahli filogi infonesia. Tuan MH Manulang, adalah pelopor Pers Perjuangan, pemilik koran pertama di indonesia, dan dan di cetak di Indonesia yaitu koran Binsar Sipondang batak, dan diedarkan di Tampanuli.

“Tuan MH Manulang lahir pada tahun 1887 di Tampanuli Utara Sumatera Utara dengan nama Mangradja Hezeklel Manullang, pada tahun 1905 Beliau menerbitkan koran Binsar Sinondang Batak di Padang dan diedarkan di Tampanuli, dengan “Moto” Majalah hiburan dengan orang Batak, pada tahun 1919 – 1929 menerbitkan kembali Soara Batak,” kata Ichwan Azhari dalam seminar Seruan Pers di Hotel Grand Mercure, Kota Medan, Selasa (7-2-2023).

Dia juga memaparkan, selain Tuan Manullang, ada juga dua nama besar yang menjadi pelopor pers nasional, antara lain: Dja Endar Moeda yang lahir pada tahun 1861 dan Tirto Adhi Sooerjo lahir 1907.

Sementara itu Ketua Dewan Pers Ninik Rahyu mengatakan, pers adalah  salah satu pilar ke 4 yang berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa dalam keadaan kondusif.

“Kerena Tugas jurnalis bukan hanya menulis, peran pers dalam pemerintahan sangat besar peres beperan dalam melawan kekacauan informasi,hoax ujar kebencian yang mengacam kehidupan demokrasi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, banyak keluhan kawan – kawan media sulit nya untuk mendaptkan informasi publik. Namaun Ketik kita belum bisa konfirmasi narasumber, itu boleh di tulis dan disebarkan, tapi harus di tulis belum bisa di konfirmasi,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, jurnalis sebagai kontrol sosial, mempunyai peran penting dalam demokrasi, tapi jurnalis harus bisa meletakan pada porsi yang propisional.

“Banyak keluhan dari kawan – kawan Wartawan, seperti kekerasan yang di alami media, terus terang belum ada sekema pelindungan yang utuh seperti webnya yang di serang, siapa yang bertangung jawab,? Yang belum ditetapkan oleh pemerintah, kalu penyelesaian hukum secara fisik ada,” pungkasny. (Red)

Hook Up on Tinder

0
Since dating can be stressful, there is the possibility of humor to try to reduce tensions. In a new study published in the Proceedings of the National Academy of Sciences, Rosenfeld found that heterosexual couples are more likely to meet a romantic partner online than through personal contacts and connections. Since 1940, traditional ways of meeting partners – through family, in church and in the neighborhood – have all been in decline, Rosenfeld said. The company has said that this app is single, progressive and specially designed for the Gen Z market. So it’s taken that pressure off, this has to be a friendship interaction, and this has to be a romantic interaction. The platforms highlighted below are legal, so you don’t have to worry about getting scammed. OurTime.com is a dating site that caters to singles 50 years and older. Registration is free, and you can view profiles of singles in your area. The app is easy to use, and you can connect with local singles that interest you. Starting a conversation here is very easy because your potential matches are meant to comment on a specific piece of information on your profile. They are oriented on varied countries and on the varied nationalities. There hookupguru the sites with the diverse prices and the diverse functionalities. You will need a premium membership to use the site’s full potential. For example, messaging people as a free member lets you only use the message feature to send site-generated icebreakers, while Standard members can only send winks and add folks to their favorites.
  • Meetup.com is another popular platform, however it’s not built around dating.
  • Research from Berkeley University in California suggests there is a dropoff in interest after online daters meet face-to-face.
  • This may have something to do with most of its features being free.
  • Three-in-ten U.S. adults say they have ever used a dating site or app, according to a Pew Research Center survey conducted July 5-17, 2022.
  • A line of research initiated in recent years links dark personality traits to the reasons for using Tinder.
So until then, I’m delighted and would like to say thank you towards the present software for providing usa together. I got most positive and negative experiences previously, and many consumers actually shattered the emotions.

How to use dating apps like a pro

The date can be online or physical, with the latter costing the paying party any expenses incurred during the meet-up. If the date is to take place in a venue that requires an entry fee, your partner should pay for that too. As to how much you get to take home, the going rate averages $80 to $100 per date. Also, as an attractive member, you have an option to negotiate the bid if you feel the amount is too. After submitting your request, you’ll receive a confirmation email giving you access to the site. This is an adult dating website where bids are placed to win a date.

The Dangers of Dating App Meet-Ups

Reverting to characteristics of traditional sexual scripts, women may find themselves further entrenched in unwanted gender roles. Feminist Gail Dines has opined that pornography is “a cultural force that is shaping the sexual attitudes of an entire generation” and a “major form of sex ed today for boys.” Most importantly, you get to set the budget for the entire date. What this means is that you get to keep the full-price amount. Finally, you don’t have to disclose your personal identity if you are not comfortable with a bidder. For the chance to get paid to date a millionaire or just the average Joe, you pay a subscription fee of $59.99 for 30 days. Basically, you’re given a random profile with the option to either “like” them or “X” cross them out – sort of like Tinder’s swipe feature. Most of the members on SearchingforSingles are from the US, but you can still find users worldwide! Plus, there are also more women than men on this hookup site, if that’s what you’re after. Tinder has been called the harbinger of the hookup-fueled “dating apocalypse.” But the truth of the matter is, hooking up isn’t anything new . And as for Tinder, sure, it can be used for swiftly finding a one-night stand, but there are plenty of other apps that are better suited for that task. You don’t have to travel thousands of miles away to meet your date when you find the perfect match – as Tinder lets you only access singles near your location.

HPN 2023 di Medan, PWI Pesawaran Kawal Bupati Penerima Anugerah Kebudayaan

0
Lampung (RN) – Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan di gelar di Medan Sumetra Utara, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung ikut serta berpartisipasi. Dalam bentuk mengawal Bupati Pesawaran Dendi Ramadhon sebangi penerima anugerah kebudayaan. Ketua PWI Kabupaten Pesawaran M.Ismail mengatakan. Selain menghadiri sejumlah agenda seminar dan konferensi media massa, rombongan juga turut mengawal penyerahan penghargaan Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat. “Penghargaan tersebut akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona pada malam puncak tanggal 9 Februari 2023,” ujar Ketua PWI Pesaearan M.Ismail, Senin (6/02/2023). Ismail juga menuturkan, ini menjadi kabar baik bagi Provinsi Lampung, khususnya warga Kabupaten Pesawaran sebab warisan budaya kita dalam bentuk sulam jelujur mendapat apresiasi dari PWI Pusat dan Presiden RI Jokowi. Saya minta terhadap seluruh anggota PWI kabupaten setempat yang bertugas di daerah asal agar terus menyajikan pemberitaan yang mendukung pembangunan,” pintanya. Diketahui jadwal rangkaian agenda selama HPN berlangsung, antara lain: Seminar Seruan Pers Bebas dan Bermatabat, Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro. Seminar Internasional Disrupsi Digital dab Tata Ulang Ekosistem Media Berkelanjutan dan Seminar Kolaborasi dan Inovasi Kemandirian Pers Berkelanjutan. (Red)