Ketua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di SumateraPesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata pada tahun 2023 menjadi Rp 5 milyar., untuk mencapai target tersebut Dinas Pariwisata menerapkan 5 K, yaitu konsolidasi Komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan konkrit.
Hal tersebut di katakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra saat mengelar diskusi publik yang di selenggarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran. Dengan tema” Peran Media Online Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata di Era Digital” di Embung Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon, Selasa (28/2/2023).
Katua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera
“Tahun 2023 ini Dinas Pariwisata Pesawaran targetkan Pendapatan Daerah sebanyak Rp 5 milyar, apa bila target tidak tercapai secara otomatis masyarakat tidak sejahtera,” kata Anggun.
Anggun juga menuturkan, Dinas Pariwisata sekarang ini terus memfokuskan promosi aplikasi dengan Sistem Aplikasi Pariwisata Daerah (SAPDA) pariwisata daerah yang telah di lounchingkan pada tanggal 6 Febuari 2023. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran non tunai.
“Alhamdulillah di terapkan nya aplikasi SAPDA pengunjung wisata Januari – Febuari sudah mencapai 5.434 pengunjung, dan sistem aplikasi ini sudah koneksi dengan Perbank kan daerah,” tutur dia.
Katua PWI: Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera
Makanya itu lanjut Anggun, peran media sangat penting untuk mempromosikan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran. Seperti mempromosikan Festival Pahawang, itu semua di lakukan untuk meng genjot pengunjung wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber mengatakan, Pariwisata daerah adalah salah satu faktor utama dalam membantu percepatan pembangunan. Selain itu, citra suatu daerah juga sangat ditentukan oleh sektor pariwisatanya.
Target 5 Milyar, Dinas Pariwisata Pesawaran Terapkan Sistem 5 K
“Dalam menunjang pengunjung sangat di butuhkan peran media untuk mempromosikan wisata, Saya meminta Kepala Dinas Pariwisata agar selalu bersinergi terhadap media,” kata Ismail.
Dirinya juga berharap Dinas Pariwisata bisa melakukan study banding untuk keluar provinsi melihat wisata yang ada di wilayah lain dalam memajukan destinasi pariwisata.
“Jadikan Wisata Pesawaran Bali Kedua di Sumatera, sebab Bumi Andan Jejama kita ini, lengkap, dari mulai pantai, pulau, gunung maupun wisata alam, bahari, budaya, sejarah dan kuliner,” sebutnya.
Menggapai hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, pemerintah Kabupaten Pesawaran fokuskan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), maka diperlukan teman yang mengelola wisata dalam meningkatkan SDM.
“Saya minta bagi pengelola wisata yang ada di kabupaten Pesawaran untuk meningkatkan SDM dan memperkerjakan anak muda, kerena anak muda masih energik, dan mempunyai jaringan,” tutupnya.
Diketahui dalam diskusi hadir, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber dan Kepala Bapeda Adhitya Hidayat. (Red)
Pesawaran (RN) – Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Siruaya Utamawan, apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).“Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Pesawaran, yang telah berkomitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program JKN. Hal ini dibuktikan dengan telah tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yang mencapai 95% cakupan peserta JKN di Pesawaran ini,” ujarnya saat berdiskusi dengan PPNI dan IBI Pesawaran. Selasa 28 Februari 2023.Dirinya mengatakan, dengan banyaknya masyarakat tercover BPJS Kesehatan, tentunya berdampak baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun para tenaga medisnya dalam peningkatan ekonomi baik itu perawat maupun para bidan.“Namun, terlepas dari itu semua, saya ingin berpesan kepada para tenaga medis yang ada di Pesawaran, agar lebih humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan harus mengedepankan sisi kemanusian dalam bekerja,” ujar dia.Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Daerah, agar terus meningkatkan mutu layanan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit dalam hal pemenuhan sarana prasarana dan ketersediaan tenaga medis untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.“Program JKN ini memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, dalam memperoleh pelayanan kesehatan bahkan sampai terlayani di seluruh wilayah Indonesia, ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata dia.Sementara itu, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pesawaran Wahyan mengatakan, saat ini para perawat yang ada di kabupaten setempat, telah melakukan peningkatan kompetensi diri dan meningkatkan keterampilan dan saat ini kita telah memberikan peluang dan pedoman bagi perawat untuk melakukan praktik mandiri.“Tentunya kita siap mendukung dan mensukseskan program JKN ini di Bumi Andan Jejama, karena kita ketahui peran perawat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program JKN yang merupakan program pemerintah Indonesia tersebut,” katanya. (Red)
Bandung (RN) – Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung mengadakan penandatanganan perjanjian kerjasama, sekaligus pembukaan kegiatan rehabilitasi sosial dan pelatihan kemandirian tahun 2023 bagi narapidana, kegitan berlangsung di aula setempat, Selasa (28/02/2023).Acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan narapidana hasil dari proses pembinaan di dalam Lapas yang berupa tarian “Subali Sugriwa”, yang diangkat dari kisah Ramayana, performance fashion show yang diiringi oleh The Lamor’s Band, kolaborasi antara petugas dan warga binaan Lamoria.Kepala Lembaga Pemasarakatan (Kalapas) Perempuan Bandung, Prihartati, menyampaikan, tugas lapas bukan hanya membina narapidana, namun memberikan bekal pembinaan kepribadian maupun keterampilan agar warga binaan siap ketika kembali ke lingkungan masyarakat.“Lapas Perempuan Bandung menggandeng 21 instansi baik yang berasal dari pemerintah daerah, organisasi, LSM yang bergerak di bidang pengamanan, pembinaan rohani, kesenian, pelatihan keterampilan untuk melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka perbaikan kualitas hidup narapidana sekaligus menciptakan suasana Lapas yang kondusif dan aman,” kata Prihartati.Priharti juga mengatakan selain melakukan pendatangan 21 instasi, lapas perepuan Bandung mengadakan Fashion show yang diperagakan oleh narapidana sekaligus mempromosikan hasil karya dari pembinaan keterampilan narapidana, seperti sepatu rajut, baju hasil jahitan narapidana, tas dari bahan mote, aneka snack dan roti produksi narapidana.“Saya berharapan dengan adanya kerja sama ini dapat memberikan pelayanan dan pembinaan yang maksimal bagi warga binaan agar siap kembali ke lingkungan masyarakat serta menciptakan Lapas yang aman, tertib dan kondusif,” harapnya.Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Jawa Barat, Kusnali, mengatakan, terima kasih kepada semua stake holder yang telah berkenan ikut berperan dalam pelaksanaan tugas di Lembaga Pemasyarakatan.“Saya yakin semua kegiatan pembinaan yang ada di Lapas akan terlaksana dengan baik jika sinergitas antara semua pihak dan stake holder terkait terjalin dengan baik,” ujarnya. (Red)
Kepala Dinas Pariwisata, Anggun SaputraPesawaran (RN) – Hotel Bintang Lima yang berlokasi di Desa Hurun Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, dikabarkan akan mulai beroperasi pada bulan Oktober tahun 2023 mendatang.Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra mengatakan, manajemen JW Mariot tengah mengebut pengerjaan hotel tersebut agar pada bulan Oktober mendatang sudah dapat beroperasi.“Mereka sudah menginformasikan kepada kami, saat ini sudah terdapat 140 kamar yang telah siap, dan diperkirakan pada awal bulan Oktober mendatang, mereka sudah mulai membuka pelayan bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata kita di pesisir,” ujarnya. Selasa 28 Februari 2023.Dirinya mengatakan, dalam bangunan Hotel JW Mariot itu juga, nantinya terdapat ciri khas dari Kabupaten Pesawaran yaitu Sulam Jelujur yang akan menghiasinya.“Jadi pak Bupati minta, pihak dari JW Mariot ini menyiapkan lokasi yang strategis untuk kita meletakan kain khas Pesawaran yaitu Sulam Jelujur, sehingga di hotel tersebut terdapat identiti kita (Pesawaran) di dalamnya, mudah-mudahan di akomodir oleh pihak manajemen,” ujar dia.Dirinya juga berharap, dengan adanya JW Mariot yang dalam waktu dekat ini akan beroperasi di Pesawaran, dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Pariwisata yang pada tahun 2023 ini ditargetkan menjadi 5 Miliar.“Tentunya, adanya hotel ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk lebih lama lagi berdiam di Pesawaran, dan juga diharapkan mampu menarik waisatawan lebih banyak untuk datang ke Bumi Andan Jejama,” kata dia.“Kami juga berharap, dengan adanya JW Mariot ini bukan hanya meningkatkan PAD kita saja tetapi juga dapat menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat kita khususnya yang ada di Pesawaran,” katanya. (Rizal)
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melalui Dinas Pariwisata menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor wisata pada tahun 2023 menjadi Rp5 miliar. Dinas Pariwisata terapkan sistem ( 5 K) konsolidasi, Komunikasi, kordinisasi, kolaborosi, konkrit.Hal tersebut di katakan kepala dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra, saat mengelar diskusi publik yang di selengarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran. Dengan tema” Peran Media Online Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata di Era Digital” di Embug Desa Purworejo Kecamatan Negeri Katon, Selasa (28/02/2023).“Tahun 2023 ini dinas Pariwisata Pesawaran targetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 5 miliar, apa bila target tidak tercapin secara otaomatis masyarakat tidak sajetra,” kata Anggun.Anggun juga menuturkan, dinas Pariwisata sekarang ini terus mefokuskan promosi aplikisai Sistem Aplikasi Pariwisata Daerah (SAPDA), yang telah di lonchingkan pada tanggal 6 Febuari 2023. Aplikasi ini digunkan untuk penbayaran non tunai.“Alahamdulilah setelah di terpkanya aplikasi SAPDA pengunjung wisata Januari – Febuari 2023 ini, sudah mencapai 5.434 pengunjung, dan sistem aplikasi ini sudah koneksi dengana Perbanka daerah,” tutur dia.Makanya itu lanjut Anggun, peran media sangat penting untuk mempromosikan tempat – tempat wisata yang ada di kabupaten Pesawaran. Seperti mempromosikan Festival Pahawang, itu semua di lakukan untul mengenjot pengunjung wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber mengatakan, wisata salah satu yang bisa menunjang kemajuan daerah itu sendiri dan masyarakat, wisata yang ada di Pesawaran salah satu tujuan paporit yang di incar wisata.“Dalam menunjang pengunjung sangat di butuhkan peran media untuk mempromosikan wisata” Saya meminta kepala dinas Pariwisata agar selalu bersinergi terhadap media,” kata Ismail.“Dirinya juga berharap dinas Pariwisata bisa melakukan study banding untuk keluar kota, melihat wisata yang ada di wilyah lain, jadikan wisata Pesawaran bali ke 2, kerena wisata yang ada di Pesawaran sangat di minati para pengunjung di luar kota,” pintanya.Mengagapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, pemerintah Kabupaten Pesawaran fokuskan pengelolahan Sumber Daya Manusia (SDM), kita perlukan teman – teman yang mengelolah wisata meningkatkan SDM.“Saya minta bagi pengelola wisata yang ada di kabupaten pesawaran untuk meningkatkan SDM dan memperkerjakan anak muda, kerena anak muda masih enerjik, dan mempunyai jaringan,” tutupnya.Diketahui dalam diskusi hadir, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jayadi Yasa, kepala dinas Patiwisata Kabupaten Pesawaran Anggun Saputra Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran M.Ismail Selaku Narasumber, Kepala Bapeda Aditya. (Rizal)
Pesawaran (RN) – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pesawaran Terus Sosilisasikan aturan penungakan pajak dua tahun kena blokir.Kepala Samsat Kabupaten pesawaran Dimas Aditya mengatakan, adanya undang-undang nomor 22 Tahun 2009 pasal 74 tentang, bagi pelanggar yang lalai untuk memperpanjang STNK kendaraan bermotor akan dikenai sanksi jika masa berlaku STNK telah melebihi dua tahun, nomor kendaraan akan di hapus oleh pihak regident kendaraan bermotor jika tidak dilakukan registrasi.“Jadi ketika kendaraan tersebut sudah di hapus registrasinya, secara otomatis kendaraan tersebut bodong, walupung kendaraan tersebut ada STNK dan BPKB nya,” ujar Kepala Samsat Kabupaten pesawaran Dimas Aditya saat di hubungi melalui telpon selulernya, Kamis (23/02/2023).Dirinya juga mengatakan, samsat Pesawaran terus gaspol sosialisasi, sebelum diberlakukan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK) pada tahun 2023 ini, bila para pengguna kendaraan itu tidak melakukan perpanjangan setelah masa berlakunya yang 5 tahun sekali habis 2 tahun berturut – turut.“Sejauh ini kami sudah melakukan sosialisasi ke pasar, tukang ojek dan para pengendara lainnya, agar tidak terlambat melakukan pembayaran pajak. Kerena pemerintah akan mulai melaksanakan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK) pada tahun 2023 ini,” ucannya.Dimas juga menjelaskan, penghapusan atau pemblokiran bagi kendaraan yang tidak membayar pajak 2 tahun akan dianggap kendaraan bodong.“Sebenarnya masyarakat masih bisa mengurusnya walupun dudah diblokir, namun prosesnya cukup panjang dan sulit. Maka dari itu saya menghimbau masyarakat agar secepatnya membayar pajak kendaraanya, sebelum di blokir secara permanen,” pungkasnya. (Rizal)
Pesawaran (RN) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesawaran tetap membidik dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino pada pelaksanaan Pilkada 2019 senilai miliaran rupiah.Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Seksi Inteljen (Kasi Intel) Kejari Pesawaran Andy Pranomo diruang kerjanya, Kamis 23 Februari 2023.“Laporan terkait dugaan korupsi KPU Kabupaten Pesawaran, sampai saat ini masih terus berjalan,” kata AndyDirinya menjelaskan, bahwa pihaknya saat ini sedang menunggu data-data dari KPU Pesawaran.“Masih kita tunggu data-datanya, karena memang sampai saat ini KPU Pesawaran belum menyerahkan data-data tersebut, dengan alasan menunggu KPU Provinsi Lampung,” ujar dia.Hal tersebut tentu menjadi angin segar bagi iklim demokrasi di Kabupaten Pesawaran, pasalnya dugaan korupsi tersebut sudah santer ditengah masyarakat dan sudah dilaporkan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Brigade Anak Negri Kawal Indonesia (BANKI), dengan dugaan kerugian negara mencapai miliaran rupiah.Diberitakan sebelumnya, terkait adanya dugaan korupsi Milyaran rupiah yang dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran, DPP LSM BANKI telah melaporkan Ketua KPU Yatin Putro Sugiono ke Kejaksaan Negri Pesawaran, Rabu (15/12/21).Hal tersebut ditegaskan Ketua DPP LSM BANKI Randy Septian saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler.“Ya, kan laporan memang sudah kita layangkan, bahkan sudah ada saksi-saksi dari pihak KPU yang dimintai keterangan oleh APH, kami masih menunggu gerakan Kejari Pesawaran,” kata Randy.Menurutnya, hasil investigasi DPP LSM BANKI menemukan dugaan kejanggalan dalam pemakaian anggaran 30 Milyar Pilkada Pesawaran tahun 2019.“Data dan keterangan di lapangan sudah disusun oleh divisi investigasi LSM BANKI, dan pada prinsipnya kami siap bersinergi dengan pihak Kejari dalam menguak dugaan korupsi ini,” ujar dia.“Saya juga sudah berkoordinasi dengan DPD LSM BANKI Kabupaten Pesawaran, untuk mengawal laporan dugaan korupsi KPU Pesawaran,” pungkasnya. (Red)
Tokoh masyarakat dan adat Kabupaten Pesawaran Erland SyofandiPesawaran (RN) – Tokoh masyarakat dan adat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di tingkat Provinsi maupun Pusat untuk peka atas dugaan kasus korupsi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pesawaran oleh Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino.Pasalnya menurut Erland, ketua KPU Kabupaten Pesawaran Yatin Putro Sugino tengah dilaporkan atas dugaan korupsi miliaran rupiah dana Pilkada 2019 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pesawaran.“Ya, saya meminta harus dipantau kinerjanya, dia (Yatin – red) kan, sedang dilaporkan dan informasinya laporan dugaan korupsi tersebut masih berjalan di Kejari Pesawaran, dana pilkada lalu saja diduga bermasalah ini mau mengelola lagi dana pemilu, pilpres dan pilkada serentak di 2024 ini,” ujarnya, Rabu 22 Februari 2023 di kediamannya, jalan raya negeri sakti, Kecamatan Gedong Tataan.Hal itu kata Erland, semata untuk memastikan pesta demokrasi di tahun politik berjalan dengan baik, karena perhelatan digelar memakai anggaran negara yang tidak sedikit.“Kami juga akan mengawal dugaan korupsi 2019 lalu dengan negaranya lebih dari 30 Milyar itu, jadi saya meminta dipantau habis itu kinerja KPU Kabupaten Pesawaran,” kata dia.Untuk diketahui, terkait adanya dugaan korupsi Milyaran rupiah yang di lakukan ketua Komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten pesawaran Dewan pimpinan Pusat (DPP) Lembaga suwadaya masarakat (LSM) Brigade Anak Negri Kawal Indonesia (BANKI) melaporkan ketua KPU Yatin Putro Sugiono ke Kejaksaan Negri Pesawaran. Rabu (15/12/21).Hal tersebut ditegaskan Ketua DPP LSM BANKI Randy Septian saat dihubungi via sambungan suara.“Ya, kan laporan memang sudah kita layangkan, bahkan sudah ada saksi-saksi dari pihak KPU yang dimintai keterangan oleh APH, kami masih menunggu gerakan Kejari Pesawaran, ” jelasnya.Hasil investigasi DPP LSM BANKI menemukan dugaan kejanggalan dalam pemakaian anggaran 30 Milyar Pilkada Pesawaran.“Data dan keterangan di lapangan sudah disusun oleh divisi investigasi LSM BANKI, dan pada prinsipnya kami siap bersinergi dengan pihak Kejari dalam menguat dugaan korupsi ini,” tuturnya. (Red)
Pesawaran (RN) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 27 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Mengelar karya projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, dengan Tema” Bhineka Tunggal Ika dengan topik Perbedaan di Sekitar Kita” yang di langsungkan di halaman SD setempat, Rabu (22/02/2023).Kepala sekolah SDN 27 Gedong Tataan Utami Susilowati, S.,Pd.,MM. Mengatakan, kegiatan hari ini mengelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar, Pada tahun 2022 SD 27 sudah meimplementasikan Kurikulum Merdeka sebagai opsi pemulihan pembelajaran bagi murid.“Kegiatan hari ini, guna membangun karakter anak dalam kurikulum merdeka ini, kerena karakter anak berbeda -beda, dan menampilakan berapa tariana yang ada di indonesia seperti, Tari Sembah Lampung, Tari Saman Aceh, Tari Perahu Layar Jawa Tengah,Tari Bedana Lampung, Tari Manuk Dadali Jawa Barat dan Tari Sajojo Papua,” ujar Utami.Sementara itu Yakup,S.pd selaku pengawas Wilayah 1 Kecamatan Gedong Tataan mengatakan, SD 27 pada tahun 2022 sudah meimplementasikan kurikulum merdeka.“Selamat semua guru dan murid yang telah berhasil meimpeletasikan kurikulum merdeka, bagai mana pendidikan kita khususnya yang ada di kabupaten Pesawaran sangat mencintai pancasila,” ujar Yakup.Yakup juga menjelaskan, dalam kegitan ini bertema Bhinika Tunggal Ika” Inilah Profil dan tema yang di ambil oleh sd 27 gedong tataan, walupun murid di sini berbeda beda agama dan suku namun tetap satu.“Semoga kedepan SD 27 lebih maju dan bisa mencetak murid yang berkarkter lebih baik lagi. Mudah mudah di SD 27 tidak ada murid yang saling buli, kerena kita bheinka Tunggal Ika, walupun kita kita beda, namun kita tetap satu,” pungkasnya. (Rizal)
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pesawaran dari Diana Wahyu Widiyanti Kepada I Gede Adiaksa Ekaputra yang sebelumnya bertugas di Jakarta. Digelar di Aula Pemkab Pesawaran, Senin (20/02/2023).“Selama kurang lebih satu setengah tahun saya bertugas, terima kasih kebersamaannya dan sambutannya yang begitu luar biasa meriah. Saya sudah menjadi orang Lampung, dan semua adalah saudara saya, ” kata Diana.Ia menuturkan, selama memimpin Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran telah mendapatkan prestasi yakni terbanyak dalam membentuk rumah Restorasi Justice (RJ) dimana Pesawaran sebagai salah satu inisiasi RJ tersebut.“Ini sebuah sinergi antara Kabupaten Pesawaran dengan Kejaksaan Negeri. Dan saya tinggalkan Posko Pemilu Virtual yang telah disetujui Kajati Lampung yang nantinya dapat dilanjutkan hingga ke tingkat desa guna mensukseskan pemilu 2024 mendatang, ” tutur dia.Diana juga berpesan dengan Kajari Pesawaran yang baru I Gede Adiaksa Ekasaputra untuk dapat meneruskan apa yang telah dirintisnya.“Kepada Pak Kajari I Gede Adiaksa Ekasaputra, ini semua merupakan keluarga dan mohon dapat dilanjutkan ke yang lebih baik di Kabupaten Pesawaran, ” ucap dia.Kemudian, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran I Gede Adiaksa Ekasaputra meminta untuk dapat berkenan menjadi keluarga dan menjalankan tugasnya di Kabupaten Pesawaran.“Terima kasih sambutannya, saya memang orang Bali tapi belum pernah tinggal di Bali. Terakhir saya di Jakarta dan sekarang mendapatkan tugas disini (Pesawaran). Untuk itu, ijin dapat berkenan saya dapat menjalankan tugasnya di Pesawaran, ” kata dia.Ditempat yang sama, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan terima kasihnya kepada Diana Wahyu Widiyanti atas dedikasinya di Bumi Andan Jejama dan menyambut selamat datang kepada I Gede Adiaksa Ekasaputra untuk dapat bersinergi dengan forkopimda Kabupaten Pesawaran.“Selama Bu Diana bertugas, semua pelayanan kejaksaan dapat maksimal melayani masyarakat Bumi Andan Jejama. Banyak hal yang positif menjadi kenangan, baik pada penanganan pandemi covid-19 dan penyuluhan hukum yang masif dilakukan sehingga banyak penyelesaian hukum dilakukan dengan musyawarah bersama atau Restorasi Justice ditengah masyarakat, ” kata dia.Dendi juga meminta maaf kepada Diana Wahyu Widiyanti atas kekurangan jajaranya dalam berkomunikasi dan bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran.“Mohon maaf dan terima kasih atas bimbingan Bu Diana kepada jajaran kami baik para Kepala OPD dan Kepala Desa yang mungkin ada yang tidak maksimal dalam bersinergi ataupun berkoordinasi, ” ujar dia.Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran yang baru dilantik yakni I Gede Adiaksa Ekasaputra, Bupati Dendi Ramadhona menyampaikan bahwa kedepan bisa saling sinergi dalam pembangunan Kabupaten Pesawaran mendatang.“Untuk Pak Gede, kami mohon kedepan lebih baik lagi dalam bersinergi. Insha Allah, nanti banyak yang akan kita bahas bersama Pak Kapolres AKBP Pratomo Widodo tentunya bagaimana kedepan pembangunan Kabupaten Pesawaran dapat lebih baik, ” ucap dia. (Rizal)