Kepala SDN 6 Teluk Pandan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Dan Progam Sekolah

Pesawaran (HO) – SDN 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung melaksanakan sosialisasi Kurikulum Merdeka dan Program Sekolah bersama wali murid dan komite sekolah. Siti Kuntari, S.Pd.SD.M.Pd mengatakan kegiatan beberapa hari lalu banyak hal yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut antara lain pemberitahuan mengenai perubahan kurikulum yang akan digunakan yaitu dari kurikulum 13 menjadi kurikulum merdeka.
Kepala SDN 6 Teluk Pandan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Dan Progam Sekolah
“Selain itu dilakukan juga mengenai kegiatan sekolah berupa kegiatan jumat bersih dan jumat Taqwa. kegiatan jumat bersih sudah teratur dilakukan setiap hari jumat di SDN 6 Teluk Pandan. kegiatan jumat bersih antara lain senam dan membersihkan lingkungan bersama segenap dewan guru dan saya selaku kepala sekolah,” terang Siti Kuntari, S.Pd.SD.M.Pd kepada Handalonline.com Kamis (9/3/2023). “Sosialisasi ini bersama puluhan wali murid, komite sekolah dan Bapak Kepala Desa Batu Menyan Syahroji,” timpalnya.
Poto bersama: Kepala SDN 6 Teluk Pandan Gelar Sosialisasi Kurikulum Merdeka Dan Progam Sekolah
Nanti nya lanjut Siti Kuntari, dengan kegiatan jumat bersih, siswa dapat meningkatkan kebugaran tubuh serta kepekaan siswa terhadap kebersihan lingkungan sekitar di bulan Maret ini dan dikolaborasikan dengan kegiatan Jumat Taqwa. “Kegiatan jumat taqwa merupakan gebrakan baru di SDN 6 Teluk Pandan, sebagai sekolah negeri yang siswa nya mayoritas muslim kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan ketaqwaan dan pengetahuan siswa terkait agama Islam,” kata nya. Dia juga mengatakan kegiatan jumat bersih dan jumat Taqwa dilaksanakan berselang setiap Minggu nya dalam satu bulan. kegiatan Jumat bersih dilaksanakan pada Minggu ke 1 dan 3 sedangkan Jumat taqwa dilaksanakan pada Minggu ke 2 dan 4. perilisan kegiatan jumat taqwa akan dilaksanakan pada Jumat mendatang. “Kegiatan lainnya yang disampaikan adalah kegiatan majalah dinding sekolah yang telah dilaksanakan hari Senin 6 Maret 2023 dan akan terus berlanjut sehingga siswa dapat mampu menyalurkan kreatifitasnya,” jelas nya. Kepala Desa Batu Menyan Syahroji yang juga Komite menyampaikan seyogyanya kegiatan-kegiatan di sekolah yang bersifat positif agar terus didukung demi tumbuh kembang nya anak-anaknya. “Berdasarkan pemaparan yang telah dilakukan kepala sekolah, wali murid juga turut memberikan beberapa masukan dan sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini,” ucap nya. (Indra Jaya)

Kisah di Balik Musisi Jalanan, Grup Musik Angklung Aulia

0

Pesawaran (RN) -Kisah di balik musisi jalanan ini penuh dengan rintangan.Pengamen jalanan ini yang ngamen cara kreatif dengan alat musik tradisional asal Jawa Barat ini lain dari pada yang lain, inilah Angklung Aulia, grup pengamen kreatif.

Sejak dibentuk tahun 2016, Angklung Aulia yang beranggotakan 5 orang saja yaitu, Yusup, alfiyansah, sony Sanjaya dan Sugiarto. Nama Aulia sendiri diambil dari anak Yusup, dan hingga saat ini nama tersebut dipakai.

Ketua grup musisi jalanan Yusup mengataka, angklung sebagai alat musik utama, dilengkapi 3 alat musik Alklung, tripok dan selo, dari ke lima anggota ini ada peran masing – masing.

“Kami ini asal dari Cerebon Provinsi Jawa Barat. bertempat tinggal di Kabupaten Pringsewu baru dua bulan ini. Dan setiap harinya kami keliling dari rumah kerumah dan toko-toko,” ujar yusup saat singgah di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran. Kamis (09/03/2023).

Dirinya menjelaskan, banyak kisah suka duka yang kami alamai, kalu ngamen di kota bandar lampung sering kena usir sama Satpol PP. Kerena tidak boleh ngamen di tepi jalan protokol.

“Saya dan teman-teman Angklung Aulia sudah terbiasa mementaskan musiknya di jalanan umum, sehingga tidak ada lagi rasa malu lagi, yang penting pekerjaan itu halal, kerena buat menafkahi keluarga,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, menjalani kegiatan musik jalanan ini. Terkadang ada rasa bosan yang menghampiri. Mengatasi hal tersebut, Angklung Aulia akhirnya membuka peluang lebih lebar dengan menerima panggilan pentas untuk acara-acara tertentu.

“Jadi kami bisa pentas di acara-acara ulang tahun, hajatan atau peresmian, itu jadi sarana refreshing tersendiri bagi kami. Setidaknya bertemu dengan orang-orang baru dan lingkungan baru, dan bisa mengubungi Angklung Aulia melalui Wa 0887437643284 ,” kata Yusup.

Yusup juga menjelaskan, tarif yang dipasang Angklung Aulia cukup bervariasi sesuai dengan jenis acaranya, mulai dari Rp500 ribu, hingga Rp2 juta untuk acara pernikahan dengan durasi pementasan satu hari penuh.

“Saya berharap Masyarakat bisa menerima kehadiran kami ini sebagai pengamen jalanan,” pungkasnya. (Rizal)

KKG Kecamatan Teluk Pandan Adakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka

Pesawaran (HO) – Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) implementasi kurikulum merdeka bersama seluruh guru sekolah Dasar di wilayah kecamatan setempat di SDN 2 Teluk Pandan. Sri Madudari, S.Pd selaku koordinator wilayah kecamatan (Korwilcam) Teluk Pandan mengatakan pihaknya sedang melaksanakan kegiatan bimbingan teknis Implementasi kurikulum merdeka yang diikuti oleh semua guru yang ada di kecamatan Teluk Pandan.
KKG Kecamatan Teluk Pandan Adakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka
“Ya kegiatan di laksanakan selama 3 hari sesuai jadwal dari nara sumber bimtek, karena sekolah dasar di Kecamatan Teluk Pandan pada pelajaran tahun 2023/2024 akan melaksanakan kurikulum mandiri berubah,” ujar Sri Madudari, S.Pd kepada Handalonline.com Selasa (7/3/2023). Semoga dengan adanya kegiatan ini kata Sri Madudari, untuk semua guru yang mengikuti bimtek ini dapat mengerti dan segera dapat menguasai kurikulum tersebut. “Harapan saya selaku penasehat pengurus KKG agar di tahun pelajaran baru nanti semua guru sudah siap dan mampu melaksanakan kurikulum mandiri berubah,” harap nya.
KKG Kecamatan Teluk Pandan Adakan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka
Sri Madudari, menyampaikan Kurikulum Merdeka adalah ketrampilan mengajar guru, karena kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka, salah satunya terletak pada cara guru mengajar di kelas, identiknya berkaitan dengan metode pembelajaran. “Semoga dengan adanya kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua karena tidak bisa dipungkiri kita adalah seorang guru yang bertugas untuk mencerdaskan anak-anak murid penerus bangsa,” pungkas nya. Dalam kegiatan ini di hadiri seluruh guru yang ada di kecamatan Teluk Pandan dan Trezna kemudian Nursindam sebagai nara sumber. (Indra Jaya)

Peringati Isra Mi’raj, Siswa-Siswi SDN 32 Geta Lomba Mengaji

0
Pesawaran (RN) – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1444 H, Sekolah Dasar Negeri SDN 32 Gedong Tataan Kabupaten mengadakan lomba mengaji surah pendek. Kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah setempat itu, diikuti ratusan murid mulai dari Kelas satu hingga Kelas enam. Sabtu (04/03/2023). Dengan mengambil tema” Semangat Isra’ Mi’raj untuk ketakwaan keimanan serta persodaraan dan kesatuaan” yang diawali pembacaan ayat suci Al-Quran yang di bacakan siswa. Kepala Sekolah SDN 32 Rumiani,Spd., mengatakan, kegiatan Isra’ Mi’raj ini menjadi salah satu agenda tahunan memeperingati peristiwa penting keagamaan. Yang mana bertujuan untuk mempererat tali salaturrahmi antara dewan guru dan peserta didik serta sebagai sarana meningkatkan nilai-nilai ibadah kepada Allah SWT. “Melalui kegitan Isra’ Mi’raj ini, pihak sekolah juga mengadakan lomba mengaji surah pendek, semoga anak-anak bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Tidak bermalas-malasan dalam menjalankan sholat lima waktu karena ini merupakan tiang agama,”ucap Rumiani. Dirinya juga menuturkan, peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan anak-anak dapat berperilaku sesuai dengan tuntunan agamanya, sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW serta dapat membedakan yang baik dan buruk. “Saya berharap anak-anak bisa memaknai sejarah Isra’ Mi’raj ini, dan mengambil hikmahnya serta menerapkan apa yang Allah dan Rasul perintahkan, dan menjadi orang yang mau berusaha dan ikhlas menjalankan perintaahnya dan menjauhi semua larangannya,” jelasnya. (Rizal)

KPU Pesawaran Minta Pantarlih  Progres Persentase di Bawah 80 % Lebih Maksimal

Pesawaran (HO) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran, meminta kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang progres persentase di bawah angka 80% memaximalkan kerjanya dalam mencoklit sesuai wilayah kerjanya masing-masing.

Salah satu Komisioner KPU Dody Afriyanto yang membidangi divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Pesawaran mengatakan, berdasarkan hasil jumlah persentase di masing-masing kecamatan, termonitor Kecamatan Way Lima dan Kecamatan Kedondong masih mengalami progres yang cukup rendah diantara kecamatan lainya.

“Selama 20 hari kerja ini, dua kecamatan tersebut persentasenya masih sangat rendah, makanya kami meminta kepada petugas Pantarlih dapat memaximalkan kerjanya dalam mencoklit. Dan juga keberhasilan pencoklitan ini perlu partisipasi semua elemen masyarakat untuk ikut mensukseskan kegiatan coklit yang dilakukan oleh Pantarlih,” ujarnya. Jumat (3/3/2023).

Dirinya mengatakan, berdasarkan data di Aplikasi E- Coklit update data 3 maret 2023 pukul 12.00 WIB, progres pencoklitan telah diangka 80,69% dari hasil akumulasi coklit di 1.375  TPS yang tersebar di 148 Desa yang ada di kabupaten Pesawaran.

“Berdasarkan DP4 yang dijadikan bahan dalam melakukan pemutakhiran, pemilih kita mencapai angka sebanyak 347.835 pemilih, dari jumlah angka tersebut KPU Pesawaran saat ini sudah mendapat angka sebanyak 280.679 pemilih sesuai hasil laporan monitoring progres Pantarlih,” kata dia.

“Jadi daftar pemilih yang sedang dimutakhirkan oleh Pantarlih dalam Coklit ini, nantinya akan disusun dan dilakukan rekap oleh KPU Pesawaran yang dibantu oleh Pantarlih, PPS, PPK untuk menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS),” pungkasnya.

Diketahui rincian Progres Persentase dari masing-masing kecamatan selama 20 hari sebagai berikut.

1. Kecamatan Gedongtataan mencapai angka 71,8%

2. Kecamatan Negeri Katon mencapai angka 79,6%

3. Kecamatan Tegineneng mencapai angka 89,6%

4. Kecamatan Teluk Pandan mencapai angka 75,6%

5. Kecamatan Padang Cermin mencapai angka 96,9%

6. Kecamatan Way Ratai mencapai angka 92,6%

7. Kecamatan Way Lima mencapai angka 69,3%

8. Kecamatan Kedondong mencapai angka 69,5%

9. Kecamatan Way Khilau mencapai angka 92,3%

10. Kecamatan Marga Punduh mencapai angka 83,7%

11. Kecamatan Punduh Pidada mencapai angka 95,8%.  (Red)

IKAPTK Lampung Giat Baksos, Drs. Sulpakar, MM: Kami Hadir Bantu Masyarakat

Pesawaran (HO) – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan bantuan bedah rumah warga Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (3/3/2023). Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, MM mengatakan, IKAPTK Lampung merupakan perkumpulan dari Alumni APDN, STPDN, IIP, dan IPDN. Sesuai program kerja IKAPTK Provinsi Lampung agar selalu membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu. “IKAPTK hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, IKAPTK yang beranggotakan ASN aktif dan pensiunan ini. Dan hari ini melakukan bakti sosial berupa pemberian 30 paket sembako, menyantuni 10 anak yatim piatu, memberikan 2 kursi roda, dan melakukan bedah rumah yang tidaka layak huni,” ujar Sulpakar. Dirinya juga mengatakan, dalam kegiatan bedah rumah, IKAPTK Lampung membangkitkan semangat gotong royong, karena di dalam pengerjaannya tidak memberikan upah, sehingga diharapkan keluarga dan warga sekitar saling bantu-membantu, bahu-membahu untuk memperbaiki atau mendirikan rumah yang mendapatkan bantuan. “Saya berharap dana bantuan yang kami berikan jangan di belikan sembako maupun baju, tapi memang di pergunakan untuk membeli material,” ucapnya. Sementara itu Bapak Sunardi (60) Penerima Bantuan bedah rumah warga Taman Sari Dusun Bangun Harjo Kecamatan Gedong Tataan mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu bedah rumah. “Alhamdulillah, saya senang sekaligus bersyukur sekali dapat bantuan bedah rumah dari IKAPTK Provinsi Lampung. Terima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu kami selaku warga miskin untuk mendapatkan perhatian. Berkat upayanya, kami bisa tinggal di rumah layak huni ini nantinya,” pungkasnya. (Red)

Dendi Ramadhona Sebut APTK Jadi Contoh ASN Dalam Mengabdi

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sebut Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan hendaknya dapat mewarnai dan menjadi contoh bagi Aparatur Sipil Negara dalam hal etos kerja, semangat pengabdian dan loyalitas. Hal tersebut dikemukakan Bupati Dendi saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kabupaten Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPK IKAPTK) Pesawaran masa bakti 2020-2025, yang berlangsung di Aula Saung Djunjungan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (3/3/2023). Dendi mengatakan, IKAPTK merupakan organisasi yang mewadahi seluruh alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, dimana para purna praja tersebut adalah bagian dari rasa memiliki terhadap pemerintah daerah dan pengabdian kepada masyarakat. “Untuk itu, para alumni yang saat ini berada pada setiap lini jabatan di Pemerintahan daerah Kabupaten Pesawaran merupakan modal yang besar untuk melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik, memberikan pelayanan yang istimewa kepada masyarakat dan terus berinovasi agar Bumi Andan Jejama bisa sejajar dengan Kabupaten lain yang lebih maju,” ujarnya. Menurutnya, tatanan pemerintahan yang baik akan terwujud bila ditunjang dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang professional, netral, sejahtera, akuntabel dan berwawasan. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa di era reformasi dan demokrasi saat ini, keberadaan dan kinerja ASN selalu mendapat sorotan maupun kritikan dari semua elemen masyarakat. “Karenanya, citra kemampuan dan kewajiban ASN sebagai aparatur negara ditantang untuk dapat mengantisipasi dan mengakomodir berbagai aspirasi serta harapan masyarakat, bahkan di dalam kehidupan pribadi sekalipun ASN harus dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat, sehingga diharapkan ASN dapat memahami dengan baik esensi dari Undang-undang tersebut,” kata dia. Oleh sebab itu, Dendi mengimbau kepada pengurus dan anggota IKAPTK Pesawaran untuk dapat mewujudkan citacita, harapan dan impian bersama dimasa yang akan datang. “Jadilah organisasi yang solid, menjunjung tinggi integritas, memberikan teladan yang baik bagi ASN dan masyarakat pada umumnya,” ucapnya. Tak lupa pula, dirinya berharap, kedepannya para pengurus dapat mewarnai dan menjadi contoh bagi aparatur lainnya dalam hal etos kerja, semangat pengabdian, loyalitas. “Sehingga nantinya dapat menghasilkan output yang berkualitas serta menjadi pionir dalam penyelenggaraan pemerintahan mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan diharapkan pada level Nasional,” pungkasnya. Diketahui, turut hadir serta melantik DPK IKAPTK Pesawaran, yakni Ketua DPP IKAPTK Lampung Sulpakar didampingi Ketua TP PKK Pesawaran dan jajaran forkopimda lainnya. (Red)

Kepala SDN 6 Teluk Pandan Prioritaskan Mutu Belajar Mengajar

“Pesan saya kepada siswa-siswi rajin dan semangat belajar untuk menggapai cita-citamu setinggi bintang di langit” Pesawaran (HO) – Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd Kepala SDN 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung yang baru kurang lebih 1 tahun mengabdi kan diri menjadi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pelajaran di sekolah, dirinya memprioritaskan mutu kegiatan belajar mengajar. Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd mengungkapkan dirinya belum lama menjadi Kepala SDN 6 Teluk Pandan berdasarkan SK dari Bupati Dendi Ramadhona tanggal 31 Desember tahun 2021 di akhir tahun dan mulai aktif memimpin SDN 6 Teluk Pandan di awal Tahun 2022.
Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd Kepala SDN 6 Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung
“Ya saya sudah 1 tahun kurang lebih dipercaya dan mendapatkan amanah untuk memimpin SDN 6 ini, alhamdulillah kami beserta dewan guru atau tenaga didik bekerja seperti keluarga sehingga kegiatan belajar mengajar kepada anak-anak kami semakin bersemangat,” ungkap Siti Kuntari, kepada Handalonline.com Jumat (3/3/2023). Siti Kuntari,S.Pd.SD.M.Pd meneruskan, ke depannya dia akan meningkatkan mutu pembelajaran siswa-siswi yang terbaik dan berprestasi dengan di dukung oleh tenaga-tenaga pendidik yang berkwalitas. “Untuk saat ini kita masih menggunakan kurikulum K 13 di tahun ajaran 2023/2024 kita sudah di haruskan menggunakan Kurikulum merdeka mengajar sesuai dengan arahan Bapak Kadis Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” kata Siti Kuntari. Selain itu lanjutnya, SDN 6 Teluk Pandan sudah mengadakan Kelompok Kerja Guru (KKG), sebagai wadah pengembangan profesionalisme guru dengan tujuan untuk memfasilitasi kegiatan yang dilakukan di pusat kegiatan guru berdasarkan masalah dan kesulitan yang dihadapi guru, memberikan bantuan profesional kepada para guru kelas dan mata pelajaran di sekolah serta meningkatkan pemahaman. “Jadi himbauan saya kepada rekan rekan guru untuk membuka aplikasi Platform Merdeka Mengajar pada saat KKG di sekolah, di dalam banyak sekali hal-hal yang bisa di pelajari terkait dengan Kurikulum Merdeka, ada video-video pembelajaran, modul ajar dan Profil Pelajar Pancasila,” jelas nya. “Kita tim di sekolah ini adalah keluarga kalau ada apa-apa mari bicarakan bersama-sama kita tingkatkan lagi kekeluargaan ini menjadi satu keluarga yang utuh jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di keluarga kita ini di sekolah tempat kita mencerdaskan anak-anak penerus bangsa,” timpalnya. Maka dia mengajak untuk bersama-sama berkolaborasi antara guru kemudian dengan wali murid dengan dirinya selaku kepala sekolah artinya di sini bersinergi supaya SDN ini bisa dikatakan baik menjadi lebih baik lagi. “Pesan saya kepada siswa-siswi rajin dan semangat belajar untuk menggapai cita-citamu setinggi bintang di langit,” harapnya. (Indra Jaya)

IKAPTK Lampung Giat Baksos Bagikan Sembako Dan Bedah Rumah

0
Pesawaran (RN) – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan bantuan bedah rumah warga Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Jum’at (03/03/2023. Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung, Drs. Sulpakar, MM mengatakan, IKAPTK Lampung merupakan perkumpulan dari Alumni APDN, STPDN, IIP, dan IPDN. Sesuai program kerja IKAPTK Provinsi Lampung agar selalu membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu. “IKAPTK hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, IKAPTK yang beranggotakan ASN aktif dan pensiunan ini. Dan hari ini melakukan bakti sosial berupa pemberian 30 paket sembako, menyantuni 10 anak yatim piatu, memberikan 2 kursi roda, dan melakukan bedah rumah yang tidaka layak huni,” ujar Sulpakar. Dirinya juga mengatakan, dalam kegiatan bedah rumah, IKAPTK Lampung membangkitkan semangat gotong royong, karena di dalam pengerjaannya tidak memberikan upah, sehingga diharapkan keluaraga dan warga sekitar saling bantu-membantu, bahu-membahu untuk memperbaiki atau mendirikan rumah yang mendapatkan bantuan. “Saya berharap dana bantuan yang kami berikan jangan di belikan sembako maupun baju, tapi memang di pergunakan untuk membeli material,” ucapnya. Sementara itu Bapak Sunardi (60) Penerima Bantuan bedah rumah warga Taman Sari Dusun Bangun Harjo Kecamatan Gedong Tataan mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu bedah rumah. “Alhamdulillah, saya senang sekaligus bersyukur sekali dapat bantuan bedah rumah dari IKAPTK Provinsi Lampung. Terima kasih kepada IKAPTK yang telah membantu kami selaku warga miskin untuk mendapatkan perhatian. Berkat upayanya, kami bisa tinggal di rumah layak huni ini nantinya,” pungkasnya. (Rizal)

Arahan Presiden Jokowi, Bupati Pesawaran Persiapkan Sistem Tanggap Bencana

Pesawaran (HO) – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, menyiapkan sistem tanggap bencana mulai dari peringatan dini bencana dan membuat skenario tanggap bencana, hal ini dilakukan mengingat Pesawaran masuk dalam daerah rawan bencana. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, hal itu dilakukan sesuai dengan arahan Presiden dalam kegiatan rapat koordinasi nasional penanggulangan bencana (RAKORNAS PB) Tahun 2023. “Presiden meminta, setiap Pemda harus punya sistem tanggap bencana, mulai dari peringatan dini bencana, lalu membuat skenario tanggap bencana misal, di Pesawaran sering banjir, apa yang harus dilakukan masyarakat sebelum dan saat banjir, kemudian pihak terkait juga harus mengedukasi kepada masyarakat saat terjadi bencana masyarakat harus larinya ke arah mana, hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa,” ujarnya seusai mengikuti Rakornas Penanggulangan Bencana bersama dengan Presiden RI. Kamis (2/3/2023). Dirinya juga mengatakan, pemerintah dituntut harus tanggap terhadap potensi bencana di daerahnya, maka dari itu perlunya penyiapan pada tahap pra bencana, hal itu sangat diprioritaskan untuk meminimalisir korban bencana. “Saya sudah meminta kepada BPBD agar memetakan daerah di tempat kita yang rawan terkena bencana, mulai dari bencana banjir, angin puting beliung ataupun tanah longsor, sehingga kita mengetahui langkah apa yang harus kita ambil guna meminimalisirnya,” terangnya. Dirinya mengatakan, penyelenggaraan Rakornas PB tahun 2023 ini, bertujuan untuk penguatan kolaborasi dan sinergitas lembaga PB dari level pusat hingga ke daerah, dan juga Identifikasi hambatan, tantangan, dan evaluasi capaian program PB di daerah. “Tentu kegiatan ini sangat penting ya, untuk penyelarasan rencana program PB nasional, provinsi-kabupaten dan antar daerah tahun 2023 dan 2024, kemudian untuk penyusunan rumusan rencana aksi BNPB-BPBD untuk tahun 2023 dan 2024, sinkronisasi rencana aksi penyusunan Teknokratis RPJMD 2025-2029 terkait kebencanaan di daerah,” katanya. (Red)